Perpustakaan PDF
Amaran Sekarang - Jilid 1 - No. 49, 50

Apakah Agama Itu? Adakah Manfaatnya Sekarang dan Kemudian?Hidup Adalah Hanya Sekedar Apa yang Kita Perbuat

1AS49 / 1AS50

V. T. HOUTEFF

Agar setiap orang yang berhaus akan kebenaran

dapat memperolehnya, maka buku-buku kecil ini disebarkan dengan cuma-cuma. Hanya satu permohonan yang dimintanya, yaitu setiap jiwa wajib memeriksa segala perkara dan berpegang teguh pada mana yang baik. Hanya benang-benang

untaian keemasan Eden dan tali-tali pengikat Golgota yang berwarna darah -- ikatan-ikatan yang mengikat itu yang merupakan pita pengikat buku

gratis yang kecil ini.

Kami sangat menghargai nama dan alamat anggota

MAHK yang dikirimkan.

1

AMARAN
SEKARANG

Satu-Satunya Kedamaian Pikiran

Apakah Agama Itu? Adakah Manfaatnya

Sekarang dan Kemudian?

Hidup Adalah Hanya Sekedar Apa Yang

Kita Perbuat

VICTOR T. HOUTEFF
Universal Publishing Association

P. O. Box 6965/JAT-PK, Jakarta 13710

e-mail : gadsdaid@yahoo.com

2

Naskah Untuk Berdoa

PERUMPAMAAN-PERUMPAMAAN -- KAITAN-KAITAN DI DALAM RANTAI

KEBENARAN

Saya akan membaca dari buku Christ’s Object Lessons, pada halaman 17 yang berbunyi sebagai berikut --

“Dalam ajaran perumpamaan Kristus prinsip yang sama terlihat seperti dalam misi-Nya sendiri kepada dunia. Supaya kita dapat kenal dengan tabiat dan kehidupan keilahian-Nya, maka Kristus memakaikan keadaan alami kita lalu tinggal di antara kita..... Orang dapat belajar mengenai yang tidak diketahui melalui apa yang di- ketahui; perkara-perkara semawi diung- kapkan melalui perkara-perkara yang tampak; Allah dinyatakan dalam kesa- maan dengan manusia. Demikianlah hal itu di dalam ajaran Kristus; yang tidak di- ketahui dilukiskan oleh perantaraan yang diketahui; kebenaran-kebenaran semawi 3 oleh perantaraan perkara-perkara yang kelihatan yang umumnya sudah dikenal orang..... Perkara-perkara alamiah adalah media bagi perkara-perkara rohaniah; per- kara-perkara dari alam dan pengalaman hidup dari para pendengar-Nya dihubung- kan dengan kebenaran-kebenaran dari firman tertulis. Dengan pedoman sedemi- kian dari yang alamiah kepada kerajaan rohaniah, perumpamaan-perumpamaan Kristus adalah merupakan kaitan-kaitan dalam rantai kebenaran yang memper- satukan manusia dengan Allah, dan bumi dengan surga.”

Marilah kita berdoa agar kita dapat memahami ajaran-ajaran Kristus dari hal perkara-perkara yang tidak diketahui melalui perkara-perkara yang diketahui -- perkara-perkara semawi seperti yang diungkapkan oleh perkara-perkara yang tampak; agar kita meniru cara mengajar Kristus, melukiskan kebenaran-kebenaran Ilahi dengan menggunakan objek-objek yang kelihatan; marilah kita berdoa agar 4 dapat kita memperoleh manfaat sepenuhnya dari perumpamaan-perumpamaan Kristus -- yaitu kaitan-kaitan istimewa dalam rantai Kebenaran yang mempersatukan bumi dengan surga.

Copyright, 1953

Hak Cipta Dijamin

V. T. HOUTEFF

2

5

APAKAH AGAMA ITU?
ADAKAH MANFAATNYA
SEKARANG DAN KEMUDIAN?

Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 12 Juli 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas

Jika manusia memerlukan mengetahui sesuatu dari perkara yang satu yang melebihi perkara lainnya, maka itulah jawaban terhadap kedua pertanyaan yang berikut ini : Apakah agama itu? Adakah manfaatnya sekarang dan kemudian?

Banyak orang menyangka, bahwa agama adalah terdiri dari pergi ke gereja, 6 berdoa, memiliki moral-moral yang baik, tidak mencuri, tidak membunuh tidak bermain dengan taruhan, tidak berjudi, tidak menghadiri pertunjukan-pertunjukan, tidak memakan barang-barang tertentu, berbuat atau tidak berbuat, ini, itu, dan lain-lainnya.

Orang-orang lain mengira agama adalah tidak lebih dari hanya beberapa bentuk tata-tertib sosiologis, dan bahwa gereja adalah suatu tempat dimana orang dapat saling berkenalan, dan sebagainya, dan sebagainya. Marilah kita melihat sebagai berikut :

Yesus ditantang oleh seorang penghulu muda yang mengatakan kepada-Nya, Saya sudah melaksanakan semua perintah. Apalagi yang patut saya perbuat untuk masuk ke dalam hidup yang kekal? Berikut ini menyusul jawabannya :

“Kini setelah didengar Yesus akan semua perkara ini, maka Ia berkata kepadanya, 7 masih satu perkara lagi yang belum kau lakukan : juallah semua yang kau miliki, lalu bagi-bagikanlah kepada orang mis-kin, maka engkau akan memperoleh har-ta di dalam surga : kemudian datanglah kemari, ikutlah Aku.”

Untuk memahami kata-kata firman ini kita harus membaca bersamanya kata-kata firman yang lain sebagai berikut :

3

“Ada seseorang dari antara orang-orang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang penghulu Yahudi. Orang ini datang ke-pada Yesus pada malam hari lalu me-ngatakan kepada-Nya, Rabi, kami tahu bahwa Anda adalah seorang guru yang datang dari Allah, karena tak seorang pun dapat melakukan semua keajaiban ini yang Anda lakukan, terkecuali Allah menyertainya. Yesus menjawab sambil mengatakan kepadanya, Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, jika seseorang tidak dilahirkan kembali ia tidak akan dapat melihat Kerajaan Allah.”

8

Baik orang muda yang kaya itu maupun Nikodemus kedua-duanya adalah pemimpin, dan walaupun Nikodemus mungkin tidak sekaya orang muda itu namun bagaimanapun juga ia bukanlah orang miskin. Tetapi mengapa kepada yang seorang dimintakan supaya membagi-bagikan harta kekayaannya kepada orang miskin, dan kepada yang lainnya dianjurkan untuk dilahirkan kembali? Mengapa tidak keduanya diwajibkan membayar harga yang sama untuk keselamatan? Berikut inilah alasan-alasannya :

Untuk menghindar agar tidak kelihatan ia berada bersama-sama dengan Yesus, maka Nikodemus telah datang kepada- Nya, bukan pada siang hari, melainkan secara diam-diam pada malam hari. Sebaliknya pemimpin muda itu telah datang kepada Yesus bukan saja secara terbuka pada siang hari, melainkan juga sementara orang banyak masih berada bersamasama dengan-Nya. Oleh karena itu pangkal halangan daripada pemimpin muda yang 9 muda yang kaya itu adalah kekayaannya, dan pangkal halangan dari Nikodemus adalah kesombongannya. Jadi, jelaslah, untuk penyakit yang seorang diperlukan jenis pengobatan yang satu, dan untuk penyakit orang yang lain diperlukan jenis pengobatan yang lain pula.

Yesus tidak pernah meminta kepada seseorang untuk menganut agamanya, tetapi Ia minta mereka supaya “mengikut” Dia, untuk menjadi salah seorang dari murid-murid-Nya. Pemimpin kaya yang muda itu tidak dapat mengikut Tuhan karena hatinya telah dipusatkan pada kekayaannya. Dan Nikodemus tidak dapat mengikut Tuhan karena ia adalah sangat angkuh sehingga malu dilihat berada dalam rombongan orang-orang sederhana dan Yesus yang dibenci itu yang diikuti oleh para nelayan yang bersahaja. Untuk menyingkirkan semua halangan itu, maka yang seorang harus meninggalkan semua harta kekayaannya, dan seorang yang lainnya harus meninggalkan kesombongan- 10 nya. Untuk menghapuskan kesombongan orang harus dilahirkan kembali, ia harus menjadi seorang manusia baru. Tetapi untuk menghapuskan cinta akan uang orang harus memberikan uangnya kepada mereka yang betul-betul membutuhkannya.

Alkitab berisikan catatan, bahwa Abraham adalah sangat kaya. Tetapi ia disebut “teman Allah.” Oleh sebab itu, kekayaan itu sendiri dapat merupakan suatu berkat, sungguhpun itu seringkali menjadi suatu laknat. Tetapi kesombongan adalah tidak pernah baik.

Ingatlah, bahwa Setan menemukan dalam masing-masing kita sedikit-dikitnya sebuah lubang tembak. Bagaimana pun juga keadaan lubang tembak itu, ia itu harus disingkirkan -- apakah itu berupa kekayaan atau pun kesombongan. Tentu saja tidak semua orang adalah kaya dan terikat pada kekayaan mereka, tetapi setiap orang dapat saja terikat pada dirinya sendiri, yaitu “manusia lama” itu. Dan tidak semua orang perlu melepaskan keka- 11 yaan, tetapi semua orang perlu melepaskan diri dari “manusia yang lama” itu yang membawa mereka ke dalam apa saja terkecuali ke dalam mana yang mereka patut berada.

Marilah kita membaca lagi pada Yohanes pasal tiga --

“Kata Nikodemus kepada-Nya, Bagai-manakah mungkin seorang dilahirkan jika ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya lalu di-lahirkan? Yesus menjawab, ‘Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, jika seseorang tidak dilahirkan oleh air dan oleh Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahir-kan oleh daging adalah daging : dan apa yang dilahirkan oleh Roh adalah Roh. Janganlah engkau heran karena Aku me-ngatakan kepadamu, kamu harus dila-hirkan kembali. Angin bertiup ke mana dikehendakinya, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari 12 mana datangnya dan ke mana perginya; demikianlah setiap orang yang dilahirkan oleh Roh.”

Pengakuan Nikodemus bahwa Yesus adalah Anak Allah membuat persoalannya menjadi sangat berat. Dengan mengetahui 5 siapa Yesus, ia seharusnya tidak perlu malu untuk dilihat berada dalam rombongan Yesus. Ia juga seharusnya tidak perlu takut terhadap semua musuh Yesus. Ia seharusnya mempertimbangkan suatu kehormatan untuk bergabung dengan Anak Allah, dengan suatu Mahluk Semawi. Tetapi karena Nikodemus malu dilihat bersamasama dengan Yesus, dan merasa bangga berada bersama-sama dengan orang-orang Farisi, maka ia perlu sekali menguburkan “manusia lama” itu, lalu bangkit dalam kehidupan yang baru -- ia perlu dilahirkan kembali.

Terhadap pertanyaan, “Bagaimanakah dapat seseorang dilahirkan apabila ia sudah tua?” Yesus menjawab, “Kecuali seseorang dilahirkan oleh air dan oleh Roh, 13 maka ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Nikodemus harus dibaptiskan, ia harus mengakui Yesus secara terbuka sebagai Anak Allah, lalu memperoleh Roh Kebenaran.

Dan ilustrasi, bahwa “angin bertiup kemana dikehendakinya, dan kamu mendengar bunyinya, tetapi tak dapat mengetahui dari mana datangnya dan ke mana perginya; demikianlah setiap orang yang dilahirkan oleh Roh”, menunjukkan dengan tegas, bahwa untuk sungguh-sungguh mengetahui apa artinya dilahirkan oleh Roh ialah supaya memiliki pengalaman menjadi salah seorang dari murid-murid- Nya, dipenuhi dengan Roh Suci, dan pengalaman memberitakan Kebenaran- Nya. Yesus, dengan memperbandingkan pengikut-pengikut-Nya, yaitu orang-orang yang dilahirkan kembali, dengan angin, membuat kenyataan ini menjadi makin jelas; sebab jika murid-murid-Nya adalah sama dengan angin, jika tidak seorang pun mengetahui dari mana datangnya mereka 14 itu dan ke mana mereka itu pergi, maka satu-satunya jalan untuk menemukan ialah menjadi satu dengan mereka.

Karena Yesus sendiri untuk menjadi satu dengan kita Ia harus dilahirkan kembali; Ia harus menjadi seorang manusia di bumi. Dan bagi kita untuk menjadi satu dengan Dia, kita harus dilahirkan kembali, yaitu dilahirkan oleh Roh. Perbedaannya ialah, bahwa Yesus pertama-tama lahir sebagai seorang rohani, seorang mahluk Ilahi, dan kemudian sebagai seorang mahluk manusia; sebaliknya kita pertama-tama 6 lahir adalah mahluk-mahluk manusia, dan kemudian mahluk-mahluk rohani. Berbicara secara nubuatan dari hal kelahiran Yesus, nabi Yesaya menuliskannya sebagai berikut :

“Sebelum ia menggeliat kesakitan, ia su-dah melahirkan; sebelum sakitnya untuk melahirkan tiba, ia sudah melahirkan se-orang bayi laki-laki.”

15

Sidang Yahudi, yaitu sidang ke dalam mana dan oleh mana Yesus telah dilahirkan oleh Ilham dinyatakan, bahwa tanpa menggeliat kesakitan, artinya, walaupun tanpa sidang itu merasa memerlukan atau membutuhkan seorang Juruselamat Yesus telah dilahirkan.

Tetapi berbicara dari hal anak-anak yang akan membentuk Kerajaan, kita baca sebagai berikut :

“Siapakah yang telah mendengar akan hal yang sedemikian itu, siapakah yang telah melihat perkara-perkara yang sedemiki-an itu? Dapatkah bumi dilahirkan dalam sehari jua? Atau dapatkah suatu bangsa dilahirkan secara tiba-tiba? Karena segera sesudah Sion menggeliat kesakitan, maka ia melahirkan anak-anaknya.”

Walaupun sidang Yahudi di masa Yesus yang lalu tidak menggeliat kesakitan, namun ia melahirkan Anak Allah. Tetapi apabila Sion menggeliat kesakitan ia akan 16 melahirkan semua anak-anaknya serentak, suatu bangsa yang menyeluruh. Sebuah keajaiban pada setiap contoh.

Bagaimana dapat Sion menggeliat kesakitan hendak beranak? -- Marilah kita lihat kepada kenyataan alam. Secara alami ibu mengandung seorang anak, kemudian ia menggeliat kesakitan dan baru ia melahirkannya. Jadi, bagaimana pula, dalam alam rohani dapat Sion menggeliat kesakitan tanpa pertama-tama mengandung anak-anaknya sebelum mereka itu dilahirkan? Secara lebih khusus, apabila seseorang menggabungkan diri kepada sidang, maka katakanlah, sidang mengandung orang tersebut dalam kandungannya. Apabila ia dengan sedemikian ini mengandung semua anak-anaknya, maka mereka akan semuanya dilahirkan secara serentak, artinya, -- mereka akan semuanya secara serentak memperoleh kelahiran kembali mereka, yaitu kelahiran yang disebutkan di sini. Dan seperti yang dijelaskan oleh Ilham, bahwa mereka harus 17 dilahirkan kembali, maka semua mereka itu pada permulaannya haruslah dalam keadaan pikiran yang sama dengan Nikodemus -- yaitu malu dilihat orang berada dalam rombongan orang-orang percaya terhadap Kebenaran Sekarang, malu untuk bersekutu dengan orang-orang yang percaya terhadap Kebenaran yang tidak dikenal.

Jadi, jelaslah, bahwa usaha-usaha kita untuk mencapai orang banyak dengan pekabaran dari hal suatu “kelahiran kedua” tidak akan sia-sia. Katakanlah, Sion akan melahirkan semua anak-anaknya dalam sehari. Dan itulah sebabnya mengapa kita tidak mungkin dihalaukan kepada putus asa atau kepada kekecewaan. Kita diberi jaminan, bahwa “pembangunan dan reformasi” akan terlaksana di antara semua umat Allah, sehingga firman-Nya tidak akan kembali kepada-Nya dengan hampa.

Sekarang, siapakah yang dapat menjadi anak-anak itu? Untuk menjadi anak-anak Sion, mereka harus pada sesuatu hari ber- 18 diri di Sion. Oleh sebab itu mereka itu tak lain adalah “buah-buah pertama” yang oleh Pewahyu dikatakan sebagai berikut : “Maka tiba-tiba aku tampak seekor Anak Domba berdiri di atas Gunung Sion, dan beserta dengan Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang, yang memiliki nama Bapa-Nya tertulis pada dahi-dahi mereka.” Wahyu 14 : 1.

Dari Injil kini terlihat jelas, bahwa dalam contoh ini apabila seseorang menggabungkan diri kepada sidang, maka sidang akan mengandung dengan anggota itu. Demikianlah, bahwa semenjak saat seseorang menjadi anggota sidang sampai kepada saat ia “dilahirkan kembali,” ia secara rohani terus berkembang untuk jam dari kelahiran kedua ini. Kemudian sesudah ia “dilahirkan kembali” ia masih harus terus bertumbuh sampai ia menjadi suatu mahluk rohani yang sudah penuh bertumbuh, dewasa, yaitu suatu manusia yang sempurna menurut ukuran dan keadaan Kristus, dengan tidak bercacad cela 19 atau kerutan atau sesuatu cacad yang sedemikian ini. Dengan begitu, belum seorangpun berhasil mencapai keadaan manusia yang sedemikian itu, tetapi masanya kini sudah dekat sekali apabila suatu rombongan orang banyak akan berhasil mencapai keadaan itu, karena Tuhan mengatakan:

8

“Patutkah Aku membuka rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan? De-mikian firman Tuhan; patutkah Aku mem-buat orang melahirkan, dan menutup ra-himnya? Demikianlah firman Allahmu.”

Kata-kata Injil ini berusaha menyingkirkan semua keragu-raguan. Hendaklah kita percaya kepada Tuhan dan mengetahui dengan pasti, bahwa masa bagi kelahiran baru yang istimewa ini sudah tiba dan, bahwa Tuhan dapat dan akan membuatnya menjadi mungkin tanpa memandang bagaimanapun hal itu mungkin terlihat bagi kita.

20

Dari penyelidikan ini kita saksikan, bahwa agama bukanlah dibentuk dari bermacam-macam harus dan bermacammacam jangan; bahwa tidak ada seorang pun yang harus terikat kepada seseorang manusia, melainkan kepada Kebenaran Allah yang senantiasa dibukakan; bahwa agama berarti terus mengikut Tuhan, dan terus melaksanakan perkara-perkara itu yang Ia kendalikan seseorang untuk melaksanakannya; bahwa semenjak dari saat seseorang menerima Tuhan sebagai Juruselamatnya, yaitu semenjak dari saat ia akan mulai bertumbuh secara rohani, pertamatama dilahirkan kembali, kemudian menjadi suatu mahluk rohani yang sudah penuh bertumbuh, semuanya bukan secara serentak, melainkan bertumbuh dari hari ke hari. Untuk mencapai suatu keadaan sempurna yang tertinggi sedemikian ini, orang harus menyempurnakan dirinya dari hari ke hari dan terus berpegang pada Kebenaran Allah, agar setiap percikan Kebenaran dapat mempertambah jumlah pertumbuhan rohani yang dipersyaratkan 21 pada setiap masa, atau sebaliknya orang akan tertinggal tidak berhasil mencapai kematangan rohani. Hanya sedemikian inilah seseorang dapat terus menuai hasil dari semua manfaat yang diperoleh dari agama.

Tidak, agama bukanlah sesuatu tambahan ekstra, bukanlah sesuatu yang boleh dipilih atau tidak. Agama adalah sesuatu yang setiap orang harus miliki. Suatu agama yang benar dan sesuai zamannya ialah sesuatu yang sama pentingnya seperti mata yang terdapat pada kepala anda.

Sebagai contoh marilah saya menghantarkan anda sepanjang aliran sejarah, dimulai dengan Nuh. Agamanya bukan saja menyelamatkan dia berikut keluarganya dari tenggelam dalam air bah yang dahsyat itu, melainkan juga membuatnya menjadi nenek moyang dari dunia sesudah air bah, -- ya, nenek moyang dari dunia kita. Sungguhpun dunia pada masa sejarahnya

9 telah binasa karena mereka tidak merasa memerlukan sesuatu agama yang sesuai zamannya, mereka tidak memerlukan 22 Kebenaran Sekarang. Alangkah malunya! Betapa sia-sia seseorang berusaha hidup tanpa agama, tanpa petunjuk Allah, dan tanpa pekabaran dari hal jam!

Marilah kita melihat kepada suatu contoh yang lain dalam sejarah Alkitab. Ibu dari Musa percaya dalam agama yang sesuai zamannya. Ia percaya, bahwa masanya telah sampai bagi kelepasan bangsa Ibrani, dan ia berbuat apa saja sekuat tenaganya demi untuk memungkinkannya. Pada waktu dilihatnya, bahwa ia tidak sanggup lagi untuk menyembunyikan puteranya yang kecil itu dari tangan Firaun, maka ia membiarkan agamanya untuk bertindak selanjutnya. Hasil-hasilnya adalah hebat, bukan saja diperolehnya kembali anaknya pada pangkuannya untuk selamanya diselamatkan dari pembuangan ke dalam sungai Nil itu, tetapi juga diperolehnya jaminan bagi pemeliharaan anak itu, pendidikannya, dan segala-galanya -- yang terbaik yang dapat disumbangkan oleh Mesir -- telah dibayarkan dari perbendaha- 23 raan Firaun kepadanya. Anda saksikan, bahwa jenis agama yang benar menghasilkan perkara-perkara besar.

Delapan puluh tahun kemudian agama Musa telah menghantarkan seluruh bangsa Ibrani itu keluar dari tempat-tempat pembuatan batu bata milik Firaun menuju ke Laut Merah. Laut itu telah terbelah dua demi mereka, dan segera sesudah mereka melewatinya, laut itu telah menutup kembali menelan semua para majikan mereka. Betapa besar kelepasan mereka itu! Betapa besar kemenangannya!

Lagi pula, karena berjuta-juta orang laki-laki, wanita, dan anak-anak, berikut pula ternak mereka itu telah masuk ke dalam suatu padang pasir terlarang dimana tidak terdapat makanan maupun air, maka agama telah membuat batu-batu karang memancarkan aliran-aliran air, dan awanawan menjatuhkan manna -- bukan saja untuk sehari atau pun sebulan, melainkan untuk selama empat puluh tahun lamanya. Kemudian keajaiban dari Laut Merah 24 telah diulangi di sungai Yordan, dan para pembuat batu bata yang telah merdeka itu menjadi nabi-nabi, raja-raja, dan imamimam!

10

Tetapi sekalipun adanya semua peristiwa besar ini, pada waktu mereka lalai dan menjadi acuh tak acuh, pada waktu mereka merasa tidak memerlukan nabi-nabi, tidak memerlukan Kebenaran sekarang, tidak memerlukan makanan pada masanya, maka mereka kembali ditawan dan menjadi budak-budak. Itulah sebabnya mengapa kita memerlukan jenis agama yang benar, dan itulah sebabnya mengapa kita perlu berpegang pada agama lalu bertumbuh dengannya.

Orang-orang Yahudi itu telah ditawan dan telah dibawa ke Babil. Namun sedemikian orang-orang yang setia pada agama mereka telah dilayani dengan baik sekalipun dalam perhambaan mereka itu. Daniel misalnya, gantinya ia mengabdi sebagai budak, ia ternyata telah dilayani sebagai seorang tuan, dan pada akhirnya 25 ia telah diangkat menjadi penghulu atas baik orang-orang Kasdim maupun atas orang-orang Medo-Persia. Dan pada waktu karena dendam ia dibuang ke dalam kurungan singa, ia tetap terpelihara, sementara sebaliknya semua musuhnya telah dimakan habis oleh binatang-binatang buas itu.

Pada waktu tiga orang Ibrani, karena kesetiaan mereka pada agamanya telah dibuang ke dalam dapur api yang bernyalanyala, maka Anak Allah telah datang dan menyelamatkan mereka itu sehingga satu urat rambutpun tidak binasa dari kepalakepalanya. Sungguhpun demikian musuhmusuh mereka itu telah mati terbakar, tetapi orang-orang Ibrani itu telah diangkat menjadi pemimpin-pemimpin di dalam kerajaan.

Gideon harus memenangkan suatu peperangan. Sesudah melatih 22.000 tentaranya, maka kepadanya diberitahu, bahwa semua itu adalah terlalu banyak. Akibatnya orang-orang penghabis waktu 26 itu disingkirkan, dan akhirnya terdapat hanya tiga ratus orang yang tinggal untuk berperang melawan sejumlah besar orang banyak yang menutupi lapangan itu. Walaupun dengan hanya sedikit tentara Gideon telah memenangkan peperangan itu hanya dalam semalam, dengan tidak kehilangan seorang pun. Saudara, Saudariku, apabila agama dihidupkan, maka ia itulah suatu dalil yang menguntungkan.

Semua orang dapat saja menjadi Daniel-Daniel dan Gideon-Gideon. Ya, bahkan orang-orang Yahudi yang ada sekarang itu pun dapat saja menjadi sesuatu, tetapi bagaimanakah mereka itu? -- Mereka adalah suatu bangsa yang dibenci di seluruh dunia, suatu bangsa tanpa raja, tan- 11 pa bendera, tanpa memiliki suatu tanah air, yaitu satu-satunya bangsa yang sedemikian ini di bumi.

Sekarang saya akan menceritakan kepadamu dari hal suatu pengalaman yang amat bersifat pribadi, dan berita bagi ke- 27 banyakan anda sekalian. Beberapa tahun yang lalu sementara saya sedang menyeberangi salah satu jalan raya yang ramai di Los Angeles, California, seorang wanita dari sebelah kiri saya telah menabrak saya secara langsung. Ia kemudian menjadi begitu gugup, sehingga ia tak dapat menghentikan kendaraannya melainkan terus berjalan untuk kira-kira sejauh setengah blok lagi. Walaupun demikian kendaraan itu tidak menjatuhkan saya; suatu tangan yang tak kelihatan telah membawa saya mendahuluinya. Dan pada waktu kendaraan itu berhenti tepat pada lorong yang memotong jalan itu, maka saya juga berhenti. Pada waktu itulah beratus-ratus penonton termasuk pula para wartawan dan tiga orang polisi pengendara sepeda motor telah berkumpul mengelilingi kendaraan itu. Karena mereka tidak menemukan seorang pun yang tergeletak di atas jalan itu, baik mati ataupun terluka, maka mereka kemudian memutuskan, bahwa korban itu pasti terpaku di bawah kendaraan. Pada waktu saya menceritakan 28 kepada mereka, bahwa itu adalah saya yang telah ditabrak, maka mereka menjadi terheran-heran. Karena saya menceritakan kepada mereka, bahwa saya tidak terluka apa-apa, dan karena saya menolak untuk dibawa ke rumah sakit, maka mereka meminta saya mengangkat tangan-tangan saya dan kaki-kaki saya, lalu mereka menanyakan beberapa lusin pertanyaan. Pensil yang berada dalam saku baju saya telah hancur terlindas berkeping-keping oleh tekanan berat kendaraan itu, namun rusuk saya sama sekali tidak tersentuh. Kemudian salah seorang dari orang banyak itu mengatakan, “Ia pasti telah terbuat dari karet.”

Saudara lihat, agama adalah lebih baik daripada suatu polis asuransi.

Dari penyelidikan kita ini kita saksikan, bahwa kuasa Allah yang melindungi kehidupan walaupun sampai di dalam dapur api yang bernyala-nyala dan di dalam kurungan singa sekalipun, kuasa itu masih tetap bekerja; bahwa Allah masih 29 tetap sama menyayangi umat-Nya pada waktu ini seperti juga Ia menyayangi mereka di masa Daniel dahulu atau pun pada masa mana pun juga. Oleh sebab itu kita memerlukan suatu agama yang sesuai zamannya pada setiap hari. Kita tak mungkin dapat hidup tanpa agama, -tidak, walaupun hanya sejenak saja.

Kebenaran pada waktunya tidak saja menyelamatkan jiwa kita bagi hidup kekal, melainkan Ia juga melindungi kita

12 dari hari ke hari. Ia itu melengkapi kebutuhan-kebutuhan kita pada waktu ini dan memberikan kepada kita harapan bagi hari-hari kemudian. Tidak ada lagi keamanan selain ini, maka iman dalam Allah adalah satu-satunya ketenangan pikiran, khususnya pada hari ini dan pada abad sekarang ini.

Jelas agama adalah bermanfaat bukan saja bagi masa sesudah sekarang, melainkan pasti bagi hari ini juga. Janganlah membodohi diri dengan cara mencobacoba hidup tanpa agama.

30

Jangan Lewatkan Ini

Jika anda belum dikirimkan salinan terbitan yang banyak diperbincangkan, 96 halaman buku kesehatan (Memasuki Pertara- kan) yang telah menimbulkan pergolakan besar di seluruh dunia Advent dan telah membuat Lembaga Pertarakan (The Entering Wedge Society) menjadi pusat perhatian, maka janganlah mengabaikannya jika kesehatanmu, rumahmu, dan kebahagiaanmu memiliki suatu arti bagimu. Menurut pendapat kami buku ini adalah buku yang terbaik yang pernah kami temui mengenai subjek itu. Kami sungguh menyadari bahwa buku ini adalah kiriman Allah, dan bahwa satu salinan harus ada dalam setiap rumah tangga. Kami beritahukan bahwa anda dapat memperolehnya tanpa bayaran. Kirimkanlah nama, alamat, dan nama gereja dimana anda terdaftar (anda diminta untuk menuliskan), ke alamat yang tertera di halaman belakang.

31

Naskah Untuk Berdoa

UNGKAPKANLAH ALLAH; JANGAN

MENYEMBUNYIKAN DIA

Saya akan membaca dari buku “Christ’s Object Lessons”, halaman 18, dimulai dengan paragraf yang pertama :

“Dalam ajaran-Nya yang diambil dari alam, Kristus berbicara dari hal perkara- perkara yang tangan-Nya sendiri telah perbuat, dan yang memiliki kualitas dan kemampuan-kemampuan yang diberikan sendiri oleh-Nya. Dalam kesempurnaan mereka yang asli, semua benda-benda cip- taan adalah merupakan suatu pernyata- an dari pikiran Allah..... Bumi kini telah tercemar dan dikotori oleh dosa..... Obyek ajaran-ajaran Allah tidaklah terhapus- kan; dipahami dengan benar, alam ber- bicara tentang Khaliknya. Pada masa Kristus yang lalu semua ajaran ini telah dilalaikan... Keadaan dosa manusia telah menyelubungi wajah ciptaan yang indah; 32 maka gantinya menyatakan Allah, semua hasil kerja-Nya telah menjadi suatu peng- halang yang menyembunyikan Dia..... Demikianlah halnya di dalam Israel, aja- ran-ajaran manusia telah dikemukakan menggantikan tempatnya ajaran-ajaran Allah. Bukan saja segala perkara dari alam, melainkan bahkan upacara korban dan semua kata-kata Firman itu sendiri, -- yaitu semua yang dikaruniakan untuk mengungkapkan Allah, -- semua itu telah dinodai sehingga semua itu telah menjadi alat-alat untuk menyembunyikan Dia.”

Saya heran jika dunia pada waktu ini adalah kira-kira tidak sama dengan dunia di masa Kristus yang lalu. Orang-orang Yahudi telah diberikan kesempatan besar untuk mengungkapkan Allah kepada manusia, tetapi sebagai gantinya mereka malahan menyembunyikan Dia. Orang-orang Kristen yang sedang bergumul dan bertengkar yang sedang membawakan ajaranajaran manusia ke dalam ajaran-ajaran Allah, bukannya mengungkapkan Allah 33 kepada orang-orang kapir melainkan sedang menyembunyikan Dia, membalikkan mereka melawan Dia. Mereka yang sedemikian ini bukanlah membawa orangorang bertobat kepada Kristus, melainkan sedang mengusir jiwa-jiwa daripada-Nya. Kita harus berdoa agar kita berbuat yang lebih baik; agar kita tidak menyembunyikan Kristus melainkan mengungkapkan Dia dalam semua pekerjaan kita dan sepanjang hidup kita.

* * *

14

34

HIDUP ADALAH HANYA
SEKEDAR APA YANG KITA
PERBUAT

Oleh :
Victor T. Houteff
Pendeta dari Persekutuan Davidian
Masehi Advent Hari Ketujuh
Sabat, 19 Juli 1947
Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas

Untuk menemukan, bahwa hidup itu sesungguhnya adalah apa yang kita perbuat, maka saya akan membawakan kepada perhatian kita tujuh contoh, dimulai dengan di masa Nuh dan berakhir dengan di masa kita sekarang :

Contoh Pertama :

Nuh diperintahkan untuk membangun 35 sebuah bahtera, dan supaya memberitakan kepada dunia bahwa suatu air bah akan menutupi bumi, bahwa hanya orangorang yang mau memasuki bahtera akan luput hidup. Seratus dua puluh tahun kemudian binatang-binatang secara aneh tampak berbaris berdua-dua memasuki bahtera. Nuh dan keluarganya juga masuk, sementara isi dunia lainnya yang masih tinggal menertawakan dan mengejekngejek. Tetapi pada waktu hujan mulai dicurahkan, keadaannya berhenti menjadi “lucu.” Orang-orang yang berada di luar bahtera itu menangis, meratap, memohonmohon. Tetapi semuanya binasa sebagai orang-orang bodoh hanya karena mereka gagal menyambut Kebenaran Sekarang, mereka gagal memakan “makanan pada waktunya.” Alangkah tololnya! Betapa celakanya!

Orang mungkin akan mengira, bahwa sesudah bencana air bah itu dunia sudah akan menaruh hormat yang setinggi-tingginya terhadap agama dan terhadap para 36 nabi Allah. Namun bukan itu persoalannya. Orang-orang sebelum air bah itu tidak percaya terhadap ramalan Nuh, bahwa akan ada suatu air bah, sehingga dengan begitu mereka menolak untuk masuk ke dalam bahtera! Tetapi air bah itu datang dan mereka binasa semuanya. Orang-orang sesudah air bah tidak percaya akan ramalannya, bahwa tidak akan ada lagi suatu air bah yang lain, sehingga mereka mulai membangun tugu Babil itu! Tetapi setelah Allah menyaksikan tugu yang menjulang langit itu, maka Ia lalu menghancurkan puncaknya dan me-15 ngacaukan bahasa para tukangnya. Artinya, Ia menghapuskan bahasa mereka itu sendiri dari ingatannya dan mengukirkan ke dalam mereka bahasa-bahasa yang ada sekarang. Demikianlah Ia melahirkan berbagai suku bangsa dan bahasa-bahasa yang kita kini temukan bahkan di bagian-bagian bumi yang terpencil sekalipun.

Bukanlah maksud Allah, bahwa orang banyak itu harus tinggal bersusun-susun 37 di lembah Shinar itu, melainkan agar supaya mereka itu menyebar diri ke manamana memenuhi seluruh bumi. Dan begitulah pada waktu mereka menolak untuk mematuhi perintah-Nya, maka diberikan- Nya kepada mereka yang terbaik berikutnya yang Ia miliki bagi mereka, maka itulah yang harus mereka patuhi.

Pekerjaan manusia yang tidak bergantung kepada Allah dan bertentangan terhadap pekerjaan-Nya, sebagai anda saksikan, akan pasti menemui kehancuran. Sebuah rumah yang dibangun di atas pasir tidak dapat bertahan melawan angin ribut, maka tak seorang pun mungkin dapat mengalahkan kehendak Allah bagi manusia. Janganlah membodohi dirimu dengan cara mencoba-coba.

Untuk mempelajari sebuah bahasa di dalam sekolah-sekolah manusia dibutuhkan bertahun-tahun lamanya, tetapi di dalam sekolah Allah itu hanya membutuhkan sejenak saja. Ia dapat menghapuskan suatu bahasa dari otak manusia lalu me- 38 ngukirkan ke dalamnya suatu bahasa yang lain, dan pada saat yang sama merubah susunan bentuk wajahnya dan warna kulitnya. Sesungguhnya, Allah dapat melakukan semua ini lebih cepat daripada yang dapat dilakukan seorang dokter gigi dalam mencabut gigi. Tetapi apakah suatu perubahan itu dibuat demi untuk kebaikan atau untuk kejelekan, semua itu bergantung pada pribadi orang yang bersangkutan.

Contoh kedua :

Nebukadnezar telah diberikan suatu mimpi. Oleh karena digelisahkan oleh mimpi itu, maka ia mengundang semua orang pandai di dalam kerajaannya untuk menceritakan kepadanya arti dari mimpi itu. Mereka semuanya datang, namun tidak ada apa-apa yang dapat mereka perbuat. Pada akhirnya Daniel dibawa masuk menghadap raja. Setelah mendengar cerita raja tentang mimpinya itu, maka Daniel mengatakan : 39 “Inilah hasil interpretasinya, ya Tuanku, dan inilah keputusan dari Yang Maha Tinggi, yang akan berlaku atas tuanku raja; bahwa mereka akan mengusir tuan-

16 ku ke luar dari antara manusia, dan tem-pat tinggal tuanku akan bersama-sama dengan binatang-binatang di padang, maka mereka akan membuat tuanku me-makan rumput seperti lembu, dan me-reka akan membasahi tuanku dengan embun dari langit, dan tujuh masa akan berlalu atas tuanku, sampai tuanku me-ngetahui, bahwa Yang Maha Tinggi itu memerintah di dalam kerajaan manu-sia, dan dikaruniakan-Nya kerajaan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sebaliknya mereka memerintahkan supaya meninggalkan batang dari akar-akar pohon; bahwa kerajaan tuanku akan tetap juga bagi tuanku, sesudah itu tuanku akan mengetahui, bahwa segala langit itu memerintah.....berlaku atas baginda raja Nebukadnezar.”

Raja mendengarkan hasil interpretasi- 40 nya, dan ia memahami keputusan itu. Walaupun demikian ia tidak rela untuk mengakui, bahwa ada Seorang yang lebih besar dari pada dirinya. Kemudian terjadilah, bahwa --

“Pada akhir dari dua belas bulan bagin-da raja berjalan-jalan di dalam istana kerajaan Babil. Berbicaralah raja, lalu mengatakan : Bukankah Babil yang besar ini yang sudah ku bangun bagi tempat tinggal kerajaan oleh kuat kuasaku, dan bagi kehormatan kebesaranku?”

Betapa menantangnya pernyataan yang dibuatnya itu sesudah ia mendengar sendiri keputusan Allah terhadap dirinya! Baginda raja masih harus belajar lagi, bahwa Allah memerintah atas segala bangsa, menegakkan raja-raja dan menjatuhkan rajaraja. Marilah kita sekarang mendengarkan jawaban Allah terhadap kebodohan raja itu sebagai berikut : 41 “Belum lagi habis baginda berbicara, tiba-tiba turunlah suatu suara dari langit mengatakan, Hai raja Nebukadnezar, kepadamulah disampaikan, bahwa ke-rajaanmu sudah berlalu daripadamu. Maka mereka akan mengusir kamu pergi dari antara manusia, dan tempat tinggalmu akan berada bersama-sama binatang-binatang di padang; mereka akan membuatmu memakan rumput seperti lembu, dan tujuh masa akan berlalu atasmu, sampai kelak engkau ketahui, bahwa Yang Maha Tinggi me-merintah dalam kerajaan manusia, dan Ia mengaruniakannya kepada siapa yang

17 dikehendaki-Nya. Pada jam yang sama itu juga perkara itu digenapi atas diri Ne-bukadnezar; maka ia diusir ke luar dari antara manusia, lalu memakan rumput seperti lembu, dan tubuhnya basah dengan air embun dari langit, sehingga semua rambutnya bertumbuh bagaikan bulu burung rajawali, dan kuku-kukunya seperti cakar burung.”

42

Ada banyak orang yang bahkan sampai pada hari ini belum menyadari, bahwa Allah sedang memerintah, bahwa manusia adalah tidak terlepas daripada- Nya, walaupun mereka diijinkan untuk memilih apakah mau atau tidak mau berbakti kepada Allah. Adalah tidak perlu bagi raja orang Kasdim itu untuk hidup bersama-sama dengan binatang di padang, tetapi karena ia tidak dapat mempelajari pelajarannya melalui kata-kata, dengan cara yang mudah, maka ia telah dikeluarkan dari istananya dan dimasukkan ke dalam sebuah batu karang untuk di sana belajar melalui pengalaman, dengan cara yang berat. Pada akhir dari tujuh tahun itu, katakanlah, sesudah ia tamat dari sekolah ketukan-ketukan keras Allah, maka raja itu kembali berjalan-jalan di dalam istananya, lalu ia mengatakan :

“Maka pada akhir segala hari itu me-nengadahlah aku ini, Nebukadnezar, dengan mataku ke langit, lalu akalku 43 balik kembali ke dalam diriku, lalu aku memuji-muji Yang Maha Tinggi itu, dan aku membesarkan dan memuliakan Dia yang hidup selama-lamanya, yang pemerintahan-Nya adalah sebuah peme-rintahan yang kekal, dan Kerajaan-Nya adalah dari generasi sampai kepada generasi; dan semua penduduk bumi dianggap tak berharga apa-apa; maka diperbuat-Nya sesuai kehendak-Nya di dalam bala tentara surga, dan di antara semua penduduk bumi; dan tak seorang pun dapat menahan gerakan tangan-Nya, atau mengatakan kepada-Nya, Apakah yang Tuhan perbuat? Pada waktu itu juga datanglah kembali akalku; dan bagi kemuliaan kerajaanku hormat dan seruku dikembalikan kepadaku; lalu se-gala pegawai dan orang-orang besarku mencari akan daku; dan aku dikukuhkan di dalam kerajaanku, dan kebesaran yang lengkap dipertambahkan kepadaku. Ki-ni aku, Nebukadnezar memuliakan dan membesarkan Raja Surga itu, karena se-mua perbuatan-Nya adalah Kebenaran, 44 dan segala jalan-Nya adalah hukum; ma-ka orang-orang yang berjalan dalam ke-sombongan akan direndahkan oleh-Nya.”

Oleh kesombongan dan ketidaksetiaan kepada Allah Nebukadnezar telah membuat hidupnya sengsara bagi dirinya sendiri, namun pada akhirnya ia bangun.

Contoh ketiga :

Kerajaan Nebukadnezar berlangsung sampai dengan pemerintahan cucunya, Belshazar. Belshazar mengetahui sejarah kehidupan ayahnya dan pengalamannya dengan Allah, namun ia gagal untuk mengambil manfaat daripadanya. Ia mengadakan suatu perayaan besar bagi seribu orang pembesar negaranya, lalu diperintahkannya agar semua bejana yang telah diambil oleh Nebukadnezar dari kaabah di Yerusalem, dihantarkan ke pesta itu, supaya raja sendiri berikut semua penghulunya, semua isterinya, dan semua gundiknya dapat minum daripada bejana-bejana itu.

45

Segera setelah pesta pora ini dilaksanakan muncullah terlihat jari-jari tangan manusia yang menulis di atas lapisan tembok berhadapan dengan kakidian di dalam istana raja itu. Belshazar menjadi sangat bersusah hati, dan air wajahnya berubah, dan semua pembesar negaranya menjadi tercengang. Kemudian Daniel dibawa masuk ke hadapan raja. Dan Daniel menyatakan dengan tegas sebagai berikut :

“Ya tuanku raja, bahwa Allah yang ma-ha tinggi telah mengaruniakan kepada Nebukadnezar paduka ayahanda tuan-ku sebuah kerajaan, dan kebesaran, dan kemuliaan, dan hormat; dan bagi kebesaran yang telah dikaruniakan-Nya kepadanya gentarlah segala orang, semua bangsa, dan semua bahasa gemetar dan ketakutanlah mereka di hadapannya, yaitu mereka yang akan dibunuhnya, dan mereka yang hendak dipelihara; dan mereka yang hendak ditegakkannya; dan mereka yang hendak diruntuhkannya. 46 Tetapi pada waktu hatinya ditinggikan, dan pikirannya dikeraskan dengan ke-sombongan, maka ia telah diturunkan da-ri tahta kerajaannya, dan kemuliaannya diambil mereka daripadanya; lalu ia di-usir keluar dari antara anak-anak manu-sia; dan hatinya dibuat seperti binatang, dan tempat kediamannya adalah bersa-ma-sama dengan keledai-keledai liar; me-reka memberi makan kepadanya dengan rumput seperti lembu, dan tubuhnya basah dengan air embun dari langit; sam-pai diketahuinya, bahwa Yang Maha 19 Tinggi Allah memerintah dalam kerajaan manusia, dan bahwa Ia menempatkan ra-ja atas kerajaan itu orang yang dikehen-daki-Nya. Dan tuanku Belshazar, putera baginda, tiada merendahkan hati tuanku, walaupun tuanku sudah mengetahui akan semua ini, sebaliknya tuanku telah me-ninggikan diri sendiri melawan Tuhan di surga; maka telah dibawa mereka segala bejana rumah-Nya ke hadapan tuanku, maka tuanku, dan semua pembesar nege-ri tuanku, semua permaisuri tuanku, dan 47 semua gundik tuanku, telah minum air anggur di dalamnya; maka tuanku telah memuji-muji segala dewa perak, dan emas, dan tembaga, besi, kayu dan batu, yang tidak melihat atau pun mendengar ataupun mengetahui; dan Allah yang di dalam tangan-Nya nafas tuanku berada, dan yang semua jalan tuanku adalah mi-lik-Nya, tidak tuanku muliakan. Kemu-dian telah disuruhkan oleh-Nya bagian tangan itu, maka tulisan inilah yang te-lah ditulis. Maka bunyi tulisan yang ter-tulis itu, Mene, Mene, Tekel, Upharsin. Inilah arti perkataan itu : Mene, bahwa Allah telah menghitung akan kerajaan tuanku, dan ia telah mengakhirinya. Tekel, tuanku sudah ditimbang di atas neraca, dan telah didapati sangat kurang. Peres, kerajaan tuanku sudah dibagi dan sudah diberikan kepada orang-orang Medi dan orang-orang Persia. Kemudian bertitahlah raja Belshazar supaya mere-ka mengenakan pakaian ungu kepada Daniel, dan supaya mengenakan sebuah kalung emas melingkari lehernya, dan 48 memproklamirkan dia, bahwa ia akan menjadi seorang pemimpin yang ketiga di dalam kerajaan. Dalam malam itu juga Belshazar raja orang Kasdim itu dibunuh, dan Darius orang Medi merebut kerajaan, pada masa umurnya kira-kira enam puluh dua tahun.”

Alangkah bedanya di dalam lembaran sejarah, jika sekiranya Belshazar mau mengambil manfaat dari pelajaran yang tak ternilai harganya yang telah dipelajari oleh kakeknya. Ya, alangkah bedanya jika itu terjadi! Inilah pelajaran yang sangat diperlukan bagi kita semua, baik bagi raja-raja sampai kepada para petani sekalipun.

Contoh keempat :

Kerajaan orang Kasdim itu telah menjadi sebuah kerajaan Medo-Persia, bukan karena orang-orang Medi dan orang-orang Persia itu lebih kuat dan lebih perkasa, melainkan karena demikian itulah yang telah diputuskan Allah. Marilah kita melihat : 49 “Demikianlah firman Tuhan kepada orang yang diurapi-Nya, yaitu, kepada Kores, yang tangan kanannya telah Ku pegang, untuk menundukkan bangsa-bangsa di hadapannya, dan Aku akan melucuti raja-raja, untuk membukakan pintu-pintu gerbang yang berdaun pintu dua itu di hadapannya, dan pintu-pintu gerbang itu tidak akan tertutup.”

Pada waktu nabi Yesaya menulis tentang dirinya, Kores, yang telah memerintahkan bala tentara orang-orang Medo- Persia itu memasuki Babil, belum lagi lahir. Tetapi Allah tetap ingat akan janji- Nya, maka pada waktu Belshazar merasa betul-betul aman pada malam pesta pora asusila dan yang berbahaya itu Allah membukakan kepada Kores pintu-pintu gerbang yang berdaun pintu dua itu dan memungkinkan kerajaan itu ditaklukkan. Di sanalah orang-orang Medi dan orangorang Persia itu menemui Daniel dan teman-temannya, yang telah membawa per- 50 hatian Kores kepada Injil yang tidak saja meramalkan kemenangannya, melainkan juga meramalkan namanya. Karena melihat dan merasakan kuasa Allah, maka Kores tergerak untuk mengeluarkan keputusan berikut ini :

“Demikianlah titah Kores, raja Persia, bahwa Tuhan Allah yang di surga telah mengaruniakan kepadaku segala kera-jaan di bumi; maka disuruh-Nya aku membuat bagi-Nya sebuah rumah di Yerusalem, yaitu di tanah Yehuda. Siapa-kah gerangan di antara kamu sekalian yang daripada umat-Nya, kiranya Allah menyertai akan dia, dan biarlah ia pergi naik ke Yerusalem yang di tanah Yehuda itu, dan membangunkan rumah Tuhan Allah Israel itu, (Ia adalah Allah), yang diam di Yerusalem. Maka barangsiapa yang tinggal pada salah suatu tempat ia menumpang seperti orang dagang, hen-daklah segala orang tempat itu memban-tu akan dia dengan emas perak dan harta 51 benda dan dengan binatang-binatang, di samping persembahan sukarela bagi rumah Allah yang di Yerusalem itu. Ke-mudian daripada itu bangkitlah peng-hulu dari bapa-bapa suku Yehuda dan Benyamin, dan para imam, dan orang-orang Lewi, berikut semua mereka yang tergerak hatinya oleh Allah, pergi naik untuk membangun rumah Tuhan yang di Yerusalem itu. Maka segala orang yang duduk sekeliling mereka itu menguatkan

21 tangan-tangan mereka dengan bejana-bejana perak, dengan emas, dengan harta benda, dan dengan binatang-binatang, dan dengan berbagai benda yang indah-indah, di samping semua yang rela dipersembahkan. Dan lagi dikeluarkan oleh raja Kores segala bejana rumah Tuhan yang oleh Nebukadnezar telah dibawa ke luar dari Yerusalem dan yang telah ditaruhnya di dalam rumah dewa-dewanya; bahkan Kores, raja Persia itu telah menyuruh keluarkan semua itu di bawah pengawasan Mitredat, bendahara raja, dan memperhitungkan semuanya 52 itu kepada Sesbazar, penghulu Yehuda. Maka inilah daftar jumlahnya : tiga pu-luh bokor emas, seribu bokor perak, dua puluh sembilan pisau, tiga puluh piala emas, empat ratus sepuluh piala-piala perak, dan seribu buah bejana-bejana la-innya. Semua bejana emas dan perak ada lima ribu empat ratus buah. Semuanya ini dibawa oleh Sesbazar sewaktu orang-orang buangan itu dibawa pulang dari Babil ke Yerusalem.”

Adalah tidak sukar melihat, bahwa kalau saja para penghulu Kerajaan Medo- Persia itu terus memerintah dalam roh yang sama seperti yang dimiliki Kores, maka kerajaan itu sudah akan bertahan sampai kepada hari ini. Sungguhpun begitu kerajaan itu telah menyerah kepada Gerika, Gerika menyerah kepada Romawi, dan Romawi menyerah kepada bangsabangsa yang ada sekarang. Cukup jelas terlihat, bahwa kerajaan-kerajaan yang ada sekarang masih tetap berdiri karena Allah telah menghendakinya demikian itu.

53

Pertumbuhan mereka itu yang terus menerus lepas dari Allah cepat atau lambat akan kelak berakhir juga nasibnya, karena melihat kepada sepanjang sejarah sampai kepada kerajaan-kerajaan yang ada sekarang yang diramalkan oleh kaki dan jari-jari kaki dari patung besar itu, Roh Kebenaran menuliskannya sebagai berikut : “Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk, dan sebagian dari besi, itu berarti kerajaan itu akan terbagi; tetapi akan terdapat di dalamnya yang kuat seperti besi, sama seperti yang tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat yang berlumpur. Dan karena jari-jari ka-ki sebagian dari besi dan sebagian dari tanah liat, maka demikianlah kerajaan itu sebagiannya akan kuat dan sebagian-nya rapuh. Maka sebagaimana tuanku

22 lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti mereka akan bercampur oleh perkawinan; tetapi mereka tidak akan bersatu antara sesamanya, sama seperti besi tidak dapat bersatu dengan tanah 54 liat. Maka pada zaman raja-raja ini Al-lah di surga akan mendirikan sebuah Kerajaan yang tidak pernah akan binasa; maka Kerajaan itu tidak akan diberikan kepada bangsa lain, tetapi ia itu akan menghancur-luluhkan dan memakan ha-bis semua kerajaan ini, dan ia itu akan berdiri untuk selamanya. Sama seperti tuanku lihat, bahwa batu itu terpotong keluar dari gunung tanpa pertolongan tangan, dan bahwa ia itu menghancur-luluhkan besi, tembaga, tanah liat, perak, dan emas; Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada raja apa yang akan jadi kemudian daripada sekarang; maka mimpi itu adalah pasti, dan inter-pretasinya pun adalah meyakinkan.” Daniel 2 : 41 – 45; Gantinya mereka bergabung ke dalam Kerajaan Allah, mereka akan dibinasakan.

Contoh kelima :

Sekarang marilah kita lihat manfaat apa yang diambil oleh kerajaan-kerajaan dan bangsa-bangsa oleh datang berhubungan 55 dengan sidang, Babil, Medo-Persia, Gerika, dan Romawi, yang telah datang berhubungan dengan sidang, membentuk dunia yang beradab pada waktu ini.

Pandanglah kepada bangsa-bangsa dan orang-orang (orang-orang kapir yang tinggal di bagian-bagian bumi yang agak terpencil) yang kurang beruntung untuk bertemu dengan sidang sejak mulanya seperti halnya bangsa-bangsa lain.

Lebih lanjut, pandanglah kepada orang-orang yang masih lebih terisolir lagi di bagian-bagian bumi yang terpencil jauh yang sama sekali tidak mempunyai hubungan dengan sidang, bahkan sampai kepada akhir-akhir ini. Kebanyakan mereka itu hanyalah sedikit lebih baik daripada binatang bukan hanya dalam kecerdasannya melainkan juga dalam kemajuannya.

Orang-orang yang cukup beruntung berada terdekat dengan agama Kristus, yang dapat anda jumpai ialah, orang-orang 23 56 yang tercerdas inteligensinya dan orangorang yang termakmur hidupnya. Sebagai contoh, Inggris, yang telah menerjemahkan Alkitab dan menerbitkannya serta mengedarkannya ke seluruh dunia kepada segala bangsa dan bahasa-bahasa, telah menjadi terbesar dari antara semua bangsa pada zamannya. Kemudian Amerika Serikat (hanya suatu anak bangsa dari Kerajaan Inggris), yang kurang dari dua abad yang lalu telah mendirikan pemerintahan berlandaskan pokok-pokok prinsip Alkitab dan yang telah mengukirkan pada mata uang dollarnya kata-kata : PADA ALLAH KAMI PERCAYA, dan yang juga telah mendirikan Masyarakat Alkitab Amerika, dalam hanya beberapa tahun yang relatif singkat telah menjadi bangsa yang terbesar dari antara segala bangsa, sama seperti halnya orang-orang Ibrani pada masanya yang lalu.

Di lain pihak orang-orang yang berbalik melawan agama Alkitab, mereka itu tertinggal sunyi – berkat-berkat mereka itu 57 berubah menjadi kutuk baginya. Orangorang Yahudi yang dibenci itu, bagi mereka tidak tersedia sepotong tanah pun di bumi, merupakan contoh yang terbaik. Jerman, yang telah memimpin Reformasi sejak mulanya, tetapi kemudian telah berbalik daripadanya, juga telah menuai hasil yang menyedihkan.

Dan apa yang benar dengan bangsabangsa adalah tentu sama benarnya dengan para individunya, rumah-rumah tangganya, keluarga-keluarganya, maupun masyarakatnya.

Jika anda mau mengambil waktu sejenak saja untuk memperhatikan, maka anda akan melihat hukum mengenai berkat dan kutuk ini berlaku di mana-mana tanpa kecuali.

Dunia didirikan di atas landasan agama, maka anda boleh yakin, bahwa apabila agama menghilang dari bumi, maka dunia akan menghilang juga sertanya. Orangorang yang jatuh cinta kepada Kebenaran 58 akan menemukan, bahwa berkat-berkat akan secara timbal balik jatuh cinta kepada mereka. Marilah kita membaca :

“Dan kemudian kelak si Jahat itu akan dinyatakan, yaitu dia yang Tuhan akan habisi dengan roh mulut-Nya, dan yang akan dibinasakan dengan cahaya keda-24 tangan-Nya; yaitu dia kedatangannya menurut pekerjaan Setan dengan segala kuasa dan tanda ajaib dan mukjizat-mukjizat palsu, dan dengan segala tipu daya kejahatan di dalam mereka yang akan binasa; sebab mereka itu tidak memperoleh kasih akan Kebenaran agar mereka dapat diselamatkan. Maka itulah sebabnya Allah akan mendatangkan atas mereka itu suatu kuasa yang me-nyesatkan supaya mereka itu percaya kepada yang dusta; supaya mereka se-muanya yang tiada percaya Kebenaran dan yang berkenan kepada yang jahat dapat dihukumkan, tetapi senang pada ketidakbenaran.”

59

Kita lihat, bahwa jika kita tidak jatuh cinta kepada Kebenaran, maka penipuan, pasti akan datang. Tidak seorangpun sesat oleh karena datang berhubungan dengan kesalahan (karena kita selalu berhubungan dengan kesalahan itu semenjak masa kita dilahirkan sampai pada masa kita mati), tetapi setiap orang yang tidak mencintai Kebenaran akan pasti tertipu, bagaimanapun juga ia berusaha untuk mengelaknya.

Dan orang-orang yang merasa puas dengan Kebenaran dari hari kemarin, yang tidak mengharap-harapkan Kebenaran segar bagi hari ini dari tahta Allah, tidak merindukan “makanan pada waktunya.” -- Orang-orang yang sedemikian inilah akan mendapatkan diri mereka dalam bahaya yang sangat sama seperti halnya orangorang Yahudi, yaitu diludahkan keluar.

“Tengoklah, Aku menghadapkan kepa-damu hari ini hidup dan kebajikan dan mati dan kejahatan..... Pada hari ini juga 60 Aku memanggil Surga dan bumi untuk mencatat akan kamu, bahwa sudah Aku menghadapkan kepadamu hidup dan mati, berkat dan kutuk; sebab itu pilihlah hidup, agar supaya baik kamu maupun benihmu dapat hidup.”

Contoh keenam :

Jika kita gagal mengambil manfaat daripada apa yang Allah ceritakan kepada kita, maka kita akan gagal dengan sama jeleknya seperti halnya setiap orang yang telah gagal mendahului kita. Saya pikir beberapa di antara kamu yang telah memiliki hubungan pribadi dengan Allah mengetahui semua perkara ini melalui pengalaman-pengalamanmu sendiri. Anda pasti telah menemukan, bahwa anda tak mungkin dapat lama mencegah letusan sementara memegang api dan peluru di da- 25 lam ruangan yang sama; bahwa anda tak mungkin dapat melayani Setan dan juga memiliki damai dan ketenangan. Marilah ku gambarkan ini dalam suatu peristiwa nyata sebagai berikut :

61

Ada seorang lelaki bermimpi, bahwa seekor kuda membunuhnya dengan cara menendangnya. Untuk mengamankan hidupnya ia selalu menjaga jarak antara dirinya dengan semua kuda. Tetapi bagaimanapun juga pada sesuatu hari yang berangin sementara ia berjalan di jalan, ia telah melewati sebuah bengkel tukang besi, di depan mana bergantung sebuah papan dengan lukisan sebuah sepatu kuda di atasnya. Papan itu tiba-tiba jatuh mengenai kepalanya dan matilah ia karena berat tekanannya.

Kita tidak lagi dapat menghindari akibat-akibat dosa dan akibat mengasingkan diri dari Allah, sama seperti halnya orang yang bermimpi itu tidak dapat menghindari kematian oleh mengelakkannya. Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi dari hari ke hari, dan kita tidak dapat mengasingkan diri kita dari Allah baik untuk sejenakpun. Kita juga tidak dapat mengatakan secara pasti, bahwa kita akan atau kita tidak akan berbuat ini, itu, 62 atau lainnya.

Contoh ketujuh :

Beberapa tahun yang lalu sewaktu di Eropa saya mendengar, bahwa salah seorang saudara sepupu saya telah bertolak ke Amerika. Saya lalu mengatakan pada diri saya sendiri. “Kasihan saudara itu, saya tidak akan pernah meninggalkan rumah dan pergi tinggal di manapun juga sejauh Amerika, apapun alasannya.” Tetapi kirakira sekitar waktu itu juga saya bersamasama dengan orang-orang lain dituduh secara palsu berkomplot secara rahasia. Adalah pada waktu itu dalam musim di mana malam-malam hari lebih panjang, dan karena kami menyalakan lampulampu di dalam toko kami pada suatu pagi sebelum siang, maka suatu gerombolan telah berkumpul dengan senjata-senjata dan batu-batu, lalu menyerbu jendelajendela toko. Demikianlah kejadiannya, bahwa baru beberapa bulan setelah saya mengatakan kasihan terhadap kepergiannya saudara saya yang malang itu dari 63 negerinya, saya mendapatkan diri saya sendiri di Amerika di dalam rumah yang sama dengan dia. Pada mulanya itu merupakan suatu kekecewaan besar, tidak kurang daripada kekecewaan Yusuf di masa dahulu, namun alangkah senangnya pada akhirnya! Kiranya Allah memberkati gerombolan itu!

26

Hanya Allah yang mengetahui masa depan, maka kita hendaknya menaruh semua harapan dan semua keinginan kita di dalam tangan-Nya yang kuasa itu. Kemudian, dan hanya kemudian daripada itu, kita akan datang sampai ke “puncak.” Dan jika kita dicobai untuk mengatakan kita hendak atau kita tidak akan berbuat ini atau itu, maka hendaklah kita ingat akan Yunus : Ia mengatakan ia tidak mau membawakan pekabaran kepada Nineweh, lalu langsung ia bertolak dengan kapal ke Tarsis. Tetapi anak buah kapal telah melemparkan dia ke laut dan ikan besar itu telah menangkapnya dan membawanya kembali ke tempat dari mana ia telah men- 64 coba untuk melarikan diri.

Nebukadnezar, raja Babil, mengira mempertahankan kekekalan kerajaannya dengan cara memerintahkan semua rakyatnya untuk menyembah sujud kepada patung keemasannya. Walaupun demikian, tiga orang Ibrani telah menentang maksudnya dan telah merubah jalannya sejarah. Orang-orang yang telah melemparkan pemuda-pemuda Ibrani itu ke dalam dapur api yang bernyala-nyala mereka sendiri telah terbakar sampai mati, tetapi seutas rambutpun dari kepala orang-orang Ibrani itu tidak ada yang hangus selama mereka berada di dalam dapur api itu. Marilah kita bersama-sama dengan Pemazmur mengangkat suara kita dan mengatakan :

“Ya Tuhan, Tuhan kami, betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi! Yang telah menaruh kemuliaan-Mu di atas segala langit. Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kau urapi ke-kuatan karena musuh-musuh-Mu, supaya 65 dapat Kau bungkamkan musuh dan pen-dendam. Apabila aku memperhatikan segala langit-Mu, yaitu perbuatan segala jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang sudah Kau tempatkan; Apakah artinya manusia, sehingga Engkau ingat akan dia, dan apakah Anak Manusia sehingga Engkau menilik akan Dia? Karena Eng-kau telah menjadikan Dia kurang sedikit dari pada malaikat-malaikat, dan Engkau telah memahkotai Dia dengan kemuliaan dan hormat. Engkau menjadikan Dia me-miliki pemerintahan atas segala perbu-atan tangan-Mu; Engkau telah menaruh segala perkara di bawah kaki-Nya.”

Nabi Maleakhi diperintahkan untuk menulis bagi umat yang akan hidup di akhir zaman. Marilah kita baca dari pasal yang keempat sebagai berikut :

27

“Karena, tengoklah, hari itu datang, yang akan membakar bagaikan sebuah dapur api; maka segala orang sombong, dan se-gala orang yang berbuat kejahatan akan 66 seperti jerami; maka yang datang itu akan membakar habis mereka, demikian-lah firman Tuhan serwa sekalian alam, sehingga baik akar maupun cabang tiada lagi tinggal pada mereka itu. Akan tetapi bagimu yang takut akan nama-Ku akan terbit Matahari Kebenaran de-ngan penyembuhan di bawah sayap-sayap-Nya; maka kamu akan keluar dan bertumbuh bagaikan lembu-lembu dari dalam kandang. Maka kamu akan me-mijak-mijak segala orang jahat; karena mereka itu akan menjadi abu di bawah telapak kakimu pada hari yang akan Ku datangkan kelak, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam.”

Bukankah lebih baik menjadi suatu mahluk manusia menurut ukuran Allah, suatu mahluk ciptaan yang indah yang hidup selamanya, daripada menjadi abu di bawah telapak kaki orang-orang suci? Mengapakah tidak sekarang saja menjawab akan panggilan-Nya lalu membuat hidup itu sebagaimana yang sepatutnya? 67 “Hendaklah kamu ingat akan hukum Musa, hamba-Ku, yang telah Aku ber-firman kepadanya di atas Horeb bagi se-genap bangsa Israel, dengan segala sya-riat dan hukumnya. Tengoklah, Aku akan menyuruhkan kepadamu Eliyah nabi itu dahulu daripada datang hari Tuhan yang besar dan hebat itu; maka Ia akan membalikkan hati bapa-bapa kepada anak-anak, dan hati anak-anak kepada bapa-bapa mereka, supaya jangan Aku datang dan memalu bumi dengan suatu kutuk.”

Adakah anda sedang menunggununggu, mengharap-harap, berdoa dan berharap agar apabila Eliyah nabi contoh saingan ini muncul dan memanggilmu, hatimu akan berbalik kepada anakanakmu dan hati mereka akan berbalik kepadamu, atau adakah anda, katakanlah, sedang merangkak-rangkak di bawah tempat perlindunganmu karena takut, bahwa kamu akan tertipu jika kamu harus 68 menemuinya?

Anda saksikan, bahwa hidup adalah hanya sekedar apa yang anda perbuat. Kebanyakan orang tidak mengetahui bagaimana untuk membuatnya lebih baik, namun “jika anda mengetahui segala perkara ini, berbahagialah anda jika anda melakukannya.”

28

Untuk menyimpulkan pelajaran ini; kita telah mempelajari, bahwa kita telah ditempatkan di dalam dunia ini bagi sesuatu maksud, bahwa jika kita menghendaki keselamatan dan berkat-berkat, kita harus bekerja sama dengan Allah. Ini dapat kita lakukan dengan cara mengikuti semua teladan dari umat yang berlapar akan Kebenaran Allah. Untuk memungkinkan kita melakukan ini Ia telah mengusahakannya sehingga baik kemuliaan-kemuliaan maupun bencana-bencana dari kedua kelas itu telah tercatat di dalam Buku-Nya.

Jika kita perbandingkan pekerjaanpekerjaan kita dengan pekerjaan-pekerjaan 69 dari Nuh, maka kita akan melihat apakah kita sudah sama mengukur dengan dia dalam mematuhi Kebenaran sekarang. Tidak ada orang-orang sebelum masa air bah maupun orang-orang sesudah masa air bah yang telah mengambil manfaat daripada khotbah Nuh itu. Orang-orang yang terdahulu itu tidak percaya, bahwa hujan mungkin membanjiri bumi dan membinasakannya; orang-orang yang terkemudian tidak percaya, bahwa bumi tidak akan dibanjiri air bah lagi. Mereka membangun tugu Babil karena mereka takut terhadap suatu air bah yang lainnya, walaupun kepada mereka telah diberitakan dengan jelas, bahwa tidak akan ada lagi air bah yang sedemikian itu. Sungguhpun Allah bukan saja membinasakan pekerjaan mereka, melainkan juga mengacaukan bahasa mereka, dan sebagai gantinya telah dikaruniakan kepada mereka berbagai-bagai bahasanya sehingga sedikit saja yang dapat saling memahami antara mereka. Jika kita bekerja untuk memenuhi rencanarencana Allah bagi kita, maka kita tidak 70 akan pernah kacau atau bingung.

Nebukadnezar, raja Babil pada akhirnya melihat akan semua perkara ini sama seperti Allah melihatnya, namun jalannya sukar -- bukan sebelum Allah membalikkan dia untuk selama masa tujuh tahun memakan rumput seperti lembu. Kemudian setelah ia berbalik kepada dirinya sendiri, barulah ia mengakui Allah sebagai Allah yang memerintah langit dan bumi. Marilah kita berbuat yang lebih baik daripada yang diperbuat raja itu.

Kemudian Belshazar, raja yang gagal mengambil manfaat dari pengalaman Nebukadnezar, setelah tengah malam ia telah kehilangan dirinya sendiri, kerajaannya dan bahkan segala miliknya.

Penguasa menyusul penguasa dan akhirnya kerajaan itu beralih kepada orangorang Medo-Persia, kemudian kepada orang-orang Gerika, berikutnya kepada orang-orang Romawi dan akhirnya kepada bangsa-bangsa yang ada sekarang. Bangsa- 71 bangsa, sebagai anda saksikan, semuanya adalah milik Allah, maka Ia membiarkan mereka diperintah oleh siapa saja yang disukai-Nya.

Bangsa-bangsa yang telah datang terdekat kepada Allah dan ajaran-ajaran-Nya telah menjadi besar dan menjadi bangsabangsa yang terhormat, maka orangorang yang memisahkan dirinya dari Dia adalah tidak lebih baik daripada binatangbinatang.

Adalah terbaik mempelajari apa yang Allah kehendaki kamu perbuat, kemudian lakukanlah saja itu. Hidup sesungguhnya ialah hanya sekedar apa yang kita perbuat -- tidak lebih tidak kurang. Sekaranglah kesempatanmu, sekarang anda berada pada persimpangan jalan. Manakah yang akan menjadi jalanmu? Yang lebar, ataukah yang sempit, yang manakah?

30

Demi untuk membawa semua janjijanji Tuhan yang tidak terucapkan kebahagiaannya, yang telah diharapkan berabad-abad, pelajaran ini diterbitkan tanpa bayaran bagi yang ingin memilikinya. Kirimlah nama dan alamat anda pada alamat yang tertera pada sampul belakang buku ini.

Bilamana saudara meminta edisi-edisi tambahan “Daun-daun Berguguran” ini, tolong sebutkan jilid dan nomor pelajaran daripada tanggal atau judul. Ini akan memudahkan untuk memenuhi permintaan saudara tanpa tertunda.

* * *

31

Karunia Allah

Karunia-karunia-Nya adalah jauh lebih besar dari impian-impianku, Karunia-karunia Allah diperuntukkan bagiku; Tak terhitung sinar keemasan matahari terbenam, Tak terbatas lautan.

Aku memohon sebagian, tapi Ia

mengaruniakan seluruhnya --

Diri-Nya Sendiri, dan semua yang lain;

Kasih-Nya yang mulia selalu mengalir

dalam jiwaku,

Mengalir terus seperti air pasang.

Dalam hatiku Ia akan tinggal Kekuasaan mengatur dan memerintah yang tertinggi;

Suaraku senantiasa memuliakan-Nya bagi kemuliaan-Nya Darimana tidak pernah aku dapat memimpikannya.

Karunia-karunia-Nya adalah lebih besar

dari segala impianku,

Segala karunia-Nyalah yang membuatku

bebas;

Makin hari makin melimpah kelihatannya

Kemuliaan Allah bagiku.

-- J. B. Pounds

32

Catatan:

33

Surat dialamatkan kepada:

Universal Publishing Association

(Kantor Pusat)

Waco, Texas 76714

U S A
Universal Publishing Association

(Divisi Indonesia)

P. O. Box 6965/JAT-PK

Jakarta 13710

e-mail:

gadsdaid@yahoo.com

dikerjakan oleh:

Penerbitan 2018

34

UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
P.O. BOX 7613
WACO, TX 76714
+1 800-729-7494
www.davidiantoday.org

Teks dikonversi dari edisi PDF. Nomor halaman sesuai dengan buku cetak.