Perpustakaan PDF
Amaran Sekarang - Jilid 1 - No. 51, 52

Adakah Agama Itu Sesuatu yang Hidup dan Bertumbuh, ataukah Ia Itu Sesuatu yang Mati dan Menyusut?Lima Orang Membunuh Sesudah Seorang Membubuh Tanda

1AS51 / 1AS52

V. T. HOUTEFF

Agar setiap orang yang berhaus akan kebenaran

dapat memperolehnya, maka buku-buku kecil ini disebarkan dengan cuma-cuma. Hanya satu permohonan yang dimintanya, yaitu setiap jiwa wajib memeriksa segala perkara dan berpegang teguh pada mana yang baik. Hanya benang-benang

untaian keemasan Eden dan tali-tali pengikat Golgota yang berwarna darah -- ikatan-ikatan yang mengikat itu yang merupakan pita pengikat buku

gratis yang kecil ini.

Kami sangat menghargai nama dan alamat anggota

MAHK yang dikirimkan.

1

AMARAN
SEKARANG

Satu-Satunya Kedamaian Pikiran

Adakah Agama Itu Sesuatu Yang Hidup Dan Bertumbuh, Ataukah Ia Itu Sesuatu

Yang Mati Dan Menyusut?

Lima Orang Membunuh Sesudah Seorang

Membubuh Tanda

VICTOR T. HOUTEFF
Universal Publishing Association

P. O. Box 6965/JAT-PK, Jakarta 13710

e-mail : gadsdaid@yahoo.com

2

Naskah Untuk Berdoa

JANGAN KUATIRKAN HARI ESOK

Saya akan membaca dari buku “Christ’s Object Lessons,” dimulai pada halaman 18 :

“Kristus berusaha untuk menyingkir- kan apa yang menggelapkan kebenaran... Kata-kata firman-Nya menempatkan aja- ran-ajaran dari alam sama seperti ajaran- ajaran dari Alkitab dalam suatu panda- ngan yang baru, dan membuat semuanya itu menjadi sebuah ungkapan yang baru… Ia memberikan pelajaran : ‘Perhatikanlah bunga-bunga bakung di padang, bagaima- na mereka itu bertumbuh (dalam kesederhanaan keindahan alamiah); mereka tidak bekerja, mereka juga tidak mengayam, na- mun sungguh-sungguh Aku mengatakan kepadamu, bahwa walaupun Salomo di dalam semua kemuliaannya ia tidak di- atur rapih seperti salah satu daripada se- muanya ini.’ Kemudian menyusul jaminan 3 yang manis dan pelajaran yang penting : ‘Olehnya itu jika Allah sedemikian itu menghiasi segala rumput di padang yang pada hari ini ada, dan besok dicampak- kan ke dalam dapur api, tidakkah Ia akan lebih lagi menghiasi kamu, hai orang yang kurang percaya?’ Dalam khotbah di atas gunung kata-kata ini... telah diucapkan ke- pada rombongan orang banyak itu, di da- lamnya terdapat orang-orang lelaki dan perempuan yang penuh dengan keraguan dan berbagai kebingungan, dan penuh de- ngan kekecewaan dan kesusahan yang mendalam. Yesus selanjutnya mengatakan: ‘Oleh sebab itu janganlah merisaukan dari hal apa yang akan kita makan, atau, apa yang akan kita minum atau apa yang akan kita pakai (karena semua perkara inilah yang dikejar oleh orang-orang Kapir); ka- rena Bapa samawimu mengetahui, bahwa kamu memerlukan segala perkara ini.’...”

Kita sekarang akan berdoa agar sebagai hamba-hamba Kristus kita berusaha dengan sekuat tenaga menyingkirkan apa 4 yang menggelapkan Kebenaran bagi zaman ini; agar supaya kita menemukan terang melalui alam dan Alkitab; agar kita menyadari, bahwa Tuhan lebih memperhatikan kita daripada Ia memperhatikan segala bunga bakung, agar kita berusaha belajar menaruh harap kepada-Nya dan melaksanakan permintaan-Nya, dan tidak lagi seperti halnya orang-orang Kapir merasa kuatir dari hal perkara-perkara dunia ini; supaya kita mengetahui Ia akan memperhatikan sampai kita memperoleh semua kebutuhan kita jika usaha kita yang terutama adalah memajukan Kerajaan- Nya.

Copyright, 1953

Hak Cipta Dijamin

V. T. HOUTEFF

5

ADAKAH AGAMA ITU
SESUATU YANG HIDUP DAN
BERTUMBUH ATAUKAH IA
ITU SESUATU YANG MATI
DAN MENYUSUT?

Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 26 Juli 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas

Adakah agama itu sesuatu yang bertumbuh dan meluas, ataukah ia itu sesuatu yang berdiri diam begitu saja? Baru kemarin kita mendengar melalui radio salah seorang pendeta mengatakan dengan bangga, bahwa gerejanya belum pernah menambah atau pun membuang sesuatu 6 ajaran doktrin semenjak ia itu didirikan. Apakah ini sesuatu bualan, ataukah sesuatu untuk ditangisi? Inilah masalah yang ingin kita temukan jawabannya sekarang.

Jika dunia tidak berdiri tetap diam begitu saja, jika ia membuat kemajuan-kemajuan yang dicapainya, maka mengapakah sidang harus berdiri tetap diam begitu saja? Mengapakah sidang tidak hendak mengetahui lebih banyak lagi dari hal Allah dan lebih banyak lagi dari hal Alkitab pada waktu ini dari pada kemarin? Mengapakah kekristenan harus merasa bangga karena tidak menambah ajaran-ajaran doktrin Alkitab? Bagaimanakah kelak jadi dengan dunia ini jika segala perkara tidak bergerak maju sebagaimana layaknya.

Jika kita harus memperbandingkan peningkatan pengetahuan dunia berikut semua hasil yang dicapai dalam 50 atau 100 tahun terakhir ini terhadap peningkatan pengetahuan Sidang berikut semua yang dicapainya dalam periode masa yang sama, maka kita dapat melihat bahwa sama 7 sekali ia itu tidak sebanding.

Pandanglah kepada kemajuan-kemajuan yang dibuat oleh dunia, dan pandanglah kepada kebodohan-kebodohan yang sedang diasuh oleh Sidang. Ya, saya menyebutnya diasuh, sebab tampaknya gantinya mereka meratapi kenyataan karena tidak

3 dapat menambah atau membuang sesuatu ajaran doktrin, dan gantinya mereka mendorong semua umat supaya berjaga-jaga terhadap kedatangan-kedatangan Allah, mereka malahan sedang menyibukkan diri untuk menghalangi para anggota dari datang berhubungan dengan juru-juru kabar Allah berikut Kebenaran-Nya yang terus berkembang, dengan “makanan pada waktunya”, dengan pekabaran-pekabaran Allah bagi zaman ini. Apa saja yang tidak berasal dari hasil persetujuan mereka sendiri, maka para anggota dianjurkan supaya sama sekali menjauhinya. Ini mereka lakukan hanya karena mereka sendiri tidak mau menerima Kebenaran-Kebenaran Allah yang dikirimkan Allah; dan karena jika 8 seseorang dari perhimpunan mereka datang berhubungan dengannya dan menerimanya, maka mereka dengan sendirinya sudah akan mengikuti Kebenaran di mana saja terdapat Kebenaran. Demikian itulah pekerjaan mereka yang terutama supaya tetap mempertahankan para anggota dalam kegelapan dan ketakutan bahwa seseorang akan menipu mereka jika mereka membuka diri terhadap sesuatu yang tidak disetujui oleh para pendeta.

Cara yang sedemikian ini akan menghalangi kemajuan untuk bertahun-tahun lamanya, namun ia itu tidak pernah berhasil, -- tidak pernah, sama seperti yang dibuat para penentang Galileo yang tidak berhasil membuat bumi datar dengan cara memaksa Galileo untuk meninggalkan pendiriannya bahwa bumi adalah bulat, dan sama seperti halnya Romawi yang tidak berhasil melawan Reformasi Protestan, atau pun para imam dan ahli-ahli Torat yang tidak berhasil melawan Kristen. Oleh sebab itu, sekarang sudah tiba waktunya 9 untuk menyadari, bahwa umat yang harus dipertahankan tetap bodoh terhadap sesuatu dengan tujuan untuk tetap mempertahankan kesetiaan mereka kepada Gereja tentu bukan lagi sewajarnya; dan bahwa satu-satunya jalan untuk mendapatkan mereka itu betul-betul setia, dan teguh berdiri dalam Kebenaran, dan selamat di dalam Kerajaan, ialah mengajarkan kepada mereka Kebenaran itu dan kemudian memberikan kepada mereka kebebasan untuk memilih, sehingga mereka sendiri secara pribadi dapat mengetahui apa Kebenaran itu dan mana kekeliruan itu. Memelihara mereka dalam kegelapan dari apa yang diajarkan oleh orang-orang penyesat (kalau saja mereka itu adalah penyesat-penyesat), adalah mempertahankan mereka dalam kebodohan terhadap apa yang sedang tersiar di udara. Itu berarti menutup untuk selama-lamanya hubungan komunikasi dengan Surga, dan membuat umat menjadi orang-orang cacat rohani dan manusia-manusia otomat. Umat harus mengetahui bagi dirinya sen- 10 diri apa artinya Kebenaran itu, dan mereka harus memutuskan sendiri apa yang harus dilakukan terhadap Kebenaran itu jika mereka dapat diberi kesempatan masuk ke dalam Kerajaan. Baik mereka 4 yang harus terkurung di dalam pagar, atau mereka yang dibawa dengan terikat atau mereka yang seolah-olah dihantarkan dengan ancaman tongkat ke dalam Kerajaan, maupun orang-orang yang mendirikan pagar itu sendiri, orang-orang yang menarik ikatan, atau orang-orang yang memegang tongkat, mereka akan mendapatkan pintu sudah terkunci, dan mereka akan mendengarkan jawaban Tuan itu: “Enyahlah kamu daripada-Ku; Aku tidak mengenal kamu.” Para pendeta bukan diangkat untuk menjadi mandor-mandor pekerja, ataupun untuk menjadi suara hati bagi orang lain. Mereka itu diangkat untuk menjadi guru-guru Kebenaran.

Jika Gereja tidak membuat kemajuan dalam Kebenaran, jika ia tidak secara bertahap menambahkan pengetahuan yang 11 tak dapat diragukan kepada pengetahuan, maka saya yakin, bahwa ia tidak memiliki apa-apa untuk dibanggakan. Ia adalah tidak aktif, hubungan komunikasinya dengan Surga rusak, ia sedang ditinggalkan Allah, ia sedang mati. Ia tidak pernah dapat memberikan makan kepada para anggotanya dengan “makanan pada waktunya” yang berasal dari tahta Allah.

Marilah sebagai contoh kita mengambil agama sebagai adanya di dalam Alkitab pada waktu ini. Ia itu tidak datang secara serentak. Melainkan, ia itu telah mengambil kira-kira empat ribu tahun lamanya untuk tambah-menambah secara akumulasi, dan kira-kira dua ribu tahun lagi untuk memahaminya sebanyak-banyaknya seperti yang telah berhasil dimengerti oleh Gereja pada waktu ini.

Jika kita hendak memperbandingkan pengetahuan agama dari Habel terhadap pengetahuan agama dari orang-orang Kristen, kita sudah pasti akan menemukan, bahwa sama sekali tidak sebanding karena 12 Habel baru mengetahui hanya prinsip iman Kristen yang mula-mula sekali. Oleh karena itu jika agama itu bukanlah sesuatu yang hidup, yang bertumbuh, dan yang terus maju berkembang, maka apakah artinya agama itu?

Agama Habel dari sejak enam ribu tahun yang lalu itu telah berkembang dan telah meluas untuk memenuhi berbagai kebutuhan umat pada waktu ini. Ini berlaku hanya oleh penambahan Ilham kepadanya, dan oleh Ilham sendiri yang telah membentangkannya. Jika Gereja tidak terus bertumbuh dan berkembang secara seimbang, maka bagaimanakah ia dapat menjadi sebuah Sidang yang hidup? Dan bagaimanakah dapat ia menyesuaikan diri dengan tanda-tanda zaman, dan dengan 5 kemajuan yang berjalan di dalam tempat suci yang di atas?

Marilah kita baca :

“Dan Ia sudah mengangkat beberapa 13 orang menjadi rasul-rasul, dan beberapa orang menjadi nabi-nabi, dan beberapa orang menjadi pemberita Injil, dan be-berapa orang menjadi gembala, dan guru agama; bagi penyempurnaan orang-orang suci, bagi pekerjaan melayani, bagi mem-beri makan tubuh Kristus, sehingga kita sekalian sampai kepada persatuan iman, dan pengetahuan akan Anak Allah, men-jadi orang yang sudah dewasa menurut ukuran tubuh dan kelengkapan Kristus; supaya selanjutnya kita tidak lagi men-jadi seperti anak-anak yang diombang-ambing kesana kemari, dan yang dibawa oleh setiap angin ajaran oleh kelihaian manusia berikut tipu dayanya yang cer-dik, dengan mana mereka sedang berbo-hong untuk menyesatkan.”

Ilham menjelaskannya, bahwa rencana Allah ialah agar Gereja hendaknya selalu bertumbuh baik dalam pengetahuan dan kesempurnaan sehingga kita semua mencapai kesatuan iman, dan kesatuan pengetahuan akan Anak Allah, menjadi manusia 14 yang dewasa menurut ukuran perawakan dan kesempurnaan Kristus; agar supaya kita selanjutnya tidak lagi menjadi seperti anak-anak yang diombang-ambingkan ke sana kemari, dan yang dibawa oleh setiap angin ajaran oleh kelihaian manusia berikut tipu dayanya yang cerdik, dengan mana mereka merencanakan untuk menyesatkan.

Oleh karena Gereja belum berhasil mencapai standar ukuran yang dikemukakan di dalam ayat Injil ini, maka jelaslah bahwa ia memerlukan lebih banyak lagi pengetahuan dari hal agama Alkitab daripada yang telah dimilikinya pada waktu ini.

Oleh karena masih jauh untuk mencapai kesatuan iman yang sedemikian itu, dan pengetahuan, dan kesempurnaan, maka dapatlah kita lihat bahwa kebutuhan untuk itu adalah jelas seperti kristal : Kita sebagai orang-orang Kristen perlu mulai bertumbuh, jika tidak maka musim pertumbuhan yang sedemikian itu akan ber- 15 lalu dan kita akan tertinggal secara kerdil, tidak cukup maju untuk dapat memenuhi syarat untuk mendiami tempat tinggal di dalam Kerajaan. Kemudian akan jadi, bahwa semua orang Kristen yang tidak mencapai kedewasaan yang sedemikian itu akan kelak menangis dengan pahitnya : “Penuaian telah berlalu, musim panas telah berakhir, dan kami tidak juga sela-mat.” Yeremia 8 : 20.

Anda dapat saksikan, bahwa pengetahuan Alkitab adalah jalan Surga yang menuju kepada keselamatan dan kekekalan, tetapi jalan pendeta modern ialah mempertahankan manusia dalam kebodohan terhadap apa yang diajarkan di luar lingkungan mereka, supaya dengan begitu mereka dapat menguasai manusia di bawah pengawasannya.

Bahwa Kebenaran itu adalah bertumbuh, dan bahwa kita harus maju bersamasama dengannya, maka kita akan membaca sekarang : 16 ”Maka aku tampak seorang malaikat lain terbang di tengah langit, dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakan kepada segala orang yang diam di bumi, yaitu kepada setiap bangsa, dan suku, dan bahasa, dan kaum, sambil katanya dengan suara besar : “Takutlah akan Al-lah, dan muliakanlah Dia karena jam pehukuman-Nya sudah sampai; dan sem-bahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi, dan laut, dan segala mata air.” Ma-ka menyusul seorang malaikat lain, serta berkata : “Sudah rubuh Babil, sudah ru-buh, kota yang besar itu, sebab ia telah memberi minum segala bangsa dengan air anggur yang menaikkan hawa nafsu zinahnya.” Maka malaikat yang ketiga menyusul keduanya sambil berseru de-ngan suara besar bunyinya : “Jikalau ba-rang seorang menyembah binatang itu dan patungnya, dan menerima tandanya di dahinya atau ditangannya, maka orang itu juga akan minum daripada air anggur murka Allah, yang dituangkan tanpa cam-17 puran ke dalam cawan murka-Nya; maka ia akan disiksa dengan api dan belerang di hadapan segala malaikat yang suci, dan di hadapan hadirat Anak Domba itu.”

Di sini dikemukakan tiga pekabaran, yang satu menyusul yang lainnya. Jika kita tidak berjalan bersama-sama dengan masing-masing pekabaran itu secara terus maju, maka kita akan mendapatkan diri kita ketinggalan waktu di belakang, sama seperti halnya orang-orang Yahudi sampai kepada hari ini.

7

Orang-orang yang gagal berjalan bersama-sama dengan Kebenaran sementara Ilham mengungkapkannya, pasti tidak akan pernah dapat sampai kepada “kesatuan iman itu”, dan kepada pengetahuan akan Anak Allah yang sempurna, tidak akan pernah dapat menjadi seorang manusia yang sempurna, tidak akan pernah mencapai ukuran perawakan dan kesempurnaan Kristus.” Mereka yang sedemikian ini akan selamanya menjadi “anak-anak yang diombang-ambingkan ke sana ke-18 mari, dan dibawa oleh setiap angin ajar-an, oleh kelihaian manusia...” Efesus 4 : 13, 14.

Jadi jelaslah, bahwa agama itu sendiri adalah sesuatu yang hidup dan yang terus membuka diri, tetapi tragisnya ialah, bahwa tidak semua orang berjalan bersama-sama dengannya.

Marilah kita meninjau lebih dalam kepada pokok masalah yang penting ini. Anda mengetahui, bahwa Kebenaran terus terbuka dan terus bertumbuh bahkan sesudah kematian Musa. Sungguhpun demikian orang-orang Yahudi telah membunuh para nabi dan sama sekali tidak ada kemajuan sedikitpun daripada setelah Musa meninggalkan mereka. Pada kenyataannya mereka itu terus menerus mundur. Dan begitulah keadaan mereka sebagaimana dimana mereka kini berada, sebab mereka telah gagal untuk merubah jalan mereka sungguhpun nabi demi nabi telah diutus untuk menghindarkan mereka daripada kejatuhan mereka yang begitu cepat ke da- 19 lam lobang. Bahkan Kristus sendiri pun telah gagal untuk membangunkan mereka kepada kedudukan mereka yang mengerikan itu. Hanya sejumlah kecil saja mereka yang melihat akan lampu merah itu, yaitu bahaya itu, lalu kembali kepada Tuhan.

Keberhentian dan kemunduran ini tidak pernah berakhir. Ia itu telah berlangsung terus menerus sampai kepada juga hari ini. Bahkan sidang Kristen yang mula-mula itu sendiri kemudian telah pergi tidur, dan telah mendatangkan Masa Kegelapan Agama itu. Apa lagi, walaupun Ilham telah menempatkan terang Kebenaran yang begitu cerah dalam tangan Pergerakan Reformasi selama jam tergelap dari hari itu, namun Gereja secara keseluruhan telah gagal melihat terang itu, telah gagal melihat perlunya reformasi. Gantinya datang kepada terang, sidang malahan telah berbuat sekuat tenaga untuk mematikannya. Sungguhpun demikian itu, semua orang pilihan telah keluar dari kegelapan itu lalu masuk ke dalam terang. 8 20 Dengan demikian itulah, maka suatu sekte lain, yaitu organisasi gereja Lutheran, telah diperdirikan.

Tetapi ini baru hanya permulaan daripada Reformasi. Sementara Kebenaran yang satu menyusul yang lainnya mulai terungkap, dan masing-masingnya memaksakan pendirian sebuah organisasi gereja yang baru, sebab masing-masing anak perempuan yang tua (sekte-sekte), mengikuti berjalan pada langkah-langkah ibunya, ia sendiri menolak berjalan bersama-sama dengan pekabaran-pekabaran itu. Sesungguhnya, organisasi gereja Lutheran itu sendiri, sama seperti organisasi-organisasi gereja lainnya sebelum atau pun sesudahnya telah merasa puas untuk tetap tinggal dimana Luther telah meninggalkannya. Dan dengan begitu karena diperlukan, telah muncul sebuah organisasi yang lain, yaitu Gereja Presbyterian. Dengan demikian sepanjang aliran masa satu demi satu organisasi gereja telah berbuat yang sama.

Inilah yang telah jadi sepanjang ber- 21 abad-abad lamanya. Inilah sebabnya mengapa tak ada satu pun gereja yang berhasil naik lebih tinggi daripada semenjak para pendirinya meninggalkan mereka. Dan inilah sebabnya mengapa orang-orang Kristen, gantinya bertumbuh ke dalam suatu kesatuan iman, mereka malahan dari hari ke hari telah makin pecah belah imannya dan saling bermusuhan terhadap iman sesamanya.

Oleh karena itu untuk membanggakan, bahwa organisasi gereja seseorang tidak pernah menambahkan atau melepaskan sesuatu ajaran doktrin, adalah sesungguhnya mengakui, bahwa sidangnya itu sedang dalam keadaan diam; sama saja dengan mengatakan, “Kami adalah kaya dan bertambah-tambah dengan kekayaan, dan tidak memerlukan apa-apa lagi”, padahal pada kenyataannya mereka adalah “merana, sengsara, miskin, buta, dan bertelanjang”, tetapi tidak mengetahuinya.

Jelaslah sekali, bahwa agama itu ialah sesuatu yang terus bertumbuh dan terus 22 terungkap, tetapi penganutnya sebagai suatu organisasi tidak pernah berjalan bersama-sama dengannya.

Yang amat mengherankan daripadanya ialah, bahwa orang-orang yang telah menghantarkan organisasi-organisasi gereja itu setelah kematian para pendiri mereka, gantinya mereka mengajarkan kepada para anggotanya supaya berjaga dan menunggu terhadap ungkapan Kebenaran 9 yang lebih banyak lagi, mereka sebaliknya mengajarkan bahwa sidang mereka telah memiliki semua Kebenaran dan bahwa tidak diperlukan lagi kebenaran lainnya.

Di sinilah kita lihat, bahwa “sidang yang berjuang” itu pada kenyataannya adalah sidang yang berjuang melawan Kebenaran tambahan, dan bahwa “sidang yang menang” itu ialah sidang yang berbaris maju bersama-sama dengan majunya Kebenaran.

Kenyataan ini terlihat pada langkah yang pertama sekali yang menuju kepada 23 kemajuan dalam agama. Baik Kain maupun Habel sama-sama berusaha berjalan di dalam jalan raya kemajuan dengan cara masing-masing mempersembahkan sebuah korban. Habel beribadah sesuai dengan hikmah kebijaksanaan dari Allah, sebaliknya Kain beribadah sesuai dengan kepandaian manusia. Korban dari Kain itu hanyalah berupa tiruan dari kepunyaan Habel. Di sini kita saksikan, bahwa dimana ada Kebenaran, di sana akan terdapat juga tiruannya. Sementara terdapat organisasiorganisasi gereja yang diperdirikan di atas Kebenaran, maka akan terdapat juga tiruan-tiruannya, dan itulah sebabnya terdapat adanya jumlah besar organisasi-organisasi gereja dan sekte-sekte.

Pembunuhan Kain terhadap Habel yang disebabkan karena Habel telah melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki daripadanya untuk berbuat, adalah suatu contoh dari hal ibadah yang palsu, contoh tentang pertentangan dan contoh tentang aniaya. Demikian itu telah jadi di masa 24 lalu, dan masih tetap berlaku di waktu ini. Orang-orang yang berada dalam kesalahan selalu didapati bermusuhan melawan Kebenaran dan selalu menganiaya orangorang yang melaksanakan Kebenaran itu.

Sekarang andai kata Habel masih hidup sampai dengan kita di waktu ini dan ia telah mengikuti kemajuan Kebenaran melalui setiap generasi, maka bagaimanakah pengalamannya dalam agama? -- Ia tentunya sudah menggabungkan diri dengan pergerakan Henokh; dengan pergerakan Nuh; dengan pergerakan Abraham; dengan pergerakan Yakub; dengan pergerakan Musa; dengan pergerakan semua nabi-nabi; dengan pergerakan Yohanes Pembaptis; dengan pergerakan rasul-rasul; kemudian dengan pergerakan para pengikut Luther; dengan pergerakan orang-orang dari gereja Presbyterian; dengan pergerakan anggotaanggota gereja Methodist; dengan pergerakan anggota-anggota gereja Advent Hari Pertama; dengan pergerakan orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh; dan terakhir 25 ia sudah akan bergabung dengan orangorang Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh. Baginya supaya ia tetap maju bersama-sama dengan bertambah majunya Kebenaran, maka Habel sudah akan melepaskan pergerakan yang satu dan menggabungkan diri dengan pergerakan lainnya pada setiap kali adanya Kebenaran baru diungkapkan, sebab jika tidak, ia sudah akan tetap tinggal bodoh terhadap kemajuan agama sama seperti halnya orang-orang Yahudi.

Kita sekarang saksikan dengan jelas seperti yang dijelaskan oleh Kebenaran itu sendiri, bahwa sepanjang zaman kemenangan Sidang baik di masa lalu maupun di waktu ini dan seterusnya akan tetap terdiri dari anggota-angota Sidang yang tak hentihentinya menaiki tangga Kebenaran secara bersama-sama sampai kepada hari ini.

“Maka Aku akan menguduskan nama-Ku yang Besar itu yang telah dicemarkan di antara segala orang kapir, yang telah 26 kamu cemarkan di tengah-tengah mereka itu; maka orang-orang kapir itu akan me-ngetahui bahwa Akulah Tuhan, demi-kianlah firman Tuhan Hua, apabila Aku dikuduskan di dalam kamu di hadapan mata mereka itu. Karena Aku akan me-ngambil kamu dari antara segala orang kapir, dan menghimpunkan kamu keluar dari segala negeri, dan akan menghan-tarkan kamu ke dalam tanahmu sendiri.”

Di sinilah kebenaran kembali diulangi : Barangsiapa yang memutuskan untuk tetap tinggal di bawah pada anak tangga pertama dari tangga Kebenaran, maka ia akan dibiarkan tertinggal di sana untuk selamanya. Tetapi barangsiapa yang tetap berjalan bersama-sama dengan Kebenaran akan dibawa ke dalam tanah airnya sendiri, tidak lagi harus duduk di bangku bersama-sama dengan orang-orang Laodikea, dan tidak lagi harus melintasi tanah-tanah orang-orang Kapir.

Yeheskiel 36 : 25 : 27 “Kemudian Aku akan memercikkan air bersih ke atasmu, dan kamu akan menjadi suci; dari semua kecemaranmu, dan dari semua berhala, Aku akan menyucikan kamu.”

Anda saksikan, bahwa penyucian sempurna dan yang terakhir ini akan diperoleh hanya sesudah Sidang yang menang bergerak masuk ke dalam Tanah Perjanjian

11 itu. Orang-orang yang gagal berjalan bersama-sama dengan Kebenaran, dan yang memilih untuk tetap tinggal bersama-sama dengan berhala-berhala mereka, mereka tidak akan mungkin dapat merealisasikan kerinduan-kerinduan pribadi mereka dalam cara apapun juga, karena “mereka akan pergi ke dalam lubang-lubang batu gunung, dan ke dalam lubang-lubang gua di dalam tanah, karena takut akan Tuhan, dan karena kemuliaan kebesaran-Nya, apabila bangkit Ia menggoncangkan bu-mi dengan hebatnya.” Yesaya 2 : 19.

Yeheskiel 36 : 26 :

“Aku akan mengaruniakan kepadamu 28 juga suatu hati baru, dan suatu roh yang baru akan Ku masukkan ke dalammu; maka hati batu itu akan Ku buangkan da-ripada dagingmu, dan Aku akan menga-runiakan kepadamu suatu hati daging.”

Apabila penyucian ini terlaksana, maka pada saat itulah suatu hati yang baru dan suatu roh yang baru akan dikaruniakan kepada semua orang yang kini sedang terus berjuang untuk bertumbuh dalam pengetahuan akan Allah, dan yang akan ditemukan di dalam Kerajaan pada waktu itu. Sesudah operasi hati ini terlaksana, maka melaksanakan kehendak Allah itu akan hanya merupakan suatu perkara alamiah. Tidak akan ada lagi perjuangan melawan kehendak hati yang jahat.

“Maka Aku akan memasukkan Roh-Ku ke dalam batinmu, sehingga membuat ka-mu berjalan menurut segala syariat-Ku, maka kamu akan memeliharakan segala hukum-Ku, dan melaksanakan semua-nya. Maka kamu akan tinggal di dalam 29 negeri yang sudah Ku karuniakan kepa-da nenek moyangmu, dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu. Aku juga akan melepaskan ka-mu daripada segala kecemaranmu; dan Aku akan memanggil gandum, dan akan melimpahkannya, dan tiada lagi akan datang bela kelaparan atasmu.”

“Maka pada waktu itu akan bangkit berdiri Mikhael, Penghulu besar itu, yang berdiri melindungi segala anak bangsamu; maka akan jadi suatu masa kesukaran, yang sedemikian itu belum pernah jadi semenjak berdirinya sesuatu bangsa sampai kepada masa itu; maka pada masa itu bangsamu akan dilepas-kan, yaitu setiap orang yang akan terda-pat namanya tertulis di dalam kitab.”

12

Lihatlah, dunia sedang menuju kepada masa kesukaran itu. Dan apabila kita sampai ke sana, maka satu-satunya perlindungan hanya ditemui dalam Kebenaran 30 yang sesuai zamannya, yaitu Kebenaran yang memasukkan nama seseorang ke dalam kitab milik Mikhael di dalam Surga.

“Banyak orang akan disucikan, dan dipu-tihkan, dan dicobai; tetapi orang jahat akan makin melakukan kejahatan; dan tak seorangpun dari segala orang jahat akan mengerti, tetapi mereka yang bijak-sana akan mengerti.”

Siapakah mereka yang bijaksana itu : -- Mereka tentunya adalah orang-orang yang selalu menyelidiki mencari “minyak keemasan”, yaitu orang-orang yang memiliki botol-botolnya penuh (Matius 25 : 1 – 13). Barangsiapa yang dibiarkan masuk melalui pintu adalah orang-orang yang telah menerima dan mengikuti suatu peta Kebenaran yang sesuai zamannya.

Saudara, Saudariku, agama bukanlah sesuatu yang mati dan menyusut. Agama adalah sesuatu yang hidup dan bertumbuh, maka umat Allah terus bertumbuh 31 bersama-sama dengannya.

Dan kini sebagai penutup saya ingin meninggalkan pertanyaan ini kepadamu untuk direnungkan dan untuk dijawab kepada dirimu sendiri. Adakah pengalaman ini -- pengalaman terus maju bersama-sama dengan Kebenaran -- juga merupakan pengalamanmu? Jika tidak, maka mengapakah tidak? Ya, mengapa? Bukankah ini mempunyai nilai segala-galanya, baik uang, rumah, tanah, teman-teman, ibu, bapa, suami, atau pun isteri? Bukankah ini bernilai semuanya untuk memperlipatgandakan semuanya nanti? (Lihat Yesaya

32

Demi untuk membawa semua janjijanji Tuhan yang tidak terucapkan kebahagiaannya, yang telah diharapkan berabad-abad, pelajaran ini diterbitkan tanpa bayaran bagi yang ingin memilikinya. Kirimlah nama dan alamat anda pada alamat yang tertera pada sampul belakang buku ini.

* * * 13

33

Naskah Untuk Berdoa

MEMBAWAKAN KEBENARAN-
KEBENARAN BARU

Saya akan membaca dari buku “Christ’s Object Lessons,” halaman dua puluh, dimulai dengan paragraf yang kedua.

“Dalam bagian permulaan pelayanan- Nya Kristus telah berbicara kepada orang banyak itu dalam kata-kata yang cukup jelas sehingga semua pendengar-Nya dapat menangkap semua kebenaran yang akan membuat mereka bijaksana sampai kepa- da keselamatan. Namun dalam banyak hati kebenaran itu tidak berakar, maka ia itu dengan cepat sekali telah tercabut keluar. ‘Oleh sebab itu Aku berbicara ke- pada mereka itu dengan menggunakan perumpamaan-perumpamaan.’ Demikian kata-Nya; ‘sebab mereka itu melihat teta- pi tidak tampak, dan mereka memasang telinga tetapi tidak mendengar, tidak juga mereka itu mengerti… Yesus ingin mem- 34 bangkitkan pertanyaan. Ia berusaha mem- bangunkan orang-orang yang lalai, dan menanamkan kesan kebenaran ke dalam hati…”

Di masa Kristus yang lalu adalah sama sukarnya membawakan kebenaran-kebenaran baru kepada orang banyak sama seperti pada waktu ini. Yesus telah menggunakan berbagai usaha yang mungkin untuk menarik perhatian orang banyak itu kepada Kebenaran sekarang dari masa- Nya itu, tetapi anda ketahui betapa sedikit hasil yang dicapai-Nya -- hanya sedikit dari orang-orang kebanyakan. Mereka yang terkenal orang-orang terpelajar pada waktu itu menolak Dia dengan gigih, lalu menghabiskan waktu dan uang mereka untuk menuduh-Nya secara palsu dari perkara yang satu kepada perkara yang lainnya. Dalam jenis dunia di mana kita hidup sekarang ini kita tak dapat mengharapkan, bahwa orang banyak akan berbeda sekarang dari pada keadaan mereka itu di masa-Nya dahulu. Oleh sebab itu marilah 35 kita berdoa agar kita selalu berjaga, agar kita juga terus merasa tidak puas dengan semua perolehan kita dari hari ke hari, jika tidak, maka kita pun akan didapati kurang -- kembali ke dalam paham Laodikea yang semula. Marilah kita berdoa agar supaya hati kita selalu tetap terbuka terhadap Kebenaran-Nya yang diungkapkan, dan supaya kita tidak pernah akan melepaskan perasaan lapar kita terhadap “makanan pada waktunya.”

* * *

14

36

LIMA ORANG MEMBUNUH
SESUDAH SEORANG
MEMBUBUH TANDA

Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 2 Agustus 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas

Pokok pelajaran kita pada sore hari ini terdapat di dalam Yeheskiel pasal yang kesembilan. Kita akan memulai dengan,

“Ia berseru juga kepada pendengaranku dengan suara besar, katanya, Suruhkanlah mereka yang memegang perintah atas negeri supaya datang kemari, masing-masingnya dengan senjata yang membi-37 nasakan di dalam tangannya. Maka, tengok, datanglah enam orang dari jalan pintu gerbang yang tinggi yang terletak arah ke utara, masing-masingnya me-megang senjata yang membinasakan di dalam tangannya; maka salah seorang di antaranya berpakaian kain khasah, dan pada lambungnya ada sebuah botol tin-ta penyurat; lalu masuklah mereka, dan berdirilah mereka itu di sisi medzbah tembaga. Maka kemuliaan Allah orang Israel telah naik dari atas kerubium, dimana Ia berada, menuju ke ambang pintu rumah itu. Maka dipanggil-Nya akan orang yang berpakaian khasah itu yang memiliki botol tinta penyurat pada lambungnya; maka kata Tuhan ke-padanya, Berjalanlah masuk ke tengah-tengah negeri itu, yaitu di tengah-tengah Yerusalem, dan bubuhlah suatu tanda pa-da dahi segala orang yang berkeluh kesah dan menangis karena sebab segala ke-kejian yang dibuat di tengah-tengahnya itu. Dan kepada mereka lainnya kata-Nya di depan pendengaranku, Pergilah kamu 38 mengikuti dia ke dalam negeri itu lalu bunuhlah, janganlah matamu menaruh sayang, janganlah kamu kasihan; bunuh-lah baik orang tua maupun orang muda, baik anak-anak dara maupun anak-anak kecil dan orang-orang perempuan sam-pai binasa semuanya; tetapi janganlah kamu hampir kepada setiap orang yang padanya terdapat tanda itu; dan mulailah kamu pada tempat kesucian-Ku. Lalu mu-lailah mereka itu terhadap semua orang bangsawan yang di depan rumah itu.” 15

Perhatikanlah, bahwa oleh perintah Tuhan, maka malaikat-malaikat yang bertugas itu akan membunuh semua orang berdosa di Yerusalem (di dalam sidang), bukan di dalam dunia. Hanya orangorang yang membenci akan kekejian, yaitu mereka yang memperoleh tanda karena berkeluh kesah dan menangis melawan segala kesalahan yang akan luput.

Pada hari Yeheskiel memperoleh khayal ini di Babilon, Yerusalem sudah terlebih dulu berada dalam tawanan dan sudah di- 39 tinggalkan oleh penduduknya bertahuntahun lamanya. Lihat Yeheskiel 1 : 1; 8 : 7. Tidak ada sesuatu pembersihan ataupun penyucian yang sedemikian seperti yang digambarkan di sini pernah terjadi di masa hidup Yeheskiel ataupun dalam catatancatatan sejarah sidang semenjak dari masa hidupnya yang lalu sampai sekarang. Oleh sebab itu jelaslah, bahwa nubuatan ini pasti masih akan digenapi.

Lagi pula Ilham di masa kita sekarang mengemukakan ramalan pembersihan ini sebagai masih akan jadi di hari depan, dan menjelaskannya sebagai berikut :

“Kelas orang-orang yang tidak merasa menyesal terhadap kemerosotan rohani mereka sendiri, ataupun merasa sedih ter- hadap dosa-dosa orang-orang lain, akan ditinggalkan tanpa meterai Allah. Tuhan menugaskan para utusan-Nya, yaitu orang-orang yang memiliki senjata-sen- jata yang membinasakan di dalam tangan mereka, dengan mengatakan : ‘Pergilah kamu mengikuti dia ke dalam negeri, dan 40 bunuhlah; janganlah matamu menaruh sayang, dan janganlah kamu kasihan; bunuhlah baik orang tua mau-pun orang muda, baik anak-anak dara maupun anak- anak kecil, dan orang-orang perempuan sampai binasa semuanya; tetapi janganlah kamu hampir kepada setiap orang yang padanya ada tanda itu; dan mulailah ka- mu pada tempat kesucian-Ku. Kemudian mulailah mereka terhadap semua orang bangsawan yang di depan rumah itu.

“Di sini kita saksikan, bahwa sidang -- tempat kesucian Tuhan adalah yang pertama sekali yang akan merasakan pu- kulan dari murka Allah itu. Orang-orang bangsawan, kepada siapa Allah telah me- ngaruniakan terang besar, dan yang telah berdiri sebagai pengawal-pengawal kepen- tingan kerohanian umat telah mengkhia- nati kepercayaan yang diberikan kepada mereka, demikian kata Roh Allah.” -- Tes-16 timonies for the Church, vol. 5, p. 211.

Anda saksikan, musuh-musuh Allah telah menguasai gereja-gereja, tetapi tak 41 lama lagi kedudukan akan berubah, dan semua hamba Iblis akan lenyap. Mereka akan runtuh dan tidak akan ditemukan lagi.

Anda saksikan, orang banyak itu telah disesatkan oleh orang-orang bangsawan yang telah mengkhianati kepercayaan Allah yang diberikan kepada mereka. Anda tentunya cukup mengetahui, bahwa para nabi, rasul-rasul, Yesus Kristus, dan semua pejuang reformasi, dalam semua sejarah kehidupan mereka telah dicaci-maki dan diolok-olok sebagai “Pasilan,” tetapi kita bersyukur kepada Allah, bahwa “pasilan” dan Kebenaran, bukan pucuk-pucuk mati, yang berhasil menang.

“... Mereka (orang-orang bangsawan itu) telah mengambil pendirian agar kita tidak perlu lagi menunggu mengharapkan keajaiban-keajaiban serta manifestasi nyata kuasa Allah seperti halnya di masa- masa dahulu.” – Testimonies, vol. 5, p. 211.

Bukankah ini sekarang pendirian dari 42 para orang bangsawan itu? Bukankah mereka sekarang sedang meneriakkan damai dan sejahtera? Bukankah mereka sekarang sedang mengkhotbahkan, bahwa Yeheskiel sembilan tidak akan jadi di waktu ini, dan bahwa ia itu tidak akan jadi di dalam sidang, bahwa pekabaran ini adalah suatu amaran yang keliru? Apakah yang dapat dibuat untuk membangunkan seseorang yang sedang bermimpi? Mereka sedang memimpikan, bahwa --

“...Zaman telah berubah. Semua katakata ini menguatkan ketidakpercayaan mereka, lalu mereka mengatakan, Tuhan tidak mau berbuat yang baik, Ia juga tidak mau berbuat yang jahat.” “Allah tidak akan membunuh umat-Nya”, “Sidang adalah milik-Nya yang termahal di bumi”, demikian kata mereka.

Memang sidang adalah milik-Nya yang termahal di bumi, maka justru karena itulah Ia hendak membersihkannya, karena itulah Ia akan membunuh semua orang jahat yang ada di tengah-tengahnya 43 dan memeteraikan (meluputkan) orangorang yang bertobat, supaya Ia boleh memiliki sebuah sidang yang bersih, “yang tidak bercacat, berkerut, ataupun sesuatu kejelekan yang sedemikian." -- Efesus 5 : 27.

“... Demikianlah damai dan sejahtera adalah teriakan dari orang-orang yang tidak akan pernah lagi mengangkat suara mereka sebagai trompet untuk menunjuk- kan kepada umat Allah segala pelangga- ran mereka dan kepada isi rumah Yakub segala dosa mereka. Anjing-anjing yang dungu ini, yang tidak akan menyalak, adalah orang-orang yang merasakan pembalasan adil dari Allah yang murka. Laki-laki, perempuan, dan anak-anak kecil, semuanya binasa bersama-sama.” – Testimonies, vol. 5, p. 211. Selanjutnya menyusul Roh Allah bertanya:

“Siapakah mereka yang sedang ber- diri di dalam jalan Allah pada waktu ini? Adakah mereka itu yang sebetulnya memaafkan segala kesalahan dikenal sebagai umat Allah, dan yang bersungut 44 hatinya, kalau bukan secara terang-tera- ngan, melawan orang-orang yang hendak menegur dosa? Adakah mereka itu yang mengambil pendirian melawan orang- orang itu dan yang bersimpati dengan orang-orang yang berbuat kesalahan? Se- sungguhnya tidak! Jika tidak mereka ber- tobat, dan meninggalkan pekerjaan Setan dalam menindas orang-orang yang memi- kul tanggung jawab pekerjaan, dan dalam mengangkat tangan orang-orang berdosa di Sion, maka mereka tidak pernah akan memperoleh tanda dari meterai pembena- ran Allah itu. Mereka akan jatuh dalam kebinasaan umum orang jahat, yang di- gambarkan oleh pekerjaan dari lima orang yang membawa senjata-senjata pembina- sa itu. Tandailah hal ini dengan seksama : Orang-orang yang memperoleh tanda kebenaran yang murni, yang dikerjakan di dalam mereka oleh kuasa Roh Suci, yang ditunjukkan oleh suatu tanda dari dia yang berpakaian khasah itu, adalah orang- orang ‘yang berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang dibuat’ di 45 dalam sidang. Kecintaan mereka terhadap kemurnian dan hormat dan kemuliaan Al- lah adalah sedemikian rupa, dan mereka memiliki penglihatan yang sedemikian jelas tentang betapa jahatnya dosa, se- hingga mereka diperlihatkan seolah-olah dalam kesedihan yang mendalam, yaitu berkeluh kesah dan menangis. Bacalah Ye- heskiel pasal yang kesembilan.” Kemudian kata Roh :

“Tetapi pembantaian umum dari semua mereka yang tidak sedemikian melihat akan besarnya perbedaan antara dosa

18 dan kebenaran, dan yang tidak merasakan seperti yang dirasakan oleh orang-orang yang berdiri di dalam jalan Allah dan memperoleh tanda, adalah digambarkan dalam perintah yang ditujukan kepada lima orang yang memiliki senjata-senjata yang membinasakan itu sebagai berikut : ‘Pergilah kamu mengikuti dia ke dalam negeri itu, lalu bunuhlah; janganlah ma- tamu menaruh sayang, janganlah kamu kasihan; bunuhlah baik orang tua maupun 46 orang muda, baik anak-anak dara mau- pun anak-anak kecil, dan orang-orang pe- rempuan; tetapi janganlah kamu hampir kepada setiap orang yang padanya ada tanda itu; dan mulailah kamu terhadap tempat kesucian-Ku.” – Testimonies, vol.

Di sini diperlihatkan dua kelas orangorang di dalam sidang -- yaitu mereka yang setia dan mereka yang tidak setia -mereka yang melihat akan dosa itu sebagai dosa, dan mereka yang melihat akan dosa itu sebagai lelucon. Juga terlihat, bahwa sidang mempunyai suatu tugas terakhir, suatu pekerjaan yang harus diselesaikan terutama baginya sendiri, bukan bagi dunia. Sebagai tambahan, telah diungkapkan, bahwa pekerjaan penghabisan bagi sidang itu ialah pemeteraian mereka yang 144.000 itu, agar dengan begitu mereka adalah orang-orang yang akan merasakan betapa dalamnya kesalahan-kesalahan yang terdapat di antara orang yang dikenal sebagai umat Allah. 47 “Maka firman-Nya kepada mereka itu, Najiskanlah rumah itu, dan penuhilah segala serambinya dengan orang-orang yang mati dibunuh, pergilah kamu. Maka keluarlah mereka itu, lalu dibunuhnya orang-orang di dalam negeri. Maka ada-pun sementara mereka itu membunuh orang, dan aku ini luput, maka sujudlah aku dengan mukaku ke tanah, dan ber-serulah aku demikian, Ya, Tuhan Hua, hendakkah Engkau membinasakan se-gala orang yang lagi tinggal daripada Is-rael dengan cara Engkau mencurahkan kehangatan murka-Mu itu ke atas Yeru-salem? Lalu firman-Nya kepadaku, Keja-hatan bangsa Israel dan Yehuda itu sudah sangat besarnya, dan tanah itu telah pe-nuh dengan darah, dan negeri itu sudah penuh dengan kejahatan; karena mereka mengatakan, Tuhan sudah meninggalkan bumi, dan Tuhan tiada melihatnya. Maka sebab itu matakupun tiada boleh menaruh sayang, dan aku pun tiada mau menaruh kasihan, melainkan perbuatannya akan 48 kubalas juga kepada kepalanya. Maka, tengoklah, orang yang berpakaikan kain khasah itu yang memiliki botol tinta penyurat pada lambungnya melaporkan masalah itu dengan mengatakan, Sudah kulaksanakan sesuai yang Engkau perin-tahkan kepadaku.”

19

Kapankah pemisahan orang-orang jahat dari antara orang-orang benar ini jadi? Yesus menempatkannya pada akhir dunia. Firman-Nya berbunyi :

“Biarlah keduanya bertumbuh ber-sama-sama sampai musim penuaian; ma-ka pada musim penuaian itu aku akan mengatakan kepada para penuai : Kum-pulkan dahulu lalang itu, dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; tetapi bawalah gandum itu ke dalam lumbung-Ku. Kembali, Kerajaan surga itu seumpa-ma pukat yang dilabuhkan orang ke laut, dan yang mengumpulkan berjenis-jenis ikan; yang apabila sudah penuh, ditarik orang naik ke pantai, lalu mereka itu duduk memilih, yaitu yang baik ditaruh-49 nya dalam keranjang-keranjang, tetapi yang jelek itu dibuang.” Matius 13 : 30, 47, 48.

Sebagai lalang mereka itu dibakar; sebagai ikan-ikan yang jelek mereka itu dibuang. Inilah caranya bagaimana Kerajaan itu datang, demikian firman Tuhan. Dan apakah penuaian itu kalau bukan berarti Pehukuman terhadap Orang Hidup? -- pekerjaan yang memisahkan yang satu daripada yang lainnya.

Ilham mengatakan : “Umat Allah yang sejati yang memiliki di dalam hati roh pekerjaan Tuhan dan keselamatan jiwa- jiwa, akan selalu memandang kepada dosa itu dalam sifat tabiat jahatnya yang sesungguhnya. Mereka akan selalu berada pada pihak tindakan yang jujur dan bersih terhadap dosa-dosa yang dengan mudah menguasai umat Allah. Terutama pada pekerjaan penghabisan bagi sidang, dalam masa pemeteraian mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu yang akan berdiri dengan tiada bercacad cela di 50 hadapan tahta Allah, mereka akan mera- sa betapa dalamnya kesalahan-kesalahan orang-orang yang dikenal sebagai umat Allah. Ini dikemukakan dengan tegas oleh gambaran nabi itu tentang pekerjaan yang terakhir itu di bawah simbol orang-orang yang masing-masingnya memiliki senjata yang membinasakan di dalam tangannya.” – Testimonies, vol. 3, p. 266. Pada pihak manakah Saudara berdiri?

Sekarang pokok masalah dari hal mereka yang 144.000 itu menjadi makin lebih cemerlang dari pada sebelumnya. Sekarang Saudara dapat melihat dengan jelas, bahwa orang-orang yang lolos hidup dari pembantaian yang diramalkan dalam 20 Yeheskiel pasal sembilan itu adalah mereka yang 144.000 itu, yaitu hamba-hamba Allah yang akan datang, buah-buah pertama dari penuaian, yang dihasilkan dari penyucian tempat kesucian (sidang), yaitu pekerjaan pemeriksaan hukum terhadap orang-orang hidup. Oleh sebab itu pekerjaan ini dan Kebenaran ini adalah yang ter- 51 amat penting bagi hari ini, dan hendaknya dengan sepenuh hati dipatuhi jika seseorang berharap untuk memperoleh tanda dan meterai dan luput dari pembantaian itu, lolos hidup dari hari Tuhan yang besar dan hebat itu. Kelalaian kita untuk berkeluh kesah dan menangis melawan segala kekejian di dalam sidang akan berarti kerugian kita untuk selama-lamanya. Janganlah kita membiarkan sesuatu mengalihkan perhatian kita dari pada pekerjaan bagi orang-orang suci yang besar dan mulia ini, dan yang sangat mengerikan dan hina bagi orang-orang berdosa. Pekerjaan ini patut “memenuhi seluruh pikiran dan seluruh perhatian.” – Early Writings, p. 118. Janganlah membiarkan apapun mencampuri dalam masalah kebahagiaan kekalmu. Tidak, tidak sesaat pun, karena hari siang sudah hampir berlalu. Apakah – teman-teman, handaitaulan, para suami, para isteri, anda akan kehilangan mereka bersama-sama dengan dirimu sendiri jika Kebenaran ini gagal menginsyafkan anda dan mereka. Tetapi janji kepada mereka 52 yang setia adalah : “Akan ganti malumu kamu akan beroleh hormat dua kali lipat, dan bagi kecelaan mereka akan bersorak-sorak dalam untungnya; maka sebab itu di tanah airnya mereka akan mempusa-kai dua kali lipat; kesukaan kekal akan menjadi milik mereka.” Yesaya 61 : 7.

Adakah Saudara, Saudari sungguhsungguh memahami, sungguh-sungguh menyadari semua krisis seperti yang dikemukakan di sini? Sudahkah Saudara melihat akan ramalan itu, bahwa pekabaran pemeteraian akan ditentang oleh orangorang yang membina semua kekejian itu? Adakah Saudara bersama-sama dengan mereka itu? Saya berharap tidak. Kemudian adakah sesuatu pertanyaan, bahwa jika saudara-saudara dibiarkan bodoh terhadap pekerjaan penyucian ini yang hendak Allah lakukan di antara umat-Nya, saya tegaskan, jika mereka dibiarkan bodoh terhadapnya, maka tidakkah mereka itu akan jatuh dalam kebinasaan umum orang jahat, yang digambarkan oleh pekerjaan 53 lima orang pembawa senjata-senjata yang membinasakan itu?

Jelaslah, semua orang berdosa di dalam sidang akan binasa di dalam pembantaian orang jahat ini, apakah mereka itu laki-laki,

21 atau perempuan, ataupun anak-anak. Para orangtua yang terus saja berbakti kepada Iblis akan kelak mengikutsertakan anakanak kecilnya bersama-sama mereka ke dalam neraka; dan para orangtua yang melepaskan diri dari kekejian-kekejian akan membawa anak-anak kecilnya bersama mereka ke dalam kerajaan. Di manakah anda berdiri? Adakah anda bersama-sama dengan orang-orang yang memikul tanggung jawab pekerjaan ini, ataukah anda menentang mereka? Saudara saksikan, inilah jam penentuan bagimu dan bagi saya.

“...Tandailah hal ini dengan seksama”, demikian nasehat dari Roh Allah. “Orang- orang yang memperoleh tanda kebenaran yang murni, yang dikerjakan di dalam mereka oleh kuasa Roh Suci, yang ditun- 54 jukkan oleh suatu tanda dari dia yang ber- pakaian kain khasah itu, adalah orang- orang yang ‘berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang dilakukan’ di dalam sidang. Cinta mereka kepada ke- murnian dan hormat dan kemuliaan Allah adalah sedemikian rupa, dan mereka me- miliki pandangan yang begitu jelas dari hal betapa jahatnya dosa itu, sehingga mere- ka ditunjukkan seolah-olah berada dalam kesedihan yang mendalam, yaitu berkeluh kesah dan menangis. Bacalah Yeheskiel pasal yang kesembilan.” – Testimonies,

Siapakah orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh yang sejati dalam masa yang genting sekarang ini? -- Adakah mereka itu yang menolak pekerjaan penghabisan bagi sidang? Ataukah orang-orang yang menaruh hati dan jiwanya kepada pekerjaan itu? Marilah kita hadapi situasi itu dengan setia dan jujur. Marilah kita mecelekkan mata kita dengan salp mata dari surga supaya kita dapat melihat dan mengetahui apakah Kebenaran itu. Hanya mereka yang 55 bertobat dan yang memajukan pekabaran mengenai jam itu sebagai gantinya mereka menyerang melawannya akan berdiri bersama-sama dengan Anak Domba itu di atas Gunung Sion.

Biarlah saya membaca kembali :

“Pada masa apabila murka-Nya akan keluar dalam semua pehukuman, maka pengikut-pengikut Kristus yang setia dan rendah hati ini akan kelak dapat dikenal dari antara sisa dunia lainnya oleh keluh- an jiwa mereka yang dikemukakan dalam ratapan dan tangisan; teguran-teguran dan amaran-amaran. Sementara orang-orang

22 lain mencoba menutup-nutupi kejahatan yang ada dan memaafkan berbagai kekeji- an besar yang umum merajalela di mana- mana, maka orang-orang yang memiliki semangat bagi kehormatan Allah dan memiliki kasih terhadap jiwa-jiwa tidak akan berdiam diri untuk memperoleh pu- jian pihak manapun. Jiwa mereka yang benar menderita dari hari ke hari oleh ber- bagai perbuatan yang tidak suci dan pem- 56 bicaraan yang tidak benar. Mereka tidak mampu untuk menghentikan derasnya arus kejahatan, sebab itu mereka dipenuhi dengan susah hati dan ketakutan. Mereka meratap di hadapan Allah karena melihat peribadatan diremehkan di dalam setiap rumah tangga dari orang-orang yang me- miliki terang besar. Mereka meratap dan bersedih jiwanya karena kesombongan, ke- tamakan, sifat mementingkan diri sendiri, dan penipuan dalam hampir segala bentuk terdapat di dalam sidang. Roh Allah yang mendorong untuk menegur telah diinjak- injak di bawah telapak kaki, sementara hamba-hamba Setan terus menang…” -- Testimonies, vol. 5, pp. 210, 211.

Jangan lagi berbakti kepada Setan. Jangan lagi memerangi Kebenaran Allah melawan kepentingan-kepentingan dirimu sendiri. Roh Nubuatan dalam semua garis ini telah membuatnya jelas sebagaimana yang sepatutnya, sehingga apabila pekabaran pemeteraian itu dibawakan kepada perhatian umat, maka hamba-hamba Iblis 57 untuk sementara akan menang, sementara hamba-hamba Allah dan Kebenaran-Nya untuk sesuatu masa akan diinjak-injak di bawah telapak kaki oleh orang-orang yang menguasai gereja-gereja. Saudara cukup menyadari, bahwa perbuatan jahat ini sudah mulai berjalan sekarang. Saudarasaudara pendeta sedang mulai menyerang pekabaran itu dan bukan mengajarkannya. Mimbar-mimbar dikuasai oleh orangorang yang dari Sabat datang kepada Sabat meningkatkan teguran demi teguran melawan Kebenaran ini, yaitu Kebenaran dari hal Pehukuman terhadap Orang Hidup.

Sebagaimana nabi Injil di dalam pasal enam puluh enam juga telah dikaruniai terang terhadap masalah ini, maka kita akan melihat ke sana.

“Karena, tengoklah, Tuhan akan datang dengan api, dan dengan segala kereta-Nya seperti suatu angin puyuh, untuk me-58 laksanakan murka-Nya dengan penuh kehangatan, dan kemarahan-Nya dengan api yang bernyala-nyala. Karena dengan api dan dengan pedang-Nya Tuhan akan memutus hukum terhadap semua manu-sia; maka besarlah kelak bilangan segala orang yang dibunuh oleh Tuhan. Mere-ka yang menyucikan dirinya, dan yang membersihkan dirinya di dalam taman-taman (di dalam tempat-tempat ibadah) di belakang sebatang pohon (mengikuti seorang pemimpin) di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi, dan berbagai barang yang keji, dan tikus, semua me-reka akan dimusnahkan bersama-sama, demikianlah firman Tuhan.... Maka Aku akan menempatkan suatu tanda di anta-ra mereka itu, dan Aku akan mengutus orang-orang yang sudah luput dari antara mereka itu kepada segala bangsa, ke Tarsis, ke Pul, dan ke Lud, orang pema-nah ke Tubal, dan ke Yawan, kepada pulau-pulau yang jauh-jauh yang belum pernah mendengar nama-Ku dan yang belum pernah melihat kemuliaan-Ku; 59 maka mereka akan memberitakan kemu-liaan-Ku di antara segala bangsa Kapir.”

Di sini ditegaskan kembali, bahwa pembantaian itu terjadi di dalam sidang di antara orang-orang yang cukup mengenal akan perkara-perkara Allah, sedemikian rupa sehingga orang-orang yang luput akan diutus untuk memberitakan kemuliaan-Nya, dan kemasyuran nama-Nya di antara segala bangsa Kapir. Lagi pula, dari kenyataan, bahwa orang-orang Kapir itu tidak dibantai, melainkan mereka diajarkan dari hal Allah sesudah pembantaian itu terlaksana, membuktikan bahwa pembantaian itu terjadi di dalam sidang saja, dan sebelum pintu kasihan tertutup dari segala bangsa Kapir. Sekali lagi, orangorang yang lolos dari pembantaian itu dikirim untuk memberitakan keselamatan kepada segala bangsa Kapir.

“Maka mereka itu (orang-orang yang luput itu, oleh Injil dikatakan) akan meng-hantarkan semua saudaramu bagi suatu 60 persembahan kepada Tuhan dari segala bangsa, dengan mengendarai kuda, dan dengan kereta-kereta, dan dengan onta yang berpelana, dan dengan keledai, dan dengan binatang yang cepat, menuju ke bukit kesucian-Ku Yerusalem, demikian-lah firman Tuhan, sebagaimana bani Is-rael membawa persembahan di dalam bejana-bejana yang suci ke dalam rumah Allah.”

Oleh karena mereka yang 144.000 itu adalah buah-buah pertama, dan juga hamba-hamba Allah, dan mereka adalah contoh saingan dari kedua isi rumah Yehuda dan Israel, maka pasti merekalah orang-orang yang luput itu dan orang-orang yang diutus itu. Orang-orang yang mereka bawa 24 kepada rumah Tuhan keluar dari segala bangsa (Wahyu 7 : 9), oleh karenanya, pasti adalah buah-buah yang kedua itu. Yang pertama adalah buah-buah yang berasal dari sidang, dan yang kemudian adalah buah-buah yang berasal dari segala bangsa Kapir (Lihat Wahyu 7 : 2 – 9).

61

Untuk maksud mendiamkan Kebenaran ini, maka orang-orang bangsawan oleh kejahatan dan kebodohannya, mereka kini mengajarkan kepada para anggota, bahwa masalah 144.000 itu adalah suatu masalah yang masih dipersengketakan dan bukan Kebenaran yang diungkapkan. Iblis menghendakinya demikian supaya umat bisa jatuh ke bawah senjata-senjata malaikat-malaikat yang membinasakan itu. Betapa tololnya! Dan betapa besarnya kuasa Iblis atas orang-orang itu yang menguasai gereja-gereja kita! Tidakkah mereka itu sedang berusaha menyesatkan segala orang pilihan, yaitu mereka yang 144.000 itu? Sekaranglah betul-betul masanya bagimu untuk “datang kepada bantuan yang berasal dari Tuhan untuk melawan mereka yang perkasa”, jika anda hendak memperoleh tanda persetujuan Allah, dan jika anda hendak melepaskan diri dari senjatasenjata yang membinasakan dari para malaikat itu -- jika anda mau dibiarkan ”tertinggal”, jika anda mau menjadi salah seorang dari antara orang-orang yang lagi 62 tinggal itu.

Belum pernah ada suatu usaha yang begitu besar untuk membangkitkan sesuatu umat dalam sejarah seperti usaha itu pada waktu ini. Beratus-ratus dan beribu-ribu, bahkan berjuta-juta buku-buku kecil telah disebarkan ke seluruh Organisasi gereja. Semua ini sedang berlangsung sekarang dan sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun lamanya. Sesungguhnya dari hal sidang pada waktu ini, dapat diucapkan sebagai berikut :

“Celakalah engkau, hai Khorasin! Ce-lakalah engkau, hai Bethsaida, karena ji-kalau segala pekerjaan besar yang sudah berlaku di dalam kamu itu, telah dibuat di dalam Tsur dan Sidon, mereka itu pasti sudah lama bertobat dengan berpakai-kan karung dan abu. Tetapi aku berkata kepadamu, bahwa pada hari Pehukuman akan kelak lebih ringan hukuman kepa-da Tsur dan Sidon daripada kepada ka-mu. Dan engkau, hai Kapernaum yang telah ditinggikan sampai ke langit, eng-63 kau akan diruntuhkan sampai ke dalam alam maut; karena jikalau segala peker-jaan besar yang telah diperbuat di dalam kamu itu, telah diperbuat di dalam So-dom, niscaya ia itu sudah akan tetap be-rada sampai kepada hari ini. Tetapi aku berkata, kepadamu, bahwa kelak akan lebih ringan hukuman terhadap Sodom

25 pada Hari Pehukuman daripada kepada

Saudara saksikan, bahwa Iblis pada waktu ini telah menindas umat di dalam lubang jauh lebih dalam daripada yang berhasil ditindasnya di masa Kristus dahulu atau pun di masa Luther yang lalu. Sungguhpun demikian, kemenangan Tuhan dan kemenangan orang-orang yang luput dari lubang itu akan kelak jauh lebih mulia daripada itu. “Pada masa itu akan dipanggil orang akan mereka itu, Umat yang suci, Umat tebusan Tuhan, dan engkau pun akan disebut, Yang kekasih, Negeri yang tidak ditinggalkan.” Yesaya 62 : 12.

64

“Tengoklah di atas gunung-gunung kaki orang yang membawakan kabar-ka-bar baik, yang memberitakan perdamaian! Hai Yehuda, laksanakanlah pesta-pesta perayaanmu yang meriah, sampaikanlah segala nazarmu, karena orang jahat tidak akan lagi berjalan lalu menguasai kamu, ia sudah ditumpas habis.” Nahum 1 : 15.

Saudara perhatikan, bahwa segala orang jahat di dalam sidang pada akhirnya menemui ajal mereka. Dengan rombongan yang manakah Saudara berdiri? Apakah dengan rombongan orang-orang yang menutup mata dari Kebenaran ini, ataukah dengan rombongan orang-orang yang berusaha untuk membawakan Kebenaran ke depan? Silahkan Saudara hakimi sendiri perkara Saudara.

Bilamana saudara meminta edisi-edisi tambahan “Daun-daun Berguguran” ini, tolong sebutkan jilid dan nomor pelajaran daripada tanggal atau judul. Ini akan memudahkan untuk memenuhi permintaan saudara tanpa tertunda.

65

Surat dialamatkan kepada:

Universal Publishing Association

(Kantor Pusat)

Waco, Texas 76714

U S A
Universal Publishing Association

(Divisi Indonesia)

P. O. Box 6965/JAT-PK

Jakarta 13710

e-mail:

gadsdaid@yahoo.com

dikerjakan oleh:

Penerbitan 2018

66

UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
P.O. BOX 7613
WACO, TX 76714
+1 800-729-7494
www.davidiantoday.org

Teks dikonversi dari edisi PDF. Nomor halaman sesuai dengan buku cetak.