V. T. HOUTEFF
Agar setiap orang yang berhaus akan kebenaran
dapat memperolehnya, maka buku-buku kecil ini disebarkan dengan cuma-cuma. Hanya satu permohonan yang dimintanya, yaitu setiap jiwa wajib memeriksa segala perkara dan berpegang teguh pada mana yang baik. Hanya benang-benang
untaian keemasan Eden dan tali-tali pengikat Golgota yang berwarna darah -- ikatan-ikatan yang mengikat itu yang merupakan pita pengikat buku
gratis yang kecil ini.
Kami sangat menghargai nama dan alamat anggota
MAHK yang dikirimkan.
1AMARAN
SEKARANG
Satu-Satunya Kedamaian Pikiran
Pembaharuan Kembali Negeri Kristen dan
Pembedahan Hati
Yang Mati dan Yang Hidup Sama-Sama Membentuk Isi Rumah Israel; Gog Gagal
VICTOR T. HOUTEFF
Universal Publishing Association
P. O. Box 6965/JAT-PK, Jakarta 13710
e-mail : gadsdaid@yahoo.com
2Naskah Untuk Berdoa
Alkitab -- Penguasa Yang Tak Dapat
Disangsikan
Saya akan membaca dari buku “Christ’s Object Lessons,” dimulai pada halaman 38 dengan paragraf yang terakhir --
“Guru-guru Israel tidak menaburkan benih-benih firman Allah. Tugas Kristus sebagai seorang guru kebenaran adalah nyata berbeda daripada pekerjaan para rabi di zaman-Nya. Mereka berpegang pa- da kebiasaan-kebiasaan tradisi, pada teo- ri-teori serta spekulasi-spekulasi manu- sia. Seringkali apa yang diajarkan dan ditulis orang mengenai firman, inilah yang ditegakkan sebagai pengganti firman itu sendiri ..... Pokok dari ajaran dan khotbah- khotbah Kristus adalah firman Allah. Ia menjawab para penanya dengan suatu ‘Ada tertulis’ yang jelas. ‘Apakah yang dikatakan di dalam firman?’ ‘Bagaimana kamu membaca?’.... Hamba-hamba Kris- tus wajib melakukan yang sama. Di zaman 3 kita, sebagaimana halnya di masa lalu, kebenaran-kebenaran firman Allah yang terpenting disisihkan untuk diganti dengan teori-teori serta spekulasi-spekulasi ma- nusia. Banyak pendeta pengabar Injil yang resmi tidak mengakui keseluruhan isi Alkitab sebagai firman yang diilhami. Seorang pandai menolak sebagian; yang lainnya mempermasalahkan bagian yang lain lagi. Mereka menegakkan pendapat- nya sebagai lebih unggul dari pada firman itu; dan Firman yang diajarkan mereka bergantung terutama pada kekuasaannya sendiri. Otentik keilahiannya dirusakkan .... Ia menunjukkan kepada firman Alkitab sebagai penguasa yang tak dapat disang- sikan lagi, maka kita pun wajib melaku- kan yang sama. Alkitab harus disampai- kan sebagai firman dari Allah yang berkuasa, sebagai akhir daripada segala pertentangan dan sebagai landasan dari semua iman.”
Kita perlu berdoa sore hari ini untuk bantuan agar jangan sekali mengesamping- 4 kan firman Allah untuk diganti dengan teori-teori serta spekulasi-spekulasi manusia, melainkan supaya selalu mengajarkan kebenaran-kebenaran Alkitab yang jelas sesuai dengan Roh, yaitu satu-satunya penguasa yang tak dapat disangsikan -- akhir daripada segala pertentangan, landasan daripada iman kita. Marilah kita bertelut.
Copyright, 1953
Hak Cipta Dijamin
V. T. HOUTEFF
2
5PEMBAHARUAN KEMBALI
NEGERI KRISTEN DAN
PEMBEDAHAN HATI
Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 23 Agustus 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas
Pokok pembicaraan kita untuk sore hari ini adalah pembaharuan kembali negeri Kristen dan pembedahan hati. Pokok ini kita jumpai pada buku Yehezkiel pasal yang ketiga puluh enam.
“Juga, engkau hai anak manusia, bernu-buatlah olehmu kepada gunung-gunung Israel, dan katakanlah, Hai gunung-gu-6 nung Israel, dengarlah olehmu firman Tuhan : Demikianlah firman Tuhan Hua; Oleh karena musuh, telah mengatakan melawan kamu, Hai, bahkan segala bukit yang tua itu (tempat-tempat perbaktian di Tanah Perjanjian) kelak akan jadi pusaka kita : Sebab itu bernubuatlah dan katakanlah, demikianlah firman Tuhan Hua; karena mereka telah membuat kamu sunyi, dan telah menghalau habis kamu pada setiap sisimu, sehingga kamu menjadi bagian pusaka segala bangsa kapir yang lagi tinggal, dan kamu sudah dikata-katai orang dan sudah difitnah oleh segala lidah : Olehnya itu, hai segala gunung Israel, dengarlah olehmu Firman Tuhan Hua; demikianlah Firman Tuhan Hua kepada segala gunung, dan kepada segala bukit, kepada segala sungai, dan kepada segala lembah, kepada segala reruntuhan sunyi yang terbuang, dan kepada segala kota yang ditinggalkan (oleh umat-Nya), yang telah menjadi ram-pasan dan penghinaan kepada yang lagi tinggal dari segala bangsa kapir sekeli-7 ling; Sebab itu demikianlah firman Tuhan Hua; Sesungguhnya dengan api kecem-buruan-Ku telah Aku berbicara melawan mereka yang lagi tinggal dari bangsa ka-pir itu, dan melawan semua orang Edom pun (sekarang Arab), yang telah memilih tanah-Ku menjadi milik pusaka mereka dengan segala kesukaan dan kegembira-an hatinya, dan dengan kehangatan naf-
3 sunya, seperti kalau ia itu sudah terbuang untuk dijarahi. Sebab itu bernubuatlah engkau akan hal tanah Israel, dan kata-kanlah kepada segala gunung, dan kepada segala bukit, kepada segala sungai, dan kepada segala lembah, Demikianlah fir-man Tuhan Hua; Dengarlah, Aku berbi-cara dengan kecemburuan-Ku dan dengan murka-Ku, sebab kamu telah menang-gung malu segala bangsa kapir itu : Sebab itu demikianlah firman Tuhan Hua; bah-wa Aku sudah bersumpah, Sesungguh-nya segala bangsa kapir sekelilingmu itu akan menanggung malunya sendiri. Te-tapi kamu, hai gunung-gunung Israel, ka-mu akan bertumbuh-tumbuh pula segala 8 cabang-cabangmu, dan kamu akan mem-beri buah-buahmu kepada umat-Ku Isra-el; karena hampirlah mereka itu datang. Karena, sesungguhnya, Aku adalah bagi-mu, dan Aku akan kembali kepadamu, maka kamu akan diperusahakan dan di-taburi : Dan Aku akan memperbanyak manusia di atasmu, seluruh isi rumah Israel, bahkan semua daripadanya : maka segala kota akan didiami, dan segala reruntuhan akan dibangun kembali.”
Ayat-ayat ini, kini terlihat di dalam susunan pekabaran dari hal jam itu, menunjukkan bahwa masanya orang-orang Kapir itu akan segera berakhir, bahwa umat pilihan Allah akan kembali dan akan memiliki negeri mereka untuk selamalamanya!
“Dan Aku akan memperbanyakkan di atasmu baik manusia baik binatang; ma-ka mereka itu akan bertambah-tambah dan berbiak-biak: dan Aku akan memberi kamu tinggal seperti pada zaman dahulu-9 dahulu, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu barang yang baik, terlebih banyak dari yang dahulu-dahulu : maka akan diketahui olehmu bahwa Aku ini Tuhan. Ya, Aku akan membuat manusia berjalan di atasmu, yaitu umatku Israel; maka mereka akan memiliki kamu, dan kamu akan menjadi bagian pusakanya, maka semenjak itu tiada lagi kamu merampas mereka dari tangan manusia. Demikianlah firman Tuhan Hua; Oleh karena mereka mengatakan kepadamu, Engkaulah sebuah negeri yang memakan habis akan orang, dan yang merampas segala bangsamu; sebab itu tiada lagi engkau akan makan habis akan orang, dan tiada lagi engkau merampas akan segala bangsamu, demikianlah firman Tuhan Hua.”
Ayat-ayat ini tak dapat disalah artikan untuk dimaksudkan kepada kembalinya orang-orang Yahudi dari Babilon, sebab dikatakan di sini, bahwa negeri itu tidak akan lagi “memakan habis manusia, juga 10 tidak lagi dirampas segala bangsamu”, sementara sebaliknya sejarah menunjukkan bahwa semenjak orang-orang Yahudi kembali dari Babilon, negeri itu telah memakan habis -- tidak terdapat perdamaian yang lama. Lagi pula, pasal ini adalah khusus berbicara tentang “isi rumah Israel” yaitu kerajaan dari sepuluh suku itu, yang sampai kepada hari ini tidak pernah kembali semenjak ia dipecah-belahkan oleh orang-orang Assiria.
“Dan Aku adakan kelak, bahwa segala hujat orang kapir akan dikau tiada akan kedengaran lagi, dan tiada lagi engkau akan menanggung kecelaan segala bang-sa, dan tiada lagi engkau akan membuat segala bangsamu jatuh, demikianlah fir-man Tuhan Hua. Lagi-lagi datang firman Tuhan kepadaku bunyinya, Hai anak ma-nusia, adapun bangsa Israel itu tatkala mereka itu duduk di dalam negerinya, di-cemarkannya dengan kelakuannya dan dengan perbuatannya : maka jalan mereka 11 itu di hadapan hadirat-Ku bagaikan ke-cemarannya seorang perempuan yang terbuang. Oleh karena itu Ku curahkan kehangatan murka-Ku ke atas mereka karena sebab segala darah yang telah di-tumpahkannya dalam negeri itu, dan ka-rena segala berhala-berhalanya dengan mana mereka telah mencemarkan negeri itu : maka Aku mencerai beraikan mereka itu di antara segala bangsa kapir, lalu ter-cerai-berailah mereka itu kepada segala negeri : bahwa Aku sudah memutus hu-kum atas mereka itu sesuai kelakuannya dan sesuai segala perbuatannya. Maka datanglah mereka itu di antara segala orang kapir, setelah sampai di sana dihi-nakannya juga nama-Ku yang suci, sebab katanya kepada mereka itu, Inilah umat Tuhan, maka keluar juga mereka itu dari dalam negeri-Nya Tuhan. Namun Aku sayang akan nama-Ku yang suci itu, yang telah dihinakan oleh bangsa Israel di an-tara segala orang kapir kemana mereka telah pergi. Sebab itu katakanlah oleh-mu kepada bangsa Israel, Demikianlah 12 firman Tuhan Hua, bukanlah oleh kare-namu Aku melakukan ini, hai bangsa Is-rael, melainkan karena demi nama-Ku, yang telah kamu permalukan di antara segala bangsa kapir, kemana kamu telah pergi.”
Oleh kata-kata firman ini dapatlah kini dimengerti bahwa Allah tidak melakukan ini bukanlah karena umat-Nya yang kemarin ataupun umat-Nya yang sekarang telah berlaku baik, melainkan karena 5 Ia harus menegakkan nama-Nya, dan Ia harus membiarkan bangsa-bangsa kapir mengetahui bahwa mereka dapat mengusir keluar umat-Nya dari negeri itu hanya jika Ia mengijinkan kepada mereka untuk bertindak begitu oleh alasan kejahatan umat-Nya.
“Maka Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar itu, yang telah dicemarkan di antara segala bangsa kapir, yaitu yang telah kamu cemarkan di tengah-tengah mereka itu; maka segala bangsa kapir itu 13 kelak akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, demikianlah firman Tuhan Hua, apabila Aku dikuduskan di antara kamu di hadapan mata mereka itu. Karena Aku akan mengambil kamu dari antara segala orang kapir, dan menghimpunkan kamu dari segala negeri, lalu membawa kamu ke dalam negerimu sendiri. Pada waktu itu akan Ku percikkan air bersih ke atasmu, maka kamu akan menjadi suci : dari segala kecemaranmu, dan dari segala berhalamu, Aku akan menyucikan kamu. Suatu hati yang baru juga akan Ku berikan kepadamu, dan suatu roh yang baru akan Ku masukkan ke dalam diri-mu : maka hati batu akan Ku lalukan dari dalam tubuhmu, dan hati daging akan Ku karuniakan kepadamu.”
Jelaslah akan terlihat bahwa sebelum kamu dan saya dapat siap untuk diubahkan, kita harus pertama-tama siap untuk pergi masuk ke dalam Tanah Perjanjian itu, untuk di sana disucikan, di sana hati-hati batu kita disingkirkan. Ya, satu-satunya jalan untuk 14 dapat terlaksananya pembedahan hati ini pada diri kita adalah membiarkan Tuhan pertama-tama mengumpulkan kita dari antara segala bangsa kapir lalu membawa kita masuk ke dalam negeri kita sendiri. Karena “pada waktu itulah Aku akan,” demikianlah firman Tuhan, “memercikkan air bersih ke atas kamu,” dan “suatu hati yang baru juga akan Ku karuniakan kepadamu, dan suatu roh yang baru akan Ku masukkan ke dalam dirimu.”
Dalam menghadapi ini, maka saya ingin mengetahui siapa yang kelak dapat hidup dengan Kristus selama seribu tahun itu tanpa pertama-tama terlebih dulu pergi ke negeri itu, untuk di sana disucikan dan di sana memperoleh hati yang baru?
“Dan Aku akan mengaruniakan Roh-Ku ke dalam batinmu, dan Ku adakan supa-ya kamu menurut segala syariat-Ku, dan 6 memeliharakan, dan melakukan segala hukum-Ku. Maka kamu akan tinggal di dalam negeri yang sudah Ku karuniakan 15 kepada nenek moyangmu; maka kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu. Dan Aku akan mele-paskan kamu dari segala kecemaranmu: dan Aku akan berseru mendatangkan gandum, dan akan melimpahkannya, dan tiada lagi Aku membiarkan bela ke-laparan di antara kamu. Dan Aku akan melimpahkan buah-buah segala pohon dan hasil segala bendang, sehingga tiada lagi kamu dicela oleh kelaparan di antara segala bangsa kapir. Pada masa itu kamu kelak ingat akan segala jalanmu yang ja-hat itu, serta semua perbuatanmu yang tidak baik, maka kamu akan muak terha-dap dirimu sendiri di hadapan pemanda-ngan matamu karena semua kejahatanmu serta karena segala kekejianmu. Bukan oleh karena kamu Aku membuat ini, de-mikianlah firman Tuhan Hua, baiklah kamu tahu : Hendaklah kamu malu dan kena bera muka (tercengang) akan segala kelakuanmu, hai bangsa Israel.”
Tuhan mengetahui bagaimana seharus- 16 nya menyelamatkan : Ia mendapatkan umat-Nya telah tercerai berai di antara segala bangsa sehingga bilamana Ia memulangkan kembali mereka, maka mereka akan terkenang akan akibat dari semua perbuatan jahatnya, dan demikianlah mereka akan muak terhadap semua kejahatannya.
“Demikianlah firman Tuhan Hua; pada hari Aku menyucikan kamu kelak dari se-gala kejahatanmu Aku akan juga mem-buat kamu berdiam di segala kota, maka segala kerubuhan batu akan dibangun kembali. Maka tanah yang rusak akan di-usahakan kembali, dimana saja terdapat kerusakan yang tampak di mata segala orang yang berjalan lalu. Maka mereka akan mengatakan, Tanah ini yang dahulu rusak kini telah menjadi bagaikan Taman Eden; maka kota-kota yang dahulu sunyi dan hancur kini telah dipagari, dan di-tinggali. Lalu akan diketahui oleh segala bangsa kapir yang lagi tinggal sekeliling-17 mu bahwa Akulah Tuhan yang telah membangun kembali segala tempat yang binasa, dan menanam kembali apa yang telah tandus : bahwa Aku ini Tuhan su-dah berfirman begitu, maka Aku akan melakukannya.”
Semua keajaiban ini, Saudara lihat, Tuhan membuatnya di negeri Israel dan di depan mata segala orang kapir. Semua ini adalah peristiwa-peristiwa yang jadi mendahului masa seribu tahun itu.
7Yehezkiel 36 : 37 : “Demikianlah firman Tuhan Hua; dalam hal ini juga Aku akan diminta oleh isi rumah Israel, untuk melaksanakannya bagi mereka; Aku akan memperbanyak-kan mereka itu kelak orang-orangnya bagaikan suatu kawanan domba banyak-nya.”
Umat pilihan Allah, ayat ini menyatakan, akan berdoa memohonkan agar kata-kata firman ini terpenuhi Apa yang sedang engkau lakukan, Saudara, Saudari? 18 Adakah engkau sedang berdoa bagi segala perkara ini? Ataukah engkau sedang bergumul melawannya? Janganlah kamu berani mengatakan, “Itu tak berarti,” sebab sikap ketidak-percayaan sedemikian akan mempersukar bagimu untuk memasuki Kerajaan itu sebagaimana halnya orangorang di masa sebelum air bah dahulu telah dipersukar untuk memasuki bahtera.
Yehezkiel 36 : 38 :
“Bagaikan kawanan domba yang suci, bagaikan kawanan domba Yerusalem di dalam segala perayaannya yang besar; demikianlah kelak segala kota yang ru-sak itu dipenuhi dengan kawanan-kawa-nan manusia : maka akan diketahui oleh mereka itu bahwa Akulah Tuhan.”
Masih adakah suatu keragu-raguan di dalam hati seseorang di antaramu? Oh, bagaimana mungkin masih terdapat keragu-raguan? Ayat-ayat ini, Saudara lihat, sesungguhnya tidak lagi memerlukan interpretasi apapun. Tidak ada lagi ajaran yang lebih jelas daripada ini di dalam Alkitab. 8 Engkau tak dapat menutup mata daripadanya lalu mengharapkan juga untuk kelak diperhitungkan di antara orangorang yang percaya akan Firman Allah.
Kini kita saksikan bahwa harus terjadi pembaharuan kembali negeri serta pembedahan hati -- bahwa Kerajaan Allah di mulai di atas bumi di depan mata segala bangsa kapir, supaya itu menjadi suatu kenyataan, dan supaya tidak akan lagi terdapat di dalamnya baik orang berdosa, maupun sesuatu hati batu. Bukankah ini lebih menarik daripada khayalan, cita-cita tertinggi, kerajaan yang sudah sering sekali didengar?
Eliyah sesungguhnya akan datang pertama-tama untuk mengembalikan segala perkara. Dan kita pada akhirnya akan jadi sebagaimana halnya Adam pada masa kejadian dahulu, hidup di dalam Taman Eden, dan berpesta pora pada pohon hayat.
9Itu Akan Baik Bersamamu
Sentosalah, Oh jiwaku,
Berdiamlah mereka yang gentar!
Allah Bapa itu mengawasi,
Dan Ia senantiasa dekat.
Janganlah pernah mengeluh,
Apapun yang mungkin menimpa,
Sakit atau sedih, duka atau suka,
Ini semua baik menyenangkan.
Lengan Bapa yang kuat
Senantiasa memimpin selalu;
Meskipun jauh tanah perjanjian itu,
Disanalah alunan lagu kekekalan.
Oh, demikianlah, jiwaku, tetaplah tenang! Nantikanlah keputusan surga yang mulia; Cari tapi lakukanlah kehendak Bapamu,
Itu akan baik bersamamu.
-- Thomas Hastings
21Naskah Untuk Berdoa
Ajaran Manusia Lawan Ajaran Roh
Sore hari ini saya akan membacakan dari buku “Christ’s Object Lessons,” hala-man 40, paragraf 1 dan 2 --
“... Di dalam khotbah-khotbah dari ba- nyak mimbar pada waktu ini tidak terda- pat manifestasi ilahi itu yang dapat mem- bangkitkan sanubari serta membawakan hidup kepada jiwa... Ada banyak orang yang berseru kepada Allah yang hidup, mengharapkan kehadiran orang yang ber- seru kepada Allah yang hidup, mengharap- kan kehadiran ilahi... Biarkanlah firman Allah itu berbicara kepada umat. Hendak- lah mereka yang telah mendengarkan ha- nya kebiasaan-kebiasaan dan teori-teori manusia serta peribahasa-peribahasa agar supaya mendengarkan suara Dia yang firman-Nya dapat memperbaharui jiwa menuju kepada kehidupan kekal. Tema dari kesenangan Kristus adalah kelemah- 22 lembutan yang bersifat kebapa-bapaan serta kelimpahan rahmat Allah; Ia ba- nyak berpegang kepada kesucian daripada tabiat Bapa-Nya dan hukum-Nya; Ia me- ngemukakan diri-Nya kepada umat itu sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Hen- daklah semua ini merupakan tema bagi se- mua pelayan Kristus. Kemukakanlah ke- benaran itu sebagaimana adanya di dalam Yesus. Perjelaskan semua persyaratan da- ripada hukum dan Injil itu. Ceritakan ke- pada semua umat dari hal penyangkalan diri serta pengorbanan dari kehidupan Kristus; dari hal kehinaan dan kematian- Nya; dari hal kebangkitan serta kenaikan- Nya; dari hal pembelaan-Nya bagi mereka di dalam sidang-sidang pengadilan Allah; dari hal janji-Nya, ‘Aku akan kembali, dan akan menyambut kamu bagi diri-Ku.’”
Kita perlu berdoa untuk memperoleh bantuan untuk mempelajari bagaimana caranya mengajar sebagaimana yang dilakukan oleh Kristus, bagaimana menilai ajaran-ajaran dari Roh di atas segala ajaran 23 manusia, dan bagaimana menyampaikan Firman itu sebagaimana ada-Nya di dalam Yesus, sambil membuat jelas Kebenaran itu. Inilah keperluan kita yang terbesar.
* * *
10
24YANG MATI DAN YANG
HIDUP SAMA-SAMA
MEMBENTUK ISI RUMAH
ISRAEL; GOG GAGAL
Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 30 Agustus 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas
Pokok pembicaraan kita hari ini terdapat di dalam buku Yehezkiel, pasal 37 sampai dengan pasal 39. Pasal-pasal ini adalah cukup panjang, maka waktu tidak akan memungkinkan kita untuk membaca setiap ayat, ataupun bahkan mengomentarinya dengan panjang lebar. Olehnya itu kita tidak akan mencoba untuk berbicara meli- 25 puti semua ayat dari pasal 38 dan pasal 39, ataupun menyebutkan semua yang dapat disebut. Namun demikian, ayat-ayat yang kita lewati itu sesungguhnya tidak perlu lagi dikomentari, sebab oleh pertolongan terang ini sebagai pegangan jika Saudara mempelajari pasal-pasal itu pada waktu senggang kebenaran daripadanya sudah akan terlihat jelas dengan sendirinya.
“Tangan Tuhan adalah di atasku, maka dihantar-Nya akan daku keluar oleh Roh Tuhan, lalu didudukkan-Nya aku di te-ngah-tengah lembah yang penuh dengan tulang-tulang orang mati, maka dibawa-Nya aku berjalan mengelilinginya : dan, heran, maka adalah amat banyak sekali di atas tanah lembah yang terbuka itu; dan, heran, semuanya kering sekali. Maka fir-man-Nya kepadaku, Hai anak manusia, dapatkah semua tulang ini hidup kemba-li? Maka sembahku, Ya Tuhan Hua, Eng-kau juga yang mengetahuinya. Kembali Ia berfirman kepadaku, bernubuatlah atas 26 tulang-tulang ini, dan katakanlah kepada mereka, hai kamu tulang-tulang kering, dengarkanlah olehmu akan firman Tuhan. Demikianlah firman Tuhan Hua kepada tulang-tulang ini; bahwa sesungguhnya Aku akan memasukkan nafas ke dalam-mu, maka kamu akan hidup pula : dan Aku akan membubuhkan urat-urat kepa-damu, dan menumbuhkan daging pada-mu, dan menutupi kamu dengan kulit, dan memberi nafas di dalammu, maka kamu akan hidup; maka kamu akan me-ngetahui bahwa Akulah Tuhan.”
11
“Demikianlah aku bernubuat sesuai yang diperintahkan kepadaku : dan se-mentara aku bernubuat, datanglah suatu bunyi, maka terlihatlah suatu kegoncang-an, maka segala tulang-tulang itu meng-hampirilah bersama-sama, tulang kepada tulangnya. Dan sementara kulihat, bahwa-sanya, datanglah urat-urat dan daging ke atasnya, maka kulit menutupinya sebelah atas : tetapi belum ada nafas di dalamnya. Lalu kata-Nya kepadaku, bernubuatlah 27 kepada angin, bernubuatlah, hai, anak manusia, dan katakanlah kepada angin, demikianlah firman Tuhan Hua; marilah dari keempat penjuru angin, hai nafas, dan hembuslah ke atas orang-orang mati ini, agar mereka dapat hidup pula. Demi-kianlah aku bernubuat sebagaimana di-perintahkan-Nya kepadaku, dan datang-lah nafas itu kepada mereka, maka hiduplah mereka, dan berdirilah mereka di atas kaki-kakinya suatu bala tentara yang teramat besar.
“Lalu firman-Nya kepadaku, hai anak manusia, bahwa tulang-tulang ini adalah segenap isi rumah Israel : bahwasanya kata mereka itu, Tulang-tulang kami sudah kering, dan harapan kami sudah lenyap : dan kami pun sudah putus sama sekali. Sebab itu bernubuatlah dan kata-kanlah kepada mereka, demikianlah fir-man Tuhan Hua; bahwasanya, hai umat-Ku, Aku akan membuka kubur-kuburmu, lalu membangkitkan kamu keluar dari kubur-kubur, lalu membawa kamu ke 28 dalam negeri Israel.”
Di sini kita saksikan bagaimana orangorang mati akan dibangkitkan : Pertamatama tulang-tulang berkumpul bersamasama tulang kepada tulang. Selanjutnya daging dipertambahkan, kemudian ditutupi dengan kulit, dan akhirnya nafas diberikan kepada mereka. Di dalam buku Kejadian kepada kita diceritakan bahwa tubuh Adam terbuat dari tanah liat, kemudian nafas diberikan ke dalam lubanglubang hidungnya lalu jadilah ia suatu jiwa yang hidup. Oleh mengkombinasikan udara dengan tanah liat manusia menjadi suatu jiwa yang hidup. Demikianlah Injil menyatakan bahwa kebangkitan hanyalah sekedar suatu ciptaan kembali. Manusia memperoleh suatu tubuh yang baru berasal dari yang semula, namun supaya merupakan manusia yang sama yang pernah hidup dan mati lalu kemudian dihidupkan kembali, maka perlu kepadanya diberikan pengetahuan inteligensia serta kenangan terhadap pengalaman hidupnya yang se- 29 mula. Sesungguhnya orang hidup itu mengetahui bahwa mereka akan mati kelak, tetapi orang mati tidak mengetahui apapun sepanjang mereka berada di dalam kuburkuburnya. Pengkhotbah 9 : 5, 6.
12
“Maka akan diketahui olehmu bahwa Akulah Tuhan, apabila Aku membuka-kan segala kuburmu, dan membawa naik akan kamu dari dalam kuburmu, hai segala umat-Ku, dan Aku akan memberi-kan Roh-Ku di dalam kamu, maka kamu akan hidup, dan Aku akan menempatkan kamu di dalam negerimu sendiri: pada waktu itulah akan diketahui olehmu bah-wa Akulah Tuhan yang sudah berfirman begitu, dan sudah membuatnya, demiki-anlah firman Tuhan.”
Bukan saja akan dibangkitkan-Nya umat-Nya keluar dari dalam kubur-kubur mereka, melainkan juga akan dibawa- Nya mereka itu ke dalam negeri Israel. Orang mati hidup kembali sesungguhnya merupakan sesuatu keajaiban tetapi tidak 30 terlalu ajaib diperbandingkan kepada seekor ulat yang menguburkan dirinya sendiri ke dalam tanah atau yang memasukkan dirinya sendiri ke dalam kepompong atau sejenisnya, lalu pergi menjadi tidak sadar, kemudian merubah bentuknya menjadi seekor kupu-kupu yang indah yang beterbangan di udara dan bukan lagi merayap di tanah. Hal ini serta banyak lagi keanehan lainnya tidak menampakkan keajaiban-keajaiban sebab semua itu adalah kejadian-kejadian biasa setiap hari. Jika pada mulanya Allah telah dapat menciptakan bumi ini tidak daripada sesuatu apapun, maka Ia tentunya dapat saja dengan lebih mudah menciptakan kembali manusia daripada sewaktu memulainya, sebab sedikit-dikitnya Ia telah memiliki tulang-tulangnya dan pengetahuan inteligensianya dari hal baik dan jahat.
“Dan lagi datanglah firman Tuhan ke-padaku, bunyinya, Adapun engkau, hai anak manusia, ambillah akan dirimu se-31 potong kayu, dan tuliskanlah di atasnya, Bagi Yehuda (kerajaan dari dua suku itu), dan bagi segala bani Israel kawan-ka-wannya : lalu ambillah sepotong kayu yang lain, dan tuliskanlah di atasnya, Bagi Yusuf, kayu Efraim (kerajaan sepuluh suku itu), dan segenap bangsa Israel kawan-kawannya : lalu gabungkanlah satu de-ngan yang lainnya sehingga menjadi satu; maka ia itu akan menjadi satu di dalam tanganmu. Maka bilamana bani bangsa-mu kelak berkata kepadamu, bunyinya, Tiadakah engkau mau memberitahu ka-mi apa yang kau maksudkan dengan se-muanya ini? Katakanlah kepada mereka, Demikianlah firman Tuhan Hua; Bahwa-sanya, Aku akan mengambil kelak kayu Yusuf, yang di tangan Efraim itu, dan se-gala suku bangsa Israel kawan-kawan-
13 nya, dan Aku akan memperhubungkan mereka dengan dia, yaitu dengan kayu Yehuda, dan menjadikan mereka itu se-batang kayu jua, maka mereka akan ke-lak menjadi satu di dalam tangan-Ku.”
32Di sini kepada kita dijelaskan bahwa kedua kerajaan kuno itu, sebagai contoh (types), akan kelak dikembalikan-Nya dan dipersatukan-Nya -- dan dengan demikian itu akan terlihat contoh saingannya.
“Maka kayu yang padanya telah engkau tulisi itu hendaklah berada di dalam tanganmu di hadapan mata mereka itu. Lalu katakanlah kepada mereka itu, De-mikianlah firman Tuhan Hua; Bahwa-sanya, Aku akan mengambil kelak bani Israel dari antara segala orang kapir, ke-mana mereka itu sudah pergi, dan Aku akan menghimpunkan mereka itu dari mana-mana, lalu membawa kembali me-reka ke dalam negerinya sendiri.”
Orang-orang yang setia dari antara semua keturunan Israel itu yang telah tercerai-berai ke segala bangsa, secara tegas diceritakan kepada kita, akan dikumpulkan lalu dibawa kembali ke dalam negerinya sendiri. Namun kita supaya tidak salah mengartikan keturunan-keturunan dari 33 semua suku Yakub ini kepada orangorang tidak beriman bangsa Yahudi sekarang yang kini sedang berjuang untuk menguasai tanah Palestina. Perhatikanlah, bahwa kerajaan yang diramalkan di sini akan dibentuk, terdiri dari hanya orangorang yang bertobat kepada Kristus kebanyakan dari segala suku yang telah tercerai-berai dan tidak dikenal lagi di antara segala bangsa Kapir, termasuk pula keturunan-keturunan dari mereka yang telah membentuk gereja Kristen yang mula-mula, -- yaitu orang-orang yang tidak lagi disebut dirinya orang-orang Yahudi, melainkan orang-orang Kristen. Mereka ini, di samping orang-orang yang berasal dari bangsa-bangsa Kapir yang telah menggabungkan diri dengan Kristus, jelaslah akan membentuk Kerajaan ini yang mendahului masa Seribu Tahun itu di Tanah Perjanjian.
Yehezkiel 37 : 22 :
“Maka Aku akan menjadikan mereka itu satu bangsa jua di dalam negeri di atas 34 segala pegunungan Israel; dan seorang raja akan menjadi raja atas mereka seka-liannya : dan tiada lagi mereka itu dua bangsa, dan tiada lagi mereka itu dibagi menjadi dua kerajaan.”
14
Anda catat, hiburan ini adalah kekal. Dan oleh karena tidak terdapat orangorang berdosa di dalamnya, maka jelaslah, sebagaimana terlihat di semua perpustakaan kita, bahwa ini adalah hasil dari “Pehukuman di dalam isi Rumah Allah” (1 Petrus 4 : 17) -- Pehukuman bagi orangorang hidup, yaitu pembersihan sidang, pemisahan ikan yang jelek dari ikan yang baik (Matius 13 : 47, 48), penyucian tempat suci (Daniel 8 : 14) -- penuaian terhadap buah-buah pertama : 144.000 yang akan berdiri di atas Gunung Sion bersama dengan Anak Domba itu (Wahyu 14 : 1) -- “Mereka yang lagi tinggal itu.” Kemudian menyusul pengumpulan buah-buah yang kedua itu.”
Walaupun demikian pengetahuanmu mengenai segala perkara ini, tidak akan 35 bermanfaat bagimu jika tidak engkau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjadi salah seorang dari, atau salah seorang dengan mereka yang 144.000 itu. Lagi pula, engkau, harus memiliki minyak tambahan di dalam botol-botolmu (Matius 25 : 1-12) sekarang sementara semuanya itu masih tersedia dengan bebasnya. Berusaha mendapatkannya kemudian tidak akan menguntungkanmu, sebab mereka yang terlambat datang kelak akan mendapatkan pintu sudah tertutup. Ketokan mereka pada pintu akan hanya membuat mereka mendengarkan kata-kata Tuan itu yang berbunyi, “Pergilah kamu dari sini”, “Saya tidak pernah mengenalmu sebelumnya.” (Matius 7 : 23). Sesungguhnya, engkau wajib segera menggunakan kesempatan untuk menerima minyak pemberi terang ini sekarang juga sementara semuanya ini telah dibawa sampai ke depan pintu rumahmu jika terdapat sesuatu kebaikan dalamnya bagimu.
Yehezkiel 37 : 23 : 36 “Tiada lagi mereka itu akan mencemar-kan dirinya dengan berhalanya, atau de-ngan segala barangnya yang keji, atau-pun dengan apapun pelanggarannya : melainkan Aku akan melepaskan mereka itu daripada segala tempat mereka itu, dimana mereka telah berbuat dosa, dan Aku akan menyucikan mereka itu : Demi-kianlah mereka akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahnya.”
Setelah semua rakyat dari kerajaan Yehuda dan kerajaan Israel dikumpulkan dari antara semua bangsa kapir dan setelah mereka sendiri menjadi suatu bangsa dan suatu kerajaan “setelah itu” mereka akan disucikan, dan bukan pada sebelumnya demikianlah dikatakan di dalam Injil. Dari sinilah dapat Saudara saksikan bahwa inilah pekerjaan pembersihan Tempat Suci itu (Daniel 8 : 14), yaitu pembersihan 15 sidang (Testimonies, vol. 5, p. 80) -penyucian kaabah (Maleakhi 3 : 1 - 3) -masa penuaian -- penghapusan dosa-dosa dan pelanggaran-pelanggaran dari orang- 37 orang yang bertobat serta penyingkiran orang-orang yang tidak bertobat. Inilah Pehukuman bagi orang-orang hidup itu yang kelak akan membersihkan sidang. Ini akan membawa sidang terpisah dari dunia, lalu melengkapinya untuk tugas pengumpulan orang-orang (Wahyu 18 : 4) -- membuatnya menjadi sebuah bahtera bagi waktu ini, suatu tempat berlindung bagi semua orang yang ingin melepaskan diri dari segala bela itu. Kemudian daripada itu semua umat akan tetap bersih. Mereka tidak akan lagi berdosa. Mereka adalah umat Allah yang bersih dan setia untuk selama-lamanya. Olehnya itu, belum pernah, datang kepada umat Allah sebelumnya sesuatu pekabaran yang lebih penting daripada ini.
“Dan hamba-Ku Daud itu akan menjadi raja atas mereka itu; maka mereka semua-nya akan memiliki seorang gembala : mereka akan juga berjalan menurut hu-kum-hukum-Ku, serta mematuhi semua 38 syariat-Ku, dan melaksanakannya. Dan mereka akan tinggal di dalam negeri yang telah Ku karuniakan kepada Yakub hamba-Ku, di tempat mana telah diam segala nenek moyangmu; maka mereka akan diam di sana, baik mereka, baik segala anak cucunya sampai selama-lamanya : dan Daud hamba-Ku itu akan menjadi penghulu mereka itu sampai selama-lamanya. Lagi pula Aku akan membuat suatu perjanjian damai de-ngan mereka itu; yaitu suatu perjanjian yang kekal dengan mereka itu : dan Aku akan menempatkan mereka, serta mem-perbanyakkan mereka itu, dan Aku akan menempatkan tempat suci-Ku di tengah-tengah mereka itu untuk selama-lamanya. Tempat kedudukan-Ku (tabernakel) akan juga berada dengan mereka itu : Ya, Aku akan menjadi Allahnya, dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka segala orang kapir kelak akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menyucikan Israel, bilamana tempat suci-Ku kelak akan be-rada di tengah-tengah mereka itu untuk 39 selama-lamanya.”
Jelaslah, kemudian, segala perkara ini akan jadi di depan mata segala orang kapir sehingga mereka dapat saksikan serta mengetahui apa yang Allah telah lakukan bagi umat-Nya. Dengan demikian akan diketahui mereka bahwa Ia mencintai mereka.
16
“Dan datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya, Hai, anak manusia, tujukanlah mukamu melawan Gog, tanah Magog, penghulu utama dari Meshech dan Tubal, dan bernubuatlah melawan dia.”
Gog di sini disebut sebagai seorang penghulu utama, yaitu raja dari Meshech dan Tubal. Kedua kota ini, yaitu Meshech dan Tubal di dalam sejarah yang lalu terletak di Asia, di sebelah selatan Laut Hitam, dimana kekaisaran Turki berada sekarang.
Yehezkiel 38 : 8 :
“Setelah beberapa hari engkau akan di-40 kunjungi : dalam tahun-tahun kemudian engkau akan datang ke dalam negeri yang sudah dikembalikan daripada pedang, dan yang sudah dihimpunkan daripada banyak bangsa, melawan segala pegu-nungan Israel, yang sudah lama selalu merupakan kerubuhan batu : tetapi telah dihantar keluar daripada segala bangsa, lalu mereka akan tinggal dengan selamat sentosa sekaliannya.”
“Beberapa hari” itu sesudah mana Gog dikunjungi adalah periode seribu tahun itu. Hari-hari kemudian itu dimana Israel akan kembali kepada negerinya, dan waktu dimana Allah akan pergi melawan mereka adalah periode sebelum masa seribu tahun itu.
Yehezkiel 38 : 9 :
“Engkau akan naik dan datang bagaikan suatu angin ribut, engkau akan jadi ba-gaikan awan yang menutupi negeri, yaitu engkau, berikut segala bala tentaramu, dan banyak bangsa besertamu.”
41Sebutan “naik, dan datang bagaikan angin ribut”, mengemukakan bahwa segala perkara ini akan jadi di dalam sejarah pesawat terbang.
“Demikianlah firman Tuhan Hua; akan jadi juga kelak, bahwa pada hari itu juga akan muncul di dalam pikiranmu perka-ra-perkara, maka engkau akan memikir-kan suatu rencana jahat: dan engkau akan berkata demikian, aku akan naik ke ne-geri yang kampung-kampungnya tak ber-pagar tembok; Aku hendak mendatangi mereka yang sedang beristirahat, yang tinggal dengan sentosanya, yang kese-muanya tinggal tanpa berpagar tembok, tanpa ada padanya palang ataupun pintu gerbang. Untuk merampas, serta untuk menjarahi barang-barang; untuk mengen-dalikan tanganmu ke atas tempat-tempat
17 yang sunyi yang kini telah didiami, dan ke atas suatu umat yang telah dikumpul-kan daripada segala bangsa, yang telah memiliki ternak dan barang-barang, yang 42 diam di tengah-tengah negeri itu.”
Sementara negeri Israel itu kelak tidak akan memiliki tenaga-tenaga pengaman manusia apapun yang dapat dilihat, ini akan tampak kepada Gog bahwa ia tidak akan banyak menjumpai kesulitan dalam merampok orang-orang dari negeri itu.
Yehezkiel 38 : 13 :
“Sheba dan Dedan dan segala saudagar dari Tarshish, berikut semua kawanan penyamun itu, akan berkata kepadamu, Datang engkau hendak merampokkah? Sudahkah engkau mengerahkan segala tentaramu untuk merampas barang? Un-tuk membawa pergi perak dan emas, untuk membawa pergi ternak dan ba-rang-barang, untuk mengambil barang rampasan yang banyak?”
Negeri-negeri tetangga dan orangnya ini yang menanyakan kepada Gog untuk menceritakan kepada mereka rencana misinya, ternyata tidak ikut berkomplot dengan dia. 43 “Sebab itu, hai anak manusia, bernubuat-lah dan katakanlah kepada Gog, demi-kianlah firman Tuhan Hua; pada hari itu bilamana umat-Ku Israel diam dengan sentosa, tidakkah akan kamu mengeta-huinya? Bahkan engkau akan datang dari tempatmu dari sebelah utara, yaitu ka-mu, berikut banyak orang sertamu, seka-liannya mengendarai kuda, yaitu suatu rombongan besar, dan suatu bala tentara yang kuat perkasa : maka engkau akan datang naik melawan umat-Ku Israel, bagaikan awan menutupi negeri : itu akan jadi pada hari-hari kemudian, dan Aku akan membawa engkau melawan negeri-Ku, supaya diketahui oleh segala bangsa kapir akan Daku, bilamana Aku akan disucikan di tengah-tengahmu, hai Gog, di depan mata mereka. Demikianlah firman Tuhan Hua; Engkaukah dia yang dari halnya Aku sudah berfirman pada zaman dahulu kala melalui hamba-ham-ba-Ku nabi-nabi Israel itu, yang pada zaman dahulu kala sudah bernubuat, 44 bahwa Aku akan mendatangkan engkau melawan mereka?”
Jelaslah, Kerajaan Israel ini didirikan di hari-hari kemudian (in the latter days = di akhir zaman), pada hari-hari sebelum masa seribu tahun itu, sebab setelah Kerajaan itu berdiri, maka Gog akan membuka perang melawannya. Sesungguhnyalah, bahwa ini tak mungkin terjadi sesudah masa seribu tahun itu, sebab kemudian daripada itu segala bangsa dari keempat penjuru bumi, Gog dan Magog berikut mereka, akan mengurung berkeliling, bukan terhadap segala pegunungan Israel, melainkan terhadap Yerusalem baru. Lebih jauh lagi pada waktu itu mereka yang terbunuh tidak akan dikubur melainkan dibakar sampai menjadi abu. (Wahyu 20 : 9, 10; Maleakhi 4 : 1)
Yehezkiel 38 : 23 :
“Demikianlah Aku akan memuliakan diri-Ku, dan menyucikan diri-Ku; maka Aku akan dikenal di mata banyak bangsa, 45 dan mereka akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan.”
“Untuk itu, hai anak manusia, bernubuat-lah melawan Gog, dan katakanlah, demi-kianlah firman Tuhan Hua; bahwasanya, Aku akan melawan dikau, hai Gog, raja dari Meshech dan Tubal : dan Aku akan membalikkan kamu, dan membiarkan hanya seperenam bagianmu, dan akan membuatmu datang naik dari sebelah utara, lalu membawa kamu naik ke atas segala pegunungan Israel: maka Aku akan mematahkan busur dari tangan kirimu, dan membuat segala anak panahmu jatuh dari tangan kananmu. Engkau akan rebah mati di atas segala pegunungan Israel, engkau, berikut semua bala tentaramu dan segala orang yang bersama dengan-mu: Aku akan memberikan kamu kepada berbagai jenis burung buas dan kepada binatang-binatang di padang untuk dima-kannya. Kamu akan rebah mati di padang terbuka : karena Aku sudah berfirman be-46 gitu, demikianlah firman Tuhan Hua. Dan Aku akan mengirimkan suatu api ke atas Magog, dan di antara mereka yang tinggal dengan kelalaiannya di pulau-pulau : dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan. Demikianlah akan Kubuat nama-Ku yang suci itu terkenal di tengah-tengah umat-Ku Israel; dan tidak akan Ku biarkan mereka menajiskan na-ma-Ku kembali : dan orang kapir akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Dia yang suci itu di Israel.”
Saudara saksikan, Gog, akan gagal merampok umat Allah. Ia sebaliknya akan binasa di atas pegunungan-pegunungan Israel.
19
“Tengoklah, ia itu sudah datang, dan su-dah terlaksana, demikianlah firman Tu-han Hua; Inilah hari dimana Aku sudah berfirman akan halnya. Dan mereka yang tinggal di dalam kota-kota Israel akan keluar, dan mereka akan menyalakan api lalu membakar habis segala senjata, baik 47 perisai, dan ikat pinggang, busur dan anak panah, dan lembing, maupun tombak, dan mereka akan membakarnya dengan api tujuh tahun lamanya : demikianlah tiada lagi mereka itu pergi mengambil kayu di padang, atau menebang kayu di rimba; karena mereka akan membakar senjata-senjata itu dengan api : dan me-reka akan merampas orang-orang yang telah merampas mereka, dan merampok orang-orang yang telah merampok me-reka, demikianlah firman Tuhan Hua. Maka akan jadi kelak pada hari itu, bahwa Aku akan memberikan kepada Gog suatu tempat pekuburan di Israel, lembah orang-orang perjalanan pada tepi laut sebelah timur : dan ini akan menye-kat hidung orang-orang perjalanan : dan di sanalah akan dikuburkan mereka akan Gog berikut segala bala tentaranya : dan mereka akan menamai tempat itu Lem-bah Hamon - gog. Maka seluruh isi ru-mah Israel akan menguburkan mereka itu tujuh bulan lamanya : agar mereka dapat menyucikan tanah itu. Ya, segala 48 orang di tanah itu akan menguburkan mereka : dan kelak akan jadi terkenal bagi mereka hari itu dimana Aku akan dipermuliakan, demikianlah firman Tu-han Hua. Dan mereka akan mengasing-kan beberapa orang pekerja tetap, yang akan berjalan melewati seluruh tanah itu untuk bersama-sama dengan orang-orang perjalanan menguburkan mereka yang masih tertinggal di permukaan bumi, untuk menyucikan tanah itu: setelah be-rakhir tujuh bulan itu mereka akan me-meriksanya. Dan orang-orang perjalanan yang melewati seluruh tanah itu, apabila tampak olehnya sesuatu tulang manusia, lalu ia akan mendirikan sesuatu tanda pada sisinya, sampai kelak orang-orang yang akan menguburkannya itu berhasil menguburkannya di Lembah Hamon -- gog.
Sebagaimana ayat-ayat ini tidak lagi memerlukan penjelasan, maka kita maju terus ke 49 “Demikianlah isi rumah Israel akan me-ngetahui bahwa Akulah Tuhan Allah mereka itu semenjak hari itu dan sete-rusnya. Dan segala orang kapir akan me-ngetahui bahwa isi rumah Israel sudah dibawa ke dalam tawanan oleh karena kejahatan mereka : sebab mereka telah mendurhaka melawan Aku, olehnya itu
20 telah Ku sembunyikan wajah-Ku dari mereka, dan telah Ku serahkan mereka kepada tangan musuh-musuhnya : demi-kian itulah telah jatuh mereka seluruh-nya dimakan pedang. Sesuai dengan ke-kejian serta pelanggaran mereka itu telah Ku lakukan baginya, dan telah Ku sem-bunyikan wajah-Ku dari mereka. Oleh karena itu demikianlah firman Tuhan Hua; sekarang Aku akan membawa kem-bali para tawanan Yakub itu, dan Aku akan mengasihani seluruh isi rumah Israel, dan cemburu-Ku akan bernyala-nyala demi karena nama-Ku yang suci, sesudah mana mereka telah memikul se-gala kecelaannya, dan segala pelanggaran-nya oleh mana mereka telah mendurhaka 50 melawan Aku, apabila mereka itu ting-gal dengan sentosanya di dalam negeri-nya, dan tiada seorangpun yang akan menakutkan mereka. Ketika Aku sudah membawa kembali mereka, dan meng-himpunkan mereka dari segala negeri musuh-musuhnya, dan sudah Aku diku-duskan di dalam mereka itu di hadapan mata banyak bangsa; kemudian akan diketahui mereka bahwa Akulah Tuhan Allah mereka, yang telah membiarkan mereka dibawa dalam tawanan di antara segala bangsa kapir : tetapi Aku telah menghimpunkan mereka ke dalam ne-gerinya sendiri, dan tiada Kubiarkan se-orangpun daripadanya tertinggal di sana. Tidak lagi akan Ku sembunyikan wajah-Ku daripada mereka : karena sudah Ku-tuangkan Roh-Ku ke atas isi rumah Israel, demikianlah firman Tuhan Hua.”
Saya tidak tahu adanya pasal-pasal di dalam Alkitab yang lebih jelas daripada pasal-pasal buku Yehezkiel ini. Pasal-pasal ini tidak memerlukan penjelasan apapun 21 lagi. Tetapi walaupun demikian Gereja telah mengesampingkannya seolah-olah pasal-pasal ini tidak terdapat di dalam Alkitab. Bahkan di waktu ini, para pendeta bukannya mengajarkan berapa lama lagi pasal-pasal ini akan segera digenapi, yaitu berdirinya Kerajaan itu, mereka malahan sedang berusaha dengan sekuat tenaga mengacaukan pikiran para anggota serta menutup-nutupi Injil itu menjadi sesuatu yang rahasia! Demikianlah bukti demi bukti menunjukkan bahwa malaikat sidangnya orang-orang Laodikea itu adalah buta, sehingga bagaimanapun ini tidak juga diketahuinya.
Sekarang pada persimpangan jalan inilah, nasib kekal daripada semua hamba Allah akan diputuskan. Kini mereka harus memilih salah satu langkah apakah langkah Paulus yang telah dipaksa untuk diambilnya dalam perjalanannya ke Damaskus, ataukah langkah Yudas yang telah diambilnya sewaktu berada di ruangan tingkat atas setelah Gurunya selesai mem- 22 basuh kakinya. Saudara saksikan, ini bukanlah ucapan manusia; ini adalah katakata Allah, kata-kata Alkitab.
Saudara kini diberi kesempatan untuk menjadi seorang Daniel, untuk menjadi seorang Ayub, untuk menjadi seorang Stephanus, untuk menjadi seorang Luther, untuk menjadi seorang Miller, atau untuk menjadi seorang White. Saya berharap agar tidak seorangpun daripadamu memilih menjadi seorang ahli Torat atau seorang Farisi. Mereka adalah orang-orang yang suka sekali mencari-cari salah, tetapi sangat bodoh untuk dapat melihat Kebenaran. Anda ketahui bahwa yang sedemikian itu tidak pernah dapat membawa seorang pun ke dalam Kebenaran, tetapi senantiasa menjauhkan hampir segala bangsa daripada Kebenaran itu. Mereka adalah sangat licik dengan pekerjaan-pekerjaan jahatnya.
* * *
23Tiang Awan dan Tiang Api
Sebagaimana zaman dahulu ketika bangsa Israel Telah dipaksa untuk tinggal di padang belantara, Percaya kepada Allah mereka yang memimpin jalan Menuju terang hari yang sempurna.
Kesana kemari seperti sebuah kapal tanpa layar, Tanpa kompas menuntun mereka menelusuri lembah, Tetapi cahaya Allah mereka senantiasa dekat, Maka hati mereka yang gelisah jadi bersorak-sorai. Selama pengembaraan mereka diberi makan Ke tanah perjanjian itu mereka dituntun;
Oleh tangan Tuhan, petunjuk yang pasti, Mereka dihentarkan ke tepi pantai Kanaan.
Demikianlah tiang api pada malam hari, Dan tiang awan pada siang hari, Menudungi, baru saja, Sementara mereka berjalan pada jalan mereka, Akan dipimpin dan dilindungi;
Hingga padang belantara dilalui, Karena Tuhan Allah kita di dalam waktunya yang indah Akan memimpin kepada terang di akhirnya.
-- C. A. Miles
24Catatan:
25Surat dialamatkan kepada:
Universal Publishing Association
(Kantor Pusat)
Waco, Texas 76714
U S A
Universal Publishing Association
(Divisi Indonesia)
P. O. Box 6965/JAT-PK
Jakarta 13710
e-mail:
gadsdaid@yahoo.com
dikerjakan oleh:
Penerbitan 2018
26UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
P.O. BOX 7613
WACO, TX 76714
+1 800-729-7494
www.davidiantoday.org