SERI SYMBOLIC CODE
Salam Dari Sekolah Gunung Karmel
“Karena percaya bahwa “Lembaga-Lembaga Sosial kemanusiaan menemukan contoh-contoh yang terbaik di dalam firman Allah” (Fundamentals of Christian Education, hal. 95), maka kami sedang berusaha keras untuk mendirikan di Gunung Karmel satu sekolah “yang sesuai menurut pola atau contoh dari sekolah nabi-nabi.”
Lagi pula, karena “tujuan utama dari semua pendidikan” adalah untuk “mempelajari kehendak Allah dan kewajiban-kewajiban umat- Nya”, maka sistem pendidikan Gunung Karmel sangat berbeda daripada apa yang digemari oleh lembaga-lembaga pendidikan yang lain, dalam mana ia itu tidak ada memiliki sesuatu yang mereka miliki, dalam “cabang-cabang pendidikan pelatihan individu, yang terpisah dari penyelidikan yang lebih dalam yang meliputi penyelidikan akan Alkitab, sebagai suatu pengetahuan akan Allah dan kehidupan yang akan datang”, — artinya, mengajarkan semua pokok pelajaran secara keseluruhan yang terpisah dari Alkitab dan sepenuhnya memisahkan satu dengan yang lain, dengan tidak ada tujuan utama yang dijalankan dan keterkaitannya — selain daripada menjadikan Alkitab sebagai dasar sumber dari pokok pelajaran untuk semua pelajaran.
Akan tetapi, karena untuk mendirikan kembali sekolah nabi-nabi itu masih dalam persiapan, maka kami belum mempunyai fasilitas baik dalam peralatan maupun dalam kemampuan untuk mengajarkan semua mata pelajaran sebagaimana yang digambarkan dalam Roh Nubuat. Sekalipun demikian, kami akan berjuang terus untuk memberikan semua mata pelajaran yang diajarkan dalam sekolah-sekolah bangsa Ibrani yang dahulu, yang terutama di antaranya mengajarkan “hukum-hukum Allah, … Sejarah suci, musik suci, dan syair” (“Patriarchs and Prophets”, hal. 593), di samping mengajarkan bahasa Inggris, matematika, pembukuan, ilmu bumi, ilmu faal tubuh, dll., latihan industri dalam bidang pertanian, pabrik, — dan meliputi bidang perdagangan sedapat mungkin, — juga di bidang perekonomian rumah tangga, masakan sehat, menjahit, membuat pakaian yang sesuai dengan ilmu kesehatan, pengobatan kepada orang sakit, dan masalah-masalah keluarga.” — Pendidikan,
Tuhan telah “mencadangkan pendidikan dan peraturan bangsa Israel bagi diri-Nya”, dan perhatian-Nya “tidak terbatas kepada kepentingan agama mereka.” Apapun saja pengaruh-pengaruhnya baik bagi “mental maupun fisik yang sehat” menjadi “suatu sasaran perhatian Allah”, yang terlihat “dalam kuasa hukum Allah.” (Fundamentals of Christian Education, hal. 95). Pendidikan yang benar “harus seimbang secara keseluruhan ... sepadan dengan perkembangan kekuatan fisik, jiwa, dan rohani”. —“Education”, hal. 13. Oleh sebab itu, untuk membina dan mempertahankan keseimbangan fisik, mental dan rohani, kita harus memadukan pelajaran Alkitab dan pelajaran sekolah kepada pekerjaan fisik menyeimbangkan “kemampuan kegiatan mental dan fisik, dengan demikian memberikan kepada pelajar waktu empat jam sehari untuk kegiatan mental, dan empat jam untuk kerajinan tangan yang terdiri dari berbagaibagai pekerjaan tangan yang berbeda-beda di Gunung Karmel. Maka dengan cara ini, mereka tidak hanya memperoleh manfaat fisik dan pengetahuan yang berguna untuk diri mereka sendiri, melainkan juga membantu kemajuan pekerjaan di Gunung Karmel ini.
“Suatu pendidikan yang sedemikian ini memberikan lebih banyak disiplin mental; akan lebih bermanfaat daripada latihan fisik. Ia itu akan memperkuat tabiat, sehingga kebenaran dan keadilan tidak dikorbankan bagi kepentingan diri dan keinginan duniawi. Ia itu akan memperkuat pikiran untuk melawan kejahatan … Setiap maksud dan keinginan akan dijadikan sesuai kepada prinsip-prinsip kebenaran … Pendidikan apakah yang lebih tinggi daripada pendidikan seperti ini? Dengan apakah dapat disamakan nilainya?” — “Education”, hal. 18.
452SERI SYMBOLIC CODE
Kami tidak membuat tingkatan atau jumlah pelajaran dengan sewenang-wenang sebagai ukuran hasil yang dicapai bagi sekolah itu. Pada waktu pendidikan selesai para siswa diberikan diploma untuk melanjutkan pendidikannya dari tingkat yang rendah kepada tingkat yang lebih tinggi. Bagaimanapun juga, pengetahuan yang telah diperolehnya dengan baik, ia itu akan tetap bermanfaat, “mencapai lebih tinggi dan semakin lebih tinggi lagi”, hingga akhirnya akan menerima ijazah yang terbaik yang dapat diperoleh oleh setiap orang, — yakni, “ijazah yang disahkan Allah”, yang memberi jaminan kepadanya, sebagai “paspor dari sekolah-sekolah lanjutan di bumi kepada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu sekolah yang di atas.” (“Education”,
Sebab itu, lembaga ini terbuka bagi orang-orang muda yang “ingin memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang Alkitab, untuk menyelidiki lebih dalam segala rahasia mengenai kerajaan Allah, dan untuk mencari hikmat yang dari atas”, terutama untuk mempersiapkan mereka agar dapat “mengambil bagian “dalam pekerjaan terakhir bagi sidang”, sehingga mereka dapat membuktikan adanya “berkat-besar kepada Israel, dan menunjukkan bahwa kebenaranlah yang meninggikan suatu bangsa dan melengkapinya dengan laki-laki (dan perempuan) yang mampu untuk bertindak, dalam takut kepada Allah, sebagai pemimpin-pemimpin dan penasehat-penasehat.” — “Fundamental of Christian Education”, hal. 96.
M.J.B.
SERUAN DARI STAF PENGAJAR
“Menyadari bahwa adalah suatu kesempatan istimewa bila berada di Gunung Karmel, dan untuk memiliki satu peranan dalam pekerjaannya, — yang terpenting yang diminta kepada kita — adalah suatu keperluan kita yang sepenuhnya maupun kerinduan kita yang sungguh-sungguh, agar kita berdoa jangan hanya khusus bagi setiap pelajar dan guru, tetapi juga, secara umum kepada setiap penduduk bukit ini. Sebab getaran hati dan berkat yang diterima melebihi yang dapat diucapkan dengan kata-kata merupakan pengalaman dari orang-orang yang akan diijinkan untuk mengambil bagian dalam pekerjaan yang ada di sini; dimana, di bagian lain dari bumi ini, sejarah yang abadi telah ditulis mengenai perubahan takdir, sedang menggenapi ramalan bahwa “pergerakan-pergerakan yang terakhir akan merupakan pergerakan-pergerakan yang cepat.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 11.
Oleh karena itu, biarlah setiap pelajar, guru, dan penduduk yang tinggal di Pusat Gunung
2 Karmel berdiri dengan setia dalam bagiannya masing-masing; supaya ia meninggalkan pekerjaan yang tidak baik, dan supaya ia dengan segera memahami peristiwa-peristiwa yang diungkapkan dalam gulungan surat itu, dengan demikian membuat Gunung Karmel menjadi suatu terang kepada dunia, maka kami mohon kesungguh-sungguhan dan doa yang tetap dari setiap penganut pekabaran Kebenaran Masa Kini.
M.J. Bingham, Kepala Sekolah
Karena telah menyambut panggilan untuk keluar dari kebiasaan hidup, seperti mode pakaian, olah raga, kegembiraan, dan ‘datang kepada pertolongan Tuhan untuk melawan pengaruh yang tidak baik’, maka sekarang saya melihat diri saya sendiri berada di tengah-tengah peperangan ‘pekerjaan terakhir bagi sidang’, dikelilingi oleh cahaya terang yang mulia — yaitu pekabaran kebenaran Masa Kini.
Belum pernah sebelumnya saya menyadari bahwa sebagai seorang anak muda saya memiliki kesempatan istimewa yang besar dan tanggung jawab-tanggung jawab yang khidmat. Dua tahun yang lalu pekabaran ini menemukan saya dalam salah satu sekolah kita di tengah-tengah krisis sosial! Pekabaran itu menghentikan kekalutan
453SERI SYMBOLIC CODE
saya, mengubah pemikiran-pemikiran dan maksud-maksud saya; memberikan makanan kepada jiwa saya yang sedang lapar; menempatkan kaki saya di atas jalan yang dapat menuju ke atas; serta terus menuntun saya berjalan maju ke depan.
“Allah telah memberikan jaminan kepada saya kesempatan-kesempatan yang tak terbatas. Dalam Pemeliharaan-Nya yang penuh kasih, Ia telah membawa saya ke Gunung Karmel, dan mengijinkan saya tinggal disini, serta memberikan kesempatan istimewa kepada saya untuk mengambil bagian dalam pendidikan orang-orang muda.
Saya mengucapkan terima kasih banyak karena berkat-berkat yang tidak semestinya telah dianugrahkan Tuhan dengan penuh kasih kepada saya, maka dengan sukacita saya akan memberikan hidupku untuk pekabaran ini, terutama kepada pendidikan anak-anak dan orang muda, dan dengan sungguh-sungguh saya berdoa semoga banyak lagi dari orang-orang muda kita mau melepaskan diri dari dunia, lalu datang berdiri di pihak Tuhan untuk mengambil satu peran aktif dalam pemulihan kembali sekolah nabi-nabi, sehingga mereka dapat membantu untuk memberitakan injil ‘ke seluruh dunia pada generasi ini.’
Genevieve Ruth Bingham
“Tiada kata-kata yang dapat mengekspresikan rasa terima kasih saya karena mendapat kesempatan istimewa bergabung dari hari ke hari dengan rombongan yang ada di Gunung Karmel ini. Untuk melihat, gulungan ayat suci yang sudah diungkapkan, maka pekerjaannya ditentukan oleh Allah; untuk menyaksikan pertempuran yang sedang berkecamuk antara kuasa-kuasa kegelapan dengan tentara-tentara terang; untuk mengambil bagian dalam pelatihan yang paling mulia dari kelompok orang muda yang pernah saya temui, adalah bagian saya yang gembira dan mulia.
“Orang-orang muda di sini di akademi Gunung Karmel ingin mempersiapkan diri mereka untuk pergi menyampaikan pekabaran kebenaran masa kini, dan untuk menjadi wakilwakil yang berguna dalam mendirikan kerajaan Kristus.
“Bukan dengan keputusan pengadilan atau dewan atau badan perundang-undangan, bukan dengan perlindungan orang-orang besar dunia, maka kerajaan Kristus didirikan, melainkan dengan menanamkan sifat Kristus yang ada dalam diri manusia melalui pekerjaan Roh Kudus. “Sebanyak orang yang mau menerima Dia, Ia memberikan kuasa kepada mereka untuk menjadi anak-anak Allah, bahkan kepada mereka yang percaya pada nama-Nya; yang lahir bukan dari darah, bukan dari daging, dan bukan juga dari kehendak manusia, melainkan dari kehendak Allah.” Hanya inilah kuasa yang dapat bekerja mengangkat umat manusia. Dan perantara manusia untuk menyelesaikan pekerjaan ini adalah dengan mengajarkan dan mempraktekkan firman Allah.’ — “Desire of Ages”, hal. 509.
“Kita, sebagai guru-guru dan sebagai pelajarpelajar, sangat membutuhkan doa-doa dari semua penganut Kebenaran Masa Kini agar supaya kita semua dapat cocok menjadi bejana-bejana yang mulia di dalam kerajaan Kristus.
Richard Waldron
“Betapa merupakan satu kesempatan istimewa untuk berada di Gunung Karmel — yaitu pusat pekerjaan Allah di atas bumi! Saya sangat bersyukur karena saya memperoleh kesempatan ini.
“Saya datang ke Gunung Karmel untuk memperoleh pengetahuan sepenuhnya tentang kebenaran yang Allah telah ungkapkan kepada kita pada zaman ini, supaya saya dipersiapkan
454SERI SYMBOLIC CODE
sebagaimana mestinya untuk pergi menyampaikan pekabaran ini kepada orang-orang lain.
“Sungguh, kita mempunyai satu pekabaran ajaib, satu pekabaran yang dapat mengubah pikiran dan keinginan-keinginan kita. Sebelum saya menerima kebenaran sekarang, (ketika saya masih anggota yang setia dari gereja Advent), saya menghabiskan waktu untuk mencari semua hiburan, tetapi sekarang, setelah mempelajari Firman Allah, dan berjuang untuk mengetahui dan melakukan kehendak-Nya, maka saya sudah meninggalkan pesta-pesta, tenis, bola basket, baseball, radio, fashion, dan banyak perkaraperkara lain dari dunia.
“Alkitab telah menjadi satu buku yang sangat berbeda bagi saya. Ia itu sangat menarik sekali dan saya tidak pernah jemu membacanya. Sementara saya mempelajari gudang harta yang tak pernah habis ini, maka timbullah harapanharapan baru di dalam diri saya yang membuat perkara-perkara dunia ini menjadi tidak berarti.
“Saya tidak sabar lagi menunggu datangnya Symbolic Code itu, dan hampir tidak dapat menunggu hingga saya mempunyai waktu untuk duduk dan terus membacanya.
“Kadang-kadang standar yang tinggi yang ditetapkan di hadapan kita membuat kita kewalahan, tetapi janji-janji dalam Firman Allah memberikan kepada saya harapan dan semangat untuk terus maju ke depan dan menuju ke atas, sebab saya tahu bahwa di dalam Kristus ada kemenangan.
“Doa saya adalah supaya orang-orang muda di seluruh dunia mau menyaksikan pekabaran yang mulia ini dan menyesuaikan hidup mereka dengan pekabaran itu.”
Ruth McFalls
“Agar para siswa kita dapat mempersiapkan diri mereka lebih baik dalam asas-asas perjuangan Kristen, maka kami memberi kesempatan kepada mereka untuk mempelajari ilmu-ilmu pengetahuan rumah tangga yang tertinggi, pengetahuan tentang makanan dan keahlian memasak, yaitu pengetahuan yang sangat penting yang dikemukakan oleh pena Ilham dalam pernyataan-pernyataan berikut :
3
“Untuk memasak dengan baik, untuk menempatkan makanan yang sehat di atas meja dalam satu cara yang menarik, ia itu memerlukan keahlian dan pengalaman. Seseorang yang mempersiapkan makanan yang akan dimasukkan ke dalam perut, untuk mengubahnya ke dalam darah, untuk memelihara sistem tubuh, menempati satu kedudukan yang paling penting dan yang ditinggikan. Kedudukan seorang juru tulis, pembuat mode pakaian, atau guru musik tidak dapat menyamai pentingnya seorang tukang masak.” — “Counsels to Teachers”, hal. 292.
“Orang yang dapat memahami seni menyediakan makanan yang semestinya, dan yang menggunakan pengetahuan ini, patut memperoleh pujian yang lebih tinggi daripada orang-orang yang bekerja dalam setiap bidang pekerjaan lain. Talenta ini harus dihargakan sama dengan nilai sepuluh talenta, karena penggunaannya banyak dikerjakan untuk memelihara kesehatan manusia.” — M.S. – 95 – 01. Semua ini adalah benar, sekolah di Gunung Karmel tidak mungkin dapat memenuhi kehendak Allah apabila hal ini tidak dilaksanakan secara praktis, yakni mengajarkan pokok pelajaran itu kepada siswa-siswanya.
“Lagi pula, kutipan-kutipan terdahulu akan mengilhami, bukan saja orang-orang muda, tetapi juga laki-laki dan perempuan dalam segala bidang kehidupan dengan satu tekad untuk mengembangkan talenta-talenta yang diberikan oleh Allah kepada mereka, gantinya menguburkannya di dalam tanah.
“Saya bersyukur kepada Allah karena prinsip-
455SERI SYMBOLIC CODE
prinsip kesehatan yang hidup ini, dan sesungguhnya saya sangat berbahagia sebab Ia telah membawa saya ke Gunung Karmel dan memberi kesempatan istimewa kepada saya untuk mengambil bagian dalam mengajar anakanak dan orang muda kita tentang ilmu memasak yang sehat.”
M.L. Deeter
“Saya tidak mengetahui ada sekolah, yang melatih orang-orang muda Kristen, sama seperti yang dilakukan akademi Gunung Karmel. Sebab itu, saya merasa diberi karunia untuk memiliki kesempatan bekerja di tengah-tengah anak-anak kita yang lebih muda.
Akan tetapi, karena cara-cara orang Laodikea masih melekat kepada kita, maka kita masih jauh daripada apa yang dikehendaki Allah. Meskipun ini kenyataannya, kita sedang meninggikan standar yang telah diberikan Kristus kepada kita, dan dengan sungguh-sungguh memohon doa-doa dari saudara-saudara agar kita dapat melalui api penyucian, lalu keluar sebagai ‘emas murni’, sehingga kita mempunyai tabiat Kristus yang akan menyanggupkan kita untuk ‘mengikuti Anak Domba itu kemana saja Ia pergi.’”
Sarah Bigelow
SUARA DARI KUMPULAN PELAJAR
“Semenjak saya datang ke Gunung Karmel, saya sangat menyenangi tempat itu. Semua saudara ramah-ramah, dan saling mengasihi antara yang satu dengan yang lain.
“Saya datang ke Gunung Karmel untuk memperoleh pendidikan Kristen. Saya telah bersekolah di sekolah-sekolah umum, tetapi saya lebih menyukai sekolah ini daripada sekolahsekolah lain yang pernah saya hadiri.
“Saya percaya pekabaran ini dengan sepenuh hati, maka saya harap bahwa saya segera dapat sepenuhnya berjalan dengannya.
Billy Colvin, umur 14 tahun.
“Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan, karena pendidikan dan pengalaman yang saya peroleh sejak saya duduk di akademi Gunung Karmel.
“Pekabaran Kebenaran Masa Kini telah mengubah harapan-harapan saya, perbuatanperbuatan saya, tujuan-tujuan saya, dan sebenarnya mengubah seluruh hidup saya. Sekarang saya hidup dan bekerja untuk sesuatu yang lebih tinggi dan lebih luas, dan lebih banyak memikul tanggung jawab daripada yang pernah saya alami.
“Symbolic Code itu adalah merupakan satu sumber pertolongan dan penghiburan yang tetap bagi saya, maka saya berdoa dengan sungguhsungguh agar semua orang dapat memperoleh manfaat dan sukacita yang banyak daripadanya.”
Carol Hogan, umur 15 tahun
“Kebenaran Masa Kini menemukan saya kirakira tiga tahun yang silam, dan telah banyak membuat perubahan dalam kehidupan saya, menunjukkan bahwa saya tidak mengenal Juruselamat sebelumnya. Tetapi sekarang Dialah Sahabat yang paling ku kasihi yang saya miliki. Hatiku terbakar dengan cinta untuk kebenaran itu; sehingga seluruh pikiran dan perhatian saya terpusat kepada pekerjaan pekabaran pemeteraian yang besar yang terakhir ini.
Saya tidak dapat memahami kenapa kepada saya, orang berdosa yang sedemikian ini, Allah
456SERI SYMBOLIC CODE
telah berbuat begitu banyak lalu membawa saya ke tempat yang suci ini untuk mempersiapkan saya bagi pengubahan.
“Baik Pusat Gunung Karmel, maupun Sekolah Gunung Karmel, keduanya sangat menyenangkan bagi saya. Dengan pertolongan Tuhan, saya mau mengatur waktu saya sementara saya tinggal disini, dan menjadi seorang wakil Kristus yang sungguh-sungguh.
Kathleen Hogan, umur 12 tahun
“Saya sangat berterima kasih karena pekabaran Tongkat Gembala itu. Tongkat Gembala itu telah menolong saya untuk lebih bijaksana, dan telah memberikan keberanian yang lebih banyak kepada saya untuk melakukan hal-hal yang benar. Saya memuji Tuhan, karena saya bisa berada di sini di Gunung Karmel ini, dimana saya dapat memperoleh pekabaran itu dari sumbernya. Saya ingin melakukan yang terbaik untuk mempelajari pekabaran ini, sehingga orang-orang lain dapat memperolehnya dan menjadi salah seorang dari antara mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu.
“Akademi Gunung Karmel telah mengajar saya supaya benar-benar menggunakan waktu luang saya, maka untuk itu saya sangat berterima kasih, sebab saya menyadari bahwa saya tidak akan dapat mencapai surga apabila saya menyianyiakan waktu saya disaat saya seharusnya belajar.
“Gunung Karmel adalah satu tempat yang terindah sepanjang pengetahuan saya untuk membuat saya menjadi seorang lelaki dan saya sedang melakukan yang terbaik untuk memajukannya daripada membuatnya tertinggal di belakang.”
Oliver Hermanson, umur 14 tahun
“Saya sedang mempelajari pekabaran ini, dan ia itu telah mengilhami dan mengangkat saya.
“Karena banyak orang tidak dapat datang ke tempat yang indah ini, maka kami mencoba untuk mendorong semangat mereka dengan mengirimkan kepada mereka Symbolic Code ini.
“Saya mencintai Pusat Gunung Karmel dan sekolahnya, dan saya ingin menjadi seorang pelajar yang baik sedapat mungkin.
4
“Berdoalah untuk saya agar saya dapat setia hingga akhir.”
Betty Smith, umur 10 tahun
“Saya ingin, sebagai seorang murid dari sekolah Gunung Karmel untuk mempelajari pekabaran itu, sehingga saya dapat dipersiapkan untuk menjadi seorang penginjil bagi Allah.
“Saya senang berada disini di Gunung Karmel ini, dan menikmati pemandangan-pemandangan indah yang mengelilingi tempat itu. Janji-janji ajaib yang telah disampaikan Tuhan kepada orang-orang yang mengasihi-Nya telah menarik perhatian saya, dan membuat saya semakin rindu kepada setiap sinar terang yang Ia telah berikan dengan begitu limpah kepada anak-anak-Nya.
“Setiap hari saya mengucap syukur kepada Allah karena berkat yang menganggumkan ini, dan benar-benar saya ingin mencapai standar yang Ia letakkan di hadapan kita.”
Evelyn Colvin, 18 tahun
“Saya tidak dapat menjelaskan rasa syukur yang ada dalam hati saya oleh karena kesempatan istimewa yang saya peroleh untuk tinggal di Gunung Karmel ini, dimana saya sedang mempelajari ‘pendidikan yang lebih tinggi’.”
457SERI SYMBOLIC CODE
“Kerinduan saya adalah untuk berada ‘di antara pasukan pengerja orang-orang muda yang benar-benar terlatih’, dan yang mengakhiri dengan segera segala penderitaan, kesedihan, dan dosa.”
Wayne Pruett, umur 16 tahun
“Saya bersyukur berada disini di Gunung Karmel ini, karena Tuhan juga tinggal disini. ‘Tongkat Gembala’ dan Symbolic Code itu adalah buku yang diilhami. Jika seseorang mempunyai kemauan untuk melakukan hal-hal yang benar, maka Akademi Gunung Karmel adalah tempat yang baik untuk belajar, dan pekerjaan di Gunung Karmel akan menjadikan seseorang menjadi kuat untuk Tuhan.”
Wayne Safley, umur 12 tahun
“Gunung Karmel adalah satu tempat yang indah, dikelilingi oleh bukit, dan lembah dan pohon, yang sangat saya senangi. Selain itu, saya bersukacita karena mempunyai kesempatan istimewa untuk tinggal disini, sebab di tempat ini pernyataan itu benar-benar akan digenapi bahwa “Allah dapat mengajar kita sesaat lebih cepat daripada segala orang-orang besar di dunia ini. (‘Testimonies to Ministers’, hal. 119). Juga, saya senang membaca ‘Symbolic Code’ itu, karena ia itu adalah satu pertolongan besar bagi saya.
Dan kemudian juga, benar-benar saya sangat berterima kasih karena pekabaran Kebenaran Masa Kini telah menemukan saya, dan saya semakin menyadari perlunya belajar Alkitab dan Roh Nubuat, karena tujuan saya adalah untuk tinggal ‘dalam kota yang terang dan mulia’ itu, yang berada di atas, yang jauh di atas sana.”
Joice Helman, umur 13 tahun.
“Sejak saya menyambut panggilan jam sebelas itu kira-kira satu tahun yang lalu, maka saya sudah siap untuk menerima pendidikan Kristen pada sekolah nabi-nabi yang sekarang sedang dipulihkan, dan saya tidak dapat mengatakan rasa syukur dan pujian saya kepada Allah karena kesempatan istimewa ini yang saya miliki untuk dapat belajar di Sekolah Gunung Karmel, juga karena janji-janji yang mulia yang diberikan kepada orang-orang muda untuk menyelesaikan pekerjaan injil. Wah, doa saya adalah supaya setiap orang muda yang membaca pekabaran yang disampaikan Allah kepada umat-Nya setiap bulan, sekarang mau menggabungkan diri dengan pasukan orang muda yang segera akan pergi ke seluruh dunia untuk memenangkan jiwa-jiwa yang berharga.”
Eugenia Pinon, umur 17 tahun
“Adalah kerinduan saya yang sungguhsungguh untuk mengambil bagian dalam pekabaran pemeteraian itu, membantu mendirikan kembali sekolah nabi-nabi, dan menjadi satu alat Tuhan untuk menuntun orang lain ke dalam kebenaran. Saya tahu bahwa orang-orang mudalah yang akan menyelesaikan pekerjaan itu, maka saya ingin berada di antara orang-orang yang memiliki kesempatan istimewa ini.”
Cecil Helman, umur 15 tahun
“Saya sangat menyukai Gunung Karmel dan sekolahnya, dan adalah merupakan keinginan saya untuk menjadi hamba Tuhan, sehingga saya dapat menjadi salah seorang dari antara mereka yang 144.000 itu, yang akan memberitakan pekabaran itu dalam masa Seruan Keras. Dengan pertolongan Tuhan kiranya saya dapat dan akan berada di antara orang-orang pilihan-Nya.”
Helen Safley, umur 14 tahun
458SERI SYMBOLIC CODE
“Saya datang ke Gunung Karmel untuk mengikuti pendidikan-pendidikan di sekolahnya sehingga saya dapat mempelajari pekabaran itu, dan dengan demikian mempersiapkan diri saya untuk memberikannya kepada orang-orang lain.
“Akademi itu benar-benar bagus; dan saya telah belajar dan memperoleh pengalaman banyak, memperoleh banyak sekali berkat sejak saya datang. Juga, saya sangat senang membaca Symbolic Code itu, serta selalu berharap mendapatkan terbitannya setiap bulan.
“Pekabaran ini telah berbuat banyak kepada saya, menolong saya untuk mengadakan pembaharuan pakaian, makanan, dan membaharui tingkah laku saya, serta menjadikan saya untuk menjadi sempurna, ‘sebagaimana Bapa di surga juga adalah sempurna.”
Dorothy Pinon, umur 9 tahun
“Harapan saya adalah supaya saya dapat belajar untuk menyampaikan pekabaran ajaib ini kepada dunia yang sedang binasa. Sekolah Gunung Karmel ini, maupun Symbolic Code, adalah merupakan sumber pertolongan yang tetap kepada saya.
“Saya mohon kiranya saudara berdoa agar saya dapat menjadi lebih setia pada apa yang saya akui.”
Miguel Pinon, 12 tahun
SEKOLAH GUNUNG KARMEL
Aku cinta Sekolah Gunung Karmel, Yang dikelilingi oleh bukit, lembah, dan pohonpohon.
Dimana beberapa orang berjalan dengan letih lesu Untuk belajar lebih banyak tentang Allah kita yang kekasih, Disini di atas tempat yang suci ini, Mempersiapkan hati dan pikiran mereka.
Untuk menyebarkan kabar-kabar baik ke tempat yang jauh dan dekat Supaya semua orang dapat hidup dan tidak pernah mati.
Dan biarlah suara sirene Setan dinyanyikan Memikat aku dari kebahagiaan yang penuh itu Mempersiapkan disini di bumi Untuk menyanyikan lagu yang penuh sukacita.
Dorothy Pinon, umur 9 tahun
5
ADAKAH TAHUN KEBULATAN
TEKAD KITA MENGIKAT?
(Berkenaan dengan “Symbolic Code”, Jilid 2,
Dia yang adalah kaya, tetapi telah menjadi miskin karena kita, dan Dia yang memohon tiga kali kepada Bapa-Nya agar Ia diijinkan melepaskan manusia yang jahat dari perhambaan dosa, dan Yang mengadakan janji yang sungguh supaya Ia sendiri memikul segala kelemahan manusia, karena Ia mengetahui bahwa Dia akan menjadi sasaran setiap jenis pencobaan, telah memenuhi janji-Nya, dan dengan tegas mengatakan dalam doa-Nya yang terakhir bagi murid-murid-Nya, “Aku telah melaksanakan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku.” Yohanes 17 : 4.
Dengan cara yang sama, rasul besar kepada orang-orang Kafir (yang bukan Yahudi) itu, pada waktu bertemu dengan Yesus pertama sekali, menanyakan keterangan tentang apa yang ia akan lakukan, dan yang selanjutnya ingin untuk mencapai satu tujuan yang lebih tinggi bagi dirinya, menjadikan dirinya berhasil, atau berketetapan hati untuk “melupakan segala perkara yang di belakang”, lalu mengejar “segala perkara yang ada di depan”, yaitu mengejar “panggilan mulia dari Allah dalam Yesus
459SERI SYMBOLIC CODE
Kristus”. Tujuan yang sungguh suci ini dijaganya sepanjang hidupnya sehingga ketika kegelapan malam tiba, ia dapat berkata, “Saya telah bertarung dalam suatu pertarungan yang baik, saya telah menyelesaikan tujuanku, saya telah menunjukkan iman.” Permohonan dan janji-janji kitapun tidak kurang mengikat daripada yang dinyatakan oleh Kristus dan rasul Paulus.
Roh Nubuat mengakui sifat janji yang mengikat kepada Allah, dan mengundang perhatian kita kepada semuanya dalam kata-kata berikut : “Apabila janji secara lisan atau secara tertulis telah dibuat di tengah-tengah saudara kita, … hendaklah semuanya itu merupakan satu kesaksian yang kelihatan tentang kontrak di antara kita sendiri dengan Allah. Janji itu tidak ditujukan kepada manusia, melainkan kepada Allah, dan merupakan sebuah surat kepada sesama. Tidak ada ikatan yang sah yang lebih mengikat dilakukan oleh orang Kristen untuk pembayaran uang, daripada satu janji yang dibuat kepada Allah.
“Orang-orang yang membuat perjanjian sedemikian kepada sesama mereka, biasanya tidak berpikir untuk membebaskan mereka dari janji yang mereka buat. Janji yang dibuat kepada Allah, pemberi segala berkat, adalah masih lebih penting; lalu kenapa kita harus berpaling dari janji-janji yang kita buat kepada Allah? Akankah manusia mengira janjinya itu kurang mengikat karena ia itu dibuat kepada Allah? Atau karena janjinya itu tidak akan diperiksa di gedunggedung pengadilan, sehingga ia itu kurang sah? Maukah seseorang yang mengaku diselamatkan oleh darah dari pengorbanan Yesus Kristus yang tidak terhingga, ‘merampok Allah’? Bukankah janji-janjinya dan segala perbuatannya ditimbang dengan adil di dalam pengadilan surga?
“Masing-masing kita mempunyai satu perkara yang akan diputuskan dalam pengadilan Surga. Apakah tingkah laku kita seimbang dengan fakta yang menentang kita? Perkara Ananias dan Saphira adalah satu contoh tabiat yang paling buruk. Karena mereka menahan sebahagian dari harga tanah, maka mereka telah mendustai Roh Kudus.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
“Allah bekerja melalui alat-alat manusia; dan siapapun yang membangunkan hati nurani orang lain dan merangsang mereka kepada pekerjaanpekerjaan baik dan mempunyai perhatian yang sungguh untuk kemajuan kebenaran, dilakukannya itu bukan dari dirinya sendiri, melainkan oleh Roh Allah yang telah bekerja di dalam dirinya. Janji-janji yang dibuat di bawah keadaan-keadaan ini, adalah merupakan tabiat yang suci, yakni buah pekerjaan dari Roh Allah. Apabila janji-janji ini sudah dicap, Surga menerima persembahan itu, maka pengerjapengerja yang baik ini telah menanamkan harta yang begitu banyak di dalam bank Surga. Perbuatan semacam ini telah meletakkan satu dasar yang baik terhadap masa yang akan datang, bahwa mereka memperoleh kehidupan yang kekal.” — Idem, hal. 473.
“Segala perkara sudah siap, tetapi rupanya sidang terpikat pada bumi. Apabila mereka mau bangkit, dan memanjatkan doa-doa mereka, meletakkan harta mereka, dan semua kemampuan serta penghasilan mereka, di kaki Yesus, maka tujuan kebenaran itu akan berhasil … “Salah satu dosa yang terbesar dalam dunia Kristen sekarang, adalah karena menyembunyikan dan tamak dalam transaksi dengan Allah.” — Idem, hal. 475.
Sementara keterangan-keterangan di atas dikutip dari buku “Testimonies” terutama berlaku kepada janji-janji mengenai uang, maka semua itu sama dapat digunakan kepada segala ikrar atau janji-janji kepada Allah, yang bagaimanapun sifatnya, dan tidak satupun yang lebih rendah dari janji yang lebih sungguh-sungguh daripada mereka yang sekarang sedang berdiri dalam terang “kebenaran masa kini”, dan yang telah menandatangani kebulatan tekad yang diterbitkan dalam Symbolic Code bulan Desember. Maka, agar jangan mulut kita, membuat tubuh kita berdosa, marilah kita merenungkan firmanfirman Suci yang tertulis di bawah ini :
460SERI SYMBOLIC CODE
“Janganlah mulutmu membawa tubuhmu ke dalam dosa; dan janganlah engkau berkata di hadapan malaikat Allah bahwa engkau khilaf : Apakah perlu Allah menjadi murka atas ucapanucapanmu, lalu membinasakan pekerjaan tanganmu?” (Pengkhotbah 5 : 6 — Inggris). “Aku akan masuk ke dalam rumah-Mu dengan membawa persembahan korban-korban bakaran : aku akan membayar kepada-Mu nazarku, yang telah diucapkan bibirku, dan yang dikatakan mulutku, pada waktu aku susah.” (Mazmur 66 : 13, 14).
“Satu jerat bagi manusia ialah kalau ia tanpa pikir mengatakan ‘kudus’ dan baru menimbangnimbang sesudah bernazar.” (Amsal 20 : 25.)
“Apabila engkau bernazar kepada Tuhan Allahmu, janganlah engkau menunda-nunda membayarnya : sebab Tuhan Allahmu akan menuntutnya daripadamu; sehingga hal itu menjadi dosa bagimu. Tetapi apabila engkau tidak bernazar, maka hal itu tidak menjadi dosa bagimu. Apa yang keluar dari bibirmu haruslah kau lakukan dengan setia, … sesuai dengan apa yang telah engkau nazarkan kepada Tuhan Allahmu, sesuatu yang engkau janjikan dengan mulutmu
Mereka yang sedang menjalankan “Pekerjaan Pembaharuan Besar Di antara Umat Allah”, sesungguhnya sedang merupakan satu tontonan kepada alam semesta. Hamba-hamba Allah dari Sidang MAHK mengatakan, bahwa mereka sebagai keseluruhan, “telah ditempatkan di dalam dunia sebagai penjaga-penjaga dan pembawapembawa terang”, dan bahwa “Dunia sedang menonton orang-orang MAHK, sebab ia (dunia) tahu tentang pengakuan iman mereka, dan standar 6 mereka yang tinggi, dan apabila mereka hidup tidak sesuai dengan pengakuan mereka, maka mereka akan menerima cemoohan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 19, 23.
O, marilah kita, sebagai pembaharupembaharu di antara umat Allah, bertekad agar kita mau memenuhi segala janji, yang kita buat di tahun 1937, kepada si Pemberi Setiap yang baik dan sempurna, sehingga memastikan keselamatan kita, dan keselamatan orang-orang lain, dan dengan demikian tidak membawa celaan ke atas pekabaran jam itu.
E.T.W
PADA KUNJUNGAN SAYA YANG
KEDUA KALI KE GUNUNG KARMEL
Sebagai salah satu dari antara tiga orang yang diberi kesempatan untuk diutus pergi “menyelidiki negeri” itu dua tahun yang lalu, yaitu Pusat Gunung Karmel, yang merupakan buah pekerjaan kami, tentu saja hal ini mendapat tempat yang luas di dalam hati saya, setiap kunjungan berpusat kepada “pekerjaan Allah yang terakhir bagi sidang”, dimana satu “kubu” sedang dibangun untuk maksud menempatkan “pengepungan terhadap” “kota” itu, selalu melihat ke depan dengan sangat memuaskan.
Maka tidak perlu untuk mengatakan, bahwa adalah merupakan satu kebahagiaan bagi saya, ketika baru-baru ini seorang sahabat lama dan yang juga tetangga, yang sedang mengadakan perjalanan menuju Houston, Texas dari Hendersonville, North Carolina, mengundang rombongan dan saya sendiri untuk menemani dia, sebab ia bepergian sendirian. Dan walaupun kami tidak menduga untuk mengadakan perjalanan secepat itu, namun kami merasa terkesan karena Tuhan sedang membuka jalan, dan kami tidak berani membantah undangan-Nya, sehingga setelah dua minggu berhenti di Houston, dimana kami hampir setiap hari mengadakan pelajaran, kami merasa berbahagia karena kami sudah tiba di Gunung Karmel, sambil menikmati persekutuan orang-orang yang telah dibawa kesini dari berbagai bagian negeri.
Adalah hanya kira-kira satu setengah tahun yang silam rombongan pertama dari pengerja tiba
461SERI SYMBOLIC CODE
di tempat ini, pada waktu itu belum ada satu bangunan pun yang didirikan, dan semua bangunan diatapi dengan semak-semak yang tebal dan dengan kayu-kayu yang besar dan kecil, tetapi sekarang sudah ada, disamping bangunanbangunan kecil, dan kandang lembu dan kambing, yaitu ada enam gedung yang bagus.
Bagaimanapun, pembangunan rumah-rumah tinggal itu bukanlah merupakan semua tugas yang telah dikerjakan, karena persiapan naskah untuk dua traktat, mempersiapkan naskah “Symbolic Code untuk diterbitkan”, beserta dengan semua pekerjaan rutin di kantor telah berjalan terus sejak hari pekerjaan itu dimulai di Gunung Karmel. Tuhan sangat memberkati umat-Nya yang telah menyerahkan hidup mereka dengan tidak mementingkan diri sendiri ke dalam pekerjaan yang ada di sini, dan adalah memang menyegarkan untuk bekerjasama dengan anakanak-Nya.
Inilah pertama kalinya isteri saya mempunyai kesempatan berkunjung ke Gunung Karmel, dan walaupun ia sudah lama menjadi Advent, mengambil kursus perawat, dan mengajar sekolah gereja bertahun-tahun, sehingga dengan demikian ia berhubungan dengan sejumlah besar lembaga kita serta bergaul dengan orang-orang muda kita yang ada di kawasan barat dan timur, namun secara sambil lalu ia mengatakan kepada saya bahwa di tempat manapun ia belum pernah menjumpai rombongan anak muda yang lebih baik, terutama ia menekankan kenyataan bahwa kepintaran dan pengabdian mereka kepada Tuhan kelihatannya di atas rata-rata. Saya memberi jawaban kepadanya dengan mengarahkan perhatian kepada kenyataan bahwa pekabaran pemeteraian itu sedang menghimpun yang terbaik dari sidang Masehi Advent Hari Ketujuh, sama seperti Pekabaran Malaikat Yang Ketiga dalam hari-hari permulaannya menghimpun yang terbaik dari gereja-gereja yang populer itu. Hal seperti inilah yang harus terjadi, karena sekarang kita berada dalam “pekerjaan penghabisan bagi sidang, pada masa pemeteraian mereka yang 144.000 itu” (Testimonies for the Church, Jilid 3, hal. 266), tak seorangpun kecuali mereka yang “tidak terdapat tipu” dalam mulutnya akan sanggup berdiri pada masa seperti ini, dan dengan demikian dipersiapkan untuk mengambil bagian dalam “Seruan Keras” dari Malaikat Yang Ketiga.
Salah satu dari perkara-perkara yang luar biasa untuk diperhatikan di tempat ini ialah sikap nyata yang menggembirakan dari semua orang, baik yang muda maupun yang tua, untuk menghadapi gangguan-gangguan yang biasa terjadi pada para perintis. Dalam setiap doa dan kesaksian, maupun pembicaraan pribadi bagi yang tinggal di Gunung Karmel, berulang-ulang terdengar ucapan syukur karena kesempatan istimewa yang mereka peroleh untuk tinggal “di atas bukit yang kudus” ini.
Sementara kami melihat tempat ini dari jarak dekat, mempertimbangkan segala hambatan yang sudah jauh dari jalan kemajuan, kami terdorong untuk percaya bahwa hal-hal yang diidamidamkan selama bertahun-tahun segera akan terwujud di Pusat Gunung Karmel dengan adanya sebuah sekolah, “yang semakin lama semakin seperti sekolah nabi-nabi” (“Fundamentals of Christian Education”, hal. 489), dan sebuah rumah peristirahatan untuk orang jompo dan yang lemah di antara kita; singkatnya, sebuah pusat latihan beserta perlengkapannya bagi semua golongan, bangsa, dan bahasa, sehingga dapat menunjukkan kepada saudara-saudara kita sendiri yang kekasih maupun kepada dunia bahwa Allah bermaksud memenuhi apa yang Ia katakan, dan mengatakan apa yang Ia maksudkan.
Haruslah selalu tersimpan dalam ingatan bahwa sesungguhnya nama, “Gunung Karmel” menunjuk kepada satu tempat ujian, dan sesungguhnya tempat ini adalah satu tempat dimana kita diuji dengan keras apakah kita berbakti kepada Allah atau kepada Baal. Meskipun ujiannya keras, hampir semuanya kelihatannya telah membuat kemajuan yang baik sesuai dengan peraturan, yang berbicara bagi penyediaan lembaga sekolah memasak dan penyediaan makanan yang sehat.
462SERI SYMBOLIC CODE
Kami sedang menikmati peristirahatan di sini, dan keinginan kami yang sesungguhnya ialah agar kita mau memberikan sumbangan kecil terhadap kemajuan pekerjaan untuk mana Gunung Karmel berdiri, sebab kita mengetahui bahwa dari tempat inilah akan dikirimkan bukubuku dan para pengerja dengan stempel pengesahan Allah ke atas mereka, — ke atas 7 buku-buku dan traktat-traktat, yang hanya berisikan kebenaran, dan mengutus laki-laki dan perempuan yang rela mati gantinya mengingkari tugas mereka — dan untuk pelayanan yang mulia kepada sidang dan kepada dunia inilah, dengan sungguh-sungguh kami bersama-sama memanjatkan doa dengan para penganut Kebenaran Masa Kini di seluruh dunia.
E.T.W
PANDANGAN SEKILAS YANG
PERTAMA KALI TENTANG GUNUNG
KARMEL
DAN PARA PENGHUNINYA
Sejak Pusat Gunung Karmel berdiri saya bertanya-tanya dalam hati terdiri dari orang-orang seperti apakah personil grup orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh ini yang, karena kesungguh-sungguhan iman telah kehilangan keanggotaan sidang mereka. Sebab itu, ketika seorang sahabat lama mengundang suami saya dan saya sendiri untuk menemani dia ke Texas karena ia sedang bepergian sendirian mengendarai sebuah mobil, tentu saudara dapat memahami betapa senang hati kami menerima undangannya itu.
Segera setelah tiba di Gunung Karmel, saya heran bercampur bahagia melihat serombongan laki-laki dan perempuan yang bersungguhsungguh yang tampaknya hanya bercita-cita untuk mencapai standar tabiat Kristen yang benar dan yang akan membuat mereka layak menjadi bagian dari mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu, yang dikatakan oleh Pewahyu sebagai “buah-buah pertama.”
Tidak berapa lama setelah kami tiba, Sekolah menyelenggarakan suatu program dimana para murid diberikan kesempatan untuk menunjukkan jenis pengetahuan apakah yang mereka dapatkan sewaktu Alkitab dan Kesaksian itu diajarkan. Tentang hal ini sekali lagi saya kagum, sebab saya melihat bahwa orang-orang muda di Sekolah Gunung Karmel, berada dalam tingkat kecerdasan yang lebih tinggi, daripada sekolahsekolah lain yang pernah saya lihat sebelumnya. Ini berbeda dengan laporan-laporan yang sampai ke telinga saya bahwa hanya orang-orang Advent yang kurang cerdas yang menerima pekabaran “Tongkat Gembala” itu.
Danau Waco yang indah itu, serta lembah subur yang terbentang bermil-mil di seberang danau, menambah indahnya pemandangan dari semua bangunan yang ada di Gunung Karmel.
Saya kira adalah satu kesempatan istimewa untuk memberi sumbangan dengan bekerja di ruang kelas disini, dan terang tambahan pada pekabaran malaikat yang ketiga yang telah saya terima, sungguh beralasan untuk menyediakan waktu dan biaya untuk mengadakan perjalanan.
Ny. E.T. Wilson
PERTANYAAN DAN JAWABAN
APAKAH PEMBANTAIAN ITU TERJADI SEBELUM
ATAU SESUDAH MASA KASIHAN BERAKHIR?
Pertanyaan No. 145 :
“Jika pembantaian Yeheskiel Sembilan itu terjadi di dalam sidang sebelum masa kasihan berakhir, maka kenapa ‘The Great Controversy’, hal. 656 mengatakan : ‘Sekarang semua orang telah mengambil keputusan mereka; orang-orang jahat telah bersatu sepenuhnya bersama Setan dalam peperangannya melawan Allah … Tanda
463SERI SYMBOLIC CODE
kelepasan telah dibubuhkan kepada mereka ‘yang berkeluh kesah dan menangis’ karena segala kekejian yang telah dilakukan?’ Sekarang malaikat maut keluar, seperti yang dilambangkan dalam khayal Yeheskiel melalui lambang orangorang yang memegang senjata pembantai, kepada siapa perintah ini diberikan : … Pekerjaan pembinasa itu dimulai di antara mereka yang mengaku menjadi pengawal-pengawal kerohanian umat itu.’
“Bukankah keterangan di atas, tampaknya menempatkan bahwa pembantaian Yeheskiel Sembilan itu terjadi setelah masa kasihan berakhir, berbeda dengan ajaran-ajaran “Tongkat Gembala”?
Jawab :
Pertanyaan itu mengungkapkan bahwa orang yang bertanya belum sepenuhnya mempelajari atau memahami apa yang diajarkan “Tongkat Gembala” itu, karena sesungguhnya “The Great Controversy” itu tidak ada menyangkal “Tongkat Gembala”, melainkan menguatkannya. Telah dibuktikan bahwa sebelum masa kasihan berakhir ada dua golongan “buah-buah”, yaitu, mereka yang 144.000 dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9), dan yang terpisah pada dua masa yang berbeda — yang pertama dikumpulkan sebelum masa kasihan berakhir sementara “pintu tertutup bagi orang-orang yang tidak mau masuk”, dan sementara “tangan-Nya masih terangkat untuk menyelamatkan”, (“Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 97), sebagaimana yang ditunjukkan dalam “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 266, bahwa pemeteraian mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu adalah merupakan pekerjaan yang terakhir bagi sidang, sedangkan pekerjaan pemeteraian bagi rombongan besar itu adalah pekerjaan terakhir bagi dunia. Dengan demikian, sementara, pada masa pehukuman yang membinasakan dari Allah berlangsung sebelum masa kasihan berakhir, maka pintu tertutup kepada golongan yang satu, dan pintu terbuka kepada golongan lain untuk siapa “tangan-Nya masih terangkat untuk menyelamatkan”, sehingga jelas menunjukkan bahwa pertama sekali masa kasihan berakhir bagi lalang yang ada dalam sidang. Lagi pula, sebab masa itu adalah masa hukuman yang membinasakan dari Allah — pemisahan lalang dari gandum — maka pembantaian Yeheskiel Sembilan itu adalah pembantaian yang memisahkan orang jahat dari antara orang benar
Oleh sebab itu, karena ada dua pemisahan, maka ada satu kegenapan rangkap pembantaian Yeheskiel itu : satu dalam sidang sebelum masa kasihan berakhir, dan yang satunya di dalam sidang-sidang duniawi setelah masa kasihan berakhir, sewaktu setiap orang telah mengambil keputusan. Para pengawal kerohanian yang tidak setia, atau para penjaga palsu orang banyak itu, adalah yang pertama sekali terbantai dalam sidang-sidang dunia, sama seperti “orang-orang bangsawan” yang ada di dalam sidang MAHK yang pertama kali mendapatkan pukulan itu (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 211). Hanya inilah penjelasan yang cocok dengan setiap pernyataan atas pokok masalah ini yang dapat dijumpai dalam Roh Nubuat dan Alkitab.
8
MALAIKAT YANG KEDUA ATAU
YANG KETIGA?
Pertanyaan No. 146 :
“Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 230, paragrap yang terakhir mengatakan, bahwa Pekabaran Malaikat yang Ketiga akan diberitakan lagi untuk kedua kalinya, tetapi “Testimonies to Ministers”, hal. 59 mengatakan bahwa pekabaran malaikat yang kedualah yang akan diberitakan untuk kedua kalinya. Yang manakah yang benar?
Jawab :
Sebutan Pekabaran Malaikat yang Ketiga di antara orang-orang Advent, sudah dipahami berisikan pakabaran malaikat yang pertama, kedua, dan ketiga, tetapi bukan demikian apabila
464SERI SYMBOLIC CODE
kita menggunakan ungkapan, “pekabaran malaikat yang kedua”. “Tongkat Gembala” menggunakan sebutan, “Pekabaran Malaikat yang Ketiga”, adalah untuk menunjukkan kenyataan bahwa semua pemberitaan tiga malaikat itu akan diulangi lagi.
Sebab itu, keduanya adalah benar. Pekabaran malaikat yang kedua akan diberitakan sekali lagi berupa pekabaran yang terdapat dalam Wahyu 18 : 4; pekabaran malaikat yang pertama kini baru diberitakan berupa pekabaran tentang pehukuman orang-orang hidup (Maleakhi 3 : 1 – 4); sedangkan pekabaran malaikat yang ketiga akan diulangi pada Seruan Keras — sehingga membuat pemberitaan kembali Pekabaran Malaikat Yang Ketiga secara bersama-sama, atau pekabaran tiga malaikat.
BAGAIMANAKAH ENGKAU
MEMBACANYA?
Pertanyaan No. 147 :
“Bukankah Kerinduan Segala Zaman”, hal. 77 mengatakan bahwa kebangkitan Kristus pada hari Minggu, adalah hari yang kedua dari jamuan Paskah?
Jawab :
Suatu kesimpulan yang diperoleh berdasarkan satu kutipan, walaupun ia itu dikemukakan dengan jelas, namun jika yang disimpulkan tidak cocok dengan pernyataan-pernyataan lain atas pokok masalah yang sama, maka ia itu bukanlah suatu aturan tafsiran yang aman dan jujur.
Setiap orang yang berusaha untuk membuktikan bahwa tahun Kristus disalibkan, jamuan Paskah yang kedua terjadi pada hari Minggu, harus mengakui bahwa jamuan paskah pada hari yang pertama, yang dirayakan pada tanggal limabelas bulan itu (Bilangan 28 : 17), harus jatuh pada hari Sabat (hari yang ketujuh). Pengakuan ini akan bertentangan baik kepada Matius ataupun Markus (Matius 26 : 17 – 18; Markus 14 : 12 – 26), sebab jika tidak jamuan paskah hari yang pertama jatuh pada hari Sabat, maka Tuhan tidak akan dapat merayakannya dengan kedua belas murid itu, sebelum Ia disalibkan, karena sebelum hari Sabat tiba, Ia terbaring di dalam kubur.
Dengan sendirinya, mereka yang mengambil pendirian bahwa hari yang kedua jamuan paskah itu jatuh pada hari Minggu, dan hari yang pertama jatuh pada hari Sabtu, harus menjelaskan bagaimana Kristus dapat merayakan hari yang pertama jamuan itu sebelum hari Sabtu, ya, bahkan sebelum hari Jumat, sebab kira-kira jam enam, Ia sudah dibawa ke dalam gedung pengadilan Pilatus (Yohanes 19 : 14), dan sementara Kristus tergantung di atas salib, matahari telah menjadi gelap dari jam enam sampai jam sembilan (Markus 15 : 33). Oleh karena itu, jam enam, pada waktu matahari menjadi gelap, adalah waktu siang pada hari itu, dan jam enam sewaktu dalam gedung pengadilan Pilatus, maka jika keduanya pada hari yang sama, tentunya jam enam sewaktu dalam gedung pengadilan Pilatus adalah jam tengah malam. Selain itu, karena inilah waktu yang pertama sekali Kristus dibawa ke hadapan Pilatus, dan karena sebelum waktu ini Ia sudah diperiksa di hadapan Sanhedrin, dimana pemeriksaan tidak sah menurut undang-undang jika dilakukan malam hari, maka kenyataan-kenyataan ini membuktikan bahwa Kristus diperiksa di hadapan Sanhedrin pada hari Kamis. Lebih jauh, kenyataan bahwa Ia merayakan Paskah itu sebelum Ia dibawa kepada imam-imam, membuktikan bahwa tanggal empatbelas bulan itu, dalam mana anak domba itu sudah disembelih pada waktu petang, adalah pada hari Rabu, dan bahwa malamnya Kristus bersama keduabelas murid itu makan jamuan Paskah, setelah itu rombongan orang banyak menangkap Dia, lalu membawa-Nya kepada Annas. Demikianlah, Alkitab sepenuhnya membuktikan bahwa hari yang pertama dari perjamuan itu jatuh pada hari Kamis pagi, sebelum hari siang; yang kedua jatuh pada hari Jumat, yang ketiga pada hari Sabtu, dan
465SERI SYMBOLIC CODE
yang keempat pada hari Minggu.
Jika kita tidak dapat mencocokkan satupun pernyataan khusus dengan kenyataan-kenyataan yang sudah dinyatakan di atas, maka lebih baik jangan kita mencocokkan pernyataan itu daripada kita tidak menghiraukan segala pernyataanpernyataan yang lain, karena tak satupun dari antaranya dapat kita buat bertentangan. Juga perkataan yang kedua, dalam “Kerinduan Segala Zaman” bukanlah salah cetak, atau kalimat itu bukan tak dapat dipahami dengan benar.
APAKAH ROMBONGAN BESAR ITU
MUNCUL PADA METERAI
YANG KEENAM ATAU YANG
KETUJUH?
Pertanyaan No. 148 :
“Dalam jawaban Saudara Houteff kepada “Penyelidikan Atas Buah-Buah pertama” dari Saudara Brown, ia membuat pernyataan bahwa ‘rombongan besar’ Wahyu 7 : 9 muncul di hadapan tahta Allah pada waktu meterai yang keenam. Tetapi ‘Tongkat Gembala mengajarkan bahwa rombongan besar itu dihimpun setelah penyucian sidang — pada waktu meterai yang ketujuh. Oleh sebab itu, bagaimanakah rombongan besar itu dapat berdiri di hadapan tahta Allah, selama periode meterai yang keenam, sebelum mereka dihimpun keluar dari segala bangsa?”
Jawab :
Pembaca hendaknya memperhatikan bahwa jawaban kepada tulisan Pendeta Brown bukanlah maksudnya untuk menetapkan waktu yang tepat dari peristiwa itu, tetapi adalah untuk meminta kepadanya supaya menjelaskan bagaimana “rombongan besar” itu, menurut pendapatnya, adalah orang-orang kudus yang dibangkitkan, sedangkan orang-orang yang Yohanes lihat bukanlah orang-orang kudus yang dipanggil oleh Kristus keluar dari kubur pada waktu kedatangan- Nya yang kedua kali, waktu dan peristiwa mana organisasi berpegang adalah pada pembukaan meterai yang ketujuh, tetapi ‘rombongan besar’ yang sedang berdiri di hadapan tahta itu pada waktu meterai yang keenam, bahkan sebelum masa kasihan berakhir, bukan mengatakan sebelum kebangkitan.
Tak seorangpun dapat membantah bahwa rombongan besar itu berdiri di hadapan tahta selama waktu peristiwa-peristiwa yang 9 digambarkan dibawah meterai yang keenam berakhir, karena pembukaan meterai yang pertama dituliskan dalam Wahyu 6 : 12; meterai yang kedua ayat 3 dan 4; meterai yang ketiga ayat 5, 6; meterai yang keempat ayat 7, 8; meterai yang kelima ayat 9 – 11; meterai yang keenam pada ayat-ayat yang lagi tinggal dari pasal 6 dan semua pasal 7; dan meterai yang ketujuh pada pasal 8 : 1. Oleh karena itu, adalah benar bahwa rombongan besar itu secara berturut-turut digambarkan dibawah meterai yang keenam.
“Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 221 menerangkan bahwa walaupun peristiwa dari masing-masing meterai saling menyusul antara yang satu dengan yang lain secara berurutan, namun tak satupun dari antaranya berakhir sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali. Maka, walaupun rombongan besar itu secara berurutan dituliskan dibawah meterai yang keenam, namun mereka berbakti di hadapan tahta itu setelah meterai yang ketujuh dibuka. Dengan perkataan lain, mereka berdiri di hadapan tahta itu apabila meterai yang keenam dan meterai yang ketujuh dibuka, karena semua meterai itu berakhir pada waktu yang sama.
“BIBIR ORANG BEBAL
MENIMBULKAN PERTENGKARAN,
DAN MULUTNYA
BERSERU MEMINTA PUKULAN”
Pertanyaan No. 149 :
466SERI SYMBOLIC CODE
“Pada suatu perkumpulan doa yang kami adakan, kami bertanya kepada dua orang lakilaki yang menghadirinya, apa yang mereka pikirkan tentang Tongkat Gembala itu. Mereka tersenyum dan berkata, ‘Kami telah menemukan bahwa ada kesalahan dalam buku-buku itu, dan juga penulisnya sudah mulai mengajarkan pekabarannya itu sejak permulaan tahun 1922, sedangkan ia mengaku mengajarkannya dalam tahun 1930; kami meminta kepada mereka untuk menunjukkan kepada kami kesalahan yang mereka temukan, lalu mereka menjawab, ‘Tongkat Gembala’, Jilid 1, hal. 24 mengatakan bahwa mereka yang 144.000 itu menyanyikan nyanyian Musa dan Anak Domba itu, tetapi Jilid 2, hal. 172 bertentangan dengan Jilid 1, karena Jilid 2 mengatakan bahwa mereka yang 144.000 itu tidak ada menyanyikan nyanyian itu. Tolong jelaskan masalah yang tampaknya bertentangan ini.”
Jawab :
Perdebatan-perdebatan seperti itu terhadap Tongkat Gembala hanya akan membuktikan para penentang Kebenaran Sekarang benar-benar “buta” karena nubuatan menggambarkan mereka demikian (Wahyu 3 : 17). Satu pemeriksaan yang teliti tentang apa yang dikatakan oleh “Tongkat Gembala” dalam keterangan mengenai ‘nyanyian Musa dan Anak Domba’ itu akan membuktikan kepada pembaca bahwa hanya orang yang ingin mempunyai salah pengertian dapat yakin bahwa Jilid satu dan Jilid dua Tongkat Gembala itu saling bertentangan dalam masalah ini.
“Tongkat Gembala”, Jilid Satu, hal. 24, tidak ada mengatakan apa-apa selain daripada apa yang dikutip dari Alkitab dan “Roh Nubuat” : “Maka mereka (para pemain kecapi, bukan mereka yang 144.000 itu) menyanyikan ‘satu nyanyian baru’ di hadapan tahta itu, sebuah nyanyian yang tak seorang pun dapat mempelajarinya kecuali mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu. Itulah nyanyian “Musa dan Anak Domba” itu. (“The Great Controversy”, hal. 649; dan Wahyu
“Baik Tongkat Gembala” maupun “The Great Controversy” tidak ada mengatakan bahwa mereka yang 144.000 itu menyanyikan nyanyian itu, melainkan mereka hanyalah orang-orang yang dapat mempelajarinya, dan, “Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 172 menerangkan bahwa para pemain kecapi itu adalah orang-orang yang menyanyikan lagu itu, mereka telah memahami nyanyian itu sehingga 144.000 itu memperlihatkan bahwa mereka telah mempelajari lagu itu, sehingga mereka harus menyanyikannya, jika tidak maka tidak ada guna bagi mereka untuk mempelajarinya. Sebab itu, baik Jilid Satu maupun Jilid Dua adalah samasama benar, dan orang-orang yang mencela itu adalah salah, mereka adalah orang-orang yang sangat ingin untuk menyangkal Tongkat sehingga mereka hanya melompat kepada kesimpulan sama seperti seekor ikan yang jatuh pada umpan yang menjeratnya — setiap saat mereka terjerat sendiri apabila mereka membuka mulut! Pada waktu yang sama, mereka tampaknya lebih banyak mengetahui tentang Saudara Houteff dan tugasnya, dan kapan ia mulai mengajarkan pekabaran itu, dll, daripada yang ia ketahui tentang dirinya sendiri. “Bagaimanakah engkau membacanya?”
Dengan hati yang tulus kami mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara penentang atas kritik mereka, tetapi kami sangat menyesal karena pikiran-pikiran mereka yang tidak dapat memahami, atau barangkali, ingin mengabaikannya. Tentu saja, kami menyadari bahwa adalah hal biasa bagi siapa saja untuk membantah pekerjaan orang lain, untuk mengemukakan alasan yang paling kuat menjatuhkannya. Maka, oleh karena semua tuduhan saudara-saudara ini adalah rintangan yang paling kokoh yang dapat mereka lakukan terhadap Tongkat itu, maka kami merasa layak untuk berseru, Glory Haleluyah!
APAKAH MIKHAIL BERDIRI
SEBELUM ATAU
467
SERI SYMBOLIC CODE
SESUDAH MASA KASIHAN
BERAKHIR
Pertanyaan No. 150 :
“Tampaknya ada perbedaan di antara buku ‘A Word to the Little Flock’ dengan ‘Tongkat Gembala’ dalam pernyataan-pernyataan berikut : ‘Mikhail berdiri (Daniel 12 : 1) untuk melepaskan umat-Nya … tidak akan digenapi, sampai Yesus … meletakkan jubah kerajaan-Nya, dan mahkota-Nya, untuk mengadakan perjalanan di atas kereta berawan’. — ‘A Word to the Little Flock’, hal. 12, dan ‘Kesusahan yang akan menimpa pada waktu Mikhail berdiri, bukanlah pencobaan, atau kesusahaan orang-orang kudus; melainkan adalah kesusahan bangsa-bangsa di bumi, yang disebabkan oleh “tujuh bela yang terakhir” — idem, hal. 9, sedangkan Traktat No. 3, ‘Penuaian’, hal. 17 mengatakan, bahwa ‘masa kesusahan yang dilukiskan disini (Daniel 12 : 1) akan dimulai sebelum pekerjaan Injil selesai.’ Bagaimanakah pernyataan-pernyataan ini dapat dicocokkan?”
Jawab :
Kesukaran itu terletak pada kenyataan bahwa orang yang bertanya menarik satu garis ketetapan untuk peristiwa-peristiwa ini, yang sama sekali terlalu sempit kepada pembatasan waktu, artinya, hal itu sudah dianggap benar karena masa kesusahan itu akan berlaku pada masa tujuh bela, dan tidak dapat dimulai sebelum itu. Kemudian juga, sebahagian besar daripada apa yang ia baca dalam pemberitaan-pemberitaan sehubungan dengan pertanyaan itu mestinya jangan diambil sebagai satu masa nubuatan yang mutlak dari peristiwa yang disebutkan, tetapi benar-benar sebagai satu tafsiran Alkitab sebagaimana yang dipahami pada waktu itu, yang tentu saja tafsirannya didasarkan atas pembatasan terang yang kemudian terus bersinar pada ayat-ayat Firman ini. Sebab itu, sebagaimana terang ini 10 harus bertambah terang, dan Alkitab harus semakin bercahaya seperti sinar-sinar yang memancar semakin jauh setiap hari, maka sekarang kita harus menunggu terang yang lebih banyak daripada yang mereka lihat.
Selain itu, apapun tafsiran yang dapat kita buat pada setiap pernyataan untuk menerangkan setiap kebenaran, tentunya harus ada kecocokkan dengan setiap pernyataan lain pada pokok masalah itu. Dalam membatasi masa kesusahan itu kepada satu periode setelah berakhirnya masa kasihan, orang yang bertanya tidak mencocokkannya dengan “Early Writings”, hal. 85, 86, karena di sana dapat kita baca, “Permulaan masa kasusahan yang disebutkan disini, tidak menunjuk kepada masa apabila bela-bela itu mulai akan dituangkan, tetapi kepada satu jangka waktu yang singkat tepat sebelum semuanya itu dituangkan, sementara Kristus masih berada di dalam bait suci. Pada waktu itu, sementara tugas penyelamatan sedang berakhir, kesusahan akan menimpa ke atas bumi, dan bangsa-bangsa akan marah, namun masih ditahan agar jangan menghalangi pekerjaan malaikat yang ketiga. Pada waktu itu, ‘hujan akhir’, atau penyegaran dari kehadiran Tuhan, akan turun, memberikan kuasa kepada seruan keras malaikat yang ketiga, lalu mempersiapkan orang-orang suci supaya tahan berdiri dalam masa apabila tujuh bela yang terakhir dituangkan.” Keterangan-keterangan ini dengan sempurna mencocokkan yang nampaknya seperti berbeda antara “A Word to the Little Flock” dengan Traktat kami No. 3, yakni “Penuaian.”
ANJURAN KESEHATAN UNTUK
BULAN JANUARI
Karena bahaya paling besar untuk memuaskan selera muncul selama musim-musim liburan, maka hendaklah masing-masing orang meningkatkan niatnya untuk memperoleh kemenangan, dengan berhati-hati memilih makanannya, dan juga banyaknya makanan yang dimakan.
Jika teman-temanmu bermaksud untuk membuat kamu menjadi korban ejekan, ingatlah
468SERI SYMBOLIC CODE
bahwa “Orang-orang yang meninggikan panjipanji sedapat yang mereka lakukan untuk mematuhi perintah Allah, sesuai terang yang Allah berikan kepada mereka melalui firman-Nya dan melalui Kesaksian Roh-Nya, tidak akan mengubah jalan perbuatannya untuk menuruti keinginan-keingingan sahabat dan keluargakeluarga mereka, baik mereka secara pribadi atau dua orang atau secara rombongan, yang hidup bertentangan dengan kebijaksanaan rencana Allah. Jika kita berpaling dari prinsip dalam perkara-perkara ini, jika kita sungguh-sungguh memperhatikan peraturan-peraturan makanan, jika kita sebagai orang Kristen yang berpendidikan dapat mengatur selera kita sesuai dengan rencana Allah, maka kita akan mempunyai satu pengaruh yang sesuai dengan pikiran Allah. Timbul pertanyaan, ‘Apakah kita mau menjadi pembaharu-pembaharu kesehatan yang benar”? (Man. K – 3 – 84). Juga ingatlah bahwa “Besarlah kedamaian bagi orang yang mencintai taurat-Mu : dan apapun tidak akan melukai perasaan mereka.” Mazmur 119 : 165.
Di bawah keadaan-keadaan yang sedemikian, kebenaran akan tampak lebih jelas kepada orangorang yang melihat, dan benih yang ditaburkan kemudian akan bertambah menjadi seratus kali lipat.
Jika kamu ingin makanan yang bergizi cobalah resep berikut ini :
PIE CRUST
(Kulit kue tart)
1 cangkir minyak.
¾ pound tepung gandum murni ¾ pound ukuran sedikit atau sedang ?
1 ¼ cangkir air 1 sdm garam
CARA BUAT
Campurkan sedikit garam, dan tepung bersama-sama; tambahkan minyak dan menggosok-gosok kedua tangan hingga minyak seluruhnya bercampur menyebar seluruhnya pada tepung.
Kemudian tambahkan air, dan lakukanlah hanya cukup untuk dicampur bersama-sama. Lalu sisihkan sebentar
SIAPKAN BAHAN-BAHAN UNTUK ISI
PIE
1 ukuran bawang merah yang bagus, dicincang 1quarts bayam yang telah dipotong atau setiap sayuran hijau lainnya 2 telur 2 cangkir nasi 1 cangkir susu 1 sdt garam 2 sdm minyak
CARA BUAT
Kocok telur, garam, dan susu bersama-sama; kemudian tuangkan minyak dalam penggorengan yang kering, dan apabila panas, lalu tuangkan bawang ke dalamnya, sehingga sampai agak coklat. Satukan semua bahan, kemudian mulailah untuk membuat pie dengan menggulung adonan secukupnya untuk menutupi dasar pie yang tipis : sekarang gulunglah hingga penuh, kira-kira 2 inci tebalnya di tengah. Basahilah pinggir daripada crust yang lebih bawah sebelum menutupi dengan bagian atas crust. Janganlah melubangi bagian atas crust, karena anda harus menahan seluruh bahan sebaik mungkin.
Pangganglah dalam cara yang biasanya selama duapuluh lima menit atau tigapuluh menit di dalam oven yang panasnya sedang. Disajikan untuk empat orang.
SALAD BAYAM
Untuk satu quarts bayam yang diiris mentah, tambahkan ½ cangkir daun bawang merah yang hijau yang telah diiris, tambahkan ½ cangkir serpih kacang tanah. Untuk pemakaian gunakan 4 cangkir mayonais atau 4 sendok makan santan kelapa.
469SERI SYMBOLIC CODE
SALAD LOBAKPERHATIAN
1 cangkir lobak, 1 cangkir kubis, ½ cangkirDalam mengirimkan semua cek, pos wesel serpihan kacang tanah. Irislah radis dan potonglahbiasa, dan pos wesel cepat, dan lain-lain, kubis dengan baik : kemudian satukan semuatolonglah dikirimkan semuanya atas nama The bahan-bahan itu, dan hidangkan dengan daunUniversal Publishing Association. selada.
Apabila mengirimkan uang adalah lebih
aman mengirimkannya melalui cek atau
melalui pos wesel daripada mengirimkannya
dengan mata uang.
11
470SERI SYMBOLIC CODE
“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
11 471 SERI SYMBOLIC CODE

1
472SERI SYMBOLIC CODE
PEMBANGUNAN REFORMASI
REORGANISASI — GUNUNG
KARMEL
Meskipun sidang merupakan sasaran yang paling disayangi Allah di atas bumi, dan mencurahkan perhatian-Nya yang paling tertinggi, Ia sering harus menegur, dan bahkan memarahi dan menghukum, lembaga Ilahi yang ditahbiskan ini, agar supaya ia dapat mempertahankan martabatnya yang tinggi yang telah Allah berikan kepadanya; dan walaupun sejarah umat pilihan Allah adalah sejarah yang panjang, dengan catatan yang menyedihkan berdosa dan bertobat, berdosa dan bertobat, namun kasih Bapa yang tak terhingga, yang digambarkan begitu indah melalui perumpamaan anak pemboros itu, adalah merupakan satu pelajaran yang sangat keras bagaimana Kristus menunjukkan kasih sayang-Nya yang tak pernah padam bagi sidang.
Selain itu, rasul Paulus mengatakan kepada kita bahwa Kristus “telah menyerahkan Diri-Nya untuk sidang”. Dan, melalui pekabaranpekabaran kepada sidang, yang dimulai sejak zaman rasul-rasul, dan berlanjut sampai kepada akhir dunia, Juruselamat sering menyatakan dengan sedih “sedikit menentang” para pengikut- Nya yang kekasih, dan menegur mereka dengan kata-kata yang keras, untuk menjelaskan kepada mereka nasib dari orang-orang yang tidak mengindahkan nasehat surga.
Setiap orang yang mengambil satu peranan aktif dalam menyampaikan pekabaran pehukuman, melalui kenyataan ini, tidak hanya menjadi Masehi Advent Hari Ketujuh, tetapi juga menjadi anggota sidang Laodikea, yang mana nama — Laodikea — menandai tugas pekerjaannya, yang memberitahukan kepada dunia bahwa penghakiman sedang dalam persidangan. Sementara ini adalah satu hak istimewa dan ditinggikan, maka hak ini seharusnya sudah membuat setiap orang mau mengorbankan apa saja, namun kita melihat beberapa pengaduan yang mengejutkan terhadap umat yang paling disayangi dari segala umat yang pernah hidup di atas bumi ini. Kutipan dari pena pendiri sidang MAHK, dapat kita baca :
“Allah menjatuhkan tuduhan keras terhadap para pendeta dan terhadap umat karena kelemahan rohani mereka, dengan mengatakan, ‘Aku tahu segala pekerjaanmu; engkau tidak dingin dan tidak panas : Aku ingin supaya engkau dingin atau panas. Jadi karena engkau adalah suam, dan tidak dingin atau tidak panas, Aku akan meludahkan engkau keluar dari mulut-Ku. Karena engkau berkata, Aku kaya dan telah bertambah-tambah dalam kekayaan, sehingga tidak kekurangan apa-apa; dan karena engkau tidak tahu bahwa engkau melarat, dan malang, dan miskin, dan buta dan telanjang : maka Aku menasehatkan engkau supaya membeli daripada- Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya; dan juga pakaian putih, supaya engkau berpakaian, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi salep mata untuk melumaskan matamu, supaya engkau dapat melihat.” — “Christ Our Righteousness”,
Berikut ini ada tujuh hal yang jelas, yakni panggilan Allah yang terakhir bagi sidang-Nya yang kekasih, bagi suatu PEMBANGUNAN, suatu REFORMASI, dan suatu REORGANISASI, menjelaskan sepenuhnya apa hasil yang akan diperoleh jika telinga yang tuli kembali mendengar lalu menyambut amaran terakhir ini :
(1) “Allah menyerukan supaya diadakan suatu pembangunan rohani dan suatu reformasi rohani. Jika ini tidak dilakukan, maka mereka yang suam itu akan tumbuh semakin menjijikkan di hadapan pemandangan Tuhan, sehingga Ia tidak mau lagi mengakui mereka sebagai anak-anak- Nya.
(2) “Pembangunan dan reformasi harus dilaksanakan di bawah pengendalian Roh Kudus.(3) “Pembangunan dan Reformasi adalah dua hal yang berbeda.(4) Pembangunan menandai adanya satu pembaharuan kehidupan rohani, yakni
473SERI SYMBOLIC CODE
menghidupkan kuasa pikiran dan hati, kebangkitan dari mati rohani. (5) Reformasi menunjukkan adanya satu reorganisasi, yakni suatu perubahan teori-teori dan pendapat-pendapat, kebiasaankebiasaan dan perbuatan-perbuatan. (6) Reformasi tidak akan menghasilkan buah-buah pembenaran yang baik kalau tidak dipadukan dengan pembangunan dari Roh. (7) Pembangunan dan Reformasi akan melakukan tugasnya yang sudah ditentukan, dan untuk melaksanakan tugas ini keduanya harus bergabung.” — Id., hal. 154, 155.
Ada tiga hal yang sangat menonjol dalam kutipan-kutipan tebal di atas. Pertama, Allah menyerukan panggilan keras ini kepada para pendeta, dan kemudian kepada anggota biasa. Kedua, bahwa panggilan itu adalah merupakan satu pernyataan yang positif atas peranan Allah sehingga jikalau umat-Nya gagal mengindahkan panggilan untuk mengadakan suatu “Pembangunan rohani dan Reformasi rohani”, maka Ia akan meludahkan mereka dari dalam mulut-Nya. Dan ketiga, bahwa Dia Yang mempunyai kuasa itulah yang membuat jelas bahwa pada waktu ini Ia sedang menyerukan untuk mengadakan “reorganisasi, yakni suatu perubahan dalam teori-teori, dan pendapatpendapat, kebiasaan-kebiasaan dan perbuatanperbuatan”. Dengan perkataan lain, sidang harus mengalami ketiga perubahan itu sebelum ia pergi ke seluruh dunia, “untuk merebut dan untuk menaklukkan”, “indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti bala tentara dengan panji-panjinya.”
Karena mengikuti perintah Tuhan, maka orang-orang Advent, sepanjang tahun 1863 yang lalu, telah mengorganisir dirinya sendiri ke dalam satu Persekutuan General Conference. Kepada mereka diperingatkan supaya mereka belajar dari organisasi contoh itu dengan sebaik-baiknya, yaitu Israel kuno, karena, demikianlah kata utusan itu kepada Israel modern, “Pemerintahan Israel dikenal melalui organisasinya yang sangat sempurna, mengagumkan karena kelengkapan dan kesederhanaannya. Tata tertib yang begitu menyolok diperlihatkan dalam kesempurnaan dan ketentuan dari semua pekerjaan Allah yang dinyatakan dalam perekonomian bangsa Ibrani. Allah adalah pusat dari kekuasaan dan pemerintahan, yaitu penguasa yang tertinggi. Musa berdiri sebagai pemimpin mereka yang kelihatan, yang ditunjuk oleh Allah, untuk melaksanakan undang-undang atas namanya. Sesudah itu, dari semua tokoh suku-suku itu satu majelis yang terdiri dari tujuh puluh orang dipilih untuk membantu Musa menyelesaikan perkaraperkara biasa yang terjadi di tengah-tengah bangsa itu. Kemudian datang imam-imam, yang meminta petunjuk kepada Tuhan dalam bait suci. Kepala-kepala, atau penghulu-penghulu, memerintah atas suku-suku. Di bawah semua ini, ada pemimpin atas seribu orang, dan pemimpin atas seratus orang, dan pemimpin atas lima puluh orang, dan pemimpin atas sepuluh orang’; dan akhirnya pegawai-pegawai yang dapat ditugaskan untuk pekerjaan-pekerjaan khusus.” — “Patriarchs and Prophets”, hal. 374.
2
Kita tidak saja mempunyai contoh dari sidang orang-orang Israel, tetapi juga dari orang-orang Kristen yang mula-mula, yang mengikuti “prinsip-prinsip kesalehan dan keadilan yang sama yang telah memimpin para penguasa di antara umat Allah pada zaman Musa dan zaman Daud”, namun karena “kelalaian”, prinsip-prinsip itu sudah beralih kepada “sidang Allah yang baru diorganisir ini” dalam periode Injil”. — “Acts of the Apostles”, hal. 95. Dan sekarang, pada masa pengumpulan Israel modern — mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu — yang akan membentuk “isi rumah Daud” contoh saingan, dan yang akan merupakan buah-buah pertama kerajaan dimana Kristus mengajarkan kepada murid-murid-Nya supaya berdoa untuk itu, adalah kewajiban bagi semua orang, yang mendengarkan panggilan reorganisasi itu, yaitu kewajiban supaya siap berjalan dengan mereka yang sudah menyambut “pergerakan pembangunan besar di antara umat Allah.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 126.
Oleh karena itu, kita sebagai pembaharupembaharu, harus mematuhi perintah Ilahi yang
474SERI SYMBOLIC CODE
berkaitan dengan satu organisasi yang lebih sempurna, sebab Tuhan mengatakan kepada kita, agar kita “Bangun … bersatu untuk bekerja di bawah sesuatu nama dengan mana semuanya dapat bekerja sama dalam perbuatan yang harmonis”. “Membuat organisasi yang teratur, untuk mengangkat anggota-anggota sidang supaya keluar dari keadaan mati dimana mereka bertahun-tahun sudah alami. Utuslah pengerjapengerja yang mau menghidupkan prinsip-prinsip pembaharuan kesehatan kepada sidang-sidang. Hendaklah mereka yang diutus itu merupakan orang-orang yang dapat melihat perlunya menyangkal diri dalam selera makan, atau mereka akan menjadi jerat kepada sidang. Lihatlah apakah napas kehidupan tidak akan masuk ke dalam sidang-sidang kita. Satu unsur baru perlu masuk ke dalam pekerjaan itu.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 267.
Dari pernyataan-pernyataan ini jelaslah bahwa Allah sedang menyerukan “satu reformasi yang menyeluruh supaya dilaksanakan. Apabila reformasi ini mulai, maka roh yang gemar berdoa akan timbul di hati setiap orang percaya, maka perbantahan serta perselisihan paham akan terbuang dari dalam sidang … Seorang anggota yang sedang berjalan dalam barisan yang tepat akan menuntun anggota-anggota lain untuk bersatu dengan dia sebagai alat perantara bagi ungkapan Roh Kudus. Tidak akan ada kebingungan, sebab semua pikiran orang akan menjadi selaras dengan pikiran Roh Suci”. Idem., Jilid 8, hal. 251. Demikianlah kembali kita saksikan bahwa Tuhan sedang memanggil pengerja-pengerja yang mau (rela) di dalam sidang supaya mengatur diri mereka sendiri — satu atau lebih — lalu bekerja pada “barisan yang tepat”, dengan memberikan jaminan bahwa “orang-orang lain” akan bergabung dengan mereka dan segera semua orang “akan berdoa dengan memahami makna doa yang diajarkan oleh Kristus kepada hamba-hamba-Nya : ‘Datanglah Kerajaan-Mu’. ‘Jadilah kehendak-Mu di bumi, seperti di dalam surga.’ Matius 6 : 10.” Idem.
Untuk menggenapi doa di atas, dan karena kita sudah dipanggil keluar untuk memulihkan setiap lembaga Ilahi, maka kepada kita diminta supaya mendirikan satu organisasi yang lebih sempurna, dengan hasil, bahwa setelah berminggu-minggu memanjatkan doa yang sungguh-sungguh serta pekerjaan penyelidikan yang teliti dalam Alkitab dan Kesaksian, maka sekarang kami bersuka cita memberitakannya kepada pembaca Symbolic Code bahwa Tuhan sedang mempersiapkan bala tentara-Nya untuk “pekerjaan yang terakhir bagi sidang”. Sebab itu, datanglah pada kami panggilan nubuatan ini :
“Lebarkanlah tempat-tempat perkemahanmu, dan bentangkanlah tempat-tempat kediamanmu : janganlah tahan-tahan, panjangkanlah tali-tali kemahmu, dan pancangkanlah kuat-kuat segala patokmu.” (Yesaya 54 : 2.)
Sesuai dengan perintah itu, maka Gunung Karmel telah mulai memperluas tempat-tempat perkemahannya, dengan melipatgandakan luas tanah sebagaimana yang diberitakan dalam “Symbolic Code” Jilid …., untuk membentangkan tempat-tempat kediamannya (mengorganisir — melindungi dirinya melawan semua unsur yang tidak dikehendaki) dengan mendirikan satu organisasi yang sempurna menurut pola organisasi Israel kuno, “mengagumkan karena kelengkapan dan kesederhanaannya (“Patriarchs and Prophents”, hal. 374); memperpanjang tali-tali” (berarti ungkapan kebenaran), dengan menunjukkan publikasi yang diumumkan oleh organisasi yang ada disini; dan memperkuat patok-patok (perwakilan-perwakilan), dengan menetapkan masing-masing orang untuk berada di tempat tugasnya masing-masing.
Daftar berikut adalah daftar petunjuk dari Departemen Perwakilan — “patok-patok” — untuk Negara Amerika Serikat.
475SERI SYMBOLIC CODE
DAFTAR ANGGOTA MAJELIS
PERSEKUTUAN UMUM MASEHI ADVENT HARI KETUJUH TONGKAT
GEMBALA
DIORGANISIR TAHUN 1934
WILAYAH : DUNIA
ALAMAT POS :
Pers. Penerbitan Umum
Pusat Gunung Karmel
Waco, Texas
3 PEGAWAI-PEGAWAI PELAKSANA :
Ketua -- V.T. Houteff
Wakil Ketua -- E.T. Wilson
Sekretaris -- Ny. V.T. Houteff
Bendahara -- Ny. Hermanson
Akuntan -- J.E. Wilson
PENGAWAS-PENGAWAS LAPANGAN :
E.T. Wilson
H.G. Warden Pemimpin Sandang Pangan J.E. Merril TELEGRAF :
Gunung Karmel Waco, Texas
BIDANG PENERBITAN:
Editor : V.T. Houteff Pembantu-Pembantu Editor :
M.J. Bingham
Ny. S. Hermanson Manager Sirkulasi :
Ny. Evelyn Davis SEKRETARIS-SEKRETARIS :
Bid. Pendidikan — M.J. Bingham Pemp. Orang Muda :
Ny. M.J. Bingham Pengobatan —
MAJELIS PELAKSANA
V.T. Houteff
M.L. Deeter M.J. Bingham
E.T. Wilson
John Berolinger Ny. S. Hermanson
H.G. Warden
J.E. Merril
Ny. V.T. Houteff
PEMBAGIAN WILAYAH
AMERIKA SERIKAT
BAGIAN SEBELAH TIMUR Direktur :
E.T. Wilson
Alamat Bagian Timur
Hendersonville, N.C.
BAGIAN UTARA Direktur :
Dr. H.F. Roller Portland, Oregon
BAGIAN SEBELAH BARAT
Direktur :
H.G. Warden Alamat Bagian Barat
Los Angeles, California
BAGIAN SELATAN
Direktur :
C.T. Smith
Atlanta, Georgia
476SERI SYMBOLIC CODE
CABANG NEGRO
BAGIAN BARAT
W.L. Blunt
Savannah, Georgia
GUNUNG KARMEL DALAM
PROSES PEMULIHAN SEGALA
PERKARA
SEPERTI PADA WAKTU
PERMULAAN
“Dengan firman Tuhan segala langit dijadikan; dan seluruh alam semesta dengan nafas mulut- Nya.’ Karena jika Ia berfirman, maka ia itu akan jadi; dan jika Ia memberi perintah, maka ia itu segera terlaksana. Ia ‘sudah meletakkan dasardasar bumi, yang takkan berubah selamalamanya.’”
* * *
“… Ia Yang menempatkan bintang-bintang di atas bumi, dan yang memberi warna yang indah kepada bunga-bunga di ladang, yang memenuhi bumi dan langit dengan kuasa-Nya yang menakjubkan, apabila Ia datang memahkotai pekerjaannya yang mulia, untuk menempatkan seorang berdiri di tengah-tengah sebagai penguasa dunia yang damai, maka Ia pasti menciptakan satu wujud yang bermanfaat dari tangan yang memberikan kepadanya hidup …
* * *
“Manusia muncul dari tangan Penciptanya, dengan perawakan yang tinggi dan mulia serta dengan susunan tubuh yang sempurna. Wajahnya kemerah-merahan yang menandai kesehatan, dan memancarkan cahaya terang kehidupan dan kebahagiaan. Adam jauh lebih tinggi daripada manusia yang sekarang mendiami bumi. Perawakan Hawa sedikit lebih rendah; namun bentuk tubuhnya mulia, dan dipenuhi dengan keindahan…
“Sesudah Adam diciptakan, maka setiap mahluk hidup dibawa ke hadapannya agar mereka semua diberi nama; ia melihat bahwa kepada
BAGIAN TIMUR
Burdsal Brewer Los Angeles, California
mereka masing-masing telah diberikan teman pendamping, tetapi di antara mereka ‘tidak ada ditemukan seorang penolong untuk mendapinginya. Di antara semua mahluk ciptaan yang telah dijadikan Allah di atas bumi, tidak ada satupun yang menyamai manusia. Maka Allah berfirman, tidaklah baik jika manusia itu sendirian; Aku akan memberikan kepadanya seorang penolong baginya. Manusia tidak dijadikan supaya hidup sendirian; ia akan merupakan mahluk yang hidup bermasyarakat. Tanpa teman penolong, maka keindahan dan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan di Taman Eden tidak akan memberikan kebahagiaan yang sempurna. Bahkan hubungannya dengan malaikat-malaikat tidak dapat memuaskan
4 keinginannya untuk memperoleh rasa kasih dan persahabatan. Tak ada satupun tabiat yang sama untuk mengasihi, dan dikasihi.
Allah sendiri memberikan kepada Adam seorang teman. Ia memberikan ‘seorang penolong yang pantas baginya’, — seorang penolong yang sesuai kepadanya. — seorang yang cocok menjadi tamannya, dan yang dapat menjadi satu dengan dia dalam kasih dan simpati. Hawa dijadikan dari tulang rusuk yang diambil dari sisi Adam, yang berarti ia bukan untuk memerintah sebagai kepala, dan juga bukan untuk diinjakinjak di bawah kaki sebagai seorang bawahan, tetapi untuk berdiri disampingnya sebagai seorang yang sama derajatnya, untuk dikasihi dan untuk dilindungi oleh dia. Dia adalah bagian dari Adam, yakni tulang dari tulangnya, dan daging dari dagingnya, dia adalah pribadinya yang kedua; yang menunjukkan persatuan yang erat dan pelengkap kasih sayang yang harus ada dalam hubungan ini. ‘Karena manusia tidak pernah membenci tubuhnya sendiri, melainkan
477SERI SYMBOLIC CODE
memelihara dan mencintainya’. ‘Oleh sebab itu, seorang laki-laki akan meninggalkan bapanya dan ibunya, lalu bersatu dengan isterinya; maka mereka akan menjadi satu.’
“Allah merayakan pernikahan pertama itu. Demikianlah lembaga pernikahan itu dimulai oleh Pencipta alam semesta. ‘Pernikahan adalah satu lembaga yang terhormat’; itu adalah satu dari karunia yang pertama yang Allah berikan kepada manusia, dan satu dari dua lembaga, yang dibawa sesudah kejatuhan, Adam membawanya keluar dari pintu gerbang Firdaus. Apabila prinsipprinsip Ilahi diakui dan dipatuhi dalam hubungan ini, maka pernikahan adalah satu berkat; itu akan memelihara kesucian dan kebahagiaan bangsa, itu akan menyediakan kebutuhan-kebutuhan sosial mereka, meninggikan ketahanan fisik, kecerdasan, dan moral yang alamiah.
“Maka Allah menempatkan sebuah taman di sebelah timur Eden; dan kesanalah dibawa-Nya manusia yang diciptakan-Nya itu’. Segala sesuatu yang diciptakan Allah sempurna dalam keindahan, dan tampaknya tidak ada satupun yang tidak menyokong kebahagiaan pasangan yang suci itu; namun Sang Pencipta masih memberikan kepada mereka tanda kasih-Nya yang lain, dengan menyediakan satu taman bagi mereka khususnya rumah mereka. Dalam taman ini tumbuh berbagai jenis pepohonan, kebanyakan dari antaranya menghasilkan buahbuah yang harum dan lezat. Ada pohon-pohon anggur yang tumbuh tegak lurus, menunjukkan satu penampilan yang anggun, serta dengan ranting-rantingnya yang sarat dengan buah-buah yang menarik dan beraneka warna. Tugas Adam dan Hawa adalah mengurus ranting-ranting pohon anggur itu sedemikian rupa, sehingga menjadi satu tempat tinggal bagi mereka yang terbuat dari pohon yang sarat dengan daun-daun dan buahbuahan. Ada bunga-bunga yang semerbak dan beraneka ragam warna yang indah. Di tengahtengah taman itu tumbuh pohon kehidupan, yang melebihi dalam kemuliaan dari semua pohonpohon yang lain. Buahnya kelihatan seperti buahbuah apel yang berwarna emas dan perak, dan memiliki kuasa untuk memberi kehidupan kekal.
“Sekarang pekerjaan penciptaan itu sudah rampung. ‘Langit dan bumi, dan segala isinya sudah ada’. Dan Allah melihat segala sesuatu yang diciptakan-Nya itu, dan tengoklah, semuanya itu sangat indah’. Taman Eden terhampar di atas bumi. Adam dan Hawa bebas mendekati pohon kehidupan. Tidak ada noda dosa, atau bayang-bayang maut mengotori ciptaan yang suci itu. ‘Bintang-bintang fajar bernyanyi bersama-sama, dan semua anak-anak Allah menyerukan pujian karena sukacita.
“Jehovah Yang Agung itu telah meletakkan dasar bumi; Ia mendandani seluruh permukaan bumi dengan pakaian yang indah, dan telah memenuhinya dengan segala barang yang berguna bagi manusia; Ia telah menjadikan pulaupulau dan laut yang mengagumkan. Dalam enam hari pekerjaan besar penciptaan telah diselesaikan. Dan Allah berhenti pada hari yang ketujuh dari segala pekerjaan yang dijadikan-Nya itu. Maka Allah memberkati hari yang ketujuh itu dan menguduskannya; karena pada hari itu Ia berhenti dari segala pekerjaan yang telah Allah ciptakan’. Allah memandang dengan penuh rasa puas atas semua pekerjaan tangan-Nya. Semua sempurna, mulia dijadikan oleh Pencipta Ilahi- Nya, dan Ia berhenti bukan karena Ia lelah, melainkan karena benar-benar Ia berkenan dengan buah-buah kebijaksanaan dan kebajikan- Nya, serta dengan perwujudan kemuliaan-Nya.
“Setelah berhenti pada hari yang ketujuh, maka Allah menyucikan-Nya, dan memisahkannya, sebagai satu hari perhentian bagi manusia. Dengan mencontohi teladan dari Sang Pencipta, maka manusia harus berhenti pada hari yang suci ini, karena sementara ia memandang ke langit dan bumi, maka ia dapat membayangkan betapa besar pekerjaan penciptaan Allah; dan sementara ia melihat tanda-tanda kebijaksanaan dan kebaikan Allah, maka hatinya dapat dipenuhi dengan kasih dan penghormatan bagi Penciptanya.” — “Patriarchs and Prophets”, hal. 44 – 47.
478SERI SYMBOLIC CODE
Paragraf-paragraf yang terdahulu membuat hal itu jelas bahwa satu-satunya lembaga-lembaga yang suci, yang dibawa keluar dari Taman Eden yang permai itu adalah lembaga pernikahan dan lembaga Sabat — rumah tangga dan perhentian. Dan lembaga yang pertama dari dua lembaga itu diadakan, semata-mata adalah untuk keperluan kebahagiaan manusia, yang jelas menunjukkan bahwa, “Sabat itu, sebagaimana yang dikatakan oleh Kristus kepada orang-orang Farisi, telah dijadikan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat.” (Markus 2 : 27.)
Leluhur kita di taman Eden itu, dalam merayakan hari Sabat yang pertama, bukan hanya untuk memperingati selesainya seluruh pekerjaan penciptaan, tetapi juga untuk memperingati pernikahan mereka.
Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, kehilangan pakaian cahaya mereka yang indah, maka mereka pun kehilangan “kekuasaaan atas ikan di laut, dan atas burung-burung di udara, atas ternak, dan atas seluruh bumi, dan atas segala binatang melata yang merayap di atas bumi”, disamping kehilangan rumah Eden mereka, serta tidak diperbolehkan menghampiri pohon kehidupan. (Kejadian 1 : 26; 3 : 24). Maka, ketika ia berdosa, Adam telah kehilangan kekuasaan, semuanya diserahkan kepada Setan; sebagaimana 5 yang difirmankan Allah kepada perempuan itu :
“Susah payahmu waktu mengandung akan Ku buat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anak-anakmu, namun engkau akan birahi kepada suamimu, dan ia akan berkuasa atasmu. Lalu firman-Nya kepada Adam : “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu, dan memakan dari buah pohon yang telah Aku perintahkan kepadamu, janganlah engkau memakannya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rejekimu dari tanah seumur hidupmu; semak duri dan rumput-rumput berduri yang akan dihasilkannya bagimu; dan tumbuhtumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau akan kembali lagi menjadi tanah; karena dari situlah engkau diambil : sebab engkau adalah debu dan engkau akan kembali menjadi debu.” (Kejadian 3 : 16 – 19.)
Sekarang timbul pertanyaan, “Kapan dan bagaimanakah kekuasaan yang pertama itu dipulihkan?” Untuk ini Alkitab menjawab :
“Sesungguhnya, Aku akan mengutus kepadamu nabi Eliyah itu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu : maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya, dan hati anak-anak kepada bapabapanya, supaya jangan Aku datang dan memalu bumi dengan suatu kutuk.” (Maleakhi 4 : 5, 6.)
Dan Yesus mengatakan : “Sesungguhnya Eliyah harus datang dahulu, dan memulihkan segala perkara”. (Markus 9 : 12). Oleh sebab itu, kedatangan Eliyah itu tentunya harus mendahului hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu maupun kedatangan-Nya yang kedua kali; dan apabila ia datang, ia harus memulihkan segala perkara.
Pernyataan Yesus yang terdapat dalam Markus 9 : 12 membuktikan bahwa sebelum kedatangan- Nya yang kedua kali, maka seseorang — Eliyah contoh saingan — “akan datang terlebih dahulu, lalu memulihkan segala perkara”. Sebab itu, kekuasaan dan semua yang hilang itu tentunya akan dipulihkan dalam masa pekabaran Eliyah, ya, bahkan segala kutuk yang menimpa bumi kemudian akan disingkirkan : “Pada waktu itu”, demikian firman Tuhan, “Aku akan membuat suatu perjanjian bagi semua binatang di padang, dan dengan burung-burung di udara, dan dengan segala binatang melata di atas bumi : maka aku akan memusnahkan busur panah dan juga pedang dan peperanganpun akan berakhir dari bumi, sehingga mereka akan berbaring dengan damai. Dan Aku akan menjadikan engkau kekasih-Ku untuk selamanya-lamanya; sesungguhnya, Aku akan menjadikan engkau kekasihku dalam kebenaran, dan keadilan, dan dalam kasih sayang serta dalam kemurahan.” (Hosea 2 : 18, 19.)
479SERI SYMBOLIC CODE
“Serigala akan tinggal bersama domba, dan macan tutul akan berbaring dengan kambing; anak lembu dan singa muda akan makan rumput bersama-sama; dan seorang anak kecil akan menggiring mereka. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput; dan anaknya akan sama-sama berbaring : sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak penyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung, dan anak yang pisah susu akan mengulur tangannya ke sarang ular beludak. Mereka tidak akan saling menyakiti atau berbuat jahat di seluruh gunung- Ku yang kudus : sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan, seperti air yang memenuhi lautan.” (Yesaya 11 : 6 – 9.)
“Ia akan menelan maut dalam kemenangan; dan Tuhan Allah akan menghapuskan segala air mata dari semua wajah, dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi : sebab Tuhanlah yang mengatakannya. Pada waktu itu orang akan berkata, Sesungguhnya inilah Allah kita; kita sudah menantikan-Nya, maka Ia akan menyelamatkan kita, inilah Tuhan, kita sudah menantikan-Nya, sehingga kita akan bersukacita dan bersukaria dalam penyelamatan-Nya.”
“Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka; dan mautpun tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau kesakitan, sebab segala perkara yang dahulu itu telah berlalu.” (Wahyu 21 : 4).
“Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru, yang akan Ku jadikan itu, akan tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, maka demikian juga keturunanmu serta namamu akan tinggal tetap. Maka akan jadi kelak pada waktu itu, bahwa dari bulan baru yang satu ke bulan yang lain, dan dari Sabat yang satu hingga Sabat yang lain, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan.” (Yesaya 66 : 22, 23.)
“Lalu Ia menunjukkan kepadaku sungai murni air kehidupan, yang jernih seperti kristal, yang mengalir keluar dari tahta Allah dan tahta Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, dan pada sisi seberang menyeberang sungai, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah duabelas macam, yang berbuah setiap bulan : dan daun pohon-pohon itu digunakan untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. Maka tidak akan ada lagi kutuk : karena tahta Allah dan tahta Anak Domba itu akan ada di dalamnya; dan hambahamba-Nya akan melayani Dia, dan mereka akan melihat wajah-Nya; dan nama-Nya ada tertulis di dahi-dahi mereka.” (Wahyu 22 : 1 – 4).
Bagian kutipan yang terdahulu menunjukkan bahwa pekabaran oleh contoh saingan Eliyah itu akan mengembalikan lagi kekuasaan yang hilang dari Adam, dan, sejauh semua nubuatan yang disebutkan di atas diperhatikan, maka satusatunya lembaga yang perlu dihindari dari kegelapan dan untuk meneruskan kelanjutan dan pemulihannya kepada kesucian yang asli adalah lembaga perkawinan. Tapi bagaimana mungkin bagi Tuhan Sendiri dapat membatalkan lembaga yang pertama dari semua lembaga yang Ia dirikan, pada waktu dalam mana semua perkara harus dipulihkan — pekerjaan memahkotai dalam minggu ciptaan, dan dalam karunia yang Ia katakan, “tidak baik bagi manusia itu tinggal sendirian.”?
Lagi pula, bagaimana Firman itu dapat mengatakan bahwa Eliyah harus memulihkan segala perkara jika ia tidak memulihkan juga lembaga perkawinan? Selanjutnya, jika Allah melihat bahwa tidak baik bagi manusia itu tinggal sendirian di dalam Taman Eden yang semula, maka kenapa hal itu tidak baik apabila manusia itu kembali ke Eden? Atau apakah kita semua sekarang, dalam masa pengumpulan ini, dan yang sedang menerima warisan dari kekuasaan yang mula-mula, harus menceraikan isteri-isteri kita?
Jika penebusan terhadap orang-orang kudus itu harus berarti perceraian bagi mereka, maka mengapa Allah harus membentuk kerajaan itu terdiri dari dua jenis kelamin? Maukah Adam,
480SERI SYMBOLIC CODE
yang lebih memilih mati daripada berpisah dari Hawa dan menikmati hidup, apabila ia dikembalikan ke rumahnya di Eden, namun isterinya tidak ikut, atau apakah ia harus 6 menceraikan isterinya?
Lebih jauh, Alkitab mengatakan melalui Eliyah, bahwa “ia akan mengembalikan hati bapa-bapa kepada anak-anaknya, dan hati anakanak kepada bapa-bapa mereka. (Maleakhi 4 : 6). Oleh sebab itu, ayat-ayat firman yang terdahulu maupun Yoel 2 : 16 yang mengatakan : “Kumpulkanlah bangsa itu, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah segala orang tua, kumpulkanlah anak-anak, dan anak-anak penyusu”, jelas membuktikan bahwa pekabaran Eliyah akan mempersatukan keluarga-keluarga, bukan untuk memisahkannya.
Roh Allah mengungkapkan kepada rasul Paulus bahwa pada akhir zaman roh-roh jahat akan berusaha untuk menghancurkan rencana Allah bagi umat-Nya : “Sekarang Roh itu berbicara dengan tegas, bahwa pada hari kemudian sebahagian orang akan beralih dari iman, lalu terbujuk kepada roh-roh dan ajaranajaran setan; …. Melarang orang kawin.” (1
Oleh karena kita tidak perlu menuruti doktrin yang melarang orang kawin, maka kita perlu mengetahui kenapa kita kawin, dan bagaimana untuk hidup. Itulah sebabnya, kita perlu mengadakan suatu pembaharuan yang sempurna yakni “perubahan dalam pendapat-pendapat dan teori-teori, kebiasaan-kebiasaan dan perbuatanperbuatan.” — “Christ Our Righteousness”, hal. 154.
“Maka datanglah orang-orang Farisi kepada- Nya, untuk mencobai Dia, dan mengatakan kepada-Nya, “Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja”? Lalu Ia menjawab dan mengatakan kepada mereka, Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, dan firman-Nya, Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya : sehingga keduanya menjadi satu daging? Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu daging. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19 : 3 – 6.)
Tepat sebagaimana Setan telah menodai kesucian hari Sabat, maka demikian juga ia telah merusak kesucian hubungan keluarga, oleh sebab itu, pernikahan telah dipandang, bahkan oleh kebanyakan orang Kristen, sebagai sesuatu yang meragukan dan bahkan sesuatu yang jahat dan dosa, walaupun, semua mereka, kecuali sedikit orang karena sesuatu alasan, melakukan pernikahan. Maka, walaupun Firman mengatakan : “Siapa mendapat isteri, mendapat sesuatu yang baik, dan ia diperkenan oleh Tuhan” (Amsal 18 : 22), namun ternyata kebanyakan perkawinan sudah menjadi kutuk. Itulah sebabnya, “semakin sedikit orang melakukan ikatan pernikahan, adalah lebih baik bagi semua, laki-laki maupun perempuan”. (Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 366). Kenyataannya, bahwa pernikahanpernikahan yang dapat dihormati oleh Allah hanya apabila mereka yang memasukinya telah menanyakan kepada-Nya dan juga memperoleh persetujuan-Nya.
“Pernikahan memberi pengaruh, baik dalam kehidupan di dunia sekarang maupun di dalam dunia yang akan datang. Seorang Kristen yang tulus tidak akan berencana sesuatu yang Allah tidak dapat menyetujuinya.” — “Ministry of Healing”, hal. 359.
“Ikatan keluarga adalah ikatan yang paling erat, yang paling lembut dan suci, dari apapun di atas bumi ini. Ikatan keluarga direncanakan untuk menjadi berkat kepada umat manusia. Dan ia itu adalah satu berkat dimana saja janji pernikahan diadakan dengan pandai, dalam takut akan Allah, dan dalam kewajiban memikirkan segala tanggung jawabnya.” — Idem, hal. 356, 357.
Demikianlah, “perkawinan itu harus dihormati
481SERI SYMBOLIC CODE
oleh semua orang, dan jangan mencemari tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihukum oleh Allah.” (Iberani 13 : 4.)
“Seorang penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacad, suami dari seorang isteri, dapat menahan diri, bijaksana, memiliki kelakuan yang baik, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, bukan peminum anggur, tidak suka memukul orang, tidak tamak akan uang kotor tetapi sabar, bukan pembuat ribut, tidak bersifat iri hati, seorang yang memimpin keluarganya dengan baik, disegani dan dihormati oleh anakanaknya.” (1 Timotius 3 : 2 – 4.)
Bagaimanapun, sebagaimana dengan lembaga Sabat, demikian juga Allah harus memulihkan lembaga pernikahan. Kata-kata Kristus : “Karena pada waktu kebangkitan, orang tidak kawin, dan tidak dikawinkan, melainkan hidup seperti malaikat-malaikat Allah di surga” (Matius 22 : 30), menunjukkan bahwa kita telah kehilangan pandangan terhadap lembaga pernikahan yang benar. Dan karena Allah belum sepenuhnya memberitahukan kepada kita tentang keadaan kehidupan kita yang akan datang, maka sekarang kita belum sepenuhnya dapat memahami tentang pernikahan maupun hubungan keluarga sesudah kebangkitan.
Atas peristiwa mengenai pertanyaan orangorang Farisi kepada Kristus, setelah kebiasaan mereka yang khas, menyinggung lembaga pernikahan yang suci itu, “Yesus kembali mengarahkan perhatian para pendengar-Nya kepada … lembaga yang ditahbiskan pada waktu penciptaan … Ia mengarahkan perhatian mereka kepada hari pemberkatan di Eden, ketika Allah mengumumkan segala sesuatu ‘sangat baik’. Pernikahan dan hari Sabat memiliki asal mulanya, yakni lembaga kembar untuk kemuliaan Allah dan bermanfaat bagi manusia. Kemudian, karena Sang Pencipta ikut campur tangan dalam ikatan pernikahan pasangan yang suci itu, maka Ia berkata, ‘Seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging’, (Kejadian 2 : 24), Ia mengumumkan undangundang pernikahan kepada semua keturunan Adam sampai akhir zaman. Undang-undang yang diumumkan oleh Bapa kekal itu Sendiri, adalah undang-undang terhadap karunia yang paling mulia dan perkembangan bagi manusia”. — “Mount of Blessing”, hal. 99, 100. Selanjutnya, ternyatalah bahwa doktrin yang melarang orang kawin adalah ajaran setan-setan (1 Timotius 4 : 1 – 3), yang bukan hanya menunjukkan bahwa pernikahan itu adalah lembaga yang kekal, tetapi juga bahwa dalam pemulihan segala perkara, ia itu adalah satu lembaga yang mempunyai makna yang besar, karena jika tidak demikian, maka setan-setan tidak akan menggunakan waktu sesaatpun untuk menyerangnya.
Tetapi, “sejak dari permulaan pertentangan besar itu, sudah menjadi pekerjaan setan” untuk merusak lembaga pernikahan, untuk melemahkan segala petunjuknya, dan mengurangi kesuciannya; karena tidak ada jalan yang lebih baik yang dapat ia lakukan untuk mengotori gambar Allah dalam diri manusia, dan membuka pintu menuju kesengsaraan dan perbuatan jahat.” — “Patriachs and Prophets”, hal. 338.
“Pernikahan adalah merupakan perintah Tuhan; itu adalah lembaga pertama yang ditetapkan. Ia memberikan petunjuk-petunjuk khusus sehubungan dengan peraturannya, mendandaninya dengan kesucian dan keindahan; tetapi semua petunjuk ini sudah dilupakan, dan pernikahan itu dinodai, dan dibuat untuk melayani nafsu. Keadaan yang sama dari perkaraperkara itu sekarang sudah ada.” — Idem, hal. 101.
7
“Seperti setiap lembaga lain yang merupakan karunia yang dipercayakan Allah untuk pemeliharaan umat manusia, pernikahan telah dirusak oleh dosa, tetapi adalah maksud injil untuk memulihkan kesucian dan keindahannya.” — “Mount of Blessings”, hal. 100.
Selanjutnya Ilham mengatakan : “Maka Ia berkata kepada mereka, Sesungguhnya Eliyah
482SERI SYMBOLIC CODE
akan datang lebih dahulu, lalu memulihkan segala perkara”. (Markus 9 : 12). “Pada masa akhir zaman, setiap lembaga Ilahi akan dipulihkan.” — “Prophets and Kings”, hal. 678.
Bagian kutipan di atas membuat jelas sekurang-kurangnya tiga pokok kenyataan yaitu :
1. Bahwa lembaga yang pertama yang Allah tahbiskan dan tetapkan di atas bumi adalah pernikahan; dan yang kedua adalah hari Sabat.
2. Bahwa Allah bermaksud agar kedua lembaga ini terus berlangsung secara utuh, tetapi Setan telah menodai dan mencemarinya, sehingga sampai sekarang hanya sedikit kemurnian dan kesuciannya yang dipertahankan.
3. Maka dari itu, pada akhir zaman, Allah akan mengutus Eliyah nabi itu untuk memulihkan bukan hanya kedua lembaga ini, melainkan juga semua lembaga Ilahi yang lain yang sudah dinajiskan.
Maka, karena segala perkara harus dipulihkan, dan karena Eliyah harus mengadakan pemulihannya, sebab itu, sebagaimana lembaga pernikahan dan lembaga Sabat itu adalah yang pertama diadakan, dan yang pertama dikotori dan direndahkan, maka, lembaga itulah yang pertama sekali dipulihkan.
Tambahan pula, oleh karena tidak ada kebenaran dimana tidak ada contohnya, maka pekerjaan rancangan Ilahi, dalam mentahbiskan dan mendirikan lembaga pernikahan pada hari Jumat, hari keenam penciptaan, dan lembaga Sabat pada hari yang ketujuh, adalah lembaga yang akan menjadi contoh baik kepada pendirian kembali kedua lembaga ini, dan kepada pemulihan kesucian dan keindahannya yang semula. Dan karena kita harus menghormati Sabat pada hari yang ketujuh, maka demikian juga kita harus memperingati pernikahan itu pada hari Jumat, hari yang keenam dalam setiap minggu.
Lebih jauh, oleh karena Allah sudah meramalkan bahwa pada jam-jam berakhirnya masa kasihan, peraturan dari peristiwa-peristiwa itu akan menyimpang secara luar biasa, maka dengan kemurahan-Nya Ia telah mengamarkan kita terlebih dahulu melalui pernyataanpernyataan berikut :
“Biarlah kukatakan kepada kamu bahwa Tuhan akan bekerja pada pekerjaan yang terakhir ini dengan cara yang berlainan dari tata cara yang biasa, dan dengan cara yang bertentangan dengan rencana manusia.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 300. Oleh karena itu, dengan seseorang yang akan datang dalam roh dan kuasa Eliyah, orangorang akan mencari kesalahan serta mengatakan, “Engkau terlalu bersungguh-sungguh, engkau tidak menginterpretasikan Alkitab itu dengan cara yang sepatutnya. Marilah kukatakan kepadamu bagaimana mengajarkan pekabaranmu itu.” —
Meskipun demikian, sebagai wakil-wakil dari pekabaran Eliyah, kita dipanggil untuk dipimpin oleh sejarah dan contoh pemulihan segala perkara, terutama lembaga pernikahan dan lembaga Sabat, sebab lembaga yang satu menggambarkan rumah tangga, dan yang lainnya menggambarkan peringatan tentang penciptaan. Oleh karena itu, sebelum “kita pergi memberitakan Sabat itu sepenuhnya”, maka kita harus menjunjung tinggi lembaga pernikahan, yakni lembaga yang pertama, dari lembah yang kotor kemana Setan telah melemparkannya.
Sebab itu, rekan-rekan “Tongkat Gembala”, benar-benar mengingat bagaimana sejak dari permulaan, pimpinan Ilahi begitu berbeda dengan rencana manusia untuk memberi ciri kepada kemajuan pekabaran pemeteraian itu, yang akan mengagumkan, mengherankan dan menggembirakan untuk melihat kegenapan ramalan-ramalan yang masih memperlihatkan bukti kepada pekabaran kebenaran oleh menggenapinya sekali lagi dengan tanda dan ketelitian yang luar biasa, tepat pada waktu peristiwa ini, dalam segi persamaan waktu dari
483SERI SYMBOLIC CODE
mana, ‘orang bijaksana akan menyaksikannya’ lebih daripada semata-mata karena keadaan yang kebetulan.
Tepatnya pada penutupan tahun yang ketujuh dari pekabaran pemeteraian itu, dan, sebagaimana bapa kita Adam dijadikan pada hari Jumat, hari yang keenam dalam minggu itu, maka pada tanggal 1 Januari, kegenapan rencana dan maksud yang ditakdirkan oleh Ilahi, sedang memulihkan contoh ke dalam contoh saingan, dalam ikatan pernikahan yang suci antara Saudara V.T. Houteff dengan Nona Florence Hermanson, yang telah dihubungkan dengan pekabaran Kebenaran Sekarang sejak dari permulaannya, dan yang, selama tiga tahun, telah aktif dalam pelayanan untuk tujuan ini. Upacara, diselenggarakan oleh Pendeta E.T. Wilson, dengan sederhana, khikmat, dan tak dapat dilupakan, indah sesuai dengan upacara. Lagi pula, pernikahan itu adalah pernikahan yang mula-mula diadakan di Gunung Karmel, yakni tempat (rumah) pekabaran Eliyah, yang sekarang dalam proses pemulihan ‘setiap lembaga Ilahi.’
“Dan sekarang kepada kedua orang yang setia ini, yang, sejak permulaan pekabaran pemeteraian itu, telah bekerja dengan tidak mengenal lelah demi kepentingan umat Allah, maka Symbolic Code mengharapkan “Agar Allah segera” menyertai dalam perjalanan mereka, menuju rumah warisan Eden kita yang sudah lama ditinggalkan itu.” M.J.B.
“Setelah lembaga pernikahan dan lembaga Sabat ditahbiskan bagi Adam dan Hawa, Allah memberkati mereka, serta berfirman kepada mereka, ‘Beranak cuculah dan bertambah banyaklah’, dan penuhilah bumi dan taklukkanlah itu : berkuasalah atas ikan-ikan di laut, dan atas burung-burung di udara, dan atas segala binatang merayap di atas bumi.” (Kejadian 1 : 28.)
“Dan Tuhan membuat satu taman di sebelah timur di Eden; disitulah ditempatkannya manusia yang telah dijadikan-Nya itu. Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi yang menarik, dan yang lezat untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada satu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.”
“Allah menyediakan bagi Adam dan Hawa sebuah taman yang indah. Ia memberikan kepada mereka segala sesuatu yang mereka perlukan. Ia menumbuhkan berjenis-jenis pohon yang menghasilkan berbagai jenis buah. Dengan tangan yang dermawan Ia melingkungi mereka dengan rahmat-Nya. Pohon-pohon yang memberi 8 manfaat dan lagi indah, bunga-bunga yang elok, dan yang tumbuh dengan sendirinya, melambailambai dengan jumlah yang banyak di sekeliling mereka, tidak mengenal kerusakan. Adam dan Hawa sesungguhnya sejahtera. Mereka mimiliki taman Eden itu. Adam adalah tuan di daerah kekuasaannya yang indah. Tak seorang pun dapat meragukan kenyataan bahwa ia adalah orang kaya. Tetapi Allah mengetahui bahwa Adam tidak dapat memperoleh kebahagiaan jika ia tidak mempunyai pekerjaan. Oleh sebab itu, Allah memberikan kepadanya sesuatu untuk dikerjakan; ia merawat taman itu.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 38.
Sebagaimana dengan kejadian di Eden, maka demikian jugalah yang ada sekarang. Allah sedang memberikan Gunung Karmel dan para penghuninya satu kebahagiaan yang dahulu dinikmati di Eden yang permai itu. Pengasuh Alam, dalam kepatuhannya kepada hukumhukum Allah, setibanya pertengahan bulan Februari telah mulai mengusap ladang dan padang rumput serta hutan dengan keindahan musim seminya, yang membangkitkan daya pesona, dari kembang yang penuh dengan warna di padang, daun-daun lembut dari pohon ek dan pohon ash, dan buah-buah prem yang lembut serta harum baunya. Dengan cara yang sama, penduduk Gunung Karmel juga telah mulai bekerja untuk mengerjakan bagian mereka dengan membuat sebuah taman mawar dan satu
484SERI SYMBOLIC CODE
pondok untuk perlindungan dari panas matahari, dan mendandani, menanami kebun musim semi, suatu kebun anggur dengan berbagai jenisnya, kebun buah-buahan sekitar sembilan ratus pohon, sehingga bukan hanya dapat memberi berkat kepada rekan-rekan dengan manna dari surga, “makanan pada musimnya”, tetapi juga dengan buah-buahan yang dihasilkan bumi, seperti buah peer, buah-buah apel, buah ara, buah mulberries, dan buah persimmon, dan minuman dari buah anggur. Selain itu, sebagaimana “sebuah sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu”, maka sekarang demikian juga Gunung Karmel mempunyai harapan untuk memuaskan jiwa-jiwa yang haus dengan air yang sedang mengalir. Demikianlah, melalui iman, kita sedang merasakan nikmat awal dari Eden yang permai itu.
DI DALAM TERANG NUBUATAN
“Sebagai suatu umat, kita telah dipanggil secara perorangan untuk menjadi pelajar-pelajar nubuatan”. — “Gospel Workers”, hal. 300. Tetapi apakah nubuatan itu? “Karena sejak zaman dahulu nubuatan tidak pernah datang oleh kehendak manusia : tetapi orang-orang suci dari Allah berbicara ketika mereka digerakkan oleh Roh Kudus”. (2 Petrus 1 : 21). Dari firman Pewahyu kita baca : “Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkannya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi; dan oleh malaikat yang diutus-Nya, Ia telah menyatakan kepada hamba- Nya Yohanes : yang telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, dan segala perkara yang telah dilihatnya. Berbahagialah ia yang membaca dan yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya : sebab waktunya sudah dekat.” (Wahyu 1 : 1 – 3). “Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku, Janganlah berbuat demikian : Aku adalah hamba sama seperti engkau dan saudarasaudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus :
sembahlah Allah : karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.” (Wahyu 19 : 10.)
“Bagaimanapun kemajuan kecerdasan seseorang, namun janganlah ia berpikir bahwa tidak perlu lagi mengadakan penyelidikan yang teliti dan terus menerus terhadap Alkitab untuk memperoleh terang yang lebih besar.” — “Gospel Workers”, hal. 300. “Apabila satu doktrin yang tidak sesuai dengan pikiran kita ditampilkan, maka kita harus pergi kepada firman Allah, mencari Tuhan dalam doa, dan jangan berikan kesempatan kepada musuh untuk menimbulkan kecurigaan dan prasangka.” — idem, hal. 301. “Akan torat dan kesaksian : jika mereka berbicara tidak sesuai dengan perkataan itu, itu disebabkan karena tidak ada terang dalam diri mereka.” (Yesaya 8 : 20). “Jika terang yang ditampilkan cocok dengan ujian ini, maka janganlah kita menolaknya karena ia itu tidak sesuai dengan pendapat-pendapat kita … Tidak menjadi soal oleh siapa terang itu disampaikan, kita harus membuka hati kita untuk menerimanya dengan kerendahan hati Kristus.” — idem, hal. 302. “Apabila suatu pekabaran disampaikan kepada umat Allah, janganlah mereka bangkit menentangnya : mereka harus menyelidiki Alkitab, serta membandingkannya dengan torat dan kesaksian, dan jika pekabaran itu tidak ada diberitahukan di dalamnya, maka pekabaran itu tidak benar.” Mrs. E.G. White, “Review and Herald”, 18 Februari 1890. “Sekarang kita semua harus tahu apa yang sedang diajarkan di tengahtengah kita; karena jika ia itu adalah kebenaran, maka kita memerlukannya. Kita semua mempunyai kewajiban kepada Allah untuk mengetahui apa yang dikirimkan kepada kita.” — “Gospel Workers”, hal. 301. “Umat Allah akan dipanggil untuk tampil ke hadapan raja-raja, para pemimpin, para penguasa, dan orang-orang besar dunia, dan mereka harus tahu bahwa mereka mengetahui apa kebenaran.” — Mrs. E.G. White, — “Review and Herald”, Februari 18, 1890.
“Umat-Ku binasa (ditumpas) karena kurangnya pengetahuan : maka karena kamu telah menolak pengetahuan, maka Aku juga akan
485SERI SYMBOLIC CODE
menolak kamu. (Hosea 4 : 6) “Hanya ada satu jalan dalam mana pengetahuan dapat diperoleh. Kita dapat mencapai satu pengertian akan firman Allah hanya melalui penerangan dari Roh dengan mana firman itu diberikan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 703. “Kita sedang hidup pada suatu masa ketika Setan sedang bekerja pada sebelah kanan dan sebelah kiri, di depan dan di belakang kita; namun sebagai suatu umat kita tertidur. Allah mau agar satu suara diserukan untuk membangunkan umat-Nya supaya mereka bertindak.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 709. “Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, maka Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran … Apa yang diterimanya daripada Aku, Ia akan memberitakan kepada kamu’. (Yohanes 16 : 13 – 15). “Janganlah kita mempercayakan kepada orang-orang lain untuk menyelidiki Alkitab bagi kita. Sebahagian dari saudara-saudara pemimpin seringkali mengambil pendirian pada pihak yang salah; dan jika Allah mau mengirim satu pekabaran dan menunggu sampai saudara-saudara pemimpin ini membuka jalan bagi kemajuannya, maka pekabaran itu tidak akan pernah sampai kepada umat”. — “Gospel Workers”, hal. 303. “Murka Tuhan akan menimpa kepada mereka yang merintangi jalan, supaya terang yang lebih jelas jangan sampai kepada umat. Suatu pekerjaan besar akan dilaksanakan, dan Allah melihat bahwa para pemimpin kita perlu memiliki terang yang lebih banyak, supaya dapat bergabung dengan para utusan yang Ia utus untuk menyelesaikan pekerjaan yang Ia rencanakan. Tuhan telah membangkitkan para utusan dan melengkapi mereka dengan Roh-Nya, serta 9 berkata, ‘Berserulah kuat-kuat, jangan tahantahan, perdengarkanlah suaramu bagaikan trompet, dan tunjukkanlah kepada umat-Ku segala pelanggaran mereka, serta isi rumah Yakub dosa-dosa mereka.’ Janganlah seorangpun berusaha meletakkan rintangan di antara umat itu dengan pekabaran dari Surga. Pekabaran ini akan mencapai umat itu; dan jika tidak ada suara di antara manusia untuk menyampaikannya, sesungguhnya batu-batu akan berbicara.” — “Gospel Workers”, hal. 304.
“Kita harus mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan melalui Roh Nubuat. Kita harus mencintai dan mematuhi kebenaran zaman ini. Ini akan membebaskan kita dari menerima khayal yang kuat. Allah telah berbicara kepada kita melalui firman-Nya. Ia telah berbicara kepada kita melalui Kesaksian-Kesaksian bagi sidang, dan melalui buku-buku yang telah menolong untuk menjelaskan kewajiban kita sekarang dan kedudukan yang sekarang kita miliki.” — Idem, hal. 308. “Buku-buku Roh Nubuat, dan juga Kesaksian-Kesaksian, harus diperkenalkan kepada setiap keluarga pemelihara Sabat, sehingga saudara-saudara itu akan mengetahui nilainya, dan mereka harus didorong untuk membacanya … Buku-buku itu harus ada dalam perpustakaan setiap keluarga, dan dibaca berulang-ulang … Bukan hanya bahaya yang akan menimpa kepada orang-orang yang terangterangan menolak, atau yang meragukan Kesaksian-Kesaksian itu. Tidak mengindahkan terang adalah menolaknya.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 680, 681. “Kesaksian yang jelas dan sungguh-sungguh, harus hidup dalam setiap sidang, atau kutuk dari Allah akan menimpa ke atas umat-Nya seperti kutuk yang benar-benar ditimpakan-Nya kepada Israel kuno sebab dosa-dosa mereka.” — Idem, Jilid 3, hal. 269. “Semua pengikut Kristus yang menerima terang yang Allah kirimkan kepada mereka, harus mematuhi suara Allah yang berbicara kepada mereka pada waktu suara orang banyak itu berteriak menentangnya. Diperlukan ketajaman pikiran untuk membedakan suara Allah daripada suara yang lain.” — Idem, hal. 258.
“Terang yang kita telah terima atas pekabaran malaikat yang ketiga adalah terang yang benar. Tanda binatang itu adalah tepat seperti yang telah dinyatakan. Belum semua orang yang berkenaan dengan perkara ini dapat dipahami, dan juga tidak akan dipahami sampai gulungan firman Allah diungkapkan; tetapi satu pekerjaan yang paling hikmat akan dilaksanakan dalam dunia kita.” — Idem, Jilid 6, hal. 17.
Kutipan-kutipan di atas menyatakan dengan
486SERI SYMBOLIC CODE
jelas dalam terang nubuatan adanya tiga persyaratan yang sangat penting bagi umat Allah yang mengakui nama-Nya pada zaman ini. Pertama, masing-masing anak Allah secara pribadi bertanggung jawab kepada Allah atas rencana keselamatan besar yang diketahuinya. Kedua, Allah tidak ada memberi hak kepada siapapun atau rombongan manapun untuk meletakkan rintangan di antara umat dengan pekabaran, atau menghalanginya dengan cara apapun. Ketiga, kita harus dalam keselarasan yang mutlak dengan “Penguasa Besar Semesta Alam”, Yang “berkehendak supaya satu seruan diperdengarkan untuk membangunkan umat-Nya, agar mereka bertindak.” (“Gospel Workers”, hal. 300.)
Bagaimana mungkin orang dengan sedikit pengecualian, yang mengaku sebagai umat Allah yang paling disayangi di atas bumi adalah tertidur begitu pulas sehingga membiarkan akal mereka dikendalikan oleh sejumlah kecil para pemimpin, serta mengijinkan para pemimpin ini untuk menentukan jalan bagi mereka ke arah kepentingan diri dan prasangka, sementara sebuah pekabaran yang sangat penting itu menantikan mereka pada ambang yang menentukan nasib mereka selama-lamanya? Oh! Kiranya umat Allah dapat dibangunkan supaya bertindak sebelum terlambat selama-lamanya.
Kami merasa yakin bahwa ada sejumlah orang sedang mendengar panggilan untuk “Bangun dan bercahaya, karena terangmu ada datang”, meskipun banyak orang, oh, begitu banyak orang yang sedang mengandalkan orang lain untuk menuntun mereka, sementara sidang sedang memecat orang-orang yang tulus yang membuktikan diri mereka menjadi berkat kepada saudara-saudara jika mereka mau berpisah dari segala prasangka mereka. Jiwa-jiwa lain terikat karena takut akan akibatnya, dan mereka tidak tahu apa yang mereka percayai. Bahkan para pemimpin, sedih untuk mengatakannya, bahwa mereka tidak begitu yakin akan diri mereka sendiri, kalau tidak mereka tidak akan terganggu (bingung) apabila ujian dihadapkan kepada mereka. Betapa seharusnya pengikut-pengikut Allah yang benar bersyukur, apakah mereka masih tetap menjadi anggota sidang yang baik dan tetap hadir dalam kebaktian, atau apakah mereka akan dikucilkan!
Allah sedang menyelesaikan pekerjaan-Nya. Banyak orang sedang mempelajari pekabaran pembaharuan itu, tetapi hingga kini mereka belum mencapai keteguhan hati yang cukup untuk mengetahui dari mana terang itu datang. Sebagai akibat pekabaran yang dicemoohkan oleh organisasi gereja yang besar itu, maka beratus-ratus dan beribu-ribu orang dalam tingkat yang lebih besar atau lebih kecil telah mulai mempelajari tulisan-tulisan Sister White, — dan anak-anak Allah yang benar akan menghargai setiap firman yang disampaikan, dan akan mencari Allah setiap hari agar dapat membedakan antara yang benar dan yang salah. Pada hari itu, pencari-pencari kebenaran yang tulus tidak akan merasa kecewa apabila Allah akan mengumpulkan semua permata-Nya.
Semoga berkat Allah menyertai pekabaran pembaharuan dari jam itu.
J.E. Looney
“CARILAH, MAKA KAMU AKAN
MENDAPAT”
SAYA TAHU MEMANG DEMIKIAN
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya mempunyai banyak pengalaman yang aneh yang saling berhubungan dengan gerejagereja dan mengenai agama-agama, tetapi bersamaan mengenai hal makanan yang baik yang mereka berikan kepada saya, saya dapati penuh dengan sekam. Sejak saya berhubungan dengan Tongkat Gembala itu, barulah saya memperoleh makanan Injil yang sesungguhnya. Saya sedang menyelidiki “kebenaran dan terang” itu, dan
487SERI SYMBOLIC CODE
sekarang saya bersukacita karena akhirnya saya telah menemukannya.
Saya bersyukur kepada Tuhan yang baik karena kemurahan-Nya kepada anak-anak manusia.
(Tertanda) Henry Tibbits, Okland California
SUKAR BERJALAN TANPA DIA
Symbolic Code untuk bulan Desember 1936, sudah sampai, dan saya sangat senang menerimanya. Buku itu banyak menolong saya dalam pengalaman Kristen saya, sebab buku itu berisikan pertolongan dan pelajaran yang10 berguna. Buku itu selalu menjawab pertanyaanpertanyaan yang selalu timbul di dalam pikiran saya. Saya hampir tidak sabar menunggu kedatangannya.
(Tertanda) Ny. P.J.F.
Los Angeles, California
TERLALU BAIK UNTUK BERHENTI
— MASIH MENYELIDIKI
Saudara-saudara dan saudari-saudari yang kekasih :
Kami masih sedang mempelajari pekabaran Kebenaran Masa Kini, dan mempercayainya lebih teguh sepanjang waktu. Kami begitu berterima kasih, karena pekabaran itu sudah sampai kepada kami, dan sedang melakukan semua yang dapat kami lakukan bagi pekabaran disini.
Kami mempunyai dua orang saudara yang sedang mempelajari traktat-traktat itu, dan kami sedang memesan Jilid Satu ‘Tongkat Gembala’ untuk diberikan kepada salah seorang dari mereka. Iman kami menjadi lebih teguh sepanjang waktu, dan kami sedang menyelidiki setiap hari setiap sinar terang yang terdapat pada Kebenaran Masa Kini. Berdoalah untuk kami.
Salam hormat dari kami saudara-saudarimu
Bro & Sis. B -------, Florida
BEGITU BANYAK BUKTI, YANG
TIDAK DAPAT DITOLAK
Saudara yang kekasih :
Hati saya berkobar-kobar bagi pekabaran itu karena pengalaman saya bersamanya, dan karena mengatasi pertentangan yang ditujukan kepadanya, yang ternyata kemudian, juga membuktikan kebenaran dari pekabaran itu, yang dijelaskan dalam kesaksian-kesaksian berikut :
“Sangat mengherankan bahwa pekabaran itu akan diemban oleh orang-orang yang dipilih oleh Allah, yakni pekabaran-pekabaran yang sifatnya mengamarkan orang banyak, agar mereka bangun. Dan sementara sebahagian orang dibuat jengkel oleh amaran itu, lalu menolak terang itu dengan buktinya, maka dari sini kita akan melihat bahwa kita sedang menyampaikan pekabaran yang merupakan ujian pada zaman ini.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 137.
“Tetapi karena sesungguhnya kehidupan rohani telah merosot, maka hal itu disebabkan oleh karena kecenderungan berakhirnya kemajuan dalam pengetahuan tentang kebenaran. Orang-orang merasa puas dengan terang yang sudah diterima dari firman Allah, lalu tidak berminat lagi mengadakan penyelidikan yang lebih lanjut terhadap Alkitab. Mereka menjadi kolot, dan berusaha menghindari pembahasan.”
“Apabila umat Allah merasa aman, dan merasa puas dengan terang yang mereka miliki sekarang, maka kita dapat yakin bahwa Ia tidak akan merestui mereka. Adalah merupakan kehendak- Nya agar mereka berjalan ke depan, untuk menerima pertambahan terang yang sedang bersinar ke atas mereka. Sikap yang sekarang diperlihatkan oleh sidang tidak berkenan kepada
488SERI SYMBOLIC CODE
Allah. Telah masuk di dalam hati keyakinan akan diri sendiri sehingga telah menuntun mereka merasa tidak memerlukan lagi tambahan kebenaran dan terang yang lebih besar … Allah menghendaki supaya satu suara diserukan untuk membangkitkan umat-Nya agar mereka bertindak.” — Idem, hal. 708, 709.
Ternyata kebanyakan anggota MAHK telah menolak untuk mengadakan penyelidikan, dan merasa puas karena mereka mengira bahwa mereka sudah memiliki semua kebenaran, dan “tidak memerlukan apapun lagi”, yang membuktikan lebih jauh bahwa mereka juga tidak memerlukan pekabaran itu, sehingga mereka benar-benar adalah khas orang-orang Laodikea.
Sebagaimana kutipan-kutipan berikut menunjukkan bahwa sebelum Allah menampilkan kuasa-Nya di tengah-tengah umat- Nya, maka terlebih dahulu Ia akan menyingkirkan dosa dan orang-orang berdosa di antara mereka, dan saya sedang memastikan agar saya akan didapati setia.
“Allah merasa tidak senang kepada umat-Nya, sehingga Ia tidak akan menyatakan kuasa-Nya di tengah-tengah mereka sementara dosa-dosa masih ada di antara mereka, dan masih dipelihara oleh orang-orang yang berkedudukan tinggi.” — Idem, Jilid 3, hal. 270.
“Jerat-jerat Setan diletakkan untuk menjerat kita sebagaimana semuanya diletakkan untuk menjerat bani Israel … kita sedang mengulangi sejarah kehidupan bangsa itu.” — Idem, Jilid 5,
“Tetapi jika dosa-dosa umat itu diabaikan oleh orang-orang yang mempunyai kedudukan bertanggung jawab, murka-Nya akan menimpa kepada mereka, dan umat Allah, sebagai satu badan, akan bertanggung jawab terhadap semua dosa itu. Dalam perjanjian dengan umat-Nya pada masa lalu, Tuhan menunjukkan perlunya penyucian sidang dari kesalahan-kesalahan. Seorang berdosa dapat menyebarkan kegelapan yang akan meniadakankan terang Allah dari seluruh jemaat.” — Idem, Jilid 3, hal. 265.
“Mereka yang berjalan dalam terang itu akan melihat tanda-tanda dekatnya kebinasaan; tetapi mereka tidaklah untuk duduk dengan tenang, dan tidak peduli dengan kebinasaan, sambil menghibur diri mereka dengan keyakinan bahwa Allah akan melindungi umat-Nya pada hari perkunjungan. Jauh dari itu, Mereka akan menyadari bahwa adalah kewajiban mereka untuk bekerja dengan rajin untuk menyelamatkan orang-orang lain, memandang dengan iman yang teguh kepada pertolongan Allah. ‘Doa yang sungguh-sungguh dari seorang yang benar akan sangat berguna.” — Idem, Jilid 5, hal. 209.
“Saat-saat yang sangat genting menunggu umat Allah. Saat-saat genting menunggu dunia. Perjuangan yang sangat penting dari segala zaman benar-benar ada di hadapan kita.” — Idem,
Semangat saya terdorong untuk maju kepada kesempurnaan dengan “Tongkat” itu, karena nabi mengatakan :
“Suara Tuhan berseru-seru ke kota itu, dan orang bijaksana akan menyaksikan nama-Mu : Dengarlah olehmu akan tongkat itu, dan Dia yang telah menetapkannya’. “Gembalakanlah umat- Mu, dengan tongkat-Mu, yaitu kawanan domba pusaka-Mu, yang tinggal terpencil di dalam hutan, di tengah-tengah Karmel : biarlah mereka makan rumput di Bashan dan Gilead, seperti pada zaman dahulu kala. Seperti hari-hari kamu keluar dari negeri Mesir, Aku akan menunjukkan kepada kamu perkara-perkara ajaib’. (Mikha 6 : 9; 7 : 14, 15). Sebab itu, saya bersukacita diberi makan oleh Tongkat itu.
Perhatikanlah bahwa dalam “Testimonies to Ministers”, hal. 372, 373 Sister White mengutip Mikha 6 : 12, lalu menambahkan : “Tuhan akan bekerja menyucikan sidang-Nya. Aku mengatakan kepada kamu dalam kebenaran, Tuhan sudah hampir membalikkan dan
489SERI SYMBOLIC CODE
menggulingkan lembaga-lembaga yang disebut dengan nama-Nya.’
Benar, “Tongkat Gembala” itu adalah Tongkat Allah. Itu akan menunjukkan kepada kita dosadosa kita, dan bagi saya sendiri, ‘Aku akan menanggung murka Tuhan, sebab aku telah berdosa kepada-Nya, hingga Ia membela perkaraku, dan memberi keadilan kepadaku : Ia akan membawaku dalam terang, dan saya akan memandang keadilan-Nya. (Mikha 7 : 9.)
11
“Dia ada datang lagi, dan Dia akan mengasihi kita; serta mengampuni semua kesalahan kita; dan Engkau akan membuang dosa-dosa mereka ke dalam tubir-tubir laut.” (Mikha 7 : 19.)
Saya akan makan di padang rumput milik Allah, dan tidak akan makan di padang-padang rumput manusia yang sudah layu. “Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang kepada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang mengajarkannya kepadamu.” (2 Timotius 3 : 14.)
(Tertanda) Oran Callantine
Bozeman, Montecarlo
LAMA MENDERITA KELAPARAN
TETAPI AKHIRNYA KENYANG
Saudara-saudara dan saudari-saudari yang kekasih :
Baru akhir-akhir ini, saya telah mulai mempelajari buku-buku “Tongkat Gembala” itu, dan saya sangat tertarik mempelajarinya. Sesungguhnya buku-buku itu telah merupakan makanan bagi jiwa saya yang malang dan lapar, dan saya ingin juga mengucapkan terima kasih kepada saudara karena saudara juga telah mengirimkan traktat-traktat kecil itu kepada saya. Sister — telah memberikan beberapa traktattraktat kepada saya, kemudian saya meminta kedua jilid dari buku “Tongkat” itu, dan semuanya menakjubkan! Semakin banyak saya membaca isinya, maka semuanya menjadi bukubuku yang lebih saya sukai.
Meskipun saya telah bertahun-tahun menjadi seorang Masehi Advent Hari Ketujuh, dimana selama waktu itu saya telah mempelajari Alkitab dengan sungguh-sungguh berusaha untuk memahaminya, namun saya tidak banyak mengerti tentang buku Daniel, Wahyu, dan bukubuku yang lain, tetapi saya begitu ingin untuk memahami kebenaran sehingga saya meminta kepada Tuhan agar saya dapat memahami arti dari firman-Nya, lalu Ia menaruh kerinduan ke dalam hati saya supaya saya pergi mendengar pelajaranpelajaran yang diberikan oleh para penganut “Tongkat Gembala” itu. Ini sudah saya lakukan, dan sekarang Alkitabku adalah suatu buku yang berbeda bagi saya. Pujilah nama-Nya! Saya sering berpikir, oh, betapa banyak saya rugi karena saya tidak pergi segera mendengarkan kebenaran-kebenaran yang ajaib ini! Pada waktu saya memikirkan waktu yang hilang dalam mana saya dapat mempelajari pekabaran kebenaran sekarang ini, maka jiwaku sangat sedih.
Saya adalah seorang wanita yang lanjut usia, maka adalah sukar bagi saya untuk mengingat, tetapi saya mengasihi kebenaran ini, dan saya sedang mencoba untuk mengisi “lampu” saya, dan memiliki penuh “minyak” tambahan di dalam “botol” saya.
Ketika saya mulai menulis surat ini, tak ada maksud saya untuk membuat surat yang panjang, tetapi saya hanya perlu mengatakan kepada saudara tentang reaksi saya terhadap pekabaran yang ajaib ini, karena apabila mangkuk saya terisi, maka ia itu akan melimpah.
(Tertanda) Ny. M Georgia
MEMUTUSKAN UNTUK BERSINAR
DENGAN CEMERLANG
Walaupun saya dengan amat sangat menghargai pekabaran yang dikandung buku-
490SERI SYMBOLIC CODE
buku “Tongkat Gembala itu”, saya tidak dapat mengungkapkannya di dalam kata-kata ucapan terima kasih karena terang tambahan yang saya terima. Ia itu begitu ajaib menolong saya dalam setiap hal, dan menyadari apa yang terang ini telah lakukan dalam jiwaku, saya terpaksa, karena belum pernah sebelumnya, untuk bekerja bagi saudara-saudara dan saudari-saudari saya yang malang untuk melihat jika mereka tidak dapat melakukannya, dengan kesungguh-sungguhan, membuat mereka bangkit dari kondisi kesuamannya sebelum ia itu menjadi sangat terlambat untuk selama-lamanya.
Tolong doakan saya dan bagi mereka kepada siapa saya bekerja, dan saya akan terus berdoa bagimu.
(Tertanda) F.A.S
British West Indies
TENTANG DUA BUAH CAHAYA
LILIN
MENGUSIR KEGELAPAN
Saudara-saudara dan saudari-saudari yang tinggal di Pusat Gunung Karmel :
Salam Tahun Baru saya sampaikan kepada saudara dan saudari. Kami yang berjumlah lima belas sampai duapuluh orang, percaya bahwa pekabaran Yeheskiel Sembilan adalah merupakan Kebenaran Masa Kini. Hati kami teguh bersandar kepada Tuhan, dan kami sedang melakukan apa yang dapat kami lakukan untuk menyampaikan pekabaran itu kepada orang-orang yang belum mengetahuinya. Walaupun kami melihat tugas berat untuk membujuk orang-orang yang berprasangka menentang “Tongkat Gembala” itu, agar mereka mau duduk mempelajari Alkitab dan “Testimonies for the Church”, namun demikian kami sedang memberikan terang itu kepada semua orang yang mau menyediakan pikiran mereka sendiri, dan yang mau menghargai keselamatan lebih daripada pertimbangan sendiri atau, dan kami percaya bahwa Roh Kudus akan mencari semua orang yang mau taat dan mau disucikan serta mau dibuat bersedia bagi ujian terakhir.
Berdoalah untuk pekerjaan yang ada disini supaya ia itu segera dapat berkembang di seluruh Pantai Pasifik bagian Barat Laut, sehingga semua anak-anak Allah yang kekasih dapat menyambut pekabaran itu dan disucikan olehnya, lalu menerima meterai kelepasan dari tangan malaikat pemegang tinta penyurat itu, apabila ia berjalan melalui kota dan membubuhkan tanda kepada umat-Nya, sebagaimana yang dikatakan oleh Yeheskiel Sembilan bahwa ia akan lakukan. Saudara-saudara yang kekasih, yakni jumlah yang akan Allah meteraikan yang tidak memiliki tipu dalam mulut mereka. (Wahyu 14 : 5). Semoga kita masing-masing akan menjadi salah seorang dari antara rombongan itu!
P.W. Province
Portland, Oregon
DIBAWA MASUK KE DALAM
KANDANG UNTUK SEGERA
PULANG
Di sini di N.C, sekarang kami mempunyai satu pengalaman yang menakjubkan. Saudara — sedang mengajarkan pekabaran Tongkat Gembala itu, dan kami berharap untuk melihat lebih banyak lagi saudara dan saudari yang menetapkan pendirian mereka untuk berada dalam barisan mereka yang 144.000 itu.
Pekabaran ini menggerakkan jiwa saya yang paling dalam, dan menumbuhkan kasih yang lebih kepada saya setiap waktu apabila saya membaca atau mendengarnya, dan di dalam hati, saya selalu mengucapkan terima kasih kepada Allah karena begitu murah hati mengirimkan pekabaran itu kepada kami untuk membawa kami keluar dari keadaan kami yang suam.
Betapa ajaib kasih Tuhan kepada kita karena Ia harus menanggung kesukaran untuk menolong
491SERI SYMBOLIC CODE
kita pada waktu kita adalah umat pemberontak! Saya berdoa supaya Allah segera akan memeteraikan mereka yang 144.000 itu, serta memanggil keluar rombongan besar itu, sehingga kita dapat segera pulang dengan Dia yang begitu mengasihi kita. Oh, betapa rindu hati saya menunggu hari itu apabila Juruselamat kita akan berada di atas awan-awan, untuk menjemput kita! Pengharapan yang mulia ini adalah pengharapan yang menghiburkan kepada saya apabila penganiayaan yang begitu hebat datang sehingga 12 saya rasa, saya tidak dapat berdiri lebih lama : dan tampaknya saya mendengar satu suara berbicara ke dalam hati saya, ‘Ia itu tidak akan lama’; maka kembali saya dapat berjalan terus dengan damai dalam jiwa saya.
Pemberitaan pekabaran ‘Tongkat Gembala’ itu, telah mengadakan pembaharuan yang begitu ajaib dalam diri saya sehingga saya menyadari bahwa saya tidak boleh lagi memiliki rambut yang dipotong pendek, ia itu telah mengajarkan saya tentang kesehatan dan reformasi pakaian, mengajar saya untuk lebih mengasihi saudarasaudara dan saudari-saudari saya, membawa saya kembali kepada kecintaan saya yang mula-mula, dan membuat saya menjadi seorang Kristen dan seorang Masehi Advent Hari Ketujuh yang lebih baik.
(Tertanda) E.C,. Ohio
DIMANA ADA TERANG ITU
Saudara J.N. King dan keluarganya, dari Bozeman, Montana, bersaksi dalam syair berikut yang tidak diketahui siapa nama pengarangnya, karena merasa gembira dalam terang yang mulia dari Kebenaran Masa Kini :
LIHATLAH KEPADA TERANG ITU
“Aku bertanya kepada bunga-bunga mawar, sementara semuanya sedang bertumbuh lebih subur dan lebih indah dalam corak warna, apa gerangan yang membuat warnanya begitu indah dan cemerlang;
semuanya memberi jawaban, ‘Lihatlah kepada terang itu’.
Ah, itu rahasia saying! Demikian kata hatiku. Allah bermaksud agar hidupku sama seperti bunga itu.
Berseri-seri dengan cahaya langit yang indah. Dengan hanya memandang kepada terang itu.
YANG TERAKHIR SELALU
TERBAIK
Saudara-saudara yang kekasih :
Symbolic Code itu telah samapai pagi hari ini, maka saya tidak dapat melakukan tugas-tugas lain sebelum saya selesai membacanya. Bagi saya untuk menyatakan penghargaan, adalah satu hal yang tidak mungkin. Tampaknya setiap nomor sangat baik, namun yang terakhir selalu yang terbaik. Betapa hati saya berterima kasih karena semuanya!
(Tertanda) Ny. H.K.L
Carolina Selatan
RALAT
Kami ingin mengarahkan perhatian saudara kepada satu kesalahan yang terdapat pada halaman 7 dari “Symbolic Code” terbitan bulan Desember 1936.
Perkataan “ketidaksadaran” harus digantikan kepada perkataan “pemutarbalikkan” yang terdapat dalam kalimat yang ketiga paragrap yang pertama dari Jawaban kepada Pertanyaan No. 138, sehingga akan terbaca sebagai berikut : “Selain itu, adalah karena ketidaksadaran akan pemutarbalikan “The Desire of Ages”, sehingga ia itu mengatakan bahwa Wahyu 7 : 9 menunjuk kepada …
Dalam Code bulan Januari, hal. 5, baris 2, kesaksian Dorothy Pinon akan disertai oleh sajak berikut ini :
492SERI SYMBOLIC CODE
SEKOLAH GUNUNG KARMEL
Aku cinta sekolah Gunung Karmel, Yang dikelilingi oleh bukit, lembah, dan pepohonan, Kemana orang-orang pergi tanpa menghiraukan rasa lelah, Untuk mempelajari lebih banyak, tentang kasih Allah kita;
Dan disini, di atas tempat yang suci ini, Mempersiapkan hati dan pikiran mereka, Untuk menyebarkan kabar-kabar baik ke tempat yang jauh dan dekat Supaya semua orang dapat hidup dan tidak pernah akan mati.
Oh, pekabaran, tempat, dan sekolah yang menakjubkan!
Jangan biarkan, oh, Tuhan, Aku bercanda dalam kebodohan, Dan biarlah nyanyian orang jahat berlalu Memikat saya dari rombongan yang bahagia Serta bersiap-siap disini, yakni di atas bumi Untuk menyanyikan nyanyian kesukaan!
DAUN-DAUN MUSIM GUGUR
Indah, indah, daun-daun musim gugur, Jatuh berputar ditiup angin sepoi-sepoi Merah dan kuning, hijau dan warna emas, Indah tiada tara! Indah tak terkatakan!
Mulia, Oh, sungguh mulia, daun-daun pepohonan yang cemerlang Sempurna dalam corak, sempurna dalam bentuk; Sempurna, semuanya sempurna! Maka, kenapa kita tidak Yang Allah kasihi lebih daripada sehelai daun yang gugur, Dan yang rindu bebas dari duka cita dan kesedihan, Dan melalui kekekalan meneguk, Isi piala emas yang suci dan indah?
Aku dengar daun gemerisik menjawab, ‘Karena untuk dirimu, kamu tidak akan mati’.
— Dorothy Pinon, umur 9 tahun.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
“KECONGKAKAN MENDAHULUI
KEHANCURAN, DAN TINGGI HATI
MENDAHULUI KEJATUHAN”
Pertanyaan No. 151 :
“Apakah yang dimaksud dengan ‘bergantiganti stelan pakaian’?”
Jawab :
Mereka yang mempunyai beberapa setel pakaian, masing-masing daripadanya disesuaikan pada saat-saat khusus, dan mereka yang mempunyainya dengan tujuan untuk dipertontonkan, memakai berbagai-bagai pakaian selama satu minggu, di samping baju untuk Sabat, dan masih memakai baju lain untuk hari Sabat berikutnya, dan seterusnya, tentu mereka bersalah karena telah “berganti-ganti stelan pakaian.”
Di samping baju-baju kerja, sebuah baju untuk dipakai setiap hari, dan satu baju untuk hari Sabat, itulah yang perlu dimiliki oleh setiap orang.
HASIL DARI “RUMAH SEMUA OR-
ANG” MEMBAWA KEMELARATAN
DI RUMAHMU SENDIRI
Pertanyaan No. 152 :
“Apakah mentega tiruan itu merupakan suatu pengganti mentega yang baik”?
Jawab :
Sedapat mungkin, adalah paling baik supaya menghindari hasil buatan pabrik, sebab mengingat bahwa semua bahan yang dihasilkan seperti itu dibuat dengan tujuan perdagangan gantinya untuk mempertahankan kesehatan, maka kita tidak pernah yakin apa yang dikandungnya;
13
493SERI SYMBOLIC CODE
kemudian juga, semuanya itu lebih mahal harganya daripada yang dibuat sendiri di rumah.
Sebaiknya, mayonaise buatan sendiri memberi faedah yang lebih banyak, lezat, dan lebih murah daripada setiap mentega tiruan manapun
SUPAYA KAMU SEJAHTERA DAN
DALAM KEADAAN SEHAT
Janganlah Bersikap Keras
“… Adalah benar bahwa orang-orang yang penuh dengan daging dan nafsu hewannya kuat, perlu menghindari penggunaan makananmakanan yang merangsang. Terutama dalam kalangan anak-anak yang memanjakan hawa hafsu, telur janganlah digunakan. Tetapi dalam kasus orang-orang yang tubuhnya lemah, terutama apabila makanan-makanan lain tidak dapat menyediakan unsur-unsur yang diperlukan, maka susu dan telur jangan ditinggalkan sama sekali. Akan tetapi, perhatian besar harus dilakukan, agar supaya memperoleh susu dari sapi-sapi yang sehat, dan telur dari ayam-ayam yang sehat, yang diberi makan dan dipelihara dengan baik; dan telur harus dimasak benar-benar supaya dapat dicerna dengan mudah.
“Pembaharuan makanan harus berjalan maju. Karena penyakit pada binatang sudah bertambah, maka penggunaan susu dan telur akan semakin tidak aman. Dan usaha harus diadakan untuk menggantikannya dengan bahan-bahan lain dan yang tidak mahal harganya. Kepada orang banyak dimanapun harus diajarkan bagaimana menyediakan makanan tanpa susu dan telur sedapat mungkin, namun mereka memiliki makanan yang sehat dan lezat.
“Makan dengan hanya dua kali sehari biasanya berfaedah untuk kesehatan; namun dalam beberapa hal orang perlu makan tiga kali. Akan tetapi, jika ini dilakukan, makanan harus terdiri dari makanan ringan, dan dari bahan makanan yang mudah dicerna. ‘Cracker’ — biskuit orang Inggris — atau zwieback, dan buah-buahan, atau kopi jagung, adalah makanan-makanan yang paling cocok untuk makan malam.
Karena asas kebenaran menghendaki kita membuang semua bahan yang dapat mengganggu perut dan merusak kesehatan, maka kita harus mengingat bahwa makanan yang kurang baik akan menghasilkan darah yang kurang baik juga. Kasus-kasus penyakit yang paling sukar diobati adalah karena penyebab ini. Jaringan tidak cukup diberi makan, sehingga mengakibatkan gangguan pencernaan dan kelemahan. Mereka yang menggunakan makanan yang kurang baik, bukan selalu karena mereka miskin maka mereka menggunakannya, tetapi adalah karena kebodohan dan kelalalain, atau melaksanakan pendapat-pendapat yang salah tentang pembaharuan.
“Allah tidak dihormati apabila tubuh disalahgunakan atau disia-siakan, dan hal yang demikian tidak cocok untuk tujuan pelayanan- Nya. Untuk memelihara tubuh dengan menyediakan makanan yang lezat dan menguatkan adalah satu kewajiban yang terutama bagi pengurus rumah tangga. Adalah jauh lebih baik mengurangi pakaian dan perabotan rumah yang mahal-mahal daripada menghemat persediaan makanan.
“Sebahagian pengurus rumah tangga menghemat makanan di atas meja bagi keluarganya untuk menyediakan makanan mahal bagi tamunya. Perbuatan seperti ini adalah tidak bijaksana. Makanan untuk disediakan bagi para tamu harus lebih sederhana. Hendaklah keperluan-keperluan keluarga diutamakan lebih dahulu.
“Penghematan yang tidak bijaksana dan adat kebiasaan yang ditiru-tiru sering menghalangi untuk melatih keramah tamahan dimana ia itu diperlukan dan akan menjadi satu berkat. Penyediaan makanan di atas meja bagi keluarga harus diatur sedemikian rupa sehingga jika ada
494SERI SYMBOLIC CODE
datang tamu yang tidak disangka-sangka maka mereka dapat disambut tanpa membebani ibu rumah tangga untuk menyediakan makanan tambahan.
“Semua harus belajar tentang apa yang dimakan dan bagaimana memasaknya. Laki-laki, maupun perempuan, perlu memahami kesederhanaan, pengolahan makanan yang sehat. Dalam urusan kunjungan kerja mereka sering tidak dapat memperoleh makanan yang sehat; namun jika mereka mempunyai pengetahuan memasak, mereka dapat gunakan itu untuk maksud-maksud baik.
“Berhati-hatilah memikirkan makananmu. Pelajarilah dari penyebab sampai akibatnya. Latihlah pengendalian diri. Juga selera dibawah pengendalian pertimbangan. Jangan menyianyiakan perut dengan makan terlalu banyak, tetapi jangan hilangkan seleramu dari makanan yang sehat, karena itulah tuntutan kesehatan.
“Pendapat-pendapat yang sempit dari sebahagian pembaharu kesehatan telah menjadi satu luka kepada tujuan kesehatan. Ahli-ahli kesehatan harus ingat bahwa pembaharuan susunan makanan akan diadili, akan dinilai tinggi, oleh jenis makanan yang dibawa ke atas meja makan mereka; dan gantinya menempuh satu jalan yang akan membawa noda ke atasnya, maka mereka harus menunjukkan prinsipnya dengan maksud untuk menghargai pikiran orang-orang jujur. Akan ada satu golongan orang banyak yang menentang setiap pergerakan reformasi, bagaimanapun masuk akal, jika ia itu menuntut pembatasan nafsu makan. Mereka mengikuti selera daripada pertimbangan atau hukum-hukum kesehatan. Melalui golongan ini, semua orang yang meninggalkan kebiasaan, dan kemajuan pembaharuan, akan diperhitungkan sebagai orang-orang radikal, tidak menjadi soal bagaimanapun kesesuaian jalan mereka. Orangorang ini tidak mempunyai alasan untuk mencela, ahli-ahli kesehatan janganlah mencoba untuk melihat perbedaan yang terdapat di antara mereka dengan orang-orang lain, tetapi harus mendekati mereka sedapat mungkin tanpa mengorbankan prinsip.
“Apabila para penganjur pembaharuan kesehatan telah menjadi orang yang bersikap keras, hal itu tidak mengherankan karena banyak orang yang menghormati orang-orang ini sebagai mewakili prinsip-prinsip kesehatan, namun mereka sama sekali menentang pembaharuan itu. Orang-orang ini seringkali melakukan lebih banyak kerugian dalam waktu yang singkat daripada kerusakan yang dapat dilakukan oleh kehidupan yang konsisten seumur hidup.
“Pembaharuan kesehatan didasarkan atas prinsip-prinsip yang luas dan jangkauan yang jauh , maka janganlah kita mengecilkannya dengan mempersempit pandangan-pandangan dan praktek-praktek. Tetapi jangan seorangpun mengijinkan pertentangan atau ejekan, atau keinginan menyenangkankan atau mempengaruhi orang-orang lain, untuk memalingkan dia dari prinsip-prinsip yang benar, atau menyebabkan dia lebih mudah menghormati mereka. Orang-orang yang diatur oleh prinsip akan menjadi teguh dan tetap berdiri karena benar; namun, dalam setiap perkumpulan mereka, mereka akan menunjukkan kemurahan hati, roh kelemahlembutan yang menyerupai Kristus dan benar-benar tidak berlebih-lebihan.” — “Ministry of Healing”, hal.
14
“Sebahagian orang dari antara umat kita, karena sementara mereka benar-benar berhenti untuk memakan makanan yang dilarang, namun mereka sendiri lalai untuk menyediakan unsurunsur penting bagi keperluan tubuh mereka. Mereka yang mengambil sikap keras terhadap pembaharuan kesehatan benar-benar berada dalam bahaya karena mereka menyediakan hidangan makanan yang hambar, mereka membuatnya begitu hambar sehingga makanan itu tidak memuaskan. Makanan harus diolah sedemikian rupa dengan cara yang dapat membangkitkan selera dan mengandung gizi. Janganlah merampas apa yang yang diperlukan oleh jaringan tubuh. Saya menggunakan sedikit
495SERI SYMBOLIC CODE
garam, dan selalu menyimpannya, sebab garam, gantinya merusak ia itu sangat penting untuk darah. Sayur-sayuran harus dibuat lezat dengan ditambah sedikit susu atau cream, atau sesuatu yang sama dengan itu.
“Sementara nasehat-nasehat sudah diberikan mengenai bahaya-bahaya penyakit melalui mentega, dan mengenai kerugian akan penggunaan telur secara bebas oleh anak-anak kecil, namun janganlah kita mengira bahwa hal itu adalah merupakan satu pelanggaran terhadap prinsip untuk menggunakan telur dari ayam-ayam yang terpelihara baik dan diberi makanan yang cocok. Telur mengandung khasiat untuk menetralkan racun tertentu.
“Beberapa orang, dengan berhenti menggunakan susu, telur, dan mentega, telah gagal menyediakan makanan yang cocok untuk keperluan jaringan tubuh mereka, dan sebagai akibatnya mereka telah menjadi lemah dan tak sanggup bekerja. Demikianlah pembaharuan kesehatan telah disalahgunakan. Pekerjaan yang telah kita bangun dengan mapan telah dikacaukan dengan perkara-perkara yang asing yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, sehingga kekuatan sidang menjadi lumpuh. Tetapi Allah akan campur tangan untuk mencegah akibat pendapatpendapat yang sangat keterlaluan ini. Injil akan serasi dengan bangsa yang penuh dosa. Ia itu akan membawa baik orang kaya maupun orang miskin bersama-sama dekat ke kaki Yesus.
“Waktunya akan tiba apabila kita harus membuang sebahagian bahan makanan yang sekarang kita gunakan, seperti susu, cream, dan telur; tetapi hal itu tidak perlu membuat kita bingung dengan mengadakan pembatasanpembatasan yang terlalu ketat sebelum waktunya. Tunggulah sampai keadaan-keadaan menuntutnya, sebab Tuhan akan mempersiapkan jalan untuk itu.
“Mereka yang ingin berhasil dalam pemberitaan prinsip-prinsip pembaharuan kesehatan harus membuat firman Allah itu menjadi penuntun dan penasehat mereka. Hanya mereka yang merupakan guru-guru prinsip pembaharuan kesehatan yang dapat melakukan ini, dan yang dapat bertahan pada landasan yang menguntungkan. Janganlah kita menunjukkan suatu kesaksian melawan reformasi kesehatan melalui kegagalan kita karena tidak menggunakan makanan yang sehat dan lezat untuk menggantikan bahan-bahan makanan yang berbahaya, dan yang sudah tidak kita gunakan. Dengan cara apapun, janganlah merangsang selera. Makanlah makanan yang mudah saja, sederhana tetapi sehat, kemudian tetaplah mengucap syukur kepada Allah karena prinsipprinsip pembaharuan kesehatan itu. Di dalam segala perkara jadilah benar dan jujur, maka kamu akan memperoleh kemenangan-kemenangan yang berharga.” — “Testimonies for the Church”,
“Mereka yang merupakan pelajar Firman yang teliti, dan yang mengikuti Kristus dengan jiwa yang rendah hati, tidak akan menunjukkan sikap yang keras. Juruselamat tidak pernah menunjukkan sikap yang keras, tidak pernah kehilangan kontrol diri, dan tidak pernah menodai hukum-hukum selera makan yang baik. Ia tahu kapan untuk berbicara dan kapan untuk berdiam. Ia selalu menguasai diri. Ia tidak pernah salah pertimbangan terhadap manusia dan terhadap kebenaran. Ia tidak pernah tertipu oleh penampilan yang diperlihatkan oleh orang. Ia tidak pernah menimbulkan pertanyaan yang tidak tepat, tidak pernah memberikan jawaban yang tidak benar terhadap pokok sesuatu masalah. Ia mendiamkan suara para imam yang memperdebatkan hal-hal kecil dengan menerobos ke bawah permukaan dan sampai ke dalam hati, memancar cahaya terang ke dalam pikiran serta membangunkan hati nurani.
“Mereka yang mengikuti teladan Kristus tidak akan pernah bersikap keras. Mereka akan berusaha tenang dan menguasai diri. Kedamaian yang terlihat dalam kehidupan Kristus akan terlihat juga dalam kehidupan mereka.” — “Gospel Workers”, hal. 317.
496SERI SYMBOLIC CODE
“Dengan sikap-sikap yang keras, pembaharuan ini tampaknya membentuk jumlah dan hakekat agama mereka. Itulah yang merupakan tema percakapan dan beban yang keluar dari hati mereka; lalu dengan demikian pikiran mereka beralih dari Allah dan kebenaran. Mereka gagal menghargai Roh Kristus, sehingga menunjukkan kekurangan rasa hormat yang benar. Gantinya menjunjung tinggi reformasi pakaian dan keuntungan-keuntungannya, tampaknya mereka menjadi sombong dengan keistimewaannya. Barangkali tidak ada pertanyaan yang muncul di antara kita yang telah menyebabkan perkembangan tabiat selain yang dimiliki dari reformasi pakaian.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 636.
Banyak orang yang mengaku pengikut Kristus terlalu bersungguh-sungguh terhadap pembaharuan tertentu, dan kemudian mulai memaksakan pendapat-pendapatnya kepada orang-orang lain, menirukan binatang anak domba bertanduk dua itu, seolah-olah agama Kristus terdiri dari satu cara sikap yang keras atau cara lain dalam hal makan, minum, berpakaian, hal pernikahan, atau dalam hal tak berperasaan, olokolokan yang sangat menggembirakan, dan lainlain, dan lain-lain, dan lain-lain!
MIE TEPUNG GANDUNG MURNI
¾ pound tepung gandum murni ¼ cangkir minyak 3 butir telur 1 – 3 cangkir air ½ sendok teh garam rata
Satukan bahan-bahan itu, dan campurkan ke dalam adonan. Tempatkan adonan itu di atas permukaan yang datar, dan seterusnya mengadoninya selama kira-kira lima menit. Kemudian, taburkan tepung dengan baik di atasnya, ratakan adonan hingga menjadi sangat tipis, taburi tepung dengan baik, dan potonglah secara garis kira-kira lima inci lebarnya. Angkatlah adonan ini melalui yang paling ujung, tempatkan semuanya pada bagian atas dari masing-masing yang lain. Kemudian ambil bagian yang pinggir dari tumpukan ini bersamasama dalam satu lipatan. Gunakanlah pisau Frenc untuk memotong secara silang ke dalam bagianbagian kira-kira 1/8 inci lebarnya. Percikanlah di atas mie lebih banyak tepung, dan angkatlah semuanya sedikit demi sedikit beberapa kali sehingga tepung itu menyatu dengan baik, sehingga mencegah mereka untuk lengket satu sama lain. Setelah sudah cukup direbus dalam air kira-kira beberapa menit, maka masaklah selama duapuluh menit. (sajikan dengan keju Au Gratin, atau cara yang lain yang anda dapat lakukan).
15
497SERI SYMBOLIC CODE
“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
16 498 SERI SYMBOLIC CODE

1
499SERI SYMBOLIC CODE
“N0. 8”
Wahai jiwa yang lelah yang kenyang
dengan dongengan Setan
Tenggelam dalam duniawi, pengecapan
jadi tawar;
Maut menghadang di depan dengan
campuran kebenaran;
Jadi lalui, dengan tenang untuk
kebenaran yang tidak terbuang,
Sungguh kebenaran memanggil
Lihatlah; Mangkok dari Minyak
Keemasan (usaha roh)
dan Tongkat, dan Pohon atau tiga menara
api
daya tarik : Trinitas, Keallahan,
Kekekalan!
Hai jiwa! Bangun dan bukalah lebar-lebar gerbangmu!
Lihat, Raja membawa, dalam syair “No. 8”, Lebih banyak keju, dari lembu dan domba; Ya, madu juga! Hai jiwa, mengapa tidur!
Bangkitlah, dari keadaanmu yang sekarat, Sambutlah karunia Roh Kudus Yang langka, baik, besar, berharap untuk senang Kenyangkanlah seleramu yang lapar!
Lihatlah : ‘Tangan-tangan’, ‘kayu- kayu’, ‘gulungan surat’, ‘Bintang-bintang’, ‘Singa’, ‘Jam’, dan ‘Tongkat’, angka mistik ‘tujuh’ yang terungkap pekerjaan memahkotai dari Allah ada di atas bumi

Tidakkah engkau selami tanda lambang ini? Jadikanlah Kebenaran Sekarang perlindunganmu, Kumpulkan makanan yang lalu, Dan janganlah engkau gagal menikmati terang! — Pandanglah wanita yang bermahkotakan bintang; Berdiri dalam terang dengan gaun yang berkilauan Jadilah engkau salah seorang dari benih perempuan ini, Engkau harus benar, dalam perkataan dan perbuatan Lihat, belalang datang untuk melihat Jika meterai kemenangan tidak terdapat padamu Kalau tidak, tersengatlah oleh ekor kalajengking Tertawalah hai jiwaku dan jadilah gemetar Siksaan kemarahanmu membuat otak berdenyutdenyut Kemudian tentara berkuda surga menghempaskan engkau Kehilangan mahkota kehidupan kekal!
Terkubur dibawah rumput basah Seribu tahun engkau terbaring di dalam tanah. Lalu bangkit dari neraka yang mengerikan, Karena pelanggaranmu yang dahulu, Engkau diserahkan Kepada Gog dan Magog, hingga engkau binasa Pada waktu engkau sibuk berusaha Engkau peroleh seni kebodohan Tetapi, lihat, tatapan tajam Pengantin laki-laki Dalam murka yang menakutkan menetapkan ajal hidupmu;
Api yang tidak terpadamkan membakar lututmu Asapnya naik mencekik engkau, hai jiwa, Naik, naik, dan terus naik.
Pergilah engkau, hai jiwa, pergilah, pergilah! Kemudian, cepatlah bertobat! Syair “No. 8”, Sehingga berkat Pengharapan dicurahkan kepadamu!
UJIAN UNTUK DITERIMA
SEBAGAI MAHASISWA
500
SERI SYMBOLIC CODE

2
KIRIMKANLAH SEKARANG
TANGGAPANMU
Symbolic Code percaya bahwa syair “No. 8”, akan memacu pikiran para penganut “Tongkat Gembala”, baik orang muda maupun orangtua, untuk menemukan maksudnya, sehingga dengan demikian dapat mendorong mental, karena semua orang yang ambil bagian perlu memperluas pandangan atas pekerjaan besar Pekabaran Kebenaran Masa Kini. Untuk melayani lebih lanjut tujuan yang berharga ini, maka Symbolic Code meminta kepada setiap pembaca, agar mengirimkan tafsiran mereka terhadap syair itu.
“APA IMBALAN YANG KAMU
PEROLEH”
Kita berhak menerima imbalan dari semua pekerjaan kita, … dan setiap orang akan menerima upahnya sendiri menurut pekerjaannya. (Lukas 23 : 41; 1 Korintus 3 : 8).
Karena jumlah sangat terbatas kepada orang muda, untuk diterima masuk di Sekolah Gunung Karmel, juga bagi orang dewasa di Sekolah Pelatihanan Gunung Karmel, yang akan dibuka pada musim gugur ini, maka oleh sebab itu, semua lamaran yang dikirimkan oleh penulispenulis terbaik terhadap keterangan pada syair No. 8, akan terlebih dahulu diperhatikan. Namun demikian, semua orang yang turut ambil bagian dalam ujian masuk ini, akan dipilih dari semua pelamar yang tidak ikut serta. Juga, Symbolic Code akan menerbitkan naskah yang diputuskan merupakan naskah yang terbaik, jika itu cukup pantas.
KETENTUAN-KETENTUAN
PERATURAN NASKAH
1. Naskah-naskah jangan melebihi dari 2000 kata.
2. Gunakan kertas yang dikenal sebagai “Standard Mesin Tulis” (putih) 8 ½ x 11 inci
3. Gunakanlah hanya tinta hitam atau biru hitam, dan hanya ditulis pada sebelah kertas saja.
4. Tulis dengan jelas; atau, jika menggunakan mesin ketik, ketikan harus jelas.
5. Beri judul pada halaman 1, kira-kira 1 inci dari atas lembaran.
6. Baris pertama dari naskah jangan kurang dari ½ inci jaraknya dari judul.
7. Tinggalkan 1 inci jaraknya dari sebelah kiri kertas, dan sekurang-kurangnya ½ inci pada sebelah kanan dan sebelah bawah.
8. Setiap paragraf diberi jarak ¾ inci
9. Setiap nomor halaman ditulis pada sudut
501SERI SYMBOLIC CODE
sebelah kanan atas. Gunakanlah angka Arab, jangan angka Romawi.
10. Lipatlah naskah itu sebagai berikut : Letakkan naskah di atas meja dalam posisi baca, lipatan dibagi setengah dari atas ke bawah.
11. Tanpa mengubah lipatan naskah, tulislah di sebelah sudut kiri, alamat lengkap’ : di sebelah atas bagian tengah, tulis judul naskah, dan di sebelah kanan bagian atas, tulis nama dan umur, dan riwayat hidup.
12. Kirimkan naskah, dengan tidak lebih daripada satu lipatan.
13. Naskah harus diberi cap pos selambatlambatnya tanggal 1 Agustus 1937.
Semua juri hanya akan menerima naskahnaskah yang benar-benar mematuhi peraturan tersebut di atas.
Untuk membantu semua penganut Kebenaran Sekarang, apapun kedudukan mereka, Dewan Sekolah dengan hormat meminta keterangan, dari mereka yang tidak ambil bagian dalam ujian ini supaya mereka memberi alasan kenapa mereka tidak ikut serta.
PENELITIAN STATISTIK
PEMBAHARUAN DAN ORANG
BANYAK
Pengalaman hidup mengajarkan bahwa bagaimanapun seseorang berusaha membuat sempurna dan memperbaiki setiap pekerjaan yang ia berikan, namun hal itu tidak pernah dapat untuk menyenangkan hati setiap orang. Bahkan Kristus Sendiri, sebagaimana Ia sempurna dalam segala hal, juga tidak dapat menyenangkan banyak orang dalam misi Ilahi-Nya. Maka kitapun hampir tidak dapat, dalam setiap kadar kebijaksanaan, begitu gembira untuk berharap satu perbaikan pekerjaan seperti yang kita miliki, dalam keadaan yang terbaik, juga tidak dapat untuk memenuhi semua keinginan orang banyak. Maka dengan bukti itu, kita juga dalam setiap tata cara yang berhubungan dengan Kebenaran Sekarang, tidak dapat mengharapkan untuk menyenangkan semua orang yang mengaku pengikut-pengikutnya. Sebab itu, formulir “Penelitian Statistik Pembaharuan” yang baru saja kamu kirimkan untuk diisi dan dikembalikan, bukanlah untuk menyenangkan setiap orang, tetapi semata-mata karena kerinduan dan bertujuan untuk menyenangkan Allah.
Tetapi sebagaimana penempatan bukti sejarah sidang selalu mempunyai persoalan, maka kami melihat, bahwa orang-orang yang sedang berjalan dalam terang Kebenaran Sekarang yang lengkap, tentu saja berkenaan dengan Penelitian itu, dan sangat berterima kasih untuk memilikinya; namun dalam kenyataannya, sebahagian orangorang yang setia kepada siapa kami dengan tidak sengaja lalai mengirimkan formulir itu, dan telah mendengar tentang hal itu, telah mengirim surat untuk memintanya; orang-orang lain di antara golongan yang bersungguh-sungguh ini, bahkan merasa sakit hati karena mengira bahwa kami telah melupakan mereka. Sedangkan, mereka yang tidak berjalan dalam terang pekabaran yang tidak lengkap, tetapi sedang berlari ke depan atau berjalan dengan lambat di belakangnya, atau sedang melangkah di atas pinggirnya, tentu saja, tidak berkenan dengan formulir Penelitian itu, barangkali karena hal itu menyingkapkan kelalaian mereka untuk memperhatikan pembaharuan-pembaharuan yang dikehendaki Allah untuk zaman ini.
Beberapa dari surat ini orang dari golongan yang menyanggah bahwa pengisian formulir Penelitian itu “keterlaluan sama seperti pengakuan kepada Paus”, dan akibatnya mereka menolak sama sekali untuk mengisi formulir itu lalu mengembalikannya, atau merasa benci, lalu membenarkan diri mereka untuk mencela.
Keaneka ragaman dan perpecahan yang timbul akibat formulir Penelitian itu, yang mana oleh pimpinan kerja akan mengingatkan kembali kepada semua penganut Kebenaran Sekarang bahwa pekabaran pembaharuan itu memanggil mereka untuk tampil kepada tingkat Kekristenan yang lebih mulia, sebagaimana kehendak roh,
502SERI SYMBOLIC CODE
sebuah kecaman menyampaikannya dalam selembar surat berikut :
3
“KASIHAN PENDETA YANG
MALANG”
“Pendeta mempunyai banyak waktu. Jika rambutnya sudah ubanan, ia terlalu tua. Jika ia seorang yang masih muda, ia tidak mempunyai pengalaman yang cukup.” Jika ia belum kawin, ia suka main mata; jika ia sudah kawin, maka ia sama seperti orang lain. Jika isterinya tua, maka ia menjadi penghalang baginya; jika istrinya muda, ia terlalu banyak menaruh perhatian kepadanya. Jika ia mempunyai sepuluh orang anak, ia mempunyai terlalu banyak anak; jika tidak mempunyai anak, maka ia sedang menunjukkan contoh yang tidak baik. Jika isterinya bernyanyi dalam paduan suara gereja, maka dia sedang menimbulkan prasangka; jika ia tidak bernyanyi, dia tidak tertarik dalam pekerjaan suaminya. Jika pendeta itu berkhotbah dengan membaca catatan-catatan, maka ia adalah orang yang membosankan; jika ia berbicara tanpa melakukan persiapan, maka ia tidak memiliki cukup pengatahuan. Jika ia tinggal di rumah untuk belajar, maka ia kurang bergaul dengan orang-orang; jika ia mondar mandir di jalanan, maka seharusnya ia tinggal di rumah untuk menyusun khotbah yang baik. Jika ia melawat kepada orang miskin, maka ia sedang bermain di tribune. Jika ia melawat ke rumah orang kaya, ia menjadi seorang bangsawan. Apapun yang dilakukannya, seseorang dapat mengatakan kepadanya, bagaimana untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik.” — “Wittenberg Enterprise”, 11 Maret 1937.
JAWABAN PENDETA YANG MALANG
ITU
Semua orang kecuali pendeta-pendeta, dapat berkhotbah tanpa teks dari Alkitab, tetapi para pendeta tidak pernah berani mengatakan sesuatu hal terkecuali mereka mengatakan “Demikianlah yang dikatakan oleh firman Tuhan”. Oleh sebab itu, pendeta wajib memberi jawaban sesuai yang terdapat dalam Alkitab.
“Hatiku terluka di dalam diriku : dan kengerian maut menimpa kepadaku. Ketakutan dan kegentaran menimpaku, dan kengerian meliputi aku; lalu aku berpikir, Oh kiranya aku mempunyai sayap seperti burung merpati! Maka aku akan terbang, dan hatiku menjadi tenang. Kemudian aku akan terbang jauh, dan aku akan tinggal di padang belantara. Selah.” (Mazmur 55 : 4 – 7).
“Sungguh, Tuhan Allah tidak akan melakukan sesuatu perkara, tanpa mengungkapkan rahasia- Nya kepada hamba-hamba-Nya para nabi” (para pengkhotbah). (Amos 3 : 7.)
“Maka firman Tuhan datang kepadaku, katanya : “Dan engkau anak manusia, temantemanmu sebangsa masih berbicara terhadap engkau dekat tembok-tembok dan pada pintupintu rumah serta berkata satu sama lain, masingmasing kepada temannya, mengatakan, Silahkan datang, aku mendoakanmu, dan dengarlah, apa yang difirmankan oleh Tuhan. Dan merekapun datang kepadamu sebagai umat berhimpun serta duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, mereka mendengar apa yang kau ucapkan, tetapi mereka tidak mau melakukannya : karena dengan mulutnya mereka mengucapkan kasih yang sungguh, tetapi hati mereka mengejar ketamakan. Sungguh, engkau bagi mereka seperti orang yang menyanyikan syair cinta kasih dengan suara yang merdu, dan yang pandai memainkan suatu alat musik : sebab mereka mendengar apa yang engkau ucapkan, tetapi mereka tidak mau melakukannya. Kalau hal itu terjadi, sungguh ia itu akan datang, maka mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi telah ada di tengah-tengah
Musnahkanlah mereka, kacaukanlah percakapan mereka, ya, Tuhan : sebab aku melihat kekerasan dan perselisihan terdapat dalam kota itu. Siang dan malam mereka mengelilingi kota itu di atas tembok-temboknya: terdapat juga dukacita dan kejahatan di tengah-
503SERI SYMBOLIC CODE
tengahnya. Kejahatan terdapat di tengahtengahnya : ketidakjujuran dan tipu tidak habishabisnya terdapat di jalan-jalannya. Karena bukan musuhku yang mencela aku; maka aku masih dapat menanggungnya : kalau pembenciku yang membesarkan dirinya terhadap aku; maka aku masih dapat menyembunyikan diri terhadap dia : Tetapi engkau, adalah orang yang dekat kepadaku, temanku dan orang kepercayaanku. Kita yang bersama-sama bergaul dengan baik, dan masuk rumah Allah berhimpun. Biarlah maut menyergap mereka, biarlah mereka turun hiduphidup ke dalam dunia orang mati! Sebab kejahatan ada di kediaman mereka, ya ada di antara mereka. Tetapi bagiku, aku berseru kepada Allah : maka Tuhan akan menyelamatkan aku. Di waktu petang, dan pagi, dan siang hari, aku akan berdoa, dan berseru dengan kuat, maka Ia akan mendengar suaraku. Ia telah membebaskan aku dengan aman dari serangan terhadap aku : sebab ada banyak yang bersama-sama dengan aku. Allah akan mendengar, lalu menyusahkan mereka, Dialah yang bersemayam sejak zaman purbakala. Selah. Karena mereka tidak berubah, oleh karena mereka tidak takut akan Allah.
Kepada golongan yang berjalan sepenuhnya dalam terang Kebenaran Masa Kini, Penelitian itu, adalah merupakan seorang pendeta, yang menyampaikan suatu khotbah yang luar biasa, sedangkan kepada semua orang lain, tentu saja pekabarannya tidak sepenuhnya akan menyenangkan, dan agaknya menyiksa mereka.”
Kenyataan-kenyataan ini adalah penting, karena membiarkan kuasa yang sangat menyedihkan itu masuk yang tak lain daripada kesimpulannya adalah karena adanya orang-orang penganut kebenaran sekarang yang belum berjalan dalam pekabaran tersebut. Mereka mengakuinya, namun mereka berjalan dalam percikan terang kebenaran mereka sendiri. Mereka merupakan noda bagi pekabaran ini selama mereka masih menjadi bagian daripadanya, dan inilah sumber utama terbatasnya kuasa. Saudara-saudara ini telah dilukiskan dalam Jawaban Pendeta Yang Malang itu, sebagaimana yang telah dikutip di atas dalam paragraf 4.
NASEHAT-NASEHAT DAN AMARAN-
AMARAN KEPADA ORANGTUA
BAGIAN I
“Penipuan apakah yang lebih besar yang dapat masuk ke dalam pikiran manusia daripada satu keyakinan bahwa mereka adalah benar, padahal mereka semua salah! Pekabaran dari Saksi Yang Benar itu menemukan umat Allah dalam suatu penipuan yang menyedihkan, namun mereka jujur dalam penipuan itu. Mereka tidak tahu bahwa keadaan mereka tercela dalam pandangan Allah. Sementara orang-orang yang ditegur itu memuji-muji diri mereka sendiri bahwa mereka berada dalam kondisi kerohanian yang baik; pekabaran dari Saksi Yang Benar itu memecahkan ketenangan mereka dengan mencela kondisi kerohanian mereka yang sebenarnya secara mengejutkan yaitu, buta, miskin, dan sengsara. Kesaksian itu, begitu tegas dan keras, dan tidak mungkin salah, karena Saksi yang Benar itulah yang mengatakannya, maka kesaksiannya pasti benar.” — “Testimonies for 4 the Church”, Jilid 3, hal. 252, 253.
Pengalaman tujuh tahun dalam pekabaran ini telah membuktikan berulang kali bahwa para penganut Kebenaran Masa Kini masih belum sepenuhnya pulih dari “penipuan yang menyedihkan”; terutama pada masalah yang menyangkut para orang tua dan para pengasuh. Tampaknya mereka sama sekali tak mampu melihat secara bijaksana, tanpa prasangka, dan memeriksa dengan sabar masalah anak-anak mereka, untuk mana mereka sendiri harus bertanggung jawab. Kelihatannya Setan hampir sepenuhnya telah membutakan mereka akan kepedulian selaku orangtua, sehingga kami berkewajiban untuk mengangkat suara serta mengamarkan, agar orang-orang tua dan anak-
504SERI SYMBOLIC CODE
anak tidak binasa dalam penipuan mereka.
Perkara-perkara yang sama sudah ada pada zaman Eliyah. Sidang, rumah tangga dan sekolah ‘telah jatuh ke dalam kehancuran selama tahuntahun kemurtadan bangsa Israel’, dan tinggal tetap demikian sampai Eliyah datang dan memulihkannya. Pekerjaannya untuk mendirikan kembali sekolah nabi-nabi, “membuat ketentuan bagi orang-orang muda untuk memperoleh satu pendidikan yang akan menuntun mereka untuk meninggikan hukum Allah dan menghormatinya”, adalah satu perkara yang penting yang membuat lembaga sekolah itu merupakan suatu perantara untuk memulihkan dan mempersatukan gereja dengan rumah tangga, dan mendamaikan orang-orang tua dengan anakanak.
Kini, pada saat kemurtadan yang paling dalam ini, apabila gereja, rumah tangga, dan sekolah berada dalam kehancuran yang sangat mematikan, maka Eliyah harus kembali memulihkan “segala perkara”, seperti yang katakan Alkitab. Maka sesuai dengan contoh itu, maka pemulihan lembaga-lembaga sekolah nabinabi itu adaalah kembali berdiri sebagai suatu pengaruh penyelarasan antara gereja dan rumah tangga, orangtua dan anak.
“Sesungguhnya, Aku akan mengutus kepadamu Eliyah nabi itu sebelum datangnya hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapabapanya, supaya jangan Aku datang memalu bumi dengan suatu kutuk.” (Maleakhi 4 : 5, 6.)
Maka, sebagaimana Sekolah Gunung Karmel adalah sekolah dari Pekabaran Eliyah, nabi pada zaman ini, itulah sebabnya suara amaran itu datang untuk membangunkan para orang tua dan anak-anak agar keluar dari ‘penipuan yang menyedihkan’, lalu mendidik mereka untuk menjauhkan kebiasaan-kebiasaan hidup mereka, dan membawa mereka ke dalam penurutan akan aturan-aturan, hukum-hukum, dan undangundang Ilahi, dengan demikian membalikkan “hati bapa-bapa kepada anak-anak, dan hati anakanak kepada bapa-bapa mereka”, dan menyelamatkan mereka dari hari yang menakutkan itu apabila Tuhan datang memalu bumi dengan suatu kutuk.”
“Tugas orang tua adalah tugas yang hikmat dan suci; namun banyak orang yang tidak menyadari hal ini karena mata mereka sudah dibutakan oleh musuh segala keadilan. Anak-anak mereka dibiarkan bertumbuh tanpa disiplin, tidak ada sopan santun, lancang, percaya diri sendiri, tidak tahu berterima kasih dan tercela, pada waktu kekuatan dinyatakan, dalam mana keadilan dan kemurahan berpadu dengan kesabaran dan pengendalian diri, yang akan mengeluarkan hasilhasil yang menakjubkan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 305.
“Jika para orang tua dapat dibangunkan untuk menyadari tanggung jawab yang diberikan kepada mereka dalam tugas mendidik anak-anak mereka, maka waktu mereka akan lebih banyak disediakan untuk berdoa, dan mengurangi sifat suka pamer yang tidak perlu. Mereka akan memantulkan, serta belajar, dan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah untuk memohon akal budi dan pertolongan Ilahi, untuk mendidik anak-anak mereka supaya mereka dapat mengembangkan tabiat yang Allah kehendaki.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 30.
“Jiwaku merasa sedih karena tingkah laku orang muda pada generasi ini. Aku juga cemas karena keadaan orang-orang tua mereka juga begitu : sebab kepadaku telah ditunjukkan bahwa dalam perkara umum mereka tidak tahu akan kewajiban mereka untuk mendidik anak-anak mereka dengan cara yang patut mereka harus lakukan. Adat istiadat dan kebiasaan diperagakan, sehingga anak-anak mereka segera terpengaruh olehnya, kemudian mereka menjadi bobrok; sedangkan perhatian orang-orang tua menjadi kaku oleh perbuatan mereka sendiri, lalu tertidur menjadi bahaya kepada mereka. Tetapi ada
505SERI SYMBOLIC CODE
sedikit orang-orang muda yang tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan yang bobrok ini.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 348.
“Kepadaku telah ditunjukkan bahwa sangat banyak orang tua yang mengaku percaya akan pekabaran hikmat pada zaman ini, tidak mendidik anak-anak mereka bagi Allah. Mereka tidak mengendalikan diri mereka sendiri, dan merasa jengkel kepada orang yang berusaha menuntun mereka. Mereka oleh iman yang hidup tidak membawa anak-anak mereka, setiap hari ke atas mezbah Tuhan …
“Tampaknya banyak orang tua telah kehilangan pertimbangan dan perhatian dalam kasih sayang mereka kepada anak-anak mereka, dan karena sikap memperturutkan hati ini, mementingkan diri, dan salah menangani orangorang muda, maka sebaliknya Setan bekerja dengan berhasil untuk menghancurkan orangorang tua … Anak-anak terbentuk menurut apa yang diperbuat orangtua kepada mereka, melalui pengajaran, disiplin, dan teladan yang mereka tunjukkan.” — “Testimonies for the Church”,
“Orang-orang tua tidak memperhatikan semua hal ini. Mereka tidak dapat meramalkan akibat dari jalan mereka. Mereka tidak merasakan bahwa anak-anak mereka memerlukan pemeliharaan yang lembut, yakni pemeliharaan yang sangat teliti dalam kehidupan Ilahi. Mereka tidak menganggap bahwa anak-anak mereka adalah milik Kristus yang utama, yang dibeli dengan darah-Nya, yang merupakan piala-piala dari rahmat-Nya, dan sebagai alat-alat yang baik di tangan Allah untuk digunakan membangun kerajaan-Nya. Setan sedang berusaha merebut kaum muda ini dari tangan Kristus, dan orangorang tua tidak melihat bahwa musuh besar itu sedang menancapkan panji-panji jahatnya di samping mereka. Mereka begitu dibutakan karena mereka mengira bahwa itu adalah panji-panji Kristus.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
Abraham “memimpin rumah tangganya”. Tidak akan ada dosa kelalaian untuk mengendalikan anak-anaknya cenderung untuk berbuat jahat, tidak terdapat kelemahan, tidak ada yang dilakukan secara tidak bijaksana, tidak ada memilih-milih dalam kasih; tak ada keputusan yang salah atas kewajibannya terhadap kasih
5 sayang. Abraham tidak hanya mengeluarkan perintah yang benar, tetapi ia juga menegakkan terhadap hukum-hukum keadilan dan kebenaran.
“Betapa sedikit orang pada zaman kita yang meniru teladan ini! Pada kebanyakan orang tua ada satu perasaan buta dan mementingkan diri sendiri, yakni kasih sayang yang keliru, yang terlihat dengan membiarkan anak-anak dengan pertimbangan dan nafsu yang tidak menentu, kepada pengendalian kehendak mereka sendiri. Ini adalah sikap yang paling kejam kepada kaum muda, dan satu kesalahan besar kepada dunia. Orang tuaiang memperturutkan kehendak anak menimbulkan kekacauan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Itu akan memperkuat keinginan orang muda untuk memperturutkan hati, gantinya patuh kepada tuntutan-tuntutan Ilahi. Dengan demikian mereka bertumbuh dengan hati yang menentang untuk melakukan kehendak Allah, lalu mereka menularkan roh ketidak percayaan, dan roh kemurtadan mereka kepada anak-anaknya, dan begitu juga anak-anak itu kepada anak-anaknya dan seterusnya. Sama seperti Abraham, orang-orang tua harus mengatur rumah tangganya supaya menuruti mereka. Hendaklah penurutan kepada wewenang orangtua diajarkan dan dikuatkan sebagai langkah pertama dalam penurutan kepada wewenang Allah.”
“Bukan setelah orang-orang tua itu sendiri sudah berjalan dalam hukum Tuhan dengan sempurna, barulah mereka mau bersedia untuk memerintah anak-anak mereka supaya menuruti mereka. Suatu pembaharuan dalam hal ini diperlukan, yakni pembaharuan yang dalam dan luas. Orang-orang tua perlu mengadakan pembaharuan; pendeta-pendeta perlu mengadakan pembaharuan; mereka perlu
506SERI SYMBOLIC CODE
kehadiran Allah dalam rumah tangga mereka. Jika mereka mau melihat perbedaan dalam hal ini, maka mereka harus menyampaikan firman-Nya kepada keluarga-keluarga mereka, dan harus menjadikannya sebagai penasehat mereka.” — “Patriarchs and Prophents”, hal. 142, 143.
Kelemahan dalam penurutan, dan cinta yang palsu dan simpati, — buah-buah pikiran palsu yang dimanjakan secara tidak bijaksana, — adalah satu sistem pendidikan yang mendukakan malaikat-malaikat; tetapi menyenangkan bagi Setan, sebab hal itu membawa beratus-ratus bahkan beribu-ribu anak-anak masuk ke dalam barisannya. Inilah yang menyebabkan mengapa ia membutakan mata para orang tua, membuat kaku perasaan mereka, serta mengacaukan pikiran mereka … Oh! Kapankah orang-orang tua akan menjadi bijaksana? Kapankah mereka melihat dan menyadari sifat dari pekerjaan mereka dalam kelalaian mematuhi dan menghormati yang sesuai dengan tuntutan dari perintah-perintah firman Allah?
... Kelalaian yang menyeluruh dalam mendidik anak-anak bagi Allah telah mengabadikan kejahatan, dan melemparkan ke dalam barisan musuh, yang mana banyak dari mereka kalau ditangani dengan bijaksana mungkin dapat menjadi pembantu-pembantu Kristus. Pendapatpendapat yang keliru dan bodoh, pengarahan kasih sayang yang salah telah menjadi ciri-ciri yang membuat anak-anak menjadi jahat dan tidak berbahagia, dan telah menyakitkan hati para orang tua, dan telah menambah pengaruh mereka dari generasi ke generasi. Setiap anak yang dibiarkan menurut jalannya sendiri akan tidak menghormati Allah dan membuat malu bapa dan ibunya. Terang telah bersinar dari firman Allah dan juga dari kesaksian-kesaksian Roh-Nya, sehingga tak seorangpun perlu keliru untuk menghargai kewajiban mereka. Allah menghendaki supaya para orang tua mendidik anak-anak mereka untuk mengenal Allah dan menghormati segala tuntutan-Nya; mereka harus mendidik anak-anak mereka yang masih kecil, sebagai anggota keluarga Tuhan yang lebih muda, untuk memiliki tabiat dan sifat kasih sayang yang baik, supaya mereka layak untuk memancarkan terang dalam pengadilan surga. Dengan melalaikan kewajiban mereka dan memanjakan anak-anak mereka dalam kesalahan, orang tua menutu gerbang kota Allah bagi mereka.
“Kenyataan-kenyataan ini harus ditekankan kepada orang-orang tua; mereka harus bangun, dan melaksanakan pekerjaan mereka yang telah lama dilalaikan. Orang-orang tua yang mengaku mengasihi Allah tidak akan mau berbuat semaunya sendiri. Karena tidak mengendalikan dan menuntun anak-anak mereka sebagaimana mestinya, maka beribu-ribu anak-anak telah menunjukkan tabiat yang rusak, dengan moral yang rendah, serta kurangnya pendidikan untuk melakukan kewajiban yang praktis untuk kehidupan. Mereka dibiarkan untuk melakukan sesuai dengan gerakan-gerakan hati yang mereka senangi, waktu mereka, dan kuasa-kuasa moral mereka. Merugikan terhadap maksud Allah karena melalaikan kewajiban ini terletak pada para bapa dan para ibu; dan maaf apakah yang akan mereka minta kepada Dia yang memelihara mereka, serta yang mempercayakan tugas suci untuk membuat layak jiwa-jiwa di bawah pimpinan mereka dan untuk meningkatkan kekuatan-kekuatan mereka bagi kemuliaan Pencipta mereka? —Testimonies, Jilid. 5, hal.
Harun “adalah imam bagi isi rumahnya; namun ia telah cenderung untuk tidak mempedulikan kebodohan anak-anaknya. Ia telah melalaikan kewajibannya untuk mengatur dan mendidik mereka kepada penurutan, penyangkalan diri, dan memberi hormat kepada wewenang orangtua. Karena salah menempatkan perasaan kasih, maka ia telah gagal untuk membentuk tabiat mereka dengan penghormatan yang mulia untuk perkaraperkara yang abadi. Harun tidak melihat, sesuatu yang lebih daripada orang-orang tua Kristen sekarang lihat, bahwa kesalahannya menempatkan kasih dan memperturutkan kemauan anak-anaknya, telah membuat mereka tidak disukai oleh Allah, dan menimbulkan
507SERI SYMBOLIC CODE
amarah-Nya untuk membinasakan mereka. Sementara Harun lalai menjalankan wewenangnya, maka pehukuman dari Allah berlaku terhadap mereka. Harun harus belajar bahwa bantahannya yang lemah, dan kelemah lembutannya tanpa pengendalian yang teguh dari orangtua terhadap anak-anaknya, sungguh merupakan suatu kekejaman. Allah melaksanakan pehukuman, lalu membinasakan anak-anak Harun.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 295.
“Kutukan dari Allah benar-benar akan menimpa kepada para orang tua yang tidak setia. Bukan saja mereka sedang menanamkan duri yang akan melukai mereka dalam masalah ini, tetapi mereka juga harus melihat ketidak setiaan mereka sendiri apabila penghakiman dilaksanakan. Banyak anak-anak akan bangkit pada penghakiman lalu mempersalahkan orangorang tua mereka karena orang tua mereka tidak mendidik mereka, dan menuduhnya sebagai sumber malapetaka mereka. Simpati yang palsu dan kasih sayang yang buta dari orang-orang tua menyebabkan mereka memaafkan kesalahankesalahan anak-anak mereka dan membiarkan 6 mereka tanpa mengadakan perbaikan, sehingga mengakibatkan anak-anak mereka hilang, dan darah mereka akan tertimpa atas para orangtua yang tidak setia ini.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 219.
“Orang-orang tua, adalah merupakan kewajibanmu yang pertama untuk mematuhi panggilan tugas, dan masuk dengan hati dan jiwamu ke dalam pekerjaan yang telah diberikan Allah untuk kamu laksanakan. Jika kamu gagal dalam apa saja yang lain, jadilah cermat dan tepat guna dalam hal ini. Jika anak-anakmu tampil dari didikan rumahan yang murni dan berbudi luhur; dan mereka mengisi tempat yang paling sedikit dan terendah dalam rencana Allah yang besar untuk kebaikan dunia, tidak pernah disebut sebagai suatu kehidupan yang tidak berhasil, dan tidak akan ditinjau dengan penuh penyesalan … Sekalipun kebaikan ada batasnya. Wewenang harus dipertahankan dengan keteguhan hati, atau ia itu akan disambut oleh orang banyak dengan ejekan dan penghinaan. Yang dinamakan kelembutan hati, bujukan dan penurutan yang ditunjukkan kepada orang-orang muda, oleh para orang tua dan pengasuh, adalah kejahatan yang paling buruk yang dapat menimpa ke atas mereka. Keteguhan, ketetapan, dan syarat-syarat yang positif, adalah hal-hal yang perlu ada dalam setiap rumah tangga. Orang-orang tua, perhatikanlah tanggung jawab yang kamu lalaikan; didiklah anak-anakmu menurut rencana Allah, ‘ucapkanlah pujian kepada Dia yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang-Nya yang ajaib.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 44, 45.
Bersambung
SAMBUTLAH PERTOLONGAN
TUHAN
Dalam Pemeliharaan-Nya, sesungguhnya Allah telah pernah membatasi kemajuan maksud- Nya di atas bumi sesuai dengan kebaikan hati umat-Nya. Di bawah perekonomian bangsa Ibrani, pembangunan tabernakel itu telah berjalan maju sebanding dengan penurutan umat itu kepada rencana Musa untuk mengumpulkan harta mereka bagi pembangunannya. Sekali lagi, pada waktu Allah bekerja di dalam hati semua orang Yahudi untuk mendirikan kembali kaabah itu di Yerusalem, maka usaha-usaha mereka telah berhasil sesuai dengan kebajikan mereka. Demikian pula, sepanjang zaman Kristen penginjilan telah berkembang sesuai dengan ukuran penurutan dan pengorbanan diri dari para pendukungnya.
Kita baca dari Roh Nubuat bahwa “Sifat kemurahan hati yang tidak mementingkan diri sendiri telah membuat sidang yang mula-mula bersuka cita; sebab orang-orang percaya itu tahu bahwa semua usaha mereka sedang membantu untuk menyampaikan pekabaran injil itu kepada semua orang yang berada di dalam kegelapan. Kebajikan hati mereka memberi kesaksian bahwa
508SERI SYMBOLIC CODE
mereka tidak akan gagal untuk mendapatkan anugerah dari Allah. Apakah yang dapat dihasilkan oleh kemurahan hati yang sedemikian kalau bukan penyucian dari Roh? Dalam pandangan orang-orang percaya maupun orangorang yang tidak percaya ia itu adalah satu anugerah yang ajaib.” — “The Acts of the Apostles”, hal. 344.
“Pengalaman pada zaman rasul-rasul akan datang kepada kita apabila kita semua dengan sepenuh hati menerima prinsip kemurahan hati yang dimiliki oleh Allah, — setuju dalam semua hal untuk menuruti tuntutan-tuntutan dari Roh Kudus-Nya …” — “Testimonies for the Church”,
Dalam terang dari pernyataan-pernyataan di atas, kita harus menyimpulkan, dengan Roh Nubuat, bahwa “Kesejahteraan Rohani adalah terikat erat dengan kemurahan hati orang Kristen.” (“The Acts of the Apostles”, hal. 344), maka oleh karena itu, maksud Allah sekarang dalam pekerjaan terakhir bagi sidang, hanya akan berkembang jika kita mau berjanji untuk melakukan pengorbanan. Sungguh, jika pengorbanan yang diminta oleh Allah pada zaman Musa, pada zaman Nehemia, dan pada zaman Paulus, adalah pengorbanan yang terhitung ringan, maka bagaimanakah mungkin sekarang Ia dapat meminta pengorbanan yang kurang daripada itu pada waktu “semua perkara” akan dipulihkan, dan pada waktu injil itu harus diberitakan kepada semua bangsa, suku, bahasa, dan umat dalam waktu yang begitu singkat?
Bagaimanakah kita akan pernah untuk “menempatkan pengepungan” terhadap “kota” itu, dan mendirikan benteng untuk menghadapinya, menimbun tanah untuk menghadapinya, dan juga “mendirikan perkemahan untuk menghadapinya, serta menaruh alat-alat pendobrak di sekelilingnya”, dan pada waktu yang sama menjalankan perintah Tuhan yang mengatakan : “Lebarkanlah tempat tenda perkemahanmu, dan hendaklah semuanya terbentang sampai ke tempat kediamanmu;
jangan tahan-tahan, perpanjanglah tali pengukurmu, dan perkuatlah semua patokpatokmu”?
Satu-satunya jalan yang mungkin dapat menyelesaikan pekerjaan yang hebat ini adalah supaya setiap penganut Kebenaran Masa Kini memiliki pengalaman “bangun dan menyadari kesempatan-kesempatan yang dilalaikan”, dan supaya masing-masing “setia dalam mengembalikan kepada Allah apa yang menjadi milik-Nya sendiri dalam hal perpuluhanperpuluhan dan persembahan-persembahan”, dan memperbaharui janji-janjinya, karena Allah tidak hanya dirampok “dalam perpuluhan-perpuluhan dan persembahan-persembahan”, tetapi juga “banyak janji dan sumpah yang tidak ditepati, dan betapa sedikit mereka memikirkan perkara itu; betapa sedikit mereka merasakan kesalahan atas pelanggaran dari kewajiban ini. kita harus memiliki keyakinan yang baru dan lebih dalam terhadap masalah ini. Hati nurani harus dihidupkan, dan masalah ini memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh; karena laporan harus diberikan kepada Allah pada hari terakhir, dan semua tuntutannya harus dibereskan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 468.
Tuhan lebih jauh mengatakan : “Untuk memajukan maksud Allah, harta adalah penting”. Akan tetapi, “bukanlah rencana Allah untuk menjatuhkan harta itu dari langit agar supaya tujuan-Nya dapat diteruskan”, (“Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 660), melainkan semua orang “harus bangun, lalu mempersembahkan doa-doa mereka, harta kekayaan mereka, dan semua tenaga mereka serta sumber penghasilan mereka, pada kaki Yesus, …” Kemudian tujuan Kebenaran itupun akan berhasil.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 475.
Namun, sekalipun pada kenyataannya hanya sedikit, jika memang ada, para penganut Kebenaran Masa Kini yang benar-benar memenuhi tuntutan-tuntutan di atas, namun Gunung Karmel, dengan pemasukan yang terbatas yang ada, diharapkan tidak hanya
509SERI SYMBOLIC CODE
memajukan proyek-proyek membangun “suatu perumahan”, tetapi juga mengutus terus para pengerja ke ladang pekerjaan, menerbitkan dan mengedarkan buku-buku Kebenaran Masa Kini, mempertahankan pendidikan dalam sekolah, memelihara orang miskin dan merawat orang sakit, dan melaksanakan bagian-bagian pekerjaan lain. Bagaimanakah hal ini dapat terlaksana pada saat hanya sedikit orang yang mau memikul beban yang diserahkan kepada mereka? Adakah 8 sesuatu yang mengherankan karena sekarang Allah memanggil semua orang yang setia di Israel untuk datang menyambut pertolongan Tuhan, dengan membuat suatu janji kepada-Nya melalui pengorbanan?
“Panggilan untuk meminta harta bagi kemajuan maksud kebenaran tidak pernah lebih mendesak daripada yang dilakukan sekarang. Uang-uang kita tidak akan pernah menghasilkan faedah yang lebih besar daripada waktu sekarang. Setiap hari penundaan yang tidak beralasan, sedang membatasi waktu dalam mana ia itu akan bermanfaat untuk menyelamatkan jiwa-jiwa”. — Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 81. “Ingatlah isteri Lot.” — “Tetapi jika kamu tidak berbuat demikian, sesungguhnya kamu berdosa kepada Tuhan : dan dosamu itu akan menunjukkan keadaanmu.” (Bilangan 32 : 23.)
Ada orang yang mendermakan harta mereka di antara umat kita, dan jika semua orang merasakan pentingnya pekerjaan ini, maka usaha yang besar ini akan diteruskan tanpa sesuatu yang memalukan. Semua harus memberi perhatian khusus untuk menyokongnya. Terutama mereka yang akan menyerahkan hartanya kepada usaha ini. Sebuah panti asuhan yang pantas harus didirikan untuk menampung penderita-penderita cacat, supaya melalui penggunaan harta dan berkat dari Allah, dapat meringankan penderitaan-penderitaan mereka, dan supaya mereka dapat belajar bagaimana merawat diri sendiri, sehingga dapat mencegah penyakit.
“Banyak orang yang mengakui kebenaran menjadi semakin kikir dan tamak. Mereka perlu melihat tanda bahaya bagi kepentingan mereka sendiri. Mereka mempunyai begitu banyak harta kekayaan di atas dunia ini sehingga hati mereka ada pada hartanya. Mereka lebih banyak menaruh harta di dalam dunia ini, tetapi sedikit dalam Surga : oleh sebab cinta mereka tertuju kepada perolehan dunia gantinya cinta kepada perolehan warisan surga. Sekaranglah suatu kesempatan yang baik bagi mereka untuk menggunakan harta mereka bagi umat manusia yang menderita, dan juga untuk kemajuan kebenaran. Usaha ini tidak boleh dibiarkan berjuang dalam kemiskinan. Para pelayan ini kepada siapa Allah telah mempercayakan harta, sekarang harus membantu pekerjaan itu dan menggunakan harta-harta mereka bagi kemuliaan-Nya. Kepada mereka yang benar-benar tamak dan menahan hartanya, maka ia itu akan menjadi kutuk gantinya menjadi berkat.
Orang-orang kepada siapa Allah telah mempercayakan harta kekayaan harus menyediakan dana untuk digunakan bagi kepentingan orang yang layak disebut miskin yang menderita dan yang tidak mampu untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran daripada perawatan yang diperoleh dari rumah sakit. Ada sesuatu yang berharga, pertolongan yang diberikan kepada orang yang benar-benar miskin telah menjadi sesuatu yang berguna kepada maksud Allah. Dana harus dikumpulkan untuk digunakan bagi pernyataan maksud yang menyenangkan orang miskin sementara sidang di tempat mana mereka berada akan menetapkan apa yang patut menjadi kebajikan bagi mereka.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 494.
MEMBANTU PARA SISWA YANG
PATUT DIBANTU
“Sidang-sidang di berbagai tempat harus merasakan bahwa tanggung jawab yang suci yang diberikan kepada mereka untuk mendidik dan melatih kaum muda yang bertalenta agar bergabung dalam pekerjaan penginjilan. Apabila mereka melihat dalam sidang ada orang-orang yang membuat janji untuk dapat menjadi
510SERI SYMBOLIC CODE
pengerja-pengerja yang berguna, tetapi tak mampu untuk menyokong mereka, maka mereka harus bertanggung jawab untuk mengirimkan mereka ke salah satu pendidikan sekolah kita. Ada orang yang sangat baik dan mampu dalam sidang-sidang yang perlu dibawa masuk ke dalam pelayanan. Ada orang-orang yang mau melakukan pelayanan yang baik dalam kebun anggur Tuhan; tetapi banyak yang terlalu miskin untuk mencapainya tanpa bantuan, yakni pendidikan yang mereka butuhkan. Sidangsidang harus merasakannya sebagai kesempatan istimewa untuk mengambil bagian untuk memberikan biaya kepada orang-orang yang seperti itu.
“Mereka yang memiliki kebenaran dalam hati akan selalu mempunyai hati yang terbuka, untuk memberi bantuan dimana ia itu dibutuhkan. Mereka memimpin dan orang-orang lain meniru teladan mereka. Jika ada orang yang mau memperoleh pendidikan dalam sekolah, tetapi tidak dapat membayar penuh uang sekolahnya, hendaklah setiap sidang menunjukkan kemurahan hatinya dengan jalan memberi bantuan kepada mereka.
“Di samping ini, … dana harus dikumpulkan untuk pinjaman kepada siswa-siswa yang benarbenar miskin dan yang ingin bekerja dalam tugas penginjilan : dan dalam hal lain, mereka malahan harus menerima sumbangan-sumbangan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 213.
“Biarlah semuanya sama-sama menanggung biaya itu. Biarlah sidang melihat bahwa mereka yang mendapatkan faedahnya sedang mengikuti pendidikan itu. Keluarga-keluarga yang miskin mestinya dibantu. Kita sendiri tidak dapat disebut sebagai penginjil-penginjil yang benar jika kita melalaikan orang-orang yang dekat pada rumah kita, yakni orang-orang yang sangat lanjut usianya, dan yang membutuhkan pertolongan kita untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman yang akan membuat mereka layak bagi pelayanan Allah.
“Tuhan benar-benar telah berusaha mengadakan pendidikan bagi anak-anak kita. Pekerjaan injil yang benar dilakukan oleh guruguru yang setiap hari memperoleh tuntunan dari Allah akan membawa banyak jiwa kepada pengetahuan kebenaran seperti yang ada dalam Yesus; dan anak-anak yang dididik sedemikian ini akan membagikan terang dan pengetahuan yang diterimanya kepada anak-anak yang lain. Maukah anggota-anggota sidang memberikan hartanya untuk kemajuan hal-hal yang berhubungan dengan Kristus diantara orang lain, dan membiarkan anak mereka sendiri untuk bekerja dan melayani Setan?” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 217.
“Cinta diri dan cinta akan harta, menahan banyak orang untuk tidak melakukan kewajiban mereka kepada orang-orang lain. Adakah mereka mengira bahwa semua pekerjaan yang mereka harus lakukan adalah untuk mereka dan untuk anak-anak mereka sendiri? ‘Sebab itu’, kata Kristus, ‘Karena kamu tidak melakukannya kepada salah seorang dari anak kecil ini, maka kamupun tidak melakukannya bagi-Ku’. Adakah anak-anakmu sendiri lebih berharga dalam pemandangan Allah daripada anak-anak tetanggamu? Allah bukanlah Oknum yang pilih kasih. Kita harus melakukan apa yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Tidak seorang anak pun diabaikan karena mereka tidak mendapatkan pemeliharaan dan tidak memiliki pendidikan agama yang lebih banyak daripada anak-anak kesayangan. Andainya ini keliru, anakanak yang terabaikan ini dapat menikmati keuntungan dalam rumah tangga yang sama
8 mungkin akan menunjukkan jiwa yang lebih mulia dan bakat yang lebih besar daripada banyak anak-anak yang diawasi siang dan malam dengan pemeliharaan yang baik dan kasih sayang yang berkelimpahan. Malaikat-malaikat merasa kasihan melihat anak-anak domba yang kesasar ini; malaikat-malaikat menangis, sementara mata manusia kering, dan hati orang tertutup terhadap mereka.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
511SERI SYMBOLIC CODE
“Setiap laki-laki dan perempuan yang ada dalam jajaran kita, apakah ia seorang orangtua atau bukan, seharusnya mempunyai minat yang kuat dalam kebun anggur Tuhan. Janganlah kita membiarkan anak-anak kita hanyut ke dalam dunia dan jatuh dibawah pengendalian musuh. Hendaklah kita menyambut pertolongan Tuhan, menyambut pertolongan Tuhan untuk melawan kekuatanyang hebat ini. Marilah kita melakukan semua apa yang dapat kita lakukan dalam kekuatan kita untuk menjadikan sekolah-sekolah kita menjadi berkat kepada orang-orang muda kita … Mereka yang tidak berhubungan langsung dengan sekolah itu, dapat membantu untuk membuatnya menjadi satu berkat oleh memberikan sokongan mereka dengan sepenuh hati. Demikianlah kita semua akan menjadi ‘pengerja-pengerja bersama-sama dengan Allah’, dan menerima upah orang setia, bahkan akan memperoleh suatu pintu jalan masuk ke dalam sekolah yang di atas.” — “Counsels to Teach-
“Kebutuhan-kebutuhan akan maksud itu akan terus bertambah sementara kita dekat pada akhir zaman. Harta-harta diperlukan untuk diberikan kepada orang-orang muda agar mereka dapat belajar dalam sekolah-sekolah kita, lalu mempersiapkan mereka dalam pekerjaan yang berguna dan dalam berbagai-bagai cabang dari tujuan itu. Janganlah Kita tidak beruntung dalam hal ini. Semua sekolah-sekolah diantara kita akan segera ditutup.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 156.
Akan tetapi, janganlah seorangpun betapa miskinnya pun mereka yang memperoleh keuntungan dari pernyataan-pernyataan itu salah berpikir bahwa keadaan mereka dapat memaafkan diri mereka dari sesuatu tanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak mereka sendiri atau anak-anak yang lain. “… dengan tidak memakai perhiasan-perhiasan mahal pada pakaian dan dengan menghindari “setiap pengeluaran yang tidak perlu”, mereka dapat menabung dan dengan demikian dapat menyumbangkan sesuatu yang sedikit untuk membayar biaya anak-anak sekolah. Allah mengatakan : “Hendaklah setiap keluarga membawa perpuluhan-perpuluhan dan persembahan-persembahannya kepada Tuhan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 53.
Jika para orangtua atau wali murid mau dengan setia menghentikan setiap pengeluaran tidak penting, dan menggunakannya kepada biaya anak-anak sekolah suatu jumlah yang telah disimpan, dan jika orang-orang percaya lainnya mau melakukan hal yang sama, serta memikul bagian tanggung jawab mereka, maka mereka juga dapat melakukan hal yang sama, sekarang kita tidak akan mengalami kekurangan setiap bulan dalam Sekolah yang kita selenggarakan, dimana biaya tambahan itu dapat membantu bagian-bagian lain dari pekerjaan itu.
Karena sejak dari permulaan sudah dipikirkan untuk membuat beban para orang tua seringan mungkin, maka kami telah memutuskan untuk memberikan kamar dan makan kepada siswasiswa dengan hanya membayar jumlah yang sangat sedikit sepuluh dollar setiap bulan, tanpa membayar tukang cuci atau uang kuliah. Dan jika kita menambah penghematan dan bekerja keras, menerima sepuluh dollar setiap bulan untuk masing-masing siswa, maka kita akan mampu mempertahankan sekolah itu dan tidak membebani bagian-bagian pekerjaan yang lain. Tetapi sekarang kita dihadapkan dengan suatu situasi yang serupa seperti yang dinyatakan dalam kesaksian berikut :
“Apabila para pengelola sebuah sekolah melihat bahwa biaya-biaya tidak mencukupi, dan hutang bertumpuk-tumpuk, maka mereka harus bertindak yang setara dengan kepemimpinan pengusaha-pengusaha, dan mengubah semua cara dan rencana-rencana mereka. Apabila dalam jangka satu tahun telah terbukti bahwa pengelolaan keuangan sudah salah, maka hendaklah suara yang bijaksana itu didengarkan …
“Dalam beberapa sekolah kita biaya
512SERI SYMBOLIC CODE
pendidikan yang diberikan terlalu rendah. Dalam banyak hal ini telah merugikan kepada tugas pendidikan. Itu telah menimbulkan hutang yang mengecilkan hati; dan jika kecurigaan terus menerus dilemparkan kepada pengelola karena salah perhitungan, tidak ada penghematan, dan perencanaan yang salah, maka hal itu akan mengecilkan hati para pengajar dan menggerakkan orang banyak untuk mengira bahwa demikianlah halnya dalam sekolahsekolah yang lain. Apapun yang menyebabkan biaya pendidikan itu kurang daripada yang sudah direncanakan, namun ternyata kepada sebuah sekolah cukup alasan untuk mempertimbangkan kembali dan mengatur biaya-biaya tersebut sehingga dapat terlihat perbedaan pada masa yang akan datang. Banyaknya uang yang diterima untuk biaya pendidikan, untuk makan, dan tempat tinggal, harus cukup untuk membayar gaji staf pengajar, untuk menyediakan meja dengan berbagai makanan yang sehat dan bergizi, untuk merawat perabotan kamar dan perbaikan bangunan, dan biaya-biaya lain yang penting. Hal ini penting, agar tidak salah perhitungan, dan untuk mengadakan penyelidikan yang sempurna. Petunjuk dari Tuhan tentunya diperlukan. Sekolah harus mempunyai uang pemasukan yang cukup bukan hanya untuk membayar biaya-biaya rutin, tetapi juga untuk melengkapi para siswa dengan hal-hal yang perlu untuk pekerjaan mereka.
“Hutang-hutang mestinya jangan dibiarkan bertumpuk dari waktu ke waktu. Jenis pendidikan yang paling tinggi yang harus diberikan adalah menghindari hutang sebagaimana kamu menghindari penyakit.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 210.
Oleh karena itu, kecuali para orang tua, para wali, dan semua penganut Kebenaran Masa Kini, mau mengambil keputusan agar mereka mau menyambut pertolongan Tuhan dan berjanji melalui pengorbanan, sehingga dengan demikian mereka dengan tulus mau membantu bukan hanya hutang sekolah yang ada sekarang, tetapi juga untuk membiayai di masa yang akan datang, dan pihak pengelola tidak ada mempunyai pilihan lain selain berjalan menurut perintah yang dituliskan dalam kutipan di atas yang dikutip dari Roh Nubuat, yang berarti bahwa sejumlah siswa yang sekarang menikmati keuntungan dan faedah yang tidak dapat diperoleh di sekolah lain selain daripada sekolah Gunung Karmel, harus meninggalkannya karena ketidaksanggupan untuk membayar pertambahan biaya-biaya pengeluaran.
9
Saudara-saudara, dalam takut kepada Allah, bacalah buku Hakim-Hakim 5 : 23, bersama dengan “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 284, paragraph 2, dan renungkanlah.
BANYAK ORANG PERLU BANGUN
Sekarang, pada waktu berpijarnya terang itu, pada waktu trompet itu berbunyi untuk mengadakan pembaharuan dan untuk menyokong kebutuhan yang besar dari maksud Allah, sekalipun orang-orang yang mengaku sudah bangun dari “penipuan Laodikea mereka yang menyedihkan”, masih tertidur dalam keadaan pulas. Beratus-ratus orang yang mengaku penganut Kebenaran Masa Kini hanya sedikit membayar perpuluhan-perpuluhan mereka, dan yang lainnya tidak ada membayar perpuluhan maupun persembahan-persembahan, namun semuanya mengaku menjadi pembaharupembaharu, dan berharap ikut ambil bagian dalam semua keuntungan Gunung Karmel!
Beberapa orang Saudari yang setia telah menawarkan pinjaman sedikit uang, namun kami sendiri tidak memanfaatkan kesempatan itu karena ternyata jumlah uang itu tidak cukup memenuhi semua kebutuhan kita. Oleh karena itu, kami menyerahkan kesempatan ini kepada semua penganut Kebenaran Masa Kini agar datang menyambut pertolongan Tuhan. Dengan memberikan persembahan sukarela secara teratur, dan dengan meminjamkan kepada kami sebahagian dari simpanan mereka, maka semua orang dapat mempunyai satu peranan dalam
513SERI SYMBOLIC CODE
pekerjaan besar dan mulia ini. Meminjamkan uang kepada maksud Allah jauh lebih aman daripada menyimpannya dalam penyimpanan harta duniawi. Pada paragraf berikut, kami akan memberitahukan semua bahan yang kita butuhkan, supaya mereka yang tergerak hatinya datang menyambut tuntunan Tuhan dengan menggunakan harta mereka sesuai dengan kehendak Tuhan.
Kebutuhan kita yang paling mendesak di Gunung Karmel adalah melengkapi sistem penyediaan air. Kebutuhan yang kedua adalah untuk menyediakan asrama bagi para siswa, sekolah, dan bangunan-bangunan yang lain. Yang ketiga, kita sangat membutuhkan kira-kira seperempat mil pengaspalan jalan untuk menghindari pemborosan waktu dan mengurangi suara mesin-mesin pada waktu musim hujan.
Perbaikan-perbaikan yang disebutkan di atas harus dilaksanakan sebelum musim gugur berikutnya jika pada waktu itu kita mengoperasikan pendidikan sekolah, untuk mana kita harus membangun tambah satu sanitorium kecil dan perlengkapannya. Selain proyek pembangunan perumahan yang disebutkan di atas, kita juga perlu mencetak sebuah traktat yang baru, dan melengkapi persediaan buku-buku kita yang akan diberikan secara cuma-cuma.
Jumlah uang yang dibutuhkan untuk bahanbahan proyek yang disebutkan di atas kurang lebih sebagai berikut :
Kabel listrik$ 150.00 Bahan Bangunan$ 5000.00 Bahan Pembuatan jalan$ 1000.00 Buku secara cuma-cuma$ 1500.00
Kemudian juga, keuntungan dari tanah yang digadaikan sebanyak $ 474,00 pada tahun 1937 perlu dipikirkan. Tidak ada jaminan yang baik daripada tanah milik ini dan kami berharap supaya saudara-saudara bangun, serta memberikan sebanyak yang dapat mereka berikan untuk mencukupi dana itu, agar uang mereka terjamin, dan juga membebaskan tanah yang digadaikan itu. Akan tetapi, jika jumlah pinjaman-pinjaman itu tidak mencapai sekurangkurangnya $ 8.400,00 yang merupakan alasan penggadaian itu, maka kami akan membatalkan semua permintaan untuk menghimpun dana ini, karena kita harus membayar semua jumlah uang gadaian itu atau membayarnya setiap tahun dengan bunga yang penuh.
Paragraf di atas belum memberitahukan semua masalah keuangan yang kita hadapi sekarang, maupun kebutuhan pembaharuan dalam tanggung jawab setiap individu maupun secara bersama. Beberapa rombongan dari orang-orang percaya telah mengirimkan anak-anak mereka di Sekolah Gunung Karmel, dimana mereka dapat menerima pelatihan dan pendidikan Kristen yang bukan hanya membuat mereka dapat mengambil peranan yang aktif dalam pekabaran besar yang terakhir ini, tetapi juga dapat membuat mereka layak bagi kehidupan kekal; dan hanya dengan biaya sepuluh dollar setiap bulan untuk membayar kamar, makanan, tukang cuci, uang kuliah dan lain-lain, kelalaian membayarnya, akan memaksa Gunung Karmel membiayai sekolah itu, karena tanggung jawabnya kepada anak-anak tidak mengijinkannya untuk mengirim mereka pulang ke rumah.
Sebahagian penganut Kebenaran Masa Kini sedang berpangku tangan di rumah tanpa melakukan apapun, dan hidup dari kemurahan hati orang, sedangkan orng lain memperkaya diri mereka dengan barang-barang dunia ini, sementara pada waktu ini kita membutuhkan orang-orang untuk bekerja dalam memenuhi maksud Allah.
Saudara-saudaraku, janganlah berpikir, bahwa tanpa sokonganmu maksud Allah pasti berakhir, atau janganlah berpikir bahwa tanpa uang maksud-Nya itu tidak dapat diteruskan, tetapi
514SERI SYMBOLIC CODE
sebaliknya kamu harus menyadari bahwa kamu perlu dengan sepenuh hati berperan aktif di dalamnya agar kamu sendiri beroleh harta “dimana ngengat dan karat tidak dapat merusaknya, dan pencuri tidak dapat membongkar lalu mencurinya; sebab dimana hartamu ada, disitu hatimu pun berada.” (Matius
BAGI ORANG SAKIT DAN ORANG
SEHAT
Adakah kamu dalam kondisi yang kurang baik? Adakah jaringan tubuhmu memerlukan mineral-mineral, dan vitamin-vitamin yang lebih banyak? Apakah makanan kamu terdiri dari sari sayuran yang dapat memberi kekuatan? Atau, apakah kamu dalam kondisi kesehatan yang baik, dan ingin mempertahankan karunia yang tidak ternilai harganya itu? Jika kamu dapat menjawab ya untuk setiap pertanyaan ini, maka ambillah obat kuat yang Tuhan sendiri sediakan bagimu.
Banyak orang menjadi kurang sehat, sebab kekurangan mineral-mineral dan vitamin-vitamin, sehingga dengan kekurangan itu dapat mengakibatkan munculnya hampir setiap penyakit. Oleh sebab itu, dalam kondisi tubuh yang kurang baik ini, maka untuk mengisi kekosongan ini, dengan jumlah mineral-mineral dan vitamin-vitamin yang cukup, adalah perlu untuk meminum jus segar dari sayur-sayuran 10 yang hijau — untuk mendapatkan bahan-bahan mineral dan vitamin-vitamin. Allah bermaksud agar dengan melakukan demikian kita akan menyediakan mesin tubuh manusia itu dengan vitamin-vitamin dan mineral yang diperlukan, dan bukan dengan menggunakan biji-bijian yang diperdagangkan, dan sari sayur-sayuran yang rendah mutunya, dan yang mungkin terlalu mahal bagi seseorang untuk membeli dalam jumlah mutu yang cukup untuk menyediakan kekurangan vitamin dan mineral bagi keperluan darah.
Selain itu, mengapa engkau menggunakan uangmu untuk membeli berbagai ramuan dari sayuran yang kurang mengandung vitamin dan mineral serta yang diolah dalam bentuk cairan, bubuk, dan tablet, dan yang dijual dengan keuntungan yang banyak? Kapankah kamu dapat pergi masuk ke dalam kebunmu sendiri, lalu memetik sedikit sayur-sayuran hijau, lalu membuat sari jus, dan milikilah bagi dirimu sendiri dengan harga yang paling murah, paling baik, dan paling bergizi, serta mengandung banyak vitamin dan mineral?
Inilah obat dari Allah bagi umat manusia yang kekurangan mineral dan vitamin; maka nasehat- Nya kepada orang-orang sehat ialah supaya mereka mau menambahkan kepada makanan mereka sayur-sayuran segar yang lebih banyak daripada setiap makanan lain. Jika kamu melakukan hal ini dengan iman, maka percayalah bahwa ini adalah resep khusus dari Allah untuk kesembuhan penyakitmu, maka kamu harus mendengarkan perkataan-Nya, “Sesuai dengan apa yang kamu yakini, maka itu akan kamu terima”.
“MENINGGGALKAN PEKERJAAN
YANG BELUM SELESAI”
Banyak dari antara pendeta-pendeta Kebenaran Masa Kini telah membuat kesalahan besar karena menaruh minat kepada satu ladang pekerjaan baru sebelum dasar yang kuat diletakkan pada ladang pekerjaan mereka yang lama. Tindakan yang demikian telah membuatnya menjadi padam, dan pekerjaan Allah telah menjadi sangat lambat. Hal seperti ini tidak ada dalam rencana Allah, karena sebagaimana yang dikutip dari Roh Nubuat dalam pernyataanpernyataan berikut, Ia menghendaki supaya para pendeta melaksanakan tugas mereka dengan seksama, barulah kemudian dapat meninggalkannya dengan berhasil.
“Satu tanggung jawab yang sungguh-sungguh diberikan kepada pendeta-pendeta Kristus agar mereka melakukan tugas mereka dengan seksama. Mereka harus terus menuntun murid-
515SERI SYMBOLIC CODE
murid yang masih muda dengan bijaksana, langkah demi langkah, maju ke depan dan naik ke atas, sampai pokok-pokok yang penting dihadapkan kepada mereka …
“Terlalu sering sesuatu pekerjaan ditinggalkan dalam keadaan belum selesai, namun dalam banyak hal seperti itu tidak ada memberi hasil apapun. Kadang-kadang, sudah serombongan umat telah menyambut kebenaran itu, pendeta mengira bahwa ia harus segera pergi ke ladang pekerjaan baru; kadangkala, tanpa penyelidikan yang teliti, kepadanya diberi wewenang untuk pergi. Hal ini adalah salah, ia harus menyelesaikan pekerjaan yang ia sudah mulai; karena dengan meninggalkannya sebelum semuanya rampung, hal itu akan mengakibatkan kerusakan gantinya kebaikan. Tidak ada ladang yang dapat memberi harapan sebagaimana dengan ladang yang diolah dengan membiarkan semak bertumbuh di dalamnya. Dengan cara pekerjaan seperti ini banyak jiwa telah ditinggalkan dibawah pengaruh Setan dan banyak yang terhalau dimana mereka tidak pernah dapat ditemukan lagi. Seorang pendeta tidak dapat menyatu dengan lebih baik dalam satu pekerjaan kecuali ia dapat mengikatnya dengan sempurna.” — “Gospel Workers”, hal. 367, 368.
“Dalam setiap tempat yang dimasuki, suatu dasar yang kuat harus diletakkan untuk pekerjaan yang tetap. Metode yang diberikan oleh Tuhan harus ditaati … Adalah kewajibanmu untuk memajukan pekerjaan itu sebagaimana yang Tuhan katakan bagaimana cara ia itu harus dilaksanakan.” — “Testimonies for the Church”,
Jika, dasar yang kuat tidak diletakkan pada sesuatu ladang pekerjaan yang dimasuki, maka siapapun selanjutnya yang bekerja di tempat ini “akan mengalami kesulitan, dan memikul beban berat, sebab pekerjaan itu tidak dikukuhkan dengan sepenuhnya, tetapi telah ditinggalkan dalam keadaan yang belum selesai.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 254.
Meskipun kelihatannya ladang-ladang pekerjaan yang jauh selalu lebih hijau daripada ladang pekerjaan yang dekat pada kita, namun akhirnya selalu mengecewakan. Sebab itu, sebelum kamu meletakkan dasar yang kuat dan menyelesaikan sepenuhnya pekerjaan dalam sesuatu ladang, janganlah kamu pergi ke tempat pekerjaan yang lain.
PEMBERITAHUAN-
PEMBERITAHUAN PENTING
No. 1
Kami memohon kepada semua saudara, yang sedang mencurahkan segenap waktunya untuk menyampaikan pekabaran itu, agar membuat laporan dalam formulir yang disediakan bagi para pengerja.
No. 2
Kirimkanlah semua surat ke alamat : Gunung Karmel, Waco, Texas, ganti mengirimkannya ke : Pusat Gunung Karmel, Danau Waco, Texas.
No.3
Apabila kamu mengirimkan uang melalui pos, adalah lebih aman jika mengirimkannya melalui cek atau pos wesel, dan membayarnya ke Persekutuan Penerbitan Umum.
IA ITU LEBIH MEMUASKAN
“Walaupun saya sudah menjadi orang Advent sejak tahun 1913, saya tidak hadir dalam acara Sekolah Sabat maupun kebaktian. Tetapi saya menerima Symbolic Code itu, dan walaupun saya sudah berumur tujuh puluh empat tahun, saya masih bias membacanya, dan ia itu sangat berarti bagi saya, dan telah memberikan sukacita yang lebih banyak kepada saya daripada khotbahkhotbah yang pernah saya dengarkan, sebab saya
516SERI SYMBOLIC CODE
percaya bahwa majalah yang berisikan Kebenaran Masa Kini adalah kebenaran yang diperuntukkan bagi akhir zaman ini.
(Tertanda) Ny. A.. K. Rogers
Oklahoma
SUKACITA YANG TIMBUL KARENA
SYMBOLIC CODE
DAN MENDERITA BAGI TUHAN
“Tolonglah kirimkan kepada saya ‘Symbolic Code’ itu, sebab saya suka membacanya, dan saya mengucapkan terima kasih kepada terang baru yang disampaikan kepada kami baik melalui ‘Tongkat Gembala’ maupun traktat-traktat itu.
Demi kebenaran kami sedang menderita penganiayaan dari gereja kami yang ada disini, tetapi kami mengingat apa yang telah diderita oleh Juruselamat karena kita. sungguh tidak11 ternilai … Berdoalah untuk kami.
(Tertanda) Ny. S.A.D.
Florida
KAMI BERDUA, UMUR 12 DAN 8
TAHUN,
MENYAMBUT PERTOLONGAN
GUNUNG KARMEL
“Walaupun saya tidak mempunyai kesempatan khusus untuk belajar di sekolah Gunung Karmel, namun saya ingin bergabung denga kesaksiankesaksian itu yang datang dari waktu ke waktu dalam Symbolic Code, dan yang merupakan kesaksian-kesaksian yang berharga bagi jiwaku. Sementara saya membaca semuanya, benar-benar saya dapat membayangkan bahwa saya sedang berada di sekolah Gunung Karmel, sekalipun saya belajar pada sekolah gereja di kampung, dimana ibu saya mengajarkan tentang panggilan jam sebelas itu. Saya ingin menjelaskan bahwa saya seratus persen adalah penganut Tongkat Gembala. Berdoalah untuk saya agar saya dapat mencapai ukuran yang sesuai dengan yang saya temukan dalam “Testimonies for the Church”,
(Tertanda) Lauranelle McTyre
umur 12 tahun
“Saya sangat berterima kasih kepada pekabaran Tongkat Gembala yang telah menolong saya untuk datang lebih dekat kepada Yesus. Saya sedang mempelajari pekabaran itu, dan saya merasa berbahagia menjadi seorang Masehi Advent Hari Ketujuh Tongkat Gembala. Saya ingin tinggal di Gunung Karmel, dan saya suka membaca surat-surat yang datang dari Gunung ini walaupun saya tidak mempunyai hak khusus untuk tinggal disana sekarang ini.”
(Tertanda) Buster McTyre
umur 8 tahun
DILALAIKAN TETAPI TIDAK
DILUPAKAN
“Semoga Tuhan mengampuni saya karena saya sudah lama melalaikan untuk menyatakan penghargaan kepada ‘Symbolic Code’, dan juga kepada buku-buku yang lain dari Kebenaran Masa Kini. Saya rasa sekaliannya itu adalah menakjubkan. Saya sudah menjadi seorang penganut Kebenaran Sekarang selama kurang lebih satu tahun, dan saya sangat bersukacita di dalamnya. Memang Tuhan telah bermurah hati untuk memberikan kepada kita satu pekabaran yang memberi semangat agar kita bangun dari kondisi Laodikea kita, sehingga kita tidak hilang; maka seharusnya kita selalu mengucapkan terima kasih kepada-Nya sebab amaran yang penuh rahmat itu.”
(Tertanda) Ny. E.L.
Portland, Oregon
517SERI SYMBOLIC CODE
INGIN MELIHAT PEKERJAAN ITU
SELESAI DAN
AKAN MELAKSANAKAN TUGASNYA
Saudari yang kekasih —:
“Selama beberapa waktu saya telah membaca dan sedang menikmati buku-buku Kebenaran Masa Kini. Terutama sekali saya suka kepada Symbolic Code dan sejauh yang telah saya baca, saya sangat setuju kepada ajarannya dan juga setuju dengan ajaran dari terbitan-terbitan yang lain.
“Saya ingin agar pekerjaan ini selesai dan membantu untuk menyelesaikan pekerjaan ini, dan benar-benar hati saya tersentuh untuk melakukan setiap bagian pekerjaan yang diberikan oleh Tuhan kepada saya.”
(Tertanda) Ny. H.
Keene, Texas
SUATU KEKELIRUAN
Pertanyaan No. 156 :
“Kami tidak dapat mencocokkan pernyataan pada halaman 8 dari Traktat, “Selat Dardanella dari Alkitab”, yang satunya mengatakan bahwa rumah Israel adalah keduabelas suku, yakni kerajaan di sebelah Utara, sedang yang lainnya mengatakan bahwa Israel adalah kesepuluh suku?”
Jawab :
Dalam kaitan dengan suatu kekhilafan pada bagian yang dinyatakan oleh pembaca, perkataan “juga” telah dibiarkan untuk dihilangkan. Dengan begitu pernyataan : “Isi rumah Israel’ menandakan yang duabelas suku bangsa atau isi rumah yang membentuk kerajaan di sebelah utara”, yang seharusnya dibaca “Sebutan, ‘isi rumah Israel’, juga menunjukkan keduabelas suku bangsa itu, atau yang membentuk kerajaan di sebelah utara.”
KAMI TIDAK DAPAT
MENJAWABNYA
Pertanyaan No. 157 :
“Saya heran jika saudara telah menerbitkan sesuatu mengenai Daniel pasal 11, terutama dari ayat 40 dan seterusnya. Saya mengamati bahwa Sister White menjelaskan bahwa kuasa dari ayat 45 adalah kuasa yang sama yang memiliki angka bilangan 666 dan yang akan menemui ajalnya, gantinya kerajaan Turki. Kemudian dimanakah dan apakah tabernakel yang akan didirikan di atas gunung yang kudus itu? Jika saudara mau menjelaskan hal ini kepada saya, maka saya akan sangat berterima kasih.’
Jawab :
Kami hanya menerbitkan sedikit saja mengenai Daniel pasal 11, yang lainnya dikutip dari buku “A Word to the Little Flock”, dan kami belum memiliki terang atas pertanyaan yang dikemukakan.
Anjuran Supaya Sehat
MILIKILAH SEBUAH KEBUN dan
JADILAH SEORANG RAJA
Karena musim semi telah tiba, maka hendaklah kebun sayurmu diolah untuk menyediakan meja makan dengan kacang-kacangan, dan sayursayuran yang limpah; terutama sayur-sayuran, sebab hampir semua orang membutuhkan jauh lebih banyak garam-garam mineral dan vitaminvitamin yang sebahagian besar terdapat dalam sayur-sayuran. Adalah tidak mungkin untuk memperoleh larutan mineral yang cukup dari selada saja. Maka untuk menyediakan aliran darah dengan kandungan mineral yang cukup, olahlah sari sayur-sayuran, dan buatlah menjadi suatu minuman yang lezat, tambahkan susu jika kamu menyukainya.
Dengan memiliki sendiri sebidang kebun
518SERI SYMBOLIC CODE
sayur, kamu dapat hidup seperti seorang raja. Banyak cara untuk mendapatkan sayur-sayuran, polong-polongan, akar-akaran, kacang-kacangan dan biji-bijian, dll., sehingga kamu dapat memperoleh makanan yang lezat dengan banyak pilihannya. Sayur-sayuran hijau yang dicampur dengan beras asli, macaroni, gandum murni, mie, kentang, tomat, bawang, dan berjenis-jenis makanan lain, dapat dijadikan makanan yang lezat yang sehat dan sedap rasanya. Semua bahan ini dapat direbus atau dimasak dengan lezat, yang sehat, kue yang tidak terlalu manis atau dengan cara yang lain.
12
KUE GANDUM MURNI DAN DEDAK
Tanpa baking powder, soda atau cream
tartar
Bahan :
2 cangkir dedak
3 cangkir tepung gandum murni yang diayak
¼ cangkir minyak
1 sdt gula alami
1 sdt garam
3 butir telur
2 cangkir air dingin
Cara buat :
Pisahkan telur-telur itu, tempat yang putihnya ke dalam mangkok pengocok, dan kocoklah. Kemudian sementara mengocok kuning telur itu, perlahan-lahan tambahkanlah minyak, garam, gula, dan air, dan sesuai takaran yang di atas. Berhentilah sebentar, lalu kocok putih telur sampai setengah kental. Tambahkan tepung ke dalam campuran yang pertama, dan gabungkanlah seluruhnya. Perlahan-lahan tuangkanlah adonan ini ke atas putih telur itu, gunakanlah sendok untuk meratakannya. (Janganlah mengaduk setelah adonan itu ditambahkan ke putih telur). Tuangkanlah ke dalam tempat yang panas, yaitu tempat yang telah diolesi dengan minyak, dan bakarlah selama duapuluh sampai duapuluh lima menit. Resep makanan ini akan menghasilkan 1 ½ lusin ukuran sedang muffins (sejenis kue).
SELAI ROTI VEGETARIAN
Pecahkan telur ukuran sedang ke dalam mangkok yang dasarnya bulat. Tambahkan 1 – 3 sendok makan garam, kemudian dengan alat pengocok (bukan kocokan telur), kocoklah, dan pada saat yang sama secara perlahan-lahan masukkan ke tengah-tengah mangkok itu minyak sayur yang baik jenis apa saja. Teruskan kocok hingga anda sudah menghabiskan kira-kira satu pint minyak, atau sampai mayonaise itu menjadi betul-betul kental. Kemudian, sementara mengocok, tambahkan jus lemon yang kecil, maka anda akan memperoleh hasil yang paling baik, olesan roti yang sangat sehat ini, bebas dari segala sesuatu yang tidak murni.
TERANG BERCAHAYA LEBIH
TERANG DI TENGAH-TENGAH
JALAN
— KESELAMATAN YANG UTAMA
Setan, menjalankan peranan melalui umat manusia, benar-benar sedang sibuk mengalihkan pikiran para penganut Kebenaran Masa Kini, menghancurkan pengaruh mereka di tengahtengah banyak orang, dan dengan demikian membuat kebenaran itu menjadi sia-sia. Kemenangan-kemenangannya yang besar dan yang terakhir tidak diperoleh melalui perlawanan terhadap kebenaran, melainkan dengan pernyataan bahwa ia benar-benar menyokong setiap ajarannya, dan dengan menunjukkan penghormatan dan semangat besar bagi perkembangannya, ia memperoleh keyakinan orang banyak, dan membuat mereka percaya kepadanya bahwa ia adalah seorang pendeta Allah yang rajin dan merupakan sahabat umat-Nya. Kemudian, setelah memperdayakan mereka untuk percaya kepadanya, dan benar-benar merasa puas bahwa ia sedang memimpin mereka menuju kemuliaan yang kekal, maka dengan mudah dan dengan diam-diam ia membawa
519SERI SYMBOLIC CODE
korban-korbannya menuju kehancuran yang kekal.
Hanya ada satu jalan dimana kita dapat mengetahui bahwa kita sedang dipimpin oleh Kristus Tuhan kita pada jalan lurus menuju gerbang mutiara, yakni, supaya kita tidak menambahkan atau mengurangi apapun dari Firman Kebenaran, tetapi kita harus berjalan mengikuti terang itu, jangan berjalan selangkah mendahuluinya, jangan tetap berjalan terlambat satu langkah di belakangnya, atau jangan berjalan di tepinya, melainkan harus benar-benar berjalan di tengah-tengah jalan itu. Oleh sebab itu, janganlah semangatmu untuk maju mendorong engkau mendahului terang itu sehingga membuat engkau berjalan dalam kegelapan; dan juga janganlah terlalu berhati-hati untuk tidak terlalu jauh berlari ke depan sehingga membuat engkau terjatuh lalu tertinggal di belakang; dan janganlah kelalaian mendorong engkau berjalan ke arah tepi jalan. Tetaplah berdiri di tengah jalan dimana terang itu bercahaya dengan cemerlang. Janganlah menuruti pendapat-pendapat yang didasarkan atas tafsiran-tafsiran yang ditambahtambah, dikurangi, dari pernyataan-pernyataan yang berwewenang. Kristus berkata : “Jika seseorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya segala malapetaka yang tertulis dalam kitab ini : dan jika seseorang mengurangi sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan menghapuskan bagiannya dari Buku Kehidupan.” (Wahyu 22 : 18, 19.)
“Tetapi seorang nabi, yang mewakili nama-Ku untuk mengucapkan perkataan yang tidak Aku perintahkan kepadanya untuk diucapkan, atau berbicara dengan nama allah-allah lain, maka sesungguhnya nabi itu harus mati.” (Ulangan 18 : 20.)
Orang-orang yang berhaluan keras tidak pernah berjalan dalam cahaya terang, melainkan selalu berjalan mendahuluinya, dan mereka yang tidak mau giat tanpa terkecuali selalu berjalan jauh di belakangnya, sedangkan orang-orang yang teledor dan acuh tak acuh menyimpang ke tepinya. Tetapi mereka yang benar-benar anakanak dari terang itu tidak pernah menyimpang ke kiri atau ke kanan, ke depan atau ke belakang dari sinar cahaya jalan Kristen yang sempit itu. Dalam reformasi pakaian, orang-orang yang berhaluan keras, orang-orang yang bersikap bodoh, dan orang yang acuh tak acuh, sering mengambil pendirian bahwa pakaian orang-orang Kristen harus terdiri dari pakaian usang, lusuh, dan model pakaian kuno.
“Ketelitian dalam masalah berpakaian adalah satu pokok masalah yang penting. Ada kekurangan pada pendeta-pendeta yang percaya kebenaran masa kini. Bahkan ada pakaian sebahagian orang yang tidak terawat dengan rapi. Bukan hanya mengenai selera dan tata tertib dalam cara berpakaian yang menjadi kekurangan pada orang-orang, serta memilih warna pakaian yang pantas bagi seorang pendeta Kristus, bahkan sebahagian orang memakai pakaian yang kotor. Sebahagian pendeta mengenakan pakaian rompi yang warnanya cerah, sedangkan celana panjang mereka berwarna gelap, atau sebaliknya memakai rompi warna yang gelap warnanya, sedangkan celana panjang mereka berwarna cerah, dengan tidak menuruti peraturan pakaian apabila mereka tampil di hadapan orang banyak. Perkara-perkara ini merupakan khotbah kepada orang banyak. Pendeta harus menunjukkan teladan di hadapan mereka mengenai tata tertib, kesopanan, dan kerapihan dalam hal berpakaian, atau mereka akan mengalami bahaya karena tidak menyesuaikan pakaian dengan pernyataan berikut.
“Bahan-bahan yang berwarna hitam atau gelap adalah lebih pantas bagi seorang pendeta, serta akan memberi kesan yang lebih baik kepada orang banyak, daripada mengkombinasikan bahan yang terdiri dari dua atau tiga warna dalam 13 pakaiannya.
“Mata saya kembali diarahkan kepada bani Israel yang dahulu, lalu menunjukkan bahwa
520SERI SYMBOLIC CODE
Allah telah memberikan peraturan-peraturan khusus mengenai bahan dan mode pakaian yang akan dipakai oleh orang-orang yang melayani di hadapan-Nya. Allah Samawi, yang tangan-Nya menggerakkan bumi, yang menopang dan memberikan kepada kita hidup dan kesehatan, juga telah memberikan kepada kita bukti bahwa Ia akan dihormati atau tidak dihormati melalui pakaian yang dikenakan oleh orang-orang yang memimpin acara di hadapan-Nya. Ia memberikan peraturan-peraturan khusus kepada Musa mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan pelayanan-Nya. Bahkan Ia memberikan peraturan mengenai susunan rumah-rumah mereka, dan memberi petunjuk khusus tentang pakaian yang akan dipakai oleh orang-orang yang memimpin dalam pelayanan-Nya. Mereka harus memelihara segala peraturan, terutama menjaga kebersihan.
“Bacalah petunjuk-petunjuk yang diberikan kepada Musa, tentang pemberitahuan kepada bani Israel bahwa Allah akan turun ke atas gunung itu lalu berbicara mengenai hukum-hukum-Nya yang kudus dalam pendengaran mereka. Apakah yang Ia perintahkan kepada Musa untuk dilakukan oleh orang banyak itu? Bersiap-siaplah pada hari yang ketiga; karena Musa mengatakan, bahwa pada hari yang ketiga, Tuhan akan turun ke atas gunung itu dengan dilihat oleh semua umat itu. Mereka harus berjaga-jaga dekat gunung itu. ‘Maka Tuhan berbicara kepada Musa, Pergilah menjumpai orang banyak itu, dan kuduskanlah mereka hari ini dan hari esok, dan hendaklah mereka mencuci pakaian mereka’. Allah yang maha besar dan yang maha kuasa, yang menciptakan taman Eden yang permai, dan segala sesuatu yang menyenangkan di dalamnya, adalah Allah yang mempunyai tata tertib; maka Ia ingin mengatur dan menguduskan umat-Nya. Allah yang maha kuasa memberi perintah kepada Musa agar ia mengatakan kepada umat itu supaya mereka mencuci pakaian mereka, dan supaya pakaian dan orang banyak itu jangan menjadi najis sementara mereka pergi menghadap Tuhan. Maka Musa pun turun dari gunung itu untuk menjumpai orang banyak itu, lalu mereka mencuci pakaian mereka sesuai dengan perintah Allah.
“Untuk menunjukkan bagaimana mereka harus berhati-hati untuk melakukan penyucian, maka Musa meletakkan tempat pembasuhan di antara kemah pertemuan itu dengan medzbah, dan juga menaruh air penyucian’. Musa dan Harun, serta anak-anak Harun, yang melayani di hadapan Tuhan, harus mencuci tangan dan kaki mereka apabila mereka masuk ke dalam kemah pertemuan itu, dan apabila mereka masuk menghadap Tuhan.
“Ini adalah perintah dari Allah yang maha besar dan maha kuasa. Jangan ada kelalaian atau tidak rapi dari orang-orang yang akan tampil di hadapan-Nya, apabila mereka masuk ke dalam hadirat-Nya yang kudus. Dan mengapa demikian? Apa pelajaran dari semua kelalaian ini? Adakah itu semata-mata anjuran kepada orang banyak supaya diterima oleh Allah? Adakah hal itu semata-mata untuk memperoleh pembenaran-Nya? Alasan yang diberikan kepada saya ialah, supaya pengaruh yang benar dapat ditunjukkan kepada umat itu. Jika mereka yang melayani dalam jabatan yang suci gagal menunjukkan perhatian, dan penghormatan kepada Allah, melalui pakaian dan tingkah laku mereka, maka orang banyak akan kehilangan rasa kagum dan hormat kepada Allah mereka dan pelayanan-Nya yang suci. Jika pendeta-pendeta menunjukkan penghormatan yang sungguh kepada Allah, melalui setiap kehati-hatian dan ketelitian dan setiap peraturan sementara mereka menghadap hadirat-Nya, maka hal itu akan membuktikan kepada umat itu suatu gambaran dari Allah dan tuntutan-tuntutan-Nya. Itu akan menunjukkan kepada mereka bahwa Allah adalah kudus, bahwa pekerjaan-Nya adalah suci, dan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan-Nya harus suci; bahwa ia itu harus bebas dari segala sesuatu kenajisan dan kekotoran : bahwa semua kecemaran harus disingkirkan dari orang-orang yang datang menghampiri Allah.
“Dari terang yang sudah diberikan kepada saya, ada sesuatu kelalaian dalam pemberian
521SERI SYMBOLIC CODE
hormat ini. Saya dapat berbicara tentang hal itu sebagaimana yang dikatakan oleh Paulus. Janganlah melakukan ibadah dengan menyianyiakan tubuh. Kerendahan hati yang dilakukan dengan sukarela, peribadatan yang sungguhsungguh dengan melalaikan tubuh, bukanlah kerendahan hati yang datang dari Surga. Kerendahan hati terutama perlu dimiliki oleh semua orang yang mengkhotbahkan kebenaran Allah yang kudus, benar dan sempurna, sehingga setiap pokok yang berhubungan dengan kita akan memuji kekudusan agama kita. Setiap pakaian harus merupakan pujian kebenaran kepada orangorang percaya. Ia itu harus merupakan khotbah tersendiri …
“Pendeta yang lalai mengurus pakaiannya sering melukai hati orang yang seleranya baik dan yang berperasaan halus. Mereka yang bersalah dalam hal ini harus memperbaiki kesalahan-kesalahan mereka, dan harus lebih berhati-hati. Kehilangan beberapa jiwa adalah karena mengikuti ketelodoran pendeta. Penampilan akan pertama sekali mempengaruhi banyak orang ke arah yang tidak baik, karena bagaimanapun mereka tidak dapat membenarkan penampilan pendeta yang tidak sesuai dengan kebenaran-kebenaran yang ia persembahkan. Pakaiannya telah menegur dia; dan kesan yang ditinggalkan kepada orang banyak yang tidak mau peduli dengan pakaian-pakaian mereka adalah kesan yang serampangan, sehingga para pendengarnya tidak mau melakukan apapun dengan golongan orang ini.
“Di sini, sesuai dengan terang yang telah diberikan kepadaku, terlihat adanya sesuatu kelalaian di antara umat kita. Pendeta-pendeta sering tampil dengan rambut mereka tidak teratur, seolah-olah rambut mereka kelihatan tidak pernah disentuh dan disisir selama satu minggu. Allah tidak dihormati apabila mereka yang bergabung dalam pelayanan-Nya yang suci begitu lalai untuk memperhatikan penampilan mereka. Dahulu imam-imam diperintahkan untuk mengenakan pakaian mereka dengan potongan pakaian yang khusus apabila mereka melayani dalam tempat suci, atau melayani dalam jabatan imam-imam. Mereka harus mengenakan pakaian yang sesuai dengan tugas mereka, dan Allah telah memberitahukan dengan jelas pakaian-pakaian apa yang harus …
“Allah meminta kepada semua orang yang mengaku umat pilihan, walaupun mereka bukan guru-guru kebenaran, supaya berhati-hati untuk melaksanakan kebersihan dan kesucian pribadi, termasuk peraturan kebersihan dalam rumah dan hati mereka. Kita adalah merupakan contoh kepada dunia, yakni surat-surat yang hidup yang diketahui dan dibaca oleh semua orang. Allah meminta kepada semua orang yang mengaku beriman, dan terutama yang mengajar kebenaran 14 kepada orang lain supaya menjauhkan penampilan yang tidak baik.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 610 – 615.
“Janganlah berpegang teguh kepada pendapatpendapat sendiri lalu membuatnya menjadi suatu ujian, dan mencela orang-orang lain yang bertindak tidak setuju dengan pendapatpendapatmu : tetapi pelajarilah pokok-pokok masalah itu secara luas dan mendalam, serta berusahalah untuk menjadikan pendapat dan perbuatanmu sendiri selaras dengan sempurna dengan dasar-dasar yang benar dari pengendalian diri orang Kristen.
“Banyak orang yang mencoba untuk memperbaiki kehidupan orang-orang lain dengan cara menyerang apa yang mereka anggap sebagai kebiasaan-kebiasaan yang salah. Mereka pergi menjumpai orang-orang yang mereka kira bersalah, lalu menunjukkan cacat-cacat mereka, tetapi tidak mengarahkan pikiran mereka kepada prinsip-prinsip yang benar. Hal sedemikian sering tidak memberikan hasil yang diinginkan. Apabila kita mau menjelaskan bahwa kita sedang mencoba memperbaiki orang-orang lain, maka kita sering menimbulkan perlawanan dari pihak mereka, sehingga menimbulkan kerusakan yang lebih banyak daripada keuntungan. Dan juga ada bahaya kepada orang-orang yang menegur itu. Mereka yang mengira berhak untuk memperbaiki
522SERI SYMBOLIC CODE
orang-orang lain, kemungkinan akan melatih kebiasaan mencari-cari kesalahan, dan segera perhatiannya tertuju pada mengumpulkan kesalahan dan mencari cacat-cacat. Janganlah mengamat-amati kesalahan orang lain atau membeberkan kekeliruan-kekeliruan mereka. Tuntunlah mereka untuk melakukan kebiasaankebiasaan yang baik melalui teladanmu sendiri.
“Hendaklah terlebih dahulu disimpan dalam pikiran bahwa tujuan besar pembaharuan kesehatan, mungkin akan menjamin pertumbuhan pikiran, jiwa, dan tubuh yang paling tinggi. Semua hukum-hukum alam — yang merupakan hukum-hukum Allah telah dirancang untuk kebaikan kita. Kepatuhan untuk menuruti semuanya akan mengembangkan kesejahteraan kita dalam kehidupan ini, dan akan membantu kita untuk mengadakan persiapan dalam kehidupan yang akan datang.
“Ada sesuatu yang lebih baik daripada membicarakan kesalahan dan kelemahankelemahan orang lain. Berbicaralah tentang Allah dan tentang perbuatan-Nya yang menakjubkan. Pelajarilah penampilan kasih-Nya dan segala pekerjaan-Nya menciptakan alam.” — “Christian Temperance and Bible Hygiene”, hal.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
“BAGAIMANA ENGKAU BACA?”
Pertanyaan No. 153 :
“Traktat dari nubuatan Yeheskiel, dan ‘Selat Dardanella dari Alkitab’, halaman 5, menempatkan lampu-lampu itu di tempat Maha Suci, sehingga dengan demikian menunjukkan adanya kesalahan yang lengkap dari kenyataankenyataan dalam kasus itu yang menjadikannya suatu kesalahan yang dapat diakui oleh anak kecil.”
Jawab :
Satu-satunya sebutan pada Traktat ‘Selat Dardanella’ halaman 5 mengenai lampu-lampu yang menyala yang dikatakan di atas, terdapat dalam ayat firman yang dikutip buku Wahyu, yang merupakan firman-firman yang dikatakan oleh Yohanes. Penulis Traktat itu benar-benar mengutip perkataan-perkataan yang diucapkan si Pewahyu.
“Betapa banyak orang di dunia pada zaman ini yang gagal menyelaminya. Mereka mencedok air dari permukaan saja. Mereka tidak mau berpikir dengan cukup teliti untuk melihat kesukaran-kesukaran dan kesulitan-kesulitan yang timbul di hadapan mereka, serta tidak mau menguji pokok masalah penting dengan merenungkan dan belajar berdoa, dan dengan memberikan perhatian yang cukup untuk melihat pokok persoalan yang sesungguhnya. Mereka membicarakan perkara-perkara yang belum dipertimbangkan dan diteliti sepenuhnya.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 361. Maka, ‘bagaimana engkau membacanya’?
HAMBA-HAMBA DI ATAS BUMI
ATAU DI DALAM SURGA?
Pertanyaan No. 154 :
“Kami telah didatangi dengan kecaman bahwa mereka yang 144.000 itu mempunyai satu pekerjaan yang khusus untuk dilaksanakan ‘dekat tahta Allah’, menghakimi orang-orang jahat, dan bukan untuk melaksanakan pekerjaan khusus di atas bumi membawa rombongan besar itu. Tolong berikan terang kepada kami atas masalah ini.”
Jawab :
Dari banyaknya bukti-bukti yang mengatakan bahwa mereka yang 144.000 itu akan menyelenggarakan pekerjaan khusus untuk membawa rombongan besar itu, maka pada waktu ini kami tidak dapat menyajikan faktafakta lebih dari yang terbukti sebagai berikut :
523SERI SYMBOLIC CODE
Mereka yang 144.000 itu luput dari pembantaian Yeheskiel “Sembilan” (Testimonies to Ministers, hal. 445; Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 211), lalu pergi ke seluruh dunia untuk membawa masuk semua saudara
Kepada kebenaran-kebenaran yang sama, pernyataan-pernyataan berikut membuktikan : “Semua orang jujur akan meninggalkan gerejagereja yang sudah jatuh, lalu mengambil pendirian mereka kepada umat yang sisa”. — “Early Writings”, hal. 261, Early Writings, hal. 24 mengatakan, bahwa “rombongan besar” itu akan bergabung dengan pergerakan itu. Sekarang hanya tinggal memastikan siapa sesungguhnya adalah umat yang sisa itu. Pertanyaan ini jelas diterangkan dalam “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 475, 476 : bahwa “umat yang sisa itu mengenakan jubah kemuliaan … Suatu ‘serban yang indah’ ditaruh di atas kepala-kepala mereka … Inilah mereka yang berdiri di atas gunung Sion dengan Anak Domba itu dan nama Bapa tertulis pada dahi-dahi mereka. Mereka menyanyikan satu nyanyian baru di hadapan tahta itu, yang tak seorangpun dapat mempelajarinya kecuali mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu.
Pernyataan di atas yang diilhami itu membuktikan bahwa mereka yang 144.000 itu adalah orang-orang yang sisa, dan rombongan besar yang memisahkan diri dari gereja-gereja yang sudah jatuh itu akan bergabung dengan mereka. Seseorang tentunya tidak perlu mencari bukti yang lebih jauh bahwa mereka yang 144.000 itu harus melakukan suatu pekerjaan terbesar di atas bumi yang pernah ditugaskan pada manusia.
MAKANAN UNTUK PENGUBAHAN
Pertanyaan No. 155 :
“Apakah buku ‘Counsels on Health’, hal. 42 bermaksud menyatakan bahwa kita yang sedang bersiap-siap untuk diubahkan harus meninggalkan segala macam makanan sayur, kacang-kacangan, dan akar-akaran, sehingga dengan demikian kita harus hidup dari biji-bijian dan buah-buahan saja?
Jawab :
Kami benar-benar tidak memahami mengenai biji-bijian dan buah-buahan yang disebutkan dalam hal ini, sehingga sayur-sayuran, kacangkacangan, dan akar-akaran harus dikeluarkan dari
15 makanan orang-orang yang sedang bersiap-siap untuk diubahkan, sebab dalam buku yang sama, pada halaman 114, dan 115, kita baca :
“Ibu-ibu harus belajar menyediakan makanan sederhana tetapi bergizi bagi keluarganya. Allah telah menyediakan makanan yang berlimpah bagi manusia, yakni makanan yang memuaskan dengan tidak merusak selera. Ia telah membentangkan di hadapan mereka hasil-hasil bumi, — yaitu makanan yang bermacam-macam dan yang enak bagi selera serta bergizi untuk jaringan tubuh. Tentang semuanya ini, untuk kebaikan kita, Bapa Samawi kita berkata bahwa kita dapat bebas memakannya. Buah-buahan, bijibijian, dan sayur-sayuran, disediakan dalam cara yang sederhana, bebas dari rempah-rempah dan minyak, jika dipadukan dengan susu atau sari susu, adalah makanan yang paling menyehatkan. Semuanya itu dapat memberi makan kepada tubuh, dan memberi daya tahan serta kecerdasan yang tidak dapat dihasilkan oleh makanan yang merangsang.”
Pada halaman 42, hanya “biji-bijian dan buahbuahan” yang disebutkan, sedangkan, pada halaman 115, disebutkan bahwa biji-bijian, dan sayur-sayuran dari segala jenis adalah bahanbahan makanan yang paling menyehatkan bagi kita. Selanjutnya, baik halaman (42, maupun hal. 115) tidak ada melarang untuk memakan kacangkacangan, tetapi buku “Ministry of Healing”, hal. 298 mengatakan : “kacang-kacangan boleh ditambah dengan biji-bijian, buah-buahan, dan berbagai-bagai akar-akaran, untuk membentuk
524SERI SYMBOLIC CODE
makanan yang sehat dan bergizi. Akan tetapi, harus diperhatikan supaya jangan menggunakan kacang-kacangan dalam porsi yang terlalu banyak.”
Demikianlah kita dapat saksikan bahwa makanan kita harus terdiri dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan, dan segala macam sayur-sayuran, termasuk akar-akaran.
Untuk mengambil sesuatu tulisan dari si penulis, sebagai dasar sesuatu masalah, maka satu pernyataan yang berdiri sendiri lepas dari pernyataan-pernyataan lain yang berhubungan kepadanya, adalah tidak adil, kecuali ia itu dibenarkan oleh penulis sendiri. Karena Sister White bermaksud kita jangan memakan apapun kecuali biji-bijian dan buah-buahan, maka ia sendiri mau memberikan pertimbangan untuk memasukkan kacang-kacangan dan akar-akaran ke dalam makanan kita pada sesuatu waktu, dan mengeluarkannya pada waktu-waktu yang lain. Oleh karena itu, dimanapun ia tidak melarang kita untuk menggunakan sayur-sayuran, kacangkacangan, dan akar-akaran, maka kita tidak berhak menambahkan sesuatu pada tulisantulisannya, untuk memaksakan kepada siapapun beban yang berat yang tidak mungkin dilakukan.
Lebih lanjut lagi, oleh karena mereka yang akan diubahkan supaya kembali kepada makanan yang mula-mula sebelum alam dicemari oleh dosa, yaitu makanan yang diberikan kepada keluarga yang suci itu di taman Eden, maka sekarang Allah berkata kepada kita : “Sesungguhnya, Aku telah memberikan kepada kamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di atas seluruh permukaan bumi, dengan segala pohon, yang buahnya berbiji untuk menjadi makananmu”. (Kejadian 1 : 29). Ayat Firman ini mengajarkan bahwa makanan untuk orang-orang yang akan diubahkan akan terdiri dari tumbuhtumbuhan (biji-bijian dan segala macam sayuran) yang berbiji, dan juga buah-buahan dari “setiap pohon” yang berbiji (kacang-kacangan dan buahbuahan).
Pada waktu Allah mengatakan dalam Kejadian 3 : 18, 19 : “Maka tumbuh-tumbuhan di ladang akan menjadi makananmu, dan dengan berpeluh engkau akan mencari rejekimu, hingga engkau kembali kepada tanah”, kita tidak dapat memahami bahwa Ia telah menambahkan tumbuh-tumbuhan kepada makanan manusia sesudah mereka berdosa (sebab tumbuhtumbuhan yang berbiji adalah merupakan bagian dari makanan sebelum ada dosa), namun yang benar-benar dihasilkan oleh tanah tanpa manusia itu berkeringat mencarinya, dan sejak waktu itu sampai seterusnya semuanya itu dihasilkan oleh tanah dengan bekerja keras serta dengan berkeringat.
Pertanyaan No. 157 :
“Saya yakin bahwa ‘Tongkat Gembala’ bukanlah pekabaran dari jam, karena saya percaya bahwa apabila satu pekabaran datang dari Allah, maka pekabaran itu tidak akan menimbulkan perpecahan di antara umat-Nya. Apakah saudara setuju dengan pendapat saya, bukan?
Jawab :
Untuk mencoba meyakinkan orang yang bertanya memperlihatkan bukti-bukti yang diambil dari Alkitab, tampaknya adalah sia-sia, karena pertanyaan itu sendiri mengungkapkan bahwa orang tersebut belum mempelajari sejarah gereja pada masa yang silam. Oleh karena itu, cara yang terbaik untuk menjawab pertanyaan itu adalah dengan cara meminta kepadanya supaya ia mengatakan kepada kita sudah berapa kali Allah mengirimkan pekabaran kepada sidang-Nya namun pekabaran itu tidak menimbulkan masalah atau perpecahan di antara umat-Nya. Jika faktafakta membuktikan bahwa jawaban dia adalah benar, sebagai bukti dari pertanyaan ini, maka tentunya, kami sebagai orang-orang Kristen harus merubah pendirian kami, dan mengakui bahwa Tongkat Gembala itu bukanlah pekabaran dari Allah. Tetapi jika sejarah sidang pada masa yang
525SERI SYMBOLIC CODE
lampau, tidak ada membuktikan pendapatnya, maka kami mohon kepadanya, supaya sebagai seorang Kristen dan pencari kebenaran yang jujur, hendaklah ia menulis sebuah surat pengakuan bahwa ia akan mengubah pendapatnya itu dan tidak menentang Tongkat Gembala.
Pekabaran Tongkat Gembala menurut Yeheskiel pasal Sembilan, dan “Testimonies to Ministers”, hal. 445, tidak ada melakukan apaapa kecuali mengadakan perpecahan di antara umat dalam sidang!
Dengan demikian ternyatalah bahwa pekabaran Tongkat Gembala pasti mengadakan perpecahan dalam sidang, dan merupakan bukti lain bahwa ia itu adalah satu pekabaran yang datang dari Allah.
16 526 SERI SYMBOLIC CODE

1
527SERI SYMBOLIC CODE
SALAM DARI GUNUNG KARMEL
SUARA MALAIKAT DARI SURGA, DAN MAHLUK CIPTAAN DARI BUMI
MENJAGA SAYA PADA JALAN YANG LURUS
Oleh Sister V.T. Houteff
Tidak lama sesudah tujuh tahun berlalu, suatu seruan yang menggentarkan dari surga datang kepada saya. Seorang malaikat, yang disalut dengan kemuliaan surga untuk menerangi seluruh bumi dengan terang yang gemerlapan, adalah merupakan utusan Ilahi yang tidak dapat diragukan, sebab ia telah berbicara kepada saya melalui bibir manusia. Suara-Nya itu nyaring dan jelas sementara ia memberitahukan saat-saat dari ‘hari Tuhan yang besar dan mengerikan’ itu sudah tiba. Tetapi, sedih untuk dikatakan, karena sebaiknya saya layak dijumpai bagi kerajaan itu, sebaliknya saya ditemukan dalam suatu ‘penipuan yang menyedihnya’ dan tertidur pulas. Kemudian, saya terjaga dari ‘keadaan tidur yang lelap’, lalu berdiri kagum dengan penuh penyesalan; dan sementara saya terus mendengar perkataannya dengan sungguh-sungguh, maka lambat laun mata sayapun mulai terbuka.
Sukacita hati saya tidak terlukiskan, sebab bukan kata-kata yang merupakan hukuman atas pelanggaran-pelanggaran yang saya lakukan yang keluar dari bibirnya; tetapi sebaliknya ia memberikan kesempatan kepada saya untuk mengakui semua dosa saya, lalu menawarkan kesempatan yang istimewa dan mulia untuk menjadi salah seorang dari antara mereka yang 144.000 itu, untuk berdiri bersama-sama dengan “Anak Domba” itu di Gunung Sion.”
Sementara saya merenung-renungkan dengan sungguh-sungguh kabar-kabar baik ini, hati saya dipenuhi dengan sukacita yang luar biasa, maka segera semangat saya bernyala-nyala untuk mengadakan persiapan-persiapan yang diperlukan, lalu mengarahkan kaki saya menuju Gunung Sion, dan berjanji bahwa saya tidak akan mengurangi semangat saya.
Sejak saat itu, saya melihat bahwa ada satu pekerjaan lebih besar yang banyak untuk dilaksanakan daripada yang saya pikirkan pada mulanya, bahwa saya harus didapati tanpa “noda, kerut, atau sesuatu yang sama seperti itu”. Hal ini tampaknya mustahil, tetapi semakin bersungguh-sungguh saya untuk mencoba mengadakan perubahan-perubahan penting dalam hidupku, maka saya semakin mampu merasakan kesempatan-kesempatan yang mulia dan hak-hak istimewa yang memberikan harapan ketika semua nubuatan, yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para nabi itu sendiri akan digenapi, akan berlalu. Demikianlah beban yang ku tanggung menjadi ringan dan jalanku dibuat semakin terang.
Oh, betapa besar perbedaannya di antara ini, kesenangan kita “yang berlebih-lebihan dengan bobot kemuliaan yang kekal”, dengan orang-orang yang dari hari ke hari hidupnya hampa, tanpa tujuan hidup yang semata-mata hanya mencari kesenangan, menghabiskan waktunya dengan percuma, segera lenyap ke dalam kesia-siaan, lalu meninggalkan orang-orang malang ini hidup dalam kesedihan tanpa harapan pada hari kematian dan kebinasaanya!
Sementara waktu terus berjalan, perlahanlahan mata saya terus semakin terbuka melihat pentingnya pekerjaan itu — pekerjaan pengumpulan mereka yang 144.000 itu dan rombongan yang tidak terhitung banyaknya — yang diliputi oleh kebenaran mulia yang dibawakan oleh malaikat Wahyu 18 : 1.
Tanggung jawab yang khidmat dan berat ini membebani hati saya, sehingga saya berusaha untuk mengisi tempat yang Tuhan berikan kepada saya membantu menyebarkan “firman-firman
528SERI SYMBOLIC CODE
kehidupan.”
Pengalaman saya dalam pekabaran itu telah memberikan pelajaran kepada saya bahwa karena saya bekerja bagi Dia, maka Ia telah memberikan berkat yang lebih banyak daripada yang dapat saya katakan, yang mana kebanyakan daripadanya datang dalam bentuk pelajaran-pelajaran yang tidak terhitung nilainya, terutama di antaranya ialah, bahwa apabila seseorang rajin bekerja dalam pekerjaan Tuhan maka ia tidak hanya menghadapi banyak pencobaan, tetapi juga menerima banyak pahala; sedangkan, jika ia tidak melakukan apapun, sangat sedikit, atau kurang daripada yang dapat ia lakukan, maka ia akan dikalahkan oleh pencobaan-pencobaan yang
juga membuatnya kehilangan segala minat dalam “pekerjaan Bapa”nya, atau mencela setiap langkah maju yang dapat ditunjukan oleh Saksi yang Setia dan Benar itu. Saya juga telah melihat banyak orang yang kelihatannya menunjukkan semangat yang tinggi dalam kepentingan kebenaran masa kini, tetapi tidak mempunyai pengalaman dengan Allah, dan tidak menerima sesuatu berkat. Keadaan yang menyedihkan ini terus mengingatkan saya kembali akan amaran yang telah disampaikan kepada kita melalui nabi Yeheskiel :
“Lihat, inilah kesalahan Sodom saudara perempuanmu itu, kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah, dan kesenangan hidup ada padanya dan juga ada pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati, dan melakukan kekejian di hadapan-Ku : oleh karena itu Aku menjauhkan mereka setelah Aku melihat kebaikannya.” (Yeheskiel 16 : 49, 50.)
Tetapi panggilan yang baru saja datang kepada saya untuk bergabung dengan Saudara Houteff telah memberikan kepada saya tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada tanggung jawab yang pernah saya alami. Panggilan ini benar-benar saya sadari bahwa tidak datang oleh sebab sesuatu kepantasan yang ada dalam diri saya, dan walaupun rasa terima kasih dan kebahagiaan saya tidak terukur, namun saya telah membuang segala ketergantungan diri, karena sekarang saya menyadari bahwa jaminan dari janji yang diberikan oleh Tuhanku tidak akan pernah gagal, dan Dia yang sekarang, pada “penutupan pekerjaan bagi sidang”, tidak ada melakukan sesuatu pekerjaan yang kurang daripada yang Ia telah lakukan bagi umat-Nya di masa-masa yang lampau.
Sekarang Saya Akan Berusaha Untuk
Menyampaikan Kepada
Saudara Bunyi Suara Alam Dari Gunung
Karmel
Ketika musim penuaian gandum, sekarang kita dapat memahami lebih baik beberapa pelajaran alam daripada yang dapat kita pelajari beberapa bulan yang lalu ketika hasil panen hanya memberi suatu harapan akan kelimpahan biji-bijian gandum. Harapan-harapan sedemikian tentu ada karena kita hampir merasakan penuaian gandum dan oats yang lebih banyak daripada yang pernah kita saksikan. Akan tetapi, walaupun harapan-harapan kita yang besar tidak sama sekali mengecewakan, namun kita telah mengumpulkan kurang dari dua pertiga dari jumlah yang tampaknya memberi harapan beberapa minggu yang lalu.
Kekurangan ini adalah karena ladang gandum yang tidak mendapatkan hujan bulan April. Oleh sebab itu, semua ladang gandum kita kecuali gandum yang memberikan hasil pangan yang cukup, adalah ladang yang mendapatkan satu 2 hujan.
Adalah benar bahwa alam adalah buku Allah yang terbuka untuk semua bangsa, bahasa, dan untuk semua umat, apakah mereka adalah orang kecil atau besar, orang-orang berpendidikan atau orang-orang buta huruf, kita semua diajar oleh pelajaran dari musim penuaian pada tahun ini untuk membantu diri kita sendiri supaya dapat mengetahui embun (kebenaran) yang turun dari surga sementara sekarang kita hidup pada masa hujan akhir, yang akan memberikan kepada kita pertumbuhan yang akan membuat kita layak bagi lumbung surga. Oleh sebab itu, sama seperti
529SERI SYMBOLIC CODE
keberhasilan hasil panen Gunung Karmel yang sempurna bergantung atas turunnya hujan pada bulan April - Mei, maka kesempurnaan kesucian dan keselamatan kitapun bergantung atas pancaran-pancaran hujan dari “hujan akhir” (guru kebenaran — Yoel 2 : 23, terbatas) karena Allah Sendiri, adalah Yang empunya ladang, Yang Menciptakan hujan itu. Ia tidak akan memberikan terlalu banyak ataupun terlalu sedikit hujan (Kebenaran Masa Kini) yang jatuh ke atas butirbutir gandum itu (sidang). Maka dari itu, kita yang memiliki kesempatan untuk memanfaatkan semua Kebenaran Masa Kini (hujan) yang dikirimkan oleh Allah, jika dalam sesuatu hal menjauhkan diri daripadanya, gagal dalam pertumbuhan Kekristenan kita, sebagaimana ladang Gunung Karmel gagal dalam pertumbuhannya, maka kita akan gagal untuk menyerahkan hasil panen yang penuh kepada ‘Tuan yang empunya ladang’ Yang telah lama menunggu ‘buah-buah pertama’ dari benih yang dijanjikan.
Sebagai Sekretaris dari pergerakan pembaharuan ini, dalam penyelidikan saya terhadap ladang “gandum” itu (para Penganut Kebenaran Masa Kini), saya telah menyaksikan, bahwa sebahagiaan orang dari mereka sedang membiarkan pancaran-pancaran hujan itu terbuang. Mereka bukan hanya gagal untuk memanfaatkan “hujan” itu, akan tetapi bahkan mereka sedang menyeka tetasan-tetesan hujan itu dari baju-baju mereka, karena takut jika ia itu membahagiakan mereka! Mereka melihat hujan itu sedang jatuh, tetapi daripada mereka menampungnya untuk menolong diri mereka sendiri, sebaliknya mereka menghabiskan waktunya memandang pada awan-awan (para utusan) yang membawanya, untuk mengetahui apakah awan-awan itu sedang berjalan menurut pikiran manusia fana, atau ia itu berjalan menurut kehendak Allah untuk menjatuhkan hujan.
Sementara saya melihat keadaan yang menyedihkan ini, saya sendiri tidak mampu memberi pertolongan selain hanya berseru dengan kuat-kuat ke ladang-ladang : “Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang-orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang menggunakannya? Seolaholah tongkat menggerakkan dirinya melawan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat dirinya sendiri dan seolah-olah ia bukan kayu!” (Yesaya 10 : 15).
Wahai Saudara, dan Saudari, adakah kamu sedang mempelajari “wajah dari angkasa”, atau “tanda-tanda zaman”? (Matius 16 : 3). Adakah kamu lebih tertarik pada pergerakan-pergerakan awan daripada kepada hujan yang diturunkan bagimu? Bangunlah! Bangunlah! Para penganut Kebenaran Masa Kini yang kekasih yang telah pergi tidur kembali dengan lelap! Apakah kamu tidak menyadari bahwa kamu bahkan memerlukan curahan hujan yang terkecil, dan bahwa pertumbuhan “untuk mencapai kesempurnaan perawakan Kristus” tergantung atas penyerapanmu kepada pancaran-pancaran hujan itu? Kamu memerlukan setiap tetesan hujan yang dikirimkan oleh Allah, sehingga kamu akan dipanggil untuk mempertanggungjawabkan semua untuk mana kamu telah memiliki jalan masuk.
Kita diperintahkan oleh Aku Yang yang besar itu, supaya “benar-benar setia dan tidak gentar” untuk “mengamarkan orang-orang yang hanya menerima sebahagian kebenaran yang berkaitan dengan pekabaran malaikat yang ketiga, supaya mereka dengan sukacita harus menerima semua pekabaran yang dikirimkan oleh Allah, atau mereka tidak ada memiliki bagian dalam perkara itu. — “Early Writings”, hal. 189.
Kelihatannya ia itu suatu hal yang kecil bagimu untuk memakan habis rumput dari padang rumput yang baik ini (kebenaran-kebenaran yang memberi kepuasan kepada kamu), tetapi haruskah kamu menginjak-injak yang sisanya dengan kakimu (padang rumputmu itu)? Lalu meminum air yang dalam (kebenaran-kebenaran yang lebih besar), namun masih juga mengotori yang sisanya dengan kakimu? Dan bagi kawanan domba-Ku, mereka makan makanan yang telah dikotori oleh kakimu; dan meminum air yang sudah diinjak-injak oleh kakimu.” (Yeheskiel 34 : 18, 19.)
530SERI SYMBOLIC CODE
Saudara-saudara dan saudari-saudariku, janganlah mengkhianati kemurahan Allah, serta memalingkan telingamu yang tuli terhadap panggilan-Nya oleh meragukan dan mencela segala sesuatu yang sekarang ada “dalam ungkapan kebenaran”, ketika kamu sedang diberi makan di atas “padang rumput hijau” dan diberi minum dengan “air hujan” yang suci, agar Ia tidak membuat kamu terkejut pada “pesta perjamuan”mu yang tidak suci itu. (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 690) Mengapa kita harus seperti orang-orang Yahudi yang dahulu yang meragukan serta mencela pekerjaan Kristus, tabiat dan pengalaman hidup-Nya, semuanya mulai dari asal usul-Nya sampai kepada kebangkitan-Nya? Mereka mengira bahwa mereka adalah bijaksana dengan melakukan yang demikian, tetapi perbuatan-perbuatan mereka membuktikan kepada diri mereka sendiri maupun kepada dunia, bahwa mereka adalah orang-orang bodoh. Tetapi sekarang saudara-saudariku, kita dapat memperoleh keuntungan dari pengalaman mereka, maka dengarlah nasehat Tuhan supaya menjauhkan diri dari segala hikmat manusia dan jadilah seperti anak kecil, sehingga Ia dapat memenuhi kita dengan kebijaksanaan Ilahi, sehingga dengan demikian membuktikan baik kepada kita sendiri maupun kepada dunia bahwa kita tidak sama seperti orang-orang Yahudi kuno itu. Allah tidak ada mempercayakan kepada siapapun baik untuk mengurus maupun untuk mengawasi pekerjaan-Nya. Tanpa kritikankritikan dari kita, Ia sanggup mengawasinya, tetapi Ia tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan kita, jika kita tidak mengijinkan Kebenaran Masa Kini untuk “memenuhi semua pikiran dan seluruh perhatian kita” (“Early Writings”, hal. 118), untuk mendorong kita menyebarkan pekabaran itu, dan untuk memperbaiki kebiasaan jahat yang kita miliki, gantinya mengijinkan Setan memaksa kita untuk mengatur pekerjaan-Nya.
“Waktunya telah tiba untuk membuat usahausaha yang nyata di tempat-tempat dimana kebenaran itu belum diberitahukan. Bagaimanakah pekerjaan Tuhan itu akan dilakukan? Dalam setiap tempat yang dimasuki, landasan yang kuat harus diletakkan untuk pekerjaan yang tetap. Metode yang ditunjukkan oleh Tuhan harus diikuti. Janganlah kamu ditakuttakuti dengan penampilan-penampilan sebelah luar, dan jangan ijinkan semuanya itu mempengaruhi pikiranmu. Kewajibanmu adalah untuk melaksanakan pekerjaan itu sebagaimana yang telah Tuhan katakan. Ajarkanlah firman itu maka melalui Roh Kudus-Nya Tuhan akan menanamkan keyakinan ke dalam pikiran para pendengarnya. Demikianlah dikatakan Tuhan : ‘maka mereka pergi mengajarkan Injil itu ke segala penjuru, dan Tuhan bekerja dengan mereka serta meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang mengikutinya.’ (Markus 16 : 20.)
“Banyak pengerja akan melaksanakan pekerjaan yang mereka terima, bekerja dari rumah ke rumah, serta memberikan pelajaran Alkitab dalam rumah-rumah keluarga. Mereka
3 akan melihat pertumbuhan karunia yang mereka miliki karena kepatuhan mereka kepada kehendak Kristus. Dan dengan demikian mereka akan memperoleh pengalaman yang sangat kaya. Karena dalam iman yang mereka terima, percaya, dan patuh kepada firman Kristus, maka ketepatgunaan dari Roh Kudus akan terlihat dalam kehidupan pekerjaan mereka. Juga akan terlihat suatu kehebatan usaha yang bersungguh-sungguh. Akan ada penghargaan bagi keyakinan yang bekerja oleh kasih dan penyucian jiwa. Buah-buah roh akan terlihat dalam kehidupan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 141.
Saya tidak dapat menjelaskan betapa sungguhsungguh hati saya berharap dan berdoa agar setiap orang yang percaya kepada Kebenaran Masa Kini memperoleh suatu pengalaman dengan Allah dan bahkan menerima berkat-berkat yang lebih banyak daripada yang saya terima. Saya akan melakukan kewajiban saya untuk memenuhi doa-doa saya demi kepentingan kamu, dan saya memastikan, keinginan hati saya, dengan melakukan sekecil apapun yang saya bias untuk kamu saudara-saudariku, apakah itu secara pribadi maupun melalui surat, atau melalui usaha-usaha untuk memberi pengaruh yang akan mengarahkan
531SERI SYMBOLIC CODE
pikiran-pikiranmu kepada Dia, Yang oleh kematian-Nya, yang dapat memberi kemungkinan bahwa pekerjaan yang kita lakukan ini bahkan merupakan “pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar” daripada yang Ia lakukan.
Saya dengan sungguh-sungguh berterima kasih kepada semua saudara yang telah membantu untuk meringankan beban-beban yang kami tanggung melalui kerjasama dengan kami dalam pekerjaan besar pengumpulan buah-buah pertama, dan juga karena doa-doa saudara yang sungguh demi kepentingan kita semua.
“SIAPAKAH ENGKAU SEHINGGA ENGKAU MENGHAKIMI
HAMBA ORANG LAIN”? (ROMA 14 : 4)
Kepada orang yang berkepentingan:
Saudara yang kekasih ---:
Dengan ramah Saudara W telah menyampaikan surat saudara yang saudara tujukan kepadanya, dan sudah beberapa lama semenjak saya mendengar kabar darimu, maka saya sangat tertarik membaca dan mengetahui bahwa saudara memiliki pergaulan yang baik di tempat pertanian saudara. Tetapi di atas semua itu, saya sangat bergembira untuk mengetahui bahwa iman saudara dalam pekabaran itu, adalah baik. Akan tetapi, hati saya sungguh sedih oleh pernyataan keterangan-keterangan saudara yang tidak beralasan terhadap pengelolaan pekerjaan pemeteraian itu. Oleh sebab itu, saya sedang menyediakan kesempatan untuk menulis surat kepada saudara.
Dalam surat saudara itu saya membaca : “Sesungguhnya saya percaya kepada utusan dan juga kepada pekabaran itu, sebanyak yang pernah saya percayai, tetapi dalam beberapa hal saya tidak dapat mengerti, dan satu-satunya perkara yang baik untuk dilakukan dalam masalah ini, adalah supaya jangan menentang pekabaran itu dan jangan menetang Utusan itu, tetapi tetaplah dalam pendirianmu pada garis yang sedemikian sebagaimana yang saudara rasa bahwa saudara bersukacita dalam Tuhan lalu menunggu “hasilhasilnya”.
Hal itu adalah berbahaya dan bukan bijaksana saudaraku, untuk menyatakan bahwa saudara percaya dalam pekabaran dan utusan’ itu, namun berpaling ke sekeliling dan melalui tulisan saudara menggoda orang-orang lain untuk mengikuti teladan saudara supaya menghabiskan waktu mereka untuk menunggu ‘hasil-hasilnya’, sedangkan hal itu bertentangan dengan filsafat hidupmu, pekabaran yang dalam mana saudara percaya segala anjurannya yang mengajarkan, supaya saudara jangan “menghabiskan waktumu” seperti yang sedang saudara lakukan sekarang, selain untuk “memohon kepada ibu, ‘mohonlah’ (demikianlah firman Tuhan) bahwa ia bukanlah isteri-Ku, dan Akupun bukanlah suaminya (Hosea 2 : 2) “membalikkan hati … dari anak-anak kepada bapa-bapa mereka, agar Aku tidak datang dan memalu bumi dengan suatu kutuk.” (Maleakhi 4 : 6.)
Selain itu, Roh Nubuat menasehatkan : “Semua orang yang menolak untuk menerima dan mematuhi firman Allah sampai semua rintangan dijauhkan, sehingga tidak ada lagi kesempatan untuk ragu, tidak akan pernah sampai kepada terang itu.” — “The Great Controversy”, hal. 527.
Dalam pokok perintah-perintah khusus ini, saya tidak dapat melihat, Saudara — apakah saudara mengerti akan perkataan saudara yang mengatakan, “saya percaya”, sementara saudara tidak ada menuruti semua tuntutan pekabaran yang saudara percayai itu. Surat saudara itu jelas mengungkapkan bahwa saudara telah menentukan sendiri “tempat-tempat bernaung”
532SERI SYMBOLIC CODE
dan saudara tanpa takut kepada kejahatan yang sedang berdiri di pintumu sambil menunggu “hasilhasilnya”, sehingga Allah mengeluarkan teguran dalam pernyataan berikut :
“Maka akan datang masa itu, bahwa Aku akan menggeledah Yerusalem dengan memakai lilin, dan akan menghukum orang-orang yang duduk di tempat-tempat pernaungan mereka : dan yang berkata dalam hatinya, Tuhan tidak akan melakukan yang baik, dan juga tidak akan melakukan yang jahat”. (Zefanya 1 : 12).
Seandainya saudara hidup pada zaman Lot, dan seandainya percaya pada pekabarannya, tetapi karena saudara tidak “memahami beberapa hal”, sama seperti anak laki-laki dan anak-anaknya perempuan, yang tidak mempedulikan permohonannya yang sungguh-sungguh, — “agar menyelamatkan hidupnya pada malam” itu — tetapi sebaliknya mereka menunggu-nunggu “hasilnya”, maka dapatkah saudara luput dari “api dan belerang”, yang memusnahkan penduduk kota-kota yang paling sombong itu sehingga menjadi abu?
Kemudian saudara katakan : “Benar-benar saya percaya akan satu hal … dan adalah kenyataannya bahwa kepemimpinan yang dijalankan oleh Saudara Houteff itu adalah bersifat kepemimpinan manusia … pekerjaannya adalah merupakan pekerjaan seorang penafsir, dan itulah penilaian saya tentang hal ini.”
Sama sekali saya tidak akan berusaha untuk membela perkaraku saudara —, tetapi sebaliknya saya akan berusaha menyerahkan perkara ini kepada Dia Yang menjadi “Pengawas seisi rumah”, dan membiarkan supaya Ia yang mengawasi dan memimpin pekerjaan-Nya sendiri. Akan tetapi, seandainya kepemimpinan yang saya jalankan adalah kepemimpinan yang “bersifat manusia”, maka akankah saya dipersalahkan, jika menurut pendapat saudara, Allah tidak menaruh perhatian yang cukup dalam pekerjaan-Nya dan sebaliknya mengijinkan kebijaksanaan manusia untuk mengelolahnya? Apakah saya harus bertanggung jawab jika Ia tidak mengambil kepemimpinan itu dalam tangan-Nya Sendiri?
Saya percaya, bahwa Ia lebih banyak memberi perhatian dan pimpinan dalam pekerjaan itu daripada saudara dan saya berikan, dan jika karena beberapa alasan sebagaimana menurut pendapat saudara, Ia melihat bahwa saya tidak cocok untuk mengelolah seluk beluk pekerjaan itu, maka tentunya Ia cukup bijaksana untuk memanggil seseorang yang lain untuk menjalankan pekerjaan besar itu. Oleh sebab itu, kenapa orang lain tidak ada yang bersedia mengambil beban yang berat ini dari pundakku? Dan jika Allah tidak ada memanggil orang lain di samping saya untuk
4 memikul tanggung jawab yang besar ini, maka apakah yang saudara dan saya lakukan? Haruskah kita duduk “di tempat-tempat kita bernaung” sambil menunggu, walaupun Ia sedang berkata : “Pergi”? Dalam keadaan sulit yang sedemikian, jika kita harus memilih seseorang yang tidak mempunyai panggilan khusus dari Allah, apakah pengelolaannya benar-benar di bawah petunjuk Ilahi jika pengelolaannya yang saya jalankan atas pekerjaan itu tidak? Maukah saudara memberikan maaf atas pertanyaan-pertanyaan saya yang sedikit kurang sopan, karena saya sedang mencoba untuk menolong saudara agar saudara dapat melihat keadaan itu dari sudut pandang yang lain dimana terang itu bersinar lebih terang? Jika kita harus mengangkat seseorang yang tidak diangkat oleh Allah sendiri, terutama jika orang yang kita angkat kurang pengetahuan dalam pekabaran itu daripada orang yang sekarang memimpin, apakah orang yang kita tunjuk itu akan cukup bijaksana untuk memimpin atau akan membuat kesalahan-kesalahan?
Bagaimanapun juga, oleh karena saudara berpendapat bahwa beberapa perbaikan mestinya dilakukan terhadap pengelolaan pekerjaan itu, maka mengapa saudara “sedang menunggununggu hasilnya”? Mengapa saudara tidak datang dan menyambut pertolongan Tuhan? Sesungguhnya, saudara —, bahwa orang-orang yang terbaik untuk mengambil peran aktif dalam pekerjaan itu, apakah adalah orang-orang yang
533SERI SYMBOLIC CODE
sedang menunggu “hasil-hasilnyanya”, daripada kami rekan-rekan yang tidak mempunyai talenta maupun pengalaman? Dan jika pekerjaan itu akan dibuat lebih maju ditangan kami, adakah saudara kira bahwa mereka mau meninggalkan sifat “menunggu” itu, lalu bergabung dengan sepenuh hati dengan pekerjaan itu? Dan jika kemudian mereka mau membantu, maukah saudara menjelaskan sarana-sarana apakah yang akan kita atau Tuhan miliki bagi mereka yang sudah terlambat? Selain itu, apakah keadaan “menunggu hasil-hasilnya” yang mereka anut sekarang akan menaikkan mereka untuk menjadi pemimpin pekerjaan itu kemudian?
Pada kenyataannya, saudara menyatakan, bahwa pekerjaan “Saudara Houteff” adalah pekerjaan seorang penafsir dan bukan pekerjaan seorang pemimpin, tetapi Traktat kami No. 1, dalam mana saudara mengaku mempercayainya, dan yang merupakan tafsirannya, saudara katakan, bahwa “dia menerangi penerangan saya, dalam penilaian saya”, yang menjelaskan bahwa Yeheskiel melambangkan utusan yang ada sekarang, dimana firman Tuhan Allah dikutip sebagai berikut : “Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau sebagai penjaga bagi kaum Israel.” (Yeheskiel 3 : 17.)
Setelah saudara membuat pernyataanpernyataan di atas dalam surat saudara, kemudian saudara berusaha sedikit memolesinya dan membuktikannya, dengan memasukkan nasehat para nabi yang dahulu di satu pihak, dan nasehat Kepausan di lain pihak. Saudara menyatakan, “bahwa para nabi itu sendiri tidak selalu yakin berdiri sesuai dengan nasehat mereka.” Akan tetapi, saudara tidak hanya gagal untuk memberikan keterangan terhadap laporan yang sedemikian, tetapi juga gagal mempertimbangkan melalui kesaksian utama dari nabi yang bijaksana itu, serta gagal mendengarkan teguran yang diberikan oleh Kristus terhadap pernyataanpernyataan saudara yang tidak beralasan. Oleh sebab itu, saya mengutip ayat ini : “Percayalah kepada Tuhan Allahmu, supaya kamu teguh; percayalah kepada nabi-nabi yang diutus-Nya agar kamu sejahtera.” (2 Tawarik 20 : 20). “Hai kamu orang bodoh, dan yang berhati lamban untuk mempercayai segala yang dikatakan oleh nabinabi itu.”(Lukas 24 : 25.)
Saya tidak akan mendesak saudara untuk mempercayai setiap firman yang diberitakan melalui saya dalam pembicaraan setiap hari, tetapi saya hanya mencoba untuk menyadarkan saudara bahwa, demi kepentingan Kristus, dan demi kepentingan jiwamu, saudara seharusnya percaya akan semua yang tertulis itu. Sekarang, saya mau bertanya kepada saudara —, apakah yang terjadi jika raja Yosafat, pada waktu bani Ammon, Moab, dan Gunung Zeir yang berperang melawan Yehuda, tetapi telah gagal mendengar dan tidak mau mendengarkan nasehat nabi Yeheskiel sehubungan dengan peperangan itu, dimana mereka telah mengambil pendirian seperti saudara, atau seperti pendirian yang diambil oleh raja Saul, apakah mereka dapat mengalahkan musuhnya, atau musuhnya yang mengalahkan dia? Atau, apakah yang terjadi apabila Allah memaafkan orang banyak yang tidak mengindahkan setiap perintah Musa?
Saudara berpendirian bahwa penurutan mutlak kepada perkataan-perkataan nabi itu akan menjadi perhambaan kepada kepausan! Ini adalah pernyataan yang terlalu berlebih-lebihan yang dibuat bagi seorang penganut Kebenaran Masa Kini, maka pada saat ini saudara bukan hanya menunjukkan keberatan saudara terhadap saya atau terhadap Allah, tetapi juga menentang “Dia dan menentang Musa pada zaman pergerakan keluaran.” Karena jika sekarang saudara berpikir bahwa pergerakan itu disertai oleh roh kepausan, maka bukankah pernyataan saudara itu juga mengandung arti bahwa, pergerakan Keluaran hanya seolah-olah membawa umat itu dari panci penggorengan lalu melemparkan ke dalam api?
Pekabaran itu dan tafsiran ayat-ayat Alkitab yang dilakukannya, yang saudara akui dan percaya, membuktikan bahwa pergerakan Musa adalah contoh pergerakan yang sekarang sedang berjalan, maka kecuali saudaraku…yang kekasih,
534SERI SYMBOLIC CODE
tidak mengubah pikiran dan pendapat yang sedang saudara pegang, lalu membiarkan Kristus mengambil alih pemerintahan dalam tangan-Nya sendiri, saudara tidak akan pernah mengambil bagian dalam kerajaan yang akan didirikan oleh pekabaran ini.
Dengan mengutip lebih jauh surat saudara, saudara mengatakan, “Saudara Houteff adalah seorang utusan Tuhan, namun ia tidak menyadari kelemahannya sebagai manusia sehingga berusaha untuk menanganinya terlalu banyak persoalan dalam mengatur segala sesuatu! Musa sendiri harus ditegur oleh Jetro dalam masalah khusus ini, maka tidak lama saudara akan melihat perubahan-perubahan yang sama di Waco. Ia telah membuat kesalahan dan terus melakukannya, yakni kesalahan-kesalahan yang saudara atau saya perbuat di lembah air mata itu (dunia ini)”.
Maafkan saya, Saudara —, tetapi saya kira Saudara telah keliru dengan mengatakan bahwa Saudara Houteff “tidak menyadari bahwa ia sedang melakukan terlalu banyak untuk menangani segala sesuatu.” Karena saya dalam kedudukan yang lebih baik dari setiap orang lain yang mengetahui apa sebenarnya atau menyadari persoalan-persoalan saya. Saya tidak ditunjuk melalui pemilihan, tetapi sebaliknya melalui kewajiban, untuk mengatur “segala sesuatu”. Orang-orang yang dapat membantu dalam mengelola pekerjaan itu, telah membiarkan saya mengerjakannya bersama dengan anak-anak, bersama perempuan-perempuan yang sakit, dan laki-laki yang lumpuh, sedangkan orang-orang yang dapat membantu saya sedang berdiri jauhjauh, mencela dan menunggu “hasil-hasilnya.” Benar, saya sedang mengerjakan pekerjaan yang lebih banyak daripada yang mungkin saudara ketahui, — lebih banyak, karena sebahagian, bahkan dokter-dokter yang mempunyai kemampuan, juga telah meninggalkan pekerjaan mereka untuk saya kerjakan, dan mereka tidak ada mengerjakan apapun untuk membantu kelemahan-kelemahan tubuh jasmani kami, selain 5 hanya “menghabiskan … waktu … dan menunggu hasil-hasil”.
Sekarang saya harus merawat enam orang sakit, dan isteri saya merawat dua orang lagi. Kemudian saya harus pergi ke kota untuk membeli ban truk yang kami miliki, dan memasangnya sendiri, setelah itu saya menulis lima pucuk surat selain surat ini; dan mengedit semua naskah Symbolic Code itu; belum lagi disebutkan urusanurusan yang lain yang membutuhkan perhatian saya sepanjang hari. Ya, bahkan saya harus pergi dua kali ke tempat pertanian untuk mengurus peralatan-peralatan; sekali pergi ke bendungan untuk merawat kuda-kuda yang terluka; dua kali pergi ke proyek pembangunan tangki air dan bangunan-bangunan yang lain.
Sementara saya menulis surat ini, tiba-tiba saya diganggu oleh bunyi telepon dan mendengar seorang saudara yang menderita patah tulang dada. Dan karena bunyi lonceng menunjuk jam 9.30 malam, maka saya harus beristirahat sampai bel berbunyi jam lima pagi.
Selamat pagi Saudara …! Meskipun saya bermaksud untuk beristirahat sampai jam lima pagi, namun saya telah bangun lebih cepat, dan pikiranku teringat pada masalah yang sama sewaktu saya mau tidur semalam, dan karena saya telah bangun, saya pikir adalah lebih baik untuk menyelesaikan kewajiban hari ini, dengan berusaha untuk melanjutkan menulis surat untukmu. Sekarang jam sudah menunjuk angka 3.45 pagi, dan cuaca tampaknya menunjukkan akan turun hujan. Sementara angin selatan berhembus dengan sangat dingin dan menyegarkan, saya senang meneruskan pekerjaan sebelum hari panas datang, tetapi pikiranku teringat akan tanah pertanian, takut kalau-kalau hujan akan merusak gandumgandum, dan juga merusak berkas-berkas gandum di ladang. Tetapi saya tidak akan mencemaskan saudara dengan tanah pertanian itu.
Saya telah mendengar Jitro berbicara, tetapi saya tidak melakukan, seperti apa yang dilakukan Musa, untuk mengangkat orang untuk memikul
535SERI SYMBOLIC CODE
beberapa tanggung jawab; namun dengan hanya sedikit pertolongan, dalam pemberitahuan singkat kepada saya diharapkan untuk membangun perumahan ini, dan pada waktu yang sama juga diharapkan untuk mengurus pekerjaan lain. Pembantu-pembantu saya di atas bukit ini terdiri atas sepuluh orang, salah seorang di antaranya tidak dapat melakukan sesuatu yang lebih selain daripada mengurus dirinya sendiri. Kami telah merawat dia selama enam bulan sementara ia terbaring di tempat tidur. Dua orang lainnya menderita sakit lumpuh, salah satu di antaranya kesehatannya sudah ambruk, dan yang satunya hanya dapat berjalan dengan bantuan tongkat. Dua orang yang lainnya masih muda dan belum berpengalaman. Hanya lima dari antara yang sepuluh orang itu yang mempunyai pengalaman kerja, dan dua di antaranya tidak mempuyai kesehatan yang baik, sebagaimana yang disebutkan di atas. Orang yang pertama kerjanya adalah sebagai tukang kayu, (pada malam hari ia pun perlu mendapat pengobatan dokter secara teratur selama dua jam), yang kedua adalah seorang tukang pipa, yang ketiga adalah tukang plester, yang ke empat adalah memegang pembukuan, dan yang kelima guru sekolah. Dengan pertolongan orang-orang ini, saya diharapkan untuk dapat membersihkan tanah itu, mendirikan bangunan-bangunan, memasang tali air, membangun jalan-jalan, mengajar anak-anak sekolah, mengerjakan tanah pertanian, memelihara ternak, dan lain-lain.
Saya sangat setuju dengan saudara supaya segera ada “perubahan-perubahan” besar di Waco! — Jangan hanya duduk-duduk dan “menunggu hasil-hasilnya”, tetapi sebaliknya hendaklah saudara-saudara maju dan sama-sama memikul beban yang berat itu.
Saya menyesal Saudara — karena Saudara telah mengijinkan musuh untuk membuat saudara begitu bingung, tetapi betapa lebih buruk lagi karena gantinya saudara mengajarkan pekabaran itu, malah melalui surat saudara, saudara sedang menaburkan benih-benih kebingungan! Cobalah bertanya kepada diri saudara sendiri pertanyaan ini : ‘Adakah surat-surat saya itu dapat menolong orang-orang yang membacanya’? Apakah surat itu dapat mendorong orang lain untuk bekerja bagi pekabaran itu atau apakah semuanya itu sedang memaksa orang-orang yang sekarang bekerja pada pekerjaan itu untuk mengikuti teladan saya? Lembaran-lembaran ini membuktikan bahwa isi surat saudara itu tidaklah bijaksana sama sekali, namun di dalam isi surat saudara, saudara sedang menghakimi seluruh pekerjaan itu!
Lonceng jam untuk kebakitan dan sarapan pagi sudah hampir berbunyi, dan karena hanya tinggal lima menit lagi bagi saya untuk menghadirinya, jadi saya tidak boleh terlambat. Oleh sebab itu, saya berhenti sampai disini dulu, dan akan melanjutkan tulisan ini setelah selesai sarapan pagi.
Sekarang saya sudah selesai sarapan pagi, tetapi sebelum saya mengerjakan tugas-tugas saya di kantor, maka saya perlu sedikit waktu untuk memberikan tugas kepada setiap orang, dan sekarang setelah saya membaca penunggu pagi, saya siap untuk mengakhiri surat yang tidak biasanya begitu panjang ini.
Surat saudara memerlukan banyak waktu, tetapi sementara saya sudah banyak menyita waktu saudara, saya berhenti dulu di sini. Karena percaya bahwa surat balasan ini bukan merupakan suatu rintangan bagi saudara, tetapi merupakan satu pertolongan untuk keselamatan kekal saudara, dan supaya saudara tidak melemparkan tuduhan-tuduhan buta atas pekerjaan itu, dan juga supaya saudara tidak memboroskan waktu saudara yang berharga untuk mempersalahkan orang-orang yang tidak bersalah. Percayalah kepada saya saudara —, saya telah berusaha untuk melepaskan saudara dari roh mencela yang merusak dan mengerikan ini, maka doa saya agar kiranya Allah mau memberkati saudara dan membuat kaki saudara berdiri di atas landasan yang kuat.
Oleh karena ternyata sudah ada orang lain yang menjadi korban daripada “roh-roh najis”ini, dan
536SERI SYMBOLIC CODE
juga meracuni pikiran orang-orang lain, maka saya akan menerbitkan surat ini dalam buku Symbolic Code demi kepentingan semua orang, dengan harapan mereka dapat bebas dari pengaruhnya. Lebih jauh, dalam paragraf berikut saya sedang mengutip sedikit pelajaran dari Roh Nubuat yang ada kaitannya dengan pokok masalah itu.
“Setan tahu bagaimana menjalankan seranganserangannya. Ia bekerja ke atas pikiran-pikiran manusia untuk membangkitkan perasaan iri dan tidak puas terhadap orang-orang yang duduk pada pimpinan pekerjaan itu. Pemberian adalah masalah lain; lalu, sudah tentu, mereka hanya mempunyai pertimbangan yang sedikit, pelajaran-pelajaran yang diberikan melalui khayal diabaikan. … Dengan memberikan tempat kepada keraguraguan dan ketidakpercayaan sehubungan dengan pekerjaan Allah, dan dengan menuruti pikiranpikiran yang tidak percaya serta perasaan iri yang kejam, maka mereka sedang mempersiapkan diri mereka sendiri bagi penipuan yang lengkap. Mereka akan bangkit dengan perasaan yang tidak enak terhadap orang-orang yang berani menunjukkan kesalahan dan menegur dosa-dosa mereka.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
Salam dari saudaramu dalam Kristus bagi kemajuan yang lebih besar, lebih banyak “salep
mata”, dan kurangi mencari-cari salah, serta
jangan lagi menunggu hasil-hasilnya.”
Victor T. Houteff
6
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Adakah Gunung Karmel Merupakan
Perkampungan
Atau Merupakan Pusat Pendidikan?
Pertanyaan No. 158 :
“Segera setelah Markas Besar pindah dari Los Angeles ke Gunung Karmel, maka “Symbolic Code” menyatakan bahwa Gunung Karmel bukanlah merupakan satu perkampungan untuk menampung orang-orang, tetapi adalah merupakan pusat latihan dimana para pengerja dapat dengan cepat dan sepenuhnya dipersiapkan untuk bekerja pada ladang pekerjaan, tetapi kami dengar kabar bahwa hampir semua orang yang pergi itu tinggal disana, dan bahwa pelatihan mereka itu hampir seluruhnya dilakukan dengan cara-cara yang biasa saja, dan juga bahwa rencana-rencana sedang disusun untuk membangun perkampungan yang lebih luas. Apakah keterangan ini benar?
Jawab :
Semua penghuni Gunung Karmel sedang belajar atau bekerja, untuk lembaga. Kami tidak mengijinkan seorangpun yang tinggal disini, untuk membangun perkampungan sedemikian sesuai dengan petunjuk “Roh Nubuat”, maupun “Symbolic Code”.
Kami merasa menyesal karena tidak semua orang dapat melihat perbedaan di antara tempat perkampungan dengan pusat pendidikan.
Siapakah Raja dari Pusat Gunung Karmel
— Allah Atau Manusia?
Pertanyaan No. 159 :
“Berapa banyakkah sebenarnya pekerjaan yang ada di Gunung Karmel dikerjakan di bawah pimpinan Tuhan? Kebanyakan dari antara kami telah berjuang untuk melepaskan diri kami dari tali ikatan yang dibuat oleh kepemimpinan sidang yang sekarang, dan tampaknya kita tidak mempunyai lagi jaminan apakah Tuhan atau bukan Tuhan yang memimpin semua pergerakan yang ada di Gunung Karmel, sebelum kami menunjukkan kepatuhan yang dikira sebahagian orang diperlukan sekarang.”
537SERI SYMBOLIC CODE
Jika para penganut Kebenaran Masa Kini benar-benar mau memikirkan hal itu, mereka akan menyadari bahwa sebagaimana Allah telah berjanji untuk mengambil alih pemerintahan di dalam tangan-Nya sendiri, adalah kewajiban-Nya untuk memenuhi janji-Nya. Maka semua kebingungan dan keraguan yang mereka miliki atas beberapa segi dari pekerjaan itu, yang menimbulkan keragu-raguan dan celaan-celaan yang tidak masuk akal, akan segera berakhir.
Jawab :
Lagi pula, mereka juga akan mengetahui bahwa pada setiap benda-benda alam terlihat, semua “pekerjaan di Gunung Karmel adalah dibawah pimpinan Tuhan”, sehingga tidak akan ada bentuk keragu-raguan timbul dalam pikiran mereka.
Lebih jauh, mengingat kepada kenyataan bahwa pekerjaan di Gunung Karmel adalah bertentangan dengan semua rencana manusia, maka pernyataan berikut membuktikan bahwa pekerjaan yang ada disini adalah dipimpin oleh Tuhan Sendiri : “Para pengerja akan heran melihat alat-alat sederhana yang Ia akan gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan itu dan menyempurnakan pekerjaan pembenaran-Nya.”
Roh Nubuat mengatakan, “Hanya sedikit orang yang berpikir secara teliti dan logis”. Betapa banyak orang yang hidup di dunia pada zaman ini gagal menimba pengetahuan cukup dalam. Mereka hanya mengupas permukaannya saja. Mereka tidak memikirkan dengan cukup teliti agar mereka dapat melihat kesukaran-kesukaran dan persoalan yang mereka hadapi, dan tidak mau menguji setiap pokok penting yang timbul di hadapan mereka secara bijaksana, mempelajarinya dengan berdoa, dan memberikan perhatian yang cukup supaya mereka dapat mengetahui pokok yang sesungguhnya dari masalah itu. Mereka mempersoalkan segala perkara yang mereka tidak ketahui dan tidak mempertimbangkannya secara hati-hati.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 27;
“Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 361.
“Janganlah kamu dipengaruhi oleh penampilan secara luar, akan tetapi jauhkanlah semuanya itu sedapat mungkin. Kewajibanmu adalah untuk memajukan pekerjaan itu sebagaimana yang telah dikatakan oleh Tuhan bahwa ia itu harus dilaksanakan.” — “Testimonies for the Church”,
Apakah Jawaban Dari Pendeta Yang
Malang Itu?
Pertanyaan No. 160 :
Karena hati kami merasa susah dengan banyaknya tuduhan terhadap Saudara Houteff, dan karena kami tidak mengetahui kebenaran yang tepat dari semua tuduhan ini, maka dengan hormat kami meminta kepada Symbolic Code supaya memberitahukan kepada kami duduk perkara yang sebenarnya, sehingga dengan bijaksana dan benar, serta dengan rendah hati dan takut pada Tuhan, kami dapat memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya kepada kami tentang alasan pengharapan yang ada dalam kita. Salah satu dari antara dosa-dosa yang terbesar yang dituduhkan kepada Saudara Houteff adalah bahwa dia mempunyai dua isteri, isteri yang pertama telah meninggalkannya karena ia tidak mempedulikan Kebenaran Masa Kini, dan isterinya yang kedua adalah terlalu muda baginya. Apakah semuanya ini benar demikian?
Jawab :
Setan tidak pernah mengatakan kebenaran; dengan demikian ia telah menggunakan wakilwakilnya untuk menyebarkan banyak laporan palsu seperti laporan yang ditujukan kepada Saudara Houteff; ia adalah seorang bujangan, ketika delapanbelas tahun yang lalu ia datang berhubungan dengan pekabaran Masehi Advent Hari Ketujuh, dan yang pada tahun-tahun itu ia tidak mungkin menceraikan atau mengawini perempuan manapun kecuali perempuan
538SERI SYMBOLIC CODE
sekarang yang hidup bersama dia.
Mengenai masalah umur, Alkitab menjelas adanya perbedaan umur yang banyak dari : Abraham, bapa orang-orang beriman, dikatakan bahwa ia telah mengambil seorang isteri yang jauh lebih muda daripadanya, karena pada waktu kedua kalinya ia kawin, tentunya ia sudah berumur lebih dari seratus empatpuluh tahun, sebab ia sudah berusia seratus tahun sewaktu Ishak dilahirkan (Kejadian 21 : 5), dan Ishak sudah berusia empatpuluh tahun ketika ia mengambil Ribka menjadi isterinya (Kejadian 25 : 20), dan pada waktu itu Sarah, isteri Abraham yang pertama masih hidup (Kejadian 24 : 67) dan Ketura, isterinya yang kedua pasti masih berusia di bawah empatpuluh tahun, sebab perempuan itu telah melahirkan baginya enam orang anak laki-laki (Kejadian 25 : 1, 2), yang membuktikan adanya perbedaan umur seratus tahun di antara Abraham dengan isterinya yang kedua.
7
Sekali lagi, Tuhan memilih seseorang dari garis keturunan-Nya, yakni Boaz (orang Yahudi) dan orangnya sudah tua, dengan Ruth (perempuan Moab), seorang wanita yang masih muda (Ruth 3 : 10) — perkawinan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh pengeritikpengeritik Saudara Houteff.
Selain itu, ada Esther, seorang gadis Yahudi, yang menurut peraturan orang Yahudi dilarang kawin dengan orang yang diluar bangsanya sendiri, namun ia telah diberkati dengan daya tarik, sehingga raja Medo-Persia yang sudah tua itu berkenan kepadanya, dan dengan cara demikian ia melindungi bangsanya.
Ada lagi. Yusuf mengawini puteri imam penyembah berhala dari Mesir, dan Musa mengambil isteri dari perempuan Ethiopia.
Demikianlah dapat kita lihat dari keterangan perkawinan-perkawinan yang dijelaskan di atas bahwa tidak ada peraturan yang dapat ditetapkan untuk mengurus masalah setiap pribadi. Lagi pula, seandainya kita hidup pada zaman perkawinan orang-orang yang disebutkan di atas lalu menghakimi mereka dengan ukuran penghakiman kita sendiri, maka kita sudah terpisah dari Abraham, yang melindungi orang-orang benar di pangkuannya dari siksa api neraka (Lukas 16 : 23 – 25); terpisah dari Yusuf yang menyayangi hidup orang-orang yang dahulu; terpisah dari Musa, yang tangannya menyelamatkan nyawa anak-anak sulung di Mesir atau yang membinasakannya; dan terpisah dari semua orang Israel yang merdeka dari perhambaan bangsa Mesir; terpisah dari Esther, oleh perbuatan kita sebagai orang-orang Yahudi, akan binasa di tangan Haman orang jahat itu; dan terpisah dari Kristus, yang adalah satu-satunya hidup kita.
Perkawinan Saudara Houteff menurut adat kebiasaan sekarang jauh lebih disetujui daripada perkawinan orang-orang yang disebutkan di atas pada zaman mereka. Masalah Abraham sendiri cukup memuaskan bagi mereka yang dapat meyakini kebenaran. Selain itu, karena Allah sudah mengetahui sebelumnya apa yang akan dilakukan oleh Saudara Houteff, maka apakah perkawinannya itu membuat celaan atas pekabaran yang menyucikan itu, sehingga dengan cara itu menyebabkan seseorang kehilangan hidup kekal, kehilangan Allah, sebab kehidupan seseorang, dan untuk kehormatan Milik-Nya, sehingga Ia tidak mau mempercayakan kebenaran-Nya itu kepada Saudara Houteff.
Lebih jauh lagi, karena Allah terus mengungkapkan kebenaran itu melalui Saudara Houteff, sejak pernikahannya maka tidak ada alasan bagi siapapun untuk ragu bahwa Allah bukan hanya menyetujui perkawinannya, tetapi juga telah menuntun dia untuk mengambil langkah ini.
Ada beberapa alasan bahwa orang-orang pada zaman kuno dulu lebih lama hidup daripada orang-orang yang sekarang, dan itulah sebabnya, perbedaan umur yang banyak antara suami dan isteri pada waktu itu diijinkan! Akan tetapi, alasan sedemikian tidak logis, karena walaupun laki-laki hidup lebih lama pada zaman itu daripada
539SERI SYMBOLIC CODE
sekarang, namun perempuan juga hidup lebih lama pada zaman dahulu daripada waktu sekarang.
Mereka yang percaya dalam Kebenaran Masa Kini, namun masih terus berusaha untuk mencaricari salah atas perkawinan Saudara Houteff, membuktikan kepada kita satu atau dua hal : mereka adalah orang-orang yang berpikiran dangkal, atau orang-orang yang tidak mempunyai iman dalam apa yang mereka percayai, karena pekabaran itu mengajarkan bahwa kita, sebagai satu bagian dari mereka yang 144.000 itu dan tidak akan pernah mati. Oleh karena itu, jika Allah pernah mempunyai alasan untuk menyetujui perkawinan yang melibatkan perbedaan usia yang banyak maka tentunya sekarang Ia pun pasti menyetujuinya.
Persoalan itu bukan terletak dalam perkawinan Saudara Houteff, tetapi terletak pada orang-orang yang menghakimi Saudara Houteff dengan ukuran penghakiman mereka sendiri. Seandainya Saudara Houteff kawin karena alasan yang sama, maka tentu saja ia dapat mengambil seorang isteri dari berbagai usia, dan hal itu tidak akan membuat perbedaan besar kepadanya. Tetapi tampaknya para pencela Saudara Houteff sama sekali lupa bahwa ia mempunyai pekerjaan besar, dan bahwa ia tidak hanya memerlukan seorang isteri yang mampu mengurus rumah tangga, tetapi memerlukan isteri yang dapat membantu dia dalam pekerjaannya. Oleh sebab itu, seorang wanita yang sudah berumur, atau seorang wanita yang tidak mempunyai pengalaman dalam pekerjaan itu, akan menjadi rintangan kepadanya gantinya menjadi penolong. Oleh karena itu, Allah telah menyediakan baginya seorang “penolong” yang benar-benar dapat membantunya, karena ia tidak dapat berhasil untuk mengerjakan pekerjaan itu sementara ia masih bujangan.
Kita sudah melihat bahwa dalam kebanyakan hal, pokok persoalan itu terletak pada orang yang mengaku rekan-rekan dalam kebenaran, tetapi mereka sendiri tidak berjalan dalam terang sebelum pekabaran pemeteraian itu menemukan mereka, dan tidak melakukannya demikian saat ini, dan juga terletak pada orang yang secara terang-terangan sedang berusaha untuk membuat kebenaran itu menjadi tidak bermanfaat. Sementara orang-orang ini mengaku percaya, namun mereka juga telah menentang setiap langkah maju yang ditunjukkan oleh pekabaran itu, sedangkan orang-orang lain di satu pihak, telah menceraikan isteri mereka dan kawin lagi, dan pada pihak lain, telah mengajukan keberatan terhadap perkawinan Saudara Houteff, atau merasa terluka karena ia tidak mengikut sertakan nasehat-nasehat mereka ke dalam masalah perkawinannya (Houteff)! Ada lagi orang-orang lain yang telah kawin bertentangan dengan kebenaran, yang mana fakta membuktikan, bahwa melalui dosa-dosa mereka, mereka telah menjadi buta, sehingga karena mereka dengan penuh semangat mencatat kesalahan orang-orang yang menyampaikan “firman-firman hidup” kepada mereka, maka daripada mengadakan pembaharuan, sebaliknya mereka hanya turun ke dalam kegelapan yang lebih pekat. Hal itu adalah cara Setan yang paling efektif, karena dengan melakukan demikian, ia dapat menawan mereka dalam dosa-dosa mereka, jauh dari kawanan domba yang mengikuti suara Gembala yang baik itu.
Masalah yang paling besar pada orang-orang MAHK adalah sebab mereka dibaptiskan dalam nama organisasi gereja gantinya dibaptiskan dalam nama Trinitas. Akibatnya, jika mereka melihat bahwa gereja sedang melakukan sesuatu, yang tidak berkenan di hati mereka, mereka pun menarik nama-nama mereka dari keanggotaan sidang, meninggalkan kebenaran, dan dengan demikian berpaling dari kehidupan kekal lalu menghadapi kematian yang kekal! Sekalipun, jika Kristus memanggil mereka supaya mereka mengikuti Dia, namun sidang tidak mau mendengar suara-Nya, mereka pun berpaling menentang Dia lalu mengikuti gereja!
Saudara-saudaraku, berikanlah keputusanmu terhadap jasa-jasa baik pekabaran itu sendiri, bukan terhadap perbuatan baik atau perbuatan
540SERI SYMBOLIC CODE
buruk Saudara Houteff. Allah tidak mengutus siapapun dari antara kamu untuk mengadakan keputusan terhadap perkawinan Saudara Houteff. Dan Allah juga tidak ada memberi perintah kepada siapapun dari antara kamu untuk menempatkan ukuran kamu sendiri ke dalam masalah perkawinan Saudara Houteff. Siapa yang tahu celaan apa yang Allah sedang uji bagimu, kamu adalah seperti Petrus, yang mengira bahwa kamu berdiri dengan pekabaran itu tanpa memperhatikan apa yang akan datang; tetapi sekarang siapakah yang menunjukkan hubunganmu yang sebenarnya dengan masalah itu?
Kami percaya bahwa kamu tidak lagi akan mengijinkan penipu ulung itu — yaitu Setan — untuk mengacaukan pikiran kamu dan dengan demikian menyebabkan, kamu menuduh kami 8 secara keliru, atau meragukan apa yang diterbitkan dari kantor ini. Nasehat Allah kepada kamu ialah: “Dengarkanlah olehmu akan tongkat itu, dan Dia yang telah menetapkannya.” (Mikha 6 : 9.)
“Bangkitlah, dan bercahayalah : “sebelum datang hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu … supaya Aku tidak datang dan memalu bumi dengan suatu kutuk”, “karena terang itu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atas kamu. Sebab, sesungguhnya kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa : tetapi Tuhan akan bangkit bagimu, dan kemuliaan-Nya akan terlihat atas kamu.” (Yesaya 60 : 1, 2; Maleakhi
“Lihatlah di atas gunung-gunung kaki Dia yang membawa kabar-kabar baik; yang memberitakankan (publisheth) perdamaian! Rayakanlah pesta-pesta perayaanmu, hai Yehuda, bayarkanlah nazarmu : sebab orang jahat tidak akan ada lagi bersama kamu; karena semuanya sudah ditumpas.” (Nahum 1 : 15.)
“Iblis telah menuntut kamu sehingga ia menampi kamu seperti gandum : tetapi Aku telah berdoa untuk kamu, supaya imanmu jangan jatuh; dan apabila kamu sudah bertobat, kuatkanlah saudara-saudaramu.” (Lukas 22 : 31, 32.)
Oleh sebab itu, janganlah kamu didapati berpihak kepada orang-orang yang menentang mengokohkan perahu itu, atau kepada orang yang mengatakan : “engkau terlalu bersungguhsungguh, engkau tidak menginterpretasi Alkitab itu dengan cara yang sepatutnya. Marilah ku beritahukan kepadamu bagaimana mengajarkan pekabaranmu itu.” — “Testimonies to Ministers”,
Palingkanlah matamu dari Saudara Houteff dan pandanglah kepada Yesus melalui pekabaran yang Ia kirimkan. Siapa saja yang meragukan pekabaran itu karena melihat perkawinan Saudara Houteff, tidak hanya akan menunjukkan kelemahannya yang besar, tetapi ia sedang mengikuti Saudara Houteff gantinya mengikuti pekabaran itu. Seterusnya kamu tidak lagi gelisah mengenai apa yang dilakukan oleh Saudara Houteff, tetapi seharusnya kamu lebih memberi perhatian kepada apa yang dilakukan oleh para nabi Alkitab yang dahulu. Jadilah seorang siswa dari pekabaran itu, gantinya menjadi siswa dari utusan itu sebagaimana kamu adalah seorang siswa dari Alkitab, gantinya siswa dari para nabi. Hanya inilah jalan keselamatanmu untuk menghadapi kekecewaan yang pahit hingga kesudahan.
Siapakah Wali atau Orang Tua Dari Anak-
Anak Gunung Karmel?
Pertanyaan No. 161:
“Apakah benar bahwa murid-murid yang memasuki sekolah Gunung Karmel tidak diijinkan pulang walaupun orang-orang tua mereka menginginkan mereka pulang? Saya mendengar bahwa keinginan dan permintaan orang-orang tua dalam beberapa hal, telah diabaikan, dan saya tidak dapat memahami mengapa Gunung Karmel mempunyai begitu banyak urusan perihal anakanak kami, dan mengapa keinginan orang-orang tua tidak dipedulikan? Maukah saudara menolong
541SERI SYMBOLIC CODE
saya untuk menjelaskan hal ini?”
Jawab :
Walaupun tidak benar bahwa kami menahan para pelajar disini dan tidak mengijinkan mereka pulang yang mana hal itu bertentangan dengan keinginan orang tua, namun ternyata kami dituntut bukan hanya melakukan pengawasan yang sangat teliti atas mereka sementara mereka tinggal disini, tetapi juga memikul setiap tanggung jawab mengenai keadaan mereka di sekolah ini. Dan kami berharap supaya orang-orang tua jangan memaksa kami menjadi takut kepada kepercayaan kami. Selain itu, pengawasan yang tertinggi harus dipertahankan kepada murid-murid yang tinggal disini, juga kami harus terapkan kepada semua murid Kebenaran Masa Kini yang berusia muda. Orang-orang tua harus memahami bahwa Gunung Karmel, sebagai ibu rohani, mestinya memikul bukan hanya tanggung jawab terhadap semua anak-anaknya, tetapi juga memberikan latihan tata tertib yang sangat jauh berbeda daripada yang mereka terima di rumah orang tua mereka maupun dalam sekolah-sekolah lain. Jika ini bukan persoalannya, maka Gunung Karmel tidak akan memiliki apapun yang terbaik bagi orang muda daripada yang dapat mereka terima di sekolah lain. Ini bukanlah masalahnya, sehingga Gunung Karmel membuat sesuatu yang tidak lebih baik daripada yang dapat mereka peroleh dari sekolah lain. Dan jika para orang tua tidak mengharapkan supaya Gunung Karmel memikul tanggung jawab ini dan memberikan kepada anak-anak mereka pendidikan yang lebih tinggi daripada yang mereka terima di rumah atau pun di sekolah-sekolah lain, lalu mengapa mereka harus mengirimkan anak-anak mereka ke sini? Lagi pula, jika Gunung Karmel yang diharapkan dan yang cocok dilihat Surga sebagai yang pantas untuk memberikan pengetahuan dan akal budi, maka mestinyakah ia sendiri, harus diajar dan diatur oleh orang tua duniawi mereka sebagai gantinya sebagai anak-anak Gunung Karmel, bukankah Gunung Karmel sendiri seharusnya mengawasi anak-anaknya? Atau apakah orang tua duniawi yang masih tertidur dan tidak mengetahui apa yang mereka percayai itu yang mengawasinya!
Peraturan-peraturan sekolah tidak memberi ijin dengan sembarangan kepada murid-murid yang tinggal disini, atau dengan alasan yang dicari-cari untuk pergi pulang ke tempat lain, tetapi mereka terlebih dahulu ditanyakan tentang urusan mereka yang pasti, sebelum setiap murid dilepaskan di bawah pengawasan kami.
Jika dunia, yang berada di bawah kekuasaan Setan ada di dalam filsafat moralnya (moral filosofi), begitu cemburu hanya untuk mmasa depan yang sementara tidak hanya mengenai anak cucunya, tetapi juga mengenai anak cucu kita, karena mereka tegas memaksa semua anakanak berusia sekolah menerima pengajaran kirakira sembilan bulan setiap tahun, maka haruskah seseorang mengharapkan kurang dari kita yang akan memulihkan kekuasaan yang mula-mula, yakni pemerintahan agama dibawah pimpinan Allah? Janganlah kita, sebagai penganut-penganut Kebenaran Masa Kini yang membawakan “firman-firman hidup” itu ke seluruh dunia, menjadi lebih banyak cemburu untuk yang abadi seperti halnya untuk masa depan yang sementara mengenai anak-anaknya daripada irihati dunia mengenai anak-anaknya? Gunung Karmel melalui perintah Ilahi, memikul semua tanggung jawab untuk keselamatan anak-anak, dan tidak hanya menghendaki supaya semua anak-anak berusia sekolah belajar pada sekolah nabi-nabi selama masa sekolah tetap yang disebutkan di atas, tetapi juga sebagai seorang ibu dari tujuan yang lebih tinggi, supaya bertanggung jawab kepada mereka belajar selama liburan musim panas.
Akan tetapi, hingga kini Gunung Karmel belum diorganisir sebagaimana mestinya untuk mengurusi semua orang, baik orang tua maupun orang muda, tetapi rencananya telah digambarkan disini, dan ia akan melakukan segala yang dapat dilakukan untuk menyusun barisan semua penganut Kebenaran Masa Kini sesuai dengan rencana Tuhan, sehingga orang-orang yang tidak mau melihat dengan sepenuh hati kebutuhan
542SERI SYMBOLIC CODE
mereka yang mendesak untuk bersatu dengan barisan itu, bukan hanya akan terpisah dalam arti rohani, tetapi juga akan terpisah dari barisan kerajaan itu.
Maka tidakkah saudara-saudara mau memuji Allah, karena Ia “mengambil alih semua 9 pemerintahan dalam tangan-Nya Sendiri”? Tidak maukah saudara menyanyikan : “Betapa indah kaki dia yang membawa kabar-kabar baik di atas gunung-gunung, yang memberitakan (publisheth) perdamaian; yang membawa kabar-kabar baik, yang memberitahukan berita keselamatan; yang berkata kepada Sion, Allahmu memerintah! Pengawal-pengawalmu mengangkat suara; dengan suara yang serentak mereka akan bersorak-sorak; karena mereka akan sepaham, apabila Tuhan akan membawa pulang ke Sion.”
Kita ditugaskan untuk “Kumpulkanlah orang banyak itu, sucikanlah jemaat; himpunkanlah segala tua-tua, kumpulkanlah anak-anak, dan juga bayi-bayi”; dan “untuk membalikkan hati bapabapa kepada anak-anak, dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya.” (Yoel 2 : 16; Maleakhi 4 : 6.)
Allah menganggap orang-orang yang gagal mematuhi persyaratan-Nya, adalah orang-orang yang ingkar dan tidak setia kepada Kristus, Guru Besar itu, dan kepada rencana-Nya. Orang-orang tua perlu memahami bahwa anak-anak yang dipercayakan Allah kepada mereka adalah milik Allah Sendiri bukan milik mereka. Jika mereka gagal menanggapi permohonan-Nya yang sungguh-sungguh, jawaban apakah yang akan mereka berikan apabila Ia menanyakan mereka, “Dimanakah kawanan Domba yang diberikan kepadamu, yakni kawanan dombamu yang indah itu? Apakah yang akan kamu jawab apabila didatangkan-Nya pembalasan? Sebab kamu telah mengajar mereka menjadi pemimpin, dan sebagai penguasa atas kamu; bukankah kesedihan yang menimpa engkau, seperti perempuan yang melahirkan? (Yeremia 13 : 20, 21.)
Maka dengan sendirinya, apabila orang-orang tua telah memberikan anak-anak mereka dalam pengawasan kami disini, dengan demikian membuat kami bertanggung jawab untuk “kawanan domba” mereka, namun, dengan tibatiba dengan kekuatan dari satu pihak atau hasutan yang tidak beralasan mengambil mereka dari Sekolah, sebelum masa sekolah berakhir, maka dengan tegas kami akan menolak keputusan mereka, dan menjalankan hak kami untuk menahan mereka di sekolah ini.
Keadaan seperti itu tidak mungkin ada jika bukan hasutan orang banyak bahkan oleh hasutan para penganut Kebenaran Masa Kini, namun mereka kurang memahami sifat dan tujuan pendidikan Kristen. “Banyak orang yang menyangka bahwa mereka sedang berjalan menuju surga, adalah orang-orang yang matanya tertutup oleh dunia. Pendapat-pendapat mereka tentang pendidikan dan tata tertib agama adalah dalam keadaan samar-samar, dan didasarkan atas kemungkinan-kemungkinan.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 311.
“Pendidikan dan latihan kaum muda adalah suatu pekerjaan penting dan khidmat. Tujuan yang pasti haruslah menjadi perkembangan tabiat yang baik, supaya setiap orang benar-benar cocok untuk mengakhiri kewajiban hidup masa sekarang, lalu memasuki kewajiban-kewajiban hidup yang akan datang, yakni kehidupan kekal.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 418.
Tujuan pendidikan yang benar adalah untuk melayakkan laki-laki dan perempuan menjadi pantas bagi tugas pelayanan, dengan mengembangkan serta menjalankan semua kemampuan mereka.” — “Councels to Teacher”,
“Untuk membawa manusia kembali ke dalam keselarasan dengan Allah, untuk mengangkat dan meninggikan tabiatnya agar ia dapat kembali memantulkan gambar Sang Pencipta, adalah tujuan utama dari semua pendidikan dan tata tertib kehidupan.” — “Councel to Teacher”, hal. 49.
543SERI SYMBOLIC CODE
“Sistem pendidikan yang diselenggarakan di Eden berpusat pada keluarga.” Selain itu, pendidikan yang berpusat pada keluarga adalah juga yang diselenggarakan pada zaman bapabapa.” — “Education”, hal. 33.
Dari pernyataan-pernyataan singkat ini, kita dapat mengetahui bahwa pendidikan yang benar adalah untuk membuat setiap orang menjadi sempurna dalam Kristus, dan bahwa dalam rencana Allah yang semula bagi pendidikan anakanak-Nya, keluarga itu haruslah menjadi sebuah sekolah; juga bahwa “Inilah metode pendidikan yang Allah inginkan untuk diterapkan di Israel. Tetapi pada waktu mereka dibawa keluar dari tanah Mesir ada sedikit yang dipersiapkan dari antara orang-orang Israel yang menjadi pengerja bersama-sama dengan Dia dalam mendidik anakanak mereka. Orang-orang tua sendiri perlu mendapat pendidikan dan tata tertib. Karena mereka telah menjadi korban-korban perbudakan yang begitu lama, maka mereka menjadi bodoh, tidak terdidik, dan menjadi hina. Mereka hanya mempunyai sedikit pengetahuan akan Allah, dan mempunyai sedikit iman kepada-Nya. Mereka menjadi bingung oleh ajaran-ajaran yang tidak benar, dan menjadi bobrok karena hubungan mereka yang begitu lama dengan kekafiran.” — Idem, hal. 34.
Begitu jugalah dengan keadaan kita sekarang. Dalam kenyataannya, “Malaikat itu berkata, kamu telah melakukan yang jauh lebih buruk daripada mereka” (“Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 129), dengan hasilnya bahwa para orangtua sekarang, memerlukan pengarahan dan disiplin yang lebih banyak daripada anak-anak. Oleh sebab itu, dalam rencana Allah pendidikan di dalam rumah tangga adalah sebuah sekolah yang ideal, dan dengan demikian, cocoknya menjadi “tempat bagi anak-anak yang manis” itu, namun, melalui pengalaman maupun melalui firman Allah telah mengungkapkan bahwa kita telah mengikuti langkah orang-orang Israel kuno dengan melakukan yang bahkan lebih buruk daripada yang mereka lakukan untuk merusak melalui teladan perbuatan kita di keluarga sebagai sebuah sekolah yang ideal.
Demikianlah “untuk sebahagian besar anakanak yang akan memperoleh pendidikan dalam sekolah-sekolah kita, akan menunjukkan jauh lebih banyak kemajuan jika terpisah dari pusat keluarga dimana mereka memperoleh pendidikan yang salah. Mungkin perlu bagi sebahagian keluarga mencari tempat tinggal bagi anak-anak mereka untuk menghemat biaya, tetapi dalam banyak hal ia itu akan menjadi suatu gangguan gantinya berkat kepada anak-anak mereka”. “Dengan selalu memanjakan dan tidak pernah dididik untuk menurut, akan menjadi satu rintangan besar bagi kemajuan anak-anak untuk berdikari dari orangorang tua yang kurang bijaksana, dan menempatkan mereka dibawah peraturan ketat dan pelatihan seperti serdadu-serdadu dalam pasukan tentara. Jika sesuatu tidak dilakukan bagi anak-anak yang dilalaikan oleh orang-orang tua yang tidak setia ini, maka mereka tidak akan pernah diterima oleh Yesus : Jika pengawasan ketat tidak dilakukan untuk menanggulangi mereka, maka mereka tidak berguna dalam hidup ini, dan tidak akan memiliki bagian dalam kehidupan yang akan datang.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 313; “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 429.
Oleh karena itu, adalah lebih penting sekarang daripada sebelumnya agar para orang tua dari Kebenaran Masa Kini menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah Gunung Karmel, yang telah disediakan Allah bagi mereka, jika mereka ingin untuk melihat anak-anak mereka selamat.
Roh Nubuat mengatakan : “Pelajar-pelajar perlu ditempatkan dibawah keadaan-keadaan yang sangat menguntungkan untuk menetralkan banyak
10 pendidikan yang telah mereka terima (“Life Sketches”, hal. 352), karena mereka “sedikit mempunyai pokok-pokok ajaran agama yang perlu sekali… Anak-anak sangat membutuhkan pendidikan yang pantas, supaya mereka dapat menjadi orang-orang berguna dalam dunia … Tanpa pengetahuan ini manusia pasti akan kehilangan hidup kekal … Tuhan memanggil kaum
544SERI SYMBOLIC CODE
muda untuk belajar di sekolah-sekolah kita, sehingga secepatnya dapat membuat diri mereka sendiri layak bekerja dengan aktif. Waktu adalah sangat singkat.” — “Councels to Teachers”, hal.
“Waktunya sangat singkat, maka apa yang saudara kerjakan haruslah dikerjakan dengan segera. Berusahalah untuk menebus waktu. Janganlah mencari kesenangan diri sendiri. Selamatkan dirimu!” “Jam-jam masa kasihan segera akan berlalu. Kita tidak mempunyai waktu — sesaatpun — untuk dilalaikan. Janganlah kita didapati tertidur pada tempat penjagaan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 200; Jilid 8,
“Mengenai rencana bagi pendidikan anak-anak mereka diluar rumah, para orang tua harus menyadari bahwa tidak aman lagi untuk menyekolahkan mereka di sekolah-sekolah umum, dan mereka harus berusaha untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah-sekolah dimana mereka dapat memperoleh pendidikan yang didasarkan atas landasan-landasan Alkitab. Kepada setiap orangtua Kristen terletak kewajiban yang hikmat untuk memberikan kepada anak-anak mereka pendidikan yang akan menuntun mereka untuk memperoleh pengetahuan akan Tuhan, dan untuk menjadi orang-orang yang turut ambil bagian dalam tabiat Ilahi melalui penurutan kepada kehendak dan jalan Allah.”— “Councels to Teachers”, hal. 205.
“Anak-anak kita harus dilepaskan dari pengaruh-pengaruh jahat yang timbul dalam sekolah-sekolah umum, dan menempatkan mereka dimana guru-guru yang sepenuhnya sudah bertobat dapat mendidik mereka dalam pelajaran Kitab Suci. Dengan demikian semua pelajar akan diajar untuk menjadikan Firman Allah sebagai peraturan utama kehidupan mereka.” — “Councels to Teachers”, hal. 204.
“Dalam mengirim anak-anak ke sekolah umum, para orangtua sedang menempatkan mereka di bawah pengaruh-pengaruh yang memerosotkan akhlak — pengaruh-pengaruh yang merugikan kepada akhlak dan perilaku. Dengan dikelilingi pengaruh yang sedemikian, anak-anak sering menerima ajaran yang melatih mereka untuk menjadi musuh Kristus. Mereka kehilangan pandangan akan kesalehan dan kebajikan.
“Banyak sekolah-sekolah umum diracuni oleh pengaruh anak laki-laki dan anak perempuan yang pakar berbuat dosa. Dan anak-anak yang dibiarkan untuk bermain di jalanan juga akan mendapat latihan yang tidak terpikirkan oleh orangtua akan dituntun untuk melakukan keserampangan dan melakukan pelanggaran hukum.” — “Councels to Teachers”, hal. 200
“Para orangtua janganlah mengabaikan kewajiban demi kebaikan anak-anak mereka. Mereka harus mendidik anak-anak mereka supaya anak-anak itu dapat menjadi berkat kepada masyarakat yang sekarang, dan dapat memperoleh upah hidup kekal yang akan datang.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 429.
Kepada bapa-bapa dan ibu-ibu janganlah gagal menyadari kebutuhan penting ini, Allah telah meletakkan ke atas mereka “tanggung jawab untuk memberikan pendidikan Kristen kepada anak-anak yang dipercayakan kepada mereka. Sama sekali janganlah mereka membiarkan setiap urusan yang lain untuk menyerap pikiran, waktu, dan talenta, supaya anak-anak mereka jangan menyimpang hingga mereka terpisah jauh dari Allah. Janganlah anak-anak mereka dibiarkan lepas dari genggaman mereka dan jatuh ke tangan orang-orang tak beriman … Mereka wajib mendidik anak-anak mereka untuk menjadi pengerja-pengerja bersama Allah.
“Ada pekerjaan penting untuk dilakukan bagi anak-anak. Sebelum bencana banjir melanda semua penduduk bumi, Tuhan memanggil mereka yang benar-benar orang Israel untuk melayani Dia. Kumpulkanlah anak-anakmu ke dalam rumahmu sendiri; kumpulkanlah mereka dari orang-orang yang sedang menyuarakan suara-suara Setan, yakni orang-orang yang tidak mematuhi
545SERI SYMBOLIC CODE
perintah-perintah Allah.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 545.
“Pengalaman-pengalaman bani Israel dituliskan untuk menjadi pelajaran bagi orang-orang yang hidup pada akhir zaman. Sebelum bencana banjir melanda semua penduduk dunia, Tuhan memanggil semua orang yang benar-benar anak-anak Israel supaya bersiap-siap menghadapi peristiwa itu. Kepada para orangtua Ia mengirimkan seruan amaran, Kumpulkanlah anakanakmu ke dalam rumahmu sendiri; kumpulkanlah mereka supaya menjauhi orang-orang yang tidak mempedulikan perintah-perintah Allah, yang mengajarkan dan melakukan kejahatan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 195.
“Jika Allah, dalam pemeliharaan-Nya, telah mendirikan suatu sekolah di antara umat kita sendiri (di Gunung Karmel), dan jika di tempat itu (anak-anak) saudara perlu disekolahkan dimana (mereka) akan berada di antara perkumpulan dan dibawah pengaruh orang-orang yang cinta kebenaran, namun saudara menyekolahkan (mereka) di (sekolah duniawi), yang tidak menghormati Allah dan tidak menghormati hukum-hukum-Nya, saya ingin bertanya kepada saudara, bagaimanakah saudara mengharapkan agar Tuhan mau bekerja untuk membendung pengaruh-pengaruh jahat di sekeliling (mereka), yang telah saudara pilih dengan sukarela? Maukah Ia menugaskan malaikat-malaikat-Nya untuk melakukan pekerjaan yang telah Ia percayakan kepada saudara untuk saudara kerjakan? Allah tidak bekerja dengan cara yang demikian; Ia mengharapkan kepada kita agar kita mengikuti terang yang Ia telah berikan di dalam firman-Nya.
“Pada waktu Allah hendak membunuh anakanak sulung dari bangsa Mesir, Israel diperintahkan untuk mengumpulkan anak-anak mereka dari antara orang-orang Mesir ke dalam rumah-rumah mereka sendiri, dan memerintahkan supaya mereka memercikkan darah di atas ambang pintu rumah-rumah mereka, sehingga malaikat pembinasa dapat melihatnya, lalu berjalan melewati rumah-rumah mereka. Adalah tugas para orangtua untuk mengumpulkan anak-anak mereka. Ini adalah tugas saudara, ini adalah tugas saya, dan tugas setiap ibu yang percaya akan kebenaran. Malaikat akan membubuhkan tanda ke atas dahi semua orang yang memisahkan diri dari dosa dan orang-orang berdosa, lalu malaikat pembinasa akan menyusul untuk membantai semua orang baik orang tua maupun orang muda.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 505.
Oh, sebelum terlambat untuk selama-lamanya, semoga Roh Allah, dengan kuat kuasa, memasukkan kenyataan-kenyataan yang sangat menakutkan ini ke dalam hati orangtua, agar mereka dapat segera bangkit dari keadaan mereka yang sudah lama terbius, lalu berjuang bagi kehidupan anak-anak mereka, lalu menempatkan anak-anak mereka dimana Allah dapat menyelamatkan mereka!
11
SEJAUH MANAKAH SYMBOLIC
CODE ITU DAPAT DIPERCAYAI?
Pertanyaan No. 162 :
“Dapatkah kami, menerima ajaran-ajaran Symbolic Code itu tanpa adanya keragu-raguan, atau dapatkah kami menerima ajaran yang hanya kami kira cocok untuk diterima? Banyak pembicaraan supaya perubahan-perubahan tegas dibuat pada bahan yang disampaikan. Secara pribadi, saya mau meninjau tulisan-tulisan Tongkat Gembala itu sama seperti yang saya lakukan terhadap tulisantulisan Sister White.
Jawab :
Bagian pertama dari pertanyaan ini telah dijawab pada bagian belakang dalam Symbolic Code itu sendiri, dalam paragraf kedua.
Satu-satunya perubahan yang pernah dibuat pada bahan yang disampaikan kepada Symbolic Code, adalah berkenaan dengan peraturanperaturan bahasa — tata bahasa dan kaidah berpikir — tetapi bukan berkenaan dengan doktrin.
546SERI SYMBOLIC CODE
Bahan-bahan lain yang disampaikan, ialah, demi untuk kemajuan kita dan dengan pertolongan Tuhan, bacalah dengan hati-hati dan periksalah dengan cermat; dan hanya dengan sumbangansumbangan yang sedemikian selaras dengan sempurna kepada pekabaran pemeteraian; dan yang dapat membesarkan hati serta memberi manfaat kepada semua orang yang dapat membaca “Symbolic Code” itu, yang dikirimkan ke percetakan. Oleh karena itu, mereka yang hanya mempelajari sebahagian dari Symbolic Code itu, adalah sedang menarik diri mereka sendiri dari berkat dimana orang-orang lain ingin supaya memilikinya.
ADAKAH SESUATU PEMBATALAN
DALAM PENERIMAAN
“SYMBOLIC CODE” ITU?
Pertanyaan No. 163 :
“Adakah sesuatu pembatalan dalam menerima “Symbolic Code” karena orang yang bersangkutan tidak memenuhi segala persyaratan “Tongkat Gembala”?
Jawab :
Tidak seorang pun dibatalkan dari daftar nama penerima Symbolic Code kecuali ia menghendaki demikian, atau kalau kami tidak mendengar dari orang yang bersangkutan setelah sebuah surat penyelidikan, yang memastikan apakah ia membaca atau tidak Symbolic Code yang telah dikirimkan kepadanya.
KEJAHATAN-KEJAHATAN
BERLANGSUNG HINGGA AKHIR
DUNIA
ATAU HINGGA SERUAN KERAS?
Pertanyaan No. 164 :
“Kami membaca dalam “Testimonies to Ministers”, hal. 49 bahwa kejahatan-kejahatan tetap ada dalam gereja hingga pada akhir dunia. Jika hal ini benar, maka bagaimana mungkin bagi sidang dapat menjadi suci, dan bebas dari lalanglalang selama masa Seruan Keras?
Jawab :
Banyak ayat-ayat firman yang telah datang untuk menerangi yang membuktikan bahwa sidang akan menjadi suci, tanpa noda atau kerut, atau sesuatu yang sedemikian, sebelum Seruan Keras Pekabaran Malaikat yang Ketiga dibawakan. Hal ini tidak hanya diajarkan dalam Alkitab, tetapi juga di dalam tulisan-tulisan Roh Nubuat. Oleh karena itu, “Testimonies to Ministers”, hal. 49 itu harus ditafsirkan agar jangan bertentangan kepada bagian yang lain dari tulisantulisan Sister White, maupun dengan Alkitab. Maka dari itu, “akhir dunia”, tidak dapat ditafsirkan yang berarti masa sesudah kedatangan Kristus yang kedua kali atau masa permulaan dari millenium, melainkan suatu masa yang singkat yang menghantarkan akhir dunia.
Pada waktu kita akan tiba pada jam yang terakhir dari hari yang kita lalui (yakni dari jam 5 sampai ke jam 6 petang hari), maka kita menyadari kenyataan bahwa kita sedang berada pada akhir dari hari itu, sekalipun menit yang terakhir belum tiba. Maka sama halnya, sebagaimana dengan perumpamaan Kristus mengenai kebun anggur adalah kebenaran hidup ini, maka sesuai dengan persamaan tubuh jasmani, tentunya kita dapat memahami bahwa jam yang terakhir (jam 11) dari lambang hari dari sejarah kehidupan manusia sekarang adalah menjadi satu-satunya “akhir dunia” itu.
Nubuatan-nubuatan Daniel akan diungkapkan “pada akhir zaman” (Daniel 12 : 4). Namun hal itu tidak masuk akal apabila seseorang menyimpulkan bahwa nubuatan-nubuatan itu akan diungkapkan sesudah akhir dunia. Memang, semua nubuatan itu akan diungkapkan “pada akhir dunia”, apabila “malaikat-malaikat-Nya datang, lalu memisahkan orang-orang jahat dari antara orang-orang benar.” (Matius 13 : 49). Allah tidak
547SERI SYMBOLIC CODE
ada menugaskan sidang untuk menyampaikan injil melalui sebuah sidang yang tidak murni, melainkan Ia menyatakan : “Tiuplah nafiri di Sion, sucikanlah umat itu dengan berpuasa, serukanlah suatu perhimpunan yang suci : himpunkanlah umat, sucikan perhimpunan, kumpulkanlah orang-orang tua, kumpulkanlah anak-anak, dan juga bayi-bayi : biarlah pengantin laki-laki keluar dari kamarnya, dan pengantin perempuan keluar dari kamarnya.” (Yoel 2 : 15 – 17). Karena, “semua orang berdosa dari antara umat-Ku akan terbunuh oleh pedang, yakni mereka yang mengatakan, kejahatan tidak akan menimpa maupun mendatangi kami.” (Amos 9 : 10). Maka orang yang tertinggal di Sion dan yang tertinggal di Yerusalem akan disebut kudus, yakni setiap orang yang tercatat di antara segala yang hidup di Yerusalem.” (Yesaya 4 : 3).
“Sementara pemeriksaan hukum sedang berlangsung di sorga, sementara dosa-dosa orang berdosa disingkirkan dari bait suci, maka akan ada pekerjaan penyucian khusus, pembuangan dosa, di antara umat Allah di atas bumi. Pekerjaan ini disampaikan dengan lebih jelas dalam pekabaran Wahyu pasal 14.
“Pada waktu pekerjaan ini akan berakhir, pengikut-pengikut Kristus akan bersedia untuk menyambut kedatangan-Nya.” — “The Great Controversy”, hal. 425.
“Hanya mereka yang tahan berdiri dan menang atas semua pencobaan dalam kekuatan Dia Yang Maha Kuasa yang akan diijinkan untuk mengambil bagian dalam menyerukan pekabaran ini apabla ia itu berkembang menjadi Seruan Keras.” — “Review and Herald”, Nov.18, 1908.
Dengan mengenakan jubah kebenaran Kristus sidang akan memasuki peperangannya yang terakhir. ‘Indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti bala tentara dengan panji-panjinya, ia akan pergi ke seluruh dunia, untuk menaklukkan dan mengalahkannya.’ — “Prophets and Kings”, hal 725.
ADAKAH BUAH-BUAH PERTAMA
DARI ORANG-ORANG MATI,
JUGA MERUPAKAN BUAH-BUAH
PERTAMA DARI ORANG-ORANG
HIDUP?
Pertanyaan No. 165 :
“Jika Kristus adalah buah-buah pertama dari orang-orang mati, tidakkah Ia juga merupakan buah-buah pertama dari orang-orang hidup”?
12
Jawab :
Pertanyaan ini sudah dijawab dalam Traktat No. 3 berjudul “Penuaian”, dalam gambar pada halaman 44, yang mana ikatan gandum dari buahbuah pertama digambarkan dalam contoh dan contoh saingan : artinya, upacara penyerahan ikatan gandum itu sudah menggambarkan terlebih dahulu kebangkitan Kristus, yakni buah-buah pertama termasuk dengan orang-orang yang bangkit bersama Dia. Orang-orang yang bangkit ini adalah merupakan ikatan gandum rohani, yang pada permulaan penghakiman tahun 1844, sudah dipersembahkan di hadapan Bapa sebagai ikatan persembahan dari buah-buah pertama yang hidup.
DAPATKAH WAHYU 3 DISAMAKAN
DENGAN YEHESKIEL 2 DAN 3?
Pertanyan No. 166 :
“Bagaimanakah saudara dapat membuktikan bahwa Traktat nubuatan Yeheskiel ‘Selat Dardanella Dari Alkitab’, hal. 12, adalah benar yang mengatakan bahwa Wahyu 3 : 14 – 18 sama
Jawab :
Orang yang bertanya, harus memiliki pikiran yang bebas dari prasangka, dan hanya menyerap pokok dalam pertanyaan itu, dan hendaklah dengan lebih cermat dan disertai doa yang sungguh mempelajari traktat yang disebut di atas,
548SERI SYMBOLIC CODE
maka ia akan menemukan jawaban yang lebih jelas di dalamnya.
LAPORAN DARI LADANG PEKERJAAN
Sementara Cuti dari Pekerjaan
Saya telah bergabung dengan pekabaran “Tongkat Gembala” itu sejak dari permulaannya dalam tahun 1929, dan telah ikut memberi pelayanan tidak lama sesudah tahun itu, oleh sebab itu, saya telah diberi cuti selama enam minggu pada musim semi ini. Liburan ini memberi banyak keuntungan, yang terutama di antaranya adalah bahwa saya mempunyai banyak waktu untuk istirahat. Sementara saya cuti, saya dapat mengunjungi gereja-gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dan memperoleh pandangan atas penuaian pada ladang pekerjaan, yang berkaitan dengan kemajuan pekabaran yang disampaikan kepada orang-orang Laodikea, dan juga melihat perlunya pembaharuan di antara orang-orang yang mengaku umat Allah.
Saya sangat terkesan melihat semangat anggota dalam menyampaikan kepada orang-orang lain kebenaran sabat itu untuk menghadapi ancaman undang-undang hari minggu yang kini diajukan ke hadapan Kongres. Mereka juga ingin sekali mendengar setiap penjelasan Alkitab melalui pendeta. Sementara saya duduk mendengarkan khotbah, saya tidak dapat menghalangi pikiran saya terhadap pelajaran-pelajaran yang menakjubkan dimana kita yang tinggal di Gunung Karmel diberi kesempatan istimewa untuk mendengarkan, dan saya rindu agar semua orang yang mengaku umat Allah mendapat bagian dengan saya atas apa yang Ia kirimkan bagi umat- Nya pada zaman ini — yakni Kebenaran yang merupakan “mutiara tersembunyi” tetapi yang kini, pada waktu “yang tepat” telah datang dengan begitu melimpah yang disebut dalam nubuatan sebagai “keju dan madu” (Yesaya 7 : 15.)
Semua orang dalam sidang sedang memandang ke depan yakni kepada “masa kesusahan” yang akan ditimbulkan oleh undang-undang hari minggu, namun hanya sedikit yang menyadari bahwa sebelum usaha
terakhir untuk membinasakan orang-orang suci berlangsung, ada satu pekerjaan khusus dan suatu “pekerjaan penghabisan bagi sidang” itu sendiri, sebagaimana yang digambarkan dalam buku : “The Great Controversy”, hal. 425; “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 266; “Gospel Work-
Sementara saya mendengarkan kebenaran yang tak terpisahkan itu dan melihat pertentanganpertentangan dalam ceramah yang saya dengar, maka timbullah pemikiran-pemikiran berikut ini di dalam hati saya :
1. Penyucian sidang dan pekerjaan yang akan Ia selesaikan dalam penuaian yang terakhir. (“The Great Controversy”, hal. 425; “Prophets and Kings”, hal. 725; Yesaya 52 : 1; Testimonies for the Church” Jilid 5, hal. 82. dan lain-lain).
2. Arti yang sebenarnya dari pemeteraian yang direstui oleh Allah. (Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 216; Christ’s Our Righteousness, hal. 154; Testimonies to Ministers, hal. 444, 445).
3. Kesempatan istimewa yang besar yang adalah milik kita untuk menjadi anggota dari “rombongan” yang mulia dari mereka yang 144.000 itu, yaitu “buah-buah pertama” (Wahyu 14 : 4), contoh saingan dari “anak-anak sulung” yang pada malam paskah luput dari pembantaian malaikat maut.
Kemudian sementara pikiran yang baik bahwa orang-orang yang miskin dan lapar jiwanya akan kebenaran ini akan diberikan hak istimewa, sama seperti saya, untuk menjadi contoh saingan dari “anak-anak sulung”, atau “buah-buah pertama” — “anak-anak Allah” — terus bertambah banyak dan bertambah banyak, lambat laun merubah
549SERI SYMBOLIC CODE
dirinya menjadi kumpulan ternak yang menyedihkan yang dikelilingi pagar berduri untuk mencegah mereka dari padang rumput hijau. Kemudian pemikiran-pemikiran saya diarahkan kepada perintah tanda bahaya dan menakutkan yang berbunyi : “bunuhlah semua baik orang tua maupun orang muda, anak-anak dara, dan anakanak kecil, dan perempuan-perempuan, tetapi janganlah menghampiri orang yang memiliki tanda itu.” Yeheskiel 9 : 6.
Gambaran mental ini segera akan menjadi kenyataan — sehingga sebuah bala tentara besar yang terdiri dari 200 juta pendeta yang begitu gemilang yang dilambangkan oleh ilham sebagai “kuda-kuda”, yang “kepalanya sama seperti kepala singa” (Wahyu 9 : 17), kepada siapa Allah “juga akan mengangkat mereka untuk menjadi imam-imam dan orang-orang Lewi.” (Yesaya 66 : 21.)
Saya berbicara kepada diri saya sendiri, jika jiwa-jiwa yang malang ini diijinkan untuk mendengarkan nubuatan Yeheskiel pasal 4 yang menakjubkan itu di antara banyak nubuatannubuatan yang lain, dimana tidak ada pekabaran yang lain selain pekabaran “Tongkat Gembala” yang dapat menafsirkannya secara logika, maka mereka akan bangkit lalu melompat kegirangan, serta berseru, “Dulu kami buta, tetapi sekarang kami melihat”!
Semua kesempatan-kesempatan istimewa ini dan akibat-akibatnya, sesungguhnya, bahkan lebih banyak lagi, terbayang di hadapan mata saya sementara saya duduk di antara jemaat yang lapar akan kebenaran itu. Saya tidak dapat menjelaskan rasa terima kasih saya kepada Tuhan karena “Tongkat Gembala”, yang sedang mengungkapkan Alkitab itu kepada semua orang yang mau mendengarkan kepada : “Demikianlah firman Tuhan”, dan yang bersiap-siap serta rindu “untuk 13 menyambut pertolongan Tuhan untuk melawan yang kuat”. Tidakkah kita mau “bangun” dari tidur rohani kita (The Great Controversy”, hal. 311; “Testimonies to Ministers”, hal. 458), sehingga dengan demikian menunjukkan kepada semua orang bahwa “terang sudah datang”, dan kemuliaan Tuhan telah terbit atas umat-Nya
Hanya melalui pelayanan yang tekun kita dapat berharap untuk mengisi tempat yang Allah sediakan bagi setiap “orang saleh yang hidup”. Dan jika pelajaran tentang “kerajaan surga” itu dapat disamakan dengan biji sesawi yang paling kecil, yang bertumbuh menjadi sebuah pohon besar, sehingga burung-burung di udara datang untuk bertengger pada dahan-dahannya, maka tidakkah kita mau memperlengkapi diri kita sendiri dengan kuasa dari “Roh Kebenaran” (Yohanes 16 : 13), dan berada di antara sedikit orang-orang yang “luput” dari murka Anak Domba lalu “menghimpun semua saudara mereka keluar dari segala bangsa? Bukankah ini suatu pengalaman yang lebih mulia untuk dinanti-nantikan serta memperbincangkannya daripada sering “membuang-buang waktu” dengan pembicaraan yang sia-sia, yang akhirnya membuat umat Allah pergi bersembunyi gantinya pergi masuk ke dalam kemuliaan?
Tak perlu saya katakan bahwa saya senang berada kembali bersama dengan rekan-rekan sekerja saya, dan sekarang saya berada lagi di tempat tugas saya, maka saya memohon dengan sangat akan doa saudara-saudara agar supaya saya dan rekan-rekan saya, akan selalu menjalankan tugas dengan benar dan selalu setia memikul tugas pekabaran itu, “sampai kepada akhir.”
Semoga Allah dapat menolong setiap orang dari antara kita untuk memperoleh hidup ketika “kejahatan-kejahatan” datang menimpa “pada hari-hari yang terakhir” (Ulangan 31 : 29), agar kita akan berada di antara orang-orang yang tertulis namanya dalam kitab kehidupan Anak Domba itu, dan yang akan luput dari hukuman Allah dan dari pedang orang-orang jahat, itulah doa saya yang sungguh.
— Ny. S. Hermanson
550SERI SYMBOLIC CODE
KEBIJAKSANAAN RAJA SALOMO
MENUNTUN SAYA
UNTUK MENERIMA TONGKAT
GEMBALA
Ketika saya masih seorang anak kecil, saya membaca dalam Alkitab bagaimana raja Salomo berdoa untuk memohon kebijaksanaan. Karena merasakan bahwa saya juga perlu memiliki kebijaksanaan dalam hal-hal yang berhubungan dengan Allah, adalah juga baik bagi saya, maka saya mulai berdoa untuk memohon terang dan juga kebenaran, dan sejak saat itu saya terus melakukan demikian.
Kemudian saya bergabung ke dalam sebuah gereja, tetapi tidak lama kemudian saya menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dengan gereja itu. Akan tetapi, hal ini tidak membuat hati saya risau, sehingga saya terus belajar dengan harapan untuk dapat menggabungkan diri serta membantu pekerjaan injil dengan mandiri.
Tuhan membantu saya dalam menyelidiki kebenaran, dan menuntun saya untuk bergabung dengan gereja MAHK. Setelah saya membaca pekabaran Sister White yang berjudul “Panggilan Allah bagi suatu pembangunan dan bagi suatu reformasi rohani”. Saya mengetahui bahwa Allah segera akan memulaikan suatu reformasi dalam organisasi gereja MAHK.
Kemudian setelah beberapa waktu berlalu, seorang saudara dari — meminjamkan kepada saya buku “Tongkat Gembala”, Jilid 1, yang walaupun dengan sungguh-sungguh saya telah membacanya, namun pada waktu itu saya belum menyadari bahwa itu adalah Suara Allah kepada saya. Tetapi setelah saya mempelajari Traktat No. 2, maka dapat saya ketahui bahwa Allah sedang mengadakan pergantian kepemimpinan, sehingga memberi keyakinan kepada saya akan kebenaran dari “Tongkat Gembala”, dan sekarang saya yakin atas semua pokok pelajaran dari pekabaran itu sehingga benar-benar saya merasa puas bahwa ia itu adalah kebenaran masa kini.
Tuhan telah memberkati saya bukan hanya dengan pekabaran pemeteraian yang menakjubkan ini, tetapi juga dengan kesehatan yang baik, maka saya berharap supaya saya dapat membantu untuk menghimpun mereka yang 144.000 itu, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.
(Tertanda) John H. Betz,
Wyoming
SYMBOLIC CODE ITU MEMBACA
PIKIRAN SAYA
“Saya selalu berharap akan tibanya Symbolic Code itu, dan saya juga selalu senang menerimanya. Buku itu telah banyak menolong saya dalam pengalaman Kekristenan saya, sebab buku itu penuh berisikan pelajaran-pelajaran yang berharga. Buku itu menjawab banyak pertanyaan yang selalu timbul dalam pikiran saya. Maka saya tidak sabar lagi menunggu kedatangannya.
(Tertanda) Ny. P. J. F
Los Angeles, California
SEMUA PEMBELAJARAN, PERCAYA
DAN JUGA BEKERJA
Saudara-saudara dan saudari-saudari yang kekasih :
“Kami masih mempelajari pekabaran mengenai Kebenaran Masa Kini, dan mempercayainya lebih kuat sepanjang waktu. Kami begitu bersyukur karena pekabaran itu sudah sampai kepada kami, dan kami sedang melakukan apa yang dapat kami lakukan di sini untuk memajukan pekabaran itu.
“Ada dua orang saudara sedang mempelajari traktat-traktat itu, dan kami sedang memesan buku “Tongkat Gembala” Jilid 1, untuk diberikan kepada salah seorang dari antara mereka. Iman kami bertumbuh semakin lebih teguh setiap hari dan setiap hari kami menyelidiki setiap sinar terang
551SERI SYMBOLIC CODE
pada Kebenaran Masa Kini. Berdoalah untuk kami.
Salam pujian dari saudara dan saudarimu
Florida
PERINGATAN
JANGANLAH JATUH LEBIH DALAM
KE DALAM LUBANG
TETAPI KELUARLAH
Guru-guru Kebenaran Masa Kini, memiliki suatu teladan yang menyedihkan yang ditimbulkan oleh ajaran-ajaran pendeta MAHK, dan sebagai tambahan pada ini, berulang-ulang diingatkan supaya mereka hanya mengajarkan kebenaran yang sudah diungkapkan, dan diterbitkan, dan berdiri di hadapan pehukuman Allah yang besar untuk menghadapi pertentangan besar itu apabila mereka menyatakan pertentangan dan pandangan-pandangan yang tidak memiliki wewenang atas sesuatu pokok pelajaran. Pastikanlah dengan sungguh-sungguh bahwa saudara sedang mengajarkan pelajaran yang sesuai dengan apa yang tertulis, bukan sesuai dengan apa yang saudara kira benar, atau yang pada suatu hari akan dituliskan.
Kelalaian untuk mematuhi persyaratan ini akan dapat menghentikan seseorang untuk menjadi seorang pengerja dalam pekerjaan ini.
14
ANJURAN SUPAYA SEHAT
Apakah Yang Akan Kita Minum?
Apakah yang akan kita minum pada musim panas yang akan datang? Pertanyaan ini datang kepada saya secara mendesak sementara saya mencangkul barisan panjang dari tanaman jagung. Hari sangat terik, dan saya bekerja berjam-jam tanpa minum air. Tiba-tiba pikiran saya terganggu oleh teriakan yang datang dari jalan raya : “Es cream”! “Soda pop”? Saya arahkan mata saya ke jalan raya, lalu saya melihat seorang anak lakilaki dengan sepeda yang penuh dengan muatan dan anak itu menawarkan dagangannya kepada saya. Dengan segera saya berkata, “tidak, terima kasih”, lalu dia pergi mengendarai sepedanya, tak ada yang ragu bahwa dia kecewa dan mengira bahwa saya adalah bukan saya seorang yang pelit tetapi juga seorang yang bodoh karena menolak minuman dingin pada terik matahari yang sedemikian.
Seandainya saudara, pembaca yang kekasih, berhadapan dengan pencobaan ini, apakah yang saudara akan lakukan? Tidakkah saudara percaya bahwa Allah menghendaki supaya kita mengetahui dengan pasti apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi keadaan yang seperti itu? Saya dengar Dia berkata :
“Dalam keadaan sehat, dan dalam keadaan sakit, air murni adalah satu-satunya berkat pilihan sorga. Air murni cocok untuk menunjang kesehatan kita. Air murni adalah minuman yang Allah sediakan untuk memuaskan rasa haus baik kepada binatang maupun kepada manusia. Minumlah secara bebas, karena ia itu dapat membantu untuk menyokong keperluan-keperluan jaringan tubuh, dan membantu alam untuk melawan penyakit.” — “Ministry of Healing”, hal. 237.
“Beribu-ribu orang yang seharusnya dapat hidup, namun telah mati karena kekurangan akan air dan udara yang bersih.” — “Healthful Living”, pasal 4, hal. 56.
Soda pop adalah merupakan air yang sudah dicemari dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan, yang dibuat untuk di jual dan mengakibatkan tubuh kurang sehat dan membuat kantong menjadi kosong.
552SERI SYMBOLIC CODE
Campuran susu dan gula akan membuat lambungmu sebagai sebuah “tong minuman keras.” Makan di antara jam makan akan membuat makan malammu hanya pantas untuk mengenyangkan seorang pemabuk yang lapar.
“Makanan janganlah dimasukkan ke dalam perut dengan bantuan minuman; makanan tak perlu ditelan bersama air. Makanlah pelan-pelan, dan biarkanlah air ludah bercampur dengan makanan. Semakin banyak cairan yang dimasukkan ke dalam perut beserta makanan, maka semakin sukar makanan itu dicerna; sebab cairan itu harus terlebih dahulu diserap … Banyak orang membuat kesalahan dengan meminum air dingin bersama-sama dengan makanan. Menelan makanan beserta air, akan mengurangi aliran kelenjar air ludah; dan air yang lebih dingin, akan menimbulkan kerugian yang lebih besar kepada perut. Air es dan lemon es yang diminum bersama makanan, akan menunda pencernaan sampai jaringan tubuh telah mengadakan pemanasan yang cukup untuk menjalankan pekerjaannya kembali. Minuman panas akan melemahkan; dan disamping itu mereka yang memperturutkan penggunaannya akan menjadi budak kebiasaan… Air adalah cairan yang paling baik untuk membersihkan jaringan… Minumlah air beberapa saat sebelum atau sesudah makan.” — “Review and Herald”,
“Jika, dalam keadaan demam, air harus diminum secara bebas oleh si penderita, dan diberikan sepanjang hari dan sepanjang malam agar hidup si penderita dapat diselamatkan sehingga banyak kehidupan berharga diperoleh. Tetapi beribu-ribu orang telah meninggal karena penyakit demam yang butuh akan air, sampai bahan bakar yang melenyapkan demam itu terbakar, yakni bahan yang sangat diperlukan, dan telah meninggal dengan sangat menyedihkan, tanpa diberikan ijin minum air untuk menghilangkan dahaga mereka. Umat manusia harus menjaga sumber air yang sangat dibutuhkan itu. Air, yang disediakan bagi tubuh yang pingsan berguna untuk membantu mengeluarkan unsurunsur yang berbahaya, bukanlah membiarkan tubuh manusia itu sendiri yang mengeluarkan api yang merusakkan segala yang penting.” — “How
Seseorang dapat memuaskan dahaganya dengan segala jenis minuman soda atau untuk “membuat sejuk” dengan memperturutkan selera untuk segala minuman, es krim, coca cola, es krim berisi setrup, dan segala minuman lain, yang ia dapat diperoleh, tetapi sesudah itu, ia akan melihat akibatnya, orang itu akhirnya hanya akan berseru kepada Penciptanya suatu obat penghilang rasa hausnya — yakni air.
Kesehatan meningkat Dengan Minuman-
Minuman Musim Panas
Untuk makan malam selama bulan-bulan musim panas, jika saudara ingin untuk memperoleh satu gelas minuman sebagai makanan, maka kami memberikan resep minuman-minuman sebagai berikut :
Minuman Buah
Hancurkan dengan garpu 2 ons pisang, strobery, atau buah-buahan yang sama lainnya, kemudian kocoklah dengan memutar hingga lembut. Tambahkan satu sendok teh madu, lalu air yang secukupnya untuk mengisi masing-masing 8 ons gelas. Kocok lagi, lalu hidangkan sebagai makanan buah.
Minuman Sayuran
Haluskan wortel dengan baik, kemudian peraslah dengan menggunakan sebuah kain saringan lalu putarlah kain itu dengan sekuatkuatnya. Hal ini akan meninggalkan sebagian sari yang tersisa. (tetapi, untuk yang lebih baik dan hemat, sebuah alat jus adalah lebih baik, orang dapat membelinya seharga satu dollar). Kemudian tambahkan sedikit madu, sedikit garam, dan hidangkan sebagai makanan sayuran.
Bit, seleri, bayam, persley, lobak dan jenis
553SERI SYMBOLIC CODE
sayuran yang lainnya dapat disiapkan dalam cara yang sama.
Kesehatan meningkat dengan minuman
musim dingin
Ambillah 1 ons selai kacang tanah mentah lalu campurkanlah dengan air 1 sendok penuh pada sesekali waktu, hingga campuran tersebut menjadi lembut, lalu tambahkan air secukupnya untuk menjadikannya satu gelas yang encer. Tambahkan satu sendok teh madu, lalu kocoklah dengan sebuah pengocok telur. Sajikanlah bersama makanan buah ataupun sayuran.
15
554SERI SYMBOLIC CODE
“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
16
555SERI SYMBOLIC CODE

1
556SERI SYMBOLIC CODE
SEPUCUK SURAT TERBUKA KEPADA SAUDARA-
SAUDARA PENDETA
Saudara-saudara yang kekasih :
Tujuh tahun sudah berlalu sejak pekabaran “Tongkat Gembala” itu datang, selama itu pula saudara-saudara telah berjuang dengan sengit untuk menentang kemajuannya. Tujuh tahun seharusnya sudah cukup bagi masing-masing saudara untuk melihat bahwa kamu telah berjuang dengan sia-sia untuk menghalang-halangi kemajuan pekabaran itu. Selain itu, pada waktu ini seharusnya kamu mengetahui bahwa saudarasaudara sedang berjuang melawan hidup saudarasaudara sendiri dan juga melawan Allah, yang sedang mencoba untuk menyelamatkan saudarasaudara. Oleh sebab itu, saya harus melakukan yang terbaik dari saya untuk menunjukkan kepada saudara-saudara bahwa dalam usaha saudarasaudara yang berulang-ulang untuk memperlambat atau menghentikan pekerjaan Kebenaran Masa Kini, terbukti saudara-saudara sama sekali telah gagal, dan oleh karena kenyataan ini saudara-saudara seharusnya memuji Allah, seandainya saudara-saudara sukses dalam tujuan yang bodoh, engkau telah selengkapnya memutuskan dirimu sendiri dari lengan-Nya yang menyelamatkan.
Paragraf-paragraf yang berikut akan cukup menunjukkan kepada saudara-saudara bahwa pendapat-pendapat saudara untuk membuktikan kesalahan tafsiran Tongkat Gembala itu atas Alkitab dan Roh Nubuat, kamu telah melakukan satu kelalaian yang menyedihkan.
Karena tidak mungkin dan tidak ada gunanya untuk menghitung semua perkara yang telah anda bicarakan menentang Tongkat itu, dan karena serangan terakhir yang kamu lakukan mengandung semangat yang teguh, maka saya hanya mau mengarahkan perhatian saudarasaudara kepada usaha-usaha yang kamu lakukan baru-baru ini untuk menentang Tongkat itu.
“Record”, organ resmi dari Conference Uni bagian Selatan-Barat, dalam tulisannya yang berjudul, “Setan Masih Bekerja”, membuat pukulan lain terhadap “Tongkat Gembala” itu.
Tidak ada perkara yang benar-benar dapat dinilai sampai setelah kedua segi persoalan itu diperbincangkan. Oleh sebab itu, setelah mendengar sisi yang satu, saudara-saudaraku, maka sekarang dengarlah baik-baik sisi yang lainnya, kemudian pertimbangkanlah bukti itu, dan nilailah bagi dirimu sendiri.
Tulisan “Record” yang disebutkan di atas, membuat dua tembakan sekaligus — satu pada pernikahan yang berlangsung baru-baru ini disini dan yang lainnya pada pemeteraian. Maka, pertama sekali marilah kita uji peristiwa yang pertama dan kemudian peristiwa yang terakhir.
Siapapun, yang memiliki pertimbangan dan pengertian yang baik setelah membaca semua laporan tentang pernikahan yang disebut di atas, segera akan mengetahui bahwa tuduhan “Record” atas berita yang menganjurkan supaya “rencana pernikahan harus selalu diselenggarakan pada hari Jumat”, benar-benar adalah merupakan perkara yang lain yang tidak dimuat dalam tulisantulisan “Tongkat Gembala” yang mana sekaliannya itu tidak berisikan demikian, — tidak, bahkan menganjurkannya pun tidak, suatu pernyataan yang sangat rendah.
Jadi jelaslah bahwa “Record” itu telah salah mengintepretasikan mengenai anjuran pernikahan itu, maka tidak ada gunanya bagi kami untuk memperbicangkan masalah itu lagi. Oleh sebab itu, kami beralih kepada pokok masalah yang lebih penting — yakni, mengenai masa pemeteraian, yang ditegaskan oleh “Record” itu “dimulai pada tahun 1844, bukan tahun 1930”, dan untuk membuktikan penegasan itu, ia mengutip “Early Writings”, hal. 44 yang berbunyi : “Saya melihat
557SERI SYMBOLIC CODE
bahwa Setan sedang bekerja … untuk mengganggu, menipu, dan menjauhkan umat Allah pada saat pemeteraian sekarang ini. (Sabat,
“Baik dalam buku “Early Writings” maupun tulisan-tulisan yang lain tidak ada memberi kesan bahwa pemeteraian mereka yang 144.000 itu telah berlangsung pada waktu itu, tetapi janganlah pemeteraian yang disebutkan dalam “Early Writing” itu ditafsirkan dengan cara yang bertentangan dengan pemeteraian yang disebut dalam buku “The Great Controversy”, sebab pemeteraian yang disebut pertama bukanlah pemeteraian yang disebut kemudian : karena jika pemeteraian mereka yang 144.000 itu telah dimulai pada tahun 1844, dan jika hanya itu pemeteraian sebagaimana yang dinyatakan oleh “Record” itu, maka semua orang yang mati dalam pekabaran Malaikat yang Ketiga sejak tahun 1844, termasuk Sister White, seharusnya sudah hilang, karena “The Great Controversy” jelas menyatakan bahwa mereka yang 144.000 itu tidak akan mati, tetapi akan “diubahkan” … dari antara orang hidup.” — “The Great Controversy”, hal. 646.
Lagi pula, penulis buku “Early Writings” dan “The Great Controversy” itu menyatakan dalam “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 266, bahwa pemeteraian mereka yang “144.000” itu adalah merupakan “pekerjaan penghabisan bagi sidang”, tetapi pemeteraian yang dimulai pada tahun 1844 adalah merupakan permulaan, bukan pekerjaan sidang yang terakhir.
Lebih jauh lagi, “Record” itu berpendapat bahwa Sabat adalah meterai dari mereka yang 144.000 itu, padahal, buku “Testimonies to Ministers”, yang ditulis oleh penulis buku “Early Writings”, “The Great Controversy”, dan “Testimonies fort the Church”, mengatakan : “Pemeteraian hamba-hamba Allah ini adalah sama dengan yang ditunjukkan kepada Yeheskiel dalam khayal.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 445. Kepada saudara-saudara, yang seiman dengan kami, tentunya percaya bahwa tulisan-tulisan Sisters White itu adalah tulisan-tulisan yang diilhami, sehingga kutipan di atas membuktikan bahwa mereka yang telah dimeteraikan oleh meterai Sabat sejak tahun 1844 bukanlah merupakan orang-orang yang 144.000 itu, sebab mereka yang 144.000 itu tidak ada memperoleh meterai sebagai hasil daripada kepatuhan memelihara Sabat, melainkan sebagai hasil daripada berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang dilakukan di antara pemelihara-pemelihara Sabat. Baca Yeheskiel 9 : 4; “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 267; Jilid 5, hal. 211.
Oleh karena itu ada dua pemeteraian, dalam dua masa periode yang berbeda : yang pertama, adalah pemeteraian, dalam permulaan pekerjaan bagi sidang, yaitu pemeteraian mereka yang telah mati dibawah pekabaran Malaikat yang Ketiga sejak tahun 1844, dan yang kedua, adalah pemeteraian, dalam pekerjaan penghabisan bagi sidang, yaitu pemeteraian orang-orang yang tidak akan pernah mati.
Dalam terang dari kenyataan-kenyataan sebelumnya atas, pernyataan “Record” itu : “Banyak orang yang tidak mengetahui apa yang mereka percayai pada pertanyaan yang sangat penting ini dan mereka juga sungguh sembrono
2 untuk mencoba mengetahui dari Allah tentang pertanyaan kita, siapa tahu ditujukan mmelawan kita, pertanyaan itu datang kembali seperti sebuah bumerang.
Saudara-saudaraku, bagaimanakah kamu dapat berhadapan dengan kenyataan-kenyataan yang jelas ini, menutup hatimu terhadap kebenaran, yang akan memeteraikan kamu bagi kekekalan dengan meterai Allah? Semoga Ia menolong saudara untuk dapat melihat bahwa teori pemeteraian tunggalmu itu sama dengan keringnya bukit-bukit Gilboa yang memerlukan embun dan hujan.
Lagi pula, walaupun “Tongkat Gembala” itu sudah memberikan penjelasan mengenai binatang dari Wahyu pasal 13 dan 17, dan melalui terangnya atas lambang-lambang ini menambahkan kuasa dan kekuatan kepada Pekabaran Malaikat yang
558SERI SYMBOLIC CODE
Ketiga, namun dari atas mimbar dan melalui lembaran yang saudara terbitkan telah memutuskan untuk menentangnya, dan sementara kamu berpegang kepada suatu tafsiran mengenai binatang-binatang itu yang tidak ada menambahkan sesuatu apapun kepada pekabaran itu dan yang, oleh karena itu, sejauh dalam hubungannya dengan keselamatan setiap orang, hal itu adalah tidak konsekwen, dengan demikian tafsiran itu sama sekali tidak ada membuat perbedaan apakah seseorang perlu mengetahui, menerima, atau menolaknya.
Walaupun saya tidak suka membantah kamu, saudara-saudaraku, namun saya akan didapati tidak benar kepada Allah, adil kepada saudarasaudara, dan tidak jujur kepada diri saya sendiri, jika saya segan-segan membicarakan kebenaran itu, dan mengatakan dimana terletak masalah saudara-saudara menghadapi “Tongkat Gembala” itu.
Di mana-mana saudara mengajarkan bahwa “Tongkat Gembala” itu tidak sejalan sempurna dengan tulisan-tulisan Roh Nubuat, sebaliknya dalam kenyataannya, telah terlihat dalam paragraf-paragraf di atas, bahwa adalah ajaranajaranmu dan bukanlah ajaran-ajaran dari Roh Nubuat yang bertentangan dengan “Tongkat Gembala.” Kamu menyatakan bahwa “Tongkat Gembala” itu mengesampingkan beberapa ajaran yang kita sebagai orang-orang Advent telah yakini bertahun-tahun lamanya. Dalam hal ini saudarasaudara benar : memang, “Tongkat Gembala” telah mengesampingkan beberapa doktrin yang telah diyakini oleh kita orang-orang Advent selama bertahun-tahun, tetapi hanya ajaran-ajaran yang telah muncul perlahan-lahan ke dalam jajaran organisasi melalui orang-orang yang tidak diilhami; sedangkan Tongkat Gembala tidak hanya berpegang teguh, tetapi juga menambahkan “kuasa dan kekuatan” kepada semua ajaran yang telah diberikan kepada organisasi secara sah. Demikianlah “Tongkat Gembala” itu bertentangan dengan tafsiran pribadi saudara-saudara, dan semua tafsiran saudara-saudara, sama seperti sebahagian ajaran Masehi Advent Hari Ketujuh bertentangan dengan tafsiran-tafsiran pribadi, yang dianut oleh kebanyakan orang tua kita sementara mereka masih berada dalam organisasi gereja-gereja yang lain.
Jika saudara mau sabar mendengarkan saya, saudara-saudaraku, saya akan berusaha untuk menunjukkan kepadamu dimana saudara sedang membuat kesalahan. Kamu sedang mempertahankan tafsiran dari kepala-kepala yang terdapat dalam Wahyu pasal 13 dan 17, yang diyakini bahwa semuanya muncul secara berurutan, tetapi jika kamu membebaskan pikiran dari pengertian saudara-saudara yang terdahulu dan juga dari prasangka, dan berhenti merenungkannya bagi saudara sendiri, maka kamu cepat akan mengetahui betapa tidak masuk akal ia itu bagimu untuk bersikeras bahwa kepalakepala itu melambangkan kuasa-kuasa yang muncul secara berurutan. Dan kemudian, saya kira, saudara-saudara tidak akan berani lagi mengajarkan tafsiran-tafsiran saudara mengenai lambang-lambang ini.
Adakah lazim, saudara-saudaraku, bagi seekor binatang untuk memiliki kepala-kepala sebelum binatang itu sendiri ada, hanya karena kepalakepala itu perlu ada untuk membenarkan bahwa kepala-kepala itu adalah merupakan lambang adanya pemerintahan-pemerintahan yang muncul secara berurutan namun binatang itu sendiri belum ada? Bagaimanakah seekor binatang dapat menambah dan mengurangi kepalanya setelah binatang itu ada, seperti halnya tanduk-tanduk?
Saudara mengakui bahwa salah satu dari kepala-kepala itu telah terluka pada tahun 1798 TM, tetapi pada waktu yang sama, kamu lebih suka menerima tafsiran, yang mengajarkan bahwa pada waktu itu (tahun 1798) lima dari kepalakepala itu (pemerintahan-pemerintahan) telah jatuh, yang satunya masih ada, dan yang lainnya masih akan datang; sedangkan, Pewahyu telah diperlihatkan bahwa pada waktu kepala yang satu sudah terluka dan ketujuh kepala itu sudah berada pada binatang itu, sebab ia mengatakan bahwa binatang itu mempunyai “tujuh kepala”, dan satu
559SERI SYMBOLIC CODE
dari antaranya “sudah terluka”, menunjukkan bahwa binatang itu telah memiliki semua kepalakepalanya (pemerintahan-pemerintahan) lengkap selama masa dimana salah satu dari sekaliannya itu telah terluka, yang kenyataannya secara lambang membuktikan bahwa objek yang dilambangkan oleh kepala-kepala itu tidak mungkin datang secara berurutan. Oleh sebab itu, karena periode kepala yang terluka itu sudah ada sejak tahun 1798, maka keenam kepala yang lainnya (pemerintahan-pemerintahan) tentunya sudah ada juga sejak tahun 1798.
Pada binatang dari Daniel pasal 7, ketiga tanduk yang tercabut sampai ke akar-akarnya itu (ayat 8), melambangkan tiga orang raja yang kehilangan kerajaan, setelah mana muncul “tanduk kecil” (ayat 20), menunjukkan bahwa setelah ketiga tanduk itu, atau ketiga raja itu, berakhir menjalankan pemerintahan, maka sebuah “tanduk kecil” muncul dan menggantikan raja-raja itu. Lambang ini menunjukkan bahwa pemerintahanpemeritahan adalah dilambangkan oleh tanduktanduk, bukan kepala-kepala, dan apabila tanduktanduk itu muncul secara berurutan, maka lambang itupun benar-benar gagal menampilkan demikian. Maka, dimanakah ada pada binatang Wahyu pasal 13 dan pada binatang Wahyu pasal 17, terdapat sesuatu lambang yang menunjukkan bahwa kepala-kepala itu muncul secara berurutan? Lihatlah kepada dirimu sendiri dengan jujur, saudara-saudaraku, maka saudara akan jelas melihat bahwa saudara sedang menentang Alkitab sama seperti saudara sedang menentang “Tongkat Gembala” itu — Selidikilah hal tersebut sebab buku itu tidak berisikian demikian.
Lebih jauh lagi, karena kenyataannya bahwa kepala yang terluka itu melambangkan kuasa gereja, maka tidaklah masuk akal apabila enam kepala lainnya melambangkan kuasa-kuasa yang lain. Setiap orang yang berpikiran jujur, yang pada satu sisi mau menerima kepala yang terluka itu merupakan sebuah symbol dari kekuasaan gereja, maka pada sisi lain, tentunya harus menolak pendapat yang menyatakan bahwa keenam kepala yang lainnya merupakan lambang pemerintahan sipil. Maka pada sisi yang lain, supaya masuk akal, maka ia akan menerima bahwa keenam kepala itu sebagai lambang dari kuasa-kuasa sipil, dan di pihak lain tentu ia harus menolak pendapat yang menyatakan bahwa kepala yang satunya adalah kuasa gereja. Satu tafsiran yang bertentangan dengan dirinya sendiri tidak akan meneguhkan keyakinan seseorang dalam sesuatu pekabaran, oleh karena itu, bagi seorang Advent Hari Ketujuh untuk mengajarkan dalam satu contoh
3 bahwa selain daripada tujuh kepala yang sama, satu kepala melambangkan kuasa agama, dan dalam contoh yang lain, mengajarkan keenam kepala yang lainnya menunjukkan raja-raja yang muncul berurutan, pada satu sisi adalah ajaran yang membangun, tetapi pada sisi yang lainnya adalah ajaran yang merubuhkan.
Tujuh raja tidak dapat diartikan sama dengan tujuh kepala, sebab semua kepala itu sudah ada pada masa periode kepala yang satu terluka, sedangkan, keberadaan raja-raja tidaklah demikian; artinya, lima dari antara raja-raja itu sudah jatuh, satu masih ada, dan yang satunya belum muncul. Alkitab versi King James menunjukkan kenyataan ini, sebab ia itu tidak mengatakan, “Mereka adalah tujuh raja”, melainkan mengatakan, “Ada tujuh raja”. Dengan kata lain, raja-raja dunia ini bukan dilambangkan oleh kepala-kepala atau tanduk-tanduk tetapi hanya untuk menunjukkan. Tetapi untuk menyokong teorimu, maka engkau telah mengambil kutipan dari versi Alkitab Revised, walaupun ia itu tidak banyak menolong anda.
Lagi pula, Alkitab versi King James adalah satusatunya Alkitab yang dapat dipercayai, sebab terjemahan Alkitab-Alkitab lain dalam beberapa hal telah ditafsirkan melalui terang pandanganpandangan sesuatu sekte saja, dan dengan demikian, daripada menyesuaikannya dengan Ayat-Ayat Firman, sebaliknya semuanya berisikan pemikiran-pemikiran yang sesuai dengan yang diyakini oleh si penerjemah itu sendiri.
Sekarang saya akan mengarahkan perhatian saudara-saudara kepada suatu pendirian tidak
560SERI SYMBOLIC CODE
tetap lainnya. Tujuh kepala yang ditafsirkan oleh malaikat itu sebagai tujuh buah gunung dimana perempuan itu duduk, kamu menyatakannya sebagai lambang dari kerajaan-kerajaan dunia, tetapi di dalam hal ini kamu akan menyaksikan bahwa tafsiran itu terbukti tidak benar. Angka bilangan tujuh, Alkitab menunjukkannya sebagai kelengkapan, dan karena Romawi Kepausan tidak pernah memerintah atau duduk di atas semua raja-raja dunia, maka lambang itu sendiri menunjukkan bahwa raja-raja tidak sama dengan kepala-kepala.
Tambahan pula, saudara percaya bahwa perempuan itu adalah merupakan lambang dari Romawi Kepausan, dan bahwa kepala-kepala itu muncul secara berurutan, dan juga saudara percaya bahwa lima dari antara kepala itu melambangkan kerajaan-kerajaan yang sudah berakhir sebelum Romawi Kepausan muncul, dan yang ketujuh masih belum datang. Jika kepalakepala itu berarti kerajaan-kerajaan yang dahulu, dan perempuan itu adalah Romawi Kepausan maka tolong jelaskan bagaimana perempuan itu (Romawi Kepausan) dapat duduk atau memerintah atas kerajaan-kerajaan yang sudah lama hancur sebelum perempuan itu sendiri bangkit berkuasa? Dan bagaimanakah perempuan itu dapat duduk pada waktu itu, di atas kepala yang ketujuh, atau yang terakhir, sebelum kepala itu sendiri ada? Karena sekarang Romawi Kepausan adalah pada masa yang lampau, dan kepala yang ketujuh itu masih belum datang!
Oh, saudara-saudaraku, tidak maukah kamu melihat dan mengakui kebodohan tafsiran yang sedemikian, lalu menerima tafsiran yang benar sementara ia itu masih dapat menyelamatkan?
Lebih jauh lagi, saudara-saudara mengatakan bahwa binatang Wahyu 17 sama dengan salah satu dari binatang Wahyu 13 adalah pernyataan yang sangat bertentangan dengan yang semestinya dan merupakan tafsiran Alkitab yang tidak masuk akal, sebab binatang yang satu muncul dari laut dan yang lainnya dari padang belantara. Kepala binatang yang satu dalam keadaan yang terluka, sedangkan, binatang yang lainnya tidak demikian. Binatang yang satu memiliki mahkota-mahkota pada tanduktanduknya sedangkan yang lain tidak. Binatang yang satu bertuliskan hujat di atas kepalakepalanya, tetapi pada binatang yang lainnya penuh dengan nama-nama hujat. Binatang yang satu berwarna merah kermizi, tetapi yang lainnya seperti macan tutul.
Jika kepala-kepala itu berarti kerajaankerajaan, maka apakah artinya tanduk-tanduk itu? Dan jika keduanya, baik tanduk-tanduk maupun kepala-kepala melambangkan kerajaan-kerajaan dunia maka kenapa Allah menggunakan dua lambang yang berbeda satu sama lain untuk melambangkan objek yang sama? Lagi pula, jika lambang — kepala-kepala dan tanduk-tanduk — pada binatang yang sama dapat dipertukarkan untuk melambangkan kuasa-kuasa agama dan kuasa-kuasa duniawi, maka dimanakah kunci tafsiran itu?
Akan tetapi, ketidakstabilan ini belumlah merupakan yang terburuk, karena dalam satu hal saudara mengajarkan bahwa kepala Kepausan itu adalah yang kelima dan padahal yang lain saudara mengajarkan bahwa ia itu adalah yang kedelapan! (Wahyu 17 : 11). Saudara-saudaraku, marilah bertanya kepada Allah untuk semua yang dikatakan-Nya. Perhatikanlah bahwa Ia tidak mengatakan, kepala itu adalah yang kedelapan, dan tidak mengatakan bahwa kepala itu adalah dari yang ketujuh, tetapi Ia hanya mengatakan bahwa binatang itu adalah yang kedelapan, dan mengatakan bahwa binatang itu adalah dari yang ketujuh. Objek yang dilambangkan oleh kepala itu, menunjukkan secara lambang, bahwa kurang dari sepersembilan belas bagian daripada yang dilambangkan oleh binatang itu secara keseluruhan, sedangkan sebutan “binatang”, adalah meliputi seluruh binatang itu. Maka, binatang itu secara keseluruhan, gantinya hanya kepala-kepalanya saja, adalah yang kedelapan, dan binatang itu secara keseluruhan adalah dari yang ketujuh.
561SERI SYMBOLIC CODE
Saudara sendiri, mengetahui bahwa tanpa kunci interpretasi dan tanpa pemikiran interpretasi yang sedemikian ini, dan tidak menurut aturan bahasa, serta tidak menuruti peraturan dan tidak masuk akal adalah interpretasi yang tidak diilhami, melainkan interpretasi pribadi, dan merupakan interpretasi yang palsu. Maka, mengapa saudara terus saja berpegang kepada teorimu yang mulamula mengenai binatang itu, dan yang ternyata bertentangan dengan akal sehat?
Interpretasi yang diberikan oleh “Tongkat Gembala” itu tidak tersebar seperti interpretasi saudara-saudara yang tidak berpendirian tetap. Di samping itu, interpretasi itu memberikan banyak pelajaran yang berharga bagi sidang Allah pada zaman ini; sedangkan intrepretasi yang saudara lebih sukai itu, tidak ada memberikan apa-apa, dan gantinya menambah kuasa kepada pekabaran yang diemban oleh organisasi, malah interpretasi itu hanya mengurangi. Oleh karena itu, melihat bahwa pendapat-pendapat yang telah lama anda tinggikan tidak sesuai dengan Alkitab, tidak masuk akal, atau tidak berfaedah, maka mengapakah anda begitu ngotot untuk mempertahankannya? Selain itu, walaupun “Tongkat Gembala” itu, seluruhnya bebas dari unsur-unsur campuran, dan walaupun ia mengaku diilhami, namun kamu telah berbalik menentangnya, dan menyebutnya sebagai “interpretasi pribadi”, serta pada waktu yang sama, bahkan saudara lebih menyukai jika ia itu tidak diilhami bahkan menentang ilham, yang mana tidak setuju dengan iramanya maupun alasannya.
Saudara mengetahui, bahwa ini belum merupakan pekerjaan yang terburuk yang telah saudara lakukan untuk menafsirkan Alkitab itu sejak saudara mulai berperang menentang “Tongkat” itu, tetapi saya telah memberikan tinjauan hanya terhadap serangan saudarasaudara yang terakhir menentang pekabaran pemeteraian, dan mengenai semua fakta yang dihasilkan sekarang akan meyakinkan saudarasaudara bahwa Roh Nubuat itu sudah lebih dahulu mengetahui tentang apa yang akan saudara lakukan, karena ia itu telah menuliskannya dalam paragraf-paragraf berikut.
“Kepada saya telah ditunjukkan bahwa banyak orang yang mengaku memiliki pengetahuan kebenaran masa kini, tidak mengetahui apa yang
4 mereka percayai. Mereka tidak memahami buktibukti dari iman mereka. Mereka tidak mempunyai penghargaan yang jujur atas pekerjaan untuk masa sekarang. Apabila masa pencobaan akan datang, banyak orang yang sekarang berkhotbah kepada orang lain, akan menemukan, bahwa ujian terhadap apa yang mereka pegang itu, ternyata tidak dapat memberikan alasan yang memuaskan. Sampai kepada masa ujian itu tiba, mereka tidak akan mengetahui kebodohan mereka yang besar. Dan banyak orang dalam sidang menganggap bahwa mereka mengerti apa yang mereka percayai, namun, sampai pada masa pertentangan itu tiba, mereka tidak mengetahui kelemahan mereka sendiri. Apabila terpisah dari mereka yang memiliki iman seperti itu, dan dipaksa satu demi satu untuk menjelaskan sendiri kepercayaan mereka, maka mereka akan terkejut melihat betapa membingungkan pendapat-pendapat mengenai apa yang mereka terima sebagai kebenaran. Pasti telah ada di antara kita yang terpisah dari Allah yang hidup lalu berharap kepada manusia, menempatkan manusia di tempat kebijaksanaan Ilahi.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 707.
“Sikap daripada sidang yang sekarang tidak berkenan kepada Allah. Sudah ada muncul satu keyakinan diri sendiri yang menuntun mereka untuk berpikir bahwa tidak perlu lagi kebenaran dan terang yang lebih besar. Sekarang kita sedang hidup dimana Setan sedang bekerja di sebelah kanan dan di sebelah kiri, di depan dan di belakang kita; namun sebagai suatu umat kita tetap tertidur. Allah menghendaki agar suatu suara diserukan untuk membangunkan umat-Nya supaya bertindak.”— “Testimonies for the Church”, Jilid
“Ajaran palsu adalah salah satu pengaruh Setan yang bekerja di dalam sidang, dan yang membawa ke dalamnya orang-orang yang hatinya belum bertobat. Orang-orang tidak lagi mematuhi firman-firman Yesus Kristus, dan dengan demikian
562SERI SYMBOLIC CODE
mereka tidak lagi mencari kesatuan iman, kesatuan roh, dan kesatuan ajaran.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 48.
“Saran-saran palsu diterima sebagai kebenaran dan kebajikan, dan kemudian segala sesuatu dilakukan dengan cara demikian untuk menyampaikan gagasan-gagasan, yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, melainkan dengan suatu cara yang salah menggambarkan tabiat Allah.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 360.
“Banyak orang akan berdiri di atas mimbarmimbar kita dengan obor nubuatan palsu di tangan mereka, yakni obor kejahatan yang dinyalakan Setan. Jika keragu-ragukan dan tidak percaya dipelihara, maka pendeta-pendeta yang setia akan ditinggalkan oleh orang-orang banyak yang mengira bahwa mereka mengetahui begitu banyak.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 409 – 410.
“Penipuan apakah yang lebih besar yang dapat menimpa ke dalam pikiran manusia daripada suatu keyakinan bahwa mereka benar, padahal mereka semua salah”! — “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 253.
“Laki-laki dan perempuan sedang berada dalam jam-jam yang terakhir dari masa kasihan, namun mereka bersikap tidak peduli dan bersikap bodoh, dan para pendeta tidak memiliki kuasa untuk membangunkan mereka; karena mereka sendiripun tertidur. Pendeta-pendeta yang tertidur berkhotbah kepada suatu umat yang tertidur.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 337.
KEBEBASAN BERAGAMA
Pada tahun 1935, Organisasi gereja, melalui juru bicara kebebasan beragamanya, yakni, “Liberty Magazine”, sekali lagi menuliskan pendiriannya tentang “Kebebasan Beragama yang mutlak”, yaitu pernyataannya yang terbaca dalam bagian berikut :
“Liberty Megazine percaya dalam kebebasan beragama yang mutlak. Kami tidak merestui campur tangan kuasa-kuasa sipil dalam perkaraperkara agama pada setiap negeri. Kami berdiri teguh di atas landasan doktrin Amerika yang lengkap dalam perkara-perkara yang berkenaan dengan hati nurani; yang semata-mata disediakan supaya orang tidak menuntut bagi dirinya suatu kebebasan yang akan melanggar persamaan hak dari orang-orang lain.” — “Liberty”, tahun 1935, Triwulan yang kedua.
Kemudian, pada sidang General Conference yang diadakan pada tahun 1936, Organisasi dengan sombong telah memamerkan pinsipprinsip kebebasan beragamanya dalam kutipan berikut tanpa referensi, lalu digantungkan pada tembok dari pojok Religius Liberty :
“Dalam perkara-perkara hati nurani golongan mayoritas tidak memiliki kuasa”. (Diet of Spires, 1529).
“Kita harus mengemukakan sanggahan yang sangat jitu terhadap ukuran untuk membatasi kebebasan hati nurani.”
“Tidak dapatkah kita mengutamakan orangorang yang memiliki penghargaan bagi hak-hak beragama dan hak-hak istimewa mereka”?
“Kita sudah diamarkan dalam firman Allah, bahwa berjaga-jaga dan tidak tidur adalah harga keselamatan.”
“Setan masih bekerja melalui setiap alat yang dapat ia kendalikan untuk menghancurkan kebebasan beragama.”
“Panji-panji kebenaran dan kebebasan beragama yang dipegang (Pembaharu- Pembaharu Protestan) di atas, telah berlaku kepada kita pada pertentangan yang terakhir ini.”
“Pekabaran-pekabaran kebebasan beragama … adalah juga merupakan kebenaran sekarang yang mereka butuhkan pada zaman ini.”
563SERI SYMBOLIC CODE
“Bangunkanlah dunia kepada pengertian tentang hak istimewa dari kebebasan beragama yang telah begitu lama dinikmati.”
“Perjuangan yang sangat penting dari segala zaman tepat berada di hadapan kita.”
“Masalah kebebasan beragama adalah sangat penting, dan harus dipegang dengan kebijaksanaan dan pertimbangan yang benar.”
“Alangkah indahnya pernyataan kita di atas! Tetapi, wah, apakah yang kita lakukan?
Kebenaran yang memalukan itu diungkapkan dalam pengalaman yang secara berhati-hati dikaitkan dalam kesaksian berikut, dan yang merupakan contoh dari apa yang telah dilakukan oleh kebebasan beragama Organisasi gereja MAHK bahkan sejak pekabaran “Tongkat Gembala” masuk ke dalamnya pada tahun 1929, dan anggota-anggotanya mulai menerimanya sebagai satu perkara yang menyangkut hati nurani. Seorang saudari yang tidak disebut namanya baru-baru ini telah jatuh menjadi korban ke dalam tangan saudara-saudara, yang secara menyedihkan mengirimkan kesaksian berikut ini :
“Untuk beberapa waktu lamanya saudarasaudara dalam gereja kita telah menolak untuk mengakui siapa saja yang mau menerima pekabaran “Tongkat Gembala” itu. Tetapi pada Sabat yang lalu, saya, sebagaimana biasanya, telah hadir dalam gereja dan oleh karena tidak 5 seorang pun yang mau berusaha untuk menahan saya tinggal di luar, maka dengan senang hati saya masuk ke dalam. Kira-kira sepuluh menit kemudian, tua-tua gereja mendekati saya serta berkata, ‘Sister …, anda harus meninggalkan gereja ini.’
“Sementara saya mengarahkan perhatian mereka kepada lukisan yang ada di atas medzbah — dimana Kristus merentangkan tangan-Nya, seraya berkata : ‘Marilah kepadaku’, lalu saya meminta supaya saya diijinkan tinggal dan mendengarkan khotbah. Kemudian mereka pergi, tetapi segera kembali dengan membawa seorang polisi, yang juga adalah seorang anggota gereja. Ia meminta supaya saya pergi meninggalkan gereja. Dan sementara saya mengatakan bahwa inilah gereja yang ada di sekitar sini dimana saya dapat hadir setiap hari Sabat, maka merekapun pergi ke pendeta yang menyuruh supaya mereka mengeluarkan saya dari gereja. Jadi, untuk ketiga kalinya, mereka mengancam saya untuk mengeluarkan saya dari gereja.
“Selama waktu ini, semua pandangan terpusat kepada saya, dan ketika mereka melihat bahwa saya akan dikeluarkan, beberapa orang berteriak ‘Biarlah ia tinggal!’
“Sementara itu, agaknya polisi itu marah benar, lalu saya bertanya kepadanya, ‘Saudara apakah Kristus mau melakukan hal seperti ini’? Maka segera ia menjawab dengan kasar bahwa ia tidak peduli tentang itu, namun saya juga pergi keluar dan itulah yang terjadi!
“Akhirnya pendeta turun dari mimbar, lalu mengatakan kepada mereka supaya saya dibiarkan tinggal di gereja, tetapi mereka menjawab dia, ‘anda menyuruh kami supaya mengeluarkan dia, dan kami mematuhi perintah anda’!
Saudara-saudaraku, kamu telah beralih dari halhal yang jahat kepada hal-hal yang lebih jahat, maka doa saya ialah supaya saudara dapat melihat kesalahan saudara-saudara dalam usaha saudara untuk menafsirkan Alkitab itu tanpa diilhami dan membuang lalang-lalang itu tanpa perintah dari Allah, maka kami berharap, supaya sementara saudara membaca paragraf-paragraf berikut saudara dapat menyadari, bahwa “Roh Nubuat” telah lama menyatakan, sesungguhnya saudara telah melangkah ke dalam jejak-jejak paham Roma (“Testimonies to Ministers”, hal. 363).
“Manusia yang terbatas kemungkinan akan salah untuk menilai tabiat, maka Allah tidak memberikan pekerjaan untuk menghakimi dan menghukum atas tabiat, kepada orang-orang yang tidak pantas untuk itu. Janganlah kita mengatakan
564SERI SYMBOLIC CODE
apa yang merupakan gandum, dan apa yang merupakan lalang. Masa penuaian sepenuhnya akan menetapkan watak dari kedua golongan itu dibawah lambang dari lalang dan gandum. Pekerjaan pemisahan telah diserahkan kepada malaikat-malaikat Allah, dan bukan dikerjakan oleh tangan manusia.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 47.
“Sekalipun ada amaran Kristus, namun manusia telah berusaha untuk mencabut lalang itu. Untuk menghukum orang yang dianggap berbuat kejahatan, gereja telah menggunakan kekuasaan sipil. Orang yang berbeda pendirian dari doktrindoktrin yang ditetapkan telah dipenjarakan, disiksa sampai mati oleh hasutan manusia yang mengaku bertindak dibawah ijin Kristus. Tetapi itu adalah roh Setan, bukan roh Kristus yang mengilhami perbuatan-perbuatan yang demikian. Ini adalah cara Setan sendiri untuk menaklukkan dunia ini dibawah pemerintahannya. Allah telah disalahgambarkan melalui gereja oleh cara ini memperlakukan orang yang dianggap telah murtad.” — “Christ’s Object Lesson”, hal. 73.
“Tidak ada bukti lain yang lebih meyakinkan bahwa kita memiliki roh Setan, daripada kecenderungan untuk menyakiti dan menganiaya orang-orang yang tidak menghargai pekerjaan kita, atau karena mereka bertindak bertentangan dengan pendapat-pendapat kita.” — “Desire of
“Pada masa yang akan datang, orang-orang yang mengaku wakil-wakil Kristus akan mengikut jalan yang sama untuk meniru perlakuan para imam dan para penguasa terhadap Kristus dan rasul-rasul …; mereka yang benar kepada Allah akan disiksa, alasan-alasan mereka akan diragukan, usaha-usaha mereka yang terbaik disalahtafsirkan, dan nama-nama mereka akan dicoret sebagai pelaku kejahatan.” — “Acts of the Apostles”, hal. 431.
Tetapi, “semakin engkau ditekan, disalahpahami, dipersalahkan, dan disalahgambarkan, maka engkau akan semakin yakin bahwa engkau sedang bekerja bagi Tuhan, dan engkau harus semakin berpegang teguh kepada Juruselamatmu. Dalam segala kesukaranmu jadilah engkau tenang dan jangan merasa terganggu, sabar dan dapat menahan diri, jangan membalas yang jahat untuk yang jahat, melainkan yang baik untuk yang jahat.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 8, hal. 130.
Karena surat ini sudah panjang betul, dan karena saya tidak boleh melelahkan kamu, maka saya akan mengakhirinya dengan doa agar saudara dapat bangun lalu mendengar panggilan Allah, karena itu adalah hidupmu.
Salam demi untuk mengikuti Anak Domba itu
Kemana pun Ia pergi.
Victor T. Houteff
NASEHAT KEPADA ORANG TUA — BAGIAN DUA
(sambungan dari Symbolic Code, Jilid 3, No. 3 – 4, hal. 4 - 6)
Karena menyadari dengan sungguh, bahwa rumah tangga dan keluarga adalah dasar kesatuan masyarakat manusia yang diberikan Allah, dan yang mengayun buaian dan menggoncang dunia, maka Setan pada mulanya telah berlaku curang untuk mengendalikan tangan-tangan yang memegang tempat tidur bayi dan mengendalikan orang-orang yang memegang kekuasaan rumah tangga; hingga akhirnya ia berhasil pada pekerjaannya dimana sekarang Firman Allah harus membuat pengakuan yang menyedihkan bahwa “anak-anak sering dimanjakan sejak dari mereka masih bayi, sehingga kebiasaankebiasaan mereka yang salah menjadi sukar untuk diperbaiki” (“Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 368), dan rencana Setanpun berhasil secara menakjubkan.” — “Testimonies for the Church”,
565SERI SYMBOLIC CODE
Akan tetapi, karena benar-benar ia mengetahui, bahwa rencana kejahatan yang tidak pernah dapat berhasil kecuali ia memperdayakan para orang tua untuk mengikuti jejak Hawa — tersesat dari jalan yang ditunjukkan oleh Allah agar tidak memakan buah yang dilarang itu — maka melalui orang-orang jahat dan melalui tipu muslihat yang licik, ia terus bekerja untuk membuat rumah tangga tetap buta terhadap prinsip-prinsip Alkitab, lalu tetap dibawah pengendaliannya.
6
Karena ia telah menancapkan panji-panjinya sedemikian dalam rumah tangga, bahkan juga “di dalam rumah tangga orang-orang yang mengaku umat pilihan Allah” (“Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 200), maka adalah sesuatu yang mengherankan bahwa para orang tua zaman sekarang — orang-orang yang menerima Kebenaran Masa Kini maupun orang-orang yang berada dalam gereja-gereja dan di dunia terus menerus dalam kesalahan, dan dalam keadaan kesesatan yang menyedihkan, “dan tidak mengetahuinya?”
“Oh! Kapankah orang-orang tua menjadi bijaksana? Kapankah mereka mau melihat dan menyadari sifat dari pekerjaan mereka dalam melalaikan penurutan dan penghormatan yang sesuai dengan perintah-perintah firman Allah? …
“Kenyataan-kenyataan ini harus ditekankan kepada orangtua; mereka harus bangkit, dan harus memikul tanggung jawab mereka yang sudah lama dilalaikan.” — “Testimonies for the
“Orang-orang tua! Pikullah tanggung jawab yang sudah kamu lalaikan’; didiklah anak-anakmu menurut rencana Allah …” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 45.
“Kelalaian para orang tua untuk mendisiplin anak-anak mereka dengan pantas telah merupakan sumber keberhasilan Setan di dalam banyak keluarga. Orang muda janganlah dibiarkan menurutkan kemauan mereka. Dalam hal ini, para orang tua telah lalai untuk mengikuti petunjuk-petunjuk dari firman Allah, dan anakanak telah mengambil alih pemerintahan ke dalam tangan mereka sendiri. Akibatnya adalah bahwa mereka biasanya sering berhasil untuk menguasai orangtua mereka, gantinya mereka dibawah wewenang orangtua mereka.
“Para orangtua buta terhadap keadaan anakanak mereka yang sesungguhnya, yang telah berhasil sepenuhnya menipu mereka. Tetapi mereka yang telah kehilangan pengawasan terhadap anak-anak mereka merasa tidak senang apabila orang-orang lain berusaha untuk mengawasi mereka, atau menunjukkan cacatcacat mereka dengan maksud untuk memperbaiki mereka.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
Boleh jadi Gunung Karmel akan berjuang terus dan penuh semangat karena teguran yang disampaikan melalui kutipan terakhir.
Dalam beberapa hal, apabila keperluan mendesak kepada kami untuk menasehatkan para orangtua mengenai anak-anak mereka, dan “menunjukkan cacat-cacat mereka dengan maksud memperbaiki hidup mereka”, maka orang-orang tua ini telah merasa tersinggung lalu menentang usaha-usaha kami untuk menolong mereka, meskipun ternyata kesaksian berikut mencela sikap mereka :
“Kepada saya telah ditunjukkan bahwa sangat benyak orang tua yang mengaku percaya pada pekerjaan pekabaran zaman ini, tidak mendidik anak-anak mereka bagi Allah. Mereka sendiri tidak mengawasi anak-anak mereka, dan merasa jengkel terhadap siapa saja yang berusaha mengendalikan mereka.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 36.
“Gantinya bekerja sama dengan orang-orang yang menanggung beban, untuk mengangkat standar moral, lalu dengan hati dan jiwa bekerja dalam takut akan Allah untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan anak-anak mereka, sebaliknya banyak orangtua mendiamkan hati
566SERI SYMBOLIC CODE
nurani mereka sendiri dengan berkata, ‘Anakanak saya tidak sejahat anak-anak orang lain’. Mereka berusaha untuk menyembunyikan kesalahan-kesalahan menyolok yang dibenci oleh Allah, agar hati anak-anak mereka jangan disakiti, lalu mengambil jalan yang nekat. Jika roh pemberontakan itu ada dalam hati mereka, maka sekarang jauh lebih baik menguranginya daripada membiarkannya bertambah dan menguatkannya dengan cara memperturutkan keinginan hati. Jika para orangtua mau melaksanakan tugasnya, maka kita akan menyaksikan adanya perbedaan dalam segala hal. Banyak orang-orang tua ini telah murtad dari Allah. Mereka tidak mempunyai kebijaksanaan dari Dia untuk mengetahui tipu muslihat Setan lalu menjauhkan diri dari jeratjeratnya.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
“Para orangtua yang memberikan pendidikan ini (penurutan sepenuhnya kepada Allah) bukanlah merupakan orang-orang yang melemparkan kritikan kepada guru. Mereka merasakan bahwa demi kepentingan anak-anak mereka dan keadilan di sekolah menuntut itu sedapat mungkin, agar mereka membela dan menghormati orang yang berbagi tanggung jawab dengan mereka.
“Banyak orangtua gagal dalam hal ini. Dengan sikap mereka yang gegabah, kritikan-kritikan yang tidak beralasan mempengaruhi guru yang setia, dan guru yang suka berkorban seringkali hampir menjadi rusak. Banyak orang tua yang anakanaknya telah rusak karena dimanjakan, meninggalkan kepada guru tugas yang berat untuk memperbaiki kelalaian mereka; dan melalui perlakuan mereka sendiri mereka membuat tugas guru menjadi hampir tidak berguna. Kritik dan celaan mereka terhadap pengelolaan sekolah telah menambah ketidaktaatan anak-anak mereka, dan mengukuhkan kebiasaan-kebiasaan mereka yang salah.
“Jika kritik atau saran yang berkaitan dengan tugas guru yang penting ini, harus disampaikan kepadanya secara pribadi. Jikalau ternyata ini tidak berhasil, maka persoalan itu harus diserahkan kepada orang-orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sekolah. Tidak ada yang harus dikatakan atau dilakukan untuk mengurangi penghormatan anak-anak kepada orang atas siapa kesejahteraan hidup mereka sangat bergantung.”
“Pengamatan orangtua yang mendalam baik mengenai tabiat anak-anak mereka maupun mengenai perkembangan atau cacat jasmani mereka, jika diberitahukan kepada guru akan merupakan pertolongan kepadanya. Sangat disesalkan bahwa banyak orangtua yang tidak menyadari hal ini. Sangat sedikit perhatian yang ditunjukkan oleh kebanyakan orangtua baik mengenai kemampuan guru, atau bekerjasama dengan dia dalam pekerjaannya.” — “Education”,
“Banyak bapa dan ibu, telah gagal menyokong usaha guru-guru yang setia. Kaum muda dan anak-anak, dengan pengertian dan pertimbangan mereka yang belum sempurna berkembang, tidak selalu mampu untuk memahami semua rencana dan metode-metode guru. Namun ketika mereka membawa pulang semua laporan tentang apa yang dikatakan dan yang dilakukan di sekolah, maka semua hal ini diperbincangkan oleh orang tua dalam lingkungan keluarga, lalu mengeritik perbuatan guru tanpa batas. Di sini anak-anak mempelajari pelajaran-pelajaran yang tidak mudah dilupakan. Kapan saja mereka ditundukkan kepada hal-hal yang asing dan keterlaluan, atau meminta supaya mereka sendiri bersiap-siap menghadapi pelajaran yang sukar, maka mereka memihak kepada orang-orang tua mereka yang tidak bijaksana ini untuk simpati dan sesuka hati mereka. Demikianlah roh kerusuhan dan roh ketidakpuasan dibesar-besarkan, sehingga sekolah secara keseluruhan menderita kekacauan moral , dan beban yang ditanggung oleh guru-guru menjadi lebih berat. Tetapi kerugian yang paling
7 besar adalah oleh karena salah urus di pihak orangtua. Kerusakan-kerusakan tabiat yang merupakan pendidikan yang sebenarnya, dan yang seharusnya diperbaiki, bertahun-tahun telah diperkuat, untuk merusak dan barangkali
567SERI SYMBOLIC CODE
membinasakan akhlak mereka.
“Sebagai satu peraturan maka murid-murid yang cepat mengeluh terhadap disiplin yang diterapkan dalam sekolah, adalah mereka yang telah menerima pendidikan yang dangkal. Karena tidak pernah diajarkan kebutuhan akan ketelitian, maka mereka pun tidak menyukainya. Para orangtua telah lalai untuk mendidik anak laki-laki dan anak perempuan mereka untuk setia melaksanakan kewajiban rumah tangga. Anak-anak dibiarkan menghabiskan waktu mereka untuk bermainmain, sedangkan bapa dan ibu terus menerus bekerja keras. Hanya sedikit orang muda yang dapat merasakan bahwa adalah kewajiban mereka untuk memikul beban keluarga. Kepada mereka tidak diajarkan bahwa pemanjaan selera, atau pengejaran terhadap kesenangan atau keplesiran, bukanlah tujuan hidup yang terutama.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 64, 65.
“Lebih baik, mungkin jauh lebih baik jika anakanakmu menderita, lebih baik mereka terbaring di dalam kubur-kubur mereka, daripada mereka diajar menganggap ringan prinsip-prinsip kesetiaan kepada kebenaran, terhadap rekanrekan sesama manusia dan terhadap Allah.
“Dalam kesukaran-kesukaran yang dihadapi oleh orang-orang yang memegang pimpinan, pergilah langsung kepada mereka yang memiliki wewenang ini dan pelajarilah kebenaran itu. Tanamkanlah dalam pikiran bahwa pimpinan dari departemen-departemen jauh lebih mengerti tentang peraturan-peraturan yang diperlukan. Tunjukkanlah kepercayaan dalam pertimbangan mereka, dan hargailah wewenang mereka. Ajarlah anak-anakmu untuk menghargai dan menghormati orang-orang yang kepada siapa Allah telah menunjukkan penghargaan dan penghormatan oleh menempatkan mereka dalam kedudukan-kedudukan yang dapat dipercayai.
“Tidak ada cara yang lebih berhasil yang dapat dilakukan oleh anggota-anggota sidang untuk menyokong usaha para pemimpin dalam lembagalembaga kita daripada memberikan teladan peraturan dan disiplin yang benar dalam rumahrumah tangga mereka sendiri … Hendaklah tidak ada dorongan untuk berbuat dosa, hendaklah tidak ada perkataan dan prasangka jahat.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 7, hal. 185 – 186.
“Setan memiliki kuasa yang sangat besar atas pikiran para orangtua melalui anak-anak mereka yang tidak mempunyai disiplin. Dosa kelalaian tetap ada pada orang-orang tua pemelihara Sabat. Roh pergunjingan dan cerita dongeng adalah satu alat khusus yang digunakan oleh Setan untuk menaburkan benih perpecahan dan perselisihan, untuk memisahkan sesama teman, dan untuk meruntuhkan iman banyak orang terhadap keadaan mereka yang sebenarnya. Saudarasaudara dan saudari-saudari terlalu siap untuk membicarakan kesalahan dan kekeliruan yang mereka kira ada pada orang-orang lain, terutama terhadap orang-orang yang gigih menegur dan mengamarkan mereka yang merupakan pekabaran-pekabaran dari Allah.
“Anak-anak dari orang yang suka yang berkeluh kesah ini mendengar dengan telinga yang terbuka, lalu menerima racun ketidakpuasan. Demikianlah para orangtua mereka secara buta sedang menutup kesempatan-kesempatan melalui mana hati anak-anak yang dapat dijangkau. Betapa banyak keluarga membumbui waktu makan mereka dengan kesangsian dan keraguraguan. Mereka mencela tabiat teman-teman mereka, dan menganggapnya sebagai bahan pencuci mulut. Sedikit fitnah ditaburkan di sekeliling makanan untuk menjadi bahan kritikan, bukan hanya oleh orang dewasa, tetapi juga oleh anak-anak. Dalam hal ini, Allah sudah tidak dihormati. Yesus berkata, ‘Karena sebagaimana yang kamu lakukan terhadap seorang dari saudara-Ku yang kecil ini, maka kamu telah melakukannya juga kepada-Ku. Oleh sebab itu, Kristus telah diremehkan dan disalahgambarkan oleh orang-orang yang memfitnah hamba-hamba- Nya.
“Nama hamba-hamba Allah yang terpilih telah diperlakukan dengan sikap tidak hormat, dan
568SERI SYMBOLIC CODE
dalam beberapa hal mereka benar-benar telah dihina oleh orang-orang tertentu yang ditugaskan untuk menjunjung tinggi mereka. Tentu saja anakanak akan mendengar ucapan dan sikap orangorang tua yang tidak hormat terhadap teguran dan amaran dari hamba-hamba Allah. Mereka memahami penghinaan-penghinaan dan ejekanejekan yang diucapkan itu dari waktu ke waktu yang telah mereka dengar, lalu cenderung membawa perkara-perkara yang suci dan kekal, di dalam pikiran mereka, setara dengan perkaraperkara biasa dunia ini. Pekerjaan apakah yang dilakukan oleh para orangtua ini sehingga membuat anak-anak mereka menjadi tidak setia bahkan sejak dari masa kanak-kanak mereka! Inilah sebabnya sehingga anak-anak mereka sudah diajar untuk menjadi tidak sopan, dan memberontak melawan teguran surga terhadap dosa.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4,
“Anak-anak mereka merasa bangga dalam kebebasan untuk melakukan kesenangannya. Mereka dibebaskan dan menganggap hina pengendalian diri. Kehidupan yang baik tampak kepada mereka sebagai satu kehidupan yang membosankan. Peraturan yang lemah dalam rumah telah membuat mereka tidak pantas bagi setiap keadaan, dan akibatnya, biasanya mereka memberontak melawan disiplin yang diterapkan di sekolah. Keluhan-keluhan mereka diterima dan dipercayai oleh orang-orang tua, yang bersimpati membela kesusahan mereka yang dibuat-buat, sehingga mendorong anak-anak mereka untuk melakukan perbuatan yang salah. Orang-orang tua ini, dalam banyak kasus, yakin benar akan kepalsuan-kepalsuan itu yang telah disembunyikan dari mereka oleh tipuan anak-anak mereka. Sedikit kasus ketidakpatuhan dan dusta anak-anak yang seperti itu akan membuat banyak kehancuran terhadap wewenang sekolah, lalu merendahkan moral kaum muda sidang kita.
“Ada peraturan yang sempurna di Surga, sempurna dalam kedamaian dan persetujuan. Jika di dunia ini para orangtua begitu lalai mendidik anak-anak mereka di bawah kekuasaan yang benar, maka bagaimanakah mereka dapat mengharapkan anak-anak mereka layak masuk ke dalam persekutuan malaikat-malaikat suci dalam satu dunia yang damai dan sempurna? Pemanjaan para orangtua, yang membenarkan perbuatan anak-anak mereka yang salah, sedang menciptakan unsur yang akan mengakibatkan perpecahan di dalam masyarakat, lalu meruntuhkan baik wewenang sekolah maupun wewenang gereja.
“Anak-anak perlu pengawasan yang penuh dan bimbingan sebagaimana yang belum pernah dilakukan sebelumnya; sebab Setan sedang berjuang untuk memperoleh pengendalian atas pikiran dan hati mereka, lalu mengusir keluar Roh Allah. Keadaan kaum muda yang menakutkan pada zaman ini adalah merupakan salah satu tanda-tanda yang paling kuat bahwa kita sedang hidup pada akhir zaman; tetapi kehancuran banyak orang dapat ditelusuri secara langsung kepada 8 kepemimpinan yang salah dari orangtua. Roh persungutan terhadap teguran telah merupakan akar dosa dan sedang mengeluarkan buah-buah pendurhakaan. Sementara para orang tua tidak berkenan terhadap perkembangan ahlak anakanak mereka, mereka gagal untuk melihat kekeliruan-kekeliruan yang membuat mereka demikian.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
“Saudara dan saudari kami yang tersebar di seluruh dunia harus menyadari kewajiban mereka untuk menyokong lembaga yang telah Allah rencanakan ini. Sebahagian dari antara muridmurid yang kembali ke rumah dengan membawa persungutan dan keluhan, lalu orang-orang tua dan anggota gereja, telah memberikan perhatian kepada mereka yang dilebih-lebihkan pada satu pihak. Mereka harus benar-benar mempertimbangkan bahwa ada dua sisi dari peristiwa itu; tetapi, di antara mereka membiarkan laporan-laporan yang diputarbalikkan ini untuk mendirikan satu penghalang di antara mereka dengan Perguruan. Maka mereka juga mulai menunjukkan rasa takut, keragu-raguan, dan kecurigaan terhadap metode yang ditangani oleh
569SERI SYMBOLIC CODE
perguruan. Pengaruh yang seperti itu adalah merupakan kejahatan besar. Kata-kata yang menunjukkan rasa tidak puas telah menyebar seperti penyakit menular, dan kesan-kesan yang ditinggalkan pada pikiran sukar dilupakan. Peristiwa itu dibesar-besarkan dan diulang-ulangi, sampai ia itu menjadi masalah yang dahsyat, maka ketika pemeriksaaan diadakan, ternyata tidak ada kesalahan yang terdapat pada guru-guru atau staf pengajar. Mereka benar-benar melaksanakan kewajiban mereka sesuai dengan peraturan sekolah, yang harus dijalankan atau sekolah itu akan mengalami kehancuran moral.
“Orang-orang tua tidak selamanya bertindak secara bijaksana. Banyak dari mereka yang menghendaki supaya orang-orang lain menuruti pendapat-pendapat mereka, dan menjadi orang yang tidak sabar dan bersikap memaksa apabila orang lain tidak melakukannya; tetapi apabila anak-anak mereka sendiri diminta untuk mematuhi perintah dan peraturan-peraturan sekolah, maka anak-anak ini rewel karena pengekangan yang dilakukan terhadap mereka, dan orang-orang tua mereka yang mengaku mengasihi mereka dan mengaku takut kepada Allah, terlalu sering para orangtua, yang mengaku mengasihi dan takut akan Allah, membela anak-anak mereka gantinya menegur dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat. Hal ini sering membuktikan kerusakan ahlak anak-anak mereka. Peraturan dan perintah-perintah dihancurkan, dan tata tertib diinjak-injak di bawah kaki. Anak-anak menganggap remeh terhadap pembatasan yang diterapkan kepada mereka, lalu dibiarkan untuk mengejek lembaga yang ada di (Gunung Karmel). Jika para orangtua yang memantulkan perlakuan yang kurang baik, maka mereka akan menyaksikan kejahatan akibat cara mereka yang kurang baik, maka mereka akan menyaksikan kejahatan akibat jalan yang mereka tempuh.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 428.
“Saya harap kedudukan saya dapat dipahami lebih jelas. Saya tidak mau memihak terhadap tuduhan yang dilakukan pada Sdr.— Musuh telah menanamkan perasaan kebencian dalam hati orang banyak. Kekeliruan yang dibuatnya telah dilaporkan dari satu orang kepada orang lain, dan tetap berkembang menjadi besar, sibuk, ditambah pergunjingan dari lidah yang menambahkan bahan bakar ke dalam api. Para orangtua yang tidak pernah memikirkan pengawasan yang seharusnya mereka pikirkan bagi jiwa anak-anak mereka, dan yang tidak pernah memberikan pembatasan dan perintah yang sepatutnya, adalah orang-orang tua yang menunjukkan perlawanan yang paling sengit apabila kebebasan anak-anak mereka dibatasi, ditegur, atau diperbaiki di sekolah. Sebahagian dari antara anak-anak ini telah merupakan noda bagi sidang, dan merupakan aib kepada nama orangorang Advent.
“Orang-orang tua tidak menghargai nasehat mereka sendiri, dan memandang rendah teguran yang diberikan kepada anak-anak mereka, dan mereka tidak hati-hati mmenyembunyikannya dari mereka. Dosa para orang tua dimulai dengan tuntunan mereka yang salah di rumah. Jiwa anakanak mereka akan hilang, sebab mereka tidak menerima ajaran dari firman Allah, dan belum merupakan seorang Kristen di rumah mereka sendiri. Gantinya membela perbuatan anak-anak mereka yang suka melawan, seharusnya para orangtua menegur mereka, lalu membantu kesetiaan para guru. Orang-orang tua itu sendiri tidak bekerja sama dengan Kristus, dan itulah sebabnya mereka melalaikan kewajiban mereka. Apa yang mereka tabur, itulah yang akan mereka tuai. Sekaliannya itu tentunya akan dituai.
Di sekolah, Saudara — tidak hanya disusahkan oleh perbuatan anak-anak yang tidak benar, tetapi juga disusahkan oleh salah asuhan para orangtua yang tidak bijaksana, yang mana menghasilkan kebencian terhadap pengendalian diri.
* * *
“Saya tidak berani berdiam diri lebih lama. Saya berbicara kepada kamu dan juga kepada sidang di (Gunung Karmel). Kamu telah melakukan kesalahan besar. Kamu telah menganiaya dengan tidak adil seorang kepada siapa kamu dan anakanakmu telah berhutang terima kasih, yang tidak kamu sadari. Kamu harus bertanggung jawab atas
570SERI SYMBOLIC CODE
pengaruh yang kamu paksakan kepada (Sekolah) … Kamu telah menanamkan roh kritik ke dalam hati para pelajar, yang bertentangan dengan Roh Allah. Kamu telah menuntun mereka menghianati hati nurani mereka. Tidak sedikit orang muda di antara kita yang berhutang budi karena prinsip akal budi dan pengetahuan mereka peroleh dari Saudara …, Banyak orang yang beruntung karena pendidikan yang diberikannya, bukan hanya di sekolah Sabat, tetapi juga dalam berbagai-bagai cabang pekerjaan kita. Namun pengaruhmu telah menanamkan sifat yang tidak tahu berterima kasih, lalu menuntun anak-anak untuk menghinakan perkara-perkara yang mereka harus hargai …
“Saudara —, adalah seseorang pencinta ilmu pengetahuan yang sungguh. Ia telah memberi pesan kepada para pelajar supaya mereka bertanggung jawab atas waktu, talenta, dan kesempatan-kesempatan mereka. Tidak mungkin bagi seseorang untuk memberikan perhatian yang begitu banyak, lalu memikul tanggung jawabtanggung jawab yang begitu berat tanpa mengalami ketergesaan, keletihan dan kegugupan. Mereka yang menolak untuk memikul beban yang akan menguras tenaga mereka sepenuhnya, tidak akan mengetahui apapun tentang kesusahan yang dibebankan kepada orang-orang yang harus memikul beban-beban itu.
“Ada beberapa orang dalam (pekabaran ini) yang hanya mencari hal-hal yang tidak bermanfaat dan yang tidak menyenangkan dalam pergaulan mereka dengan Saudara —. Orang-orang ini bukanlah orang yang begitu bijaksana, tidak memiliki Roh Kristus, dan bukan orang yang tidak memikirkan kejahatan. Mereka membuat sebanyak-banyaknya dari setiap kata-kata yang tidak dipikirkan atau lakukan, dan mengingatnya pada suatu waktu ketika iri hati, prasangka, dan rasa cemburu bangkit di dalam hati orang yang bukan Kristen.” — Jilid 5, hal. 51 – 55.
9
Beberapa minggu sejak saya bermimpi menghadiri pertemuan yang kamu selenggarakan untuk meyelidik. Saya mendengar kesaksiankesaksian yang dialami oleh siswa-siswa melawan Saudara —. Murid-murid itu telah memperoleh keuntungan besar dari kesetiaannya mengajar. Suatu ketika mereka hampir tidak dapat menghitung pujian yang diberikan kepadanya. Kemudian hal itu tersebar bahwa ia adalah orang yang terkenal baik. Tetapi sekarang zaman telah berubah. Orang-orang ini telah mengembangkan tabiat yang sebenarnya. Aku melihat seorang malaikat dengan sebuah kitab peringatan yang terbuka, dalam mana ia menulis setiap kesaksian yang diberikan. Bertentangan dengan setiap kesaksian itu, ada tertulis dosa-dosa, cacat-cacat, dan kekeliruan-kekeliruan orang-orang yang memilikinya. Kemudian disana ada dituliskan manfaat yang besar yang diperoleh orang-orang ini dari pekerjaan Saudara —
“Kita, sebagai suatu umat, sedang memetik buah dari usaha keras Sdr — Tidak ada seorangpun dari antara kita mau mengabdikan waktu dan pikiran lebih untuk pekerjaannya, selain daripada Saudara —. Ia sudah menyadari bahwa tidak ada orang yang menunjangnya, dan merasa berterima kasih untuk setiap dorongan yang diberikan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
“Tuhan berkenan kepada usaha-usaha yang dijalankan oleh Saudara —, karena ia sedang meletakkan dasar dari sekolah yang sekarang dalam pelaksanaan … Di bawah tekanan atas pekerjaan yang berlebihan itu, ia telah melakukan berbagai kesalahan, bukanlah begitu menyedihkan, tetapi, hal itu adalah disebabkan orang-orang yang menentangnya dengan gigih. Dalam hubungannya dengan kaum muda, ia harus mmenghadapi roh pemberontakan dan roh pertentangan yang telah dinyatakan oleh para rasul, adalah salah satu dari tanda-tanda akhir zaman.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 91.
“Walaupun kesaksian-kesaksian di atas telah disampaikan kepada orang-orang percaya yang tinggal di Battle Creek, namun “Prinsip yang sama yang digunakan pada pekerjaan dalam lembagalembaga kita di Battle Creek, digunakan juga
571SERI SYMBOLIC CODE
dalam seluruh ladang pekerjaan.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 566.
“Jika para orangtua mau menempatkan diri mereka sendiri di dalam kedudukan guru-guru, dan mau melihat betapa sukar untuk mengatur dan mendisiplin sebuah sekolah dari setiap murid tingkatan kelas dan tingkatan pemikiran, maka mereka akan melihat beberapa hal yang berbeda. Mereka harus memikirkan bahwa sebahagian dari antara anak-anak tidak pernah didisiplin di rumah. Karena mereka selalu dimanjakan dan tidak pernah dididik supaya menurut, maka hal itu akan sangat menguntungkan bagi mereka untuk dijauhkan dari orang-orang tua yang kurang bijaksana, dan menempatkan mereka dibawah peraturan-peraturan yang keras sama seperti tentara-tentara dalam angkatan bersenjata. Jika sesuatu tidak dilakukan bagi anak-anak malang dan yang dilalaikan oleh para orangtua yang tidak setia ini, maka mereka tidak akan pernah diterima oleh Yesus; jika mereka tidak dikendalikan sebaikbaiknya, maka mereka tidak akan berguna dalam kehidupan ini, dan tidak akan memiliki bagian dalam kehidupan yang akan datang.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 429.
“Seluruh keluarga perlu mengubah kebiasaankebiasaan dan pendapat-pendapat mereka sepenuhnya sebelum mereka dapat menjadi wakilwakil Yesus Kristus yang benar. Bagi kebanyakan anak-anak yang akan menerima pendidikan dalam sekolah-sekolah kita, akan mengalami kemajuan yang jauh lebih banyak jika mereka terpisah dari lingkungan keluarga dimana mereka memperoleh pendidikan yang salah. Untuk mengurangi biaya, mungkin bagi sebahagian keluarga perlu mencari tempat tinggal bagi anak-anak mereka, tetapi dalam banyak hal, itu terbukti menjadi satu rintangan gantinya menjadi berkat kepada anakanak mereka.” — “Fundamentals of Christian Education”, hal. 313.
Akan tetapi, “Keluarga tidak dibenarkan untuk membawa anak-anak ke (Gunung Karmel) yang tidak dibawah pengawasan orangtua. Jika orangorang tua mereka tidak mempedulikan firman Allah tentang pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak mereka, maka (Gunung Karmel) tidak mempunyai tempat bagi mereka. Mereka hanya menjadi alat-alat yang tidak berguna di tempat (ini), dan akan menimbulkan perselisihan dimana kedamaian dan kesejahteraan akan dipertahankan. Hendaklah para orang tua mendidik dan mendisiplin anak-anak mereka sebelum mereka berusaha membawa anak-anak mereka (ke Gunung Karmel). — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 204.
MELINDUNGI WARISAN ALLAH
Pengalaman kami yang lalu dengan para orangtua mengenai pendidikan anak-anak di Sekolah Gunung Karmel, telah membuktikan kenyataan bahwa hanya sedikit di antara mereka yang dapat memahami dengan benar apa dasar yang tepat, tujuan, dan pekerjaan dari lembaga ini, walaupun semuanya sudah diusahakan menjelaskannya.
Karena telah dikekang dengan pengertian, pendapat-pendapat, dan nilai-nilai pendidikan yang salah yang mereka terima sehari-hari, maka baik para orangtua maupun anak-anak, telah mengira bahwa sekolah yang ada di Gunung Karmel, benar-benar sama seperti sekolah-sekolah yang lain seperti yang mereka kira, sehingga konsekwensinya yang menyedihkan mereka telah menemukan diri mereka terganggu dengan ukuran, tata tertib, dan peraturan-peraturan lembaga itu.
Sebagai sekolah dari pekabaran Eliyah, maka Sekolah Gunung Karmel tidak mempunyai tujuan yang lain selain daripada mendidik kaum muda untuk ditempatkan dalam pekerjaan injil pada akhir zaman ini. Ia tidak memiliki kepentingan yang lain. Ia tidak mengharapkan upah maupun keuntungan yang bersifat duniawi. Setiap pribadi — tubuh, pikiran, dan jiwa — itulah semua yang ia kehendaki, dan yang perlu dimiliki, sebagaimana
572SERI SYMBOLIC CODE
yang diuraikan dalam Symbolic Code, Jilid 3, No.
Maka, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mulai sekarang Sekolah Gunung Karmel hanya akan menerima pelamar-pelamar yang memiliki persyaratan-persyaratan berikut :
1. Pelamar datang dengan sukarela
2. Pelamar yang datang bersedia tinggal disini tanpa cuti sampai Komisi Sekolah mengeluarkan 10 surat pembebasannya.
3. Para orangtua (atau wali) bersedia mengirimkan anaknya untuk tinggal di sini tanpa cuti, sampai komisi sekolah melihat apabila layak mengeluarkan surat pembebasannya.
4. Para orangtua (atau para wali) yang meninggalkan pelamar di tempat ini, lamanya diatur oleh lembaga.
5. Para orangtua (atau para wali) harus bersedia menanggung biaya sekolah, kalau tidak, Gunung Karmel yang akan menyekolahkan dan menanggung biaya mereka, sehingga tanpa syarat mereka bebas dari ikatan-ikatan atau aturanaturan para orangtua (atau para wali), dan dengan sepenuh hati masuk ke dalam pendidikan yang diselenggarakan disini sampai mereka menjadi orang-orang yang berdaya guna dan dapat diandalkan, dan dengan demikian mereka dapat memenuhi syarat untuk ditempatkan dalam pekerjaan Kebenaran Masa Kini.
Akan tetapi, sementara dalam pendidikan atau pada suatu waktu, para pelajar terbukti tidak dapat memahami tujuan dari lembaga yang telah dijelaskan sebelumnya, maka mereka akan dikembalikan kepada orangtua atau wali mereka.
6. Apabila ada keperluan surat harus disensor.
7. Baik orangtua (wali) maupun pelajar, harus bersedia mematuhi tata tertib yang dianggap perlu oleh Gunung Karmel.
Para orangtua dan para pelajar, saudarasaudara sekalian yang rindu dan bertekad untuk melihat masing-masing selamat dalam kerajaan itu, akan merasa senang untuk mematuhi semua persyaratan itu, dan akan menganggapnya sebagai pengorbanan untuk memenuhi pembatasan dan kelonggaran yang perlu diadakan oleh semua persyaratan itu.
Oleh sebab itu, Sekolah Gunung Karmel tidak berkeinginan atau tidak mau menerima siapapun terkecuali mereka sendiri dan juga para orangtua mereka mau melakukan pengorbanan apapun untuk diselamatkan. Kepada orang-orang lain, pintu tidak terbuka
Semua persyaratan hak masuk bagi para pelajar dibuat demikian untuk dipahami, dan jika para pelajar, para orangtua, atau para wali tidak memenuhi prinsip-prinsip yang dicantumkan disini, maka Dewan Sekolah akan bertindak tidak benar jikalau ia menerima pelajar yang demikian tinggal di Sekolah atau di dalam perumahan Sekolah. Dan oleh sebab itu, jika persyaratan-persyaratan ini bertentangan dengan hati mereka sendiri, maka kami menasehatkan agar mereka segera memutuskan hubungan dengan Gunung Karmel daripada mereka merasa susah.
— Dewan Sekolah Gunung Karmel.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Memboroskan Waktu — Kerugian
Terhadap Kecerdasan,
Kemiskinan Besar, Adalah Kesusahan
Yang Tidak Tertahankan
Pertanyaan No. 167 :
“Dapatkah saudara menjelaskan kepada saya, pekerjaan apa yang layak bagi sampai berumur
573SERI SYMBOLIC CODE
duabelas tahun?”
Jawab :
Kebanyakan anak-anak dalam masa Laodikea, telah bertumbuh seperti tanaman-tanaman gantinya bertumbuh seperti manusia yang terdidik. Karena pendapat-pendapat orangtua yang tidak baik dan oleh karena cinta mereka yang buta, maka anak-anak tidak mengetahui kewajiban hidup, dan akibatnya apabila mereka menjadi dewasa dan diharuskan memelihara diri mereka sendiri, mereka merasakan hidup ini sebagai hal yang membosankan gantinya sebagai sesuatu yang menggembirakan, dan apapun yang mereka lakukan tampaknya sukar dan tidak mungkin. Rumah-rumah mereka berantakan dan tidak memenuhi syarat-syarat kesehatan — tidak cocok untuk dihuni. Anak-anak yang seperti ini dapat disamakan dengan belalang-belalang; yang, terus bermain-main, menyanyi, dan yang sedang berjemur sepanjang musim panas, dan sedikitpun tidak memikirkan bahwa musim dingin sudah dekat, dimana rumput-rumput hijau akan lenyap dan cuaca dingin akan tiba, dan mendapatkan diri mereka tidak siap menghadapi keadaan itu, sehingga dengan demikian mereka kelaparan dan kedinginan, sementara semut yang sibuk bekerja sepanjang musim panas, memiliki banyak makanan dan memiliki tempat yang hangat untuk dihuni.
Para orangtua yang membiarkan anak-anak mereka untuk membuang-buang waktu mereka, sama dengan memasang jerat di hadapan mereka, sehingga mereka tidak layak untuk kehidupan yang sekarang maupun untuk kehidupan yang akan datang.
Banyak hal-hal yang berguna dan yang membawa perbaikan bagi anak-anak, maka kesetiaan untuk mematuhi hal-hal yang dimaksud akan memberi hasil yang banyak kepada kehidupan anak-anak pada masa sekarang maupun pada kehidupan yang akan datang.
Hal-hal yang berguna atau yang memberi kebaikan sebagai kewajiban rumah tangga antara lain, membersihkan jendela, menyapu, menyikat lantai membersihkan debu, merapikan tempat tidur, membersihkan bahan-bahan yang terbuat dari kayu, memasak, dan membuat pakaian sederhana. Kemudian tugas luar rumah antara lain, berkebun, dan membersihkan dan merawatnya, di samping banyak lagi yang lain seperti, berbelanja secara berhemat dalam cara perusahaan.
Juga, membaca dan menghafalkan bagianbagian dari tulisan Alkitab dan Roh Nubuat yang tidak hanya memberi pertolongan besar untuk diketahui, tetapi juga untuk memperkuat pikiran anak-anak.
Adalah mungkin dan bermanfaat kepada pendidikan anak-anak untuk menghubungkan salah satu pokok pelajaran seperti ilmu berhitung dengan pekerjaan berkebun; sebagai contoh, pada waktu anak-anak diajar bagaimana caranya menanam benih, maka pada waktu yang sama mengajar mereka untuk menghitung sementara mereka menjatuhkan benih ke dalam tanah.
Ajarlah anak-anakmu untuk memikul sendiri tanggung jawab mereka — tentukanlah tugastugas mereka di rumah, dan apabila mereka sudah belajar untuk menguasai suatu pekerjaan, promosikanlah kepada mereka tugas yang lain. Rumah haruslah menjadi sebuah sekolah. Apabila di dalam sebuah rumah ada beberapa orang anak, bagikanlah kepada mereka masing-masing pekerjaan sehari-hari di rumah, sedangkan orangorang tua wajib memikul tugas para guru. Dalam cara yang demikian, anak-anak tidak hanya menjaga diri mereka sendiri dari kejahatan dan pergaulan yang tidak benar, tetapi juga membuat mereka menjadi orang yang berguna, dan pada
11 waktu yang sama meningkatkan kekuatan fisik dan karakter yang kuat.
Jika kamu menyuruh anak-anakmu untuk melakukan pekerjaan dengan mencela mereka, maka kamu sedang mengajar mereka untuk membenci baik dirimu sendiri dan membenci
574SERI SYMBOLIC CODE
pekerjaan itu, maka oleh sebab itu, gantinya kamu mendidik mereka untuk mencintai hidup yang akan membuat mereka menjadi orang yang berbahagia dan orang yang berguna, sebaliknya kamu mendorong mereka untuk melakukan sesuatu yang justru kamu usahakan untuk menghindari mereka melakukannya.
Buatlah mereka mencintai pekerjaannya dengan jalan membangkitkan minat dalam pekerjaan mereka. Tirulah teladan yang ditunjukkan oleh Allah. Ajarlah mereka dalam perkara yang sama sebagaimana Ia mengajar kamu. Ia tidak pernah memarahi kamu. Ia telah menunjukkan kasih-Nya kepadamu, kemudian menerangkan segi yang salah dan segi yang benar dari kehidupan, dan dengan jelas Ia sudah memberitahukan kepadamu akibat-akibat yang menyusul dalam jalan yang kamu tempuh — berkat dari satu sisi dan kutuk dari sisi yang lain. Berhati-hatilah agar kamu tidak membuat mereka berbalik menentang Allah dengan mengatakan apabila mereka bertindak tidak benar, Ia akan menghukum mereka dengan cara ini atau itu, tetapi ajarlah mereka bahwa kejahatan mereka sendiri yang menuntun mmereka untuk menuai kutukan, sementara Allah masih meminta agar mereka menjauhi kejahatan itu.
Apabila kamu mau mengajarkan kepada mereka kedua akibat dari perbuatan ini gunakanlah ilustrasi yang sederhana, contohnya, ‘apabila mereka lalai untuk menyikat gigi mereka sesudah makan, akibatnya mereka akan menderita sakit gigi, dan demikianlah akibat dari setiap pelanggaran terhadap hukum-hukum Allah, biasanya mengakibatkan penderitaan dan kesusahan.
Janganlah biarkan mereka untuk tidak menghormati kamu dan juga tidak menghormati agamamu. Jika kamu membiarkan mereka untuk memerintah kamu, gantinya kamu yang memerintah mereka, maka kamu akan kehilangan mereka lalu Allah akan bertanya kepadamu : “Dimanakah kawanan domba yang diberikan kepadamu, yakni kawanan dombamu yang indah itu? Apakah yang akan kamu jawab apabila didatangkannya hukuman? Sebab kamu telah mengajar mereka menjadi kapten dan pemimpin atas kamu; “bukankah penderitaan yang akan menimpa kepadamu, seperti perempuan yang melahirkan?” (Yeremia 13 : 21, 22.)
“Janganlah tabiatmu yang tidak bersifat Kristen menyalahgambarkan Yesus. Jangan buat anakanak kecil ini menjadi jauh dari Allah karena keadaanmu yang dingin dan karena sifatmu yang kasar. Jangan membuat mereka berpikir bahwa surga bukanlah tempat yang menyenangkan jika kamu ingin tinggal di sana. Jangan mengatakan agama sebagai sesuatu yang tidak dapat dipahami oleh anak-anak, atau jangan bertindak seolah-olah mereka tidak disambut oleh Kristus dalam masa kanak-kanak mereka. Jangan memberi kesan yang keliru kepada mereka bahwa agama Kristus adalah agama yang gelap, dan bahwa untuk datang kepada Juruselamat harus menyerahkan segala-galanya yang membuat hidup menggembirakan.
“Sementara Roh Kudus bekerja di hati anakanak, maka bersatulah ke dalam pekerjaan-Nya. Ajarkanlah kepada mereka bahwa Juruselamat sedang memanggil mereka, ajarkanlah kepada mereka bahwa tidak ada sukacita yang lebih besar bagi-Nya, daripada menyerahkan diri mereka kepada Dia dalam perkembangan dan kesegaran dari tahun-tahun hidup mereka.
“Tidak terhingga kelembutan hati Juruselamat untuk memperhatikan jiwa-jiwa yang telah dibeli dengan darah-Nya sendiri. Mereka adalah merupakan tuntutan daripada kasih-Nya. Ia memandang mereka dengan satu kerinduan yang tidak terucapkan. Hati-Nya tidak hanya tertarik kepada anak-anak yang berkelakuan baik tetapi juga kepada anak-anak yang mewarisi sifat-sifat yang tercela. Banyak orangtua yang tidak dapat memahami betapa besar tanggung jawab mereka terhadap sifat anak-anak ini. Mereka tidak mempunyai perasaan yang halus dan tidak mempunyai akal budi untuk mengatasi kesalahan anak-anak untuk apa yang mereka telah perbuat.
575SERI SYMBOLIC CODE
Tetapi Yesus memandang anak-anak ini dengan penuh belas kasihan. Ia berusaha untuk menemukan penyebabnya.
“Pengerja-pengerja yang beragama Kristen dapat menjadi wakil-wakil Kristus untuk membawa anak-anak ini kepada Juruselamat. Dengan akal budi dan kebijaksanaan mereka dapat menyatukan anak-anak itu dengan hati mereka, mereka dapat memberikan kepada anakanak itu semangat dan pengharapan, dan melalui karunia Kristus akan melihat perubahan dalam tabiat mereka, sehingga mengenai mereka dapat disebut, ‘Keadaan yang seperti itulah yang merupakan kerajaan Allah.” — “The Desire of
Jangan Berjalan Mendahului
Pertanyaan No. 168 :
“Matius 24 : 14, 19 : ‘Dan injil kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia untuk menjadi kesaksian bagi semua bangsa; sesudah itu barulah tiba kesudahannya … Celakalah ibu-ibu yang sedang mengandung atau yang menyusukan bayi pada waktu itu!”
Kepada siapakah Juruselamat menyatakan celaka itu — kepada dunia atau kepada umat Allah?
Jawab :
Kami tidak mengetahuinya.
Siapakah Yang Akan Memberikan Upah
Kepada Kami?
Pertanyaan No. 169 :
Adakah orang-orang yang bekerja part time dan orang yang memperoleh sukses berhak menerima bantuan dari kantor?”
Jawab :
Mereka yang sedang bekerja dengan berharap menerima bayaran, sebagai upah pekerjaan mereka, bukanlah orang yang bekerja bagi Kristus, melainkan bekerja bagi diri sendiri. Oleh karena kita bekerja bagi Kristus, maka tujuan kita yang paling utama adalah untuk penyelamatan jiwa-jiwa, dengan berharap menerima pemberian dari “Tuan rumah” itu ketika “datang malam”, “uang” kita maupun upah-upah kita. Menurut perumpamaan Matius pasal 20, para pengerja yang diupah Tuan rumah itu untuk bekerja, tidak mengetahui apa yang akan mereka terima pada akhir dari hari itu. Jika pekabaran “Tongkat Gembala” itu adalah pekabaran yang datang dari Allah, maka para pengerja-Nya itu lebih baik belajar bahwa pekerjaan itu harus diberitakan sepenuhnya dalam cara Allah, bukan dalam cara manusia.
Sekiranya kantor memberikan bantuan keuangan kepada setiap orang yang bekerja hanya part time yang mereka berikan, maka kantor ini akan wajib membayar semua orang yang mengerjakan apa saja, apakah itu sedikit atau banyak untuk kemajuan rencana Allah, dan dengan demikian akan membuat satu teladan yang tidak hanya dapat dipenuhi, tetapi juga kalau dipenuhi, tentunya hal itu hanya akan merusak gantinya membangun, baik kepada pengerja itu
12 sendiri maupun kepada siapa mereka bekerja.
Rencana yang perlu diperhatikan dalam kaitan ini adalah supaya semua orang yang memberikan pelajaran-pelajaran, terlibat dalam pekerjaan pemeteraian ini, melaporkan semua kegiatan mereka ke kantor ini, sehingga kantor dapat memberikan penghargaan atas hasil-hasil pekerjaan mereka. Dan kemudian, apabila ada menarik sejumlah jiwa yang bertobat, memilih untuk menggunakan waktunya yang penuh untuk mengajarkan pekabaran itu, mereka dapat melaporkan pada kami tentang kenyataan ini, mereka dapat memperoleh kedudukan penuh untuk berhak menerima bantuan keuangan dari hasil pekerjaan mereka.
576SERI SYMBOLIC CODE
Dalam hal ini, panggilan diberikan kepada semua orang — kecil atau besar, kaya atau miskin, berpendidikan atau tidak berpendidikan — semuanya memiliki hak yang mulia dan agung untuk menjadi pendeta-pendeta Kristus.
“Kebenaran Masa Kini menuntun ke depan dan ke atas, menghimpun orang-orang miskin, orangorang yang tertekan, orang-orang yang menderita, dan orang-orang yang melarat. Semua yang mau datang akan dihimpun ke dalam satu kandang. Dalam kehidupan mereka akan terjadi suatu pembaharuan sehingga mereka akan merupakan anggota-anggota keluarga raja, yaitu anak-anak Raja samawi.” — “Testimonies for the Church”,
Kepada semua guru Kebenaran Masa Kini, diminta supaya mereka melaporkan semua pekerjaan mereka ke kantor, agar kantor dapat memberikan bantuan yang mungkin dapat diberikan untuk membuat pekerjaan mereka berhasil.
SEBUAH SURAT TERBUKA
Rekan-rekanku yang telah menulis surat kepada saya dan yang belum menerima balasannya, pasti merasa heran dan bertanya apa yang terjadi dengan saya. Tugas-tugas yang mendesak telah membuat saya tidak mungkin untuk menulis surat kepada masing-masing pribadi, sehingga saya menggunakan kesempatan ini untuk menjawab semua surat mereka melalui sepucuk surat terbuka, sebagaimana juga berbicara kepada semua penganut Kebenaran Masa Kini, dengan tujuan untuk memberikan semangat dan mendorong mereka untuk mencapai kemenangan serta mengadakan usaha bagi kepentingan hidup kekal mereka.
Satu lagi hari sabat yang diberkati sudah hamper berakhir, membawa kita lebih dekat satu minggu pulang ke rumah kita! Kenyataan yang khidmat! Bukankah hal itu memaksa kita untuk mengetahui dengan pasti bahwa satu minggu yang lalu kita telah membuat kemajuan atau tidak? Pertanyaan yang bersifat menyelidik ini hendaknya menuntun kita agar kita memeriksa diri kita sendiri, sehingga kita dapat mengetahui apakah kita sedang memenuhi atau tidak syaratsyarat untuk menjadi umat Allah yang sisa?
Saya sangat prihatin terhadap keselamatan kamu, dan saya percaya bahwa kamupun merasa prihatin terhadap keselamatan saya. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama memikirkan firman-firman Allah berikut ini, semoga hati kita sebagai teman dapat sependapat dan semoga hati kita dibuat menjadi satu.
Sementara kita berusaha untuk membandingkan diri kita dengan Teladan yang sempurna itu, maka yang pertama perlu kita ketahui adalah, “Kebenaran diri sendiri bukanlah pembenaran yang sesungguhnya, dan mereka yang berpegang kepadanya akan menanggung akibat penipuan yang fatal. Sekarang banyak orang yang mengaku mematuhi hukum Allah, tetapi mereka tidak memiliki kasih Allah dalam hati mereka untuk diberikan kepada orang-orang lain. Kristus memanggil mereka untuk bersatu dengan Dia di dalam pekerjaan-Nya untuk menyelamatkan dunia, tetapi mereka memuaskan diri mereka serta berkata, ‘Guru, aku akan pergi’, namun mereka tidak pergi. Mereka tidak mau bekerja sama dengan orang-orang yang sedang mengerjakan pekerjaan Allah. Mereka adalah orang-orang pemalas. Seperti anak-anak yang murtad, mereka mengucapkan janji palsu kepada Allah. Untuk melaksanakan tugas pekerjaan sidang, mereka berjanji untuk menerima dan mematuhi firman Allah, berjanji untuk menyerahkan diri mereka kepada pekerjaan Allah, namun mereka tidak melakukannya. Dalam pernyataan mereka mengaku menjadi anak-anak Allah, tetapi di dalam kehidupan dan di dalam tingkah laku mereka menyangkal hubungan ini.
577SERI SYMBOLIC CODE
Mereka tidak menyerahkan kehendak mereka kepada Allah. Mereka sedang menghidupkan suatu kebohongan.” — Christ’s Object Lesson”,
Sekarang, rekan-rekanku, dapatkah kita menanyakan pertanyaan ini kepada diri kita, Apakah aku telah memberikan segalanya untuk membantu pekerjaan-Nya?
Masing-masing harus menjawab untuk dirinya sendiri. Saya senang untuk memberikan jawaban bahwa saya bukan hanya merupakan perintis yang pertama yang memiliki kesempatan untuk bekerja dengan suka rela di Gunung Karmel, tetapi saya juga adalah orang yang memiliki kesempatan istimewa untuk memiliki perananan yang aktif dalam pembangunan perumahan. Dan karena pekerjaan itu terus berkembang, tentunya saudara-saudara dapat melihat mengapa saya hanya memiliki sedikit waktu untuk mengadakan surat menyurat.
Sekarang teruslah menguji diri sendiri, maka kita masih akan menemukan panggilan lain untuk mencapai standar yang tinggi, yang telah ditetapkan oleh Allah di hadapan kita :
“Janji penurutan akan mereka penuhi apabila hal ini tidak meminta pengorbanan; tetapi apabila penyangkalan diri dan pengorbanan dituntut, apabila mereka melihat bahwa salib itu harus dipikul, maka mereka pun menjauhkan diri. Demikianlah keyakinan terhadap kewajiban ditinggalkan, dan pelanggaran yang terkenal terhadap hukum-hukum Allah menjadi kebiasaan. Telinga dapat mendengar firman Allah, tetapi kuasa pengertian telah menghilang. Hati telah menjadi keras, dan keyakinan telah hangus.
“Jangan mengira bahwa oleh karena kamu tidak menunjukkan permusuhan secara terangterangan kepada Kristus, maka kamu sedang melayani Dia. Demikianlah jiwa kita sendiri tertipu. Oleh menahan apa yang telah diberikan oleh Allah kepada kita untuk digunakan dalam pekerjaan- Nya, apakah itu berupa waktu, atau berupa harta atau sesuatu karunia yang telah Ia percayakan kepada kita, maka hal itu berarti kita sudah bertindak menentang Allah.
“Setan menggunakan kelesuan dan kelambanan yang mengantuk dari orang-orang yang mengaku Kristen untuk memperkuat tenaganya dalam memenangkan jiwa-jiwa kepada dirinya. Banyak orang yang mengira bahwa walaupun mereka tidak bekerja bagi Kristus, namun masih berada di pihak-Nya, dan sedang memberi kesempatan kepada musuh untuk memperoleh tempat yang mengikat dan meraih keuntungan. Oleh kegagalan mereka untuk menjadi pengerja-pengerja yang rajin bagi Tuan, maka dengan meninggalkan kewajiban-kewajiban yang tidak dilaksanakan dan perkataan yang tidak diucapkan, maka mereka telah mengijinkan Setan untuk mengendalikan jiwa-jiwa yang dapat dimenangkan bagi Kristus.
“Kita tidak pernah dapat diselamatkan dalam kelambanan dan tanpa kegiatan. Orang-orang yang benar-benar bertobat tidak akan menghidupkan suatu kehidupan yang tidak berdaya dan tidak berguna sedemikian ini. Tidak mungkin bagi kita untuk masuk surga. Seorang pemalas tidak dapat masuk ke sana.”
Rekan-rekanku yang kekasih, perkataan ini sungguh benar, maka jika kamu belum pernah 13 melakukan demikian, maka benahilah pakaianpakaian kuda yang terletak di hadapanmu, dan kerjakanlah bagianmu untuk menarik kereta itu menuju jalan pendakian, jangan peduli walau bagaimanapun curamnya jalan itu. “Kita harus membersihkan jalan raya Raja itu : karena Allah akan menyingkirkan segala rintangan keluar dari jalan itu. Allah memanggil kamu untuk menyambut pertolongan-Nya yang kuat. Daripada kamu menekankan berat badanmu pada kereta kebenaran yang sedang mendaki jalan itu, seharusnya kamu bekerja dengan segala tenaga yang dapat kamu kerahkan untuk mendorongnya terus.”
Untuk mengakhiri surat ini, saya berdoa
578SERI SYMBOLIC CODE
kiranya Allah memberkati semua usahamu untuk melakukan perkara yang benar. Dan “Oleh sebab itu hai rekan-rekan yang kekasih, jika kamu sudah memperhatikan semua perkara ini sebelumnya, maka hati-hatilah juga, agar kamu jangan dituntun kepada kekeliruan orang-orang jahat, dan jatuh dari kesetiaanmu. Tetapi bertumbuhlah dan dalam kemurahan, dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus. Bagi-Nyalah kemuliaan baik sekarang dan selama-lamanya.”
“Masih banyak lagi perkara yang mau saya tuliskan, tetapi saya tidak lagi mengatakannya melalui tinta dan melalui pena kepadamu “ Tetapi saya percaya bahwa tidak lama lagi kita akan bertemu muka dengan muka, dan berbicara berhadap-hadapan. Damai sejahtera bagimu. Semua rekan-rekan kita memberi salam kepada kamu. Saya juga mengirimkan salam kepada masing-masing saudara.” (3 Yohanes 13, 14).
Salam hormat dari Saudaramu, semoga kita menjadi salah seorang dari antara “kuda teji”
yang kuat itu,
M.L. Deeter
GELOMBANG KESEHATAN
“Jika para orangtua menularkan kepada anakanak mereka kecenderungan-kecenderungan yang akan membuat lebih sukar untuk mendidik mereka dengan sabar yang tegas, dan mengusahakan kebiasaan-kebiasaan yang murni dan saleh, betapa suatu tanggung jawab yang khidmat yang diemban oleh para orangtua untuk menghalangi pengaruh itu melalui segala sesuatu yang ada dalam kuasa mereka! Betapa tekun dan betapa bersungguh-sungguh mereka seharusnya bergumul untuk melakukan kewajiban mereka demi anak cucu mereka yang bernasib malang! Kepada para orangtua telah diberikan kepercayaan yang suci untuk memelihara undangundang tentang tubuh dan ahlak anak-anak mereka. Mereka yang memanjakan selera anakanak, dan tidak mengajarkan bagaimana untuk mengendalikan nafsu, akhirnya akan melihat, bahwa anak-anak yang kecanduan rokok, diperbudak oleh minuman keras, yakni orang-orang yang mengucapkan kata-kata yang tidak senonoh dan dusta, semua itu adalah karena kekeliruan yang telah mereka lakukan.” — “Christian Temperance and Bible Hygiene”, hal. 46, 47.
Gunung Karmel telah memiliki satu patokan bagi orang-orang dewasa maupun bagi orang-orang muda. Secara terus menerus kami menyerukan, “perhatikanlah kebiasaanmu makan dan kebiasaanmu minum! Jika kamu mengabaikannya, maka hukum-hukum alam akan memberitahukan kehancuranmu.”
“Adalah mustahil bagi mereka yang tidak mengendalikan seleranya dapat mencapai kesempurnaan Kristen. Perasaan moral daripada anak-anakmu tidak mudah dibangunkan, kecuali kalau kamu berhati-hati memilih makanan mereka. Banyak ibu menyiapkan makanan sebagai jerat di hadapan keluarganya, karena menyediakan daging, mentega, keju, makanan-makanan yang sangat berbumbu, kue kering dan makanan yang mengandung rempah-rempah dan yang secara bebas dimakan oleh orang tua maupun orang muda.” Idem.
Karena penggunaan makanan-makanan seperti yang disebutkan di atas, berikut makananmakanan lain, maka setiap tahun negeri ini ada kira-kira empat ratus ribu anak kecil dibawah umur sepuluh tahun, telah terbaring di dalam kubur-kuburnya sebelum waktunya. Berusahalah agar anak-anakmu jangan bergabung dengan mereka.
KUE BOLA
Penggunaan soda dan bubuk pengembang kue
579SERI SYMBOLIC CODE
adalah berbahaya. Tinggalkanlah resep-resep makanan semacam itu, dan adakanlah reformasi dalam hal ini.
Kue Bola Dari Tepung Gandum Murni
1 cangkir susu
¼ cangkir kepala susu
¼ cangkir minyak
½ cangkir creacker atau remah-remah zwieback [semacam biscuit kering]
½ cangkir tepung gandum murni
¼ sdt garam
2 butir telur
Didihkanlah air di dandang yang bersusun atas dan bawah; di bagian atas, letakkan susu, cream, minyak, dan garam. Panaskanlah semua bahan ini sampai kepada titik didih; kemudian, sementara mengocok, tambahkan tepung. Masaklah selama lima belas menit. Angkat dari api, biarkan sampai hangat, jangan panas, dan pada waktu yang sama masukkan dan kocoklah telur dalam adonan tersebut, dan kemudian campurkanlah di dalam cracker meal or remah-remah zweiback. Dengan menggunakan sendok masukkanlah ke dalam kaldu yang mendidih atau kuah apa saja yang mungkin engkau inginkan, gumpalkan adonan sebesar biji kenari. Masaklah tidak lebih daripada empat atau lima menit. Disajikan untuk enam orang.
Kue Bola Jagung
½ cangkir tepung gandum utuh atau sedang
2 ½ cangkir susu
½ cangkir minyak
1 sdt garam
½ cangkir cracker
3 butir telur
¾ cangkir jagung yang telah dipilin
Sama seperti kue bola di atas, ambil susu, minyak, dan garam masukkan ke dalam dandang yang bersusun dua. Sementara mengaduk, tambahkan jagung, dan teruslah aduk sampai lembut. Kemudian tambahkan tepung, campurkan dengan baik, dan masaklah selama lima belas menit. Angkat dari ai, dan diamkan sampai hangat, jangan panas, keudian kocoklah telur ke dalamnya pada waktu yang sama. Untuk adonan ini, tambahkan cracker, dan masaklah tidak lebih lama daripada kue bola dari tepung gandum murni.
Yang manapun adonan ini selaras dengan hidangan sehat berikut : rebusan kacang polong garbanzo, rebusan kacang merah atau navy, rebusan sayur dan potato.
Makanlah untuk kesehatan; bukan untuk selera.
14 “Sesungguhnya, Mereka Akan Menyanyi Dalam
Jalan-Jalan Tuhan,” (Mazmur 138 : 5).
“Apabila Sion akan bangkit dan bercahaya, maka terangnya akan menembus, dan nyanyian pujian yang mulia serta rasa syukur akan terdengar dalam himpunan umat kesucian … Kenapa kita tidak menyanyikan nyanyian-nyanyian rohani sementara kita berjalan pada pengembaraan kita? — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 368.
“Sebagai bagian dari upacara peribadatan, nyanyian adalah sama seperti doa” (“Education”, hal. 168), dan merupakan suatu penghiburan yang sungguh dan insipirasi bagi kita karena kita telah berjuang untuk memenangkan tempat dalam “perhimpunan umat kesucian” — yang 144.000 itu — “apabila penyucian sudah akan digenapi.”
Maka sementara kita berdoa dan bernyanyi dalam roh dan dengan akal budi (1 Korintus 14 : 15), nyanyian-nyanyian kita itu akan menyatakan kebenaran dan pengalaman dari pekabaran Kebenaran Masa Kini, dan kemudian kita akan melihat bahwa “kaabah Allah terbuka di surga, dan ambang pintunya akan disinari dengan kemuliaan dari setiap sidang yang mengasihi Allah dan memelihara hukum-hukum-Nya … Kemudian kita akan mempunyai pandangan rohani untuk melihat perbedaan ruangan sebelah dalam dari kaabah surga. Kita akan mengerti tema nyanyian dan ucapan syukur dari paduan suara
580SERI SYMBOLIC CODE
samawi yang berada di sekeliling tahta itu.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 368.
“Saatnya akan tiba, dan sudah berlangsung sekarang, apabila penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan dalam Kebenaran (kebenaran masa kini.” (Yohanes 4 : 23). Oleh karena itu, lagu berikut ini hendaklah menjadi permulaan daripada sambutan kita akan kata-kata dari Pemazmur : “Nyanyikanlah bagi Tuhan suatu nyanyian baru, dan Pujilah Dia dalam perhimpunan umat-umat kesucian.” (Mazmur 149 : 1).
“PUJILAH ALLAH KITA”
(Nyanyian : “Yesus Mengasihi Aku”)
Puji-pujian adalah bagi Allah di surga!
Ia mengirim Tongkat itu dalam kasih-Nya yang tak berbatas;
Dan kebenaran-kebenaran yang menyelamatkan dalam Alkitab diungkapkan, Nubuatan digenapi dan yang lainnya diungkapkan.
Chorus :
Oh, aku memuji Tuhan, sebab Tongkat itu sudah datang, Kita dibaharui, kita dihidupkan kembali Dari penipuan yang menyedihkan dalam iman dan pekerjaan, Dalam mana sirene kematian mengintai
Jika kita mau bertahan, apabila malaikat pembantai, Sekarang kita harus berkeluh kesah dan menangis, serta belajar menurut.
Demikianlah “buah-buah pertama”, disucikan oleh kuasa Tongkat itu, Kita akan memenangkan rombongan besar itu — “pujilah Allah kita!”
Chorus :
Oh, aku memuji Allah Tongkat itu memulihkan Kepada hidup yang baru, segala sesuatu seperti dahulu kala.
Kerajaan-Mu datang, Oh, tak ada bandingannya!
Pengorbanan semuanya; disana!
Hendaklah semua orang penganut Kebenaran Masa Kini, sementara mereka bersama-sama berhimpun untuk berbakti mengangkat hati dan suara mereka ke arah surga, untuk menyampaikan nyanyian pengalaman dan pujian ini, karena semantara mereka “menyanyikan nyanyian yang baru” dan “suara yang gembira” sedemikian ini, maka mereka sedang “menyanyikan bagi kebesaran Tuhan.” (Yesaya 24 : 14)
PERINGATAN-PERINGATAN YANG
SANGAT PENTING
“BAGAIMANAKAH ENGKAU BACA?”
Karena kelalaian sebagian orang, maka banyak surat telah kesasar dan tidak sampai ke kantor ini. Alamat kami yang benar telah diberitahukan pada penerbitan yang lalu, namun sebagian orang tidak memperhatikannya. Tolong supaya mengingat alamat kami sebagai berikut :
Persekutuan Penerbitan Umum
Kepada Pusat Gunung Karmel,
Waco, Texas
NAMA PRIBADI
Tolong jangan masukkan uang ke dalam suratsurat biasa. Kirimkanlah melalui pos wesel, atau melalui cek bank. Pastikanlah bahwa alamat pengirim sudah dituliskan.
Karena anjuran ini tidak diindahkan sepenuhnya, maka hal itu akan membingungkan kepada kami, karena sekali lagi kami akan menganjurkan supaya setiap orang yang menulis surat ke Kantor ini melaksanakan peraturan yang sudah dicantumkan disini.
581SERI SYMBOLIC CODE
Sekali lagi dengan sangat kami memohon agar pengiriman Pos Wesel, surat-surat, dll, ditujukan ke Persekutuan Penerbitan Umum.
Apabila mengirimkan uang, tolonglah kirimkan atas nama saudara, jika mengirimnya secara serombongan, harap diberi tahu apakah ia Tuan, Nyonya, Nona, atau Master.
Pada pertemuan Conference yang diadakan di Los Angeles dalam musim semi tahun 1934, dengan suara bulat sudah disetujui bahwa setiap hari Jumat petang (jam 5 petang Waktu Pasifik; Jam 6 Waktu Mountain; Jam 7 petang Waktu Central; Jam 8 malam Waktu Eastern) para penganut Kebenaran Masa Kini harus berdoa kepada Allah demi kepentingan pekabaran itu, percaya bahwa doa yang diselenggarakan semacam itu akan sampai di medzbah Surga, karena dalam kebenaran, “doa yang sungguh dari seorang yang benar akan banyak faedahnya.”
15
582SERI SYMBOLIC CODE
“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
16
583SERI SYMBOLIC CODE

1
584SERI SYMBOLIC CODE
PERMOHONAN GUNUNG KARMEL
“SEBAB SEBAGAIMANA KAMI TIDAK
MELAKUKAN APAPUN TERHADAP SALAH
SEORANG DARI ANAK-ANAK YANG KECIL INI,
MAKA KAMU JUGA TIDAK MELAKUKANNYA
KEPADA-KU.”
Karena merasa yakin bahwa saudara-saudara dan saudari-saudari kita yang berada dalam ladang penuaian akan dipenuhi dengan suka cita karena mengetahui bahwa Gunung Karmel sedang mengasuh anak-anak yang kecil sebagaimana dengan anak-anak yang lebih dewasa, maka bersama ini kami mengumumkan kepada semua saudara bahwa pengangkatan terhadap anakanak ini, sekarang adalah yang ketigabelas kali.
Untuk menjaga jiwa anak-anak kecil ini, untuk mendidik mereka bagi pelayanan Guru itu, dan untuk membuat mereka layak berdiri dengan Anak Domba itu di Gunung Sion, sekarang adalah menjadi kewajiban istimewa dan tanggung jawab kita masing-masing.
Meskipun pekerjaan dan tanggung jawab kita telah bertambah beberapa kali lipat, namun kita bersyukur kepada Allah karena Ia telah mempercayakan kepada kita kawanan domba yang indah ini. Akan tetapi, karena Gunung Karmel baru dalam tahap merintis jalan, dan oleh karena kurangnya fasilitas-fasilitas penting, di samping hanya sedikit laki-laki dan perempuan yang mau memikul tanggung jawab dan memikul salib Kristus, maka pekerjaan ini agaknya terlambat dan sebagaimana para pembaca ketahui kami sudah terlambat dua bulan untuk mengedarkan berita-berita dalam terbitan ini.
Walaupun bantuan kami sangat dibutuhkan di sini, namun kami telah dipanggil untuk mengadakan lawatan ke negara-negera bagian sebelah barat, tengah dan karena waktu yang dibutuhkan adalah selama dua bulan penuh, maka sewaktu kami pulang, kami melihat pekerjaan itu semakin bertumpuk.
Oh, saya berseru kepada Allah kuat-kuat agar Ia membangunkan para penganut Kebenaran Masa Kini supaya mereka dapat menyadari, bahwa teori pengetahuan tentang Kebenaran Masa Kini itu saja, tidak cukup untuk menyelamatkan jiwa-jiwa mereka dari tuntutantuntutan Setan atas mereka. Sebahagian orang tidak menyadari betapa besar dan betapa penting pekerjaan itu, banyak yang untuk kondisinya sendiri masih kurang. Mereka kurang memiliki kebijaksanaan yang benar dan kurang memiliki pertimbangan Ilahi. Dalam hal ini pun mereka tidak mau menyangkal diri mereka sendiri, walaupun itu demi keselamatan jiwa mereka sendiri atau untuk keselamatan jiwa orang-orang lain, sekalipun demikian mereka masih mengatakan bahwa mereka memiliki satu beban berat untuk menyelamatkan jiwa-jiwa orang banyak, dan rindu untuk pergi menyampaikan pekabaran itu! Melalui tulisan ini, ijinkanlah saya untuk memberitahukan satu contoh penipuan yang menyedihkan semacam itu.
Ada sejumlah dokter-dokter yang menerima Kebenaran Masa Kini yang hanya melakukan pekerjaan sedikit atau tidak melakukan apapun sama sekali, yaitu orang-orang yang menghindari tanggung jawab yang besar di Gunung Karmel untuk menyelamatkan jiwa-jiwa, dan walaupun mereka hanya melakukan pekerjaan sedikit atau tidak bekerja sama sekali pada ladang pekerjaan, namun mereka tidak mau datang untuk memberi bantuan kepada kami walaupun kami sudah memintanya. Sebahagian dari antara mereka sudah mengetahui bahwa klinik-klinik di Gunung Karmel sangat membutuhkan mereka. Kami telah berusaha keras untuk menjelaskan kepada sebahagian dari antara mereka bahwa pekerjaan yang mereka lakukan dalam ladang pekerjaan telah terbukti menemui kegagalan, dan bahwa pertolongan mereka di Gunung Karmel akan lebih bermanfaat daripada di ladang pekerjaan. Tetapi oleh karena mereka mengira bahwa mereka mempunyai semua tanggung jawab untuk
585SERI SYMBOLIC CODE
menyelamatkan orang-orang lain, maka mereka keliru tentang semua penjelasan kami dan telah membiarkan kami dan seorang dokter dalam kota Waco untuk merawat orang sakit.
Bagaimanakah orang yang tidak memiliki tanggung jawab khusus bagi domba yang sudah berada dalam kandang, dapat mempunyai tanggung jawab bagi domba-domba yang berada di luar kandang?
Apakah hanya kasus dokter ini yang ada di antara para penganut Kebenaran Masa Kini, disini kami tidak mau menyebutkannya, tetapi ada lagi kasus-kasus lain yang sama dengan keadaan dokter-dokter ini, dan kami harapkan agar tulisan ini akan menjadi satu pertolongan besar bagi mereka maupun kepada dokter-dokter itu sendiri.
Selama beberapa tahun terakhir ini, saya telah berulang-ulang menerima telepon dari Pantai sebelah timur untuk meminta agar saya berkunjung kesana. Bahkan sebahagian dari antara saudara-saudara itu telah menawarkan ongkos dan biaya perjalanan asalkan saya mau datang dan memberikan pertolongan yang mereka butuhkan, akan tetapi karena saya benar-benar belum sanggup untuk mengadakan perjalanan, sebab saya belum mempunyai orang-orang yang cakap untuk meneruskan pekerjaan itu disini, maka saya ingin membangun perumahan supaya dapat membereskan setiap permasalahan orang yang ada di atas bukit ini dan juga permasalahan yang ada dalam ladang pekerjaan — bertindak baik sebagai orangtua maupun sebagai guru, bertindak sebagai dokter dan perawat, dll, dll, di samping mengurus banyak pekerjaan lain yang hanya saya sendiri dapat menjalankannya.
Kami memohon kepada setiap penganut Kebenaran Masa Kini untuk meniru teladan yang telah ditunjukkan oleh Kristus di hadapan semua orang — bahwa kita harus melakukan perkara yang terutama sekali, memikul semua tanggung jawab, belajar dengan seksama, menghemat, dan menghargai waktu.
Banyak orang yang mengaku percaya akan pekabaran pemeteraian itu, tetapi tetap tinggal di rumah dengan tidak melakukan kegiatan apapun atau sedang mencoba memperkaya diri mereka sendiri dengan harta-harta dunia ini, sementara kita sedang berjuang untuk membangun perumahan dan menyiarkan pekabaran itu sehingga mereka dapat mengetahui kebenaran, menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, mengatasi kesukaran-kesukaran yang mereka alami, serta mengajar dan mengasuh anak-anak mereka.
Kemalasan dan kelimpahan roti adalah merupakan kutuk yang menimpa Sodom. Malas bekerja menjurus kepada kejahatan, perwujudan yang paling kuat adalah pergunjingan. Dan apakah pergunjingan itu benar atau tidak, namun ia itu akan menuntun orang yang bersalah jauh dari terang lalu masuk ke dalam kegelapan.
Bangunlah! Saudara-saudaraku, bangunlah! Agar kamu tidak menjadi seperti Sodom, yang dimusnahkan api sementara kamu berbaring bermalas-malasan atau kamu tengah menimbun simpanan uang di bank.
Kita membutuhkan pengerja-pengerja bagi kebun anggur itu, tetapi karena tidak seorang pun yang cocok bagi pekerjaan itu, maka terpaksa kita pertama sekali harus membangun perumahan (camp), dimana mereka dapat memperoleh pendidikan, dan dimana kami dapat mengasuh anak-anak, orang-orang sakit, orang miskin, dan orang-orang jompo. Kita sedang memerlukan tukang-tukang kayu, ahli-ahli mesin, guru-guru,
2 dokter-dokter, perawat-perawat, dan orang-orang yang dapat bekerja di kantor.
Banyak di antara anak-anak yang dikirimkan kepada kami untuk mendapat pendidikan telah dibiarkan bertumbuh seperti kuda-kuda liar; namun mereka akan membentuk regu yang terbaik jika mereka dapat dijinakkan dan dididik untuk maju. Tetapi jika kami harus membiarkan mereka seperti keadaan mereka, maka gantinya menjadi satu berkat, sebaliknya mereka akan
586SERI SYMBOLIC CODE
menjadi satu beban baik kepada diri mereka sendiri maupun kepada maksud Allah, dan mereka tidak akan layak untuk berdiri dengan Anak Domba itu di Gunung Sion. Oleh karena itu, jika anak-anak ini tidak menjadi pengerja-pengerja yang berguna dalam Kebenaran Masa Kini, maka waktu kita, tujuan-tujuan Allah, dan jiwa-jiwa mereka, selama-lamanya akan menjadi percuma, dan kejatuhan mereka akan menjadi lebih daripada satu bencana.
Seandainya para orangtua itu sendiri dalam mendidik anak-anak mereka, telah menuruti rencana Allah, maka tugas yang sekarang tidak akan begitu sukar. Tetapi sekarang, tanpa kerjasama para orangtua itu sepenuhnya dengan sekolah dan tanpa mengakui kepada anak-anak mereka untuk cara-cara mereka yang tidak bijaksana dalam mmembesarkan anak-anak, maka adalah tidak mungkin bagi kami untuk mengakhiri sifat-sifat kenakalan mereka yang lama, dan memenangkan mereka kepada kehidupan yang suci dan kepada kepatuhan, sehingga dengan demikian kehidupan mereka berguna sebagaimana hal itu tidak mungkin untuk mengubah hidup seekor zebra yang malas kepada kehidupan seekor kuda yang terlatih baik dan tangkas.
Apabila sebahagian dari antara anak-anak itu gagal untuk menjadi orang-orang baik, maka wajar bagi kebanyakan orangtua menganggap kesalahan itu adalah karena kesalahan akan pengelolaan sekolah dan bersimpati pada anakanak, bukan sebaliknya menghargai ketulusan hati guru-guru dan menghukum anak-anak mereka. Bersimpati terhadap anak-anak sementara mereka dalam keadaan salah, sama halnya dengan membuat luka yang parah, gantinya menaruh kasih sayang dan kebaikan.
Oleh karena itu, kami memohon dengan sungguh-sungguh kerja sama para orangtua dengan sekolah, agar supaya dengan demikian para orangtua itu dapat menyelamatkan anakanak mereka dari nafsu duniawi. Juga kami meminta kepada anak-anak untuk mengarahkan seluruh pikiran mereka, seluruh perhatian mereka ke dalam pekerjaan mereka, dan dengan demikian orang-orang tua mereka dapat selamat dari jeratjerat iblis.
Allah telah menetapkan kami untuk memberi bantuan sepenuhnya kepada anak-anak yang orangtuanya tidak mampu untuk mengurus mereka. Demikianlah anak-anak ini diangkat ke dalam rumah tangga semua penganut Kebenaran Masa Kini yang tidak mempunyai anak sendiri. Oleh sebab itu, tidak seorangpun yang telah ditunjuk oleh Allah untuk mengasuh “anak-anak kecil” ini, harus melalaikan kebutuhan-kebutuhan mereka. Kita sebagai satu umat harus bereformasi di segala bidang.
“Hendaklah semua orang berpatisipasi dalam biayanya. Hendaklah sidang mengetahui bahwa orang-orang yang seharusnya menerima keuntungannya adalah bersekolah di sekolah itu. Keluarga-keluarga miskin haruslah dibantu. Kita sendiri tidak dapat menyebut bahwa kita adalah penginjil-penginjil yang benar jika kita mengabaikan orang-orang yang ada di pintu kita, yakni orang-orang yang menginjak usia yang paling kristis, dan yang membutuhkan pertolongan untuk menjamin pengetahuan dan pengalaman yang membuat mereka layak bagi pelayanan Allah.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6,
Persembahan-persembahan yang telah diterima dikumpulkan tetapi terlalu sedikit untuk membiayai Symbolic Code, dan hampir tidak cukup untuk menutupi biaya bahan-bahan bacaan yang lain. Dan sekarang kami juga harus mengasuh anakanak ini. Oleh karena itu, apakah yang saudara dan saudari lakukan bagi warisan Allah dengan mana Ia kini telah menyuruh supaya kamu menjaga dan mengasuh mereka?
“Setiap laki-laki dan perempuan dalam jajaran kita, apakah mereka itu orang tua atau bukan, seharusnya wajib menaruh minat yang sungguh dalam kebun anggur Tuhan. Janganlah kita membiarkan anak-anak kita hanyut ke dalam dunia dan jatuh ke dalam pengendalian musuh.
587SERI SYMBOLIC CODE
Marilah kita datang menolong Tuhan, untuk membantu Tuhan melawan yang perkasa. Marilah kita berusaha dengan sekuat tenaga untuk menjadikan sekolah-sekolah kita satu berkat kepada orang-orang muda kita. Guru-guru dan para pelajar, kamu dapat berbuat banyak keuntungan dengan memikul beban Kristus, dan setiap hari belajar kepada-Nya untuk mempelajari kelembutan dan kerendahan hati-Nya. Mereka yang tidak berhubungan langsung dengan sekolah ini dapat membantu untuk menjadikannya satu berkat dengan memberikan sokongan moral dengan sepenuh hati. Demikianlah kita semua akan menjadi “pengerja-pengerja bersama dengan Allah”, lalu menerima upah kesetiaan, bahkan menemukan jalan masuk ke dalam sekolah surga.” — “Counsels to Teachers”, hal. 210.
Kami berharap supaya tidak seorangpun dalam Kebenaran Masa Kini mau mendengarkan katakata berikut yang berbicara kepadanya :
“Cinta diri dan cinta harta, membuat banyak orang untuk tidak melakukan kewajibannya kepada orang-orang lain. Apakah mereka mengira bahwa semua pekerjaan yang harus mereka lakukan adalah untuk mereka sendiri dan untuk anak-anak mereka? ‘Oleh sebab itu, Kristus berkata, ‘oleh karena kamu tidak melakukan apapun terhadap anak yang paling kecil ini, maka kamu juga tidak melakukannya kepada-Ku’. Adakah anak-anakmu lebih berharga dalam pandangan Allah daripada anak-anak tetanggamu? Allah tidak pilih kasih terhadap semua orang. Kita harus mengerjakan semua yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Tidak seorangpun harus dilalaikan oleh karena mereka tidak mempunyai pendidikan kebudayaan dan agama yang terlatih melebihi anak kesayangan. Seandainya kesalahan ini tidak ada, yaitu melalaikan anak-anak yang tinggal dalam rumah yang sama, mungkin mereka telah menunjukkan jauh lebih banyak jiwa-jiwa yang baik dan talenta yang berguna daripada anak-anak yang dipelihara siang dan malam dengan kasih sayang yang berlebihan. Malaikat-malaikat merasa iba terhadap anak-anak domba yang tersesat ini. Malaikat-malaikat menangis sementara mata manusia menjadi kering, dan hatinya tertutup terhadap mereka. Jika Allah tidak memberikan kepada saya pekerjaan yang lain, maka saya akan membuat hal itu untuk menjadi urusan hidupku mengurus anak-anak, yang orang-orang lain tidak peduli terhadap keselamatan mereka. Pada hari Allah, seseorang akan memegang tanggung jawab karena kehilangan jiwa-jiwa yang kekasih ini.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 423, 424.
Karena pekabaran Eliyah telah dikirimkan kepada sidang, adalah untuk mengembalikan hati bapa-bapa kepada anak-anak dan hati anak-anak kepada bapa-bapa mereka dalam sidang. Maka, pekabaran Eliyah itu adalah untuk menciptakan cinta yang baru dalam hubungan keluarga — bukan cinta karena perasaan yang membawa anak-anak maupun orangtua kepada dunia, gantinya menarik mereka dekat kepada Allah, melainkan cinta yang benar dan yang memenangkan satu dengan yang lain dari dunia kepada Tuhan. Cinta yang memimpin seseorang atau orang lain dari kesalahan, adalah jenis cinta yang sudah bertobat dan yang ditempatkan dengan satu cinta yang menyelamatkan yang selalu memimpin keluar dari pemberontakan menuju 3 kepatuhan.
Para orangtua, telah diamarkan melalui contoh dari anak-anak mereka yang lebih dewasa, dan mendapat hal-hal yang menyedihkan persis seperti yang telah mereka lakukan kepada mereka. Ada keluarga demi keluarga dimana anak-anak mereka berada dalam dunia sedang melayani iblis sementara para orangtuanya berada dalam gereja melayani Tuhan. Para orangtua ini merasa heran mengapa anak-anak mereka bukan pemeliharapemelihara hukum, dan sementara mereka terus memohon kepada sidang untuk berdoa bagi anakanak mereka, sebaliknya para orangtua itu membiarkan anak-anak mereka dalam pemanjaan dan kebiasaan yang salah. Sementara mereka berdoa bagi anak-anaknya, maka tanpa disadari mereka menuntun anak-anak mereka lebih jauh dan lebih jauh dari Tuhan!
588SERI SYMBOLIC CODE
“Setan mempunyai banyak pembantu. Banyak orang yang mengaku menjadi orang-orang Kristen sedang membantu penggoda itu untuk mengeluarkan benih-benih kebenaran dari hati orang-orang lain. Banyak orang yang mendengar khotbah tentang Firman Allah membuatnya menjadi pokok pergunjingan di rumah. Mereka duduk mengeritik khotbah itu seperti seorang penceramah atau seorang ahli politik. Pekabaran yang harus ditinggikan sebagai firman Tuhan untuk mereka, namun mereka sedang membuangbuang waktu atau mengomentari secara tajam. Tabiat, motif serta perbuatan-perbuatan pendeta, juga tingkah laku rekan sesama anggota diperbincangkan secara bebas. Kritikan yang keras dinyatakan, pergunjingan atau fitnah diulangi, dan hal ini telah didengar oleh orang yang belum bertobat. Sering perkara-perkara ini dibicarakan oleh orang-orang tua di depan anakanak mereka sendiri. Hal yang sedemikian telah merusak kehormatan para juru kabar Allah, dan juga menodai pekabaran mereka. Dan banyak orang yang menganggap remeh Firman Allah itu.
Demikianlah dalam rumah orang-orang yang mengaku Kristen banyak orang muda yang dididik menjadi orang-orang kafir. Dan para orangtua bertanya, mengapa anak-anak mereka begitu sedikit minatnya terhadap injil, dan meragukan kebenaran yang terdapat dalam Alkitab. Mereka merasa heran karena begitu sukar untuk menjangkau mereka melalui pengaruh moral dan agama. Mereka tidak mengetahui bahwa teladan mereka sendirilah yang telah memperkeras hati anak-anak mereka. Benih-benih yang baik tidak mempunyai tempat untuk berakar, karena Setan telah menghalaunya.” — “Christ’s Object Les-
Hai para orangtua, jika pikiranmu terlalu tumpul untuk memahami apa yang Allah harapkan dari padamu dalam permohonan ini, maka ingatlah hal yang satu ini, bahwa setiap perkataan yang kamu bicarakan kepada orang-orang lain untuk menentang lembaga ini, adalah sedang menarik engkau maupun para pendengarmu keluar dari kandang domba itu dan masuk ke dalam kehancuran yang kekal.
Surat pada minggu berikutnya dari seorang karabat dan wali seorang anak laki-laki yang ada disini, menunjukkan bahwa anak itu diperkirakan telah kembali ke rumahnya beberapa waktu. Tetapi jawaban yang bijaksana dan sifat keibuan telah merubah sikap anak itu sepenuhnya, maka kami harap bahwa jika ada anak-anak yang kurang merasa puas terhadap sekolah, hendaknya para orangtua menggunakan pertimbangan yang baik untuk menasehati mereka seperti yang dilakukan oleh Sister tersebut di atas untuk menasehati anak laki-lakinya.
Tak seorang pun di antara anak-anak akan mengucapkan satu perkataan kurang puas terhadap sekolah dan ingin kembali ke rumah, jika mereka mengetahui bahwa orangtua mereka tidak akan memberikan sesuatu dorongan semangat dalam jalan yang salah, maka sebaiknya para orangtua hendaklah memperbaiki anak-anaknya dan biarlah mereka tahu bahwa orangtua mereka tidak akan menyambut mereka dengan tangan terbuka, merangkul dan mencium mereka, sementara mereka mengetahui bahwa mereka sedang melakukan kesalahan. Berikut ini kami cantumkan sebuah surat yang berbunyi sebagai berikut dari seorang tante :
Yang kekasih T ----:
Saya baru saja menerima suratmu dan saya merasa terkejut dan mengalami kesusahan yang luar biasa. Saya tidak dapat mengatakan kepadamu betapa menyesal hati saya karena engkau telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Gunung Karmel. Saya ingin menasehati engkau agar engkau mau berjuang melawan keinginan sebagaimana engkau berjuang bagi hidupmu, hingga engkau mencapai kemenangan. Maka sekarang, T —, ingatlah engkau telah menandatangani untuk tetap tinggal di sana sampai mereka menyuruh engkau pergi, maka engkau mengetahui bahwa jika engkau meninggalkan Gunung Karmel, mereka tidak akan memanggil engkau kembali. Hal itu adalah sesuatu
589SERI SYMBOLIC CODE
yang aneh karena dengan tiba-tiba engkau mau pergi — pada hal engkau tidak pernah memikirkannya sebelumnya. Memang, saya ingin engkau keluar dan membawa pekabaran itu, tetapi engkau belum siap untuk itu. Mengapa engkau tidak sabar untuk tinggal di sana sampai engkau telah siap? Betapa rugi bagi dirimu dan juga bagi kami semua, karena engkaulah harapan saya untuk membawa semua keluargamu ke dalam kandang tetapi sekarang engkau ingin meninggalkannya bahkan sebelum engkau memulainya!
Engkau belum menerima pendidikan, bukan? Namun engkau telah berniat untuk meninggalkannya. Baiklah, tidak ada sesuatu apapun yang dapat saya lakukan atau saya katakan tentang hal itu, karena dengan kata-kata tidak cukup untuk menjelaskannya, dan saya begitu tidak berdaya untuk melakukan sesuatu terhadap masalah itu. Saya begitu yakin bahwa dengan satu kesempatan engkau akan berbuat yang baik.
Mengapa engkau berpikir supaya mereka mengembalikan engkau? Adakah engkau sedang mematuhi peraturannya? Sekarang T, —; engkau tidak akan pernah memiliki kesempatan itu, dan saya tidak melihat ada alasan bahwa engkau mengira bahwa peraturan-peraturan itu keras. Tidakkah engkau mengetahui bahwa peraturanperaturan yang keras akan membuat engkau menjadi kuat? Apakah engkau ingin menjalani hidup yang tidak berdisiplin dan tidak teratur, hingga engkau menjadi seorang dewasa namun memiliki moral dan ahlak yang lemah? Jalan-jalan dan pedesaan penuh dengan kaum muda yang seperti itu. Apakah engkau mau menjadi seperti salah seorang dari antara mereka?
Di samping itu T, —; Betapa engkau meratap kecewa apabila engkau menyadari apa yang hilang daripadamu pada waktu Tuhan mendirikan kerajaan-Nya, tetapi engkau melihat dirimu di luar kerajaan itu, hanya karena engkau tidak menyerahkan dirimu kepada pekerjaan agar engkau layak berdiri dengan Anak Domba itu di Gunung Sion! T — hanya beberapa minggu atau beberapa bulan dari usaha yang sungguh atas perananmu akan memberi keajaiban bagimu. Kenapa engkau sendiri tidak memanfaatkan kesempatan itu? Adakah engkau berdoa kepada Tuhan untuk memohon pertolongan agar engkau dapat memahami dengan benar-benar untuk apa engkau tinggal disana? Engkau harus mempunyai ketajaman rohani yang sungguh untuk menghargai Gunung Karmel. Tanpa itu, maka tempat itu benar-benar akan menjadi satu tempat yang sukar didiami, tanpa sesuatu yang dapat menarik engkau ke sana. Tetapi T, — untuk keperluan rohani tempat itu adalah gerbang yang terbuka menuju jalan ke surga, karena benar-benar engkau dapat
4 merasakan kehadiran Tuhan di sana.
Ingatlah akan bani Israel itu, betapa mereka ingin agar Tuhan membiarkan mereka mati di tanah Mesir gantinya membawa mereka keluar dan masuk ke dalam tanah tandus dan kering. Banyak permohonan dan penyerahan yang harus engkau lakukan bagi kewajibanmu sendiri. Tetapi tidakkah hal itu bernilai bagimu? Engkau adalah orang muda; dan Tuhan akan lebih sabar kepadamu karena engkau masih kurang pendidikan. Lagi pula engkau tidak dikeraskan dalam dosa.
T —, tolonglah untuk mencoba menjadi tertarik, dengan hanya mengatakan bahwa hal ini adalah benar tidak akan memberi sesuatu yang baik kepadamu. Engkau mempunyai satu pekerjaan untuk engkau lakukan bagi dirimu sendiri yang tidak seorang pun dapat melakukannya bagimu, dan jika hal itu tidak dilakukan sekarang itu tidak akan dilakukan kemudian, maka engkau harus bayar hanya untuk kebahagiaan dalam hidupmu — kepuasan untuk menjadi seorang laki-laki. Sekarang keputusan-keputusan sedang dibuat, dan jika engkau memutuskan untuk hanyut bersama arus (dan engkau memang condong ke arah itu), maka engkau benar-benar akan melihat dirimu dimana semuanya seperti timbunan kayu — dalam satu gundukkan dan kemudian membusuk, T —, jika engkau melihat semua timbunan kayu yang membusuk itu, lalu kemudian menyadari
590SERI SYMBOLIC CODE
bahwa Kristus mengetahui semuanya serta menyediakan satu jalan kelepasan bagimu, maka engkau akan tetap tinggal disana walaupun engkau harus mati. Cobalah T, — dan mintalah ke Gunung Karmel agar berdoa untukmu, serta berdoa bagi dirimu apabila engkau telah melanggar peraturan. Saya tidak pernah berpikir bahwa engkau menolak hal-hal yang keras.
Saya tahu bahwa ada hal-hal dalam kehidupanmu yang seperti gigi yang tercabut, tetapi Allah siap membantu engkau jika engkau menghendakinya, dan akhirnya perkara-perkara itu akan menyeret engkau begitu rendah sehingga kedewasaanmu akan memikirkannya, jadi sementara engkau masih muda, dan sebelum sesuatu perkara yang buruk dalam kehidupan semakin mengikat dan bertumbuh dari hidupmu, maka lepaskanlah dirimu daripadanya. Sekarang engkau mempunyai satu kesempatan ajaib untuk dilakukan, dimana orang-orang lain sedang melakukan hal yang sama.
Saya telah cukup berbicara kepadamu T, — dan saya harap supaya engkau mau mempertimbangkan apa yang sedang engkau lakukan lalu memikirkan semua perkara yang saya katakan, karena saya mau melakukan apa saja untuk menolong engkau, dan saya akan selalu berharap dan berdoa jika engkau jadi meninggalkan (Gunung Karmel), Roh Tuhan akan berjuang menolong engkau hingga engkau menemukan dirimu lagi di Gunung Karmel, bersedia bagi peperangan terbesar dan yang terburuk yang pernah diketahui di dunia ini, serta berjuang terus di pihak Panglima Yang tidak pernah kalah dalam perang.
Saya harap supaya segera engkau menulis surat lagi kepada saya dan mengatakan kepada saya apa yang engkau sedang lakukan, dan jangan lupa bahwa saya adalah orang yang pertama dan terakhir dan yang selalu ingat kepadamu. Saya sedang menangis sewaktu menulis surat ini, karena hal itu tampaknya tidak baik bahwa anakanak saya tidak mempunyai ahlak yang cukup kuat untuk berusaha pergi ke surga, dan ketika saya tiba disana dan mencari engkau, betapa hati saya menangis karena engkau berada di luar, hanya karena memikirkan “Melayani Diri sendiri”, “Tidak ada minat”, dan “Tertipu oleh Iblis”!
Saya ingin supaya engkau menulis surat kepada saya dan jangan pernah lupa. Berdoalah untuk memperoleh Salep mata sementara Tuhan menegur kita.
Tante tercinta —
PERJALANAN KE SEBELAH BARAT BAGIAN TENGAH
Karena perlu untuk mengunjungi beberapa saudara yang tinggal di negara-negara bagian sebelah Barat tengah, dan karena ada satu peralatan tetap yang harus diangkut dari Madison, Wisconsin, ke Gunung Karmel, dan juga karena kami sangat memerlukan satu truk angkutan yang baru, maka kami memutuskan untuk memperoleh keuntungan dari tiga jala yang penuh ikan dalam satu kali lempar. Oleh karena itu, dengan membeli sebuah truk merek Dodge di Pabrik, kami akan menghemat kira-kira seratus dollar, karena isteri saya dan saya sendiri memperoleh karcis pergi ke Detroit, Michigan, dan lain-lain. Demikianlah sementara dalam perjalanan kami dapat berhenti selama tiga hari di Ohio dan Indiana, dimana kami untuk pertama sekali mempunyai waktu istimewa untuk berkunjung kepada sejumlah penganut Kebenaran Masa Kini yang lapar akan kebenaran, dan yang merindukan kehidupan Kristen yang lebih baik telah memberikan dorongan kepada kami. Lagi pula, bantuan yang kami terima dari kerajaan dimana kami berkunjung, dan usaha saudarasaudara untuk membawa pelajar-pelajar yang baru, memberikan satu pandangan kepada kami apa kuasa Injil Kristus dapat lakukan.
Seterusnya kami menemukan satu rombongan
591SERI SYMBOLIC CODE
yang menyenangkan di Lewistown, Ohio, dan rombongan yang lain di Muncie, Indiana.
Kemudian sementara kami berada di Detroit, kami bertemu dengan Saudara dan Sister Schian, yang kami lihat merupakan pengerja-pengerja yang bersemangat dalam kepentingan Kebenaran Masa Kini, dan melalui mereka kami dapat berhubungan dengan sejumlah orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh, tetapi kami merasa kecewa sebab rencana perjalanan kami hanya memberikan satu pelajaran untuk mereka. Kebanyakan di antara mereka menjadi sangat tertarik untuk mempelajari Kebenaran Masa Kini, dan meminta buku-buku supaya mereka dapat menyelidikinya di waktu senggang mereka mengenai pekabaran pemeteraian. Kami berdoa untuk memperoleh panen jiwa yang indah dari segala usaha yang kami lakukan disana.
Kami berharap agar Saudara dan Sister Schian segera dapat menyesuaikan diri sepenuhnya untuk pekerjaan itu supaya mereka dapat membawa pekabaran itu kepada saudara-saudara kita orang Rumania.
Di Lansing, Michigan, kami bertemu dengan teman-teman yang sudah lebih dari limabelas tahun tidak pernah berjumpa. Mereka menjamu kami dengan ramah di rumah mereka yang indah, dan sepanjang malam itu kami sibuk berbicara tentang pekabaran, hingga akhirnya kami pergi tidur 5 setelah jam dua pagi.
Setelah kami berhenti di dua tempat lain di Michigan dan Illionis, maka kami menghabiskan waktu beberapa hari dengan teman-teman yang sudah lama di Rockford. Dari sana kami pergi ke sebelah Utara dan bertemu dengan orang-orang yang berminat di Madison dan Milwaukee. Setelah mengumpulkan beberapa keluarga dalam Kebenaran Masa Kini, maka kami dipanggil kembali ke Gunung Karmel. Karena itu, di Medison kami mengisi truk [Dodge] dengan beban sampai kapasitas yang sangat penuh dengan berbagai perlengkapan yang tetap dan satu keluarga yang berjumlah 4 orang untuk tinggal di gunung Karmel.
Dengan sepenuh hati kami berterima kasih kepada saudara-saudara kita yang begitu ramah dan mau untuk melakukan segala sesuatu untuk kami, dan kami berdoa agar Allah memberkati masing-masing mereka, dan menolong mereka untuk berdiri teguh bagi pekabaran pemeteraian itu sehingga mereka semua akan diperhitungkan masuk dalam rombongan yang paling mulia yaitu
Meskipun kami merasa sangat terpaksa mmengecewakan banyak dari saudara-saudara karena kami tidak dapat memenuhi permohonan mereka untuk mengunjungi mereka, namun kami berharap dapat mengunjungi mereka dalam waktu yang dekat.
Kita perlu berdoa bagi saudara-saudara kita yang menerima pekabaran itu dalam perjalanan kami, karena mereka tidak kurang akan mengalami perlawanan dari saudara-saudara kita MAHK daripada yang dialami Kristus dari saudara-saudara-Nya orang Yahudi. Rasul-rasul juga telah mengalami pencobaan untuk membatasi pekerjaan mereka, tetapi doa Kristus telah meneguhkan hati mereka sehingga pada tingkatan dimana mereka rela mati daripada mereka akan meninggalkan kebenaran yang telah mereka pelajari. Dan, karena doa Kristus itu bukan saja untuk mereka sendiri, melainkan juga untuk semua orang yang akan menyusul setelah mereka, hendaklah semua orang berketetapan hati sebab sekarang kita akan membacakan doa-Nya itu :
“Demikianlah kata Yesus, lalu Ia menengadah ke langit dan berkata, Bapa, saatnya telah tiba; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau : Karena Engkau telah memberikan kuasa kepada-Nya atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, supaya mereka dapat mengenal Engkau, satusatunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus Yang Engkau telah utus. Aku tidak
592SERI SYMBOLIC CODE
memohon supaya Engkau membawa mereka dari dunia, melainkan supaya Engkau melindungi mereka dari yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam Kebenaran-Mu : karena Firman- Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikianlah pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia. Dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran. Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga bagi mereka yang percaya kepada-Ku melalui pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu; sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku, dan Aku di dalam Engkau, agar mereka menjadi satu di dalam Kita : supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada- Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita adalah satu. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya dimana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, yaitu mereka yang Engkau telah berikan kepada- Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku : sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah menyatakan nama- Mu kepada mereka, dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka, dan Aku
SUARA DARI LADANG PENGINJILAN
BUKAN ORANG YANG PERCAYA
KEPADA ORANG PINTAR, CERDAS,
DAN BERBAKAT
Pada hari Sabat yang lalu, dalam jam-jam sekolah Sabat, Pendeta — mengajar tentang hukum-hukum Allah, dan menitik beratkan, bahwa apabila kita mengabaikan salah satu dari hukum itu, berarti mengabaikan semuanya, walaupun mungkin ia seorang yang berhati tulus. Namun demikian, dalam acara khotbah setelah Sekolah Sabat, ia mengatakan kepada kami bahwa ada satu golongan umat yang sedang mengajar bahwa mereka sedang mempersiapkan pedang untuk menghancurkan umat Allah, dan yang sedang mencoba merubuhkan segala sesuatu yang dikerjakan oleh pendeta-pendeta.
Sesudah kebaktian selesai, saya menggunakan waktu untuk menanyakan kepadanya, apakah benar-benar ia yakin bahwa ada sekte yang mempersiapkan pedang untuk menghancurkan umat Allah. Lalu ia mengatakan, “Ada, tetapi mereka bukan orang-orang MAHK. Mereka disebut orang-orang Tongkat Gembala”.
Saya menjelaskan kepadanya bahwa saya yakin bahwa ia tidak ingin mengatakan hal-hal yang tidak benar tentang siapapun, dan bahwa saya sendiri adalah salah seorang dari pengikut “Tongkat Gembala” itu, dan merasa yakin bahwa berita itu adalah berita yang tidak benar. Pendeta itu tertawa kepada Houteff serta berkata, “Apakah yang dapat dilakukan oleh seseorang terhadap pendidikan kelas tiga atau kelas empat?”
Saya mengucapkan syukur kepada Allah karena tidak satu pun dari celaan-celaan itu dapat mempengaruhi saya. Saya tahu bahwa baik Sister White maupun Yohanes Pembaptis, dan hampir semua rasul-rasul tidak berpendidikan tinggi dan kita tidak dipersiapkan untuk membunuh orang. Sekalipun demikian, saya ingin untuk mengetahui apakah yang akan saya dapat lakukan kepada hamba-hamba Allah yang kekasih itu, yang gigih mempercayai hal-hal yang tidak benar dan
593SERI SYMBOLIC CODE
menyebarkannya kemana saja pun mereka pergi.
Tuhan sedang memberkati pekerjaan itu di sini, dan kami yakin, apakah orang menentang atau menerima terang itu, namun mereka akan tetap memuliakan-Nya.
6
BERBAHAGIA DALAM TERANG
Saya mengucapkan syukur kepada Allah karena Ia telah memberikan kepada saya apa yang saya doakan. Sebelumnya ketika saya membaca Alkitab, hampir setiap nubuatan itu tidak dapat saya pahami, namun sekarang semuanya telah jelas seperti yang Allah kehendaki itu dimengerti.
Sekarang saya sedang membaca buku “Tongkat Gembala”, Jilid 2, dan sedang menulis surat kepada saudara untuk menyatakan kegembiraan saya.
Saya juga melampirkan perpuluhan pertama saya pada anda, dimana tentunya saya harus mengatakan kepada saudara apa yang mendorong hati saya untuk segera melakukan hal ini. Setelah banyak memanjatkan doa dan setelah mendengarkan apa yang dibicarakan dalam perkumpulan perkemahan, maka saya yakin bahwa Allah tidak akan berkenan jika saya terus mengirimkan perpuluhan saya kepada gembalagembala yang bersekutu dengan dunia dan yang menerima dukungannya dengan berpisah dari Kristus.
Sementara saya mendengarkan pelajaran sekolah Sabat untuk orang dewasa, Saudara Q — meminta kepada pendeta agar ia diijinkan untuk membacakan sesuatu yang dikutip dari buku Testimonies, dan karena ia tidak mengijinkan, saya ingin mengetahui tentang apakah itu. Kemudian Saudara Q — memberikan salinan tulisan itu kepada saya, tetapi Pendeta — itu mengambilnya dari saya dan mengembalikannya kepada Saudara Q. Demikianlah Tuhan membuka mata saya dan melihat bahwa Setan sedang bekerja di dalam gereja. Pendeta itu gemetar seolah-olah sudah siap mengusir Saudara Q — keluar dari gereja, lalu memerintahkan kepadanya supaya ia jangan membacakan Testimonies (kesaksian-kesaksian) itu di dalam Sekolah Sabat. Pada waktu itu saya tidak mengetahui apa-apa tentang “Tongkat Gembala”, tetapi setelah pelajaran Sekolah Sabat selesai, maka peristiwa itu saya buat menjadi pokok pembicaraan saya dengan pendeta, dan ia memberitahukan kepada saya bahwa Saudara Q — adalah orang “Tongkat Gembala”, dan bukan anggota dari gereja, serta mengatakan bahwa jika ia ingin belajar dengan saya, maka saya harus menolak untuk mendengarkan Saudara Q.
Kemudian saya berkata kepada Pendeta itu, bahwa “Adalah kewajiban saya untuk menyelidiki “Tongkat Gembala” itu bagi diri saya sendiri, sebagaimana hal itu merupakan kewajiban saya untuk menyelidiki ajaran-ajaran MAHK, bagi diri saya sendiri.”
Maka, sekarang saya berdiri teguh dalam terang itu. Dan saya mengucapkan syukur kepada Allah karena hal itu.
(Tertanda) L.Q
LAMA DALAM PEKABARAN, TETAPI
MASIH
MEMERLUKAN SEKOLAH
Saya telah menjadi anggota Masehi Advent Hari Ketujuh selama 28 tahun, dan saya harus memberitahu bahwa traktat yang saudara kirimkan kepada saya adalah traktat yang sangat menarik dan membawa perbaikan untuk dibaca.
Saya ingin sekolah Pusat Gunung Karmel berada di tempat kami yaitu Afrika Selatan, dan sayalah orang yang pertama yang akan menghadirinya.
M.K. Afrika
Afrika Selatan
594SERI SYMBOLIC CODE
SANGAT SEDIH PADA MASA YANG
LALU, TETAPI
GEMBIRA SEKARANG
Tak ada kata-kata yang dapat menjelaskan kegembiraan yang datang kepada saya sementara saya diberi makan di atas “padang rumput hijau” dimana Tongkat itu telah menuntun saya. Mazmur 23. Mikha 7 : 14. Saya bersukacita “berjalan di bawah Tongkat” itu (Keluaran 20 : 37), dan keluar masuk untuk mendapatkan padang rumput. Yohanes 10 : 9. Karena bertahun-tahun yang lalu dalam kondisi Laodikea yang tertidur, saya dapat mendengar panggilan Tuhan, tetapi saya tidak dapat membuka mata hati saya karena begitu banyak sampah (omong kosong) di atas jalan. Tetapi sekarang setelah saya membuka pintu, maka Juruselamat Yang Kekasih datang serta makan bersama saya. Wahyu 3 : 20.
Makanan rohani yang baik, yaitu “keju dan madu” (Yesaya 7 : 21, 22), memberikan kekuatan untuk memikul salib serta mengikuti Dia, dan saya melihat bahwa kekuatan yang dibutuhkan setiap hari disediakan-Nya. Yohanes 1 : 12; Mikha 6 : 9.
Saya membaca “Symbolic Code” itu berulangulang, dan selalu merindukan kedatangannya.
(Tertanda) Earl Butterfield
FreeWater, Oregon
SAYA INGIN DAPAT BELAJAR
SEPANJANG HARI
Saya berkeinginan untuk menulis surat pada sesuatu waktu, namun saya sangat baru di dalam “sidang induk” dan “Kebenaran Masa Kini” sehingga saya ragu-ragu untuk menulis. Namun, saya belajar cepat, dan saya tahu bahwa “Tuhan yang kekasih “ada bersama dengan saya. Dan saya bersyukur setiap hari dalam hidupku bahwa Ia telah berkenan memanggil saya ke dalam pekabaran “Kebenaran Masa Kini” ini. Hal ini sungguh menakjubkan, maka saya ingin mempelajarinya sepanjang hari jika mungkin. Saya sangat bersyukur akan apa yang Allah telah lakukan untukku, dan saya sedang berusaha untuk memberikan pekabaran ini sementara saya terus belajar.
(Tertanda) Ida E. Rainey
Portland, Oregon
PEGANGLAH ERAT-ERAT SUPAYA
JANGAN SEORANG PUN
MENGAMBIL MAHKOTAMU
Jika kita, yang menerima pekabaran Tongkat Gembala itu tidak mempersiapkan pikiran, dan “berjalan dalam terang itu, maka orang-orang lain akan mendahului kita, lalu mengambil mahkota yang akan kita pakai, sebab banyak orang yang tidak seiman dengan kita, yang bersemangat untuk mempelajari kebenaran-kebenaran yang terdapat dalam buku-buku “Tongkat Gembala” itu.
Belum lama antaranya, kami terpanggil untuk mengunjungi satu keluarga yang mengenal sedikit kebenaran hari Sabat dan kebenaran-kebenaran dari pekabaran Masehi Advent Hari Ketujuh, serta menghargai traktat-traktat yang mereka baca. Selama dua atau tiga tahun berselang sejak pertama sekali mereka berhubungan dengan sidang Masehi Advent Hari Ketujuh, keluarga ini menerima beberapa traktat dari Kebenaran Masa Kini, dan juga Symbolic Code. Ibu dari keluarga ini mengatakan kepada saya bahwa ia sangat menghargai terbitan-terbitan itu, karena semua terbitan itu membuatnya lebih tertarik untuk menjadi seorang anggota MAHK, dan sekarang ia menyuruh anak perempuannya ke sekolah Sabat MAHK.
Banyak kejadian seperti yang disebutkan di atas, dan mereka lapar akan Kebenaran Masa Kini.
(Tertanda) E.T.W.
7
595SERI SYMBOLIC CODE
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Siapakah Yang Mengatakan Bapa Atau
Putera ?
Pertanyaan No. 170 :
Apakah Allah atau Yesus yang mengatakan firman berikut? — “Jika kamu tinggal dalam Aku, dan perkataan-Ku tinggal dalam kamu, maka apa pun yang kamu minta akan diberikan kepadamu.”
Jawab :
Kami dapat mengetahui bahwa Kristuslah yang mengatakan firman itu, yang menunjukkan bahwa jika kita tinggal dalam Dia, maka bagaimanapun, semua permohonan kita akan dikabulkan apakah itu besar atau kecil.
Kitab Daniel Dan Akhir Zaman
Pertanyaan No. 171 :
Kapankah masa “masa akhir zaman” itu dimulai, dan kapankah buku Daniel itu terungkap? Adakah ia itu terbuka lebar?
Jawab :
Malaikat yang berbicara kepada Daniel menyatakan bahwa buku itu akan tertutup hingga akhir zaman. Oleh karena itu, pada masa akhir zaman tentunya buku itu harus diungkapkan. Firman itu bukan mengatakan bahwa buku itu akan diungkapkan pada permulaan atau pun pada penutupan “masa akhir zaman” sekaligus atau pada suatu masa yang singkat melainkan sesungguhnya akan dibukakan dalam periode “masa akhir zaman”. Bagaimanapun sejarah telah membuktikan bahwa nubuatan-nubuatan Daniel itu tidak semuanya terungkap secara serentak, tetapi adalah lambat laun, ternyata kita pun masih belum memahami seluruh buku itu, membuktikan bahwa sebahagian dari antaranya masih termeterai; juga dari kenyataan bahwa sekarang sebahagian besar dari isinya telah dipahami membuat hal itu jelas bahwa kita sedang hidup pada “masa akhir zaman”. Zaman ini haruslah menjadi permulaannya pada waktu buku itu mulai terungkap, tetapi jika kita harus menyatakan permulaan dari waktu itu dengan sebutan-sebutan yang lebih khusus, dengan satu pengertian khusus, dimulai dalam tahun 1844. Masa akhir zaman itu adalah suatu periode tepat sebelum akhir dunia.
Apakah Kita Memerlukan Khayal Tentang
Apa Yang Kita Lakukan?
Pertanyaan No. 172 :
Adakah saudara selalu mengkhayalkan perkara-perkara, orang-orang, dan objek-objek untuk mana saudara berdoa?
Jawab :
Jika kita tidak mempunyai khayal tentang apa yang sedang kita kerjakan, dan tidak mempunyai tujuan untuk bekerja, maka tentunya semua doa ataupun usaha-usaha kita tidak akan menghasilkan apa-apa. Oleh sebab itu, kita harus mempunyai khayal yang jelas terhadap setiap perkara yang kita perlukan, dan terhadap segala maksud kita untuk diselesaikan. “Dimana tidak ada khayal binasalah umat.” (Amsal 29 : 18).
Bagaimanakah Kita Seharusnya Berdoa?
Pertanyaan No. 173 :
Kepada saya telah dikatakan bahwa kita harus berdoa kepada Allah Bapa dengan mengatakan, “Dalam nama Anak-Mu Yesus yang diberkati, yang telah mati bagi saya, dengan rendah hati saya memohon dan lain-lain”. Apakah cara ini cara berdoa yang benar?
596SERI SYMBOLIC CODE
Jawab :
Kami tidak melihat apapun yang salah dalam contoh yang disebutkan itu apabila berdoa kepada Allah, namun permohonan seseorang tidak perlu menggunakan bentuk yang persis seperti itu.
Apakah Karunia Saya?
Pertanyaan No. 174 :
Tolong jelaskan maksud daripada 1 Timotius 4 : 14 itu, sebab saya ingin untuk mengetahui karunia saya, dan apa yang dikehendaki oleh Allah untuk saya lakukan.
Jawab :
“Jangan lalai mempergunakan karunia yang ada padamu, yang diberikan kepadamu melalui nubuat, dan melalui penumpangan tangan majelis jemaat.” (1 Timotius 4 : 14).
Ayat-ayat firman di atas mendorong kita untuk menjadi setia dan penuh semangat dalam melakukan semua kewajiban yang Allah berikan kepada masing-masing orang. Sejauh yang kami ketahui, kewajiban orang yang bertanya adalah supaya setia untuk mematuhi prinsip-prinsip doktrin, dan setia melakukan pekerjaan yang diberikan kepadanya, apakah ia laki-laki atau perempuan. Tugas para penganut Kebenaran Masa Kini ialah supaya mereka sendiri bereformasi oleh mematuhi kebenaran, dan dengan mengajarkan serta memberikan teladan untuk menuntun orang-orang lain mematuhinya. Beberapa orang dari antara kita telah melakukan hal ini dengan membangun “perumahan” di Pusat Gunung Karmel, dan yang lainnya dengan memberikan pelajaran-pelajaran, dan yang lainnya menulis surat dan mengirimkan traktat-traktat dan buku-buku kepada kerabat-kerabat mereka, sahabat-sahabat, dan kenalan-kenalan. Mereka yang bekerja bagi suatu kehidupan hidup ini harus menjadi benar-benar setia di dalam kedudukan mereka, sebagaimana halnya Daniel, demikianlah mereka dibawa bukan untuk mencela menentang kepercayaan yang mereka anut, melainkan untuk memimpin orang-orang lain kepada injil Kristus oleh perlakuan mereka yang baik dan kesetiaan pelayanan mereka dalam nama Kristus, dan oleh menyokong maksud Allah.
Jika Seseorang Berencana Untuk Jatuh,
Dapatkah Ia Berdiri Kembali?
Pertanyaan No. 175 :
Tolong jelaskan bagaimana mungkin untuk memperoleh keampunan dosa dan ditegakkan kembali dalam pandangan Allah lalu selamat, jika kita kembali ke dalam dunia seperti contoh yang terdapat dalam Ibrani 6 : 4 – 6.
Jawab :
Rasul Paulus menjelaskan bahwa orang-orang yang tidak hidup menurut prinsip-prinsip ajaran Kristus, dan yang “tidak berjalan terus kepada kesempurnaan”, melainkan meletakkan “kembali” landasan pertobatan dari perbuatan yang sia-sia dan kepercayaan kepada Allah, dari ajaran tentang baptisan dan penumpangan tangan, ajaran tentang kebangkitan orang mati, dan hukuman kekal …, yakni orang yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia surga, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus, dan yang mengecap firman yang baik dari Allah, dan karunia-karunia dunia yang akan datang, jika mereka murtad kembali, maka “tidak mungkin membaharui mereka lagi” kepada pertobatan;
8 sebab dengan demikian mereka sendiri telah menyalibkan Anak Allah secara segar dan menghina Dia di hadapan umum.” (Ibrani 6 : 1 – 6).
Ucapan Rasul Paulus, seperti yang dikutip di atas, jelas menyatakan bahwa orang-orang yang pernah diterangi dalam segala perkara, tetapi tidak menghidupkan prinsip-prinsip dari ajaran itu, adalah sedang meletakkan landasan untuk kembali kepada dunia, dan dengan demikian jika mereka
597SERI SYMBOLIC CODE
jatuh, maka tidak akan mungkin bagi Injil Kristus untuk membaharui pertobatan mereka.
Apakah Pedang Tuhan Itu?
Pertanyaan No. 176 :
Alkitab berbicara tentang pedang di akhir zaman. Apakah itu berarti pisau atau senapan? Pedang tidak digunakan lagi dalam peperangan zaman ini.
Jawab :
Dalam Alktiab, “pedang”, berarti peperangan, pertumpahan darah, dan balas dendam. Pedang Allah adalah alat yang Ia gunakan untuk melaksanakan hukuman. “Luputkanlah jiwaku dari orang-orang jahat, yaitu pedang-Mu.”
Siapakah Yang Akan Dilewati Malaikat Itu?
Pertanyaan No. 177 :
Apakah semua orang Advent yang tidak memperoleh meterai, akan binasa dalam pembantaian besar dari Yeheskiel Sembilan?
Jawab :
Allah memerintahkan kepada “malaikatmalaikat” itu supaya “membunuh semua orang tua dan orang muda, anak-anak dara dan anakanak kecil, dan perempuan-perempuan : tetapi jangan menghampiri semua orang yang memperoleh tanda itu.” (Yeheskiel 9 : 6.)
Seperti Apa, Dan Sejauh Apa?
Pertanyaan No. 178 :
Berupa apakah pembantaian dalam sidang itu? Akan terlibatkah dunia luar?
Jawab :
Pembantaian Yeheskiel sembilan itu adalah contoh saingan dari Paskah di tanah Mesir, oleh karena itu, pembantaian itu akan sama seperti Paskah itu. Bacalah buku Keluaran pasal 12.
Dalam contoh saingan, pertama sekali pembantaian itu menimpa sidang (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 211), dan kemudian ke dalam dunia (“The Great Controversy”, hal. 656). Maka, pembantaian itu ada dua bagian — satu, sebelum akhir dari masa kasihan, dan satu lagi sesudah akhir masa kasihan. Baca Traktat kami nomor satu.
Apakah Tujuh Bela Yang Terakhir Itu?
Pertanyaan No. 179 :
Tolong jelaskan apakah tujuh bela yang terakhir itu?
Jawab :
Sifat alami dari tujuh bela yang terakhir itu belum diungkapkan. Buku Wahyu ditulis dalam bahasa simbol, dan oleh sebab itu, gambaran dari bela-bela itu boleh jadi merupakan lambang, seperti tujuh meterai, tujuh sangkakala, dan lain-lain.
Apakah Lautan Api Itu Terbakar Atau
Padam Selama Milenium?
Pertanyaan No. 180 :
Tolong jelaskan Wahyu 19 : 20 dan Wahyu 20 : 10. Jika binatang dan nabi palsu itu dilemparkan ke dalam lautan api sebelum masa milenium, dan iblis setelah masa milenium, apakah api ini akan terus terbakar selama di antara kedua peristiwa itu?
Jawab :
598SERI SYMBOLIC CODE
“Tongkat Gembala”, Jilid 2, halaman 152, paragraf dua menunjukkan bahwa “binatang dan nabi palsu itu dilemparkan ke dalam lautan api sesudah bela yang keenam dan sebelum akhir dunia”. Pada jilid yang sama, halaman 161, paragraf kedua lebih jauh menunjukkan bahwa “pada kira-kira masa bela yang keenam, binatang dan nabi palsu itu (secara literal) akan dilemparkan ke dalam lautan api”, dan “akan menjadi sebuah contoh dari kebinasaan terakhir dari orang-orang jahat sesudah masa millennium.
Api, secara fisik, tidak perlu membakar selama masa millennium itu, melainkan kembali dinyalakan setelah millennium.
Seekor Ular Berkembang Biak Dengan
Melahirkan, Yang Lainnya Bertelur; Yang Satu Berbisa, Yang Lainnya Tidak,
Mengapa?
Pertanyaan No. 181 :
“Tulisan Sister White melarang penggunaan bumbu-bumbu, tetapi sebagaimana yang kami ketahui bahwa para penganut Tongkat Gembala masih menggunakan semuanya, kami bertanya supaya saudara dapat menjelaskan hal ini kepada kami?
Jawab :
Benar bahwa tulisan-tulisan Sister White melarang penggunaan bumbu-bumbu, tetapi nama-namanya tidak disebutkan. Maka pertanyaan itu bagi kita seharusnya, adakah semua bumbu berbahaya bagi kesehatan? Jika tidak, maka bumbu-bumbu yang manakah yang berbahaya dan mana yang tidak?
Ternyata bahwa penggunaan sage (sejenis daun yang harum), bawang merah, daun sup, mint, bawang putih, seledri, dll, tidak hanya tidak berbahaya, tetapi juga memberi manfaat kepada tubuh, maka hal ini memberitahukan kepada kita bahwa tidak semua bumbu dilarang penggunaannya.
Bumbu-bumbu yang sangat berbahaya dan yang perlu diingat sebagai satu peraturan adalah, penggunaan bumbu yang terlalu banyak, seperti lada, cuka, mustard, semacam lobak (horse radis), saus tomat, dan bumbu-bumbu saus lain yang diperdagangkan di toko. Kita tidak tahu bahwa kulit kayu manis, pala, alspice, dan daun salam, berisikan unsur-unsur yang berbahaya bagi kesehatan, dan biasanya, jika bumbu ini digunakan dalam jumlah yang sangat sedikit maka tidak berbahaya bagi seseorang.
Dalam dunia ular, tidak semua ular harus kita samakan : ada ular yang beranak dengan melahirkan, ada ular yang bertelur; ada ular yang berbisa yang sangat berbahaya dan beracun, dan ada ular yang tidak berbisa yang tidak berbahaya. Begitu juga dalam hal mengenai bumbu-bumbu : tidak semua bumbu dapat diartikan dengan pengertian yang sama.
9
Haruskah Kita Menghindari
Kesombongan
Dan Mencari Penghematan?
Pertanyaan No. 182 :
“Haruskah perempuan-perempuan memakai kaos kaki yang terbuat dari sutera atau dari bahan katun?”
Jawab :
Kami tidak dapat menentukan satu peraturan bagi semua orang. Keadaan sebahagian perempuan membuat mereka tidak mungkin memakai kaos kaki dari bahan sutera : dan keadaan perempuan lainnya membuat mereka tidak dapat memakai kaos kaki dari bahan katun. Tentunya bagaimanapun, penggunaan kaos kaki sutera, tidaklah begitu menunjukkan kerendahan hati dan juga tidak praktis akan menjawab pertanyaan itu, namun jika penggunaan sutera lebih bermanfaat dan lebih hemat daripada katun,
599SERI SYMBOLIC CODE
maka biarlah digunakan dari jenis bahan tersebut, tetapi jika jenis bahan dari linen atau katun yang lebih hemat, tentu bahan itulah yang dipakai. Hendaklah prinsip yang menuntun dalam masalah ini yang menyangkut semua orang.
“Penghematan dalam semua barang-barang perbelanjaan adalah suatu cabang kebijaksanaan orang Kristen yang terutama … Uang adalah pemberian Allah yang terutama. Di tangan anakanak-Nya, uang itu adalah merupakan makanan bagi orang-orang yang lapar, minuman bagi orang-orang yang haus, dan pakaian bagi orangorang yang bertelanjang; uang itu adalah untuk membela orang yang tertindas, dan merupakan alat-alat kesehatan bagi orang sakit. Harta kekayaan janganlah digunakan atau diboroskan untuk kepuasan atau kesombongan, atau ambisi.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 571.
“Untuk menegakkan dan memajukan pekerjaan itu maka penghematan yang sungguhsungguh harus dilaksanakan.” — “Consels on Health”, hal. 319.
Jadilah Siswa Penyelidik Bukannya
Pembaca Kalimat
Pertanyaan No. 183 :
“Buku Ministry of Healing, halaman 356 menjelaskan bahwa sidang adalah pengantin perempuan, padahal dalam buku ‘The Great Controversy’, halaman 427, mengatakan bahwa ‘Kota Suci’ itulah “pengantin perempuan.” Tolong jelaskan perbedaan dari kedua pernyataan yang jelas ini.”
Jawab :
Ketidakcocokan yang tampaknya ada di antara buku “Ministry of Healing”, halaman 356, dengan buku “The Great Controversy”, halaman 427, dapat diterangkan sebagai berikut :
Meskipun dalam satu hal sidang Allah disebut sebagai pengantin perempuan dan pada hal lain disebut sebagai tamu-tamu, namun jika kita memahami pelajaran yang dikemukakan oleh penulis dalam masing-masing terbitan, maka kita akan menemukan bahwa pernyataan-pernyataan nabi adalah benar dan sesuai dengan Alkitab. Hanya orang-orang yang sedang mencari sebuah cantelan untuk menggantungkan keraguan dan pembaca-pembaca yang hanya pada permukaan saja dan yang berpikiran dangkal, mau menyimpulkan bahwa terbitan yang satu bertentangan dengan yang lainnya, dan jika dengan demikian mereka memberi kesimpulan atas terbitan-terbitan ini, maka benar-benar mereka juga dapat menyimpulkan bahwa satu bagian dari Alkitab bertentangan dengan bagian yang lainnya.
Kesulitannya bukan terletak pada terbitan buku tersebut, melainkan pada pikiran-pikiran orang yang membacanya, karena mereka gagal melihat bahwa perkataan, “pengantin perempuan” dan “pengantin laki-laki” hanya digunakan untuk maksud membuat ilustrasi-ilustrasi (gambaran). Dalam contoh yang pertama, penulis menggambarkan hubungan antara Kristus dengan sidang, sedangkan dalam contoh yang kedua, ia menggambarkan hubungan di antara Kristus dengan kota suci.
Haruskah seseorang menyimpulkan karena di dalam satu contoh gambaran “pengantin perempuan”, yang digunakan untuk mengilustrasikan hubungan antara Kristus dengan sidang-Nya, dan dalam contoh yang lain gambaran yang sama tidak dapat digunakan untuk mengilustrasikan hubungan antara Kristus dengan kota suci, lalu membuat kesimpulan bahwa karena Kristus dalam contoh Efesus 5 : 22 – 32; Hosea 2 : 2, adalah Pengantin laki-laki dari sidang, Ia dalam contoh Yesaya 9 : 5 (bahasa Inggris) tidak dapat menjadi “Bapa Yang Kekal” dari Sidang.
Mereka yang hanya mengambil kalimatkalimat dari buku itu sebagai ganti mengambil keseluruhannya tidak akan pernah menemukan kebenaran, dan oleh karena itu, gantinya mereka
600SERI SYMBOLIC CODE
menolong orang-orang lain, sebaliknya orang-orang lainlah yang harus menolong mereka.
Apakah Kristus Diadili, Dihukum,
Dan Disalibkan Pada Hari Yang Sama?
Pertanyaan No. 184 :
“Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 24 mengatakan : ‘analisa terhadap daftar waktu yang terjadi, membuktikan bahwa pada waktu Yesus dibawa ke hadapan Kayafas, … saat itu adalah kira-kira jam 12, atau sesaat menjelang siang hari … tetapi buku ‘Desire of Ages’, hal. 698 mengatakan : ‘saat itu sudah lewat tengah malam, dan teriak ejekan orang banyak yang mengikuti Dia memecah udara yang tenang. Juruselamat terikat dan dijaga dengan ketat … tetapi sangat terburuburu orang-orang yang menawan-Nya membawa Dia kepada Annas, … sekali lagi, pada halaman 699, mengatakan bahwa “penangkapan ini disebut “penangkapan tengah malam dilakukan oleh orang banyak.” Nah, pada saat pengkhianatan itu dilakukan Yesus berkata, ‘lihat, saatnya sudah tiba’. (Matius 26 : 45). Sekarang pernyataanpernyataan ini jelas mengajarkan bahwa Yesus telah dikhianati ke dalam tangan orang-orang berdosa (jantung bumi) pada waktu, atau sedikit waktu sesudah tengah malam. Tetapi ‘Tongkat Gembala’ Jilid 2, mengatur tabel daftar waktu dari tiga hari dan tiga malam dimulai pada waktu matahari terbit. Dapatkah saudara jelaskan perbedaan yang menyolok ini?
“Juga Yohanes 18 : 28, berbicara tentang waktu apabila Yesus berada di hadapan Pilatus, mengatakan bahwa : ‘ketika itu hari masih pagi’. Markus 16 : 9 mengatakan ‘ketika Yesus bangkit pagi-pagi sekali’. Jika ‘pagi-pagi sekali’ yang disebut dalam Yohanes adalah pada jam 6, maka bukankah waktu (pagi-pagi sekali) kebangkitan- Nya itu harus juga pada waktu itu, atau sedikit waktu setelah jam 6?’
Jawab :
“Tongkat Gembala”, tidak ada mengajarkan bahwa Yesus ditangkap oleh orang banyak pada waktu matahari terbit, tetapi adalah kira-kira tengah malam, dan bahwa kira-kira atau sedikit waktu sebelum hari siang, Ia telah dibawa ke hadapan Kayafas. (Lihat Gambar pada Tongkat Gembala Jilid 2, halaman 22 bahasa Inggris). Kutipan dari buku “The Desire of Ages” di atas, sedang membicarakan penangkapan atas Yesus oleh serdadu-serdadu Roma di taman, sedangkan ‘Tongkat Gembala’ sedang membicarakan tentang penangkapan atau pendakwaan orang Yahudi terhadap Dia untuk mengadakan
10 pemeriksaan yang resmi di hadapan Sanhedrin.
Selain keterangan-keterangan dari gambar yang terdapat pada “Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 22, pernyataan itu sendiri yang dikutip oleh orang yang bertanya, membuktikan bahwa “Tongkat” itu sedang membicarakan tentang Yesus sedang dibawa menghadap Kayafas, imam besar itu, dan saat itu adalah kira-kira jam 12, atau “sedikit waktu sebelum hari siang.” Pernyataan itu tidak mengatakan bahwa “penangkapan tengah malam” atau pemeriksaan di hadapan Hanas itu berlangsung pada waktu kira-kira matahari terbit, tetapi adalah, bahwa ketika Yesus dibawa untuk diperiksa di hadapan Kayafas adalah “kira-kira jam duabelas, atau sedikit waktu lagi sebelum hari siang”, yang tentu saja memakan waktu beberapa jam sejak dari waktu Yesus ditangkap di taman sampai Ia dibawa ke hadapan Kayafas, untuk mengadakan pemeriksaan yang resmi. Dengan perkataan lain, “Tongkat Gembala” menjelaskan dan membuktikan bahwa “tiga hari dan tiga malam” itu tidak dimulai pada waktu tengah malam penangkapan yang dilakukan oleh orang banyak, melainkan dimulai pada waktu pemeriksaan resmi yang pertama. (Lihat gambar dari “Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 22).
Pemeriksaan yang teliti atas “Tongkat Gembala” dan “Desire of Ages” pada pokok masalah ini, akan membuktikan bahwa keduanya cocok dengan sempurna, dan orang yang bertanyalah yang telah mengacaukan kata-kata dari “Tongkat Gembala” atas masalah ini, sama
601SERI SYMBOLIC CODE
halnya seperti orang-orang lain telah salah memahami kata-kata Tongkat Gembala Jilid 2, hal. 151, dimana ia itu menyebutkan bahwa “binatang” Wahyu 13 : 14, adalah binatang anak domba bertanduk dua, namun mereka berusaha supaya “Tongkat” itu mengatakan bahwa ia itu adalah binatang Wahyu 13 : 1, yaitu binatang yang berkepala tujuh.
Sekarang, satu-satunya pertentangan antara “Tongkat Gembala” dan “The Desire of Ages” atas masalah ini, adalah bahwa “Desire of Ages” mengatakan bahwa “Pada hari kedua dari hari raya itu, buah-buah pertama dari panen tahun itu, yakni seberkas syeir, dipersembahkan di hadapan Tuhan (“Desire of Ages”, hal. 77), yang menetapkan pesta Paskah yang pertama pada hari Sabat (Bilangan 28 : 17), dengan demikian penyembelihan anak domba dan hari yang keempat belas itu (Keluaran 12 : 6) jatuh pada hari Jumat; sedangkan, “Tongkat Gembala” menempatkan penyembelihan anak domba dan hari yang keempat belas itu jatuh pada hari Rabu, pesta yang pertama jatuh pada hari Kamis, pesta yang kedua pada hari Jumat, dan seterusnya. Oleh karena itu, melihat kenyataan bahwa disini “Tongkat Gembala” dan “Desire of Ages” itu mempunyai perbedaan, dan karena kita percaya bahwa keduanya diilhami, maka kita harus perlu menyelidiki Alkitab untuk membuktikan hari yang mana yang benar, dan bagaimana mencocokkan kedua buku itu. Dengan mengesampingkan keduanya, baik “Tongkat Gembala”, maupun “Desire of Ages”, marilah kita menjumpai saksisaksi yaitu Markus dan Yohanes :
Kami mengutip Yohanes 19 : 14, “Maka hari itu adalah hari persiapan Paskah, kira-kira jam 12 (jam 6 pada penunjuk waktu yang dahulu) : dan ia (Pilatus) berkata kepada orang-orang Yahudi, ‘Lihatlah Rajamu!” Demikian juga Kesaksian Markus 15 : 33 : “Dan pada waktu jam duabelas (jam enam), kegelapan menutupi seluruh bumi hingga jam tiga (jam sembilan).”
Pada ayat-ayat firman di atas, dua jam “enam (dua belas)” dikemukakan. Pada keterangan yang pertama, Yesus berada di gedung pengadilan Pilatus, tetapi pada keterangan yang kedua, Ia sedang tergantung di atas salib pada waktu mana matahari terselubung dan seluruh bumi ditutupi dengan kegelapan. Maka, oleh karena keadaan telah menunjukkan demikian bahwa kedua jam “enam (dua belas)” ini adalah bagian dari duabelas jam, dan oleh karena matahari menjadi gelap sementara Yesus tergantung di atas salib, maka jam enam yang kedua haruslah menunjuk pada waktu tengah hari, sedangkan jam enam yang pertama harus menunjuk pada waktu tengah malam.
Lebih jauh, penunjuk waktu yang dahulu diatur oleh matahari terbenam pada jam duabelas, sehingga waktu tengah malam jatuh pada waktu jam enam, maka demikianlah terang kenyataankenyataan di atas membuktikan bahwa jam “enam (dua belas)” dimana Yesus berada dalam gedung pengadilan Pilatus, adalah “kira-kira” waktu tengah malam, dan jam “enam (dua belas)” dimana Ia tergantung di atas salib, dan sewaktu matahari menjadi gelap, adalah waktu tengah hari.
Kini, jika penangkapan tengah malam, pemeriksaan di hadapan Pilatus, penyaliban, dan penguburan Yesus, semuanya terjadi dalam satu hari — yaitu hari Jumat, maka bagaimanakah Ia dapat ditangkap di dalam taman sedikit waktu sesudah tengah malam, dari sana berturut-turut Ia dibawa kepada Anas, kepada Kayafas, kepada Sanhedrin, dan kepada Pilatus, namun pada waktu Ia berada di gedung pengadilan Pilatus, hari itu “kira-kira” masih waktu tengah malam? Hal ini sama sekali tidak mungkin akan dapat dipercayai oleh siapapun karena peristiwaperistiwa itu perlu menghabiskan waktu dua hari, dan siapa saja yang menyokong pendapat itu perlu menghabiskan waktu dua hari, dan siapa saja yang menyokong pendapat bahwa semua peristiwa itu hanya menghabiskan waktu hanya satu hari, tidak hanya menunjukkan perlawanan terhadap “Tongkat Gembala”, tetapi juga terhadap kesaksian-kesaksian Markus dan Yohanes, yang merupakan saksi mata atas peristiwa-peristiwa ini. Oleh sebab itu, hendaklah mereka yang
602SERI SYMBOLIC CODE
mengesampingkan “Tongkat Gembala” itu, menyadari bahwa mereka sedang mengesampingkan Alkitab juga.
Oleh karena Yesus memakan jamuan paskah itu bersama-sama murid sebelum Ia ditangkap oleh serdadu-serdadu Roma dan orang banyak (Lukas 22 : 7 – 14), maka hari yang keempat belas pada bulan itu, hari pada waktu mana anak domba paskah itu disembelih, jatuh pada hari Rabu; dan pesta paskah yang pertama jatuh pada hari Kamis, pada waktu mana penangkapan di tengah malam itu terjadi, dan Yesus diadili di hadapan Pilatus, disalibkan, dan dikuburkan pada hari Jumat.
Dengan menerima kenyataan bahwa tulisantulisan Sister White itu adalah tulisan-tulisan yang diilhami, maka kita berkewajiban untuk menjernihkan perbedaan di antara catatan “Desire of Ages” dengan catatan Markus dan Yohanes. Hanya ada satu keterangan untuk ini, dan itu adalah perkataan “hari yang kedua” dari pesta itu (Desire of Ages, hal. 77), telah digunakan pada tempat “hari yang keempat”. Tentu saja kami menyimpulkan ketidaksamaan waktu ini adalah sebagai akibat salah pengertian atau salah penelitian, sebab ternyata organisasi selalu keliru 11 mempercayai bahwa peristiwa penangkapan, pemeriksaan, penyaliban, dan penguburan Kristus semuanya terjadi dalam satu hari. Untuk memperkuat perubahan yang disengaja seperti itu, supaya cocok dengan kepercayaan yang ada, kami membawa perhatian saudara kepada khayal berikut yang diterbitkan dalam edisi pertama dari buku “Early Writings”, tetapi yang dihilangkan dari halaman 34 pada edisi yang terakhir :
“Saya melihat bahwa semua orang yang tidak mau menerima tanda Binatang dan patungnya itu, pada dahi dan tangan mereka”, tidak dapat berjual beli. Saya melihat bahwa angka bilangan (666) dari Patung Binatang itu terbentuk; dan bahwa ia itu adalah binatang yang mengubah hari Sabat, dan Patung Binatang itu mengikuti dia, serta memelihara hari sabat Paus, bukan sabat Allah.”
Kami yakin bahwa khayal ini adalah dihilangkan dari buku “Early Writings” karena tidak cocok dengan ajaran-ajaran pendeta pada waktu itu, dan sebagaimana yang mereka ajarkan sampai sekarang sebab mereka masih mengajarkan bahwa angka bilangan nama 666 adalah milik Paus gantinya milik binatang bertanduk dua, dan bahwa patung binatang itu adalah paus gantinya binatang bertanduk dua itu. Melihat kepada pengrusakan naskah asli dari “Early Writings”, maka kami terpaksa menyimpulkan kemungkinan yang sama dalam kasus “The Desire of Ages” itu. Akan tetapi, perubahan itu dapat terjadi dalam cara-cara lain.
RUANG KESEHATAN
“Dimana-mana banyak ibu yang berkeluh kesah secara berlebih-lebihan, tanpa melihat cukup dalam untuk mengetahui penyebabnya. Mereka setiap hari menyediakan bermacammacam makanan dan makanan yang banyak sekali bumbunya, yang menggoda selera dan mendorong makan berlebihan. Meja makan orang-orang Amerika biasanya dipersiapkan dalam satu cara yang sama seperti dibuat para pemabuk. Selera adalah peraturan prinsip yang tergolong luas. Siapapun yang memanjakan selera dengan makan terlalu sering, dan makanan yang kualitasnya tidak menyehatkan, sedang melemahkan kekuatannya untuk melawan tuntutan selera dan napsu dalam hal yang lain karena ia telah memperkuat kecenderungan kebiasaan-kebiasaan makan yang salah. Ibu-ibu perlu memahami kewajiban mereka kepada Allah dan kepada dunia untuk melengkapi masyarakat dengan anak-anak yang memiliki perkembangan ahlak yang baik. Laki-laki dan perempuan yang menaiki tangga hidup dengan prinsip-prinsip yang kuat, akan layak berdiri ditengah-tengah pencemaran moral dari zaman yang bobrok ini. Adalah kewajiban para ibu untuk memperbaiki kesempatan emas mereka untuk
603SERI SYMBOLIC CODE
mendidik anak-anak mereka yang benar bagi kegunaan dan kewajiban. Waktu mereka adalah milik anak-anak mereka. Waktu mereka yang berharga janganlah dihabiskan kepada pekerjaan yang tidak berguna untuk mempertontonkan pakaian, tetapi haruslah dipergunakan untuk mengatur dengan sabar dan mengajar dengan sungguh-sungguh kepada anak-anak mereka tentang penyangkalan dan pengendalian diri.
“Meja-meja makan dari kebanyakan yang mengaku perempuan Kristen setiap hari tersedia dengan satu jenis makanan yang dapat mengganggu perut dan menimbulkan demam. Daging baru diganti dengan bahan makanan penting diatas meja sebahagian keluarga, sampai darah mereka dipenuhi dengan bibit penyakit kanker dan penyakit kelenjar. Tubuh mereka terdiri dari apa yang mereka makan. Tetapi sementara penderitaan dan penyakit menimpa mereka, mereka menganggap ebagai penderitaan karena kurang pemeliharaan.
“Kami ulangi : dengan menaruh makanan yang terlalu banyak di atas meja, selera dimanjakan hingga pemanjaan itu menjadi kebiasaan. Oleh meminum teh dan kopi selera terangsang untuk mengisap tembakau, dan ini akan mendorong selera untuk menginginkan minuman-minuman keras.” — “Testimonies for the Church” Jilid 3,
Meja-meja makan kita harus dilengkapi dengan makanan-makanan selain daging. Tetapi apabila makanan daging sudah dihindarkan, kita jangan lupa supaya makanan yang memiliki protein dicari untuk menggantinya. Bahan-bahan makanan yang dicantumkan seperti di bawah ini, dapat merupakan bahan makanan pengganti daging .
Miju rata-rata mengandung 27 % protein
Kacang kedele rata-rata mengandung 32 % protein
Keju rata-rata mengandung 53 % protein
Susu yang diambil kepala susunya rata-rata mengandung 37 % protein
Miju panggang
Bahan
1 sendok makan minyak salad
4 sendok makan bawang yang dicincang
1 pint (0,568 liter) miju yang telah dimasak
2 butir telur
1 sendok teh garam
½ sendok teh sage atau
1 pint tomat yang dihancurkan
Cara membuat
Tuangkan minyak dalam wajan sampai panas, kemudian tambahkan bawang dan biarkan matang sambil diaduk-aduk sesering. Apabila mulai coklat tuangkan ke dalamnya miju. Kemudian kocok telur hingga ringan, tambahkan garam, tyme, dan kocok kembali, dan aduk ke dalam miju. Kemudian tuangkan tomat yang dihancurkan ke dalamnya dan aduk dengan baik. Bakarlah dalam suatu pan roti yang di alas kertas roti, dan bakar kira-kira duapuluh menit. Perlahan-perlahan dibakar dan sajikan dengan saus spanyol.
Saus Spanyol
Ambil 2 bawang merah ukuran sedang dan 2 cabe merah ukuran sedang.
½ ukuran sendok teh garam
1 ukuran sendok teh gula alami
1 pint tomat yang telah dimasak
1 sendok makan minyak salad
Cara membuat
Kupaslah bawang merah, kemudian irislah melalui tengah-tengahnya memanjang, tempatkan di atas tempat irisan dan iriskan memanjang dengan menggunakan pisau yang tajam. Irislah cabe merah dengan cara yang sama.
Masaklah dengan minyak sambil mengadukaduk sesering mungkin hingga hampir matang. Kemudian tambahkan garam, gula dan tomat. Selesai dan siap untuk disajikan. 604 SERI SYMBOLIC CODE

1
605SERI SYMBOLIC CODE
APA GUNANYA PUSAT GUNUNG KARMEL BAGI KITA?
Adalah sangat sukar bagi umat kita untuk memahami kebutuhan mereka akan Pusat Gunung Karmel sama halnya seperti rasul-rasul itu sukar memahami, kenapa Kristus harus disalibkan dan dibangkitkan. Oleh sebab itu, sekali lagi kami mau berusaha untuk mengarahkan perhatian mereka kepada pokok masalah yang penting ini.
Dalam paragraf berikut akan terlihat bahwa musuh kebenaran sudah bertekad agar terang itu tidak sampai kepada orang banyak (“Testimonies to Ministers”, hal. 411), ia juga akan melakukan apa saja untuk merubuhkan Pusat Gunung Karmel dan pekerjaan yang sedang dikerjakannya.
1. Seseorang mengatakan, “kepada saya telah diceritakan bahwa Pusat Gunung Karmel itu didirikan adalah sebagai satu benteng untuk menimbun senjata untuk membunuh semua anggota Masehi Advent Hari Ketujuh yang tidak mau menerima pekabaran Tongkat itu. Benarkah demikian?”
Tidak seorangpun yang mungkin diam karena cerita yang sungguh tidak masuk akal ini dimana telah diceritakan kepada si penanya, maka kami mengingatkan saudara-saudara agar jangan mempercayai apa saja yang dikatakan oleh musuh-musuh Gunung Karmel, dibandingkan dengan ketika mereka menyelidiki Kebenaran Sabat, namun mereka juga mempercayai ceritacerita jahat yang dikatakan mengenai orang-orang Advent.
2. Orang yang lainnya berkata : “Apakah benar, “bahwa para penganut “Tongkat Gembala” mengharapkan agar jumlah keanggotaan mereka bertambah, sehingga dengan demikian dalam waktu dekat mereka dapat mengambil secara paksa semua lembaga organisasi MAHK?”
Setiap orang yang benar-benar memahami pekabaran yang disampaikan oleh Gunung Karmel, mengetahui bahwa dengan cara apapun Gunung Karmel tidak pernah berusaha mengambil alih lembaga-lembaga itu, malah sebaliknya ia sedang berusaha untuk mengadakan pergerakan pembaharuan yang sebelumnya sudah lama dikatakan oleh Sister White dalam buku “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 126. Tetapi, benar kami berharap supaya anggota-anggota dari mereka yang 144.000 itu dari organisasi MAHK dapat bergabung dengan kami, setelah mana suatu rombongan yang tidak terhitung jumlahnya dari segala bangsa, suku, bahasa, dan umat, akan menambah keanggotaan kami sehingga tidak seorangpun dapat menghitungnya. Memang benar bahwa semua lembaga yang dimiliki dan diawasi oleh organisasi MAHK adalah bagian dari rumah Bapa, dan bahwa kita juga adalah orang-orang MAHK, karena lembaga-lembaga itu adalah milik kami juga sama seperti mereka juga, yang oleh karena jumlah mereka banyak telah mengucilkan kami dan tetap merasa puas dengan kerohanian yang mereka capai, dan mengira bahwa mereka sudah kaya dan bertambah-tambah dengan harta kekayaan sehingga mereka tidak memerlukan apapun lagi.
“Halaman demi halaman dapat dituliskan sehubungan dengan perkara ini. Seluruh conference sedang diresapi dengan prinsip-prinsip yang menyesatkan itu. ‘Karena orang-orang kaya penuh dengan kekerasan, dan para penghuninya penuh dengan dusta, dan mulut mereka penuh dengan tipu.’ Tuhan akan bekerja menyucikan sidang-Nya. Saya mengatakan kepadamu, bahwa Tuhan sedang akan membolak-balikkan setiap lembaga yang disebut dengan nama-Nya.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 372, 373.
Oleh sebab itu, Gunung Karmel tidak merasa cemas akan pengambilan lembaga-lembaga itu, namun sebaliknya merasa prihatin akan hasil pembaharuan yang sudah lama ditunggu-tunggu. Namun demikian, jika memang orang-orang yang ada kaitannya dengan lembaga-lembaga ini tentu saja tetap seperti keadaan mereka yang sekarang,
606SERI SYMBOLIC CODE
maka Tuhan telah berjanji bahwa Ia akan “meludahkan” mereka “keluar”, sehingga tentunya, lembaga-lembaga yang layak dilihat Allah untuk digunakan akan ditinggalkan kepada orang-orang yang “berkeluh kesah dan menangis oleh sebab segala kekejian yang dilakukan di tengah-tengahnya, yakni orang-orang yang sedang menjadi anggota-anggota Gunung Karmel yang akan memperbaikinya.
Karena tujuan penting dari pekerjaan yang sedang dilakukan oleh Gunung Karmel adalah untuk memulihkan “setiap lembaga Ilahi”, dan karena kami telah dirampok oleh saudara-saudara kita yang “suam” itu melalui penggunaan lembagalembaga organisasi, maka tidak boleh tidak kami perlu membangun beberapa lembaga yang sederhana di atas Gunung Karmel, membangun gedung-gedung yang murah untuk menyebarkan pekabaran itu, dan untuk memelihara umat Allah yang membutuhkan pemeliharaan kami.
Gunung Karmel mempercayai semua yang telah dikatakan oleh para nabi kepada kami, dan terlihat untuk membawakan perintah Allah dalam setiap hal-hal yang khusus, sebab kalau tidak maka tidak akan ada pembenaran bagi keberadaannya. Oleh karena itu, orang-orang yang datang berhubungan dengan pekerjaan Gunung Karmel, harus bertindak dengan cepat, agar mereka jangan melakukan hal-hal yang sama seperti yang dilakukan oleh organisasi terhadap pekabaran yang datang kepada mereka dalam tahun 1888, oleh mana Sister White menulis sebagai berikut :
“Tuhan dalam kemurahan yang besar mengirimkan suatu pekabaran yang sangat berharga kepada umat-Nya melalui pendeta Wagoner dan pendeta Jones … Banyak orang telah kehilangan pandangan dari Yesus.” (Testimonies to Ministers”, hal. 91, 92).
Bahwa pekabaran yang sangat berharga ini tidak diterima dalam persidangan General Conference yang diadakan di Minneapolis, hal itu jelas ditunjukkan melalui tuduhan berikut :
“Sebahagian orang telah memperkuat kebencian melawan orang-orang yang Allah tugaskan untuk membawa suatu pekabaran khusus kepada dunia. Mereka memulai pekerjaan iblis ini di Minneapolis. Sesudah itu, apabila mereka melihat dan merasakan penampilan Roh Kudus, yang menyatakan bahwa pekabaran itu adalah dari Allah, maka mereka lebih membencinya, karena kesaksian itu menetang mereka. Mereka tidak mau merendahkan hati untuk bertobat, mereka tidak mau memberi Allah kemuliaan-Nya, dan tidak mau mempertahankan kebenaran. Mereka terus berjalan dalam roh mereka sendiri, dipenuhi dengan iri hati, cemburu, dan prasangkaprasangka jahat seperti yang dilakukan oleh orang Yahudi. Mereka membuka hatinya kepada musuh Allah dan manusia. Meskipun demikian orang-orang ini telah memegang jabatan terpenting, dan merancang pekerjaan itu menurut cara mereka sendiri, sejauh yang mungkin dapat mereka lakukan.” — Idem, hal. 79, 80.
Telah banyak usaha yang dilakukan, terutama selama duapuluh lima tahun yang lalu, untuk menghidupkan kembali Roh Tuhan di tengahtengah umat Allah, namun semua usaha itu telah gagal mencapai sasarannya. Akan tetapi, ketika “waktu kegenapanya” sudah tiba pada akhir dari empat puluh tahun, — yakni jumlah tahun-tahun
2 yang sering dibicarakan berulang-ulang dalam Alkitab — yaitu sesudah diadakan pengumuman resmi bahwa pimpinan sidang MAHK telah menolak “pekabaran Allah yang sangat berharga” itu, maka Tuhan mengirimkan pekabaran yang lain, yang diberikan melalui tulisan kepada tigapuluh orang komite General Conference sementara mereka berkumpul dalam persidangan kongres yang diadakan di San Fransisco pada tahun 1930. Tetapi oleh karena pekabaran tahun 1930 ini, telah tidak diterima oleh saudara-saudara itu, sama seperti pekabaran yang datang pada tahun 1888, maka kenyataannya menjadi jelas bahwa jika pekabaran tahun 1930 itu harus mencapai orang banyak, tentunya pekabaran itu harus diterbitkan dan disebarkan ke seluruh organisasi. Akhirnya telah diterbitkan buku yang berjudul “Tongkat Gembala”, Jilid 1.
607SERI SYMBOLIC CODE
Keadaan ini membuat munculnya Persekutuan Penerbitan Umum, yang berlokasi di Los Angeles, lalu mempersiapkan dan menerbitkan buku Tongkat Gembala Jilid Satu dan Jilid Dua disamping beberapa Traktat untuk melengkapi terbitan-terbitan “Tongkat Gembala” itu, hingga akhirnya pada tahun 1935, karena kekurangan ruangan, dan supaya lebih terpusat di tengahtengah kedua belahan bumi Amerika, maka persekutuan itu pindah ke tempatnya sekarang — yaitu Pusat Gunung Karmel, Waco, Texas.
Seandainya saudara-saudara kita itu belajar dari pelajaran mereka melalui pengalaman tahun 1888, lalu menerima pekabaran yang datang pada tahun 1930, maka tidak perlu ada Pusat Gunung Karmel, dan juga tidak akan ada tertulis kata-kata yang menyedihkan :
“Panggilan kepada pekerjaan besar dan khidmat ini disampaikan kepada orang-orang terpelajar dan berkedudukan : jika mereka menyambut dan membuka mata mereka sendiri, lalu percaya sepenuhnya kepada Tuhan maka Ia sudah akan menghormati mereka dengan memberikan kepada mereka standar-standar keberhasilan untuk menang. Tetapi mereka telah terpisah dari Allah, lalu menyerah kepada pengaruh dunia sehingga Tuhan menolak mereka.” — “Testimonies for the Church” Jilid
Oleh karena itu, Pusat Gunung Karmel, dalam menggenapi nubuatan (Maleakhi 4 : 5; Testimonies to Ministers, hal. 475, 476), sama seperti Gunung Karmel yang dahulu, sedang menyerukan, “pada hari ini pilihlah bagimu siapa yang akan kamu layani.”
Pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh Pusat Gunung Karmel adalah pemberitahuan tentang pekabaran pemeteraian mereka yang 144.000 itu, yaitu “pekerjaan penghabisan bagi sidang”, yang dinyatakan melalui gambaran nabi sebagai pekerjaan yang terakhir di bawah lambang enam orang laki-laki dengan masingmasing memegang senjata pemusnah di dalam tangannya.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
Kutipan di atas menjelaskan kenyataan bahwa Tuhan akan menyucikan sidang-Nya. Kutipan itu lebih jauh menjelaskan bahwa akan ada yang dimeterai sebanyak 144.000 orang, tanpa seorangpun memiliki tipu di dalam mulutnya (Wahyu 14 : 5), dan yang akan Tuhan utus untuk memberitahukan kemasyuran dan kemuliaan-Nya kepada bangsa-bangsa yang bukan Yahudi. (Yesaya 66 : 19, 20). Tetapi “hanya mereka”, dikatakan kepada kita, yang menang atas pencobaan dalam kekuatan Yang Maha Kuasa, yang akan diijinkan untuk mengambil bagian dalam pekabaran ini apabila ia itu berkembang menjadi Seruan Keras.” — “Review and Herald”, Nov
Lebih lanjut, oleh karena saudara-saudara kita dari pergerakan Advent yang mula-mula telah menolak pekabaran pembenaran oleh iman dalam tahun 1888, dan oleh karena General Conference yang sekarang telah bersikap bodoh untuk menolak pekabaran yang datang pada tahun 1930, maka tanpa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Gunung Karmel, tentunya sidang maupun dunia tidak akan mempunyai kesempatan untuk datang berhubungan dengan pekabaran itu agar mereka tidak jatuh menjadi korban pada “hari Tuhan yang besar dan mengerikan” itu, lalu mempersiapkan mereka bagi kehidupan yang akan datang dan bagi negeri yang mulia itu.
Kita yang dihubung-hubungkan dengan “pekabaran pembaharuan yang besar” ini, dan yang sedang “dikucilkan keluar” dari gereja-gereja kita, bukan hanya orang-orang yang dirampok dari segala keuntungan yang dapat diperoleh dari lembaga-lembaga organisasi itu, melainkan oleh hampir seluruh anggota MAHK yang mendirikan dan menyokong semua lembaga itu, karena jarang sekali ada kecuali pendeta dan pengerja conference, yang diurus dan dibantu oleh lembagalembaga yang terdiri dari sanitarium dan rumah sakit-rumah sakit, sekolah-sekolah menengah, perguruan-perguruan tinggi, percetakan-
608SERI SYMBOLIC CODE
percetakan penerbitan, pabrik-pabrik makanan, di samping pendapatan yang datang dari royalti, dan lain-lain.
“Apakah yang Allah katakan mengenai umat- Nya? — ‘Tetapi inilah bangsa yang dirampoki dan dijarahi; semua mereka terperangkap dalam lubang, dan mereka dimasukkan dalam rumahrumah penjara : mereka hidup menjadi suatu mangsa, tanpa seorang yang selamat : karena mereka hidup bagi jarahan, dan tak seorang pun yang mengatakan ‘Pemulihan’. (Lihat juga Yesaya 43). Inilah nubuatan-nubuatan yang akan digenapi.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 96.
Satu-satunya hak yang diberikan kepada anggota adalah bahwa jika mereka tetap menutup mulut, dan jika mereka tetap menerima segala apa yang disampaikan dari atas mimbar tanpa ada pertanyaan, maka mereka dapat memperoleh tempat duduk dalam gereja dan membantu untuk mencapai tujuan keuangan dalam mana untuk digunakan membayar gaji pendeta-pendeta.
Selain itu, sekolah-sekolah yang didirikan semata-mata untuk mendidik orang-orang muda bagi pekerjaan Tuhan, juga sudah berubah menjadi perusahaan dagang, karena biaya yang ditanggung oleh orang muda yang menghadiri salah satu lembaga itu sama mahalnya dengan biaya apabila masuk ke sekolah khusus dunia, dan mereka yang tidak sanggup membayarnya dengan hanya sedikit pengecualian, dikeluarkan sehingga mereka terpaksa pergi memasuki sekolah-sekolah dunia.
Oleh karena itu, sekiranya Gunung Karmel lenyap dari keberadaannya, maka orang-orang muda yang tidak mampun untuk memasuki salah satu dari sekolah-sekolah gereja, selama-lamanya akan dirampok dari pendidikan Kristen, dan terasing dari pekerjaan Tuhan.
Gunung Karmel tidak memungut uang sekolah dan biaya-biaya lain, selain hanya sepuluh dollar satu bulan dari satu orang bagi penggunaan kamar dan makan, untuk cuci pakaian dll, dan mereka yang tidak dapat membayar biaya ini, ditanggung dan diurus sepenuhnya oleh Gunung Karmel. Demikianlah, keberadaan Gunung Karmel untuk memulihkan “segala perkara”.
Tujuh tahun pengalaman telah membuktikan bahwa sebenarnya tidak ada seorangpun dari antara penganut Kebenaran Sekarang yang mampu mengajarkan pekabaran itu, dan bahwa mereka yang telah berusaha mengajarkannya, telah mencapai hasil sedikit atau tidak berhasil sama sekali, sehingga menemui kegagalan. Akibatnya, kalau Gunung Karmel tidak melakukan
3 sesuatu untuk semua penganut Kebenaran Sekarang dalam pendidikan, maka mereka menjadi tidak berguna bagi Tuhan dalam pekerjaan yang sangat penting ini. Juga tidak ada tempat bagi orang yang sudah lanjut usia dan juga tempat untuk menampung anak-anak yatim piatu. Tuhan sebelumnya telah mengetahui keadaan ini, maka oleh sebab itu Ia telah memerintahkan melalui pena Yeheskiel untuk “membangun perbentengan (Gunung Karmel), juga menghadapi dia serta menyusun alat-alat pendobrak (para pemimpin), dan kepunglah kota itu.” (Yeheskiel 4 : 2).
Di sini kita dapat menyaksikan sedikit dari antara begitu banyak alasan mengapa Gunung Karmel harus didirikan.
TANPA TIPU DI DALAM MULUT MEREKA
Kenyataan yang sesungguhnya bahwa mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu tidak memiliki tipu di dalam mulut mereka, bukanlah hanya satu bukti bahwa mereka harus mengumumkan kebenaran dan tidak ada yang lain kecuali kebenaran, tetapi juga pembicaraan mereka harus bebas dari perkataan-perkataan yang tidak senonoh. Dan, jika kita ingin berada di antara rombongan pilihan anak-anak Allah ini, maka kita perlu mengeluarkan dari pembicaraan kita segala perkataan tipu sindiran yang menyakiti hati, sindiran halus, kata-kata yang tak berguna,
609SERI SYMBOLIC CODE
kata-kata dan ucapan yang tidak berarti. — “Education”, hal. 236.
Kepada kita dianjurkan supaya pembicaraan kita selalu “murni”, sehingga perasaan yang sangat halus pun tidak menunjukkan isyarat ketidakpantasan; berbicaralah dengan kasih sayang, berbicaralah dengan jujur supaya tidak menimbulkan keragu-raguan dalam pikiran para pendengar mengenai ketulusan hati kita.
Oleh karena Tuhan telah memanggil supaya kita bersiap-siap menerima meterai pada dahi kita, maka Ia juga menganjurkan supaya kita menyucikan pembicaraan kita sehingga tidak ada tipu di dalam mulut kita, dan dengan demikian kita dapat menjadi “hamba-hamba Allah” dalam masa “seruan keras” itu. Oleh sebab itu, kenyataan segera membuktikan bahwa bukan hanya orangorang muda yang ada di Gunung Karmel saja yang perlu mempelajari “bahasa yang terlihat lebih baik”, tetapi orang-orang yang lebih dewasa juga memerlukan anjuran yang sama. Oleh karena itu satu sekolah khusus yang diadakan petang hari telah diorganisir untuk memberikan faedah bagi orang-orang dewasa.
Sekolah ini dianjurkan akan dimulai dari Jam 7 sampai Jam 8 petang hari dan terbukti telah menjadi salah satu pertolongan yang paling baik dalam kehidupan perkemahan kita. Melalui pendekatan belajar tentang berbicara dari “dasar pendidikan yang lebih baik”, maka kita dipaksa untuk menyatakan perang terhadap kutuk kehinaan masyarakat manusia — menyatakan perang terhadap pergunjingan – yang kita bawa dari rumah dan gereja-gereja kita. Oleh karena kita telah mengadakan persiapan untuk mengetahui dimana kita berada, maka kita sendiri akan heran karena kita melihat di papan tulis ada banyak tertulis “sindiran halus”, “ejekan yang menyakiti hati”, kata-kata yang tidak berguna, dan “kata-kata yang tidak senonoh”, telah menyusup ke dalam pembicaraan kita, dan yang sering dilakukan oleh kebanyakan dari antara kita tanpa pikir panjang.
Sudah terlihat ada kemajuan, maka kita harus berketetapan agar pengaruh kita tidak lagi mengurangi pekerjaan baik yang telah dilakukan bagi orang-orang muda bagi anak-anak dalam ruangan sekolah. Maka dengan mengorganisir kelas ini satu pekerjaan rangkap sedang dilaksanakan. Yang pertama, kita sedang belajar menggunakan bahasa kita sendiri dengan benar, dan yang kedua, kita sedang membuang keluar dari pembicaraan kita segala kata-kata dan ungkapan-ungkapan yang menghancurkan jiwa, yang membawa kita ke dalam perkara-perkara jahat yang disebut “pergunjingan”.
Kita sebagai calon-calon bagi 144.000 itu, telah diberi dorongan, oleh karena itu, dengan kemungkinan untuk menjadi orang-orang suci tanpa ada tipu dalam mulut kita. Dengan adanya pengharapan yang menggembirakan ini di hadapan kita, maka kenapa setiap penganut Kebenaran Sekarang tidak bertekad untuk mengatasi setiap godaan, lalu menerima “meterai Allah” serta sepenuhnya memantulkan gambar Yesus?”
Untuk memberi dorongan baik kepada orangtua maupun kepada orang muda, kami menuliskan kutipan berikut :
“Pekerja bagi Allah harus sungguh-sungguh berusaha untuk menjadi seorang wakil Kristus, membuang segala sikap yang tidak pantas dan pembicaraan yang kasar. Ia harus berusaha menggunakan pembicaraan yang baik. Ada satu golongan orang banyak yang melalaikan cara mereka berbicara, namun dengan hati-hati, dengan perhatian yang sungguh-sungguh, orang-orang ini dapat menjadi wakil-wakil kebenaran. Setiap hari, mereka harus membuat kemajuan. Hendaknya janganlah mereka mengurangi kemampuan dan pengaruh mereka dengan melakukan sikap yang salah. Ekspresi yang biasa dan murahan harus digantikan dengan kata-kata yang dapat dipercaya dan tulus. Dengan ketelitian dan dengan disiplin yang sungguh-sungguh, orang-orang muda Kristen dapat memelihara lidahnya dari yang jahat dan memelihara bibirnya dari pembicaraan yang kotor.” — “Counsels to Teachers”, hal. 238.
610SERI SYMBOLIC CODE
BAGAIMANA SAUDARA MENANGGAPI UJIAN PADA SYAIR “NO. 8”?
Para pembaca Symbolic Code, terutama mereka yang menulis Syair No. 8 yang diterbitkan dalam terbitan bulan Maret – April, pasti sedang menunggu hasil dari “Ujian Untuk Diterima sebagai Mahasiswa” itu. Maka, bersama ini Symbolic Code mengumumkan semua susunan statistiknya yang menonjol.
Ada dua makalah yang dipilih oleh hakim-hakim yang memenuhi syarat, sebagai jawaban yang terbaik untuk Syair itu, satu di antaranya ditulis oleh Nyonya John Wilson dan yang satunya ditulis oleh Mr. Charles Grabill, Jr., keduanya dari California. Di samping memberi tanggapannya dalam bentuk prosa, Nyonya Wilson juga menyampaikan jawaban dalam bentuk sajak. Oleh karena jawaban yang berbentuk prosa itu benar-benar bermanfaat, maka redaktur Symbolic Code memutuskan untuk menerbitkan syair itu yang segera disusul dengan tulisan ini.
4
Akan tetapi, sebagaimana pentingya tanggapan atas ujian yang berupa syair ini, maka kami juga masih menemukan hal yang menggelisahkan dan bahkan kenyataan-kenyataan yang lebih penting dan yang cocok dengannya.
Dalam bagian pertama, syair itu dirancang sebagai satu pemikiran yang ditemukan dalam cara yang khusus; yaitu semangat yang dimiliki oleh umat Allah untuk mempelajari pekabaran itu dan dalam bagian kedua, benar atau tidak, namun mereka telah belajar untuk mematuhi peraturanperaturan khusus; dan bagian yang ketiga, benar atau tidak, mereka semua bersungguh-sungguh untuk mengambil bagian dalam segala kegiatan yang dihadapkan oleh pekabaran pemeteraian itu.
Melalui pengertian syair “No. 8”, pegawai Symbolic Code telah mengetahui bahwa sejumlah besar penganut Kebenaran Sekarang sengsara dan berkekurangan. Padahal, mengingat sifat dari pekabaran itu, semua orang seharusnya sudah memiliki semangat yang menyala untuk menanggapi ujian khusus ini dan dengan segera mengisi kantor Symbolic Code dengan tulisantulisan mereka; gantinya hanya kira-kira seratus orang dari para penganut yang turut ambil bagian.
Kelalaian besar pada peranan yang begitu banyak membawa kemajuan atas segala kesempatan yang ditawarkan kepada mereka, menunjukkan kisah sedih membawa sejumlah besar para pembaca Symbolic Code masih merupakan korban-korban dari sikap ketidakpedulian Laodikea mereka, dan pengetahuan serta semangat mereka untuk kebenaran benar-benar masih dalam keadaan pasang surut.
Kalau saudara-saudara yang bersikap masa bodoh ini tidak segera bangun dari tidurnya yang panjang, tidur yang nyenyak, lalu bersinar dan bercahaya, maka mereka akan berada di antara anak-anak dara yang terlambat membeli minyak itu untuk lampu-lampu mereka, sehingga pada waktu mereka kembali menuju rumah Tuhan, mereka sudah terlambat untuk menghadiri pernikahan itu : pintu sudah tertutup, dan sungguh menyedihkan, mereka putus asa, meratap, serta berseru, “Tuhan, Tuhan, bukalah pintu untuk kami”, namun hanya terdengar jawaban, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Aku tidak mengenal
Anak-anak dara yang malang dan bodoh — tinggal berdiri membisu dan tanpa harapan di luar pesta pernikahan itu! Betapa menyedihkan nasib mereka, sebab “sebentar tertidur, sebentar mengantuk, dan sebentar berpangku tangan lalu tertidur!” (Pengkhotbah 6 : 10).
Saudara dan Saudari, kemanakah imanmu dan perbuatanmu sedang menuntunmu — ke dalam pesta pernikahan itu atau di luar untuk mengalami kekecewaan dan kehancuran? Pikirkanlah dengan penuh rasa gentar! Allah tidak menghendaki kalau kamu berada di luar pesta itu. Semoga masing-
611SERI SYMBOLIC CODE
masing segera memperhatikan segala perintah- Nya, dan “berjaga-jagalah, oleh karena kamu tidak mengetahui hari dan jam kedatangan Anak Manusia.” (Matius 25 : 13).
Jika dari hasil-hasil ujian itu ada satu pelajaran yang perlu dipelajari di atas yang lain, barangkali ia itu adalah yang dimuat dalam kenyataan berikut : Di luar dari semua peserta, hanya kira-kira sepuluh persen yang mengikuti secara seksama tigabelas peraturan khusus yang diperintahkan oleh naskah! Ketidak mampuan, kelalaian, atau sikap acuh, dalam satu cara atau cara yang lain, dalam melaksanakan peraturan-peraturan khusus telah dilakukan berulang-ulang oleh hampir setiap penganut Kebenaran Pada Waktunya.
Sebelum saudara-saudara yang bersikap acuh tak acuh ini mempelajari pelajaran itu dengan menuruti secara ketat semua peraturan, akankah mereka terhitung dalam barisan tentara itu dengan panji-panji, maju ke seluruh dunia, untuk mengalahkan dan menaklukan. — “Prophets and Kings”, hal. 725.
Bagaimanakah jadinya jika sekiranya Musa tidak mematuhi dengan cermat segala peraturan yang berkaitan dengan pembangunan tabernakel itu? Dan apakah yang terjadi jika sekiranya para pembangun tidak mematuhi semua peraturan Musa secara sungguh-sungguh? Selain itu, apakah yang akan terjadi kepada kaabah Salomo seandainya para orang pandai gagal mematuhi dengan tepat semua peraturan yang diberikan kepada mereka? Dan apakah yang akan terjadi kepada para orang pandai itu sendiri? Sekali lagi, apakah akibatnya ketika Uzza menentang peraturan yang diberikan Allah agar ia jangan menyentuh tabut perjanjian itu, dan berusaha untuk menegakkannya? Dan apakah nasib isteri Lot ketika ia mengabaikan perintah Allah agar jangan melayangkan pandangannya ke belakang, ke atas kota yang binasa itu, yaitu kota Sodom?
Dan apakah yang kamu pikirkan, saudara, dan saudari, akan terjadi karena kelalaian yang sama atas peraturan-peraturan khusus pada waktu ini, apabila peristiwa itu terjadi bukan mengenai terbakarnya sebuah kota, atau pemindahan sebuah tabut perjanjian, tetapi adalah mengenai berdirinya sebuah kerajaan yang menghancurkan segala bangsa dan mengalahkan bumi? Maukah sekarang Allah memandang ringan atas pengabaian, kelalaian, dan ketidakpedulian seperti itu daripada hari-hari yang lampau, serta tidak menjatuhkan hukuman padanya? Atau, adakah kamu berpikir benar bahwa “zaman sudah berubah”, dan “kita tidak perlu lagi mengharapkan mujizat-mujizat dan tanda-tanda pernyataan kuasa Allah seperti zaman dahulu”; dan adakah kamu, juga mengira “bahwa Ia adalah sangat pemurah, sehingga Ia tidak mau menimpakan hukuman kepada umat-Nya?” — “Testimonies for the Church”, jilid 5, hal. 211.
Cobalah kamu dengarkan apa jawaban Allah terhadap pertanyaan-pertanyaan itu; “Maka akan jadi pada waktu itu, Aku akan memeriksa Yerusalem dengan suluh, serta menghukum semua orang yang duduk dengan tenang di tempat mereka berteduh : dan yang mengatakan dalam hatinya, Tuhan tidak akan melakukan perkara yang baik, dan juga tidak melakukan perkara yang jahat. Oleh sebab itu harta benda mereka akan menjadi barang rampasan dan rumah-rumah mereka akan menjadi sunyi sepi.” (Zefanya 1 : 12, 13).
Para pembaca yang kekasih, adakah kamu salah seorang dari antara orang banyak itu, yang duduk dengan tenang di tempat mereka berteduh sewaktu ujian dari “syair No. 8” itu datang untuk membuktikan apakah benar atau tidak bahwa semua perkara itu telah mengikat “seluruh pikiran, dan seluruh perhatian”?
Seandainya satu panggilan yang lebih penting lagi datang kepada saudara, dan saudara gagal menanggapi semua tuntutannya. Tidakkah saudara akan menemukan dirimu berada di antara orang-orang yang harta bendanya “akan menjadi barang rampasan” dan “rumahnya yang sunyi”? Kecuali saudara bertindak segera, maka saudara akan terlambat sekali untuk memperoleh pengetahuan dan semangat, dan dengan
612SERI SYMBOLIC CODE
kebodohan serta kesuaman saudara akan binasa dalam “banjir kebinasaan”. (Yesaya 28 : 18).
Bangunlah Saudara! Bangunlah Saudari! Bersiap-siaplah sekarang, pada waktu saudara diperkenankan untuk membantu Tuhan untuk melawan kekuatan, dan “apapun yang dapat dikerjakan oleh tanganmu, kerjakanlah itu dengan sekuat tenaga.” (Pengkhotbah 9 : 10).
Rasul Paulus menasehati Timotius :
“Karena itu aku senantiasa mengingatkan engkau supaya engkau menggalakkan karunia Allah yang ada padamu melalui penumpangan5 tanganku.” (2 Timotius 1 : 6). “Oleh sebab itu aku tidak lupa untuk mengingatkan kamu terhadap semua perkara itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran sekarang. Sesungguhnya, aku berpikir, selama saya berada dengan kamu di dalam tabernakel ini, untuk menuntun kamu, dengan mengingatkan kamu.” (2 Petrus 1 : 12, 13). Ayat-ayat firman ini sekarang berlaku sama sungguhnya seperti pada zaman Timotius.
Perhatikanlah baik-baik apa yang dikehendaki Allah daripada kamu :
“Barangsiapa yang Aku kasihi, ia Ku tegur dan Ku hajar : oleh sebab itu relakanlah hatimu, dan bertobatlah … Siapa yang mempunyai telinga, hendaklah ia mendengar apa yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat.” (Wahyu 3 : 19, 20).
Saudara-saudara yang kekasih, adakah kita orang-orang yang “mempunyai telinga, yang mendengar … atau tidak”? Atau memberikan sukacita kita untuk memperhatikan apa yang dikatakan oleh Saksi Yang Benar itu? Jika kita mengasihi Tuhan, maka kasihilah pekabaran itu, kasihilah saudara-saudara yang lain, kasihilah jiwa kita sendiri, apakah kita tidak akan membuktikan dengan tidak mengabaikan sesuatu, dan dengan cepat menanggapi sesuatu, sehingga dengan demikian membuktikan diri kita sebagai pekerjapekerja yang tidak perlu malu, yang diakui layak membagi-bagikan firman kebenaran, sehingga kita layak bagi pekerjaan besar Allah.”
JAWABAN TERHADAP SYAIR NO. 8
Jiwaku Yang lelah setengah tertidur Lelah, jatuh pingsan karena menyelidik dengan dalam Karena aku menemukan kebenaran yang ku ketahui Telah dicemari dengan cerita dongeng Setan. Tetapi sementara aku menyelidiki Firman Al-lah, Aku temukan terang dalam Tongkat Gembala. Disanalah aku melihat kerja keras Roh itu, “Kaki dian”, “Pohon”, dan “Mangkok Minyak”.
Karena terang datang hanya dari mangkok ini saja;
Roh Allah membuat pekabaran itu termasyur. Oh, pekabaran yang indah, Engkau maha mulia Allah selalu mengirimkan kebenaran-Nya tepat pada waktunya!
Bangunlah! Hai jiwaku, waktunya sudah larut malam Aku segera membuka lebar pintu hatiku. Hatiku begitu bersukacita mendengar panggilan itu Yang sekarang memanggil aku dan semua or-ang;
Syair Nomor Delapan ini akan kuterima, Allah tolonglah aku supaya aku percaya Kebenaran yang, engkau bawa dari “Domba” dan “lembu”, Tolonglah aku Tuhan untuk tetap berjalan lurus;
Aku bersukacita terikat di atas kebenaran yang begitu langka;
Agar Allah tidak membuat meja makan ku menjadi kosong;
Di tempat sekam, aku akan memakan “keju”. Gantinya makan dedak, makanlah “madu” manis.
613SERI SYMBOLIC CODE
Sesungguhnya, Aku memperhatikan angka “mistik tujuh”.
Jarum jam yang menunjuk angka sebelas Yang menunjukkan kepada kita bahwa sekarang waktunya sudah tiba Apabila Allah dalam pehukuman akan nampak Mengadili kita melalui buku-buku surga. Janganlah menangis! Pandanglah Singa dari Suku Yehuda, yang memperoleh kemenangan, Dan yang menyingkapkan segala yang tersembunyi.
“Jarum jam” dan “Tongkat” adalah kisah yang memberitahukan tentang orang-orang yang akan tinggal di Kanaan.
Jika kita mau menyelidiki gulungan surat yang berharga, Rencana Allah bagi kita akan terungkap.
“Bintang-bintang” itu adalah semua suku yang lengkap – yakni orang-orang suci yang tidak pernah undur walaupun perang dahsyat mengamuk, mereka tetap berjuang bagi jiwa-jiwa sampai harapannya berlalu, dan ketika pekerjaan mereka di dunia diselesaikan dan kehidupan yang kekal mereka peroleh. Mereka akan berdiri di atas “Laut Kaca”. Dengan sukacita yang tidak ada bandingannya.
Kepada mereka yang mau menerima terang ini, Kebenaran-kebenaran yang kaya akan terungkap.
Urapilah mataku agar aku dapat melihat, Dan dengan “Jubah”Mu, ya Kristus, selubungilah aku.
Menjadi seekor “Kuda” yang setia, Aku ingin Untuk menyebarkan berita Keselamatan, Malaikat samawi adalah penuntunku Tak ada tujuanku yang lain, Selain pergi memenangkan jiwa-jiwa Dengan berjuta-juta “kuda” yang gagah berani.
“Tongkat” itu adalah lambang kebenaran tentang pekerjaan besar yang harus kita laksanakan karena gembala-gembala menangkap domba dengannya demikianlah harus kita merenggut mereka dari lubang neraka kita akan merenggut mereka dari api seperti puntung Sehingga dengan demikian kita menggenapi perintah Allah.
Aku akan mencerna Symbolic Code, Dan membuat Kebenaran Sekarng menjadi tumpuanku Aku juga akan menghimpun orang-orang yang tercerai berai Dan melaksanakan apa yang dikehendaki Al-lah.
Benar, aku adalah keturunan “Perempuan” ini Yang benihnya harus menjadi murni seperti emas.
Itulah sidang Allah yang benar pada setiap zaman;
Tempat berhimpun orang-orang saleh Dalam rencana-Nya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa Gantinya menghimpun uang untuk mencapai tujuan.
Ya Tuhan, hanya satu hal yang aku minta, Jadikanlah aku salah seorang dari benih “Perempuan” itu.
Aku tak berani kehilangan Mahkota emasku, Dan dinjak-injak oleh pasukan berkuda milik Allah.
Kemudian tinggal di neraka bersama-sama orang jahat, Padahal aku dapat tinggal bersama orang-orang setia.
Sungguh menyedihkan nasib yang akan menimpaku Seandainya aku mengabaikan keselamatan yang besar Gagal mematuhi perintah tak dapat kulakukan
614SERI SYMBOLIC CODE
Dan jatuh oleh pedang yang Ia tentukan Disanalah aku tinggal selama seribu tahun, Dan bangkit dengan air mata yang memilukan;
Menjadi budak selama seratus tahun, Dan kemudian, pergi ke dalam kubur.
Kini sewaktu belalang datang hendak melihat Apakah aku sudah termeterai Semoga aku beserta rombongan orang setia yang sedikit itu Yang berkeluh kesah dan menangis karena kesalahan yang mereka lakukan.
Kiranya aku tidak menderita sengatan 6 kalajengkinmg itu, Melainkan aku juga merupakan piala-piala. Dengan kemurahan-Nya aku akan mematuhi Allah;
Menyambut pekabaran “Tongkat Gembala”, Maka aku akan beserta Kristus memerintah dengan “mulia”, Dan sepanjang zaman memuji nama-Nya. Aku akan segera menaiki kereta api “syair nomor delapan”.
Dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan agar tidak terlambat.
(Ny. John E. Wilson)
TETAPI ORANG BIJAKSANA AKAN
MENGERTI
“Hai jiwaku bangkitlah! Bukalah pintu hatimu lebar-lebar! — lihat Raja! Ia membawa, dalam syair No. 8, keju yang lebih banyak dari lembu dan domba!
Juga madu! Hai jiwaku mengapa tertidur! Bangkitlah dari keadaanmu yang sekarat, Dan menerima anugerah dari Roh Kudus — Yang langka, indah, luas, suka cita yang akan datang Mari berpesta seleramu yang sudah sakit! — Lihatlah! “Jarum jam’, ‘Tongkat’, ‘Gulungan Surat’, ‘Bintang-bintang’, ‘Singa’, ‘Jam dan Tongkat’
Angka mistik “Tujuh” yang terungkap pekerjaan yang dimahkotai di atas bumi milik Allah!”
Hai Saudara, Saudari, yang jauh dan dekat, Hai orang-orang yang berkeluh kesah dan menangis Yang menafsirkan syair ini dengan benar, Disinilah madu yang lebih banyak bagi kamu masing-masing!
Karena sepanjang zaman para pengikut Kristus mempunyai semangat yang mempesona membuat mereka berjalan sepanjang jalan-jalan yang penuh kemuliaan dari gedung kesenian Allah yang besar, yaitu Alkitab, yang memuaskan jiwa-jiwa mereka yang haus dengan gilang gemilang dari kumpulan yang tertinggi, di dalamnya dengan tetap dipamerkan, sekaliannya telah tiba pada serambinya yang terakhir – yaitu Wahyu — memperoleh mahkota yang indah yang menggetarkan jiwa, serta Ilham dalam bagiannya terpampang disana … teristimewa dalam gambar yang maha mulia dari Anak Domba, yang berdiri di atas Gunung Sion, dan “dan bersama-sama dengan Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang, yang memiliki nama Bapa-Nya tertulis pada dahi-dahi mereka.” Namun belum pernah sebelumnya sampai sekarang gambaran yang tak ada bandingannya ini diungkapkan rahasianya dari tema yang tidak ada bandingannya.
Maka dari itu, jika pengungkapan gambaran yang mulia ini, menggambarkan bagian terakhir dari nyanyian rencana keselamatan yang besar, yang tak seorangpun terkecuali Seniman Yang Agung itu Sendiri, yang dapat melakukannya, yang telah terus menerus menegur dan mengilhami beribu-ribu ilham itu menggerakkan ungkapan rahasia kebenaran yang lebih baik, maka betapa “umat pilihan Allah”, yang sekarang memiliki kesempatan untuk melihat Tangan Ilahi perlahanlahan membuka selubung rahasia itu, dan dengan demikian memperkenalkan kita sebagai rombongan orang-orang yang hidup kekal — 144.000, sebagai rombongan yang mempunyai kesempatan yang tidak terlukiskan yang diinginkan
615SERI SYMBOLIC CODE
oleh orang Kristen!
Pendeta James White, berdiri dengan penuh perhatian dan dengan tatapan yang penuh hormat di hadapan layar besar ini, bermandikan terang permulaan tahun 1844, ia berseru dalam tulisantulisan suci yang luar biasa : Oh, Mulia! Haleluyah! Hatiku yang malang terbakar untuk kerajaan itu, sementara aku berada dalam harapan yang menyenangkan ini, di hadapan para pengikut kebenaran. Jika kita bertahan hanya beberapa hari lagi, maka bayang-bayang kegelapan malam akan lenyap di hadapan kemuliaan kedatangan Anak Manusia.” — “A Word to the Little Flock”, hal. 8.
Jika sinar terang yang suram tahun 1844 dapat menciptakan satu pandangan yang mempesona menggerakkan harapan jiwa di hadapan orangorang yang melihat, maka tidakkah seharusnya sinar terang itu, sekarang menyinari semua pandangan ini, menciptakan di hadapan kita satu harapan yang sangat besar dengan maksud agar kita tidak mementingkan diri, serta menggalakkan hati kita dengan semangat yang kudus di hadapan manusia atau malaikat yang belum pernah dilihat sebelumnya?
Sementara hati tergetar sampai kepada kedalaman jiwa kita, maka kita tetap merenungkan pandangan yang mulia di hadapan kita, dengan hati yang tenang kita bertanya kepada diri sendiri, apakah ini gambaran dari “Raja, Tuhan bala tentara malaikat”, dan warga dari kerajaan-Nya itu? Maka untuk menjawab pertanyaan itu Roh Nubuat berbicara :
“Siapakah warga-warga dari kerajaan Allah? — Semua orang yang melakukan kehendak-Nya. Mereka memiliki kebenaran, cinta damai, dan yang mempunyai suka cita dalam Roh Kudus. Anggota-anggota kerajaan Kristus adalah anakanak Allah, rekan-rekan sekerja dalam perusahaan-Nya yang besar itu. Umat pilihan Allah adalah, generasi yang khusus, satu bangsa yang kudus, untuk memberikan pujian kepada Dia yang memanggil mereka keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang yang menganggumkan. Merekalah garam dunia, terang bagi dunia. Merekalah batu-batu yang hidup, imamat yang rajani. Merekalah rekan-rekan sekerja Kristus Yesus. Orang-orang inilah yang mengikuti Anak Domba itu kemana pun Ia pergi.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 422.
Lihatlah “umat pilihan Allah”, yang pernah “dipandang hina sebagai umat yang sisa”, tetapi sekarang “memakai pakaian yang mulia, dan tidak akan pernah lagi dicemari oleh kebobrokan dunia. Nama-nama mereka tertulis dalam buku kehidupan Anak Domba, dan terdaftar di antara orang-orang yang setia sepanjang zaman. Mereka telah melawan tipu muslihat dari penyesat itu; mereka tidak akan berubah setia oleh karena auman tipu ular naga itu. Kini mereka tetap aman dari muslihat penggoda itu. Dosa-dosa mereka telah dipindahkan kepada sumber mulanya dosa. Dan umat yang sisa itu tidak hanya diampuni dan diterima, melainkan dihormati juga. “Sehelai serban” yang indah ditaruh di atas kepala mereka. Mereka akan menjadi seperti raja-raja dan imamimam kepada Allah. Sementara Setan mengungkapkan tuduhan-tuduhannya, dan berusaha untuk membinasakan rombongan ini, malaikat-malaikat kudus, yang tidak kelihatan, hilir mudik, untuk membubuhkan meterai Allah yang hidup pada dahi mereka. Orang-orang inilah yang berdiri di atas Gunung Sion beserta Anak Domba itu, yang memiliki nama Bapa-Nya tertulis pada dahi-dahi mereka. Mereka menyanyikan nyanyian baru di hadapan tahta itu, yaitu nyanyian yang tidak seorang pun mempelajarinya kecuali mereka
7 yang seratus empat puluh empat ribu itu, yang ditebus dari bumi. ‘Orang-orang inilah yang mengikuti Anak Domba itu kemana pun Ia pergi. Orang-orang inilah yang ditebus dari antara manusia, menjadi buah-buah sulung kepada Allah dan kepada Anak Domba itu. Dan di dalam mulut mereka tidak ada tipu; karena mereka dalam keadaan tanpa salah di hadapan tahta Allah.’ (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 475, 476).
”Pada waktu itu Tuhan akan melindungi
616SERI SYMBOLIC CODE
penduduk Yerusalem; dan yang lemah di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud; dan rumah Daud akan menjadi seperti Allah; seperti malaikat Tuhan di hadapan mereka.
Hai kamu “umat pilihan Allah”, jika kamu ingin menjadi “orang-orang yang dikagumi”, maka “milikilah jaminan dari firman Allah”, agar kamu menjadi “satu bangsa yang besar (yang mana) belum pernah ada yang seperti itu, dan juga tidak akan ada sesudah itu, bahkan sampai kepada banyak generasi.”
Bangkit dan iriklah, Hai puteri Sion : karena Aku akan membuat tandukmu seperti besi, dan membuat kuku-kukumu seperti tembaga; dan engkau akan memukul hancur segala bangsa : dan Aku akan menguduskan harta benda mereka pada Tuhan, dan kekayaan mereka bagi Tuhan seluruh bumi.” (Mikha 4 : 13).
“Kamu akan menjadi kapak dan senjata-senjata perang bagi-Ku : karena dengan dikau Aku akan menghancurkan segala bangsa, dan dengan engkau Aku akan membinasakan segala kerajaan.” (Yeremia 51 : 20).
Apakah kamu ingin menjadi sempurna, “bahkan seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna”, lalu menggenggam “kebenaran-kebenaran mulia yang datang kepada umat Allah?” Dan apakah kamu ingin bebas dari bahaya, lalu bebas pergi hilir mudik di atas permukaan bumi milik Allah? Maka pasanglah pakaian kuda teji itu, karena “kuda teji itu … akan berjalan menelusuri seluruh bumi.” (Zakharia 6 : 7).
“Maka akan ada suatu jalan raya, suatu jalan yang disebut Jalan yang kudus; orang yang cemar tidak akan melintasinya; sebab jalan itu akan diberikan kepada orang-orang musafir, bahkan orang-orang bodoh tidak akan berbuat kesalahan disana. Di situ tidak akan ada singa, dan binatang buas pun tidak akan berjalan ke sana; tidak akan ditemukan di sana; tetapi orang-orang tebusan akan pergi ke sana; dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan kembali dan masuk ke Sion dengan nyanyian dan suka cita abadi ke atas kepala mereka; mereka akan bergembira dan bersuka ria, dan duka cita serta keluh kesah akan
“Pada waktu itu Aku akan mengikat janji bagi mereka dengan binatang-binatang buas di padang dan dengan burung-burung di udara, serta dengan binatang-binatang melata di permukaan bumi : maka Aku akan mematahkan busur dan pedang sehingga tidak ada peperangan di bumi, dan akan membuat mereka berbaring dengan aman.”
Hai, para pengikut Anak Domba itu, jika hatimu menangis untuk menjadi imam-iman dari Allah yang Maha Mulia, dan ingin membawa banyak jiwa yang berharga supaya selamat dalam pengetahuan kebenaran, maka kamu akan menerima meterai Allah, luput dari pembantaian itu, dan mendengarkan Dia yang berbicara kepadamu :
“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, Imamat yang rajani, bangsa yang kudus, bangsa yang istimewa; supaya kamu akan menyampaikan pujipujian kepada Dia, Yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan masuk ke dalam terang- Nya yang ajaib.” (1 Petrus 2 : 9).
Dan kamu “akan membawa semua saudaramu untuk menjadi suatu persembahan kepada Tuhan keluar dari segala bangsa dan duduk di atas kudakuda, dan kereta-kereta, dan di atas usunganusungan, di atas bagal-bagal serta unta-unta betina yang berjalan cepat, ke atas gunung-Ku yang kudus, yaitu Yerusalem, demikianlah firman Tuhan, sama seperti orang Israel membawa korban dalam bejana yang suci ke dalam rumah
JADILAH BERSIH SAUDARA!
JADILAH BERSIH SAUDARI!
KALAU TIDAK KAMU TIDAK DAPAT
PULANG KE RUMAH
617SERI SYMBOLIC CODE
“Kita perlu mempunyai iman Abraham dalam gereja-gereja kita sekarang, untuk menerangi kegelapan yang berkumpul di sekeliling mereka, yang menghambat cahaya terang yang indah dari kasih Allah serta mengurangi pertumbuhan roh … Iman kita akan berkembang dari perbuatanperbuatan baik; karena iman tanpa perbuatan adalah mati. Setiap kewajiban yang dilaksanakan, setiap pengorbanan yang dilakukan dalam nama Yesus, mendatangkan pahala besar. Dalam setiap kewajiban yang dilaksanakan, Allah berbicara serta memberikan berkat-Nya. Tetapi Ia meminta dari kita suatu penyerahan yang sepenuhnya dari kemampuan-kemampuan kita. Pikiran dan hati, seluruh milik kita, harus diserahkan kepada-Nya, atau kita akan mengecewakan untuk menjadi orang-orang Kristen yang sejati.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 145.
“Allah menghendaki penurutan yang benar dan yang tidak disangsikan atas hukum-hukum-Nya; tetapi manusia sedang tertidur, atau sudah lumpuh oleh karena penipuan Setan, yang menganjurkan maaf dan dalih serta mengalahkan keberatan mereka, seperti yang ia katakan kepada Hawa di taman Eden, ‘Sesungguhnya kamu tidak akan mati’. Ketidak patuhan bukan hanya mengeraskan hati dan keyakinan atas dosa seseorang, tetapi hal itu cenderung merusak iman orang lain. Hal yang terlihat pada mulanya adalah salah, perlahanlahan menjadi kabur di hadapan mereka, hingga akhirnya mereka meragukan apakah benar-benar ia itu dosa, dan dengan tidak sadar mereka jatuh ke dalam kesalahan yang sama.” — Idem, hal. 146.
“Janganlah kita melalaikan tugas dan menunda semua tuntutannya. Penundaan seperti itu memberi peluang untuk ragu; sebab ketidak percayaan akan menyusup ke dalam hati, pertimbangan akan dirusak, dan pengertian akan digelapkan. Pada akhirnya teguran dari Roh Allah tidak dapat lagi menjangkau hati orang yang terpedaya, yaitu orang yang menjadi begitu buta karena mereka mengira bahwa mereka tidak mungkin dapat diharapkan bagi Dia atau berguna pada maksud-Nya.” — Idem, hal. 147.
“Tuhan telah lama menderita karena umat- Nya. Ia telah memaafkan penyimpangan mereka, dan menunggu agar mereka memberi tempat kepada Dia dalam hati mereka; tetapi pendapatpendapat yang salah, iri hati, dan ketidak percayaan telah penuh sehingga Ia tidak dapat masuk.” — Idem, hal. 155.
“Banyak orang yang sama seperti orang Israel yang dahulu, mengaku memelihara hukumhukum Allah, memiliki hati yang tidak percaya sementara di luar seolah-olah kelihatan mematuhi 8 undang-undang Allah. Meskipun mereka telah dikaruniai dengan terang besar dan hak yang istimewa yang berharga, namun demikian mereka akan kehilangan Kanaan Samawi yang telah Allah janjikan kepada mereka sebagai upah penurutan mereka.
“Sebagai satu umat kita telah kekurangan iman. Pada masa-masa sekarang ini hanya sedikit orang yang mau mematuhi peraturan-peraturan yang diberikan melalui hamba pilihan Allah seperti penurutan yang dilakukan oleh serdadu-serdadu Israel sewaktu mereka merebut kota Yerikho. Panglima tentara Tuhan tidak memperlihatkan Dirinya kepada semua jemaat itu. Ia berhubungan hanya kepada Yosua, yang menceritakan kisah pertemuan ini kepada orang-orang Ibrani. Kisah itu memberi isyarat kepada mereka apakah mereka percaya atau ragu terhadap kata-kata Yosua untuk mematuhi perintah-perintahnya yang disampaikan dalam nama Panglima tentara Tuhan semesta alam, atau melawan perintah-perintahnya serta menentang kekuasaannya.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 162.
“Allah akan melakukan perkara-perkara ajaib bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya. Adalah karena umat-Nya yang terkenal itu terlalu percaya kepada kebijaksaan mereka sendiri, sehingga mereka tidak memberi kesempatan kepada Tuhan untuk menunjukkan kuasa-Nya demi kepentingan mereka, sehingga mereka tidak mempunyai kekuatan lagi. Ia akan menolong anak-anak-Nya yang percaya dalam setiap keadaan darurat, jika mereka mau menempatkan
618SERI SYMBOLIC CODE
seluruh keyakinan mereka dalam Dia lalu mematuhi Dia secara mutlak.” — Idem, hal. 163.
“Banyak orang yang mengakui iman kita berada dalam keadaan ini : mereka lemah dan tidak memiliki kekuatan oleh sebab mereka bersandar kepada kekuatan mereka sendiri. Allah bekerja keras untuk satu bangsa yang memiliki iman, yang mematuhi firman-Nya tanpa bimbang dan ragu. Yang Maha Agung dari Surga, beserta tentara-Nya malaikat-malaikat-Nya, meratakan tembok Yeriko tanpa pertolongan manusia. Pejuang-pejuang Israel tidak ada mempunyai alasan untuk memuji hasil yang mereka capai. Semuanya telah diselesaikan melalui kuasa Allah. Hendaklah umat itu menyerahkan dirinya dan yang ingin bekerja berdasarkan rencana-rencana mereka sendiri, hendaklah mereka menyerah dengan kerendahan hati kepada kehendak Ilahi, maka Allah akan menghidupkan kembali kekuatan mereka dan memberikan kemerdekaan serta kemenangan kepada anak-anak-Nya.” — Idem,
“Allah adalah Pencipta dan Panglima kita, memiliki kuasa yang tidak terbatas dan mengagumkan dalam pertimbangan. Dalam kemurahan Ia menggunakan berbagai-bagai cara agar mereka dapat melihat lalu bertobat dari dosadosa mereka. Jika mereka terus akan mengacuhkan semua teguran yang Ia sampaikan kepada mereka, dan bekerja bertentangan dengan kehendak-Nya maka kehancuran akan menimpa mereka; karena kesejahteraan umat Allah hanya dengan kemurahan-Nya, melalui penjagaan-Nya pesuruh-pesuruh surga. Dia tidak akan membela satu bangsa yang tidak mempedulikan nasehat- Nya dan memandang rendah semua teguran-
“Pada zaman dahulu Allah berbicara kepada manusia melalui mulut para nabi dan rasul-rasul. Pada masa sekarang Ia berbicara kepada mereka melalui Kesaksian-Kesaksian Roh-Nya. Belum pernah ada waktu apabila Allah mengajar umat- Nya lebih bersungguh-sungguh daripada Ia mengajar mereka sekarang sehubungan dengan kehendak-Nya, dan mengenai jalan yang akan mereka tempuh. Tetapi apakah mereka akan memperoleh keuntungan dari ajaran-ajaran-Nya? Maukah mereka mendengarkan teguran dan amaran-amaran-Nya, Allah tidak mau menerima penurutan yang sebagian-sebagian; Ia tidak mau berkompromi dengan orang yang mementingkan diri.” — Idem, hal. 148.
“Meskipun demikian, Ia menunda pelaksanaan hukum-Nya untuk memberikan kepada mereka satu lagi kesempatan bertobat dan untuk mencegah pembalasan dari dosa-dosa mereka. Melalui hamba pilihan-Nya, sekarang Ia menyampaikan kepada mereka suatu amaran yang jelas dan pasti, dan membentangkan di hadapan mereka satu-satunya jalan oleh mana mereka dapat luput dari hukuman yang pantas mereka terima. Sekarang inilah waktu bertobat dengan sepenuhnya dari dosa-dosa mereka, dan berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat.” —
“Satu dosa yang dibenci oleh Allah datang ke atas orang-orang yang mengaku memelihara hukum-Nya untuk menyimpang kepada perbuatan yang salah. Lalai untuk bertobat dan kesia-siaan untuk menuruti firman-Nya akan mendatangkan akibat-akibat yang serius ke atas umat Allah yang sekarang sama seperti yang berlaku atas dosadosa Israel yang dahulu. Ada batas untuk menunda pelaksanaan hukum-Nya. Kehancuran kota Yerusalem berdiri sebagai satu amaran yang khidmat di hadapan orang-orang Israel modern, supaya perbaikan-perbaikan yang disampaikan melalui alat-alat pilihan-Nya tidak dapat diabaikan tanpa mendapat hukuman.” — Idem, hal. 166, 167.
Dalam terang dari amaran-amaran hebat yang dibunyikan di sini, hendaklah setiap penganut Tongkat Gembala berkumpul tanpa berlambatan, menyambut “perbaikan-perbaikan” yang “disampaikan dari waktu ke waktu” di dalam “Symbolic Code”, yang secara tegas meminta supaya pekabaran tentang “hari Tuhan yang besar
619SERI SYMBOLIC CODE
dan mengerikan” itu disampaikan kemana-mana, yang mana berada di bawah kekuasaannya harus mematuhi dengan ketat segala tuntutantuntutannya, peraturan-peraturan dan semua nasehat-nasehat yang ditanggungkan kepada mereka dari waktu ke waktu, tanpa menambah dan mengurangi sesuatu dari pekabaran itu. Ia itu tidak akan membenarkan orang-orang yang mengabaikan kekuasaan Ilahi.”
Berdoa serta pelajarilah dengan sungguhsungguh semua bagian yang terdapat dalam “Symbolic Code” yang berikut.
Jilid 1, No. 17, hal. 7, bag. yang terakhir kalimat
yang pertama
Jilid 1, No. 16, hal. 7, bag terakhir sampai
kepada penghabisan halam 8 dan hal. 8,
Jilid 2, No. 11; semua tulisan “hati-hati agar
engkau jangan jatuh”.
Jilid 1, No. 15, hal. 2, bag. 7-9, dan semua hal.
3
Dalam takut akan Tuhan, pelajarilah dengan sungguh-sungguh semua bagian ini, dan cepatlah tanpa sesaatpun menunda untuk mengadakan pembaharuan, karena pekabaran-pekabaran yang terdapat dalam Symbolic Code itu adalah amaranamaran terakhir yang disampaikan kepadamu.
Jadilah bersih Saudara! Jadilah bersih Saudari! Agar keyakinan-keyakinanmu tidak lepas dari genggamanmu.” (“Testimonies for the Church”,
9 Jilid 6, hal. 401), sehingga kamu tidak akan pernah pulang
“Oleh sebab itu, seharusnya kita memberikan perhatian yang lebih sungguh-sungguh kepada perkara-perkara yang telah kita dengar, kalau tidak setiap waktu kita akan membiarkan mereka tercecer. Karena jika firman yang diucapkan oleh para malaikat tetap bertahan, dan setiap pelanggaran dan ketidak taatan mendapat ganjaran yang setimpal; maka bagaimanakah kita akan luput jika kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu?” (Ibrani 2 : 1 – 3)
PERALIHAN TANGGUNG JAWAB
Melalui panggilan kepada Musa untuk memimpin umat Allah keluar dari perhambaan Mesir, sekarang ada satu tanggung jawab yang tidak diketahui oleh manusia sampai sekarang, namun Allah, yang menyampaikan panggilan itu, juga mengadakan banyak persiapan supaya hamba-hamba-Nya tidak perlu takut akan kegagalan. Pekerjaan besar dan tanggung jawab yang hikmat mula-mula diberikan kepada Musa, dan kemudian kepada orang-orang yang mengikuti dia, ini merupakan contoh bahwa hal ini begitu juga sekarang.
Yosua meninggalkan kesan-kesan terakhir kepada bani Israel yang tulisan itu ceritakan kepada kita : “Orang Israel beribadah kepada Tuhan sepanjang zaman Yosua, dan sepanjang zaman para tua-tua yang hidup lebih lama daripada Yosua.” (Yosua 24 : 31). Tetapi segera sesudah itu, umat yang ditinggikan itu melupakan Allah, dan menjadi pemuja-pemuja berhala.
Pada waktu keduabelas suku itu menolak Anak Allah, maka untuk memelihara jumlah pemerintah Yehova, tanggung jawab-tanggung jawab itu beralih kepada kedua belas rasul. Tetapi kemurtadan tidak berakhir dengan sidang Perjanjian Lama. Rasul Paulus yang menggantikan kedudukan yang ditinggalkan oleh Yudas, mengakui bahwa “rahasia pendurhakaan”
620SERI SYMBOLIC CODE
sedang berlangsung bahkan pada zamannya. Tidak lama sesudah kematian rasul yang terakhir dari kedua belas rasul itu, maka pada waktu itulah satu-satunya sidang yang murni berada dalam perjalanannya menuju padang belantara (bangsabangsa kapir), dimana ia tinggal “dengan berpakaian karung dan abu” selama lebih dari seribu tahun.
Sesungguhnya tugas besar adalah untuk membawa sidang Allah yang kekasih keluar dari sampah tradisi yang telah bertimbun-timbun sejak anggota-anggotanya yang menyelidiki “terang”, berpaling dari Allah, dan mulai menerima penjelasan-penjelasan Alkitab yang tidak diilhami dan menghukum orang-orang yang berani menentang ajaran-ajaran yang mereka secara pribadi jalankan, dan hal ini mereka teruskan sampai kepada waktu ketika pukulan maut memukul orang yang menawan lalu bebas untuk menjalankan ajaran-ajaran sendiri. Untuk peristiwa inilah Luther menulis : “Aku berdiri untuk menentang Paus, menentang pemborosan, menentang orang-orang Katholik, tetapi tanpa kekerasan dan kerusuhan. Aku mendahulukan firman Allah : Aku berkhotbah dan menulis — semua inilah yang telah aku lakukan. Dan meskipun sementara aku tidur, … firman yang aku khotbahkan itulah yang menggulingkan paus, jadi bukan raja atau kaisar yang melakukan kerusakan yang begitu hebat. Namun saya sendiri pun tidak melakukan apa-apa; Firman itu sajalah yang melakukan semuanya.” — “The Great Controversy”, hal. 190.
Sejak sidang muncul dari tempat pengasingannya yang begitu lama di padang belantara, tidak juga mampu dengan segera mengibaskan semua debu dari tubuhnya sendiri — kebiasaan-kebiasaan kapir — yang dimilikinya, dan juga belum dapat memahami semua kebenaran, sekalipun para pembaharu itu sangat bersemangat untuk memulihkan prinsip-prinsip sidang yang mula-mula. Akibatnya, hal itu memerlukan waktu bertahun-tahun untuk memperbaiki kembali doktrin-doktrin yang sudah diinjak-injak, seperti doktrin Pembenaran oleh Iman, Roh Kudus, karunia yang diberikan secara cuma-cuma, Baptisan dengan cara diselamkan, dll. Selain itu, sesudah masing-masing pembaharu itu meninggal, maka gereja-gereja yang telah mereka perdirikan, kemudian jatuh ke dalam tangan gembala-gembala bodoh yang mengejar penambahan jumlah anggota daripada mereka yang bertobat dengan sesungguhnya. Demikianlah mereka membanjiri sidang-sidang dengan orangorang duniawi, dan membuat sidang itu murtad terhadap setiap langkah maju kebenaran, sehingga akibatnya Tuhan harus mengalihkan semua tanggung jawab dari para pemimpin yang lama kepada para pemimpin yang baru dalam setiap panggilan bagi reformasi.
Pada permulaan abad yang kesembilan belas, Tuhan memanggil seorang petani yang rendah hati, yaitu William Miller, dengan satu pekabaran kepada semua dunia Kristen, yang membuat terkejut seluruh dunia, sehingga ia menjadi seorang yang memikul tanggung jawab untuk memimpin umat Allah, lalu menggenapi sebahagian dari bagian pertama perumpamaan Sepuluh Anak Darah yang tertulis dalam buku Matius pasal 25, di samping memberikan kepada dunia satu garis nubuatan persiapan bagi pekabaran jam pehukuman.
Pada waktu jarum jam menunjuk kepada “jam penghakiman-Nya”, satu kepemimpinan telah bangkit, dan tanggung jawab pun beralih kepada beberapa orang penganut Advent yang kecewa tetapi setia mendengar dan mengindahkan kuasa khotbah William Miller itu.
Di antara mereka yang hatinya gentar memikirkan kedatangan Juruselamat yang segera itu adalah Ellen Gould Harman, atas siapa telah diberikan karunia nubuatan, dan yang tulisantulisannya berkaitan dengan sidang yang ketujuh dan terakhir, dari lambang semua sidang yang terdapat dalam Wahyu Pasal Dua dan Pasal Tiga.
Ia, seperti halnya semua orang yang memimpin pergerakan pembaharuan sebelum zamannya, dan melewati banyak pengalaman pencobaan yang
621SERI SYMBOLIC CODE
semuanya datang dari gereja itu. Demikianlah Sidang Masehi Advent Hari Ketujuh sama seperti sidang-sidang yang sudah ada sebelumnya, lebih takut kehilangan jabatan imannya yang mulia itu, daripada dituduh sebagai “cabang-cabang yang lepas.”
Ada tertulis bahwa pergerakan Advent sama dengan pergerakan Keluaran, dan pergerakan itu “sedang mengulangi kembali sejarah dari umat itu”, dan bahwa seluruh “sidang telah berbalik dari mengikuti Kristus Pemimpinnya, dan terus menerus mundur menuju Mesir!” Dan bahwa “kota yang setia itu telah menjadi pelacur”; Dan bahwa “Rumah Bapa-Ku telah dijadikan menjadi sebuah rumah tempat berdagang, darimana kehadiran dan kemuliaan Ilahi telah menghilang.” Baca, “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 10
Tidak ada orang-orang Masehi Advent yang setia yang matanya terbuka melihat keadaan sidang, dan yang membaca pernyataanpernyataan yang mengejutkan ini mengenai nasibnya yang menyedihkan, dapat berbuat apaapa selain daripada menangis, ya, bahkan “berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang dilakukan di tengah-tengahnya. Jika kita para penganut Kebenaran Sekarang sungguhsungguh mempercayai apa yang kita akui, maka kita akan “Berseru dengan kuat-kuat, dan tidak menahan-nahannya”. Kita segera akan pergi kepada saudara-saudara kita yang terpikat dengan sidang yang seperti mesin, lalu memohon dengan sungguh-sungguh kepada mereka agar mereka mau mendengar suara kemurahan yang sekarang sedang dibunyikan dalam “Panggilan jam sebelas” itu.
Pergerakan pembaharuan yang besar ini di antara umat Allah, ada terdapat dalam nubuatan (“Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 126), kenyataan itu jelas terlihat bahwa jika saudarasaudara kita meniru kesalahan-kesalahan para pemimpin Yahudi itu, dan imam-imam Katolik, dan pendeta-pendeta Protestan, maka Allah akan mengalihkan tanggung jawab-tanggung jawab dari mereka kepada pemimpin yang ditunjuk oleh surga. Ya, munculnya pengalaman yang menyedihkan ini bahkan telah terlihat pada zaman nabi Yeheskiel dan Zakharia, dan baru-baru ini sangat banyak terlihat melalui “Roh Nubuat”. Baca Yeheskiel pasal 4, Zakharia pasal 6; “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 80, 81.
“Catatan pertama tentang amaran yang mulamula jatuh ke dalam tangan saudara-saudara pemimpin kita pada General Conference tahun 1930, ketika naskah dari “Tongkat Gembala” Jilid Satu diberikan kepada tigapuluh orang anggota Komite General Conference. Sejak saat itu jilid yang lain telah ditulis, di samping berbagai-bagai traktat, yang semuanya menyinggung pokok masalah itu, serta membuktikan kenyataankenyataan dari berbagai sudut pandang dengan menggunakan Alkitab dan tulisan-tulisan Sister White, yang menunjukkan dengan jelas bahwa “malaikat sidang Laodikea”, adalah melambangkan Dinas Kependetaan dari Sidang Masehi Advent Hari Ketujuh, dan bahwa mereka adalah “miskin, buta, dan talanjang”. Oleh sebab itu, hendaklah semua orang mendengarkan himbauan Allah yang penuh dengan kemurahan : “Belilah daripada-Ku emas yang teruji dalam api supaya engkau kaya; dan juga pakaian putih, supaya engkau berpakaian, sehingga tidak kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan olesilah matamu dengan salep mata, supaya engkau dapat melihat.” (Wahyu 3 : 18).
Dengan jelas ada tertulis bahwa sidang tidak akan selalu dalam keadaannya yang sekarang, yaitu dalam keadaan memalukan; bahwa jika para gembala itu sudah tidak benar, maka Tuhan Sendirilah yang “mengurus kawanan domba” itu; dan bahwa mereka yang memberikan pernyataan hormat terhadap “ilmu pengetahuan palsu”, bukan lagi merupakan pemimpin-pemimpin pada waktu itu”; karena “Tuhan memiliki hamba-hamba yang setia, yang dalam masa keguncangan dan ujian, akan tampil ke depan”, (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 80). Janganlah kita lupa bahwa Allah akan “memegang pemerintahan dalam tangan-Nya Sendiri”, dan bahwa “golongan
622SERI SYMBOLIC CODE
orang yang tidak merasa sedih atas kekurangan kerohanian mereka sendiri, tidak merasa cemas atas dosa-dosa orang lain, akan tertinggal tanpa meterai dari Allah.” — Idem, hal. 211.
Kita sebagai anggota-anggota Pusat Gunung Karmel memiliki kehormatan besar untuk menyampaikan pekabaran pembaharuan ini kepada sidang Masehi Advent Hari Ketujuh darimana kita sendiri adalah bahagian daripadanya, dan karena tanggung jawab ini telah jatuh kepada kita, maka kita harus memikirkan dalam hati, agar kita jangan seperti para pendahulu kita, berada dalam bahaya besar dan kemudian hilang.
Maka bekerjalah dengan benar, berjalan pelanpelan mengikuti Yesus, dan janganlah berlaku sombong karena apa yang telah kita lakukan, atau janganlah lupa bahwa “pergerakan yang terakhir ini akan menjadi suatu pergerakan yang cepat”, agar tangung jawab-tanggung jawab yang kita terima beralih kepada orang-orang lain yang ditunjuk oleh Allah. Hendaklah kita “berbicara lebih sedikit dan banyak berdoa”, karena “berbicara adalah mudah”, tetapi “berdoa dapat mengubah segala perkara.”
KEPADA SAUDARA-SAUDARAKU DI DALAM PELAYANAN
Sementara saya duduk di sini dalam kehadiran Sang Pencipta, merenungkan dan berdoa atas apa yang dapat saya lakukan untuk menolong orangorang dengan siapa saya sudah sangat intim bergabung dalam pekerjaan selama tiga dasawarsa yang lalu, maka pemikiran muncul kepadaku bahwa saya harus berbicara melalui surat terbuka kepada saudara-saudaraku yang bekerja dalam Dinas Kependetaan MAHK, menjelaskan secara blak-blakan tentang keyakinan saya sehubungan dengan apa yang jelas tempak kepadaku yang merupakan kewajibanku untuk menyampaikannya kepada rekan-rekan sekerja tentang tujuan dari kebenaran pada waktunya.
Pertama, sebagai satu kenyataan kadangkadang kita menganggap enteng terhadap beban yang kita pikul, maka saya mau mengarahkan perhatian saudara kepada peristiwa berikut.
Tiga tahun yang lampau, sementara perjamuan makan diadakan di rumah salah seorang Presiden Uni Conference kita, saya menanyakan pertanyaan ini kepadanya : ‘Pendeta —, apakah yang akan saudara lakukan jika saudara yakin dengan sepenuh hati bahwa Tuhan telah memberikan satu pekabaran kepada anda untuk sidang Masehi Advent Hari Ketujuh, dan bahwa nasib dari sidang itu bergantung kepada penerimaan, atau penolakan terhadap perkataan pekabaran itu; dan bahwa keselamatan jiwa saudara bergantung kepada kesetiaan saudara untuk memberitahukannya?” Jawaban dari saudara ini ialah, “Saya tidak tahu”. Lalu saya teruskan pembicaraan : “Perbedaan di antara saudara dan saya ialah bahwa saya mengetahui, dan itulah sebabnya saya mau memberikan hidupku untuk pemberitaan pekabaran “Tongkat Gembala” yang tidak populer ini, yang tidak seorangpun dapat memberikannya kecuali Saksi Yang Benar itu memberikan kepada orang-orang Laodikea.” — “Testimonies for the Church”, Jilid
Ya, oleh karena saya telah mendengar suara malaikat itu, dan telah melihat kuasa dari Dia Yang menangisi kota Yerusalem, ketika para pemimpin mencemari tangan mereka terhadap darah-Nya yang sangat berharga, maka pada saat yang genting ini, saya mau menyerukan suaraku kuatkuat seperti guruh dan mengumandangkannya kemana saja demi kepentingan saudara-saudaraku yang bekerja dalam dinas kependetaan, yang 11 sedang akan menolak pekabaran Tuhan dan yang mendorong Dia untuk berbicara menentang mereka sebagai berikut : “mereka mengolok-olok para utusan Allah dan memandang rendah akan firman-Nya, dan memandang hina para nabi-Nya, sehingga murka Tuhan bangkit terhadap umat- Nya, sampai tidak ada yang mengobatinya”, lalu memberi perintah kepada malaikat-malaikat yang memegang senjata di tangan mereka, untuk
623SERI SYMBOLIC CODE
“membunuh semuanya orang tua maupun orang muda, membunuh anak-anak kecil maupun perempuan-perempuan : tetapi jangan menghampiri siapapun yang memperoleh meterai itu; dan mulailah pada tempat kesucian-Ku. Maka mereka mulai membunuh orang-orang terkemuka yang berada di depan rumah itu.
Saya tahu, saudara-saudaraku, bahwa kamu tidak akan mempercayai kata-kata saya ini, kecuali semuanya itu mengangkat kedudukan saudara-saudara; tetapi demi keselamatan jiwa saudara, dengarlah kata-kata dari dia yang kamu percayai menjadi juru bicara Allah kepada sidang :
“Kita sedang mengulangi sejarah umat itu”. “Kita telah jauh tersesat dari penunjuk jalan yang mula-mula”. “Malaikat itu berkata”, ‘Kamu telah melakukan yang lebih jahat daripada mereka”. “Sidang telah berbalik dari mengikuti Kristus Pemimpinnya, dan terus menerus mundur ke Mesir”. Sementara Yesus melihat orang-orang yang sekarang mengaku pengikut-Nya, Ia melihat sifat tidak tahu berterima kasih, sekadar mengikuti cara-cara yang formalitas, ketidak tulusan hati yang munafik, kesombongan Farisi dan pendurhakaan.” — “Testimonies for the Church”,
“Sejarah kehidupan orang Israel di padang belantara adalah merupakan sejarah yang berguna bagi orang Israel milik Allah pada akhir zaman … Allah menghendaki supaya umat-Nya yang sekarang meninjau, dengan rendah hati dan dengan roh yang dapat diajar semua pencobaan yang dialami oleh orang Israel yang dahulu, agar mereka dapat diajar untuk mempersiapkan diri mereka bagi Kanaan Sorga.” — “Patriarchs and Prophets”, hal. 293.
”Dan melalui seorang nabi Tuhan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir, maka melalui seorang nabi pula mereka terpelihara.” (Hosea
“Dosa bangsa Israel yang dahulu menunjukkan sikap ketidakpedulian terhadap kehendak Allah lalu menuruti jalan mereka sesuai dengan bisikan hati mereka yang tidak suci. Israel modern cepat mengikuti langkah kaki mereka, sehingga perasaan yang tidak senang dari Tuhan pasti menimpa mereka.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 94.
Panggilan kepada bangsa Israel yang dahulu adalah satu panggilan untuk keluar dari Mesir dan masuk ke dalam tanah Kanaan yang dijanjikan itu. Panggilan kepada Israel Modern adalah satu panggilan untuk keluar dari Mesir contoh saingan lalu masuk ke dalam Kanaan sorgawi.
“Allah telah membuatnya menjadi hak istimewa dan kewajiban mereka untuk memasuki negeri itu pada saat yang ditentukan-Nya; tetapi oleh karena pengabaian yang mereka sengaja maka ijin masuk ke negeri itupun tertunda.” — “Patriarchs and Prophets”, hal. 392.
“Bukanlah kehendak Allah supaya bangsa Israel mengembara selama empatpuluh tahun di padang belantara; Ia ingin membawa mereka langsung ke negeri Kanaan, dan menetapkan mereka tinggal di sana, sebagai satu bangsa yang kudus dan berbahagia, tetapi ‘mereka tidak dapat masuk ke dalamnya oleh sebab ketidakpercayaannya … Dalam hal yang sama, ‘adalah bukan kehendak Allah agar kedatangan Kristus begitu lama tertunda, dan umat-Nya harus tinggal bertahun-tahun dalam dunia yang penuh dosa dan penuh duka. Tetapi ketidak percayaan merekalah yang membuat mereka terpisah dari Allah.” — “The Great Controversy”, hal. 458.
“Kita mungkin harus tinggal bertahun-tahun lagi di atas dunia ini sebab pendurhakaan, sebagaimana yang dialami oleh bani Israel, tetapi demi Kristus janganlah dosa ditambah lagi ke atas dosa.” — “Unpublished Testimonies, 7 Desember 1901.
Sebagai satu pengalaman yang paling menyedihkan dan yang paling terkenal yang terjadi tepat pada perbatasan negeri Kanaan yang
624SERI SYMBOLIC CODE
dijanjikan itu yang disebabkan oleh ketidakpercayaan dan pendurhakaan, demikianlah telah terjadi pengalaman yang sama dalam pergerakan Advent, pada waktu para pemimpin menolak pekabaran tahun 1888, dalam mana Ilham mengatakan :
“Dalam kemurahan-Nya Tuhan telah mengirimkan satu pekabaran yang sangat berharga kepada umat-Nya melalui Pendeta Waggoner dan Pendeta Jones.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 91.
“Allah telah membangkitkan pesuruh-pesuruh- Nya untuk melaksanakan pekerjaan-Nya pada zaman ini. Sebahagian orang telah murtad dari pekabaran pembenaran Kristus untuk mencela orang-orang dan ketidak sempurnaan mereka … Kejadian-kejadian yang terjadi pada pertemuan itu membuat Allah di surga merasa malu menyebut mereka yang hadir dalam pertemuan itu saudara- Nya. Semua peristiwa ini diperhatikan oleh pengawal surga, dan dituliskan dalam buku-buku peringatan Allah.” — “Special Testimonies to “Review dan Herald”, Office, hal. 16, 17, thn 1896.
Pendeta Taylor G. Bunch mengatakan di dalam traktatnya : “Sama seperti ‘persungutan orang Israel dalam kemah-kemah mereka’ dan mengeritik pemimpin yang dipilih oleh Allah yang berusaha untuk membawa mereka ke negeri perjanjian, maka demikianlah Israel modern mengulangi kembali kejadian-kejadian itu di Menneapolis pada tahun 1888 … kejadian itu tentunya mengerikan dalam pandangan Tuhan seperti pemberontakan di Kadesh-barnea, karena hal itu mendatangkan hukuman yang sama yakni kembali ke padang belantara.” — “Forty Years in the Wilderness, hal. 15.
“Hatiku begitu sedih apabila saya memikirkan keadaan kita sebagai satu umat. Tuhan tidak menutup pintu surga untuk kita, tetapi kemurtadan kita sendirilah yang terus menerus telah memisahkan kita dari Allah.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 217.
“Kamu sedang mengikuti jalan yang sama seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel yang dahulu. Kamu sudah sama mengabaikan panggilanmu yang kudus sebagai umat Allah yang istimewa. Kamu sudah bersekutu dengan pengerja-pengerja kegelapan yang tidak setia. Persahabatanmu dengan orang-orang yang tidak percaya telah membangkitkan ketidak senangan Tuhan. Kamu tidak mengetahui perkara-perkara yang perlu untuk kesejahteraanmu, dan semuanya itu dengan cepat disembunyikan dari matamu.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 75, 76.
“Karena gagal memenuhi kehendak Allah, maka bani Israel telah tersingkir.” — “Christ’s Object Lesson”, hal. 304, par. 3.
12
Jika kita gagal untuk bertobat, maka bukankah kita juga ditolak?
“Waktunya telah tiba untuk berusaha menyucikan sidang dengan sungguh-sungguh dan dengan sekuat tenaga dari kekotoran dan kecemaran yang sedang menodai kesuciannya.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 450.
“Sucikanlah perhimpunan dari ahlak yang bobrok ini, jika ia itu menimpa kepada orang-orang yang berkedudukan tinggi. Allah tidak akan berkenan dengan … Sucikanlah perhimpunan itu, karena ada barang terkutuk di dalamnya.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 427, 428.
“Pada masa ini Ia tidak ada mengadakan rencana yang baru untuk memelihara kesucian umat-Nya. Seperti yang dahulu, Ia meminta dengan sangat agar orang-orang yang bersalah dan yang mengaku nama-Nya mau bertobat dan berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat. Sekarang, sama seperti yang dahulu, melalui mulut para nabi pilihan Allah Ia meramalkan bahaya yang ada di hadapan mereka. Ia membunyikan suara amaran, dan menegur dosa sama seperti pada zaman Yeremia. Tetapi bangsa Israel pada zaman kita sekarang mempunyai godaan-godaan yang sama untuk menolak teguran dan membenci
625SERI SYMBOLIC CODE
nasehat seperti yang dilakukan oleh orang Israel yang dahulu. Mereka juga sering memalingkan telinga yang tuli terhadap firman yang disampaikan oleh Allah kepada hamba-hamba- Nya demi kepentingan orang-orang yang menerima kebenaran. Walaupun dalam kemurahan Tuhan untuk sementara waktu menahan pembalasan atas dosa-dosa mereka, sama seperti pada zaman Yeremia, Ia tidak akan selalu menahan pehukuman, tetapi Ia akan menghukum kesalahan dengan adil.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 4, hal. 165.
Pernyataan-pernyataan yang terus terang, pasti, mengejutkan, yang merupakan pengaduan ini tidak memerlukan komentar, karena semuanya jelas menunjukkan bahwa kita sebagai orang-orang Advent, yang selalu mengaku jadi contoh saingan orang-orang Israel yang dahulu, bukan saja “sedang mengulangi sejarah umat itu”, tetapi juga benar-benar “lebih jahat dari mereka”. Dengan mengetahui semua hal ini, maka bagaimanakah saya dapat diam, jika aku melihat saudara-saudaraku pendeta yang kekasih terjun lebih dalam dan lebih dalam ke dalam lubang yang tidak terduga dalamnya melalui jalan yang mereka ikuti? Saudara-saudara, kamu sedang membuat keputusan yang bodoh, tanpa memikirkannya lebih dahulu dan bahkan tanpa mengetahui. Hanya karena kamu telah mendengar beberapa orang yang salah menggambarkan ajaran-ajaran “Tongkat Gembala” itu mengatakan bahwa “ajaran itu semuanya salah”, “hanya satu dari cabang yang terlepas”, maka bukankah seharusnya ada keyakinan yang lebih besar kepada kamu daripada dusta-dusta yang telah lama kamu dengar mengenai pemeliharapemelihara hari Sabat?
“Pikiran yang bergantung atas pertimbangan orang-orang lain tentunya, cepat atau lambat mereka pasti akan tersesat.” — “Education” hal. 231.
“Saudaraku, “Allah tidak mempersalahkan pertimbangan siapapun karena mereka dengan jujur mempercayai dusta atau dengan sungguhsungguh meyakini kekeliruan; akan tetapi semua itu terjadi karena mereka lalai menggunakan kesempatan untuk mempelajari kebenaran.” — “Testimonies to Ministers”, hal. 437.
Seorang dari General Conference yang sangat saya hormati karena persahabatan kami yang sangat menyenangkan dan oleh karena kami bekerja bersama-sama, baru-baru ini melaporkan kepada saya bahwa ia begitu sibuk dengan tugas yang diserahkan kepadanya untuk dilaksanakan, sehingga ia tidak mempunyai waktu untuk menyelidiki apa yang ia sebut “pergerakan cabang-cabang yang lepas” seperti yang ia perkirakan adalah pergerakan “Tongkat Gembala”. Tetapi bagaimanakah seseorang dapat menghibur dirinya sendiri dengan suatu pernyataan yang sedemikian dalam terang dari teguran berikut :
“Apabila terang baru disajikan kepada sidang, adalah berbahaya untuk menutup matamu jauh daripadanya. Dengan menolak untuk mendengar karena engkau menaruh curiga terhadap pekabaran itu atau terhadap utusan itu tidak akan membuat perkaramu dapat dimaafkan di hadapan Allah. Untuk mempersalahkan perkara yang belum engkau dengar dan belum engkau pahami tidaklah menambah akal budimu di hadapan orang-orang yang dengan jujur menyelidiki kebenaran. Dan berbicara dengan menghina orang-orang yang telah diutus Allah dengan membawa pekabaran kebenaran, adalah perbuatan bodoh dan perbuatan gila.” — “Testimonies on Sabbath Schooll Work”, hal. 60.
Belum lama waktunya, sementara saya mengulangi lagi persahabatan dengan seorang saudara yang bergabung dengan General Conference, dan yang sekarang bekerja di Divisi, satu pernyataan khusus yang saya buat telah mendorong dia untuk mengatakan : “Saya akan pergi ke Yerusalem Baru, tetapi saya akan pergi secara berombongan”. Jawaban saya kepadanya adalah demikian : Bahwa saya juga berharap untuk pergi ke Kota Allah, tetapi saya tidak ada berencana untuk pergi secara “berombongan”,
626SERI SYMBOLIC CODE
karena saya tidak percaya bahwa rombongan dapat mencapai gerbang itu sebelum semuanya tertutup. Tentu saja yang dimaksud oleh saudara yang kekasih itu adalah bahwa ia akan pergi dengan rombongan yang terdiri dari pendetapendeta, dan percaya dengan mutlak tentang pendapat-pendapat bahwa satu-satunya jalan yang aman dari setiap pendeta Masehi Advent Hari Ketujuh adalah untuk bergabung dengan orang banyak. Tetapi apakah hal itu memberikan upah? Jika tidak ada catatan yang dibuat tentang pengalaman umat Allah pada masa yang lalu, dan tidak ada amaran yang disampaikan kepada orang-orang yang hidup sekarang, maka saya akan menaruh hormat yang lebih banyak kepada saudara-saudara yang tampaknya siap untuk percaya ini. Tetapi bagaimanakah hal ini dapat saya lakukan, apabila saya telah membaca pernyataan-pernyataan berikut yang mengejutkan dari pena Ilham?
“Hari-hari sedang mendekat dengan cepat apabila akan terjadi kekacauan dan kebingungan yang hebat. Setan, dengan berjubahkan dirinya seperti malaikat, akan menyesatkan, bahkan jika dapat ia akan menyesatkan orang-orang pilihan itu juga. Ada banyak allah dan ada banyak tuhan. Setiap angin ajaran akan bertiup. Mereka yang telah menaruh hormat yang besar kepada ‘ilmu pengetahuan palsu’ tidak akan menjadi pemimpinpemimpin pada waktu itu. Mereka yang menaruh harap kepada kepintaran, kecerdasan, atau kecakapan, tidak akan berdiri pada barisan depan pada waktu itu. Mereka tidak menjagakan langkah mereka dengan terang itu. Pada waktu itu, mereka telah membuktikan diri mereka tidak setia, tidak akan dipercayakan dengan kawanan domba itu. Dalam pekerjaan hikmat yang terakhir, hanya sedikit orang besar yang akan bergabung.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 80.
Pernyataan-pernyataan yang jelas ini mengungkapkan kenyataan yang menyedihkan bahwa kita benar-benar sedang berjalan di atas jalan yang sama, gagal pada tujuan yang sama, seperti yang dilakukan oleh contoh kita yang akan membawa bencana yang sama seperti yang mereka alami. Pernyataan-pernyataan ini juga mengungkapkan bahwa “pada pekerjaan yang terakhir hanya sedikit orang-orang terkemuka yang ikut bergabung”. Tetapi karena Allah tidak pilih kasih, maka bukankah Allah sudah mengadakan persiapan yang cukup bagi kita seperti yang dilakukan pada orang-orang Niniwe 13yang bertobat itu, jika kita mau merendahkan hati kita dengan memakai “kain karung dan abu”? Hai Saudaraku yang kekasih, hendaklah kita mengakui semua dosa kita, dan dengan demikian kita akan membatalkan malapetaka yang akan menimpa kita!
Untuk menutup surat ini kepada saudarasaudaraku pendeta, saya ingin menanyakan pertanyaan ini : Jika buku-buku “Tongkat Gembala” dan Traktat-Traktat itu benar-benar “merupakan kenyataan-kenyataan yang tidak ada sangkut pautnya dan merupakan hasil dari satu pikiran yang liar dan aneh, serta merupakan tafsiran yang penuh khayal dari Alkitab”, maka mengapa orang-orang pintar dari General Conference menulis sanggahan ringkas terhadap “kekeliruan yang keterlaluan” ini, dan memberi keterangan Alkitab yang mereka kira lebih baik lalu membagi-bagikannya kepada orang banyak?
Bukankah kegagalan ini tampak aneh, terutama mengenai terang yang dibicarakan oleh pegawaipegawai setempat dan pegawai-pegawai Conference Uni tentang “Tongkat Gembala”, bahwa semuanya salah, walaupun mereka tidak dapat dengan jujur membantah sebahagianpun daripadanya, dan bahwa pada waktu yang sama, bahkan dapat mengajarkannya kecuali mereka mengakuinya? Bukanlah seharusnya merupakan tugas yang sukar untuk menunjukkan kepada anggota sekurang-kurangnya sedikit dari begitu banyak kesalahan yang dikatakan oleh seorang pegawai tinggi General Conference kepada saya yang terdapat dalam buku ini, melalui surat, dan yang memberikan perhatian yang dalam kepada sebahagian besar dari saudara kita. mereka tidak pernah menjumpai kesukaran untuk membantah tentang ajaran-ajaran yang salah mengenai Sabat hari Minggu, atau mengenai ajaran yang salah
627SERI SYMBOLIC CODE
tentang keadaan orang mati, dll., dan mau pergi bermil-mil untuk memperdebatkan pokok-pokok masalah ini. Tetapi kenapa mereka tidak mau mendiskusikan ajaran “Tongkat Gembala” itu dengan kami?
“Kita berada di atas landasan yang berbahaya apabila kita sebagai orang-orang Kristen tidak dapat sepaham dan dengan hormat sama-sama memeriksa satu pokok pertentangan. Saya merasa seperti sedang lari dari satu tempat agar saya tidak melihat sikap orang-orang yang tidak dapat dengan jujur menyelidiki ajaran-ajaran Alkitab. Mereka yang tidak dapat secara tidak memihak untuk menguji bukti-bukti yang berbeda dari yang mereka miliki, tidak layak mengajar dalam departemen yang berhubungan dengan keallahan. Bagaimanakah Kebenaran itu dapat disajikan di hadapan umat kita supaya masingmasing mereka mau bangun dari kelesuan yang menimpa mereka? Bagaimanakah kita akan menunjukkan perlunya semangat yang lebih besar dan tekad yang lebih bersungguh-sungguh dalam menyelidiki Alkitab?
“Adakah merupakan kenyataan bahwa kita mempunyai Kebenaran, dan kita harus memegang dengan teguh kedudukan-kedudukan yang tak dapat dirubuhkan; tetapi kita tidak boleh memandang dengan kecurigaan setiap terang baru yang mungkin Allah kirim lalu berkata : ‘Sesungguhnya, kami tidak dapat menerima karena kami tidak perlu lagi kebenaran yang lebih banyak daripada Kebenaran yang lama yang telah kami terima sampai sekarang, dalam mana kami berada’. Sementara kita berpegang pada kedudukan kita, maka Kesaksian dari Saksi Yang Benar itu menegur demi kepentingan kita. Dengan perasaan sedih Kristus melihat orangorang yang mengaku umat-Nya, yang merasa kaya dan bertambah-tambah dengan pengetahuan Kebenaran, namun masih miskin dalam Kebenaran hidup dan dalam tabiat, dan tidak sadar dengan keadaan melarat mereka. Ketajaman penglihatan telah lenyap, sehingga mereka tidak mempunyai kuasa untuk membedakan antara terang yang dikirim oleh Allah kepada mereka, dan kegelapan yang datang dari musuh jiwa mereka. Umat Allah telah mengajar diri mereka sendiri dengan cara demikian agar mereka menaruh harap pada percaya kepada orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai pengawal-pengawal Kebenaran, lalu menempatkan Manusia dimana Allah seharusnya ada. Mereka meletakkan beban mereka atas petunjuk-petunjuk manusia; oleh sebab itu Allah menarik rahmat-Nya dari orang-orang yang dipandang sebagai Allah.” — “Review and Her-
Adalah merupakan pendapat kami yang rendah hati bahwa kebanyakan dari orang-orang General Conference ini, telah mencap “Tongkat Gembala” itu tanpa pikir, sebagai salah satu dari begitu banyak cabang-cabang yang terlepas, tanpa menyediakan waktu untuk mengadakan penyelidikan bagi mereka sendiri, dengan berharap bahwa ia itu akan berakhir dengan kegagalan seperti yang sudah sudah.
Dan, sekarang saudara-saudaraku, mengingat kenyataan bahwa secara resmi cepat atau lambat, kamu akan dipaksa untuk menolak pekabaran “Tongkat Gembala” itu jika kamu tidak menerimanya, maka permohonan saya yang sungguh-sungguh kepada kamu adalah supaya kamu memastikan, janganlah menodai tangan kamu dalam darah Kristus, seperti yang dilakukan oleh Jemaat Yahudi itu, yang kamu akui bahwa kamu adalah contoh saingannya, dan janganlah “menyalibkan” Dia sekali lagi “secara segar dan mempermalukan Dia secara terang-terangan”, oleh menolak kebenaran-Nya.
E.T. Wilson
PERINGATAN PENTING
“Sebagai seorang Ibu yang mendapatkan mandat yang lebih tinggi”, maka Gn. Karmel melalui perintah Ilahi, akan memikul semua tanggung jawab atas keselamatan anak-anak … Sekarang adalah kewajiban yang lebih penting daripada sebelumnya supaya para orang tua dari
628SERI SYMBOLIC CODE
Kebenaran Pada Waktunya menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah Gunung Karmel yang telah disediakan oleh Allah jika mereka ingin melihat anak-anak mereka selamat …
“Oh, sebelum terlambat untuk selama-lamanya, kiranya Roh Allah, dengan kuasa yang besar, masuk ke dalam hati para orang tua, untuk memberitahukan kenyataan-kenyataan yang mengerikan ini, agar mereka dapat bangun dengan segera dari keadaan mereka yang sudah lama terbius, lalu berjuang untuk kehidupan anak-anak mereka dengan mengirimkan mereka dimana Allah dapat menyelamatkan mereka!” — “The Sym-
Dengan mematuhi kata-kata yang bersifat perintah ini, maka banyak orang tua telah berusaha untuk mendaftarkan anak-anak mereka masuk ke sekolah Gunung Karmel; tetapi dalam beberapa hal, yang menyangkut keuangan para orang tua tidak dapat melanjutkan anak-anak mereka sekolah di sini, dan oleh sebab itulah, “Ibu” Gunung Karmel telah mengedangkan lengannya untuk mengangkat mereka sebagai anaknya sendiri, sehingga dengan demikian orang tua dan anak-anak dapat memenuhi kehendak Allah dan untuk menerima berkat-Nya bagi mereka.
Tetapi bagaimanakah Gunung Karmel dapat memikul tanggung jawab dan beban tambahan ini? Dari manakah ia dapat memperoleh sumber dana untuk menyediakan makanan, tempat menginap, dan pakaian untuk anak-anak angkat ini? “Itu bukanlah”, dikatakan kepada kita, “rencana Allah untuk menjatuhkan harta dari surga agar supaya maksud-Nya dapat tercapai.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 600. 14 Maka dari manakah harta-harta ini datang untuk menyediakan kebutuhan anak-anak ini, terkecuali “ibu” itu untuk mengembalikan mereka lagi ke rumah mereka?
Jawabannya yang jelas ialah : Bahwa untuk menyokong kebutuhan sekolah anak-anak yang ada di sini, dan untuk menyelamatkan mereka dari kebinasaan yang akan menimpa dunia, mestinya datang dalam bentuk persembahan-persembahan sukarela dari semua penganut Kebenaran Pada Waktunya.
“Sampai semuanya mengamalkan rencana yang baik ini secara teratur, maka mungkin ada kegagalan untuk memenuhi peraturan yang sama pada zaman rasul-rasul.” — Idem, Jilid 3, hal. 411.
“Harus ada kebangunan di antara kita sebagai satu umat mengenai perkara ini. Hanya sedikit orang yang merasakan sentuhan hati nurani jika mereka melalaikan kewajiban untuk bermurah hati … Kita harus memiliki satu keyakinan yang dalam dan baru atas pokok masalah ini. Hati nurani harus dibangunkan, dan perkara itu harus sungguh-sungguh menjadi perhatian; karena pada hari yang terakhir harus diadakan satu perhitungan kepada Allah, dan segala tuntutan-Nya harus dibereskan.” — Idem, Jilid 4, hal. 468.
“Jika semua perpuluhan mengalir ke dalam perbendaharaan Tuhan sebagaimana seharusnya, maka berkat-berkat akan diterima karena pemberian-pemberian dan persembahanpersembahan bagi maksud-maksud yang suci akan bertambah sepuluh kali ganda.” — Idem,
“Hanya sedikit yang menanam modalnya bagi pekerjaan Allah dibandingkan dengan harta benda mereka.” — Idem Jilid 3, hal. 398.
“Mereka yang bertobat dengan benar dipanggil untuk melakukan satu kewajiban yang menuntut uang dan pengabdian.” — Idem Jilid 6, hal. 447.
“Jika hati umat Allah dipenuhi dengan kasih bagi Kristus; jika setiap anggota sidang benar-benar dikaruniai dengan Roh pengorbanan diri; jika semua anggota menunjukkan kesungguhsungguhan, maka kita tidak akan kekurangan dana … sumber-sumber penghasilan kita dilipatgandakan.” — Jilid 6, hal. 450.
“Tuhan akan menarik berkat-Nya darimana
629SERI SYMBOLIC CODE
kepentingan diri dimanjakan dalam setiap pekerjaan Tuhan; tetapi Tuhan akan memberikan harta kepada umat-Nya di seluruh dunia, jika mereka mau menggunakannya untuk mengangkat hidup manusia. Pengalaman pada zaman rasulrasul akan kita alami apabila dengan sepenuh hati kita menerima prinsip Allah mengenai kemurahan hati — setuju untuk mematuhi segala tuntutan dari Roh Kudus-Nya.” — Idem Jilid 7, hal. 146. (Bacalah kembali dengan cermat “Symbolic
Karena gagal untuk menyumbang bagi keselamatan anak-anak, maka para penganut kebenaran pada waktunya bukan hanya bersalah merampok Allah, tetapi juga bersalah karena sedang membunuh anak-anak mereka. Kenyataan-kenyataan ini telah dijelaskan pada terbitan Symbolic Code yang lalu. Tetapi siapakah yang mau mengindahkan?
“Banyak anak-anak miskin yang tak dapat memperoleh pendidikan, tanpa diberi bantuan. Gereja-gereja seharusnya merasakan bahwa hal itu adalah kewajiban khusus untuk turut ambil bagian dalam menanggung biaya tersebut …
“Jika ada orang-orang yang ingin memperoleh pendidikan dalam sekolah itu, tetapi tidak dapat membayar uang sekolah secara penuh, maka hendaklah gereja-gereja menunjukkan kemurahan hati untuk membantu mereka …” — “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 213.
“Hendaklah semua orang menanggung biaya itu. Hendaklah gereja mengetahui bahwa mereka yang seharusnya menerima keuntungankeuntungannya wajib mengurus sekolah itu. Keluarga-keluarga yang miskin harus dibantu.”
“Cinta ‘diri dan harta’ banyak menghalangi kita untuk tidak melakukan kewajiban kepada orangorang lain. Adakah mereka mengira bahwa semua pekerjaan yang harus mereka lakukaan adalah untuk mereka dan untuk anak-anak mereka sendiri?’ ‘Oleh sebab itu’, kata Kristus, ‘sebagaimana yang tidak kamu perbuat terhadap salah seorang dari anak kecil ini, maka kamu juga tidak melakukannya bagi-Ku.’ Adakah anakanakmu sendiri lebih berharga dalam pandangan Tuhan daripada anak-anak tetanggamu? Allah tidak pilih kasih terhadap orang-orang. Kita harus melakukan apa saja untuk menyelamatkan jiwajiwa.” — Idem Jilid 4, hal. 423.
“Setiap laki-laki dan perempuan dalam jajaran kita, apakah mereka sudah kawin atau belum, harus menaruh perhatian yang banyak dalam kebun anggur Tuhan … Mereka yang tidak berhubungan langsung dengan dengan sekolah itu dapat membantu untuk membuatnya menjadi satu berkat, oleh memberikan sokongan hati mereka.” — “Counsels to Teachers”, hal. 210.
“Kebutuhan-kebutuhan akan terus bertambah sementara kita mendekati akhir zaman … Kita belum menunjukkan hak istimewa kita dalam perkara ini. Semua sekolah-sekolah di antara kita segera akan tertutup.” — “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 156.
Karena kelalaian besar atas peranan yang dimiliki oleh para penganut Kebenaran Pada Waktunya, maka Sekolah Gunung Karmel akan segera menutup pintu kepada semua orang yang belum bersekolah di sini, dan kecuali semua penganut Kebenaran Sekarang cepat menyadari bahwa Allah menuntut supaya mereka bersatu untuk memberi bantuan kepada sekolah ini, maka Gunung Karmel bahkan akan segera mengembalikan anak-anak yang sudah sekolah di sini ke rumah masing-masing. Maukah kamu Saudara, maukah kamu Saudari, menolong menyelamatkan anak-anak itu, atau apakah kamu melihat mereka semua binasa dalam “kebinasaan umum”, hanya karena cinta diri dan harta? Kepada orang-orang yang lalai memberikan bantuan kepada Tuhan, Kristus akan berkata; “Sebab sebagaimana kamu tidak berbuat demikian kepada salah seorang anak kecil ini, maka kamu juga tidak ada berbuat apa-apa kepada-Ku. Dan orang-orang ini akan menerima hukuman kekal.”
630SERI SYMBOLIC CODE
Hendaklah setiap pembaca Symbolic Code membaca kembali Symbolic Code terbitan bulan Maret - April 1937, terutama halaman Sembilan, dan dalam takut akan Allah dengan sepenuh hati mematuhi semua tuntutannya.
Bukan hanya orang-orang tua yang setuju supaya Gunung Karmel memikul biaya untuk membawa anak-anak dan para orang tua yang anaknya tidak ada sekolah disini, didapati lalai untuk melakukan bagian mereka, tetapi juga para orang tua yang telah setuju untuk menanggung biaya anak-anak mereka, telah menunggak berbulan-bulan serta mengingkari janji mereka.
Tetapi, uang untuk membantu anak-anak Gunung Karmel bukan hanya merupakan beban yang harus dipikul dan disokong melalui persembahan-persembahan sukarela. Dana untuk buku-buku kita yang diberikan dengan cuma-cuma bersama dengan biaya pemeliharaan bangunan perkemahan, menuntut jumlah uang yang lebih besar dari jumlah yang hanya “sepuluh persen” — uang untuk perpuluhan. Tetapi – kenyataan 15 yang menggemparkan! Catatan persembahan kita menunjukkan meningkatnya rata-rata dua persen diantara penganut-penganut Kebenaran Sekarang! Betapa suatu kelalaian!
Kami telah dituduh secara langsung maupun secara tidak langsung, oleh sejumlah besar para Penganut Kebenaran Pada Waktunya mengenai penggunaan perpuluhan yang seharusnya tidak boleh dipergunakan, sekalipun mereka tidak tahu apa-apa tentang itu, dan pada waktu yang sama mereka sendiri tidak ada menyumbangkan apapun untuk menyokong berbagai-bagai cabang pekerjaan yang seharusnya dibantu melalui persembahan gantinya dibantu melalui perpuluhan!
Seandainya kita hanya menunggu perpuluhan dan persembahan-persembahan dari ladang pekerjaan untuk membantu, serta memulai atau mempertahankan pekabaran itu secara umum, atau bahkan membantu setiap departemen yang ada disini, maka semuanya itu tidak akan pernah dapat dimulai ataupun dapat berjalan terus. Tetapi kita mengucap syukur kepada Allah karena Ia membuat hal itu mungkin bagi kita untuk terus melaksanakan pekerjaan itu tanpa terganggu.
Bangunlah! Saudara, Bangunlah Saudari, lakukanlah bagianmu, agar terang yang sekarang ada padamu jangan menjadi gelap, dan melihat dirimu di tempat dimana “engkau akan menangis serta menggeratakkan gigi.”
Ada orang-orang tua yang dapat membantu untuk meringankan keadaan, tetapi agaknya mereka lebih suka untuk membeli barang-barang yang tidak berguna bagi anak-anak mereka, daripada membayar, atau membantu biaya-biaya sekolah mereka sehingga hal itu tidak mungkin dapat membuat sekolah dapat meneruskan pekerjaannya tanpa mengalami gangguan.
“Cinta diri dan cinta harta” yang sedemikian, sedang menciptakan satu kejahatan yang tidak dapat disetujui oleh Gunung Karmel, dan kecuali hal itu segera dihentikan, maka para orang tua yang sedang memanjakan anak-anak mereka, atas tanggungan sekolah, dan anak-anak mereka sendiri akan menjadi sombong dan angkuh, yang bukan hanya membuat mereka keluar dari kerajaan itu, tetapi juga menyebabkan anak-anak yang tidak dimanjakan sedemikian ini akan hilang; karena sementara anak-anak orang kaya menjadi angkuh dan sombong, maka anak-anak yang tidak mampu akan menjadi iri dan cemburu – kejahatan yang manapun akan membuat mereka keluar dari kerajaan itu.
Maka, biarlah diketahui semua orang bahwa Gunung Karmel tidak lagi membiarkan dosa besar ini. Oleh sebab itu, apa saja yang dikirimkan ke sini, oleh siapa, dan kepada siapa, akan diberikan kepada anak-anak yang sangat membutuhkannya kecuali itu dikirimkan melalui perjanjian dengan Pengurus Sekolah. Dengan kata lain, semua barang yang diterima tanpa perjanjian dengan Pengurus akan disimpan di tempat penyimpanan biasa, dan akan sama-sama dibagikan di antara para siswa.
631SERI SYMBOLIC CODE
Selanjutnya, Gunung Karmel akan bekerja
keras dan melakukan segala hal yang mungkin
untuk memperbaiki anak-anak itu dalam kurun
waktu yang tertentu. Maka orang-orang yang
dewasa yang tidak dapat ditobatkan kepada
Tuhan, terpaksa Gunung Karmel harus dengan
perasaan yang sedih, akan memulangkan mereka
ke rumahnya masing-masing.
Janganlah kita menyia-nyiakan waktu dan harta
untuk menyediakan diri kita bagi pekerjaan-
pekerjaan dunia gantinya bagi pekerjaan Tuhan.
Tambahan pula, jika anak-anak yang tidak layak
bagi kerajaan itu harus menerima pendidikan disini,
maka mereka tidak akan cocok bagi pekerjaan
dunia. Oleh sebab itu, mereka harus memilih yang
lebih cocok bagi mereka, oleh menerima
pendidikan di Gunung Karmel untuk pekerjaan
Gunung Karmel, atau menerima didikan dunia
untuk pekerjaan dunia.
__________________
PEMBERITAHUAN NO. 1
Karena surat-surat terus bertambah, maka
Departemen Symbolic Code meminta, supaya
semua pertanyaan yang dikirim dituliskan pada
sehelai kertas yang sama sekali terpisah dari isi
surat, sehingga hal ini dapat memudahkan
pekerjaan kantor.
PEMBERITAHUAN No. 2
Karena musim hujan dingin turun di Gunung
Karmel, dan karena penghuninya semakin
bertambah, maka ia membutuhkan selimut-
selimut, oleh sebab itu, persembahan suka rela
sangat diharapkan untuk keperluan itu.
PEMBERITAHUAN NO. 3
Adalah merupakan satu hukum kehidupan
bahwa tidak akan ada perbaikan, tidak ada
kemajuan, tidak akan ada pertumbuhan, kecuali
semuanya itu meminta pengorbanan, meminta
bayaran, kepada sesuatu atau kepada seseorang,
oleh karena, perubahan penting yang
dikemukakan dalam tahun 1938 mengenai
keuangan dan perekonomian Gunung Karmel
akan tiba tanpa harga. Harga yang harus dibayar
oleh General Office untuk Membeli Kemajuan
dalam pertumbuhan pekerjaan itu sendiri, adalah
bertambah naik terutama dalam pekerjaan
pembukuan dan pekerjaan biasa — membutuhkan
tanggung jawab yang besar atas waktu dan tenaga
dari semua pekerja-pekerja kantor.
Oleh karena itu, sebagaimana kepentingan dari
sistem baru itu bertambah kepada pekerjaan dan
kepada para pekerja pada umumnya, maka Gen-
eral Office meminta kepada semua orang percaya
supaya meringankan beban yang berat ini dengan
mematuhi peraturan-peraturan penting sebagai
berikut :
Terkecuali apabila bersifat pribadi, seseorang
mengirimkan cek atau pos wesel, dan lain-lain,
ke General Office Gunung Karmel — Janganlah
mengirimkannya ke Universal Publishing Asso-
ciation atau mengirimkannya kepada orang-or-
ang yang tinggal di sini. Jelaskanlah dengan terus
terang untuk apa uang yang saudara kirimkan.
Sekarang Persekutuan Penerbitan Umum
hanyalah salah satu dari Departemen yang begitu
banyak di Gunung Karmel.
Jika semua orang bekerja sama dengan jujur
untuk melaksanakan semua perintah ini, maka
mereka akan membantu pekerjaan Tuhan untuk
berjalan seperti “roda di dalam satu roda” yang
berjalan dalam kondisi yang lancar, sehingga
pekabaran itu akan berhasil.
___________________________________
16