Perpustakaan PDF
Amaran Sekarang - Jilid 2 - No. 7, 8

Saat dari “Masa Kesusahan” dan Upah dari Iman Seseorang di dalam AllahPembangunan dan Reformasi Mendahului Hari Tuhan yang Besar dan Mengerikan Itu

2AS7 / 2AS8

V. T. HOUTEFF

Agar setiap orang yang berhaus akan kebenaran

dapat memperolehnya, maka buku-buku kecil ini disebarkan dengan cuma-cuma. Hanya satu permohonan yang dimintanya, yaitu setiap jiwa wajib memeriksa segala perkara dan berpegang teguh pada mana yang baik. Hanya benang-benang

untaian keemasan Eden dan tali-tali pengikat Golgota yang berwarna darah -- ikatan-ikatan yang mengikat itu yang merupakan pita pengikat buku

gratis yang kecil ini.

Kami sangat menghargai nama dan alamat anggota

MAHK yang dikirimkan.

1

AMARAN
SEKARANG

Satu-Satunya Kedamaian Pikiran

Saat Dari "Masa Kesusahan" Dan Upah Dari Iman Seseorang Di Dalam Allah

Pembangunan Dan Reformasi Mendahului Hari Tuhan Yang Besar Dan

Mengerikan Itu

VICTOR T. HOUTEFF
Universal Publishing Association

P. O. Box 6965/JAT-PK, Jakarta 13710

e-mail : gadsdaid@yahoo.com

2

Naskah Untuk Berdoa

AJARKANLAH HANYA KEBENARAN–

KEBENARAN YANG POSITIF

Saya akan membaca dari buku Christ’s Object Lessons, halaman 43, paragraf yang pertama --

“Tetapi guru dari kebenaran yang suci itu hanya dapat memberikan apa yang ia sendiri ketahui melalui pengalamannya. ‘Penabur itu menabur benihnya.’ Kristus mengajarkan kebenaran, sebab Ialah kebenaran itu..... Demikian pula dengan hamba-hamba-Nya : Barangsiapa yang hendak mengajarkan firman itu supaya hendaknya memiliki sendiri firman itu di dalam pengalaman pribadinya...... Dalam mengemukakan firman Allah kepada orang lain, mereka supaya tidak mengemukakan- nya sebagai sesuatu yang dikira-kira be- gitu atau sesuatu yang barangkali begini. Mereka harus menyatakan seperti halnya rasul Petrus, ‘Kami tidak mengikuti secara 3 licik berbagai dongeng yang memperda- ya apabila kami membukakan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus, melainkan kamilah sebagai saksi-saksi mata dari kebesaran-Nya itu.’ Setiap pendeta Kristus dan setiap guru harus mampu untuk mengatakan seperti Yohanes yang kekasih itu, ‘Kehidupan te- lah dinyatakan, dan kami telah menyak- sikannya, dan menjadi saksi, dan kami menunjukkan kepadamu kehidupan kekal itu yang pernah bersama dengan Bapa, dan sekarang dinyatakan kepada kita.’ ”

Bagaimanakah seharusnya hamba-hamba Allah mengajarkan Kebenaran? Mereka harus mengajarkan Kebenaran yang positif, bukan oleh kira-kira begitu atau begini, melainkan oleh segala yang pasti. Jika mereka tidak membicarakan Kebenaran yang positif, lalu kebaikan apakah yang dapat dihasilkan? Rasul itu tidak mengkhotbahkan kebangkitan Kristus dan kenaikan- Nya sebagai suatu teori, melainkan sebagai suatu Kebenaran yang pasti. Jika tindakan mengajar kita berisikan hanya perkiraan- 4 perkiraan dan berbagai barangkali dan kemungkinan, maka kita akan hanya membuang-buang waktu, tenaga, serta waktu dari mereka yang mendengarkan kita. Itu tidak akan membawa manfaat bagi siapapun, bahkan mengganggu semua orang. Kita supaya sekarang berdoa memohonkan kemampuan untuk mengajarkan hanya kebenaran-kebenaran yang positif, hanya apa yang telah kita ketahui melalui pengalaman dan kuasa.

Copyright, 1953

Hak Cipta Dijamin

V. T. HOUTEFF

2

5

SAAT DARI “MASA
KESUSAHAN” DAN UPAH
DARI IMAN SESEORANG DI
DALAM ALLAH

Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 20 September 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas

Pokok pembicaraan kita untuk sore hari ini terdapat di dalam buku Daniel, pasal 11 dan pasal 12. Pasal 12 berisikan “masa kesusahan besar” itu, tetapi saat dari “masa kesusahan besar” itu terdapat di dalam pasal yang kesebelas dari buku Daniel. Pasal yang keduabelas tentunya, adalah kelanjutan dari pasal yang kesebelas. Kita akan memulai penyelidikan kita dengan : 6 “Tetapi akan dikau, hai Daniel, tutuplah segala perkataan ini, dan meteraikanlah kitab ini sampai kepada akhir zaman : ba-nyak orang akan berlari pergi datang, dan pengetahuan akan dipertambahkan.”

Daniel diperintahkan supaya menutup dan memeteraikan atau menyegel buku itu sampai kepada akhir zaman. Oleh karena itu, buku itu tidaklah diperuntukkan untuk dimengerti oleh umat pada sebelum masa akhir zaman. Demikian itulah, kemudian, apabila buku itu dibuka dari meterainya lalu dapat dimengerti dapatlah kiranya diketahui, bahwa masa akhir zaman itu telah tiba.

Walaupun demikian, disamping tanda ini, masih terdapat lagi tanda tentang orangorang yang berlari pergi datang, dan dari hal bertambahnya pengetahuan. Seluruh dunia mengetahui bahwa sepanjang tahun-tahun sejarah mendahului sejarah kita sekarang, kuda adalah merupakan alat pengangkutan dan komunikasi manusia 7 yang tercepat, dan metode ini berlangsung sepanjang berabad-abad lamanya. Walaupun demikian malaikat itu memberitahukan kepada Daniel bahwa di dalam masa akhir zaman kelak akan terjadi suatu pe-

3 rubahan yang pasti, sehingga orang akan berlari ke sana sini pada masa itu. Lalu menyinggung kepada masa akhir zaman sesuai dengan ramalan nubuatan Nahum, maka Ilham menyatakan : “Kereta-kereta akan melaju di jalan-jalan, mereka akan kejar mengejar di jalan-jalan raya : mere-ka akan terlihat seperti obor-obor, seka-liannya itu akan berlarian seperti kilat.”

Kini pengetahuan telah berkembang semenjak abad yang lalu, atau jauh sebelumnya, dan sekarang tenaga uap, minyak, dan mesin-mesin listrik telah merubah dunia dengan cepat, dan telah memungkinkan bagi orang-orang untuk berlari pergi datang dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya, hal ini nyata sejelas kristal bahwa kita kini hidup di dalam 8 masa akhir zaman itu. Tak mungkin dapat dibantah mengenai ini. Inilah kebenaran yang positif, yaitu kebenaran yang tak dapat kamu sangkal walaupun belum mempercayai Alkitab dan sejarah.

Untuk menemukan permulaan dari masa akhir zaman itu, maka kita hendaknya membaca --

“Maka pada masa akhir zaman itu raja dari selatan kelak akan menekan dia : maka raja dari utara akan datang menen-tang dia bagaikan suatu angin puyuh, dengan banyak kereta, dan dengan pasu-kan-pasukan kuda, dan dengan banyak kapal; maka ia akan masuk ke dalam banyak negeri, dan ia akan memasukinya di sana sini serta melewatinya.”

Bukan di dalam, melainkan pada masa akhir zaman itu akan datang raja dari selatan menekan kepada raja dari utara. Perang nubuatan ini, oleh karenanya, menandakan permulaan dari masa akhir zaman. 9 Untuk mendapatkan masa pertikaian di antara dua raja itu kita perlu membaca --

“Ia akan masuk juga ke dalam Tanah yang permai itu, dan banyak negeri akan ditaklukkannya : tetapi mereka yang akan luput dari tangannya, yaitu Edom,

4 dan Moab, dan ibu negeri bani Ammon. Ia akan membentangkan pula tangannya pada negeri-negeri : maka tanah Mesir pun tidak akan lolos. Tetapi ia akan ber-kuasa atas segala perbendaharaan emas dan perak, serta atas segala benda ber-harga dari Mesir : maka orang-orang Libia dan Ethiopia akan mengikuti langkah-langkahnya.”

Tandailah dengan teliti, bahwa pada kejatuhan raja dari selatan itu, maka raja dari utara lalu memperluas dan mengalahkan banyak negara; sehingga ia memasuki tanah yang permai (Palestina), namun Edom, Moab, dan bani Ammon lolos dari tangannya. Dan perlu diingat bahwa pekerjaan memenangkan perang ini adalah 10 dimulai pada masa akhir zaman. Oleh karena itu, di dalam masa akhir zaman raja dari selatan merosot jatuh, sementara raja dari utara berkembang luas. Dan oleh karena pertikaian itu dimulai pada masa akhir zaman, maka kekalahan daripada yang satu dan kemenangan dari yang lainnya itu akan selesai di dalam dan selama masa akhir zaman itu.

Selanjutnya, untuk mempelajari kapan tahun-tahun dari masa akhir zaman itu dimulai, dan siapa raja-raja dari selatan dan utara itu, maka segala-galanya yang perlu kau ketahui ialah kapan pertikaian yang sedemikian itu dimulai, dan siapa yang di dalam masa akhir zaman telah melepaskan Mesir dan Palestina kepada suatu kekuasaan musuh, kekuasaan apakah yang sebagai akibatnya telah menyusut selama masa akhir zaman itu, dan kekuasaan apa yang telah berkembang. Akan terdapat hanya satu jawaban, maka itu adalah : Sementara kerajaan Ottoman terus menyusut semenjak tahun 1669 T.M., 11 maka kerajaan Inggris terus berkembang, dan ia pada waktu ini memerintah atas Mesir dan Palestina. Oleh karena itu, pada waktu ini Turki adalah raja dari selatan, dan Britania Raya, raja dari utara; maka sesuai dengan pertikaian nubuatan ini, masa akhir zaman itu akan dimulai pada permulaan abad ke delapan belas.

5

Berikut ini adalah sebuah peta yang menggambarkan munculnya dan jatuhnya kerajaan Ottoman (Turki). Perhatikan kepadanya, pelajarilah. Dan pada gambar berikutnya terdapat perluasan dari kerajaan Inggris selama masa sejarah yang sama.

6
Ilustrasi
7
Ilustrasi

(Diambil dari buku The Miracle of England, oleh Andre Maurois, Penerbitan Harper & Brothers)

14

Ini, Saudara saksikan, adalah kebenaran yang positif, bukanlah sesuatu yang dikira-kira, bukanlah suatu teori, bukan suatu hasil pikiran jangka panjang.

Selanjutnya perhatikan bahwa Edom dan Moab berhasil luput dari tangannya. Sesungguhnya, raja dari utara akan kehilangan mereka.

Tetapi sebagaimana, perang dunia kedua, telah membawa perubahan-perubahan pertama bagi Britania Raya, dan sebagaimana kita saksikan dia di sini di dalam nubuatan ini, maka bagiannya di dalam Perang Dunia kedua harus juga terdapat di dalam Daniel pasal 11. Marilah kita selanjutnya mempelajari ayat-ayat yang tersisa dari pasal itu.

“Tetapi kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara akan merisaukan dia : oleh sebab itu ia akan keluar dengan amat besar amarahnya hendak membi-nasakan, dan hendak menumpas banyak 15 orang.”

Di dalam masa akhir zaman, setelah berhasil menghanyutkan negara-negara yang disebut terdahulu, maka raja dari utara kembali terlihat di dalam suatu pertikaian, tetapi bukan melawan raja dari selatan. Ia terbawa ke dalam pertikaian yang terakhir ini oleh apa yang dilaporkan kepadanya dari timur dan dari utara. Kini Perang Dunia II itu berkembang dari araharah yang telah ditunjukkan oleh Ilham, yaitu Jerman di utara, dan Jepang di timur, di samping Rusia di ujung utara, faktafakta yang masih segar di dalam ingatan kita adalah terikat untuk menyingkirkan semua keragu-raguan bahwa Perang Dunia II itulah satu-satunya yang dinubuatkan di sini. Dan kita hendaknya jangan lupa bahwa Perang Dunia II itu belum benarbenar berakhir, sehingga ia masih lagi akan berakhir. Saya katakan, bahwa dengan melihat kepada fakta-fakta ini yang kini diketahui di seluruh dunia, maka adalah sukar bagi seseorang untuk menyangkal akan apa yang telah dikemukakan di sini. 16 “Maka ia akan mendirikan kaabah istana-nya di antara kedua laut di bukit kesucian yang permai itu; namun ia akan sampai pada ajalnya, dan tak seorang pun akan menolongnya.”

8

Kini struktur ekonomi Britania Raya itu sedang dalam bahaya kejatuhan, maka sebagaimana kerajaannya sedang merosot dengan cepat, kita khawatir jika kegenapan dari ayat 45 mungkin sudah makin dekat dari yang diperkirakan orang. Kalau saja orang-orang yang memimpin kerajaan itu, dan juga para pemimpin bangsa kita sendiri dapat mengetahui dan mengerti nubuatan, maka kita percaya Britania Raya akan dapat keluar dengan kemenangan seperti yang dilakukan oleh Nineweh di masa lalu sesudah peristiwa besar Yunus.

Kita semua mengetahui bahwa Britania Raya sudah sering ditolong oleh Amerika Serikat lebih daripada yang lainnya. Namun jika kita dapat memahami ayat ini dengan benar, maka peristiwa-peristiwa 17 itu yang sesungguhnya hanya merupakan kelanjutan dari peristiwa-peristiwa yang terdapat dalam ayat 44, maka raja itu kelak akan pasti sampai kepada ajalnya dan tak seorang pun akan menolongnya. Ini mungkin akan jadi sebelum Perang Dunia Kedua selengkapnya berakhir, dan bahkan mungkin juga tidak. Semua ini kami kumpulkan dari kenyataan bahwa peristiwa dari ayat 44 adalah bertalian dengan peristiwa dari ayat 45. Ilham tampaknya tidak memberikan waktu di antara ayat 44 dan ayat 45. Kita tidak mengetahui bagianbagian mana yang kelak akan diambil oleh perang itu, namun kita mengetahui bahwa nubuatan-nubuatan Alkitab tidak pernah gagal.

Mengenai pendirian kaabah istananya di bukit kesucian yang permai itu, ini belum cukup jelas, sebab mendirikan kaabah-kaabah istananya sebelum ia tiba pada ajalnya tidak perlu berarti memindahkan tahta pemerintahannya ke sana. Ini dapat diartikan memiliki suatu cabang dari ista- 18 nanya di sana. Jika ia akan mendirikan kaabah-kaabahnya disana sementara Mikhael akan bangkit berdiri, maka kalaupun demikian, maka pada masa itu satusatunya lokasi selain daripada Tanah yang Suci itu yang kita ketahui, adalah di bukit Sinai, yaitu di antara Laut Tengah dan Laut Merah.

9

Dari penyelidikan terhadap Daniel pa- sal 11, kita memperoleh banyak kebenaran yang positif, yaitu :

1. bahwa masa akhir zaman dimulai di

dalam abad yang ke delapan belas; 2. bahwa raja dari selatan itu adalah

Kerajaan Ottoman;

3. bahwa raja dari utara pada waktu ini

khususnya adalah Britania Raya;

4. bahwa Perang Dunia Kedua adalah

perang yang terdapat dalam Daniel

pasal 11.

Kini bahwa nubuatan Daniel pasal 11 itu berlanjut sampai dengan pasal 12, maka kita akan membuka pada ayat pertama itu. 19 “Maka pada masa itu akan bangkit ber-diri Mikhael, Penghulu besar itu yang akan membela segala bani bangsamu : maka akan terjadi suatu masa kesusa-han, yang sedemikian itu belum pernah terjadi semenjak berdirinya sesuatu bangsa sampai kepada masa itu : maka pada masa itu segala bangsamu kelak akan diluputkan, yaitu setiap orang yang didapati tertulis namanya di dalam buku.”

Pada masa itu (artinya, pada masa raja dari utara itu datang kepada ajalnya dan tak seorang pun menolongnya) akan bangkit berdiri Mikhael; dan pada masa yang sama ini juga akan terjadi suatu kesusahan yang sedemikian itu belum pernah jadi sampai kepada saat itu. Hanya umat Allah, yang nama-namanya tercatat di dalam kitab, kelak akan diluputkan. Tidak ada lagi yang lain.

Penyelidikan ini membawa kita secara langkah demi langkah sampai kepada ma- 20 sa kita sendiri di waktu ini. Melalui penyelidikan ini kita saksikan bahwa masa kesukaran itu hanyalah selangkah lagi di depan, bahwa satu-satunya peristiwa yang masih akan digenapi sebelum dimulainya masa kesukaran itu ialah raja dari utara itu sampai kepada ajalnya. Kemudian menyusul upah dari mereka yang setia.

Alangkah hikmahnya masa itu dimana kita akan sampai kesana, Saudara- Saudariku. Sadarkah anda bahwa jika tidak engkau berjuang sekarang untuk berusa- 10 ha menempatkan namamu di dalam kitab itu, maka ia itu mungkin akan terlambat untuk selamanya? Dan bukankah lebih baik memiliki namamu terdaftar di sana sekalipun masa kesukaran besar itu masih seratus tahun lagi di depan? Sekaranglah masanya untuk bertindak. Sekarang hari kelepasan itu ditawarkan ke hadapanmu. Hari ini Ilham menghimbau; jika engkau mendengar suara-Nya janganlah keraskan hatimu. Hanya orang-orang yang mematuhi Firman Allah yang telah dinyatakan 21 akan memperoleh kelepasan dan damai; lainnya tidak.

“Maka banyak orang dari mereka yang tidur di dalam lebu bumi akan dibangkit-kan, sebagian kepada hidup yang kekal, dan sebagian kepada kehinaan dan kece-laan yang kekal.”

Di sini kepada kita diceritakan bahwa di dalam masa kesukaran itu mereka ini akan bangkit, sebagian untuk hidup selama-lamanya dan sebagiannya untuk mati kembali.

Sadarkah anda sekarang bahwa bukan hanya masa kesukaran besar itu yang telah dekat di depan pintu, melainkan juga kebangkitan istimewa ini? Dapatkah anda betul-betul melihat bahwa di dalam masa kesusahan besar itu, sementara orangorang suci yang hidup sedang dilindungi orang-orang mati ini yang bangkit “bagi kehidupan kekal” juga dilepaskan dari kubur-kubur mereka? Yakinkah anda bahwa 22 masa kesusahan besar ini adalah di dalam ‘hari Tuhan yang besar dan mengerikan’, yaitu hari yang diumumkan oleh nabi Eliyah yang dijanjikan? Adakah Saudara betul-betul mengetahui bahwa ia akan mengembalikan hati bapa-bapa kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya? Supaya jangan Tuhan memalu “bumi dengan suatu kutuk.” Ma- leakhi 4 : 5, 6. Apakah anda menyaksikan bahwa nabi itu muncul pada sesuatu hari dimana ia akan dapat mengembalikan segala perkara, segala perkara yang telah hilang karena dosa, termasuk pula Kerajaan itu? Tahukah anda bahwa kebangkitan Daniel 12 bukanlah kebangkitan yang sama dengan kebangkitan pada 1 Tesalonika dan Wahyu 20 : 5?

1 Tesalonika 4 : 16 :

“Karena Tuhan sendiri akan turun dari surga dengan suatu sorak, dengan suara 11 penghulu malaikat, dan dengan bunyi sangkakala Allah : maka segala orang yang telah mati di dalam Kristus akan bangkit dahulu.” 23 “Maka aku tampak tahta-tahta, dan mereka yang duduk di atasnya, dan penghakiman telah diserahkan kepada mereka : dan lagi aku tampak jiwa-jiwa dari mereka yang telah dipancung kepalanya sebab menja-di saksi bagi Yesus, dan firman Allah, dan yang tidak menyembah binatang itu, atau pun patungnya, atau pun menerima tandanya pada dahi-dahi mereka, atau pun di tangannya; maka mereka hidup dan memerintah bersama Kristus seribu tahun lamanya. Tetapi segala orang mati lainnya tiada hidup balik sebelum genap masa seribu tahun itu. Inilah kebangki-tan yang pertama itu. Berbahagialah dan kuduslah dia yang memperoleh bagian dalam kebangkitan pertama itu: terhadap yang sedemikian mati yang kedua tidak akan berkuasa atas mereka : tetapi mere-ka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan akan memerintah bersama Dia seribu tahun lamanya.”

Rasul Paulus ternyata membicarakan 24 dari hal kebangkitan yang sama dengan yang dibicarakan oleh rasul Yohanes sebab di dalamnya hanya orang-orang suci yang dibangkitkan. Gambaran Paulus dan Yohanes itu membuat jelas bahwa mereka ini bangkit pada permulaan masa seribu tahun itu. Ini dari kenyataan-kenyataan dapat kita saksikan, bahwa mereka itu hidup bersama Kristus seribu tahun lamanya, dan bahwa mereka dijemput untuk bertemu dengan Tuhan di angkasa, bahwa mereka dalam perjalanan untuk hidup bersama Kristus sepanjang masa seribu tahun itu, bukan Kristus bersama mereka.

Kini untuk menggariskan semua kebangkitan itu satu demi satu, maka kita harus memperhitungkan juga Kebangkitan yang dari buku Yeheskiel itu.

“Tangan Tuhan berada di atasku, lalu membawa aku keluar di dalam Roh Tuhan, lalu didudukkannya aku di te-ngah-tengah lembah yang penuh dengan 25 tulang-tulang orang mati.... Kemudian fir-man-Nya kepadaku, hai Anak Manusia, bahwa tulang-tulang ini adalah segenap bangsa Israel; bahwasanya, kata mereka

12 itu, Tulang-tulang kami sudah kering, dan harapan kami sudah hilang : kami telah putus sama sekali bagian kami. Sebab itu bernubuatlah dan katakanlah kepada mereka, demikianlah firman Tuhan Allah; Tengoklah hai umat-Ku, Aku hendak membuka segala kuburmu, dan membangkitkan kamu keluar dari kubur-kuburmu, lalu menghantarkan kamu ke dalam negeri Israel. Maka akan diketahui olehmu bahwa Akulah Tuhan, apabila sudah Aku membuka segala kuburmu, hai umat-Ku, lalu meng-hantarkan kamu naik keluar dari kubur-kuburmu, dan akan menaruh Roh-Ku di dalammu, maka kamu akan hidup, dan Aku akan menempatkan kamu di dalam negerimu sendiri : pada masa itu kelak diketahui olehmu bahwa akulah Tuhan telah berfirman dan telah berbuat begitu, demikianlah firman Tuhan.”

26

Di dalam kebangkitan ini hanyalah umat Allah sendiri, yaitu Israel, yang akan bangkit tanpa seorang berdosa pun di antaranya. Lagi pula, mereka ini tidak menemui Tuhan di angkasa; mereka dibawa ke negeri Israel, yaitu Palestina. Olehnya itu, maka kebangkitan ini, bukanlah kebangkitan yang sama seperti pada 1 Tesa- lonika, atau pada Wahyu, ataupun pada Daniel pasal 12. Ini harus merupakan suatu kebangkitan tersendiri.

Marilah kita kembali kepada --

“Maka pada masa itu akan bangkit berdiri Mikhael, Penghulu besar itu yang akan membela segala bani bangsamu : maka akan terjadi suatu masa kesusahan, yang sedemikian itu belum pernah terjadi se-menjak berdirinya sesuatu bangsa sam-pai kepada hari itu : maka pada masa itu segala bangsamu kelak akan diluputkan, yaitu setiap orang yang didapati tertulis namanya di dalam buku. Maka banyak orang dari mereka yang tidur di dalam 27 lebu bumi akan dibangkitkan, sebagian kepada hidup yang kekal, dan sebagian kepada kehinaan dan kecelaan yang ke-kal. Maka mereka yang bijaksana akan bersinar-sinar seperti cerahnya terang di langit; dan mereka yang membalikkan banyak orang kepada kebenaran akan seperti bintang-bintang kekal selama-lamanya.”

13

Di dalam tiga ayat ini terdapat dengan jelas beberapa perkara :

1. Hanya mereka yang nama-namanya te-

lah terdaftar di dalam kitab-kitab akan

luput; oleh karena itu tidak terdapat se-

orang ‘bodoh’ pun di antaranya;

2. Tetapi, orang-orang yang bangkit itu,

adalah bercampur, baik yang bodoh

maupun yang bijaksana muncul keluar

bersama-sama;

3. Ucapan yang berbunyi, ”maka mere-

ka yang bijaksana (mengandung arti

bahwa sebagian di antaranya adalah

orang-orang bodoh) akan bersinar-

28

sinar bagaikan cerahnya terang di

langit” menunjukkan bahwa “orang-

orang yang bijaksana” ini adalah dari

antara mereka yang bangkit itu;

4. Bahwa jika orang-orang bijaksana itu

adalah dari antara orang-orang yang

dibangkitkan dan mereka membalik-

kan banyak orang kepada kebenaran,

maka mereka harus dibangkitkan di

dalam masa kasihan, yaitu dalam masa

penyelamatan.

“Tugasmu, tugasku, tidak akan ber- henti dengan hidup ini. Untuk sementara kita boleh beristirahat di dalam kubur, tetapi, apabila panggilan datang, maka kita kelak, di dalam kerajaan Allah, akan menyandang tugas kita sekali lagi.” Testimonies, vol. 7, p. 17.

“Tetapi akan dikau, hai Daniel, tutuplah olehmu segala perkataan itu, dan meterai-kanlah kitab itu, sampai kepada masa akhir zaman : banyak orang akan berlari 29 pergi datang, dan pengetahuan akan di pertambahkan. Banyak orang akan di-sucikan, dan diputihkan dan dicobai; te-tapi orang-orang jahat akan makin me-lakukan kejahatannya : dan tak seorang pun dari orang-orang jahat itu akan da-pat mengerti; tetapi orang-orang bijak-sana itulah yang akan mengerti.”

Sekarang apakah yang dimaksudkan dengan menjadi bijaksana? -- Kita kembali kepada --

“Kemudian kelak kerajaan surga di-umpamakan dengan sepuluh anak dara, yang membawa pelitanya, lalu pergi keluar mengelu-elukan pengantin laki-laki. Lima dari antaranya adalah bijak-sana, dan lima yang bodoh. Mereka yang bodoh itu membawa lampu-lampunya, tetapi tidak membawa minyak sertanya : tetapi mereka yang bijaksana membawa minyak di dalam botol-botolnya bersama-sama dengan lampu-lampunya.”

30

Di sini kita saksikan bahwa mereka yang bijaksana itu adalah orang-orang yang membawa minyak tambahan, yaitu tambahan Kebenaran yang menerangi sisa perjalanan mereka. Akhirnya, tampak jelas bahwa kebangkitan campuran ini adalah merupakan suatu ujian; artinya, semua mereka diberikan kesempatan untuk menjadi bijaksana, untuk membalikkan banyak orang kepada kebenaran, tetapi ternyata hanya sebagian dari antaranya yang melakukannya. Sebagian dari mereka kembali jatuh ke dalam dosa, dan oleh karena itulah mereka bangkit kepada kehinaan dan kecelaan yang kekal (pendurhakaan yang kekal), tetapi orang-orang bijaksana itu bangkit bagi hidup kekal, tidak pernah lagi mati. Ini menunjukkan dengan jelas bahwa orangorang yang menyerahkan dirinya kepada kejahatan sampai kepada saat kematiannya tidak akan berbalik kepada kebenaran walaupun kepada mereka diberikan kesempatan kedua kalinya. Minyak tambahan itu (Kebenaran bagi zaman ini) ada- 31 lah yang menentukan nasib seseorang. Mereka yang bijaksana kelak akan memeluk ‘Kebenaran Tambahan itu’, sementara mereka yang bodoh tidak melakukannya. Dosa sesungguhnya adalah suatu rahasia!

* * *

15

32

PEMBANGUNAN DAN
REFORMASI MENDAHULUI
HARI TUHAN YANG BESAR
DAN MENGERIKAN ITU

Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 27 September 1947

Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas

Pokok pembicaraan kita untuk sore hari ini terdapat sebagiannya di dalam Daniel pasal 2, di dalam Matius pasal 4, di dalam Yeremia pasal 51, di dalam Mikha pasal 5, dan di dalam Maleakhi pasal 4, tetapi yang terutama di dalam buku Yoel, yaitu pada pasal 2 dan 3. Kita akan pertama-tama sekali melihat ke Maleakhi : 33 “Tengoklah, Aku akan mengutus kepada-mu Eliyah nabi itu sebelum datangnya hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu : maka ia akan membalikkan hati ba-pa-bapa kepada anak-anak, dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya, agar tidak Aku datang dan memalu bumi dengan suatu kutuk.”

Disini kita memiliki janji itu bahwa Allah akan mengutus seseorang sebelum datang hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu, dan apabila ia datang, maka di samping ia akan menyelesaikan perkara-perkara lainnya, ia akan mengembalikan hati bapa-bapa kepada anak-anaknya dan hati anakanak kepada bapa-bapa mereka.

Sekarang, tampaknya agak membingungkan bahwa hati dari baik bapa-bapa maupun dari anak-anak perlu dibalikkan satu terhadap lainnya. Namun jika kita pertimbangkan bahwa tugas dari Eliyah itu bukanlah suatu tugas alamiah di bumi, melainkan tugas rohaniah, maka kita se- 34 lanjutnya akan melihat bahwa pekabaran Eliyah itu akan meluas di dalam hati para orang tua sebagaimana juga halnya di dalam hati anak-anak, yaitu suatu tanggung jawab bagi penyelamatan orang lain. Para orang tua adalah sangat gemar 16 bekerja bersama-sama dengan anak-anak orang lain tetapi jarang dengan anaknya sendiri. Sama halnya anak-anak adalah sangat gemar untuk berkhotbah kepada orang-orang lain tetapi tidak begitu senang untuk berkhotbah kepada para orang tuanya sendiri. Tetapi, pekabaran Eliyah dari hal pembangunan dan reformasi, akan menempatkan rasa tanggung jawab untuk menyelamatkan jiwa-jiwa itu pertama sekali dimana ia itu ditujukan. Pekabarannya itu akan terlihat sungguh sangat penting lebih daripada hanya sesuatu teori. Maka bilamana pengikut-pengikutnya sepenuhnya menyadari bahwa hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu sudah dekat di depan pintu, maka mereka akan terlihat menghimbau pertama-tama kepada orangorang yang paling dekat di hatinya.

35

Marilah kita kini kembali kepada nubuatan Daniel :

“Maka di dalam zaman raja-raja ini Allah yang di surga akan mendirikan sebuah kerajaan, yang selamanya tidak akan da-pat dibinasakan : maka kerajaan itu ti-dak akan diserahkan kepada bangsa lain, melainkan ia sendiri akan menghancur-luluhkan dan menghabiskan segala ke-rajaan ini, dan ia akan berdiri untuk sela-ma-lamanya.”

Adalah dipahami oleh kebanyakan pelajar Alkitab bahwa patung besar dari Daniel pasal 2 ini adalah melambangkan kerajaan-kerajaan semenjak dari zaman Daniel turun sampai kepada akhir sejarah. Di sini, anda saksikan, bahwa batu itu yang terpotong keluar tanpa pertolongan tangan telah menghantam patung itu pada kakinya, dan bahwa batu itu memenuhi seluruh bumi. ‘Pada zaman segala raja ini’, yaitu zaman kita sekarang ini, demikian di katakan oleh Ilham, bahwa Allah hendak 36 mendirikan kerajaan itu yang dilambangkan dengan batu, maka ia akan menghantam segala bangsa dan karenanya membawa ajal mereka. Apakah sebenarnya gerangan hari itu, kalau bukan hari besar bagi umat Allah, dan hari yang mengerikan bagi segala bangsa itu? Sesungguhnya, itu akan menjadi hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu.

“Karena seberapa banyak seperti yang tuanku lihat bagaimana batu itu telah terpotong keluar dari gunung tanpa per-tolongan tangan, dan bahwa ia menghan-cur-luluhkan besi, tembaga, tanah liat, 17 perak, dan emas; maka Allah yang besar itu memberitahukan kepada raja apa yang akan jadi kemudian : dan bahwa mimpi itu adalah benar, dan interpretasi pengertiannya pun adalah pasti.”

Uraian Daniel mengenai hari itu adalah sangat singkat, namun Yeremia menggambarkannya lebih terperinci : 37 “Dan dengan dikau Aku hendak meng-hancur-luluhkan kuda dan pengendara-nya; dan dengan dikau Aku hendak menghancurkan kereta dan penumpang-nya; dengan dikau juga Aku hendak menghancur-luluhkan laki-laki dan pe-rempuan; dan dengan dikau Aku hen-dak menghancurkan orang tua dan orang muda; dan dengan dikau Aku hendak menghancurkan pemuda dan pemudi; dan Aku juga akan menghancurkan bersama dikau gembala berikut kawanan dom-banya; dan dengan dikau Aku hendak menghancurkan pengusaha kebun ang-gur berikut lembu pembajaknya; dan dengan dikau Aku hendak menghancur-kan para penguasa perang berikut pe-mimpin-pemimpin pemerintahan.”

Di sini Ilham menjelaskan bahwa Allah bersama-sama dengan Kerajaan-Nya akan menghancurkan segala bangsa, bahwa umat-Nya akan menjadi pedang pembinasa-Nya. Baik Daniel maupun Yeremia telah 38 memastikan bahwa Kerajaan itu kelak akan mengakhiri nasib segala kerajaan dunia ini.

“Maka yang lagi tinggal dari keturunan Yakub itu kelak akan berada di tengah-tengah banyak bangsa bagaikan embun yang turun dari Tuhan, bagaikan hujan yang turun ke atas rerumputan, yang tidak menanti-nantikan orang, atau pun menunggu-nunggu akan anak-anak ma-nusia.”

Yang lagi tinggal dari keturunan Yakub (orang-orang yang lagi tinggal setelah lalang-lalang dikeluarkan), apabila kelak diperdirikan sebagai sebuah kerajaan, akan kelak jadi bagaikan hujan berkat turun ke atas mereka yang mencari keselamatan, dan bagaikan seekor singa yang mencabikcabik sampai hancur orang-orang yang terus-menerus melakukan dosa. Hari itu akan sangat besar bagi bangsa yang satu, dan sangat mengerikan bagi bangsa yang lain.

39

Sekarang kita beralih kepada pasalpasal dari nubuatan Yoel yang akan menemukan kegenapannya di akhir zaman.

“Tiuplah olehmu sangkakala di Sion, dan bunyikanlah suara siaga di dalam gunung-Ku yang kudus : hendaklah se-gala penduduk negeri gementar : karena hari Tuhan itu datang, sebab sudah dekat kedatangannya; suatu hari kegelapan dan hari yang suram, suatu hari yang penuh awan dan yang penuh dengan kegelapan, bagaikan fajar pagi yang terbentang di atas gunung-gunung : suatu bangsa yang besar dan kuat; yang belum pernah ada yang seperti itu, bahkan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun pada masa yang akan datang. Di depan mereka api memakan habis; dan di belakang-nya nyala api berkobar-kobar : negeri itu adalah bagaikan taman Eden di hadapan mereka, dan di belakangnya bagaikan suatu padang belantara yang sunyi; sungguh, dan tak akan ada yang dapat 40 menghindari mereka.”

Di sini Saudara saksikan bahwa suatu pekabaran akan diserukan kepada sidang, kepada Sion, memberitakan bahwa hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu sudahlah dekat; bahwa hari itu akan merupakan kehancuran di belakang umat- Nya, dan kemuliaan di depan mereka, bahwa Tuhan akan membersihkan ladang-Nya keseluruhannya selengkapnya, sehingga Ia akan mengumpulkan setiap butir ‘gandum,’ dan kemudian membakar semua lalang.

“Rupa mereka itu adalah bagaikan rupa kuda; dan bagaikan pengendara-pengen-dara kuda, demikianlah mereka itu ber-lari. Bagaikan ramainya bunyi kereta-kereta di puncak-puncak gunung mereka itu akan melompat-lompat, bagaikan bunyi nyala api yang memakan habis je-rami, bagaikan suatu bangsa yang kuat teratur barisannya untuk berperang. Ter-hadap wajah mereka segala bangsa akan 41 menderita : segala wajah akan menjadi pucat.”

Kita saksikan bahwa kuasa yang mengikuti Israel kuno sewaktu mereka berusaha merebut Tanah Perjanjian itu, akan juga mengikuti hamba-hamba Allah pada masa pengumpulan ini.

“Mereka akan berlari bagaikan orang-orang kuat perkasa; mereka akan me-manjat tembok bagaikan prajurit-prajurit tempur; dan mereka akan berbaris ma-sing-masing pada jalan-jalannya, dan mereka tidak akan merusak barisannya : ataupun mendesak satu terhadap lain-nya; mereka akan berjalan masing-ma-sing pada jalannya : maka apabila mereka jatuh dimakan pedang, mereka tidak akan terluka.”

Tak ada sesuatu pun yang akan mampu menahan umat Allah. Masing-masing akan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Mereka akan mengumpulkan buah- 42 buah dari bumi dan tak ada sesuatu pun yang akan melukai mereka. Roh Nubuat menyaksikan: “Sementara orang-orang su- ci meninggalkan kota-kota dan kampung- kampung, mereka dikejar dari belakang oleh orang-orang jahat, yang berusaha membinasakan mereka. Namun pedang- pedang yang diangkat untuk membunuh umat Allah itu patah dan jatuh tak ber- daya bagaikan jerami.” – Early Writings,

“Mereka akan berlari ke sana ke mari di dalam negeri; mereka akan berlari di atas tembok, mereka akan memanjat ke atas rumah-rumah; mereka akan masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri.”

“Hamba-hamba Allah” pasti akan mengumpulkan semua saudaranya keluar dari antara semua bangsa (Yesaya 66 : 20). Sesungguhnya demikian, karena segala langkah daripada Injil adalah langkahlangkah dari umat yang memberitakannya. Tentu saja, hanya oleh koordinasi yang 43 sempurna bersama-sama dengan suatu bala tentara yang tahan peluru dapatlah pekerjaan Injil diselesaikan apabila binatang yang bertanduk dua itu akan menyatakan “bahwa seberapa banyak orang yang tidak menyembah patung binatang itu akan dibunuh.” – Wahyu 13 : 15.

“Bumi akan bergoncang di hadapan me-reka; segala langit akan gementar, ma-tahari dan bulan akan menjadi gelap, dan segala bintang akan menarik kembali ca-hayanya : maka Tuhan akan memperde-ngarkan suara-Nya di hadapan bala ten-tara-Nya: karena tempat perkemahan-Nya adalah sangat besar : karena kuatlah Ia yang melaksanakan firman-Nya : karena hari Tuhan itu besar dan sangat menge-rikan; maka siapakah yang dapat tahan berdiri?”

Oleh mengumumkan betapa besarnya dan bagaimana mengerikan hari itu yang akan jadi nanti, maka Tuhan sedang menyampaikan himbauan ini : 44 “Oleh karena itu sekarang juga, demi-kianlah firman Tuhan, berbaliklah kamu kepada-Ku dengan segenap hatimu, dan dengan berpuasa, dan dengan ratap ta-ngis, dan dengan berkabung: dan koyak-kanlah hatimu, dan bukan pakaianmu, dan kembalilah kepada Tuhan, Allahmu: karena Ia pengasih dan pengampun, pan-jang sabar, dan berlimpah kasih sayang, dan menyesallah Ia karena kejahatan. Siapa mengetahui jika Ia akan kembali dan menyesal, lalu meninggalkan suatu berkat : sekalipun suatu korban makanan dan suatu korban minuman kepada Tu-han Allahmu?”

Himbauan Allah adalah agar supaya kita mempersiapkan diri menghadapi hari itu; agar supaya kini sebagai umat Kristen yang setia yang menyadari bahwa untuk jam sekarang inilah pekabaran pengampunan ini telah datang kepada kita, supaya kita dengan penuh pertobatan kembali 45 “Tiuplah sangkakala di Sion, sucikan-lah suatu puasa, serukanlah bagi suatu pertemuan yang kudus : kumpulkanlah umat itu, sucikanlah perhimpunan, kum-pulkanlah segala tua-tua, kumpulkanlah semua anak-anak, dan segala anak pe-nyusu: hendaklah mempelai laki-laki ke-luar dari dalam biliknya, dan mempelai wanita dari dalam kamarnya.”

Dalam ayat-ayat ini seperti halnya di dalam Yoel 2 : 1, perintah telah dikeluarkan untuk membunyikan sangkakala di Sion. Tetapi, sangkakala yang kedua ini bukanlah memberitahukan tentang hari Allah

21 itu, melainkan untuk menyucikan suatu puasa dan umat itu, untuk menyerukan diadakannya suatu pertemuan yang kudus dari mana tak seorangpun dibiarkan berada di luar pertemuan itu.

“Hendaklah segala imam, para pelayan Tuhan, menangis di antara serambi depan 46 dan medzbah, dan hendaklah mereka mengatakan, Ya, Tuhan, selamatkanlah kiranya umat-Mu, dan janganlah kiranya waris-Mu dibiarkan malu, sehingga orang kafir akan memerintah atas mereka: yang oleh karenanya mereka akan berkata di antara umat, dimanakah Allah mereka?”

Di sini kepada kita diberitakan dengan jelas bahwa umat Allah akan menghadapi aniaya dan kesusahan, dan bahwa jika tidak mereka itu berpegang teguh kepada Tuhan maka keadaan mereka mungkin akan berbahaya, nama Allah akan dipermalukan, dan orang kafir akan dibiarkan memerintah atas mereka dan mengancam iman mereka kepada Allah.

“Kemudian daripada itu Tuhan akan cemburu terhadap tanah-Nya, dan sayang terhadap umat-Nya. Sesungguhnya, Tu-han akan menjawab dan berkata kepada umat-Nya, bahwasanya, Aku akan me-ngirimkan kepadamu gandum, dan air anggur, dan minyak, maka kamu akan 47 dipuaskan olehnya : dan Aku tidak akan lagi membiarkan kamu dipermalukan di antara orang kafir.”

Allah akan menyediakan perlindungan dan kebebasan kepada mereka di tanahnya sendiri dimana di sana tidak lagi sesuatu pun yang kurang.

“Janganlah takut, hai negeri; bersuka-citalah : karena Tuhan akan melakukan perkara-perkara besar. Janganlah takut, hai kamu segala binatang yang di padang : sebab segala rerumputan yang di padang tandus bertunas berkembang, sebab pohon kayu mengeluarkan hasil buah-buahnya, pohon ara dan anggur mengeluarkan kekuatannya. Bersukalah kamu pada masa itu, hai puteri-puteri Sion, dan bergembiralah di dalam Tuhan Allahmu : sebab Ia memberikan kepadamu hujan awal dengan lunaknya, dan Ia akan menurunkan kepadamu hu-jan, yaitu hujan awal, dan hujan akhir dalam bulan yang pertama.”

48

Adalah cukup jelas terlihat bahwa Allah sedang berbicara kepada umat-Nya, yaitu orang-orang yang akan memperoleh baik hujan awal maupun hujan akhir itu dalam bulan pertama.

“Maka segala lantai akan penuh dengan gandum, dan segala tempat irikan akan penuh sampai tumpah dengan air anggur dan minyak.”

Ilham, tentunya, tidak berbicara dari hal perkara-perkara rohaniah saja, melainkan dari hal perkara-perkara kebendaan juga. Hujan (Kebenaran yang baru diungkapkan) oleh karenanya akan menghasilkan suatu penuaian besar jiwa-jiwa yang sama limpahnya dengan luasnya lapangan penuaian yang tersedia.

“Maka Aku akan mengembalikan kepa-damu hasil dari tahun-tahun yang telah dimakan habis oleh belalang, oleh ulat keridik, oleh ulat bulu, dan oleh ulat 49 sentadu, yaitu bala tentara-Ku yang be-sar yang telah Kusuruhkan ke tengah-tengahmu. Maka kamu akan makan dengan limpah, dan kenyang, dan me-muji-muji nama Tuhan Allahmu, yang telah melakukan keajaiban kepadamu : maka umat-Ku tidak akan pernah lagi malu. Maka kelak akan diketahui oleh-mu bahwa Aku berada di tengah-tengah Israel, dan bahwa Akulah Tuhan Allah-mu, dan tidak ada lagi yang lain : maka umat-Ku tidak akan pernah lagi malu. Maka akan jadi kemudian sesudah itu, bahwa Aku akan menuangkan Roh-Ku ke atas segala manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, orang-orang tuamu akan bermimpi ber-bagai mimpi, orang-orang mudamu akan melihat berbagai khayal : maka juga ke atas hamba-hamba pelayanmu laki-laki dan perempuan pada hari-hari itu akan Ku tuangkan Roh-Ku. Maka Aku akan menunjukkan berbagai tanda ajaib di segala langit dan di bumi, darah, dan api, dan tiang-tiang asap. Matahari akan ber-50 ubah menjadi gelap, dan bulan menjadi darah, sebelum datang hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu. Maka akan jadi kelak bahwa barangsiapa yang akan memanggil nama Tuhan ia itu akan di-lepaskan: karena di dalam bukit Sion dan di Yerusalem akan terdapat kelepasan, 23 seperti yang Tuhan firmankan, dan di dalam mereka yang lagi tinggal itu yang akan dipanggil Tuhan.”

Di sini kita lihat bahwa orang-orang yang memanggil nama Tuhan sesudah turun hujan akhir itu, kelak akan memperoleh kelepasan di atas bukit Sion dan di Yerusalem, juga di tengah-tengah mereka yang lagi tinggal itu yang akan dipanggil Tuhan.

Kata yang pertama sekali (“karena”) pada pasal berikut menunjukkan bahwa nubuatan dari pasal 2 masih berlanjut dengan pasal 3.

“Karena, tengoklah, pada hari-hari itu, 51 dan pada masa itu, apabila Aku akan mengembalikan segala orang Yehuda dan Yerusalem yang tertawan itu, Aku akan juga mengumpulkan segala bangsa dan membawa turun mereka ke dalam lembah Yehoshaphat, dan di sana Aku akan mendakwa mereka karena umat-Ku dan karena waris-Ku Israel, yang sudah mereka cerai-beraikan ke antara segala bangsa, dan telah membagi-bagikan tanah-Ku.”

Ayat-ayat ini menjelaskan tentang mengapa, bagaimana, dan kapan umat Allah akan dilepaskan di bukit Sion dan di Yerusalem. Perkara-perkara ini, anda saksikan, akan digenapi apabila Ia membawa kembali orang-orang tawanan Yehuda dan Yerusalem itu. Kemudian ia akan membawa semua bangsa ke dalam lembah Yehoshaphat dan di sanalah Ia akan membela semua umat tawanan-Nya yang telah dicerai-beraikan oleh segala bangsa-bangsa itu ke seluruh dunia. 52 “Maka mereka telah membuang undi bagi umat-Ku; dan telah menyerahkan se-orang anak lelaki karena seorang pelacur, dan telah menjual seorang gadis karena air anggur, agar supaya mereka dapat mi-num.”

Ayat 3 menunjukkan perbuatan-perbuatan kekejian dunia ini.

“Sesungguhnya, maka apakah yang telah engkau perbuat dengan-Ku, hai Tsur dan Sidon, dan seluruh pesisir Palestina? Mau-24 kah kamu membalas akan Daku? Dan jika kamu membalas akan Daku, maka secepat pula Aku akan mengembalikan pembalasanmu itu ke atas kepalamu sendiri; sebab kamu telah mengambil perak-Ku dan emas-Ku, dan kamu telah membawa pergi ke dalam kuil-kuilmu segala harta benda-Ku yang indah-indah dan berharga : juga orang-orang Yehuda dan orang-orang Yerusalem telah kau jual kepada orang-orang Gerika, dengan maksud agar kamu dapat menyingkirkan 53 mereka jauh daripada perbatasan daerah mereka. Lihatlah, Aku akan membang-kitkan mereka itu keluar dari tempat ke-mana mereka itu telah kamu jual, dan Aku akan mengembalikan pembalasanmu itu ke atas kepalamu sendiri.”

Tsur dan Sidon, dan pesisir pantai Palestina, kemudian segala bangsa itu yang telah mencerai-beraikan umat Allah, kelak akan menerima upah mereka. Apakah kelak pembalasan kepada mereka itu? Di sinilah jawabannya --

“Maka Aku akan menjual anak-anakmu laki-laki dan perempuan ke dalam tangan bani Yehuda, dan mereka akan menjual kembali mereka itu kepada orang-orang Syeba, yaitu kepada suatu bangsa yang jauh negerinya : karena demikianlah firman Tuhan. Serukanlah ini di antara segala orang Kafir; Bersiaplah untuk berperang, bangkitlah segala pahlawan, semua prajurit supaya maju; hendaklah mereka itu tampil ke depan : tempalah 54 segala mata bajakmu menjadi pedang, dan segala pisau pemangkasmu menjadi lembing : hendaklah orang yang lemah mengatakan, saya kuat.”

Oleh karena bangsa-bangsa akan mempersiapkan diri untuk perang apabila nubuatan-nubuatan ini sedang memenuhi kegenapannya, maka jelaslah terlihat bahwa senjata-senjata atom tidak akan membawakan perdamaian.

“Berhimpunlah kamu bersama-sama, dan datanglah, hai segala orang kafir, dan berkumpullah kamu bersama-sama berkeliling : Bawalah turun ke sana, ya Tuhan segala pahlawan-Mu.”

Di sini kepada kita dijelaskan bahwa para pahlawan Allah kelak akan menemui bala tentara dari orang-orang kafir itu. Dan 25 dimanakah Allah akan mengadili orangorang itu? -- Ayat-ayat yang berikut akan memberikan jawabannya : 55 “Hendaklah segala orang kafir itu ba-ngun, dan hendaklah mereka itu datang ke lembah Yehoshaphat : karena di sana-lah Aku akan duduk mengadili semua orang kafir dari segala penjuru. Bawalah sabitmu, sebab tuaian sudah masak: mari-lah, pijaklah; sebab apitan anggur sudah penuh, dan segala tempat air anggur pun sudah penuh tertumpah, sebab besarlah kejahatan mereka itu. Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan : ka-rena hari Tuhan sudah dekat di lembah penentuan itu.”

Ya, di sini digambarkan hari penentuan itu. Orang banyak pada waktu itu akan wajib menentukan apakah akan berbakti kepada Allah lalu hidup, ataukah terus melayani Setan lalu binasa bersamanya.

“Matahari dan bulan akan digelapkan, dan segala bintang akan menarik kemba-li penyinarannya. Tuhan pun akan men-56 deru-deru dari dalam Sion, dan dinya-ringkan suara-Nya dari Yerusalem; maka segala langit dan bumi akan bergoncang : tetapi Tuhan akan menjadi tumpuan ha-rapan bagi umat-Nya, dan kekuatan bagi bani Israel.”

Betapa besarnya hari itu yang dunia kini sedang mendekatinya, dan betapa butanya sidang sendiri terhadap kenyataan ini!

“Demikian itu akan diketahui olehmu ke-lak bahwa Akulah Tuhan Allahmu yang berdiam di Sion, bukit kesucianku itu : pada masa itu Yerusalem akan menjadi suci, dan tak akan ada lagi orang asing yang akan berjalan melaluinya. Maka akan jadi kelak pada hari itu, bahwa se-gala gunung akan meneteskan air anggur baru, dan segala bukit akan mengalirkan air susu, dan segala sungai Yehuda akan berkelimpahan airnya, dan akan muncul keluar sebuah mata air dari dalam rumah Tuhan, yang akan membasahi lembah 57 Sitim. Maka Mesir akan menjadi suatu kebinasaan, dan Edom akan menjadi su-atu padang belantara yang sunyi, karena kekejamannya melawan bani Yehuda, se-bab mereka telah menumpahkan darah orang-orang yang tak bersalah di dalam negeri mereka. Tetapi Yehuda akan diam selama-lamanya, dan Yerusalem akan kekal turun-temurun. Karena Aku akan menyucikan darah mereka yaitu mereka yang belum Kusucikan : karena Tuhan pun diam di Sion.

Penyucian diri kita yang terakhir akan jadi di dalam negeri kita sendiri. Kitab Injil, sebagaimana anda saksikan, adalah saling berhubungan; kebenaran yang satu menjelaskan yang lainnya. Olehnya itu, maka ayat-ayat dan pasal-pasal, tidak dapat dipisahkan dari hubungan kalimatnya kalau saja semuanya itu mau dipahami dengan benar. Sesuatu pengertian yang benar tidak mungkin dapat dibentuk dengan sesuatu ayat apabila ayat itu terpisah dari kelanjutannya. Maka hanya apabila kita 58 berpegang kepada Allah pada firman-Nya dapatlah kita dalam kebenaran mempelajari Injil itu. Kemudian kita memerlukan hanya kata-kata kunci untuk membuka rahasia-rahasia Allah. Dan di sinilah kita menemukannya.

Oleh karena itu, maka Pembangunan dan Reformasi, suatu perubahan dalam berbagai pikiran dan perbuatan adalah keperluan kita yang terbesar. Tanpa ini pastilah kita akan terdapat di antara orangorang itu yang akan berseru “kepada gu-nung-gunung dan bukit-bukit batu, Tim-palah atas kami, dan sembunyikanlah kami dari wajah Dia yang duduk di atas tahta itu, dan dari murka Anak Domba itu : karena hari besar dari murka-Nya itu sudah tiba; dan siapakah yang akan dapat

27

59

Surat dialamatkan kepada:

Universal Publishing Association

(Kantor Pusat)

Waco, Texas 76714

U S A
Universal Publishing Association

(Divisi Indonesia)

P. O. Box 6965/JAT-PK

Jakarta 13710

e-mail:

gadsdaid@yahoo.com

dikerjakan oleh:

Penerbitan 2018

60

UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
P.O. BOX 7613
WACO, TX 76714
+1 800-729-7494
www.davidiantoday.org

Teks dikonversi dari edisi PDF. Nomor halaman sesuai dengan buku cetak.