POKOK-POKOK BERITA
Jilid 2, No. 1 Pusat Gn. Karmel 15 Januari 1936Waco, Texas
Untuk Kepentingan Sidang MAHK
MENDENGAR ITU BAIK TETAPI MELIHAT ADALAH LEBIH BAIK
Karena banyak dari

anggota kita yang hatinya digerakkan oleh Kebenaran Sekarang ingin mengetahui sedikit lebih banyak daripada yang dapat diungkapkan melalui kata-kata, bahwa kami pada saat ini sedang berusaha untuk menyampaikan berita tentang rencana pembangunan gedung di Gunung Karmel, dengan maksud untuk menggambarkan bentuk gedung itu sebagai ganti menjelaskannya dengan kata-kata saja.
No. 1 adalah gedung Perkantoran. Gedung itu sama seperti bentuk gedung-gedung yang lain yang kita miliki, mempunyai 8 ruangan, 5 di bagian bawah dan 3 di bagian atas.
No. 2 adalah tempat tinggal yang terdiri dari 6 kamar -- 4 di bagian bawah dan 2 di bagian atas. Di gedung inilah Saudari kita Charboneau yang kekasih meninggal.
No. 3 adalah gedung sekolah dan gedung chapel buat sementara, lantai utama dibagi ke dalam lima tempat dan sekarang satu di antaranya digunakan sebagai bengkel tukang kayu.
268No. 4 adalah gudang, dapur dan ruangan makan yang diperuntukkan bagi orang yang tinggal di sana.

Di samping gedung-gedung ini ada lagi gedung-gedung kecil dan dua rumah gandengan.
Kita memerlukan lebih banyak lagi bangunan, seperti yang kami beritahukan sebelumnya, di samping itu kita juga perlu memiliki jalan yang kondisinya lebih baik yang dimulai dari persimpangan antara jalan raya negara No. 67 pada pintu masuk no.1 menuju Gunung Karmel (sebelah selatan), yang merupakan satu jalan menanjak ke puncak, kemudian membelok ke arah timur ke tempat letaknya gudang yang kita miliki dan terus menuju gang No. 2 pada jalan raya yang sama (No. 67) -- sehingga jalan itu merupakan bentuk “L” yang panjangnya kirakira 2 mil dan yang kita sebut “Jalan Raya Raja” (The King’s High Way). Di samping ini kita perlu memiliki tanah-tanah pertanian dan sebuah bendungan di salah satu lembah di sana; sehingga kita akan lebih mampu untuk mengurus segala keperluan bagi pekerjaan kita dan bagi umat itu. 1

Maka dari itu, kami memohon dengan hati yang tulus kepada semua sahabat-sahabat penganut Kebenaran Sekarang untuk bersatu dengan kami di dalam suatu doa yang sungguh-sungguh memohon supaya Tuhan akan memberkati keperluan pekerjaan ini dan supaya kita dengan sungguh-sungguh mempersiapkan jalan untuk membiarkan Dia mengambil alih semua pemerintahan di dalam tangan- Nya sendiri (“Testimonies to Ministers”, hal. 300), agar supaya pekabaran itu dapat berkembang dan supaya umat-Nya dapat dimeteraikan dan diselamatkan, sehingga semua orang yang menaruh perhatian pada keselamatan jiwa mereka dan jiwa saudara-saudaranya sendiri mau menanggapi hak istimewa yang paling diberkati ini karena mereka memiliki bagian dalam pekerjaan mulia pada 269 waktu berakhirnya sejarah pertikaian dunia di bawah dosa, dan pada waktu berdirinya pemerintahan yang damai dan adil yang kekal!
“Pekerjaan yang dikerjakan di bawah bimbingan Roh Suci, dan yang datang dari kasih Allah dan yang diperuntukkan bagi umat manusia, akan dibubuhi tanda tangan Ilahi, dan akan membuat kesannya pada pikiran manusia …
“Tuhan memanggil orang-orang muda kita untuk belajar di sekolah kita, supaya mereka dapat segera bekerja untuk melayani …
“Ia akan memanggil orang-orang yang sedang membajak tanah dan memanggil orang-orang yang bekerja di tempat lain, untuk menyampaikan amaran yang terakhir kepada jiwa-jiwa yang sedang binasa. Ada banyak cara untuk mana kita bekerja bagi Guru itu, dan Guru besar itu akan membuka pengertian para pengerja ini, sehingga mereka dapat melihat segala perkara ajaib dalam firman-Nya.” -- “Testimonies for the Church, hal. 170.
TUJUAN CAMP KITA
Banyak yang meminta banyak keterangan dan laporan dari jauh dan dekat yang memberi kenyataan bahwa sangat banyak dari anggota kita yang belum dapat memahami tujuan dan sifat pekerjaan untuk apa Pusat Gunung Karmel itu dibangun. Oleh sebab itu, kami ingin menjelaskannya lebih jauh.
Tujuan utama dan alasan yang pertama untuk membangun proyek ini adalah untuk memenuhi kewajiban sesuai dengan yang tertulis dalam Yeheskiel 4 : 2, yang mengatakan “Kepunglah kota itu, dan dirikanlah sebuah benteng pengepungan, dan timbunlah tanah untuk menghadapinya; dan tempatkanlah juga alat-alat pendobrak sekeliling kota itu.” Artinya, bangunlah sebuah tempat (camp) sementara dimana kamu dapat melatih pengerja-pengerja (alat-alat pendobrak, margin -- sejumlah pemimpin-pemimpin) yang berani pergi menghadapi keadaan itu, karena Tuhan mengatakan “Aku telah membuat wajahmu kuat … Karena seperti batu intan yang lebih keras daripada batu api akan Ku teguhkan dahimu; maka janganlah takut, dan janganlah gentar melihat wajah mereka, walaupun mereka menjadi satu rumah yang memberontak.” (Yeheskiel 3 : 8, 9.)
Kedua, camp ini adalah untuk menggenapi Yesaya 58 : 7 – 10, 12 : “supaya engkau memecahmecah rotimu bagi orang yang lapar, dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tidak punya rumah? Dan apabila engkau melihat orang yang telanjang supaya engkau memberi dia pakaian, dan supaya engkau tidak menyembunyikan dirimu terhadap saudaramu sendiri? Maka terangmu akan merekah seperti fajar, dan kesehatanmu akan segera meningkat : sehingga kebenaranmu akan berjalan di hadapanmu; dan kemuliaan Tuhan akan menjadi upahmu. Engkau akan memanggil, lalu Tuhanmu akan menjawab; engkau akan berseru, Ia menjawab, Di sini Aku … Jika engkau menyerahkan jiwamu kepada orang yang lapar, dan memuaskan jiwa yang tertindas; maka terangmu akan bercahaya dalam kegelapan, dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari; maka mereka yang bersama-
2 sama dengan engkau”, yakni, mereka yang hati dan jiwanya ada dalam pekerjaan itu bersama engkau “akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad : engkau akan memperbaiki pondasi yang diletakkan oleh banyak keturunan; maka engkau akan disebut, Orang yang memperbaiki pelanggaran, dan yang memulihkan jalan-jalan untuk dihuni.”
270Oleh karena itu, di luar dari kedua tujuan ini -- juga adalah untuk melatih para pengerja dan menampung orang miskin yang memerlukan pertolongan kita -- para pengerja yang terlatih akan pergi bekerja pada ladang penginjilan, dan melakukan apa yang mereka dapat lakukan untuk menyampaikan terang kebenaran itu kepada semua saudara dan saudari-saudari kita di seluruh dunia yang akan menempatkan meterai Allah pada dahi-dahi kita sehingga kita dapat luput dari pembantaian Tuhan itu (Yesaya 66 : 16), dan kemudian diutus kepada segala bangsa untuk membawa buah-buah kedua ke dalam rumah Tuhan (ayat 19, 20) dan kemudian akan tiba kesudahan itu. (Matius 24 : 14.)
Maka dari itu, Gunung Karmel bukanlah untuk mengumpulkan orang-orang Advent pada suatu tempat yang baru sebagaimana yang mereka lakukan pada waktu yang lampau, tetapi adalah untuk menggerakkan mereka kepada suatu kesadaran supaya mereka berkembang kemana-mana seperti semut untuk membangunkan sidang dan juga dunia.
“PERBAIKILAH JALAN-JALANMU”
“Oleh karena hukuman terhadap perbuatan jahat tidak segera dilaksanakan, maka hati manusia penuh niat untuk berbuat jahat.” (Pengkhotbah 8 : 11.)
Kebanyakan dari antara umat kita telah tertidur pulas, dan seperti terkena bius yang sangat sehingga tampaknya tidak ada lagi yang dapat membangunkan mereka dari “penipuan Laodikea yang menyedihkan” itu. Mereka mempelajari pekabaran itu dan mengakuinya menjadi kebenaran sekarang, bergembira di dalamnya serta membicarakannya dengan orang-orang lain, namun mereka tidak mencapai pokok-pokok penting untuk memperbaiki dosa-dosa dan kelalaian mereka, dengan mana mereka melanggar baik hukum moral maupun hukum fisik yang dibuat Allah.
Mohon dipelajari kembali seluruh pekabaran itu -- yaitu, kedua Jilid buku Tongkat Gembala, traktat-traktat, dan Symbolic Code, dan cobalah periksa sendiri di dalam hal manakah engkau tidak berjalan dalam sinar terangnya. Lalu segeralah perbaiki semua kesalahan itu jika engkau berharap untuk memperoleh semua janji Allah. Janganlah mengabaikan kewajibanmu yang dapat “menyita seluruh pikiran, dan perhatianmu” sehingga engkau tidak pantas bagi kerajaan-Nya yang kekal itu.
Kebanyakan dari umat kita telah sakit karena mereka belum mempelajari bagaimana untuk hidup. Perbaikilah segala kebiasaanmu. “Buanglah daripadamu segala pelanggaranmu, darimana engkau telah melakukan pelanggaran : lalu jadikanlah hati dan rohmu menjadi baru : karena mengapa engkau akan mati, Hai kaum Israel? Sebab Aku tidak berkenan akan kematian manusia fana, demikianlah firman Allah : oleh sebab itu bertobatlah supaya engkau hidup.” (Yeheskiel 18 : 31, 32.)
Mungkin engkau tidak dapat memahami semua hal itu, tetapi tidak akan ada maaf bagimu jika engkau tidak mengerjakan dengan setia segala perkara kecil yang benar-benar sudah engkau ketahui. Mulailah dengan A B C-nya ilmu perbaikan, sebagaimana engkau apabila menjalani tingkatan dalam sebuah sekolah, setahap demi setahap menaiki tangga kesempurnaan sama seperti jika engkau mulai dari sekolah dasar hingga ke universitas. Maka sebagaimana engkau tidak dapat memahami segala tingkatan tinggi pendidikan dalam sekolah-sekolah dunia, demikianlah engkau tidak akan pernah dapat memahami segala ilmu pengetahuan physiologi atau segala rahasia dalam hukumhukum Allah dalam seketika. Selain itu, jika engkau tidak mau mengadakan perbaikan terhadap perkara-perkara kecil dalam kehidupan, apakah itu akan mendorong engkau untuk berdoa memperoleh kuasa yang engkau perlukan untuk menyempurnakan perkara-perkara besar?
271Tidak seorang pun dapat berhasil dinaikkan kepada suatu kedudukan yang lebih tinggi sebelum ia terbukti benar dan cakap dalam kedudukan yang lebih rendah. Rasul Paulus mengatakan : “Oleh sebab itu, apabila engkau makan atau minum, atau apapun yang engkau lakukan, lakukanlah semua itu untuk kemuliaan Allah.” Artinya, tidak ada seorang pun yang secara serampangan mengerjakan perkara-perkara penting dalam kehidupan namun masih dapat berdiri tanpa salah di hadapan Tuhan. Perintah-Nya ialah : “Karena itu haruslah kamu menjadi sempurna, sama seperti Bapamu di surga adalah sempurna.” (Matius 5 : 48.)
KESAKSIAN-KESAKSIAN
“Terima kasih banyak untuk ‘Symbolic Code’. Saya telah membaca Symbolic Code itu semuanya, dan telah banyak yang saya ulangi membacanya. Semuanya telah membangkitkan kekuatan baru bagiku serta mendorong keinginan untuk membantu dalam pekerjaan Tuhan. Saya sering merasa putus asa karena tampaknya jalan tertutup bagi semua kecuali bagi mereka yang berpendidikan tinggi.
“Saya kira setiap anggota Masehi Advent Hari Ketujuh sudah percaya pada tulisan-tulisan Sis. White namun Symbolic Code itu telah membuka mata saya. Saya tahu bahwa banyak orang
3 telah nekad dan tidak berdiri dengan benar pada prinsip, dan saya tidak pernah mengira bahwa sumber kejahatan ini disebabkan oleh ketidakpercayaan. Saya menyambut gembira kedatangan Tongkat Gembala itu. Dan saya membutuhkannya.”
(Tertanda) Ny. E. N.
Saudara-saudara seiman yang kekasih :
Kami masih menyelidiki dan mempelajari pekabaran itu. Oleh sebab itu kami semakin yakin bahwa ia itu adalah merupakan satu pekabaran yang tepat pada waktunya bagi sidang MAHK.
“Pada waktu para pemimpin sidang kita mencoret keanggotaan Saudara G dengan tidak ada alasan selain daripada imannya pada terang tambahan kepada Pekabaran Malaikat yang Ketiga ini dan karena mereka telah membenarkan diri mereka sendiri padahal mereka berjalan bertentangan dengan wewenang Ilahi, maka hal itu sudah cukup untuk meyakinkan setiap orang bahwa saudarasaudara kita itu telah berpaling “untuk menentang Kristus Pemimpin mereka.” (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 217.)
(Tertanda) J.N.K
Saudara-saudara yang kekasih dalam Kristus :
“Saya tidak dapat menjelaskan dengan kata-kata, sukacita dan kegembiraan serta penghargaan saya karena pekerjaan baik Tongkat Gembala itu. Saya yakin bahwa pekabaran itu telah menentukan apakah hilang atau selamat bagi setiap orang yang pernah membacanya. Sudah pasti bahwa pekabaran itu adalah pekabaran yang terakhir bagi orang banyak (MAHK) untuk membangunkan mereka supaya menyadari keadaan mereka sendiri. Oh, kiranya Tuhan menolong kita supaya dapat mempelajari terang ini lebih banyak serta menyambutnya dengan sepenuh hati melalui kemurahan-Nya dan dengan iman. Saya mencintainya dan semoga berkat-Nya tinggal pada saudara 272 dan semua orang yang mempelajarinya. Itulah yang kita butuhkan selama ini, dan dapatkah hal ini saya tambahkan? Jika saudara membutuhkan uang untuk membantu pekerjaan itu, saudara dapat menelpon saya dan apa yang dapat saya berikan akan saya berikan melalui kemurahan-Nya. Saya akan senang memberi bantuan.
(Tertanda) E.W
“Dengan pertolongan Tuhan, saya telah tiba di Denver kira-kira satu tahun yang lalu, dan dengan demikian saya mempunyai kesempatan berhubungan dengan pekabaran Tongkat Gembala itu. Saya mengucapkan terima kasih atas terang yang berharga ini, dan atas kebenaran yang mulia sedang saya pelajari, dan saya juga berterima kasih karena pengetahuan saya tentang pembaharuan kesehatan telah bertambah. Sejak saya menerima pekabaran yang sangat berharga ini maka saya tidak lagi menggunakan obat-obat, padahal sebelum saya menerima pekabaran itu tak ada yang dapat saya lakukan selain daripada bergantung kepada obat-obat.
“Saya selalu menghadiri setiap ceramah sedapat mungkin dan doa saya adalah supaya imanku bertambah kuat, dan juga supaya Tuhan mau memberi kesehatan kepada saya agar saya dapat membantu untuk memberitakan kebenaran ajaib ini.
“Oh, kiranya umat Allah mau membuka mata mereka lalu menerima berkat limpah yang Ia sedang tunggu untuk memberikannya kepada mereka.”
(Tertanda) Ny. B.T.A.
Saudara yang kekasih :
Saya begitu berbahagia karena dapat menyaksikan kebenaran bagi masa kini, dan selagi saya tidur, saya tidak pernah menolak terang itu dan saya mengucapkan syukur kepada Tuhan atas Tongkat Gembala itu. Saya sudah menjadi seorang Advent yang lebih baik karena pekabaran ini, dan saya sudah memutuskan bahwa sepanjang perjalanan saya akan bersama-sama dengan kebenaran Tongkat Gembala itu. Saya telah menikmati semua pelajaran itu dan saya kira adalah hal yang sangat menakutkan untuk memberitahukan bahwa para pemimpin sudah jauh menyimpang sejauh yang dapat mereka pergi, dan mereka masih terus membawa umat kita berjalan menuju kegelapan. Saya tidak dapat mengatakan kepada saudara betapa gembira hati saya apabila saya menjadi salah seorang dari pengikut Tongkat Gembala itu.”
(Tertanda) Mrs. B.J.
SEBUAH PERMOHONAN DARI SEBERANG LAUTAN
Saudara Borolinger yang kekasih :
Saya baru saja menerima traktat Nubuatan Yeheskiel yang menyenangkan itu. Benar-benar ia itu sangat menyenangkan dan satu hal yang penting karena sangat berguna bagi saya. Pagi hari ini saya akan menutup pintu kantor saya dan tinggal di dalam sendirian sehingga saya dapat mempelajari lebih teliti semua penjelasan nubuatan Yeheskiel yang ajaib ini … 4
273Beberapa hari yang lalu ada satu rombongan yang terdiri dari sebelas orang, termasuk tiga orang dari anggota keluarga kami pada waktu itu mengadakan suatu perkumpulan yang mana kami membaca beberapa pokok penting yang menarik dalam Symbolic Code dan kutipan-kutipan terpilih dari tulisan-tulisan Sis. White. Terutama kami tertarik kepada pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam buku “Early Writings”, hal. 269 – 272 dan 277, dan “Testimonies to Ministers”, hal. 469 yang berkenaan dengan pengguncangan … setelah mana saya harus membawa Tongkat Gembala, dan menceritakan kepada mereka seluruh sejarahnya. Lalu semua orang yang hadir pada perkumpulan itu menyampaikan satu usul untuk berdoa dan berpuasa demi kepentingan anggota sidang kita yang tidak hadir, supaya mereka dapat menyaksikan terang ajaib ini lalu percaya akan pekabaran ini dan juga supaya percaya kepada tulisan-tulisan Roh Nubuat. Kami telah menetapkan setiap Sabat yang terakhir pada setiap bulan untuk berdoa dan berpuasa, dan dengan tulus hati kami memohon supaya saudara-saudara yang menjadi bagian dari pergerakan pembaharuan ini mengingat kami pada tanggaltanggal yang telah ditentukan.
(Tertanda) J.J.K.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Pertanyaan : “Jika sidang akan disucikan sebelum masa kasihan berakhir dan tetap suci tanpa seorang pun yang berdosa di dalamnya, maka bagaimanakah pendapat saudara mengenai pernyataan dalam “Early Writings”, hal. 71 yang mengatakan : sebahagian orang ‘akan muncul pada waktu berlangsungnya bela-bela itu, lalu menyadari bahwa mereka perlu diasah dan dibentuk untuk bangunan itu’?
Jawab : Meskipun “Early Writings” hal. 71 menunjukkan bahwa orang-orang berdosa akan tetap ada dalam sidang sampai berakhirnya masa kasihan, namun ada pernyataan-pernyataan lain yang menunjukkan bukti yang bukan melalui kesimpulan yang masuk akal tetapi melalui kata-kata yang pasti bahwa Allah akan memiliki sekelompok umat yang suci “bersih dan benar.” Baca “The Great Controversy”, hal. 425; “Prophets and Kings”, hal. 725; “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 80; Yesaya 52 : 1, 2, dan lain-lain; kemudian bacalah Symbolic Code Jilid 1, No. 18, terbitan bulan Desember, hal .7 - 10.
Banyak bukti yang dapat menunjukkan bahwa sidang akan disucikan, dan karena halaman 71 dari buku “Early Writings” itu adalah tulisan tangan asli, maka kami tidak akan menjadikan semua itu sebagai barang yang tidak berguna sementara hanya berpegang teguh kepada apa yang dinyatakan oleh pernyataan “Early Writings” yang tampaknya dapat merupakan alasan secara tidak langsung untuk menolak amaran yang telah disampaikan oleh Allah, tetapi sebaliknya akan mencocokkan “Early Writings” itu dengan ungkapan lain yang diilhami.
Semua orang yang ingin mengambil resiko atas dasar satu pernyataan yang diilhami tetapi mengabaikan yang lainnya dengan maksud untuk meninggikan pendapat-pendapat mereka sendiri, adalah sama halnya seperti orang-orang yang memiliki pendapat tentang keadaan sadar orang mati, siksaan kekal bagi orang jahat, baptisan dengan cara dipercikkan, peribadatan pada hari Minggu sebagai ganti Sabat, keadaan pada masa seribu tahun, dan lain-lain. Oleh karena itu, jika guru-guru yang ternama ini yang membuang agas tetapi menelan seekor unta ini dengan maksud menyebarkan ajaran-ajaran palsu mereka adalah sedang melayani iblis, maka orang-orang yang menyangkal pekabaran mengenai penyucian sidang yang menilai sesuatu kenyataan lebih penting daripada pendapat 274 mengenai sebuah sidang yang najis adalah juga sedang melayani iblis, karena mereka juga berada dalam keadaan yang sama seperti guru-guru yang terkenal yang menghargai cerita-cerita dongeng ini sedang menolak kebenaran dari ajaran-ajaran yang disebut di atas.
Janganlah kita mencoba membangun suatu pendapat atas dasar pengakuan kepada satu bagian Kitab Suci tetapi mengabaikan yang lainnya, karena kesimpulan seperti itu pasti salah sama halnya seperti seseorang berkesimpulan bahwa apabila matahari terbenam pada waktu senja, maka ia itu tidak akan terbit lagi pada pagi hari. Siswa kebenaran seharusnya mencocokkan “Early Writings” dengan keterangan-keterangan yang terdapat pada Symbolic Code 1 Desember 1935 hal. 7 – 10.
Di sini kami sajikan pemikiran-pemikiran, yang jika semuanya itu tidak memberikan kepuasan kepada setiap orang maka sekurang-kurangnya dapat memberi cukup bukti bahwa ada cara lain yang bakal mempertahankan kecocokan terhadap pernyataan yang terdapat dalam buku “Early Writings” itu dengan penyucian sidang selain daripada pendapat mengenai suatu sidang yang najis. Yang pertama dari semuanya adalah bahwa “Early Writings” tidak mengatakan bahwa orang-orang yang “menolak untuk dipimpin oleh nabi” adalah anggota-anggota sidang. Dan juga perkataanperkataan “akan muncul pada masa berlangsungnya bela-bela itu”, tidak ada membuktikan bahwa bela-bela itu adalah “tujuh bela yang terakhir”, sebab tentunya ada lagi bela-bela lain sebelum tujuh bela itu yang membuatnya sebagai “tujuh bela yang terakhir”, jika tidak, bela-bela itu tidak dapat menjadi yang terakhir.
Ada tiga bela sebelum tujuh bela yang terakhir itu. Lihat Wahyu 9 : 20, dan juga bacalah 5 traktat kami No. 5, yang berjudul “Tujuh Terompet” halaman 62 - 93. Juga mengenai pernyataan, “Barangsiapa yang jahat, biarlah ia terus berbuat jahat : dan barangsiapa yang cemar biarlah ia terus berbuat cemar, dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; dan barangsiapa yang suci, biarlah ia terus menjadi suci”, tidak ada membuatnya demikian, karena apa yang benar pada waktu berakhirnya masa kasihan itu bukan hanya benar pada waktu masa kasihan berakhir bagi sidang, tetapi juga berlaku pada setiap waktu apabila masa kasihan bagi setiap orang sudah berakhir. Keputusan yang menakutkan akan berakhirnya masa kasihan itu adalah juga keputusan yang sama ketika Nuh masuk ke dalam bahtera lalu membiarkan orang jahat dari dunia sebelum air bah itu binasa dalam air bah seperti dunia modern kita ini akan ditinggalkan untuk binasa pada waktu berlangsungnya bela-bela itu.
“Buku Early Writing” itu telah ditulis pada permulaan pekabaran Advent dan bukan pada berakhirnya pekabaran itu. Oleh sebab itu, sebagaimana penyucian sidang itu belum dinyatakan pada waktu itu, maka bahaya yang diramalkan pada halaman 71 itu dan amaran yang diberikan di sana tidak mungkin dapat dijelaskan dengan cara yang lain namun semuanya itu masih terkait, dapat diterima artinya hanya untuk memperingatkan terlebih dahulu orang-orang yang bersangkutan akibatnya melalui kenyataan-kenyataan yang mereka sudah pahami; artinya, jika hal itu sudah dijelaskan dengan cara yang sama seperti yang kita pahami sekarang, maka Tuhan sudah akan memberikan kepada mereka pada waktu itu pekabaran yang sekarang sedang kita terima kalau tidak mereka tidak akan mempunyai pendapat tentang akibat-akibat terakhir dari keadaan kerohanian mereka.
Maka dari itu, mereka yang menolak terang yang datang berikutnya pada setiap pokok bahasannya adalah sama jahatnya dengan tuduhan kepada orang-orang Yahudi pada zaman Kristus, dan sama seperti pendurhakaan terhadap pekabaran-pekabaran sepanjang periode reformasi. Selain itu, amaran yang terdapat dalam “Early Writings” hal. 71 itu dan di tempat yang lain, terutama telah 275 dituliskan untuk mengajar mereka yang hidup pada waktu itu; kedua untuk mereka yang hidup sekarang; dan ketiga untuk mereka yang hidup setelah penyucian sidang. Oleh sebab itu, meskipun orang-orang berdosa yang tidak bertobat yang sekarang ada dalam sidang tidak pernah dapat menyaksikan tujuh bela yang terakhir itu, seperti orang-orang yang hidup pada waktu buku “Early Writings” itu dituliskan, namun mereka yang akan memiliki kesempatan untuk dibentuk bagi bangunan pada masa Seruan Keras dari Pekabaran Malaikat yang Ketiga dan yang bergabung kepada sidang tetapi menolak untuk melakukan perbaikan, akan sampai pada masa tujuh bela yang terakhir, dan dengan demikian pendapat mengenai pernyataan yang diinginkan oleh orang yang bertanya dengan cara ini dapat menemukan kegenapannya dengan sempurna.
Jika ada keragu-raguan terhadap kemungkinan keterangan-keterangan di atas, maka mereka juga akan berpendapat bahwa Sis. White benar-benar salah, karena ternyata bahwa orang-orang kepada siapa peringatan itu dituliskan sudah mati tanpa tiba kepada masa berlangsungnya bela-bela itu.
Mereka yang telah menetapkan untuk memiliki segala sesuatu, yang dinyatakan sesuai dengan apa yang mereka inginkan, maka jikalau mereka hidup pada zaman rasul-rasul, dan jikalau mereka lebih suka mengambil pendirian mereka bersama-sama dengan orang-orang Yahudi yang jahat itu daripada menanggung celaan pada pihak rasul-rasul yang dibenci itu, mereka akan memaafkan diri mereka sendiri dari berkat-berkat Injil Kristus lalu menemukan satu pintu terbuka untuk keluar dengan menuduh Kisah Para Rasul 1 : 18 sebagai Injil yang bertentangan menurut Matius 27 : 5, karena Matius mengatakan bahwa Yudas “melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ, dan menggantung diri”, padahal, Kisah Para Rasul mengatakan : “Orang itu telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah keluar.”
Roh Nubuat mengatakan : “Umat yang sisa yang menyucikan jiwa mereka oleh mematuhi kebenaran menghimpun kekuatan melalui proses ujian, lalu menunjukkan keindahan kesucian di tengah-tengah kemurtadan … Pokok persoalan besar yang sudah dekat akan menyingkirkan semua orang yang tidak ditunjuk oleh Allah, lalu Ia akan memiliki orang-orang yang murni dan benar, yaitu dinas kependetaan yang telah disucikan yang dipersiapkan bagi hujan akhir.” (B -- 55" 1886).
“Malaikat akan membubuhkan suatu tanda ke atas dahi semua orang yang dipisahkan dari dosa dan orang-orang berdosa, lalu malaikat pembinasa akan menyusul, untuk membantai semua baik orangtua maupun orang muda.” -- Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 505.
Kutipan di atas tidak memerlukan penafsiran sebagaimana dengan “Early Writings” hal. 71 itu. Hal itu nyata, bahwa sebelum umat Allah menerima meterai itu, maka mereka harus memisahkan diri mereka dari dosa dan orang-orang berdosa, sedangkan lawan-lawan Tongkat Gembala itu mengatakan bahwa pemisahan itu akan terjadi sesudah pemeteraian itu selesai -- setelah masa kasihan berakhir.
6
Saudara Houteff yang kekasih :
Dalam surat suami saya, saya sedang melampirkan beberapa pertanyaan dimana saya ingin mendapat penjelasannya :
276Bagaimanakah saudara dapat menggunakan perpuluhan untuk membeli tanah milik dan masih cocok dengan apa yang telah dituliskan oleh Sis. White dalam “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 247 - 252 berkenaan dengan penggunaannya? Jika Ny. White benar tentunya saudara pasti bersalah.
Jawab : Kami senang untuk memberikan jawaban kepada pertanyaan ini secara umum dan kami mengucapkan terima kasih kepada saudari ini karena usahanya yang tulus untuk menjaga kami supaya berjalan lurus dengan Allah kita. Kami juga sangat gembira karena ia ingin berada dalam keserasian yang sempurna dengan tulisan-tulisan Sis. White dan sedang mematuhi ajaran-ajaran yang terdapat pada halaman-halaman yang disebutkan untuk mana ia sedang mengundang perhatian kami dan dari mana kami mengutip :
“Katakanlah keluhanmu secara jelas dan terus terang, dalam roh yang benar, kepada halhal yang pantas. Serahkanlah permohonanmu bagi hal-hal yang pantas dan tempatkanlah menurut peraturan; tetapi janganlah menarik diri dari pekerjaan Allah, lalu membuktikan ketidaksetiaan, karena orang-orang lain sedang berbuat hal yang tidak benar.” (“Testimonies for the Church”, hal. 249.)
Satu-satunya tujuan hidup kita adalah untuk menjadi benar kepada Firman Allah -- yang terdapat dalam Alkitab dan Roh Nubuat -- setia dalam kewajiban-kewajiban kita dan menjadi satu berkat kepada umat-Nya -- selain itu kita tidak mempunyai rencana-rencana lain. Oleh karena itu, kami menyediakan diri untuk membaca dengan teliti semua halaman tersebut untuk mana perhatian kami diarahkan dengan maksud mematuhi dengan ketat segala peraturan yang terdapat di dalamnya.
Para pembaca Symbolic Code akan dapat melihat dengan jelas dengan mempelajari semua halaman yang disebutkan di atas, bahwa perintah yang terdapat di dalamnya adalah untuk orangorang yang mempunyai perpuluhan untuk dibayarkan dan supaya mereka jangan menentukan sendiri apa yang harus dilakukan dengannya dan kepada siapa perpuluhan itu dibayarkan, tetapi adalah supaya mereka mematuhi dengan sungguh-sungguh segala persyaratan Allah sebagaimana Sis. White katakan : “Sebahagian orang telah merasa tidak puas, dan telah mengatakan, ‘Saya tidak akan membayar perpuluhan lagi; karena saya tidak mempunyai keyakinan dalam cara pengelolaan pekerjaan itu.’ Tetapi maukah saudara merampok Allah karena saudara mengira pengelolaan pekerjaan itu tidak benar.” (Idem, hal. 249.)
Oleh karena itu, apakah pengelolaan yang kami lakukan atas perpuluhan itu benar atau salah, namun sesudah perpuluhan itu disetorkan ke dalam “rumah perbendaharaan”, maka para pembayar perpuluhan telah melaksanakan kewajiban mereka dan telah berdiri di hadapan Allah dengan benar, dan seterusnya para pelayan “rumah perbendaharaan” Allah itu sendirilah yang memegang tanggung jawabnya dari sejak pembayaran perpuluhan itu sampai seterusnya. Inilah ringkasan yang terkandung dalam halaman-halaman itu yang mana perhatian kita telah diarahkan, selain daripada mengatakan, bahwa perpuluhan itu harus digunakan untuk pekerjaan Tuhan dan bukan untuk maksudmaksud duniawi.
Oleh sebab itu, jika kami telah menggunakan perpuluhan itu untuk tujuan-tujuan duniawi, apakah itu untuk membeli tanah, untuk membeli rumah, atau untuk usaha-usaha lain, maka kami, sebagai pelayan-pelayan “rumah perbendaharaan” Allah, adalah bersalah dan tetap akan menerima hukuman karena salah mengelolanya, tetapi jika kami telah menggunakan uang Tuhan itu secara bijaksana untuk kemajuan kepentingan-Nya, apakah itu untuk membeli tanah, untuk mencetak buku- 277 buku atau untuk pekerjaan, dan lain-lain, maka kami tidak berdosa.
Perpuluhan itu adalah kepunyaan hamba-hamba Allah -- yang diberikan kepada para pendeta untuk melayani pekerjaan-Nya yang suci. Sekarang pertanyaannya adalah, Apakah yang harus diperbuat oleh hamba-hamba Allah dengan perpuluhan itu? Orang mungkin mengatakan, Dengan uang itu mereka harus mengkhotbahkan Injil. Itu benar, tetapi rupiah-rupiah itu sendiri tidak dapat mengkhotbahkan apapun kecuali semuanya itu digunakan untuk hal-hal yang ada kaitannya dengan Injil. Dengan sendirinya, kita telah dibawa untuk berhadapan muka dengan pertanyaan mengenai perkara-perkara yang diperlukan untuk meneruskan semua pekerjaan penting ini. Kita sebagai anggota MAHK, sebagaimana peraturannya, telah diajarkan bahwa perpuluhan itu adalah untuk membayar gaji para pendeta yang mereka gunakan untuk makan dan ruangan, pakaian-pakaian dan sepatu, biaya-biaya perjalanan, dan lain-lain, tetapi jangan kita lupa kepada kenyataan bahwa para pendeta, sama seperti anggota, dituntut untuk membayar sepersepuluh dari perpuluhan itu (Bilangan 18 : 26 – 28), untuk dipersembahkan dan didermakan. Inilah yang telah kami laksanakan.
Sekiranya ada suatu keperluan mengenai suatu proyek tertentu sebagaimana yang diadakan (untuk pembangunan “camp”) di Gunung Karmel, dan anggota tidak dapat menyediakan dana yang diperlukan untuk menyelesaikannya, sedangkan dinas kependetaan dapat, tetapi karena mereka tidak mempunyai pemasukan lain selain daripada perpuluhan, apakah karena alasan ini mereka menghambur-hamburkan perpuluhan yang mereka simpan untuk pengeluaran-pengeluaran tambahan sementara lalai untuk melaksanakan rencana besar pada proyek yang diperlukan dalam pekerjaan Allah hanya karena mereka menyerahkan harta kekayaan mereka yang mereka harus ambil dari perpuluhan?
Kami kira jika perpuluhan itu adalah milik Tuhan, dan jika ia itu hanya digunakan untuk kemajuan pekerjaan Injil, maka para pendeta Injil tentunya tidak perlu menahan apapun demi kemajuannya, apakah itu meminta waktu dan perpuluhan mereka. Jika mereka tidak dapat meng-
7 gunakan perpuluhan itu untuk keperluan-keperluan lain selain hanya untuk memberi makan diri mereka sendiri maka perpuluhan itu bukan lagi milik Tuhan untuk memajukan pekerjaan-Nya, tetapi sebaliknya hanyalah untuk menyediakan keperluan-keperluan duniawi bagi orang-orang yang disangka berhubungan dengan pekerjaan Injil. Rencana semacam itu adalah merupakan alat-alat yang dibuat oleh dinas kependetaan Injil yakni orang-orang yang kelihatannya saleh tetapi mementingkan diri sendiri sama seperti imam dan orang Lewi yang melewati orang yang terluka itu dan yang pingsan di tengah-tengah jalan ditinggalkan oleh penyamun. (Lukas 10 : 31, 32.)
Kami tidak ada menggunakan uang Tuhan itu kepada urusan duniawi, dan kami tidak dapat melakukannya, karena ternyata satu-satunya pekerjaan kami adalah pekerjaan Tuhan. Pembelian sebidang tanah dan rencana pembangunan di Gunung Karmel bukanlah rencana duniawi; tetapi ia itu adalah dalam rencana Allah. Baca Yeheskiel 4 : 2. Selain itu, karena ia itu diperuntukkan bagi kepentingan para pendeta maupun bagi kepentingan anggota-anggota, dan sebagaimana para pendeta harus membayar segala biaya mereka sendiri untuk menyewa atau membangun rumah mereka sendiri dimana mereka tinggal yang harus dibayar dengan perpuluhan, maka jika kami sama sekali tidak menggunakan perpuluhan itu untuk keperluan pusat pengaruh ini maka para pendeta, dengan tidak memberi bantuan untuk menyelesaikannya, tidak akan mempunyai hak atas kepemilikan mereka pada bukit ini untuk memberitakan “kedatangan hari Tuhan yang besar dan mengerikan” itu, dan jika siapa saja dari mereka akan datang untuk tinggal di sini untuk waktu yang lama maka mereka akan 278 menjadi perusak anggota.
Oleh sebab itu, setiap rencana yang lain selain daripada rencana yang kami sedang turuti bagi pemakaian harta kekayaan Allah yang telah dipercayakan kepada kami, dan yang sedang memperlambat pekerjaan pemeteraian itu, akan merupakan kekejaman kepada anggota, merusak kepada sifat-sifat Kristen kita, dan membuat kami bertindak sebagai benalu-benalu -- seperti orangorang yang ditegur oleh Allah melalui kata-kata tajam sebagai berikut : “Memang, mereka adalah anjing-anjing pelahap yang tidak pernah kenyang, dan mereka adalah gembala-gembala yang tidak dapat mengerti : mereka semua mengambil jalannya sendiri, masing-masing mengejar laba dari tempatnya bekerja.” (Yesaya 56 : 11). Baca Traktat No. 4, “Berita-Berita Terakhir Bagi Ibu”, hal. 80 – 84; Symbolic Code Jilid 1, No. 14 terbitan Agustus, hal. 2 – 7; No. 16 (terbitan Oktober), hal. 4, 5; Symbolic Code No. 14 (terbitan Agustus) hal. 9.
Kami merasa yakin bahwa musuh-musuh Tongkat Gembala itu telah menaruh pertanyaan ini dalam pikiran saudari itu, karena pekerjaan Setan yang terutama adalah untuk menuduh dengan menjadikan yang putih itu tampaknya hitam dan menjadikan yang hitam itu tampaknya putih; ia tidak pernah mengatakan yang benar. Oleh karena itu, kami tidak heran lagi pada muslihatnya dan kami tetap siap untuk menjumpai dia di tempatnya sendiri. Seandainya kami tidak membuat pemakaian perpuluhan itu sedemikian, maka ia akan menyalahkan kami dengan tuduhan-tuduhan, tetapi kami mengucapkan terima kasih kepada Allah karena Ia sedang menuntun kami ke dalam semua kebenaran dan dengan demikian kami sedang mengalahkan musuh itu setiap kali ia membuka mulutnya yang seperti mulut naga itu.
Pertanyaan : Apakah Saudara Houteff memiliki terang atas siapa yang dilambangkan oleh “raja negeri utara” dan siapa yang digambarkan oleh “raja negeri selatan” itu?
Jawab : Jawaban kepada pertanyaan di atas dapat ditemukan dalam buku “A Word to the Little Flock”, yakni salah satu dari terbitan MAHK yang paling awal, dimana Sister White mengatakan : “Aku melihat, bahwa semua orang yang tidak menerima tanda binatang itu, dan patungnya, pada dahi mereka atau pada tangan mereka, tidak dapat berjual beli. Aku melihat bahwa angka bilangan (666) dari Patung Binatang itu sudah terbentuk”, hal. 19. “Pada waktu itu Mikhael akan berdiri sehingga kuasa yang terakhir pada pasal 11, akan sampai kepada kesudahannya dan tak seorangpun yang akan menolongnya. Kuasa ini … dapat dilihat dalam Wahyu 13 : 11 – 18. Angka bilangan namanya adalah 666.” -- hal. 8, 9.
Kutipan di atas menjelaskan bahwa binatang bertanduk dua itu adalah satu-satunya binatang yang memiliki angka bilangan 666 itu; dan bahwa binatang ini, dari “Wahyu 13 : 11 - 18”, dan “Raja dari Utara” dari Daniel 11 : 45, adalah kuasa yang sama. Oleh karena itu, bangsa yang digambarkan oleh binatang yang istimewa ini dan yang digambarkan oleh “Raja negeri Utara” atau “orang” yang menjadi kepala -- raja -- dari bangsa itu pada waktu apabila “patung binatang” ini (binatang bertanduk dua) memaksakan pemujaan kepada “patungnya”, yang mana patung itu sendiri tidak lain daripada peralatan yang ia buat, yakni suatu sistem agama politik dari “binatang sebelum dia” (binatang macan tutul dari Wahyu 13 : 1 - 10); yaitu, satu alat yang serupa dengan sistem kepausan pada masa sebelum binatang macan tutul itu menerima luka parahnya.
Karena kegenapan dari nubuatan ini masih di depan, maka sekarang kami belum dapat mengatakan siapa yang nanti akan menjadi kepala (raja dari utara) dari bangsa yang dinubuatkan ini 279 (Babilon modern) yakni yang dilambangkan oleh binatang bertanduk dua itu.
Pertanyaan : Adakah suatu cara untuk mengetahui kapan dan kira-kira berapa lama lagi pembantaian Yeheskiel Sembilan atau pembersihan bagi sidang MAHK itu akan terjadi?
Jawab : Kami tidak mengetahui berapa lama lagi orang-orang berdosa akan disingkirkan
8 dari tengah-tengah kita, sebagai suatu umat, seperti yang diperlihatkan kepada Yeheskiel, tetapi kami mengetahui bahwa apabila pekabaran itu telah mencapai sidang sebagai suatu badan, dan setiap orang telah memutuskan untuk menerima atau menentangnya, maka pembantaian itu akan segera terjadi.
Pertanyaan : Tongkat Gembala mengajarkan bahwa keguncangan itu terjadi adalah karena disebabkan oleh suatu pekabaran yang datang kepada sidang (Early Writings, hal. 270), tetapi organisasi mengajarkan bahwa keguncangan itu adalah disebabkan oleh “Undang-Undang Hari Minggu”. Jika organisasi benar sebagaimana kita percaya demikian, tentunya Tongkat Gembala itulah yang salah dalam hal keguncangan itu.
Jawab : Karena Tongkat Gembala itu selalu ditempatkan pada tingkat ujian yang paling tinggi untuk membuktikan ajarannya, dan apa yang diajarkan oleh organisasi telah diterima dengan tanpa ragu-ragu oleh para anggota, maka terpaksa kami membuktikan sikap yang diambil oleh Tongkat itu, pertama, melalui Alkitab, kedua, melalui Roh Nubuat dan ketiga, melalui pengertian umum.
Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan “akan memeriksa Yerusalem (sidang) dengan lilin, serta menghukum orang-orang yang duduk dengan tenang di tempat perteduhan mereka : yaitu orangorang yang mengatakan dalam hatinya, Tuhan tidak akan berbuat baik, dan Ia juga tidak akan berbuat yang jahat : artinya, mereka berkata, Tuhan telah meninggalkan kita untuk mempertahankan umat-Nya serta membela kejahatannya, sedangkan jawaban Tuhan adalah, “Aku akan memeriksa Yerusalem” bukan dalam keadaan gelap dan dengan tidak teliti, tetapi akan memeriksanya dengan teliti dan dalam keadaan terang. (Zefanya 1 : 12.) “Sesungguhnya Aku akan menampi kaum Israel di antara segala bangsa, seperti orang menaruh gandum di tempat pengayakan, dan tidak satu biji pun yang jatuh ke atas tanah. Semua orang berdosa dari antara umat-Ku akan mati terbunuh oleh pedang, yaitu orang-orang yang mengatakan, Yang jahat itu tidak akan menimpa dan juga tidak akan menghalangi kami.” (Amos 9 : 9 – 10.) “Akan ada keguncangan seperti keguncangan sebuah pohon zaitun, dan seperti pengumpulan buah anggur pada waktu panen. Dengan suara nyaring mereka akan bersorak-sorak, dan mereka akan menyanyi bagi kebesaran Tuhan.” (Yesaya 24 : 13 – 14.)
Ayat-ayat di atas menerangkan bahwa setelah keguncangan itu, sidang akan “bernyanyi bagi kemuliaan Tuhan”; artinya, keguncangan itu akan membuat sidang sebagaimana ia seharusnya ada. “Tetapi siapakah yang tahan menghadapi hari kedatangan-Nya itu? Dan siapakah yang dapat berdiri apabila Ia muncul? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.” (Maleakhi 3 : 2.) Kutipan di bawah ini akan menjawab pertanyaan mengenai alat-alat apa yang akan digunakan Tuhan dalam keguncangan itu.
“Saya menanyakan arti dari keguncangan yang saya lihat itu, dan telah diperlihatkan bahwa ia itu disebabkan oleh kesaksian yang tegas dari Saksi yang Benar itu kepada orang-orang Laodikea. Ini akan memberi pengaruh kepada semua hati yang menerimanya, dan akan memimpin mereka untuk meninggikan panji-panji kebenaran. Sebahagian orang tidak mau menyambut kesaksian yang 280 tegas ini. Mereka akan bangkit menentangnya, dan inilah yang menyebabkan keguncangan di antara umat Allah. (“Early Writings”, hal. 270.)
“Dalam penyaringan besar yang segera akan datang, kita akan lebih mampu untuk mengukur kekuatan kaum Israel. Tanda-tanda menunjukkan bahwa waktunya sudah dekat apabila Tuhan akan memperlihatkan bahwa kipas-Nya sudah di tangan-Nya, lalu segera Ia akan membersihkan seluruh lantai-Nya.” (Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 80.)
Demikianlah keduanya, baik Alkitab maupun Roh Nubuat, telah menjelaskan bahwa Ia Sendiri akan menyucikan sidang itu, dan setelah pembersihan itu “Bangsa-bangsa yang bukan Yahudi [Gentiles] akan menyaksikan kebenarannya” dan “semua raja-raja akan menyaksikan kemuliaannya.” Selain itu, melalui perumpamaan Kristus menjelaskan bahwa Setanlah yang menaburkan lalang itu di antara gandum. (Matius 13 : 38.)
Karena “Undang-Undang Hari Minggu” itu akan ditetapkan oleh kehendak Setan sendiri, bukan kehendak Allah, maka suatu cara penyucian sidang semacam itu bukan hanya bertentangan kepada setiap pernyataan yang diilhami namun juga bertentangan kepada ketentuan maksud Setan, karena tujuannya bukanlah memasukkan lalang-lalang itu lalu menyingkirkannya, tetapi sebaliknya adalah untuk menghimpit gandum itu dengan kehadiran mereka terus menerus. Juga maksud Setan bukanlah untuk menggenapi nubuatan, karena apa yang akan ia lakukan apabila ia menetapkan undang-undang hari Minggu itu hanyalah untuk mengalahkan mereka. Oleh sebab itu, jika sidang akan disucikan oleh undang-undang Setan maka ia sedang melakukan pekerjaan yang mana Allah telah diserahkan kepada hamba-hamba-Nya dan yang mana Ia akan lakukan Sendiri.
Adakah Setan sedang bekerja bagi Allah dan bagi kepentingan sidang-Nya atau adakah ia sedang bekerja untuk menentangnya? Jika ia bekerja untuk menentangnya, maka ia tidak akan pernah melakukan apapun untuk menyucikan sidang atau untuk menggenapi nubuatan.
Satu-satunya alasan yang mendorong dia mengeluarkan undang-undang hari Minggu dan 9 untuk pergi “memerangi benihnya yang sisa” (memerangi orang-orang yang lagi tinggal, Wahyu 12 : 17) adalah karena penyucian sidang apabila Allah melalui senjata pembantai Yeheskiel Sembilan akan menyingkirkan semua lalang yang tidak memperoleh tanda itu, dan bahkan kemudian Setan tidak akan membuat “undang-undang hari Minggu” itu sebelum dia kehabisan senjata untuk melawan sidang. Oleh sebab itu, selama sidang masih berada dalam keadaan Laodikeanya yang sekarang, maka tidak akan ada undang-undang hari Minggu atau “perang” yang akan melawannya, tetapi hanya melalui satu gertakan saja telah menjadikan anggota-anggota merasa yakin bahwa mereka bebas dari jeratnya dan bahwa ia masih mencoba berusaha untuk membuat mereka jatuh. Tetapi yang terburuk daripada semuanya adalah bahwa mereka dalam keadaan tertidur dengan pulas, yang diperlihatkan oleh kenyataan bahwa mereka masih mengira Setan sedang bekerja keras untuk menggenapi firman Allah dengan mencoba membuat undang-undang yang menyedihkan itu. Tetapi mereka tidak menyadari bahwa ia hanya bercanda dengan mereka seperti seekor kucing dengan seekor tikus, dan juga sedang mempermainkan saudara-saudara “kepada siapa Tuhan telah mempercayakan kepentingan-kepentingan kerohanian umat itu” (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 211), maka gantinya membunyikan tanda bahaya untuk membangunkan sidang, sebaliknya mereka telah bertekad untuk mendiamkan suara Tongkat itu, lalu dengan demikian mereka terus terbuai dalam tidur yang nyenyak.
281KEHILANGAN KESEHATAN PADA KEHIDUPAN YANG SEKARANG
ADALAH SAMA BURUKNYA DENGAN KEHILANGAN JIWA
PADA KEHIDUPAN YANG AKAN DATANG
“Serombongan para penyelidik yang bekerja adalah salah satu universitas besar di Amerika telah memperlihatkan, pertama, bahwa pembusukan gigi adalah disebabkan oleh adanya kuman yang disebut bacillus acidophilus yang berperan pada unsur-unsur karbohidrat dari makanan (gula dan zat tepung) yang melekat pada gigi, kemudian menghasilkan suatu zat asam menghancurkan email gigi yang dengan demikian membuat gigi berlubang; kedua, bahwa pembersih gigi kurang memberi faedah untuk mencegah pekerjaan kuman yang merusak gigi itu; ketiga, bahwa dalam beberapa hal yang masih belum diketahui, yakni dalam makanan yang cocok dan seimbang, yang kaya garam-garam mineral dan vitamin-vitamin, dapat mengurangi sejumlah kuman-kuman ini dan mengurangi frekuensi serangannya.
“Mereka telah memperlihatkan bahwa 85 sampai 95 persen dari anak-anak sekolah mempunyai penyakit kebusukan pada tulang gigi yang aktif. Tetapi di dalam lembaga-lembaga sekolah yang menyajikan makanan sederhana tetapi memadai yaitu makanan yang rendah kandungan gulanya hanya terdapat 5 persen yang menderita penyakit kebusukan pada tulang gigi.
“Majalah Perhimpunan Dokter-Dokter Amerika, yaitu majalah yang bergerak di bidang kesehatan, baru-baru ini menyimpulkan dengan mengatakan dalam tajuk rencana, ‘Penyelidikan yang diadakan secara bersama, menunjukkan bahwa sebahagian besar pembusukan pada tulang gigi diperkirakan sebagian besarnya adalah karena kurangnya susunan aturan makanan. Dan lebih lanjut, ‘Hasil-hasil membuktikan bahwa usaha-usaha untuk menyediakan makanan yang baik dapat mengurangi kerusakan pada gigi.’
Pada masa sekarang ini, belum ada makanan khusus yang dapat dirumuskan. Tetapi bagi seorang ibu yang ingin membantu pekerjaan Dokter gigi sebanyak mungkin supaya dapat menjaga keluarganya dari kerusakan gigi, maka saran yang berharga kami tawarkan berikut ini.
“Ajarkanlah anak-anak untuk ‘membersihkan piring mereka’. Biarlah mereka menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung gula, kue-kue kering, makanan-makanan manis yang dimakan sebagai pencuci mulut karena makanan ini sering menyebabkan anak-anak tidak mau memakan makanan yang lain dengan ukuran yang cukup. Sediakanlah makanan dari “semua jenis buah-buahan, tomat, bit, lobak cina, wortel, radish, kol, selada, bayam, seledri, biji-bijian yang utuh, kacang-kacangan dan minyak sayur murni “sebagai tambahan kepada semua makanan yang dikehendaki” dan sesuai dengan perintah Tuhan. “Semua makanan itu mengandung mineral-mineral dan vitamin-vitamin penting untuk memberi keseimbangan kepada hampir setiap kombinasi makanan lainnya dan untuk memberikan suatu perlindungan terhadap kekurangan susunan makanan.” -- “Diet Dentistry Dentifrice”, hal. 8, 9.
PEMBERITAHUAN PENTING
Mereka yang ingin melakukan pekerjaan injil dengan menggunakan buku, “Pengamatan pada Buah-Buah Pertama”, karangan Saudara Brown, dapat memperolehnya secara cuma-cuma, 282 dengan mengirimkan pesanan mereka ke kantor Symbolic Code.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua saudara yang menyampaikan turut berduka cita atas kematian Saudari Charboneau.
The Universal Publishing Association
Mount Carmel Center
Waco, Texas
283POKOK-POKOK BERITA
Jilid 2, No. 2 Pusat Gn. Karmel 15 Februari 1936Waco, Texas
Untuk Kepentingan Sidang MAHK
BERITA-BERITA YANG TEPAT PADA MUSIMNYA
Karena diketahui bahwa semua sahabat dalam Kebenaran Sekarang sedang merasa gelisah menanti untuk mendapatkan kibaran berita dari Gunung Karmel dalam setiap persoalan dari berita pendek ini, maka oleh sebab itu kami menyajikan sebagai berikut :
Sejak kami tiba di sini pada bulan Mei yang lalu, dan karena sebidang tanah telah disewa maka kami telah mencurahkan sebahagian besar waktu kami kepada rencana pembangunan gedung kita, dan sebagai hasilnya sekarang sudah ada lima gedung besar di tempat itu. Gedung yang kelima atau gedung yang terakhir telah dibangun sejak Symbolic Code yang terakhir diterbitkan, dan karena tanah itu dekat dengan tanah pertanian -- kira-kira satu mil jaraknya dari “camp” (perkemahan), maka tanah itu akan digunakan untuk usaha pertanian kita.
Karena musim semi sudah dekat, maka sekarang kami menggunakan sedikit waktu mengolah tanah itu supaya segera ditanami. Sebab itu, rencana pembangunan gedung itu menjadi agak lambat.
Karena pekerjaan Kantor terus saja bertambah, maka tentu saja kami harus bekerja dengan tiada henti-hentinya.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan pencinta Gunung Karmel karena kerjasama dan kesetiaan mereka dalam semua pekerjaan pekabaran pemeteraian ini, dan karena akhir-akhir ini cuaca agak dingin, maka terutama kami sangat menghargai segala pakaian dan perlengkapan tempat tidur yang telah dikirimkan kepada kami.
Kami dalam keadaan semangat yang tinggi serta tidak lupa mengucapkan terima kasih kami kepada Dia Yang “sedang memegang pemerintahan pada tangan-Nya sendiri” karena kemurahan- Nya yang besar, karena pemeliharaan-Nya yang lembut, dan karena pimpinan tangan-Nya; dan kami senang untuk mengatakan bahwa dahi-dahi kita akan seperti batu intan jika kita terus berlomba menyambut panggilan mulia dari Kristus yang segera akan menggabungkan diri kita kepada tingkat yang tiada berubah. (Yeheskiel 3 : 9.)
284Kami percaya bahwa dengan kerjasama kita yang sungguh dan dengan kesetiaan kita yang terus menerus maka kita tidak akan memperlambat pekerjaan Tuhan yang sangat penting ini, atas mana nasib daripada sidang-Nya bergantung, tetapi tanpa berlambatan kita akan mempersiapkan gunung ini untuk “tempat kediaman”Nya dan untuk menjadi satu tempat perlindungan bagi anakanaknya yang melarat, dan juga untuk mempersiapkan suatu bala tentara pengerja untuk maju “dengan berpakaikan senjata kebenaran Kristus … ‘indah seperti bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti bala tentara dengan panji-panjinya … ke seluruh dunia, untuk mengalahkan dan menaklukkan lagi.”
Dokter dan Sister Stokes, dan juga Sister McCall, dari Carolina Utara, telah membuat kami terkejut karena pagi-pagi sekali mereka dengan tiba-tiba masuk ke kantor kami, dan meskipun mereka hanya dapat tinggal beberapa jam namun kami telah memperoleh suatu kunjungan yang sangat menyenangkan karena kami dapat memperbincangkan beberapa pokok penting yang berkenaan dengan Kebenaran Sekarang.
Kami juga merasa senang mendengarkan pembicaraan mereka tentang pekerjaan juga tentang saudara-saudara yang tetap setia pada tempat tugas mereka dalam Section di ladang penginjilan itu.
Mereka mengatakan sendiri bahwa mereka merasa senang dengan keadaan sekeliling Gunung Karmel dan terutama menekankan akan pemandangan yang indah setelah mereka memandang ke arah barat ke Danau Waco.
Kunjungan mereka yang mendesak untuk pergi ke Sacramento, California, telah memaksa mereka meninggalkan “Gunung Karmel dimana kebenaran dapat dibicarakan kira-kira satu jam sebelum bunyi lonceng makan malam berkumandang di seluruh bukit-bukit dan lembah itu. Dan karena mereka tidak dapat tinggal lebih lama, maka kami sangat terkejut karena jam sudah hampir menunjukkan tengah hari, dan itulah sebabnya kami merasa menyesal karena kami lupa mengatakan, “Sekarang jika hamba dapat memperoleh kemurahan dalam pandangan hatimu, hamba memohon janganlah pergi meninggalkan hambamu ini : biarkanlah hambamu ini mengambil sedikit air, dan mencuci kakimu dan beristirahatlah sebentar di bawah pohon itu, dan biarlah juga hambamu ini mengambil sepotong roti, supaya tuan-tuan segar kembali; dan setelah itu barulah tuan-tuan meneruskan perjalanan; sebab tuan-tuan telah datang ke tempat hambamu ini.”
1
Kami percaya bahwa hal ini tidak akan terjadi lagi kepada tamu-tamu yang baik ini, ataupun kepada tamu-tamu yang lain, sehingga mereka dapat mampir sekali lagi pada waktu mereka mengadakan perjalanan dan untuk membuktikan ketulusan hati kami karena kekecewaan ini. Namun demikian, kami tidak lupa untuk mengundang mereka supaya duduk dengan kami dan memakan sedikit “keju dan madu” rohani, dan meskipun jamuan makan Firman Allah itu hanya beberapa menit, namun kami yakin bahwa makanan itu lebih memuaskan daripada mereka dijamu dengan makanan yang disuguhkan oleh juru masak Gunung Karmel yang terbaik, meskipun masakannya menguji kami mengenai ketaatan kami pada doktrin mengenai pertarakan, dan setelah berdoa bersama, memohon Allah menyertai mereka, lalu mereka berangkat.
Kiranya malaikat Tuhan menjaga dan memelihara mereka dari segala bahaya dan kejahatan yang mungkin dapat diperbuat orang terhadap mereka dalam perjalanan mereka.
285SALAM DARI SEBELAH TIMUR
Malaikat pemegang meterai, yang datang dari sebelah timur, yaitu malaikat yang akan memberikan kepercayaan surga atas “hamba-hamba Allah”, akan berjalan dengan lambat, tetapi pasti akan melaksanakan tugasnya pada bagian ladang pekerjaan ini, dan Pekabaran Malaikat yang Ketiga yang diberkati ini sedang diangkat lebih tinggi di hadapan orang-orang yang sepenuh hati masuk ke dalam “pekerjaan terakhir bagi sidang”; dan yang mana pekerjaan itu hamba Allah mengatakan kepada kita bahwa “secara tegas dinyatakan melalui gambaran nabi itu mengenai pekerjaan terakhir itu di bawah lambang kelima orang dengan senjata pembantai dalam tangan mereka.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 266.
Sementara umat kita yang kekasih mempelajari kebenaran itu pertama sekali dalam hidup mereka dan benar-benar dapat melihat bahwa apa yang ditunjukkan oleh Yeheskiel adalah nubuatan dan apa yang dilihat oleh Yohanes dalam khayal adalah peristiwa yang sama dan yang merupakan ungkapannya, maka hati mereka gembira dan takut kepada Allah; serta dengan suara bulat bersaksi bahwa mereka mau mengeluarkan berjuta-juta dollar untuk menyokong “kebenaran masa kini” pada Pekabaran Malaikat yang Ketiga ini, dan di dalam banyak contoh perubahan nyata untuk kebenaran yang telah mereka alami pertama sekali, dan baik orangtua maupun orang muda gembira bersama-sama dalam “pengharapan yang diberkati” ini.
Kami telah memiliki segala sesuatu untuk membesarkan hati kita dalam pekerjaan yang mulia ini demi kepentingan saudara-saudara kita sendiri dalam sidang, karena tidak ada orang yang telah menerima pekabaran pemeteraian dan panggilan bagi reformasi itu sebagaimana yang disajikan oleh buku-buku “Tongkat Gembala”itu yang telah murtad; artinya, mereka adalah orang-orang yang memiliki buku-buku “Kesaksian” itu dan yang telah mempelajari pekabaran Tongkat Gembala itu bagi diri mereka sendiri.
Sesungguhnya Tuhan sedang mempersiapkan umat-Nya untuk “Seruan Keras” itu, yang akan diberikan segera setelah mereka yang 144.000 itu -- yaitu “buah-buah pertama” dimeteraikan dan dimana kebenaran itu juga telah dibawa kepada perhatian kita dalam brosur yang berjudul “Sign of the Times” terbitan bulan Mei 1927, dan juga dalam sebuah brosur kecil yang berjudul, “Forty Years in the Wilderness”, yang ditulis oleh pendeta Taylor G. Bunch.
Sungguh menyenangkan, karena dalam ladang pekerjaan ini dijumpai semua orang “berdiri dalam terang” itu, benar terhadap pekabaran itu dan setia kepada kewajiban mereka, bekerja dan berdoa bagi saudara dan saudari mereka dalam sidang, yang merupakan “satu-satunya tujuan Tuhan di atas bumi” atas mana Kristus mencurahkan “perhatian-Nya yang tertinggi.”
Saudara Buckheister di Charleston, dan Dokter Young di Columbia, dan Dokter Stokes di Brevard, mereka semua telah setia memimpin pekerjaan itu. Setelah kami tiba di Georgia kami berjumpa dengan Saudara Boynton, Saudara Kurtz, dan Saudara Woods, serta dengan saudarasaudara yang lain yang setia memohon kepada umat Allah untuk menerima panggilan kemurahan- Nya bagi suatu pembaharuan dan saya bergembira karena usaha-usaha mereka tidaklah sia-sia dan bahwa orang-orang yang telah dituntun keluar dalam ladang pekerjaan ini bukanlah orang-orang yang hanya sibuk, sebab banyak orang yang “meninggalkan pekerjaannya” telah melakukan sedikit bagian mereka.
286Pekerjaan khidmat yang dipercayakan kepada kita telah mendorong kita untuk memohon kepada semua saudara yang telah menerima “kebenaran sekarang” yang mulia ini supaya mereka menjadi setia, karena menerima teori pekabaran itu semata-mata tidak akan menyelamatkan masingmasing kita. Sesungguhnya sekarang kita berada pada panggilan “jam sebelas” itu, dan sebagaimana Tuhan menunjukkan kepada orang-orang Yahudi yang dahulu bagaimana “Keadilan dan Kemurahan saling bertemu dengan Kebenaran dan Kedamaian dengan ciuman Kudus antara satu dengan yang lain”, maka kita segera akan menyaksikan bagaimana Allah akan menjawab pertanyaan nabi perjanjian lama itu, pada waktu ia bertanya :
2
“Siapakah dia ini yang datang dari Edom, yang datang dari Bozra dengan pakaian yang ternoda? … Mengapakah pakaian-Mu semerah itu, dan baju-Mu seperti baju pengirik buah anggur?” Jawaban yang diberikan ialah, “Hanya Aku seorang diri yang melakukan pengirikan; dan tidak ada seorangpun dari antara umat-Ku yang menemani Aku : karena Aku akan mengirik mereka dalam murka-Ku, dan akan menginjak-injak mereka dalam kehangatan amarah-Ku; sehingga darah mereka akan terpercik pada jubah-Ku, dan menodai semua pakaian-Ku. Sebab hari pembalasan ada dalam hati-Ku dan tahun penebusan-Ku telah tiba.” (Yesaya 63 : 1 – 4.)
Betapa sungguh-sungguh semua perkataan ini, sehingga terbukti bahwa “pekerjaan terakhir bagi sidang” akan segera berakhir, maka apakah kita yang mengetahui “teguran yang mengejutkan” ini yang disampaikan Allah dalam kemurahan-Nya kepada “malaikat sidang orang-orang Laodikea” (Testimonies Jilid 3, hal. 253) membiarkan segala perkara memalingkan kita untuk tidak mengamarkan malaikat dan sidang itu terhadap bahaya topan yang akan “menyapu bersih perlindungan kebohongan” (Yesaya 28 : 17) dan akan terhitung bersama-sama dengan saudara-saudara palsu yang akan disingkirkan oleh senjata-senjata pembantai Yeheskiel Sembilan? (Testimonies Jilid 5, hal. 211) atau apakah kita mau melaksanakan tugas kita dengan setia sehingga Tuhan dapat menempatkan sidang MAHK sebagai “pembawa-pembawa terang” ke seluruh dunia? (Prophets and Kings, hal. 725.)
Kiranya Allah akan menolong kita untuk menjadi lebih setia kepada kepercayaan kita yang suci pada masa yang akan datang lebih daripada yang kita alami pada masa yang lampau. Tolonglah ingat saudaramu yang menulis surat ini apabila saudara berdoa kepada Bapa kita yang di surga mengenai anak-anak-Nya.
Hormat saya bagi akal budi surga dan bagi iman yang tak pernah menyusut.
(Tertanda) E.T. Wilson
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Pertanyaan : “Tolong jelaskan Matius 24 : 21 dan Daniel 12 : 1; jika masa sengsara yang tertulis dalam Matius itu terjadi dalam periode 1260 tahun kejayaan kepausan, dimana peristiwa itu adalah pada masa yang lampau, dan masa kesusahan, yang diramalkan oleh Daniel, adalah pada masa yang akan datang, maka bagaimanakah saya dapat mencocokkan tulisan Matius dengan tulisan Daniel, karena Matius menuliskan bahwa tidak ada siksaan yang lebih besar daripada yang terjadi sejak tahun 538 sampai tahun 1798 itu, sedangkan Daniel mengatakan bahwa kesusahan itu adalah yang lebih besar daripada setiap kesusahan “sejak adanya sesuatu bangsa.”
287Jawab : Hal itu benar bahwa dalam penglihatan yang dangkal dari seorang pembaca akan melihat bahwa tulisan Matius itu bertentangan dengan tulisan Daniel, dan tulisan Daniel bertentangan dengan tulisan Matius, tetapi apabila pelajar nubuatan dipimpin oleh Roh Allah, Yang mendiktekan semua Kitab Suci itu, maka ia akan terbenam ke dalam tambang kebenaran, karena ia akan mengetahui bahwa semua ayat Firman itu adalah cocok dengan sempurna.
Berbicara mengenai masa sengsara itu, ayat-ayat itu mengatakan : “Sekiranya hari-hari itu tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak ada yang selamat; artinya, umat Allah seluruhnya sudah akan musnah dari permukaan bumi karena janji itu tidak pernah batal : “Tetapi oleh karena demi kepentingan orang-orang pilihan itu maka hari-hari itu akan dipersingkat” (Matius 24 : 22), sedangkan pada masa kesusahan itu Mikhael akan berdiri untuk melepaskan setiap orang yang namanya “tertulis dalam kitab itu.” Dengan kata lain, selama masa sengsara itu, orang-orang benar akan dibunuh sedangkan orang-orang jahat akan luput, sedangkan dalam masa kesusahan itu orangorang benar akan diselamatkan sedangkan orang-orang jahat akan dibunuh. Oleh karena itu, masa sengsara dan masa kesusahan itu adalah dua peristiwa yang terbesar, masing-masing adalah yang terbesar dari jenisnya dalam catatan sejarah nubuatan -- yang satu adalah sengsara yang terbesar kepada orang-orang benar dan yang lainnya adalah kesusahan yang terbesar kepada orang-orang jahat. Demikianlah dapat kita lihat, bahwa baik Matius maupun Daniel adalah sama-sama benar -memperlihatkan bahwa masing-masing peristiwa itu adalah yang terbesar dari masing-masing jenisnya.
Karena siksaan itu adalah yang terbesar “sejak dari permulaan dunia”, maka hal itu menunjukkan bahwa belum ada siksaan yang sebesar itu yang melawan umat Allah seperti siksaan selama periode yang disebut di atas; dan karena Yesus mengatakan bahwa tidak ada lagi siksaan yang seperti itu, maka Ia memberi jaminan kepada kita bahwa Allah tidak akan mengijinkan orangorang jahat lagi sesudah tahun 1798 itu, untuk “menginjak-injak kembali orang kudus”, sedangkan tentang masa kesusahan itu, Daniel mengatakan, bahwa itulah kesusahan yang terbesar “sejak adanya satu bangsa”; dimana hal itu menunjukkan bahwa banjir besar itu juga tidak lebih besar atau sama dengannya, juga bahwa masa kesusahan besar itu mungkin diikuti oleh sesuatu yang lebih besar daripada masa kesusahan besar, sebab Ia mengatakan, “bahkan sampai kepada masa itu” bukan mengatakan, “tidak pernah akan ada lagi.”
Demikianlah kita saksikan bahwa apabila kita memikirkan arti dari masing-masing perkataan daripada tidak memikirkannya serta membuat kesimpulan yang tergesa-gesa, maka Firman-Firman itu terbukti bukan hanya sangat sempurna dan ajaib dan sederhana, tetapi juga diilhami, membuat orang bijaksana menjadi rendah hati -- dan menerangi jalannya sebagaimana yang dilakukan Kristus, senang melakukan kehendak Allah.
3
Melalui pengalamannya Daud berkata : “Oh, Betapa aku suka akan taurat-Mu! Inilah yang ku renungkan sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana daripada musuh-musuhku : sebab semua firman itu selalu beserta aku. Aku mempunyai pengertian yang lebih banyak daripada semua guruku : karena segala kesaksian-Mu selalu ku renungkan. Aku lebih mengerti lebih daripada orang-orang terkemuka, sebab aku memelihara segala titah-Mu. (Mazmur 119 : 97 – 100.)
Pertanyaan : Tolong jelaskan kutipan berikut yang dikutip dari buku “Early Writings”, halaman 36 : ‘Aku melihat bahwa amarah bangsa-bangsa, murka Allah, dan penghakiman terhadap orang mati, adalah masalah yang jelas berbeda, yang satu menyusul yang lain, juga Mikhael belum muncul 288 berdiri, dan masa kesusahan sebagaimana yang belum pernah terjadi itu, masih belum dimulai’.
Jawab : Pada kutipan di atas ada empat pokok yang perlu diperhatikan; yaitu, “Penghakiman terhadap orang mati”, “Amarah bangsa-bangsa”, “Murka Allah”; dan “Masa kesusahan sebagaimana belum pernah terjadi masih belum dimulai.”
Tiga peristiwa yang pertama, menurut khayal itu, memiliki tiga masa periode yang terpisah dan jelas berbeda -- yang satu menyusul yang lain; akan tetapi, masa kesusahan itu, supaya cocok dengan khayal itu, dapat terjadi selama ketiga masa periode yang disebut di atas.
“Murka Allah” berlangsung pada tujuh bela yang terakhir (Wahyu 15 : 1) sebagaimana yang telah dipahami, terjadi pada periode di antara tertutupnya pintu kasihan dengan kedatangan Kristus yang kedua kali. Oleh karena penghakiman terhadap orang mati meliputi masa periode sejak tahun 1844 sampai kepada permulaan penghakiman terhadap orang hidup, dan oleh karena murka Allah itu jatuh dari sejak masa periode tertutupnya masa kasihan sampai kepada kedatangan Kristus yang kedua kali, maka jelas bahwa amarah bangsa-bangsa itu harus berlangsung pada masa periode penghakiman terhadap orang-orang hidup -- yaitu pada waktu Seruan Keras Pekabaran Malaikat yang Ketiga.
Penghakiman terhadap orang mati dan mengenai tujuh bela yang terakhir sudah lebih jelas dipahami oleh hampir semua orang MAHK, maka kami tidak akan berbicara lebih banyak tentang hal ini tetapi kami akan membatasi pelajaran kita mengenai masa dari “amarah bangsa-bangsa” itu.
Perang Armagedon bukanlah merupakan amarah bangsa-bangsa yang disebut di atas, sebab peperangan itu akan berlangsung pada masa bela yang keenam (Wahyu 16 : 12 – 16); yakni, pada masa periode berlangsungnya murka Allah, pada waktu mana, menurut khayal yang disebutkan di atas, “amarah bangsa-bangsa” tidak dapat terjadi, sebab “amarah bangsa-bangsa” dan “murka Allah” itu, adalah “dua peristiwa yang terpisah dan jelas berbeda, yang satu menyusul yang lain.” Maka, Perang Armagedon adalah satu perkara, dan amarah bangsa-bangsa adalah perkara yang lain.
Oleh karena mereka yang 144.000 itu akan melewati masa amarah bangsa-bangsa -- masa kesusahan sebagaimana belum pernah terjadi -- maupun pada waktu berlangsungnya murka Allah namun telah disimpan untuk pengubahan, dan oleh karena amarah bangsa-bangsa itu harus terjadi pada waktu penghakiman terhadap orang-orang hidup sebagaimana yang dijelaskan dalam paragraf yang terdahulu, maka Mikhael akan menyusul berdiri pada waktu penghakiman terhadap orangorang hidup lalu menyelamatkan umat-Nya dari amarah bangsa-bangsa itu -- pada masa kesusahan -- jika tidak, maka tidak mungkin nyawa semua mereka yang 144.000 itu akan terpelihara; sehingga membuktikan kenyataan bahwa satu perubahan akan terjadi pada permulaan penghakiman terhadap orang-orang hidup -- Mikhael akan berdiri untuk melepaskan umat-Nya, memegang pemerintahan “pada tangan-Nya sendiri” (“Testimonies to Ministers”, hal. 300) dan menyelamatkan “setiap orang yang namanya tertulis dalam kitab itu.” Kiranya umat Allah akan bangkit sekarang melalui suara “Gembala yang Baik” itu dan menempatkan nama-nama mereka dalam “kitab” dengan berkeluh kesah dan berseru “karena segala kekejian yang dilakukan di tengah-tengahnya”, sehingga apabila kesusahan itu datang dengan tiba-tiba “pada waktu banjir bencana itu datang melanda” -- mereka dapat memperoleh perlindungan.
289Amarah bangsa-bangsa itu akan berlangsung pada waktu penghakiman terhadap orangorang hidup -- pada waktu Seruan Keras dari Pekabaran Malaikat yang Ketiga -- amarah mereka akan ditujukan terhadap umat Allah, bukan ditujukan kepada masing-masing bangsa lain jika tidak maka pernyataan dalam “Early Writings”, hal. 36 itu tidak dapat dibenarkan, karena amarah bangsa-bangsa terhadap bangsa-bangsa lain telah terjadi; contohnya, perang dunia sudah terjadi pada “waktu penghakiman terhadap orang-orang mati.”
“Amarah bangsa-bangsa” itu akan berkembang melalui keputusan yang dibuat oleh binatang bertanduk dua itu yang akan menetapkan “dan menyebabkan supaya semua orang yang tidak menyembah patung binatang itu harus dibunuh” (Wahyu 13 : 15), sebab ternyata semua bangsa akan mengikuti langkah kaki binatang bertanduk dua itu dan “masa yang genting itu akan menimpa kepada seluruh umat kita di seluruh bagian dunia” (Testimonies Jilid 6, hal. 395) sehingga hal ini
4 menunjukkan bahwa “amarah bangsa-bangsa” ini adalah suatu konfederasi yang meliputi seluruh dunia untuk melawan umat Allah sebagaimana yang diramalkan oleh nabi Zakharia : “Maka pada waktu itu Aku akan menjadikan Yerusalem satu batu tanggungan bagi semua bangsa : maka semua bangsa yang dibebani oleh batu itu akan dihancurkan berkeping-keping, meskipun semua bangsa di bumi berhimpun bersama-sama untuk melawannya.” (Zakharia 12 : 3.)
Ayat 8 membuktikan bahwa pada masa amarah bangsa-bangsa itu, “sidang dengan memakaikan pakaian kebenaran Kristus, akan memasuki peperangannya yang terakhir, ‘Indah seperti bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti bala tentara dengan panji-panjinya’, ‘ia akan pergi ke seluruh bumi untuk mengalahkan dan menaklukkan lagi’ karena, pada hari itu Tuhan akan melindungi penduduk Yerusalem; dan yang terlemah dari antara mereka pada hari itu, akan jadi seperti Daud; dan isi rumah Daud akan jadi seperti Allah, seperti malaikat Tuhan di hadapan mereka.”
“Mereka yang takut-takut dan tidak percaya diri, akan menyatakan diri mereka secara terbuka bagi Kristus dan kebenaran-Nya. Yang terlemah dan ragu-ragu dalam sidang, akan menjadi seperti Daud -- rela dan berani berbuat.” -- Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 81.
Pertanyaan : “Saya telah mempelajari dengan teliti tentang kaabah-kaabah contoh sebagaimana yang terdapat dalam buku “Tongkat Gembala Jilid 2” dan juga saya telah mempelajari buku Symbolic Code Jilid satu terbitan bulan Maret, hal. 9, tetapi saya tidak dapat melihat sesuatu terang pada hal. 278, dari buku ‘Tongkat Gembala,’ Jilid 2 itu, sebab ia itu membuat Darius sebagai pembuat keputusan yang ketiga.
“Saya telah membaca dan membaca lagi apa saja yang dapat saya kemukakan dalam Alkitab dan dalam buku “Prophets and Kings” mengenai perintah-perintah itu namun saya tidak dapat melihat bagaimana Darius dapat dikatakan sebagai pembuat perintah yang ketiga, kecuali kalau saudara berpendapat bahwa ia membuat dua keputusan.”
Jawab : Keputusan-keputusan itu dibuat oleh raja-raja Medo-Persia untuk membangun kembali kaabah dan kota itu -- Yerusalem -- Alkitab menjelaskan sebagai berikut :
Kaabah itu “selesai dibangun …. pada tahun yang keenam dari pemerintahan raja Darius” (Ezra 6 : 15) dan keputusan Koresh diperbaharui olehnya, dengan mengatakan, “Aku Darius telah mengeluarkan keputusan ini; maka hendaklah ia itu dilaksanakan dengan segera” (ayat 290 12) dan dalam ayat 15 ditunjukkan bahwa keputusan ini akhirnya berhasil menyelesaikan “rumah Allah” itu. Maka dari itu, raja Artahsasta yang disebut dalam pasal tujuh sudah harus menduduki tahta setelah pemerintahan Darius dan setelah rumah itu sudah dibangun. Oleh sebab itu, jika raja Artahsasta dari pasal tujuh ada membuat sesuatu keputusan sebelum kaabah itu dibangun, maka tentunya ia mengeluarkan keputusan itu sebelum penobatannya, dan sebelum ia mengeluarkan keputusan “untuk memperindah rumah Tuhan” itu, atau keputusannya yang lain yang terdapat dalam Ezra 7 : 13 - 26, dan yang tentunya telah melakukan peranan utama dalam keputusan Darius, dan jika demikian halnya, maka Artahsasta yang disebut dalam pasal enam ayat 14 haruslah sama seperti yang disebut dalam pasal tujuh ayat 1 jika tidak Artahsasta yang disebut dalam Ezra 6 : 14 tentunya adalah orang lain dengan nama yang sama. Maka, kesulitan itu timbul dari kenyataan karena Alkitab tinggal diam atas pokok masalah ini. Sebab itu, kita perlu mengetahui siapakah Artahsasta yang disebut dalam pasal 6 : 15.
Sister White benar, bahwa keputusan Artahsasta yang terdapat pada Ezra pasal 7 adalah tercatat sebagai keputusan yang ketiga, tetapi ia itu bukanlah keputusan yang menyelesaikan rumah Allah itu, melainkan adalah keputusan untuk memperindahnya (Ezra 7 : 27) dan untuk menyediakan barang-barang persembahan dan keperluan-keperluan lain bagi pelayanannya (Ezra 7 : 17). Lebih jauh, keputusan dari Ezra pasal Tujuh telah dikeluarkan “pada tahun yang ketujuh pemerintahan raja Artahsasta” (ayat 7), sedangkan kaabah itu sudah selesai “pada tahun keenam pemerintahan raja
Sebab itu, hal itu bukan kesalahan kami karena kurangnya keterangan atas pokok masalah ini sama halnya banyak orang tidak mengetahui kelahiran Kristus yang tepat; dan juga bukan oleh karena pengetahuan yang tidak sempurna dari setiap rincian yang Ilham berikan tentang masalah ini membuat kami menjadi orang-orang Kristen yang lebih baik, tetapi penurutan kepada terang yang sudah kami miliki itulah yang akan membuatnya, maka sebagaimana “Tongkat Gembala” itu telah memimpin kami kepada pengetahuan yang lebih banyak pada pokok-pokok Alkitab daripada setiap buku yang pernah kita miliki, ini menunjukkan bahwa Allah sedang menuntun kami hari demi hari kepada suatu pengetahuan yang lebih besar dari segala rahasia-Nya, itulah sebabnya kami sedang ingin berjalan dalam terang yang sekarang kami miliki hingga terang itu membawa kami berhadapan dengan keterangan yang dibutuhkan ini dan juga membawa kami kepada pengetahuan yang sempurna terhadap segala perkara daripada kami keluar dari jalan terang itu dan masuk ke dalam kegelapan hanya karena Ia tidak menunjukkan kepada kami segala perkara dengan segera sekaligus atau karena kami tidak dapat memahami perkara-perkara itu seluruhnya dalam seketika.
5
Dalam kenyataannya, ayat 8 dan ayat 11 dari pasal 6 itu, adalah bukan keputusan Darius dan bukan juga keputusan Artahsasta yang dikeluarkan untuk membangun kaabah itu, melainkan keputusan Koresh dan diperbaharui oleh Darius sebagaimana setiap orang dapat menyaksikannya dengan membaca pasal itu seluruhnya.
Sister White mempunyai keterangan mengenai keputusan-keputusan itu : Keputusan yang pertama dikeluarkan oleh raja Koresh (Cyrus -- Ezra 1 : 1 – 4); keputusan yang kedua oleh Darius (Ezra 6 : 1 – 12); dan keputusan yang ketiga oleh Artahsasta (Ezra 7 : 21 – 26). Keputusan yang terakhir adalah perintah untuk memperindah bangunan kaabah itu dan juga untuk melengkapi segala barang-barang bagi sistem pelayanan.
291“TANAMAN OBAT” MENAUNGI INDIA
Tidak lama sejak saya mulai mengadakan suatu kerinduan yang bersemangat bagi suatu pembaharuan maka kebanyakan dari anggota MAHK termasuk mereka yang berada pada kedudukan sebagai pemimpin dan staff administrasi, mulai merasa tidak senang kepada saya, walaupun sebelumnya mereka sangat baik kepada saya. Pada saat kemelut itulah saya menerima traktat No. 4, “Berita-Berita Terakhir Bagi Ibu”, dan traktat itu menolong saya melihat lebih jelas keperluan yang tak dapat dihindari bagi suatu pembaharuan di antara kita sebagai suatu umat, dan sekarang mereka selalu mengawasi saya.
Yang membuat keadaan menjadi lebih buruk, seorang missionari baru beserta keluarganya dari Texas Selatan, … yang akan bertugas menjadi pengawas baru tiba di sini. Mertuanya adalah penganut pekabaran “Tongkat Gembala”. Pengawas itu telah memerintahkan orang-orang yang berkuasa di sini untuk mengeluarkan kami dari sekolah, meskipun sampai pada waktu ini guru kepala sekolah tidak mengetahui apa-apa tentang “Tongkat Gembala” itu, namun pengawas mission itu telah mengambil tindakan yang sangat keras supaya murid-murid meninggalkan kami, dan isteri kepala sekolah itu adalah seorang wanita Amerika, telah memberi petunjuk kepada staf pengajar supaya murid-murid dipanggil semuanya untuk mengadakan rapat bersama atau disuruh mengadakan pertandingan yang baru segera setelah kami masuk mengajar ke sekolah. Dengan cara ini mereka bermaksud untuk menjauhkan murid-murid dari kami.
Reaksi dari staf pengajar membuktikan pada kami bahwa MAHK sangat takut karena pekabaran Tongkat Gembala dan hati kami tergerak oleh kasih untuk menolong mereka, sebab kami rasa kami tidak sanggup menahan beban kesedihan melihat mereka hilang setelah bekerja selama bertahun-tahun lamanya dalam pekerjaan ini. Saya akan mempelajari pekabaran “Tongkat Gembala” itu dengan seksama dan semoga Allah membuka jalan sehingga saya dapat berbuat sesuatu untuk mereka. Saya tidak akan mengizinkan orang mengambil kemerdekaan yang diberikan Tuhan kepadaku. Saya akan mempelajarinya untuk diri saya sendiri, apapun yang akan terjadi! Doakan kami.
Tolong dikirimkan lagi buku “Symbolic Code” itu, dan juga buku-buku yang lainnya dan tolonglah kami melalui harta-harta surga itu supaya kami dapat membangunkan jiwa orang banyak itu dari kondisi “kesuaman Laodikea” mereka sebelum mereka diludahkan.
(Tertanda) C.H.V. Travencore
South India
Saudara-saudara yang kekasih :
Dengan tidak hadirnya pemimpin tetap kami dalam persekutuan doa pada malam yang lalu maka seorang anggota diminta untuk memimpin kebaktian itu. Ia berbicara tentang sidang-sidang palsu dan tentang sidang yang benar dengan mengatakan, “Sidang yang benar adalah sidang yang memelihara hukum-hukum Allah dan memiliki iman kepada Yesus.” Walaupun bukan dengan suara keras, namun kami mengatakan dalam hati Amin. Perhatian diarahkan kepada “Tongkat Gembala” dan setelah kepadanya ditanyakan beberapa pertanyaan, maka ia menyangka kami (ada enam orang) adalah penentang-penentang ajaran Tongkat itu, tetapi ketika ia mengetahui bahwa kami adalah penganut ajaran itu, ia pun segera mengakhiri kebaktian itu dan tidak pernah berbicara apa-apa lagi 292 tentang hal itu.
Sebelum kami menerima pekabaran Tongkat itu, kepada kami telah terlebih dahulu diperintahkan oleh dewan gereja supaya jangan mempelajarinya, jangan memperbincangkannya, jangan berteman dengan orang-orang yang percaya kepadanya, jangan mengijinkan mereka masuk ke dalam rumah kami. Tetapi kami berdoa memohon kepada Tuhan untuk menuntun kami supaya berjalan pada jalan yang benar sesuai dengan perintah yang kami ketahui dari tulisan pena Sis. White sebagai berikut :
“Terang yang mulia akan bersinar dari Firman Allah, maka janganlah seorang pun berpikir untuk mengatur apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dibawakan ke hadapan umat berkenaan dengan pekabaran penerangan yang Tuhan akan kirimkan, sehingga dengan demikian akan memadamkan Roh Allah, Apapun kedudukan kekuasaannya, tak seorang pun berhak menutup jalannya terang itu dari umat. Apabila suatu pekabaran datang dalam nama Tuhan kepada umat-Nya, janganlah ada orang yang memaafkan dirinya untuk tidak menyelidiki segala tuntutannya. Tak seorang pun diperbolehkan untuk berpangku tangan dalam sikap yang acuh tak acuh dan memiliki keyakinan sendiri serta mengatakan, ‘Saya tahu apa itu kebenaran. Saya sudah puas dengan kedudukanku. Saya telah menancapkan tonggak-tonggak yang saya miliki, dan saya tidak mau beralih dari kedudukan saya, apapun yang terjadi. Saya tidak mau mendengar pekabaran dari juru kabar ini; sebab saya tahu 6 bahwa pekabaran itu tidak mungkin kebenaran.’ Adalah karena mengikuti jalan pikiran yang demikian sehingga gereja-gereja yang terkenal itu tertinggal dalam kegelapan sebahagian, dan itulah sebabnya mengapa pekabaran dari surga tidak dapat mencapai mereka … Jika sebuah pekabaran yang tidak kamu mengerti disampaikan kepada kamu, berusahalah supaya kamu dapat mendengar alasan yang dapat diberikan oleh juru kabar itu.” -- “Testimonies on Sabbath School Work”, hal. 65.
Kepada kami dikatakan bahwa “Tongkat Gembala” itu datang dari organisasi lain, terang baru, satu ajaran palsu, dan pekerjaan milik Setan. Akan tetapi, atas penyelidikan yang kami lakukan secara seksama maka kami mengetahui bahwa pekabaran “Tongkat Gembala” itu bukanlah dari organisasi gereja lain, pekabaran itu adalah cocok seperti yang diramalkan dalam buku “Early Writings”, hal. 277, dan ajarannya menambah kuasa dan kekuatan kepada semua ajaran-ajaran MAHK yang sah.
Kami tidak ada menerima terang baru melainkan terang tambahan dan sekarang pekabaran Malaikat yang Ketiga itu telah menjadi begitu ajaib sehingga kami tidak dapat menemukan kata-kata apa yang harus kami jelaskan untuk memberikan penghargaan kepadanya.
Pengalaman saya mengajarkan kepada saya supaya jangan ada seorang pun membuat manusia menjadi pegangannya, tidak menjadi soal, apakah dia Nuh, Ayub, atau Daniel -- sekarang kita harus melakukan apa yang harus kita lakukan apabila kita telah menyambut pekabaran MAHK itu, artinya, janganlah dengarkan perkataan pendeta tetapi biarkan pikiran bebas dari prasangka untuk mendengar juru kabar itu bagi diri kita sendiri, percayalah pada Tuhan untuk memimpin kita kepada seluruh kebenaran dan terimalah seluruh kebenaran itu dengan sukacita dan apabila kita menyaksikan kebenaran itu dan ketika kita melihat bahwa itu adalah kebenaran maka sambutlah dia dengan penuh sukacita.
Sekarang hatiku dipenuhi dengan kesukaan karena pengharapan yang ada dalam diriku, maka karena kasih kepada sidang Allah dan kasih kepada umat-Nya maka saya akan mengerjakan 293 segala apa yang dapat saya kerjakan untuk menyampaikan pekabaran yang sangat mulia ini sebanyak yang Allah ijinkan. Berdoalah untuk kami.
(Tertanda) Ny. L.L.
Houston, Texas
Saudara-saudara yang kekasih :
Kami melihat diri kami sendiri berada dalam pertentangan dan dalam kesusahan karena percaya akan apa yang kami pikir adalah panggilan Allah kepada kita untuk membaharui hidup kita seperti yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan oleh sebab itu, kami memohon kepada saudara untuk berdoa bagi kami agar iman kami di dalam Tuhan dapat menyingkirkan semua gunung kesukaran ini atau menolong kami untuk dapat memikul salib itu sehingga kami layak meninggikan nama-Nya dan dilayakkan bagi Kerajaan-Nya. Keterangan di bawah ini adalah beberapa cobaan yang kami alami.
Orang-orang muda yang telah menyambut pekabaran yang terkandung di dalam buku “Tongkat Gembala” itu, setelah ditolak pada pendaftaran murid di sekolah-sekolah organisasi kita di Los Angeles, pada mulanya semua (baik orang dewasa maupun orang muda) disambut baik di gereja, tetapi segera setelah itu, Saudara Bingham dan Saudari Serns tidak diijinkan masuk. Sampai kepada waktu ini, hanya satu buku gereja yang digunakan oleh rombongan kami. Buku itu adalah sebuah traktat yang ditulis oleh A.M. Dart dan diterbitkan oleh organisasi gereja. Oleh sebab traktat ini, kami telah dituduh sedang menyebarkan buku “Tongkat Gembala” dan kira-kira dua minggu kemudian dewan gereja memberitahukan bahwa kami sebagai pelajar-pelajar tidak akan dilayani, dan tidak akan diijinkan lagi masuk ke dalam gedung gereja. Akan tetapi, oleh karena sekarang kami merasa bahwa kami sudah menjadi orang-orang Advent yang lebih baik daripada sebelumnya, dan oleh karena milik sidang adalah juga milik kami sebanyak yang mereka miliki, dan juga oleh karena demi kepentingan jiwa-jiwa mereka maka kami datang kembali ke gereja, tetapi sementara kami melangkah mendekati gereja ada tiga orang bandit muda datang menyongsong kami lalu merintangi jalan masuk. Kemudian secara diam-diam kami berbaris ke sisi yang lain dari tangga gereja -- ada lima belas orang-orang muda yang berumur dari delapan tahun sampai duapuluh empat tahun.
Kami bertanya alasan apa yang membenarkan mereka untuk menahan kami di luar tetapi mereka semua membisu, dan karena mereka melihat bahwa kami tetap akan mematuhi Allah daripada mematuhi manusia, maka mereka memadamkan lampu, dua dari antara mereka pergi dan kemudian segera kembali dengan seorang polisi kota.
Pengawas hukum itu mengakui bahwa tidak ada alasan yang kuat yang diberikan oleh orang-orang gereja kepadanya untuk menangkap kami, oleh sebab itu dia tidak dapat mengatakan kepada kami apa yang akan dia lakukan, tetapi ia ingin supaya kami menurut saja lalu pergi melakukan tugasnya.
Pada Sabat pagi mereka tidak mengijinkan kami masuk ke gereja, dan pada waktu kami datang lagi pada hari Jumat sore berikutnya untuk berbakti bersama umat Israel di rumah Allah, mereka kembali melarang kami dan mendorong Saudara Lipsey serta memukul rahangnya dekat
7 gedung gereja. Orang yang memperlakukan kekejaman yang demikian kepada kami, telah mereka urapi menjadi pendeta setempat pada pagi hari berikutnya!
294Pada hari Jumat sore berikutnya kami berdoa sungguh-sungguh untuk meminta pertolongan Tuhan dan sementara Ia membuka jalan bagi kami semua untuk masuk ke dalam gereja, tetapi pagi hari berikutnya kami dilarang masuk lagi sehingga kami merasa takut akan akibat pada orang yang tidak mau memberi sedikit air minum kepada seorang anak perempuan kecil yang berumur delapan tahun, sedangkan kami dibiarkan berdiri di kaki lima yang dilalui oleh umum.
Pada tanggal 1 Januari hujan turun sangat deras, pada waktu itu Saudara Bingham dipukul dua kali sampai jatuh, kemudian ditarik dan dipukul oleh penjaga pintu oleh karena dia tidak mau pulang.
Pada hari Sabat berikutnya seorang pria yang setengah umur dan berpakaian rapi, sebelum masuk gereja, meminta keterangan apakah perbaktian jam sebelas sudah dimulai dan kemudian pria itu mengetahui bahwa kami tidak diijinkan masuk ke dalam, ia merasa heran dan setelah mendengar keterangan dari kedua belah pihak -- keterangan anggota sidang dan keterangan kami -- lalu berkata, ‘Ichabod’ (kemuliaan Allah telah hilang) segera akan tertulis pada pintu masuk gereja ini. Saya bukanlah seorang nabi, katanya, “tetapi saya tidak ingin melihat bahwa sesuatu tindakan tegas harus terjadi untuk memperbaiki keadaan ini.” Karena perbuatan malu yang dilakukan untuk menentang kami dan karena ia merasa bingung, maka ia pun masuk ke dalam.
Ada sejumlah orang dari antara saudara-saudara yang tidak setuju dengan tindakan-tindakan yang dilakukan terhadap kami, tetapi sebagaimana biasanya, orang yang lebih banyak itulah yang berkuasa.
Kami mengasihi saudara-saudara ini meskipun mereka tidak begitu senang kepada kami, maka maukah saudara-saudara berdoa untuk kami agar kami tidak melakukan apapun yang dapat membuat mereka selama-lamanya tinggal dalam kondisi “Laodikea mereka yang menyedihkan” itu, tetapi supaya kami dapat melakukan apa saja untuk mereka agar mereka dapat diselamatkan? Kiranya tingkah laku dan kebulatan hati kita tetap bersama organisasi dan sidang untuk menyaksikan bahwa kita tidak mendurhaka seperti yang mereka sangka, tetapi kita sedang berusaha untuk membaharui hidup kita dan mempersiapkan diri kita sendiri untuk bertemu dengan Tuhan dalam kedamaian, sehingga dengan demikian hati mereka tergerak untuk memeriksa iman yang kita miliki bagi mereka sendiri.
(Tertanda) Orang-orang muda
La Crescents, California
Mrs. M.J. Bingham
DI PIHAK MANAKAH SAUDARA AKAN BERDIRI?
Sesungguhnya kami sangat merasa susah apabila kami memikirkan akibat dari tindakantindakan saudara-saudara kita, namun satu-satunya pengharapan kami adalah supaya mereka jangan berjalan dalam kejahatan Farisi mereka sehingga menyebabkan mereka tinggal terlalu lama dalam kegelapan dan pada akhirnya melihat diri mereka sendiri berdiri pada “pintu yang tertutup” serta memohon, “Tuhan, Tuhan bukakanlah pintu bagi kami”, tetapi mereka hanya mendengar kata-kata, “Sesungguhnya Aku berkata kepada kamu, Aku tidak mengenal kamu.” (Matius 25 : 11, 12.)
Saudara yang mencintai “tiga rangkap” pekabaran, yaitu sidang Allah, dan saudara-saudara 295 pemimpin, janganlah menuruti perbuatan-perbuatan mereka yang bodoh dan jahat, karena apakah kita benar atau salah, namun yang pasti bahwa pelayanan mereka kepada Kristus yang bersifat kepausan tidak akan diterima.
Bacalah dengan sungguh-sungguh kutipan berikut dan segeralah patuhi segala perintah Tuhan, agar jangan melalui perbuatan dan tindakanmu, akhirnya engkau melihat dirimu sendiri juga berada pada sebelah kiri-Nya.
“Meskipun Kristus telah mengamarkan, namun manusia telah mencoba mencabut lalang itu. Menghukum orang-orang yang dianggap sebagai pelaku kejahatan, maka sidang telah meminta pertolongan kepada kuasa sipil. Mereka yang berbeda pendapat dari doktrin yang sudah ditetapkan telah dipenjarakan, disiksa, dan dibunuh, atas dorongan orang-orang yang mengaku bertindak di bawah persetujuan Kristus. Tetapi adalah roh Setan, bukan Roh Kristus, yang mengilhami tindakantindakan seperti itu. Ini adalah cara Setan sendiri untuk menjadikan dunia ini di bawah kekuasaannya. Allah telah salah digambarkan melalui sidang oleh cara menghukum orang-orang yang dianggap bidat.” -- “Christ’s Object Lessons”, hal. 73, 74.
Selama kita masih benar di hadapan Allah maka pengucilan tidak akan menyebabkan kita masuk ke dalam kebinasaan kekal, sebab Tuhan mengatakan : “Berbahagialah kamu, apabila orang membenci kamu, dan apabila mereka memisahkan kamu dari perhimpunan mereka dan mengucilkan kamu, dan mencoret namamu sebagai pelaku kejahatan, karena Anak Manusia, Bersukacitalah
8 pada waktu itu, dan bergembiralah : sebab sesungguhnya upahmu besar di surga : karena dalam cara yang sama juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi. Tetapi celakalah kamu orang kaya! Karena dalam kekayaanmu kamu sudah mendapat penghiburan. Celakalah kamu, hai orang-orang yang merasa kenyang, karena kamu akan kelaparan. Celakalah kamu yang sekarang ini tertawa! Karena kamu akan berdukacita dan menangis. Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu! Karena demikian itu juga, nenek moyang mereka telah menyanjung-nyanjung nabi-nabi palsu. Tetapi kepada kamu yang mau mendengarkan kepada-Ku, Kasihilah musuhmu, berbuat baiklah kepada orang-orang yang membenci kamu, mintalah berkat bagi orang yang mengutuki kamu, dan berdoalah bagi orang-orang yang mencaci maki kamu. Barangsiapa yang menampar pipimu yang satu, berikanlah juga pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, berikanlah juga kepadanya bajumu.” (Lukas 6 : 22 – 29)
Bukan hanya saudara-saudara pemimpin dan orang-orang yang mengambil satu peranan yang aktif dengan mereka dalam tindakan Setan yang akan dipersalahkan, melainkan juga, orangorang yang setuju dengan tindakan-tindakan mereka. Mereka sedang berusaha keras untuk menyangkal “Tongkat Gembala” itu dengan menggunakan tulisan-tulisan Sis. White, serta memaksa kita untuk berpegang kepada keputusan pandangan mereka yang picik, tetapi kenapa anggota-anggota tidak bangkit lalu meminta kepada mereka supaya berpegang kepada nasehat Tuhan seperti yang dikutip di atas? Bukankah sebaiknya kita mematuhi Allah daripada mematuhi manusia? Kamu sendiri, janganlah menjadi tidak peduli apakah kamu benar atau tidak sehingga kamu memperoleh kembali kepercayaan kami atas kamu dan atas saudara-saudara pemimpin, atau akankah kamu terus bersama mereka membantah sementara kamu membaca kutipan firman-firman di atas, yang secara tegas menentang perbuatan mereka sedangkan ia itu mendukung sepenuhnya perbuatan kami? Namun melalui perkataan dan melalui kuasa, bahkan oleh usaha yang keras untuk menggunakan “kekuasaan negara”, mereka telah bertekad untuk melepaskan pendirian kami atas masalah yang penting ini lalu berpegang kepada pendirian mereka!
296Dalam nama pendeta-pendeta milik Kristus mereka mempunyai pengaruh besar atas sebahagian anggota yang buta seperti mereka, tetapi di sini ada sebuah nubuatan agar kamu semua yang membaca naskah ini mau berbuat baik untuk mencatatnya dalam buku peringatanmu bahwa meskipun untuk sementara waktu, seperti halnya Kaisar Rusia, para pendeta itu dapat menahan orang banyak dalam kegelapan terhadap kebenaran dan menekan mereka di bawah kekuasaannya, namun suatu hari nanti, tidak lama lagi, mata yang buta dan anggota yang sedang tertidur itu akan terbuka, walaupun sekarang mereka terlalu malas dan terlalu sibuk untuk belajar bagi diri mereka sendiri, namun pada suatu waktu mereka tidak hanya kehilangan kepercayaan kepada pendetapendeta mereka tetapi juga akan memutuskan tali yang mengikat leher-leher mereka yang sekarang menahan mereka tinggal dalam kegelapan, sama seperti Lincoln yang memutuskan rantai-rantai perbudakan yang mengikat leher orang-orang Negro. Akan tetapi, saudara-saudaraku, jika kamu tidak melakukannya sekarang sedangkan Tuhan sedang meminta kepadamu, maka walaupun kamu ingin melepaskan tali pengikat itu kemudian, namun hal itu tidak berguna lagi bagimu.
Maka tangan-tangan yang sekali waktu memahkotai kehormatan pendeta-pendeta ini tangan itu juga akan terangkat untuk membinasakan mereka, karena kamu akan melihat nanti bahwa kamu telah tertipu, dan walaupun kamu bersatu untuk mengutuki mereka sementara mereka mendengarkan kamu berkata, “Kami telah hilang! Dan kamulah yang menjadi penyebab kebinasan kami”, namun hal itu sudah terlambat untuk selama-lamanya untuk menebus jiwa-jiwamu. Demikianlah perangkap yang sekarang mereka pasang kepada kami, akan Allah gunakan kepada kamu dan juga kepada mereka.
Mereka telah lama berkhotbah untuk menentang orang-orang kepausan dan menentang orang-orang yang meniru perbuatan mereka, tetapi sekarang mereka sedang melakukan apa yang dilakukan oleh orang-orang lain yang sekali waktu pernah mereka kutuki. Oleh sebab itu, akibat yang harus dipikul oleh orang-orang kepausan itu, mereka juga akan menanggungnya, kecuali mereka mau bertobat sekarang. Tidakkah kamu saudara-saudaraku, mau melakukan segala sesuatu yang dapat kamu lakukan untuk menyelamatkan para pemimpin kita itu dari kebinasaan kekal, yang sekarang mereka segera akan terjun ke dalamnya, namun karena kamu sedang mengikuti langkah kaki mereka maka mereka akan membawa kamu terjun ke dalam kebinasaan yang sama.
APAKAH PEMBAHARUAN KESEHATAN ITU?
“Reformasi Kesehatan” berarti membuat dirimu dan segala kebiasaanmu menjadi benar kepada Allah dan kepada manusia. Kebanyakan orang lebih berhati-hati agar jangan terlalu banyak bekerja daripada membunuh diri mereka sendiri karena terlalu banyak makan, dan walaupun mereka berpura-pura melakukan hal ini demi kesehatan mereka, tetapi setelah diadakan penyelidikan maka orang-orang ini akan ditemukan menjadi sembrono terhadap tubuh mereka, karena kesenangankesenangan yang penuh dosa lalu mengorbankan kesehatan mereka dengan merusak selera. Benar, mereka mempertaruhkan kesehatan mereka untuk suatu kesenangan yang penuh dosa hampir dalam segala hal, dan apabila ditegur mereka sangat terganggu dan agaknya mereka mau membayar berapapun harganya, untuk meneruskan kebiasaan mereka yang tidak sehat, karena terdorong memperturutkan kesenangan-kesenangan yang penuh dosa, daripada menyangkal diri mereka sendiri terhadapnya dengan memperbaiki perbuatan-perbuatan mereka yang jahat. Akibatnya, ketakutan mereka akan terlalu banyak bekerja adalah merupakan satu ketakutan yang memotong silang keinginan mereka yang menyesatkan, “mengubah kemurahan Allah kita kepada hawa nafsu.” (Yudas 4). 297 Mereka takut terlalu banyak bekerja tetapi tidak takut kalau terlalu malas, yang akhirnya dapat mengakibatkan menurunnya kekuatan jasmani mereka -- menjadi sama lemahnya dengan jerami, atau kaku seperti sebuah ketimun, dan sama lemahnya seperti kue serabi.
9
Tidak ada dalam ciptaan Allah yang tetap diam -- sepanjang waktu semuanya mengerjakan sesuatu -- maka apapun yang berhenti bergerak maka Ia akan memusnahkannya. Jika jantung berhenti berdetak maka ia akan menghentikan kehidupan dan tubuh kembali kepada tanah. Jika sebatang pohon berhenti bertumbuh, maka pohon itu akan mati. Air yang tetap tenang akan tergenang. “Hasil pekerjaan tangan” milik Allah bukan hanya tidak henti-hentinya bergerak pada jalannya sendiri, tetapi juga tidak jatuh ke belakang atau ke depan -- ia itu selama-lamanya berjalan pada waktunya yang tepat. Jika sebuah pesawat terbang berhenti meneruskan penerbangannya maka pesawat itu akan jatuh ke tanah. Apabila sebuah mobil berhenti berjalan, maka mobil itu tidak berguna lagi bagi si pemiliknya. Apa saja yang kurang dari ukuran yang telah ditentukan oleh penciptanya bukan saja menjadi tidak berguna tetapi juga adalah sesuatu yang menyusahkan.
Ada beribu-ribu orang yang mengorbankan kesehatan dan kebahagiaan mereka karena kurang olahraga. Sebahagian orang memaafkan dirinya dengan tidak bekerja untuk memelihara keindahan tangannya, dan tidak menyadari bahwa mereka sedang merusak seluruh tubuh mereka karena tidak melakukan apa-apa! Orang-orang lain mencoba untuk memelihara keindahan tubuhnya dengan menghindari sinar matahari meskipun tanpa itu tidak seorang pun dapat hidup panjang dari masa hidupnya dan tetap mengalami kebahagiaan selama ia hidup.
Lebah yang bekerja dengan setia selama musim panas maka apabila tiba musim dingin ia telah mempunyai cukup banyak makanan dan sebahagian dapat dibagikan kepada orang yang kelaparan dengan memberikan madunya sendiri, sedangkan belalang yang menghabiskan waktunya dengan bernyanyi sepanjang musim panas terpaksa menderita kelaparan selama musim dingin. Tanaman yang tumbuh di tempat yang teduh akan menjadi lemah dan pucat, dan jika sangat terlambat mendapat sinar matahari, maka tanaman itu akan layu gantinya mendapatkan keindahan aslinya. Orang-orang yang sedang menjalankan kehidupan yang salah maka apabila mulai memperbaiki kebiasaan-kebiasaan mereka, mereka akan merasakan akibat yang sama, namun gantinya terus berjalan pada jalan yang benar mereka memaafkan dirinya untuk tidak mengadakan pembaharuan lalu kembali melangkah pada jalan lama yang berliku-liku.
“Kemiskinan dan perasaan malu akan menjadi bagian orang yang menolak pengajaran : tetapi orang yang mendengar teguran akan dihormati.” (Amsal 13 : 10). “Kekuatan dan kehormatan menjadi pakaiannya; dan ia akan menyongsong hari depan dengan sukacita. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang bijak ada di dalam lidahnya. Ia mengawasi keadaan rumah tangganya, dan tidak mau memakan roti kemalasan. Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya yang terberkati; dan suaminya pun memuji dia.” (Amsal 31 : 25 – 28). “Hai pemalas, pergilah kepada semut; perhatikanlah jalan-jalannya, dan jadilah engkau bijak : biarpun tidak ada yang mengawasinya, yang mengatur, atau yang memimpin, namun ia menyediakan makanannya pada musim panas, dan mengumpulkannya pada waktu panen. Berapa lama lagi engkau berbaring? Kapankah engkau bangun dari tidurmu? Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, berpangku tangan sebentar lagi lalu tertidur : maka kemiskinan pun menyerang engkau, bagaikan seorang pencuri yang bersenjata.” (Amsal 6 : 6 – 11). “Enam hari lamanya engkau bekerja, dan melakukan segala pekerjaanmu.”
298“Dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali menjadi tanah.”
Abraham menjadi sahabat Allah bukan hanya karena ia percaya tetapi juga karena setia melaksanakan kewajibannya dengan bangun pagi-pagi sekali setiap pagi. (Kejadian 22 : 3) -- dan melakukan segala sesuatu sesuai hari itu.” (Kejadian 17 : 26.)
Pada waktu Allah memilih bala tentara oleh mana Gideon akan mengalahkan bangsa Midian, maka Ia memerintahkan kepada Gideon supaya memisahkan orang-orang yang “merasa takut dan gentar” dan orang-orang yang menghabiskan waktu sebelum memulai melakukan sesuatu dari orangorang yang karena tergesa-gesa, menyeduk air dalam daun-daun palem, dan minum daripadanya sementara mereka berlari. Hakim-Hakim 7 : 2 – 7. Jika umat Allah tidak bangun sekarang, maka mereka tidak akan pernah lagi bangun, sebab waktunya sangat singkat dan pekerjaan terlalu banyak, dan yang terbaik dari antara kita pun tidak dapat menjadi cekatan atau gesit untuk bergabung dalam pertikaian yang sedang kita hadapi.
(bersambung)
DICARI
Jika ada dari antara para pembaca naskah pendek ini yang mempunyai lebih buku-buku tulisan Sis. White, tolonglah kirimkan ke kantor ini, kami dapat menggunakannya sebanyak yang dapat kami peroleh.
Jika seseorang ada mempunyai mesin hitung yang masih dalam keadaan baik dan mau menyumbangkan atau menjualnya dengan harga yang terjangkau, tolonglah beritahukan kepada kami.
The Universal Publishing Association
Mount Carmel Center
Waco, Texas 10
299
1
300UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
“Kepada Duabelas Suku Yang Tersebar Di Seluruh Dunia”
Naskah pendek ini dipersembahkan untuk menyampaikan misi, kepada para penganut Kebenaran Sekarang, yaitu pokok-pokok berita yang mendatangkan perbaikan dan kegiatan-kegiatan Pembaharu, dan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai masalah Pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 – 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); terhadap nubuatan-nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yeheskiel, Yeremia, dan lain-lain.; tetapi lebih banyak pada 8 buku pertama dari buku-buku yang telah disebutkan di atas, terhadap perumpamaan-perumpamaan Kristus, contoh-contoh dan simbol-simbol, dan juga terhadap tulisan-tulisan Ellen G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang hanya berkaitan dengan ayat-ayat Alkitab sebagaimana yang telah diungkapkan secara Ilahi dan memiliki kuasa untuk menyampaikannya -- mengandung tanda kebenaran yang positif. Oleh sebab itu, ia itu bagaimanapun akan memberikan suatu jawaban yang benar kepada pertanyaan-pertanyaan, atau selain itu mengaku ketidaktahuannya dengan mengatakan, “saya tidak tahu.”
Tujuan yang terutama dan terpenting, adalah untuk mengungkapkan kenyataan bahwa waktunya telah tiba bagi Tuhan untuk memanifestasikan kuasa-Nya, dan untuk mempersatukan dan memurnikan sidang-Nya di bumi -- memanggilnya untuk bangkit dari tempat tidur debunya, lalu mengenakan kekuatannya dan mempersembahkan pakaian-pakaiannya yang indah, karena “mulai dari sekarang” orang-orang yang najis tidak akan masuk ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia meminta dengan sungguh-sungguh supaya para pekabar dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan” itu, yang berada di bawah pengawasan-Nya, harus dengan seksama menuruti segala persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehat-nasehat yang dibebankan kepada mereka dari waktu ke waktu, janganlah menambahkan sesuatu ke dalamnya atau mengurangkan sesuatu dari pekabaran itu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kekuasaan keilahian, karena sidang akan menjadi terang dunia “indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti suatu bala tentara dengan panji-panjinya.” (Yesaya 62 : 1 – 7; Prophets and Kings, h. 725.)
Lambang yang terdapat pada halaman judul adalah suatu lambang dari Wahyu pasal 12 dan pasal 9, dan Yesaya 7 : 21, yang mana lambang-lambang itu telah dijelaskan di dalam buku-buku terbitan kami.
Penghibur bulanan ini dengan senang hati memanggil semua orang Masehi Advent Hari Ketujuh yang mau membuka pintu mereka dan menyambut kehadirannya. Ia dengan bebas memberikan waktunya untuk melayani mereka yang akan menjadi pewaris keselamatan, dan juga tidak memungut biaya ataupun mengadakan permintaanpermintaan untuk melayani kepentingan dirinya sendiri; ia itu disokong oleh pemberian-pemberian sukarela, tanpa beban dan penghibur bagi semua orang. Doanya selalu agar setiap pembacanya akan menjadi sejahtera dan sehat bahkan jiwa mereka dikenyangkan. (3 Yohanes 2.)
Sampaikanlah pertanyaan-pertanyaan saudara yang jelas dan terang, berikanlah juga keteranganketerangannya; maka sebagai balasannya ia akan memberikan pelayanannya kepada mereka segera setelah ia itu diterima.
Sekarang jika engkau berkeinginan untuk memiliki sahabat berbentuk cetakan ini supaya dikirim secara tetap ke rumahmu, berikut buku-buku cetakan kami yang gratis, kirimkan nama dan alamat saudara ke The Universal Publishing Association Symbolic Code Dept, Pusat Gunung Karmel, Danau Waco, Texas.
V.T. HOUTEFF
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
2
301KAMI BERDOA DAN TUHAN
MENJAWABNYA
Dalam masa peralihan “Symbolic Code” ini, dari lembaran-lembaran yang sederhana kepada ukuran majalah bulanan, kami merasa perlu untuk mengutip sedikit dari tulisan dari terbitan yang pertama yang menunjukkan bahwa paragraf itu pada permulaannya memohon dengan tulus, serta berkata : “Marilah kita berdoa dengan tidak jemujemu supaya ia itu bertumbuh cepat seperti jamur; berserat seperti sebatang pohon palem; mencengkeram seperti gurita; bening seperti kristal, dan berkilau-kilauan seperti emas yang tembus cahaya; memancar “seperti cahaya kilat” (Yeheskiel 1 : 14); manis seperti madu (Yeheskiel 3 : 3) kepada semua orang yang menyelidiki kebenaran bagaikan harta terpendam (Matius 13 : 44) tetapi sebaliknya pahit seperti afsantin (Wahyu 8 : 11) bagi semua orang yang mencari ‘kenikmatan dosa yang hanya berlangsung sesaat’! Kiranya Allah akan memberkatinya supaya “kelimpahan susu” itu dapat diberikan kepada “setiap orang” yang “tertinggal dalam negeri” yang memakan “keju dan madu” itu (Yesaya 7 : 22), karena dengan demikianlah mereka akan menjadi satu “bangsa yang besar dan kuat.” Sebagaimana yang dikatakan oleh nabi bahwa, “Tidak ada bangsa yang sama seperti itu, dan juga tidak akan ada sesudah itu.” (Yoel 2 : 2).
Penganugerahan kemurahan hati dari hasil permohonan doa di atas membuat para pembaca majalah yang bersifat nubuatan itu tentunya tidak ragu melalui kenyataan untuk mengakui bahwa, baik melalui banyaknya peredaran ataupun melalui ukurannya, majalah itu sudah enam kali lebih besar dari permulaannya -- dan memahkotainya : dengan jumlah mahkota yang terdapat dalam Wahyu 12 : 1 -- dan kami juga tidak lupa untuk mengatakan bahwa sejak markas penerbitan itu pindah dari Los Angeles ke Pusat Gunung Karmel, maka langganan kami telah bertambah hampir dua kali lipat, dan ternyata menyaksikan bahwa kata-kata permohonan dari doa kami yang mengatakan, “Supaya ia itu bertumbuh cepat seperti jamur”, sedang terbukti, di samping ia teguh berdiri untuk menghadapi setiap usaha musuh yang menentang semua isi kebenaran itu, dan berusaha untuk menghancurkan pengaruhnya, dan kemudian memadamkannya, semuanya itu membuktikan bahwa Ia yang sedang memegang pemerintahan dalam tangan- Nya sendiri telah menanggapi permohonan kami sehingga membuatnya seperti serat pohon palem, dan membuatnya berdiri tegak seperti sebuah pohon palem, ia tetap akan berdiri meskipun angin yang paling hebat datang bertiup untuk menumbangkannya.
Kemudian, juga, pada satu sisi, penganiayaan dan perlakuan kejam telah dialami oleh para langganannya dari tangan orang-orang yang ‘mencintai kesenangan lebih daripada mengasihi Allah’ (2 Timotius 3 : 4), dan pada sisi yang lain, adalah pendirian yang teguh yang diambil oleh para penganutnya merupakan suatu bukti positif bahwa cengkeraman kebenarannya benar-benar begitu kuat, bahkan lebih kuat daripada cengkeraman seekor “gurita.”
Selain itu, ajarannya adalah yang termudah dapat dipahami tanpa ada kesukaran, dan mengakui bahwa mereka telah keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terangnya yang ajaib, membuktikan bahwa terangnya itu adalah sama “seperti sebuah kristal dan berkilau-kilauan seperti emas murni.” Lebih jauh lagi, karena ia itu telah melintasi baik lautan Pasifik maupun lautan Atlantik, maka hal itu menunjukkan bahwa ia sedang bergerak seperti cahaya kilat; pada satu sisi membawa dering lonceng kesaksian dari orang-orang yang menyelidiki kebenaran bahkan lebih bersemangat daripada orang-orang yang mencari emas, dan pada sisi lain berita yang dibawakannya membawa penganiayaan hebat dan kebencian terhadap kelas orang yang menyelidiki kebenaran oleh kelas orang yang mencari emas, membuktikan bahwa kebenaran itu rasanya manis semanis madu kepada pengecapan golongan orang yang menyelidiki kebenaran, tetapi pahit sepahit afsantin pada pengecapan golongan orang yang mencari emas, dan karena 302 orang-orang yang mengambil bagian dari “keju dan madu” yang dihasilkannya dapat mempelajari bagaimana “menolak hal-hal yang jahat dan memilih segala hal yang baik”, maka hasilnya akan membawa “satu gerakan pembaharuan besar-besaran di tengah-tengah umat Allah, … suatu campur tangan roh … bahkan sama seperti sebelum hari besar Pentakosta” dan dengan demikianlah sidang akan mampu untuk menyembuhkan orang sakit dan melakukan berbagai-bagai mujizat. -- “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 126; “Early Writings”, hal. 278.
SEBUAH AMARAN
Kepada Rombongan Kecil
Dalam Kebenaran Pada Waktunya
Yang Tersebar Di Luar Negeri
Meskipun hanya sedikit dari antara saudarasaudara yang pernah saya jumpai secara pribadi, namun saya merasa berbahagia untuk menyapa saudara-saudara seakan-akan saya telah mengenal saudara, dan saya bersyukur kepada- Nya karena Ia telah mempersatukan kita sebagai satu keluarga di dalam diri-Nya sendiri, dan bahwa Ia “telah membangunkan, serta membuat kita duduk bersama-sama pada tempat-tempat samawi dalam Yesus Kristus.
Saya sedang menulis beberapa baris surat berikut ini disertai dengan doa agar saya dapat menolong saudara-saudara supaya berdiri lebih teguh pada panggung kebenaran kekal, sehingga dengan demikian engkau dapat dipenuhi sukacita “kepada bentuk kesempurnaan Kristus” dengan harapan yang ada dalam kamu.
Roh iri hati dan mementingkan diri sedang berusaha keras untuk mempengaruhi para penganut Kebenaran Sekarang di beberapa bagian ladang pekerjaan, maka sebelumnya hati saya terkesan untuk menulis sedikit kata-kata nasehat. Di atas semuanya itu, ijinkanlah saya mengatakan bahwa sebahagian orang yang memegang Kebenaran Sekarang tampaknya masih berada dalam kegelapan berkenaan dengan keperluan dan cara kerja yang sekarang kita sedang sampaikan, dan walaupun mereka tidak menyadari kenyataan ini, namun ia itu telah melemahkan iman mereka pada pekabaran pemeteraian itu dan mematahkan kekuatan mereka untuk memberitakan pekabaran yang sama. Sebab itu, saya akan berusaha keras untuk menyampaikan keterangan yang tampaknya penting pada beberapa pokok pekerjaan kita untuk engkau ketahui.
3
Iblis tua itu benar-benar tahu bahwa pekabaran ini adalah pekabaran yang terakhir yang dunia pernah saksikan, dan pekabaran inilah yang akan merantai dia selama seribu tahun dan yang terakhir akan memusnahkan dia untuk menjadi abu sehingga ia seolah-olah tidak pernah ada. Oleh sebab itu, ia seperti “seekor singa yang mengaum dan sedang mencari siapa yang dapat ditelannya.” Karena itu, kita tidak dapat terlalu berhati-hati terhadap jeratnya dan juga mengikuti “Anak Domba itu kemana pun Ia pergi”, maka saya berkenan untuk menyampaikan amaran ini.
Nasehat rasul itu, “Sebab itu, biarlah ia yang menganggap dirinya berdiri teguh mau berjagajaga agar janganlah ia jatuh”, perkataan ini menunjukkan bahwa kita yang memiliki pekabaran itu dan yang mempunyai jaminan penuh untuk menerima “meterai Allah” dan yang akan hidup selama-lamanya, berada dalam bahaya sama seperti orang-orang Yahudi yang dahulu, karena mereka adalah keturunan langsung dari Abraham dan benar-benar merasa puas bahwa janji itu adalah milik mereka, maka mereka terlepas dari penjagaan lalu kehilangan kerajaan itu. Dengan memiliki mereka itu sebagai contoh di hadapan kita, kita harus segera bangun, agar kita pun jangan ditelan oleh raungan ular tua itu.
Setan sedang memberi kesan kepada beberapa orang yang bekerja dalam ladang pekerjaan tertentu bahwa mereka sedang bekerja lebih banyak untuk membela kebenaran itu 303 daripada orang-orang lain, tetapi mereka yang kurang bekerja sedang memungut hasil daripada yang mereka kerjakan gantinya mereka sendiri yang memungutnya.
Jika hal ini menjadi demikian, dan jika mereka percaya sepenuhnya kepada Dia yang memiliki kebun anggur itu gantinya menaruh percaya kepada penatalayanan-penatalayanan dari harta-harta-Nya untuk memperoleh upah mereka, maka mereka akan lebih berbahagia, karena ternyata Ia mengatakan, “Pengerja itu layak mendapat upahnya”, akan memberi upah kepada mereka lebih berlimpah bahkan pada pekerjaan kita yang terbaik.
Sebab itu berjagalah, dan ingatlah, bahwa tiga tahun lamanya siang dan malam aku tidak berhenti-henti dengan air mataku untuk menasehatkan setiap orang dari antara kamu. Sekarang, saudara-saudaraku, saya serahkan kamu kepada Allah dan kepada firman kemurahan-Nya, yang berkuasa meneguhkan kamu, serta mengaruniakan kepada kamu warisan bersama-sama dengan segala orang yang disucikan itu. Maka aku tidaklah tamak akan perak ataupun emas atau pakaian orang. Karena kamu sendiri pun tahu bahwa tanganku sendiri sudah berusaha mencukupkan segala keperluanku serta keperluan semua orang yang beserta aku. Dalam segala keperluanku dan keperluan semua orang yang beserta aku. Dalam segala sesuatu aku sudah menunjukkan kepada kamu teladan bagaimana yang patut kamu usahakan untuk menolong orang yang lemah, lalu mengingat perkataan Tuhan Yesus seperti yang dikatakan-Nya sendiri, “Bahwa lebih banyak berkat kepada yang memberi daripada yang menerima.” Setelah Paulus berkata demikian, lalu menangislah mereka semua dan merangkul leher Paulus serta menciumnya.” (Kisah Para Rasul
Tentu kamu tahu, bahwa Setan pada satu pihak sudah bertekad untuk melipatgandakan “lalang” di antara “gandum”, dan pada pihak lain Kristus berusaha untuk menahan mereka di luar.
Perkara ini benar-benar berlaku pada zaman ini sementara Ia “sedang memegang pemerintahan pada tangan-Nya sendiri”; dan karena sekarang Ia memberi jaminan kepada kita, bahwa sesudah waktu itu, sementara “orang-orang yang tidur” itu sudah hampir bangun, maka “tidak ada lagi orang yang tidak bersunat dan yang najis masuk ke dalammu.” (Yesaya 52 : 1). Janji-Nya itu akan menjadi kenyataan -- Ia hanya akan mengutus ke kebun anggur-Nya orang-orang yang mau mengakui secara terang-terangan melalui pekerjaan mereka untuk mematuhi perintah-Nya sehingga mereka benar-benar menaruh kepercayaan hanya kepada-Nya -- “tidak ada bekal berupa emas, atau perak, atau tembaga dan pundi-pundi mereka, juga tidak membawa uang dalam perjalanan, ataupun dua helai pakaian, atau dua pasang sepatu, dan juga tidak membawa
Roh Nubuat mengatakan : “Hanya mereka yang telah berdiri teguh dan yang mengalahkan cobaan dengan kekuatan Dia Yang Maha Kuasa yang akan diijinkan untuk mengambil bagian dalam pekabaran ini, apabila ia itu berkembang menjadi “Seruan Keras.” -- “Review and Herald”,
Allah telah menempatkan saya di dalam suatu kedudukan yang sangat bertanggung jawab, dan menyadari kelemahan dan ketidakmampuan saya sebagai manusia untuk dapat melakukan kewajiban saya dengan benar sedikit-dikitnya dalam kedudukan penting di dalam pelayanan- Nya maka saya tidak dapat menyimpang dari perintah-Nya bahkan seinci pun, apapun yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh orang-orang lain, dan walaupun sebahagian orang mengira bahwa saya dipersalahkan karena tidak mengikutsertakan mereka dalam pekerjaan itu, namun saya hanya dapat berjalan sejauh Ia memimpin saya. Oleh sebab itu, tak salah lagi mereka sendiri menempatkan kesalahan itu kepada saya sendiri, mereka juga sedang bersungut-sungut kepada Kristus bukan kepada saya.
Meskipun mereka tidak ada dalam kantor 304 ini untuk menyaksikan apakah kami ada menawarkan bantuan keuangan sebelum orangorang dapat dimanfaatkan dan pergi bekerja dan membuktikan diri mereka sendiri adalah orangorang yang dapat dipercaya pada pelayanan Kristus dan bahwa mereka sudah dipanggil oleh- Nya, adalah benar bahwa kami begitu sibuk mengupahi orang untuk pekerjaan itu sehingga sama sekali kami tidak akan mempunyai waktu untuk mengerjakan hal-hal lain. Tetapi perlu kamu tahu, saudara-saudaraku, bahwa dari antara mereka ada sejumlah besar orang-orang yang bekerja bukan untuk jiwa-jiwa, melainkan mereka bekerja untuk mengharapkan “upah” -- yaitu kelas orang-orang yang tidak dapat diterima dalam pelayanan Kristus. Selain itu, gagasan semacam itu akan membutuhkan dana yang tidak sedikit jumlahnya, sedangkan kami tidak mempunyai apa-apa, dan karena ternyata kami tidak mempunyai apa-apa maka hal itu membuktikan bahwa Kristus menghendaki kami pergi ke kebun anggur-Nya tanpa membawa emas, perak, atau pun tembaga, dan karena kami yang menuruti perintah itu tidak kekurangan “apapun” (Lukas 22 : 35) maka pengalaman kami membuktikan bahwa Dialah yang memberikan kepada kami “makanan kami sehari-hari.” (Matius 6 : 11.)
Pekerjaan kami sangat banyak bagi setiap orang atau setiap rombongan, dan ladang pekerjaan itu cukup luas bagi “dua ratus juta … orang-orang pasukan berkuda” (Wahyu 9 : 16), sedangkan para pengerja hanya sedikit sekali, sangat sedikit sekali, dan kebanyakan dari antara saudara-saudara kita tidak menyadari apa yang dilakukan untuk memajukan pekerjaan itu. Mereka mengira bahwa perpuluhan yang datang ke kantor ini hanya diperuntukkan untuk menyokong keperluan-keperluan kami yang bersifat sementara dan dikiranya kami sudah menyimpan perpuluhan yang banyak, waktu yang menyenangkan, namun sekiranya mereka berada di tempat kami, maka kebanyakan dari antara mereka tidak akan dapat menghadapi cobaan-cobaan di dalamnya, walaupun hanya satu bulan.
Kita sebagai anggota MAHK yang sedang “dirampok dan dijarahi” tidak berkuasa menempatkan suatu lingkaran cahaya kesucian di sekeliling perpuluhan itu, supaya tampak bahwa ia itu tidak dapat digunakan untuk hal-hal lain
4 selain untuk memberi makan, memberikan rumah, dan memberikan pakaian para pendeta yang bukan hanya mengambil perpuluhan tetapi juga mengambil persembahan-persembahan dan pemasukan-pemasukan persekutuan lainnya, dan kita semua setuju tanpa ada pertanyaan, sama butanya seperti kelelawar-kelelawar yang tidak dapat melihat pada siang hari, yang berteduh di bawah muatan dan meningkatkan berbagai target; tetapi sekarang pada waktu “gulungan surat itu sedang terbuka”, dan mata kita sudah dibukakan, sebahagian orang telah menunjukkan perbuatan yang ekstrim yang lain; dan karena Setan telah mengelabui kita melalui para pemimpin sidang MAHK sementara ia telah memperoleh organisasi gereja di dalam cengkeramannya dengan kepala dan kakinya ia mendesak lalu memberikan segala sesuatu yang kita miliki, maka sekarang melalui rencana kejahatannya itu ia sedang mendorong para penganut Kebenaran Sekarang untuk menahan segala harta mereka! Pada mulanya ia memaksa mereka supaya mereka bermurah hati (dermawan) tetapi kemudian sifatnya yang kikir membuktikan lebih banyak bahwa organisasi gereja telah terjual kepadanya, dan bahwa kita mempunyai kebenaran mengenai jam. Kemudian juga, dengan memaksa kita seperti halnya zaman dahulu untuk menghasilkan batu-batu bata, sehingga membuat conference-conference salah menggunakannya, maka kekuatan umat Allah sedang dirampas, sedangkan sekarang ini ia (Setan) sedang menyarankan kepada para penganut Kebenaran Sekarang supaya mereka menahan harta-harta mereka dan inipun adalah merupakan satu usaha menghalangi pemberitaan pekabaran pemeteraian itu, yang juga merampok umat Allah. Demikianlah dalam dua contoh di atas ia berusaha untuk melemahkan garis pertahanan Kristus lalu memperkuat pertahanannya sendiri.
Uang-uang pemasukan dari persembahan kita sangat sedikit, sedangkan pekerjaan kita lebih 305 banyak membutuhkan sarana-sarana yang lebih besar ukurannya daripada yang dibutuhkan oleh organisasi gereja karena ternyata kita tidak mempunyai peralatan apapun, dan sekarang kita harus membeli dan membangun segala sesuatu yang kita perlukan untuk menyampaikan pekabaran ini kepada sidang. Di samping itu, kami sedang membagikan lima buah traktat, membagikan buku “Symbolic Code”, dan membagikan banyak sekali buku-buku, dan lain-lain, yang semuanya itu diberikan secara cuma-cuma, padahal organisasi memungut segala sesuatu namun tidak memberi imbalan apapun -- kita harus membayar artikel-artikel yang mereka tulis untuk menjalankan pekerjaan missionari dengan harga yang tinggi, namun mereka tetap masih kekurangan.
Sekiranya kami telah mendesak saudarasaudara kita yang menganut Kebenaran Sekarang untuk menyediakan segala sarana oleh mana kami dapat meneruskan pekerjaan itu di samping memberi makan kepada kami, maka mereka sudah akan memberikan suatu perpuluhan kedua, bukan hanya suatu sepersepuluh dari penghasilan mereka tetapi dua kali lipat lebih daripada itu, dan sebelum mereka menerima pekabaran itu, juga, karena kami telah memulai pekerjaan itu tanpa ada pengikut sama sekali. Dengan sendirinya, sekiranya kami terus menunggu mereka, maka pekerjaan itu tidak akan pernah dimulai. Oleh sebab itu, saya beserta Saudari Charboneau dan Saudari Hermanson telah dipaksa untuk melakukan hal-hal yang tidak mungkin dapat kami kerjakan untuk menyebarkan pekabaran itu dan menumbuhkan minat orang banyak, tetapi kira-kira tiga tahun kemudian, pada waktu sejumlah kecil orang-orang bertobat akhirnya mengambil pendirian yang teguh dan mulai membayar perpuluhan mereka untuk memajukan Kebenaran Sekarang, sekiranya saya telah mengatakan, “Tidak”, perpuluhan itu adalah suci -- perpuluhan itu hanyalah untuk keperluan saya dan untuk keperluan kedua saudari yang telah menolong merintis pekerjaan ini”, sehingga dengan demikian pekabaran itu sama sekali tidak akan berkembang dan orang banyak yang sekarang menyambut Kebenaran itu dengan gembira akan tetap masih di dalam kegelapan, dan disamping itu, perpuluhan yang sekarang diterima oleh perbendaharaan Kebenaran Sekarang, akan diambil oleh para penentang pekabaran itu dan menggunakannya sebagai satu cambuk untuk mencegah pemeteraian orangorang kudus itu.
Sebahagian dari antara saudara-saudara kita mengira bahwa kami sedang menerima cukup banyak perpuluhan untuk memberi makan para pengerja dan untuk membayar sebidang tanah di Gunung Karmel, untuk membangun “perumahan [camp]”, dan lain-lain, dan itulah sebabnya sekarang mereka sangat bersemangat menyampaikan keberatan-keberatan mereka dan perintah-perintah tentang bagaimana menggunakan perpuluhan itu seakan-akan mereka lebih tahu daripada orang-orang yang Allah tempatkan pada pucuk pimpinan pekerjaan itu dan Yang telah memerintahkan supaya mereka hanya mengikuti saja. Mereka mengira bahwa perpuluhan itu hanya akan digunakan untuk menyokong keperluan para pengerja tetapi mereka sendiri tidak pernah memberikan sebahagian harta milik mereka disamping perpuluhan, dengan mana ia itu dapat digunakan membeli tanah, untuk membangun gedung, dan untuk membeli perlengkapan kantor yang diperlukan dan membeli tanah pertanian. Tidak, bahkan mereka tidak pernah memberikan untuk biaya mencetak bukubuku itu yang diberikan secara cuma-cuma, atau biaya perangko untuk membagi-bagikannya, dan lain-lain.
Barangkali benar-benar kita akan merasa puas jika saudara-saudara ini mau mengirimkan kepada kami sebahagian dari uang mereka dengan mana kami dapat membayar segala peralatan ini agar kami tidak akan menggunakan perpuluhan itu, tapi sebaliknya, sebahagian dari antara mereka merasa ragu dengan dalih di bawah kepura-puraan rasa takut kalau-kalau kami menggunakan sebahagian daripadanya untuk keperluan sesuatu disamping memberi makanan dan pakaian para pengerja atau 306 pendeta-pendeta. Tetapi biarlah terlebih dahulu mereka melaksanakan kewajiban mereka sebelum mereka menyuruh kami untuk menghentikan kewajiban kami, karena pekerjaan Tuhan itu tidak menghendaki kemunduran atau kelambatan, sekalipun ia itu menuntut perpuluhanperpuluhan dan persembahan-persembahan kita, dari simpanan yang ada di bank, dari rumah, atau tanah, atau dari segalanya, ya, bahkan dari hidup kita juga. Tanpa memperhatikan apa yang dituntutnya, maka kita harus memberitahukan “hari Tuhan yang besar dan mengerikan” itu.
Di satu pihak mereka menuduh kami salah menggunakan perpuluhan itu, sedangkan di pihak lain mereka sedang merampok Allah karena mereka menggunakannya sendiri! Seandainya kami bersalah, apakah kesalahan kami itu akan membuat mereka menjadi benar? Apakah saya bukan seorang pembayar perpuluhan sehingga mereka akan dibenarkan untuk tidak mengindahkan pekabaran yang saya sampaikan, tetapi mereka juga tidak akan dibenarkan karena tidak memperhatikan nasehat mereka yang dikiranya bijaksana jika mereka menahan perpuluhan Tuhan itu dan jika mereka menggunakannya sendiri?
Lebih jauh, secara terus terang kami dapat dengan bebas mengatakan bahwa perpuluhan itu tidak cukup untuk membayar setiap keperluan yang berkaitan dengan pekerjaan itu, demikian juga persembahan-persembahan tidak cukup untuk membayar buku-buku dan surat menyurat yang dikirimkan secara cuma-cuma, akibatnya saya telah ditimpa oleh hutang, dan Allah telah membuatnya menjadi mungkin sehingga pelaksanaan pekerjaan itu seterusnya tanpa terganggu, maka hendaklah mereka benar-benar mengetahui bahwa sekiranya kami belum menggunakan satu sen pun dari perpuluhan untuk membeli tanah itu, dan jika mereka mau agar kami 5 membayar tanah itu dengan uang lain disamping perpuluhan, maka mereka boleh mengirimkan $ 7,000 untuk membayarnya dan saya yakin bahwa kami tidak akan mengecewakan keinginan hati mereka oleh menolak untuk menerima persembahan sukarela mereka kepada usaha yang baik ini. Akan tetapi, jika mereka menghendaki agar kami menggunakan semua perpuluhan itu kepada keperluan pengerja saja dan tidak dapat digunakan untuk membeli tanah untuk membangun “perumahan” ini (camp) demi kepentingan baik untuk pendeta-pendeta maupun anggota -- dan jika mereka sepenuhnya mau menguji motif-motif mereka, maka saya yakin bahwa mereka akan menemukan dirinya sedang menggantungkan panji-panji di atas tonggak “kepentingan diri mereka sendiri”, gantinya di atas Salib Golgota!
Pastikanlah, hai saudara-saudaraku, supaya engkau tidak terdapat di antara orang-orang yang Allah sebutkan melalui tulisan nabi, yang mengatakan : “Dan engkau anak manusia, bani bangsamu masih membicarakan tentang engkau dekat tembok-tembok dan pada pintu-pintu rumah, dan berkata satu sama lain, yaitu setiap orang dengan saudaranya, mengatakan, Datanglah, aku mohon padamu, dan dengarlah apa yang difirmankan Tuhan. Maka mereka itu pun datang seperti suatu umat yang datang, dan mereka duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, dan mereka akan mendengarkan perkataanmu : namun mereka tidak mau melakukannya : karena dengan mulut mereka mengatakan cinta kasih, tapi hati mereka mengejar keuntungan yang haram. Sungguh, bagi mereka engkau seperti seorang yang menyanyikan syair cinta dengan suara yang merdu dan yang pandai memainkan kecapi, mereka mendengar apa yang engkau ucapkan, tetapi sama sekali mereka tidak melakukannya. Dan apabila hal ini terjadi, (memang, itu akan datang) maka mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi sudah ada di tengah-tengah mereka.” (Yeheskiel
“Paulus adalah seorang rasul yang diilhami, namun Tuhan tidak mengungkapkan kepadanya dalam setiap waktu keadaan umat-Nya yang sebenarnya. Mereka yang berminat pada kemakmuran gereja, dan yang melihat setan-setan menyusup ke dalamnya, menggambarkan hal itu di hadapannya, dan dari terang yang diterima sebelumnya, telah dipersiapkan untuk mem- 307 pertimbangkan sifat yang sebenarnya dari perkembangan-perkembangan ini. Oleh karena Tuhan tidak memberikan kepadanya suatu wahyu yang baru untuk masa yang dikhususkan itu, maka orang yang sungguh-sungguh mencari terang tidak akan mau mengabaikan pekabarannya sebagai suatu surat biasa saja. Sesungguhnya, tidak. Tuhan telah menunjukkan kepadanya kesukaran-kesukaran dan bahaya-bahaya yang akan menimpa ke dalam gereja, sehingga pada waktu semuanya itu akan timbul, maka benarbenar ia akan dapat mengatasinya.
“Ia telah ditakdirkan untuk pertahanan gereja; maka ia akan menjaga jiwa-jiwa sebagai satu laporan yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah : dan apakah Ia tidak akan memperhatikan laporan-laporan yang berkenaan dengan kekacauan dan perpecahan mereka? Dapat dipastikan; bahwa teguran yang ia tujukan kepada mereka telah dituliskan sesuai dengan ilham dari Roh Allah dalam setiap teguran yang ada dalam surat-suratnya. Tetapi ketika teguranteguran itu datang, sebahagian dari antara mereka tidak mau bertobat. Mereka mengambil pendirian bahwa Allah tidak ada berbicara kepada mereka melalui Paulus, bahwa ia semata-mata telah mengatakan pendapatnya sendiri sebagai manusia biasa, lalu meninggikan pertimbangan mereka sendiri lebih baik daripada pertimbangan Paulus. Demikianlah yang terjadi kepada kebanyakan dari antara umat kita yang telah jauh menyimpang dari penunjuk jalan yang mula-mula itu, dan yang telah memperturutkan pengertian mereka sendiri. “Ketika pendirian ini sudah dianut oleh umat kita, maka amaran dan teguran-teguran penting yang datang dari Allah melalui Roh Nubuat, tidak dapat lagi mempengaruhi hati mereka untuk mengadakan suatu pembaharuan dalam hidup dan tabiat mereka.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid
“Kenapa hamba-hamba Tuhan ini tidak ditegur, pada waktu kita mendengar ajaran-ajaran mereka”? Demikianlah pertanyaan yang timbul dalam hati sebahagian orang. “Sebuah pintu, telah terbuka bagi Setan untuk menggoda mereka mengenai sifat yang sebenarnya dari semua khayal itu.
“Saudara-saudara itu telah tertipu dan bersalah. Mereka percaya bahwa kami berada dalam persatuan dengan guru-guru ini, dan mengikuti semua perintah mereka pada waktu mereka semuanya bersalah. Saya telah me- nuliskan kepada pendeta-pendeta ini dengan penderitaan roh yang dalam karena saya telah melihat bahwa Allah telah disakiti oleh tindakan mereka yang gegabah. Betapa rindu hati saya melihat pengaruh pekabaran-pekabaran ini : Tetapi mereka telah mengabaikan semuanya, sehingga saudara-saudara ini tidak diizinkan untuk mengetahui apapun tentang semuanya, oleh sebab itu mereka tidak dapat menerima manfaat dari petunjuk-petunjuk Tuhan lihat cocok untuk diberikan.
Pekerjaan saya telah sangat mengecilkan hati, karena saya melihat bahwa apa yang telah direncanakan Allah tidak dikerjakan. Seringkali saya bertanya dalam rasa putus asa, Bagaimanakah saya mempertanggungjawabkan semua pekerjaanku? Saudara-saudara ini telah mengambil pendirian seperti ini : Kami percaya akan khayal-khayal itu, tetapi karena Sister White telah menuliskan semuanya dengan kata-katanya sendiri, maka kami hanya akan menerima bagian yang kami kira datang dari Allah, dan tidak akan menerima yang lain-lainnya. Jalan ini telah mereka tempuh lalu tidak mau memperbaiki hidup mereka. Mereka percaya kepada semua khayal itu, tetapi perbuatan mereka bertentangan dengan semuanya. Teladan dan pengaruh yang mereka tunjukkan telah membangkitkan keragu-raguan dalam pikiran orang-orang lain. Adalah lebih baik kepada kepentingan kebenaran sekarang seandainya mereka menolak karunia-karunia ini. Lalu umat itu tidak akan tertipu, dan tidak akan tersandung pada guru-guru yang buta ini. Kami telah berharap dan berdoa supaya mereka menjadi benar, lalu memberikan pengaruh yang baik kepada kawanan domba itu : tetapi harapan kami sia-sia, sehingga kami tidak dapat, tidak berani lagi menahan kesabaran. Maka kami telah 308 mempersalahkan gereja Allah, yang mana kami belum pernah mengatakan sebelumnya.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 233 – 234.
Pikirkanlah hal itu saudara-saudaraku. Kesaksian-kesaksian ini telah dituliskan oleh seorang yang telah mendirikan organisasi ini dan walaupun dikatakan kepada mereka bahwa, “Kesaksian-kesaksian itu adalah disahkan oleh meterai Allah atau Setan” (5 T, hal. 98), namun mereka tidak akan mempercayai semuanya, sehingga dengan demikian mereka tidak hanya mengingkari Allah tetapi juga menyebut bahwa pendiri dari organisasi mereka sendiri adalah 6 seorang pembohong namun mereka masih tetap tinggal di dalamnya! Apakah sekarang kamu mau mengikuti ketidakpercayaan mereka, setelah kamu melihat kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan?
Saya mau memberi nasehat kepada kamu, hai saudara-saudaraku, janganlah ijinkan sesuatu yang jahat, motif-motif yang mementingkan diri sendiri memasuki hatimu, atau janganlah ijinkan saran apapun yang mendorong hatimu untuk mengawasi orang-orang yang Allah telah serahi tugas mereka yang mereka lakukan, karena Ia tidak akan membiarkan pekerjaan seorangpun dari antara mereka lepas dari catatan malaikat, dan apabila akhirnya Ia datang untuk mengadakan perhitungan dengan hamba-hambaNya maka Ia tidak akan memeriksa apakah engkau dan saya terbukti benar atau mengabaikannya. Akan tetapi setan akan mencobai kamu semua sampai kepada batasnya, dan jika kamu mengawasi diri kamu sendiri maka kamu akan sangat sibuk dan tidak akan ada waktu untuk melihat apa yang dilakukan oleh orang lain.
Setan akan membuat kamu sibuk, jika ia dapat, supaya kamu mengawasi orang lain sehingga kamu lupa atau tidak mempunyai waktu untuk mengawasi dirimu sendiri. Dengan menunjuk kepada kesalahan dan kekeliruan orang-orang yang tidak dipimpin oleh Roh Allah, ia akan membuat kamu tetap merasa takut bahwa bahkan orang-orang yang dipimpin Allah Sendiri akan membuat suatu kesalahan. Demikianlah ia akan berusaha keras untuk menahan kamu supaya tetap buta terhadap kekeliruan-kekeliruan yang telah kamu perbuat atau yang mungkin akan kamu perbuat, sehingga kamu bukan hanya digiring masuk ke dalam kebinasaan kekal tetapi juga menghalangi pekerjaan Allah karena menyita waktu hamba-hamba-Nya untuk mengatasi segala kesulitan yang ada dalam barisan-barisan milik mereka. Oleh sebab itu, janganlah beri kesempatan untuk merintangi pekerjaan hambahamba Allah bagi mereka yang ingin mengetahui kebenaran itu.
Mengenai golongan pengerja-pengerja ini Kristus mengatakan : “Mereka akan mempertanyakan dan mengeritik segala sesuatu yang muncul dalam kebenaran yang sedang diungkapkan itu, mengeritik pekerjaan dan kedudukan orang-orang lain, mengeritik setiap cabang pekerjaan dimana mereka sendiri tidak turut ambil bagian. Mereka akan makan kekeliruankekeliruan, kesalahan-kesalahan dan kekurangankekurangan orang-orang lain, ‘hingga’, kata malaikat itu, ‘Tuhan Yesus akan bangkit dari pekerjaan pengantaraan-Nya dalam tempat kesucian surga, lalu akan mengenakan pada diri- Nya jubah pembalasan-Nya, lalu membuat mereka terkejut pada perayaan mereka yang tidak suci itu dan mereka akan menemukan diri mereka sendiri tidak siap bagi pesta perjamuan kawin Anak Domba itu.’ Selera mereka telah begitu rusak sehingga mereka cenderung untuk mengeritik bahkan mengeritik meja perjamuan Tuhan dalam kerajaan-Nya.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 690.
Kita mengaku bahwa kita adalah pembaharu-pembaharu -- mengarahkan perhatian saudara-saudara kita supaya memperhatikan kelemahan mereka untuk mematuhi semua ajaran Roh Nubuat itu -- tetapi akankah kita di satu pihak mau mengeritik mereka sedangkan di pihak lain kita sendiri melakukan apa yang kita anjurkan kepada mereka untuk bertobat?
309Siapa yang bersedia masuk ke dalam kebun anggur Tuhan dengan “cangkul” untuk membabat semua “rumput dan segala tanaman berduri” akan menemukan banyak yang harus dikerjakan. Oleh karena itu, masuklah ke dalam pelayanan- Nya tanpa membawa emas, perak, atau tembaga; artinya, pergunakanlah segala yang engkau miliki, kemudian berdoalah kepada-Nya maka Ia akan memeliharamu melalui perpuluhan yang merupakan milik-Nya, dan jika kami gagal melaksanakan tugas kami maka Ia akan mengambil tugas pelayanan itu dari kami lalu memberikannya kepada orang-orang lain yang tidak mau memboroskan atau menyalahgunakan uang-Nya; dan jika perpuluhan tidak ada, maka mungkin Ia akan menyuruh burung gagak untuk membawa makanan kepadamu atau membawamu barangkali ke rumah seorang janda, dan jika sarana inipun tidak tersedia, di surga banyak manna yang akan memberi kamu makan demi kelegaan hidupmu. Benar, bahkan Ia dapat mengutus seorang malaikat dengan “roti bakar, dan bulibuli yang berisi air”, lalu mempersilahkan engkau makan, “Bangunlah engkau dan makanlah; karena perjalananmu masih sangat jauh”, dan jika Ia melihat keadaannya cocok, maka Ia akan membuat hal itu mungkin bagimu untuk pergi “dalam kekuatan agar makanan itu membuat engkau kuat selama empatpuluh hari dan empatpuluh malam untuk menuju Gunung Horeb gunung Allah itu” dimana engkau dapat memperoleh makanan yang lebih banyak. (1 Raja-Raja 19 : 7, 8.)
Bagaimana juga, jika engkau berlaku benar kepada-Nya maka Ia tidak akan membiarkan engkau kelaparan meskipun seluruh dunia kelaparan. Jualkanlah semua hartamu dan “berikanlah kepada orang miskin”; artinya, berikanlah kepada orang-orang yang miskin akan pekabaran itu dan yang hampir binasa karena kurangnya pengetahuan.” Apakah kamu sekalian saudara-saudaraku, yang kini “memiliki perolehan yang banyak” akan pergi dengan dukacita?
“Aku melihat bahwa sebahagian umat Allah telah berlaku bodoh dan tertidur, dan setengah sadar; mereka tidak dapat menyadari pada zaman mana sekarang mereka hidup, dan juga tidak mengetahui bahwa orang yang “memegang sapu” itu telah masuk, sehingga sebahagian orang yang berada dalam bahaya akan disingkirkan keluar. Aku memohon kepada Yesus supaya menyelamatkan mereka, dan bersabar untuk memberi mereka sedikit waktu lagi supaya mereka dapat melihat bahaya yang mengerikan itu, agar mereka boleh bersedia sebelum ia itu akan menjadi sangat terlambat untuk selama-lamanya. Malaikat itu berkata, ‘Kehancuran itu sedang datang bagaikan angin topan.’ Saya memohon kepada malaikat itu supaya dia menaruh kasihan dan menyelamatkan orang-orang yang mengasihi dunia ini, yaitu semua orang yang terikat kepada harta kekayaan mereka dan yang tidak mau berpisah daripadanya, gantinya mau mengorbankannya untuk mempercepat para utusan itu memberi makan domba-domba yang kelaparan dan yang sedang akan binasa karena kebutuhan makanan rohani.
“Sementara saya memandang kepada jiwajiwa yang malang itu dan yang hampir mati karena membutuhkan kebenaran sekarang, serta melihat beberapa orang yang mengakui kebenaran sedang membiarkan diri mereka mati oleh menahan harta-harta mereka yang diperlukan untuk memajukan pekerjaan Allah, pemandangan itu sangat memilukan, sehingga saya memohon kepada malaikat itu supaya penglihatan itu dijauhkan dari pemandangan saya. Aku melihat bahwa apabila Allah bermaksud untuk meminta sebahagian dari harta milik mereka, maka seperti orang muda yang datang kepada Yesus (Matius 19 : 16 – 22), mereka akan pergi dengan hati yang duka; dan bencana banjir akan segera melanda semua harta dunia dan menyapu bersih semua kekayaan yang mereka miliki, dan kemudian ia itu sudah akan sangat terlambat untuk mengorbankan harta dunia, dan menyimpan harta di surga.” -- “Early Writings”, hal. 48, 49.
Undangan berikut ini ditujukan bagi kamu : “Marilah kepada-Ku, hai kamu sekalian yang berletih lesu dan berbeban berat, maka Aku akan 310 memberikan istirahat kepadamu. Pikullah kuk yang Aku pasang serta belajarlah kepada-Ku : karena Aku lemah lembut dan rendah hati : dan jiwamu pun akan memperoleh istirahat. Sebab kuk yang Aku pasang itu mudah dan beban-Ku pun ringan. (Matius 11 : 28, 30.)
7
Sepuluh orang pembayar perpuluhan yang ditobatkan akan menyerahkan sejumlah perpuluhan yang sama banyaknya dengan seluruh penghasilan yang diperoleh salah seorang dari antara mereka dan jika mereka dapat hidup sebanyak biaya hidupmu, dan jika perpuluhan itu diambil dua kali dari biaya hidup mereka untuk biaya hidupmu, maka yang perlu engkau lakukan adalah supaya pergi menarik sepuluh jiwa lagi pembayar-pembayar perpuluhan. Kemudian selama engkau bekerja dalam pelayanan Kristus dan tidak mempunyai pekerjaan lain, dan selama mereka yang duapuluh orang itu masih tetap setia membayar perpuluhan maka engkau akan memperoleh penghasilan yang tetap. Saya tidak mengetahui cara mengatur hidup yang lebih mudah daripada cara ini. Bagaimana dengan pendapatmu? Dan juga sama sekali tidak ada keraguan apapun untuk memperoleh sukses dalam menarik jiwa kepada Kristus asalkan hatimu benar kepada Allah, dan jika engkau bekerja dengan maksud memajukan Kerajaan-Nya, bukan bermaksud mencari “roti dan ikan” dan kehormatan diri. Itulah yang menjadi jaminan bagimu untuk memasuki pelayanan Kristus -itulah satu bukti bahwa Allah telah menerima pandanganmu terhadap kebenaran itu, pelayananmu diterima, dan engkau telah membuat “panggilan dan pemilihanmu menjadi pasti.”
SATU TANDA KEMUNDURAN
Sidang sedang berdiri pada lembah dari sebuah bukit yang tinggi dan sedang membunyikan trompet kemundurannya, dan tanpa disadari ia sedang mengumumkan bahwa Pekabaran Malaikat yang Ketiga itu telah diambil daripadanya! Itulah sebabnya, dengan hati yang hancur Gunung Karmel memandang ke tempat terpencil ini sama seperti yang dilakukan oleh Raja “yang rendah hati” itu ketika Ia menangis di atas gunung Zaitun sementara Ia memandang ke bawah ke atas kota Yerusalem yang dahulu -kata-kata itu diulangi sebagai berikut :
“Oh Yerusalem, Yerusalem, engkau yang telah membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu, betapa sering Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam yang mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau! Lihatlah, Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga engkau akan berkata, Diberkatilah Dia yang datang dalam
Tanda selamat datang yang telah ditempatkan pada dinding sebuah gereja kecil kaki Gunung Karmel selama bertahun-tahun, telah diganti dengan tulisan yang lain sebagai berikut :
PEMBERITAHUAN
Di sini diberitahukan kepada khalayak ramai bahwa semua pertemuan umum di gereja ini akan ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Semua pertemuan yang diadakan di gereja ini akan diundang secara pribadi hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hak masuk untuk pertemuan pribadi hanyalah melalui undangan Pendeta saja.
Tertanda
Majelis Pengurus Gereja
B.L. Hassenpflug
Pendeta -- Ketua
Kartu masuk :
Anda diundang untuk menghadiri pertemuan
yang bersifat pribadi di Gereja Masehi Advent
Hari Ketujuh pada pukul 7.30 malam hari
Rabu … dan pada pukul 9.30 pagi, tanggal
Pendeta B.L. Hanssenpflug
Dilarang Masuk Tanpa Kartu Ini
311Kartu ini hanya diberikan kepada anggotanya yang setia tetapi buta rohani, kartu-kartu itu harus diberikan kepada penjaga-penjaga pintu, baru diijinkan masuk sedangkan orang yang tidak mendapatkan kartu itu dibiarkan di luar dengan dalih bahwa pertemuan Sabat itu adalah pertemuan pribadi, dan hanya untuk anggota saja, yang berarti mereka membuat undang-undang mereka sendiri lalu melarang semua orang yang menunjukkan simpati kepada ajaran-ajaran “Tongkat Gembala” itu.
Namun demikian, sementara orang-orang yang dikucilkan itu sedang duduk di dalam sebuah taman kecil milik umum dan hanya beberapa yard dari pintu masuk ke gereja, dan sedang memperbincangkan pelajaran sekolah Sabat mereka, ketua conference beserta pendeta telah mempengaruhi orang-orang malang, dan lapar itu, serta menggunting bulu domba yang kelaparan itu supaya memecat seorang saudara yang mengakui bahwa ajaran “Tongkat Gembala” itu adalah sesuai dengan “hukum torat dan kesaksian” dan juga memecat seorang saudara yang lain karena menolak untuk tidak menghubungi satu keluarga pengikut “Tongkat Gembala” yang merupakan anggota yang terkemuka dari gereja Waco, dan apabila ia beserta anak dan isterinya berada dalam gereja pada Sabat itu, kami yakin bahwa mereka akan dipecat juga, karena mereka merasa simpati kepada saudara tersebut. Meskipun disatu pihak kami merasa sangat sedih seperti yang dialami oleh bapa yang murah hati itu dari anak yang hilang, namun dipihak lain kami merasa berbahagia dan mengucapkan terima kasih kepada Bapa kita yang di surga karena ia mendengar doa kami dan doa saudara-saudara yang oleh paksaan sedang merampok kami akan hak kepemilikan gereja, karena sebagai upahnya orang-orang yang terakhir dipecat ini telah ditambahkan kepada rombongan kami dan pada pihak Tuhan Ia telah melemahkan kekuatan musuh serta memperkuat kekuatan umat-Nya.
Demikianlah sebagaimana biasanya, tanpa memandang kepada apa yang dapat diusahakan oleh seseorang untuk menentang Kebenaran itu, namun pada kenyataannya ia hanya dapat meninggikan maksud kebenaran Roh Allah, dan melihat kepada keadaan zaman ini, maka Daud sudah mengatakannya dengan tepat :
“Maka dari langit Engkau mengeluarkan keputusan hukum, sehingga bumi pun gementar dan terdiam, yaitu pada waktu Allah bangkit untuk menghukum, lalu menyelamatkan semua orang yang rendah hati di bumi. Selah. Sesungguhnya amarah manusia akan menjadi pujian bagi-Mu; dan sisa amarahnya akan Engkau tahankan.”
Hati kami putus asa ketika kami memikirkan pengalaman yang menyedihkan ini, karena sekiranya kami tidak melihat perlakuan-perlakuan yang bersifat Farisi ini dengan mata kami sendiri
8 maka kami mungkin tidak akan pernah percaya bahwa organisasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sendiri sedang menganjurkan kebebasan beragama oleh orang-orang yang memakaikan sebuah jubah MAHK tetapi yang telah diilhami dengan roh kekejaman paus-paus!
Demikianlah firman Tuhan semesta alam; Kuatkanlah tanganmu, hai kamu yang pada hari ini mendengar segala perkataan yang diucapkan oleh nabi-nabi yang mengatakan, pada hari dasar rumah Tuhan semesta alam diletakkan, maka Bait Suci itupun boleh dibangun. Sebab sebelum waktu itu tak ada manusia maupun binatang yang dapat diupah; dan juga tidak aman bagi mereka untuk masuk dan keluar rumah karena banyaknya bencana : sebab Aku juga mengadakan pertentangan kepada semua manusia antara setiap orang melawan tetangganya. Tetapi sekarang Aku tidak akan berlaku demikian kepada orang yang lagi tinggal dari bangsa ini seperti yang dahulu, demikianlah firman Tuhan semesta alam. Karena benih itu akan mengeluarkan hasil; dan pokok anggurpun akan mengeluarkan buah, dan hasil bumi akan berlimpah, dan langitpun akan menurunkan hujan; dan Aku akan menyebabkan yang sisa dari bangsa ini untuk memiliki segala perkara ini.” (Zakharia 8 : 9 – 12.)
312“PUJILAH DIA YANG
MEMBERIKAN SEGALA BERKAT”
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya telah membaca buku, “Sebuah Jawaban Kepada Tongkat Gembala”, dan harus mengakui bahwa buku itu telah menambah keyakinan saya kepada ajaran “Tongkat Gembala” itu. Maka jika mungkin, Tolong kirimkanlah kepada saya setiap terbitan dari buku “Symbolic Code” itu.
(Tertanda) BEN GARRETT
East Jamestown, Tennesse
Saudara yang kekasih :
Baru saja saya menerima dan membaca traktat kecil yang berisikan nubuatan Yeheskiel, yaitu traktat yang terbaik yang pernah saya baca. Jika saudara mempunyai traktat-traktat yang lain yang bagus tolonglah kirimkan kepada kami.
(Tertanda) E. TAYLOR
Cherryvale, Kansas
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya belum pernah menuliskan penghargaan saya atas pekabaran yang sangat menakjubkan ini. Sesungguhnya Allah sangat bermurah hati kepada umat-Nya yang memberontak.
Saya merasa berbahagia lagi karena satu tahun setelah saya menerima pekabaran ini, saya kira hati saya mau remuk ketika orang-orang dengan siapa aku bergaul tidak mau berbicara lagi kepadaku … penderitaan itu hampir-hampir tidak dapat lagi saya tahan, namun saya tahu bahwa saya harus sabar. Saya harus menderita, karena saya tidak dapat menyangkal Allahku … Adakah traktat yang baru yang dapat menolong saya dalam hal ini? Bukankah kita akan diminta untuk sesuatu yang berarti? Saya mengira saudara tidak akan harus demikian, karena saya merasakan panggilan itu tiap hari seolah-olah kamu yang telah memintanya.
Saya menantikan terbitan “Symbolic Code” karena saya ingin “Membaca”nya.
(Tertanda) MRS. NAOMI HINDMAN
Sheridan, Wyoming
Saudara Houteff yang kekasih :
Benar-benar saya kagum dan mencintai pekabaranmu sehingga saya yakin bahwa Allah memberkati saudara dan pekerjaan saudara. Saudara kita Vories telah membawa pekabaran itu ke tempat kami sehingga terjadi suatu kegemparan; banyak orang yang sedang menerimanya dan saya berdoa kepada Allah supaya jangan seorang pun yang menolaknya. Akan tetapi, saya yakin bahwa perpecahan akan terjadi di antara kami; tetapi pekabaran pemeteraian itu akan menemukan berapa banyak yang berada di pihak Tuhan.
Saudara Vories dan saya sendiri mengajarkan “Tongkat Gembala” itu dan mempersiapkan mereka sedikit demi sedikit. Tetapi akhirnya kami harus mengatakan kepada mereka mengenai pekabaran itu, dan saya ingin mengatakan (terima kasih kepada Allah) bahwa lebih dari dua pertiga dari antara kami telah menyambutnya.
Tetapi sekarang pendeta sidang telah melarang kami untuk mengadakan pertemuanpertemuan sehingga saudara dapat melihat, bahwa orang-orang yang kini mengaku umat Allah, sama seperti umat-Nya yang dahulu tidak mau mengindahkan ajaran itu.
Saya telah belajar lebih banyak tentang pekabaran Tiga Malaikat melalui Tongkat Gembala Jilid Satu daripada semua pelajaran yang pernah saya pelajari sebelumnya, dan saya lebih berbahagia karenanya.
Berdoalah untuk kami maka sesegera mungkin kami dapat, kami akan mengirimkan 313 sejumlah uang untuk membantu pekerjaan Allah yang besar ini.
Allah berkata : “Dengarkanlah, Hai Saudarasaudaraku yang kekasih, Bukankah Allah tidak memilih orang yang miskin iman di dunia ini, untuk mewarisi kerajaan yang telah dijanjikan kepada mereka yang mengasihi Dia?”
(Tertanda) L.F. OTTO
Logansport, Indiana
DIPUKUL JATUH
TETAPI MASIH SANGGUP
MEMPERTAHANKAN MILIKNYA
Saudara B menuliskan keberatan-keberatan berikut ini terhadap “Tongkat Gembala” itu, yang bukan bermaksud menentang kebenaran seperti yang dilakukan oleh imam-imam dan guru-guru pada zaman Kristus, tetapi adalah untuk menjelas-kan kepadanya sendiri semua maksud musuh-musuh “Tongkat Gembala” yang berusaha me-ngacaukan dan mengganggu pekabaran pada saat ini.
Keberatan No. 1 : “Dikatakan bahwa agak sukar bagi saya untuk memahami seluruh tuntutan Saudara Houteff terhadap ilham, dan seluruh sistem penafsirannya tergantung atas kesempurnaan pada setiap pokok masalah karena dengan demikian ia membuat hal itu mungkin untuk seluruh bentuk penafsiran itu akan hanyut dengan cepat melalui satu kesalahan yang boleh saja dibuat oleh alat manusia. Sebagai contoh, dalam Tongkat Gembala Jilid 1, hal. 333, 334, bahasa Inggris, ia memberikan berbagai-bagai contoh penggunaan lambang dari bilangan hurufhuruf dalam istilah-istilah tertentu, yang ia katakan merupakan sistem penafsirannya. Tetapi sayang dalam bahasa Ibrani, bilangan huruf yang ditentukan untuk huruf hidup tidak terdapat dalam 9 bahasa Ibrani, yang ditambahkan ke dalam istilah terjemahan bahasa Inggris. Maka menurut kepada keadaan-keadaan yang ia buat sendiri, kesalahan yang satu ini akan membuat seluruh sistem penafsirannya tidak berlaku dan akan menghancurkan semua pengakuannya kepada ilham. Saya tidak bermaksud agar Saudara Houteff terlibat kepada keadaan-keadaan seperti itu.”
Jawab : “Tongkat Gembala” itu tidak ada mengatakan bahwa bilangan huruf-huruf yang disebut di atas terdapat dalam segala bahasa dunia termasuk bahasa Ibrani -- tetapi adalah benar, bahwa menurut peraturan ejaan bahasa Inggris, pelajaran yang diambil dari lambang bilangan huruf-huruf dalam istilah-istilah yang ditanyakan adalah sempurna; dan karena “Tongkat Gembala” itu tidak ada mengatakan bahwa semua istilah ini disusun dengan bilangan huruf yang sama yang terdapat dalam peraturan ejaan semua bahasa dunia, maka sekarang ia itu masih tetap berdiri di atas kakinya sendiri untuk menghadapi pertanyaan ini sebagaimana ia menghadapi tantangan dan penolakan yang ditujukan kepadanya lima tahun yang lalu.
Selain itu, bahkan walaupun tuntutan Saudara B benar bahwa Allah tidak melakukan apapun dengan pelajaran yang diperoleh dari bilangan huruf yang berisikan istilah, namun tuntutannya itu tidak dapat menyingkirkan kenyataan bahwa sejauh hanya bahasa Inggris itu yang dihubungkan, maka “Tongkat Gembala” itu tetap benar dan bebas dari celaan walaupun kesempurnaan menurut bilangan hanya muncul secara kebetulan. Akan tetapi, saya mau mengucapkan pujian kepada Allah, karena selama saya menggunakan semua alat untuk menjelaskan kebenaran dan meninggikan Firman itu, maka saya yakin bahwa pada hari penghakiman itu semua yang saya kerjakan akan dibenarkan daripada pekerjaan dia yang mengkaitkan pekerjaan Allah kepada suatu kesempatan. Namun demikian, Alkitab menyokong semua pengakuan “Tongkat Gembala” itu karena tidak ada perkara yang tersembunyi kepada Allah dan “semuanya terbuka di hadapan mata Dia yang kepada-Nya kita harus memberi pertanggungan jawab.” (Ibrani 4 : 13.)
Karena bahkan setiap rambut di kepala kita 314 pun adalah terhitung (Matius 10 : 30) maka saya yakin bahwa Allah telah mengetahui peraturan ejaan bahasa Inggris sebelum orang-orang yang berbahasa Inggris itu mengucapkannya, dan karena Ia juga telah mengetahui bahwa Ia akan menggunakan bahasa Inggris gantinya bahasa Ibrani untuk mengungkapkan kebenaran yang dimuat dalam “Tongkat Gembala” itu, maka Ia memerintahkan kepada nabi Yesaya untuk menuliskan kata-kata ini demikian :
“Dengan bibir yang gegapan dan dengan bahasa yang lain Ia akan berbicara kepada bangsa ini.” (Yesaya 28 : 11). Jika lambang bilangan huruf itu terdapat dalam ejaan bahasa Ibrani gantinya terdapat dalam ucapan bahasa Inggris, maka akan sukar untuk menemukannya dan bukan lagi merupakan sesuatu yang sangat ajaib; artinya, tidak menunjukkan bahwa Allah telah mengetahui terlebih dahulu bahasa yang Ia akan gunakan untuk menggenapi Yesaya 28 : 11 pada “pengungkapan gulungan surat” itu.
Oleh sebab itu, di sini terlihat bahwa apabila seseorang masuk ke dalam terowongan tambang kebenaran yang dalam maka kenyataankenyataan tidak akan membuat sistem penafsiran “Tongkat Gembala” itu “tidak berlaku”, atau semuanya tidak akan “membatalkan pengakuan interpretasinya”, tetapi sebaliknya akan mendukung sepenuhnya.
Keberatan No. 2, mengatakan, “Saudara Houteff mengutip Kesaksian-Kesaksian dan mengatakan akibatnya terhadap penyalahgunaan kepemimpinan, dan tulisan-tulisannya itu berbentuk suatu himpunan kutipan-kutipan yang tidak terhingga dari Roh Nubuat, tetapi ada alasan untuk takut bahwa kepadanya hak-hak perorangan adalah berarti sebagaimana semua itu berarti kepada Panitia General Conference, artinya, hak-hak yang dimiliki seseorang bukanlah hak orang-orang lain. Percaya sebagaimana yang ia percayai bahwa pandangan-pandangannya adalah diilhami, dan penolakan mereka terhadapnya adalah menjadi dosa terhadap Roh Kudus, maka tidak mungkin ia mau menerima pengawasan dari organisasi, ia tidak mau lagi toleransi terhadap dosa yang tidak dapat diampuni ini daripada Panitia General Conference yang menyetujui setiap keraguan terhadap tafsiran yang diberikan atas pekabaran yang dibuat oleh anggotanya sebagai kekuasaan Allah yang tertinggi di atas bumi. Oleh karena itu, saya tidak akan memperoleh apapun dan kemungkinan besar saya akan hilang, dalam pergantian pemerintahan Saudara Houteff yang sekarang dikuasai oleh sekelompok kecil yang dipimpin olehnya sendiri secara kekerasan; tetapi saya dapat, dan akan senang bekerja sama dengan Saudara Houteff dalam suatu usaha yang tulus untuk memperoleh kembali hak pribadi mempelajari dan mengetahui Firman Allah. Kenyataan-kenyataan riwayat hidupnya akan ditentukan oleh aturan hati nuraninya sendiri. Saya kira inilah yang terbaik yang dapat dilakukan atas pemberitaan, bahwa Komite General Conference sedang mencoba menahan terang itu supaya jangan sampai kepada orang banyak.”
Jawab : Satu-satunya keberatan dalam paragraf di atas yang ditunjukkan oleh Saudara B terhadap “Tongkat Gembala” itu, adalah bahwa ia itu menuntut “Ilham”, namun pada waktu yang sama ia menuduh General Conference tidak mau mengijinkan setiap kebenaran untuk masuk ke dalam jajaran organisasi gereja, tetapi walaupun secara tidak sadar akan kenyataan, ia menentang “kebenaran” yang “diilhami”, dengan senang hati, sekarang saya mau bertanya kepada Saudara B, Jika kebenaran itu tidak diilhami maka bagaimanakah ia itu dapat disebut kebenaran? Dan apakah ia itu merupakan satu panggilan dari Allah?
Saya harap supaya mata Saudara B dapat terbuka agar ia dapat melihat bahwa keberatankeberatannya itu bukan diberikan kepadanya oleh Dia Yang bermaksud akan menuntun kita ke dalam semua kebenaran, sebab tuntutan Saudara B itu adalah bahwa tidak ada seorangpun dapat dituntun ke dalam semua kebenaran, yang mana pemikiran itu bertentangan kepada semua tuntutan dan ajaran Kristus, karena Ia berkata : “Apabila Roh Kebenaran itu datang, maka Ia 315 akan memimpin kamu ke dalam semua kebenaran : karena Ia tidak akan berbicara dari Dirinya Sendiri; tetapi apapun yang Ia dengar, itulah yang akan dikatakan-Nya : dan Ia akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang akan datang.” (Yohanes
Lebih jauh, karena definisi dari perkataan “Ilham” adalah untuk mengkomunikasikan 10 perintah-perintah Ilahi yang bebas dari pemalsuan manusia, maka hal itu berarti bahwa maksud yang utama di belakang keberatan seseorang terhadap “kebenaran-kebenaran yang diilhami” gantinya keberatan terhadap “kebenaran-kebenaran yang tidak diilhami” adalah untuk mengeluarkan Allah dari penglihatan dan membawa manusia ke depan -- memotong satu-satunya saluran oleh mana Alah dapat berhubungan dengan umat-Nya dan hanya melalui saluran itu Ia dapat menafsirkan Alkitab itu bagi sidang-Nya dan mengemukakan tuntutan-tuntutan yang keliru dari manusia.
Lebih jauh lagi, golongan orang banyak ini yang menyangka bahwa pertanyaan-pertanyaan dan pertengkaran-pertengkaran mereka adalah suatu tanda tingkat kecerdasan sama seperti orang-orang Yahudi yang dahulu -- mereka mengakui “Ilham” yang diterima oleh nabi-nabi sebagaimana Saudara B mengakui Sister White dengan menyebut tulisannya “Roh Nubuat”. Orang-orang Yahudi mengakui bahwa tulisantulisan para nabi yang mendahului generasi mereka yang ditolak dan dibunuh oleh nenek moyang mereka berisikan Firman Allah, dan mereka juga mengakui bahwa semua tulisan mereka itu harus dihormati dan dipatuhi, namun nabi-nabi yang muncul secara pribadi kepada mereka untuk menegur kejahatan yang mereka perbuat atau memperbaiki segala kekeliruan mereka yang telah mereka kembangkan sendiri dari orang-orang yang tidak diilhami, mereka tidak mau menerima! Demikianlah terjadi pada zaman sebelum ada Alkitab, demikianlah yang terjadi pada zaman Perjanjian Lama, demikian pula yang terjadi sejak zaman permulaan Perjanjian Baru sampai kepada zaman sekarang. Maka, orangorang yang memikirkan keragu-raguan mereka, pertanyaan-pertanyaan, dan pertengkaranpertengkaran adalah satu tanda kecerdasan, namun semua pengalaman di atas menunjukkan bahwa semuanya itu adalah merupakan satu tanda kebodohan. Oleh karena itu, walaupun Saudara B sebagai orang yang berjalan dalam keadaan tidur, yang sedang digiring menuju lubang yang sama, namun kami berharap supaya ia mau dibangunkan oleh suara malapetaka, suara perjalanan sejarah yang pernah terjadi, sebelum ia masuk ke dalamnya dan dengan demikian ia dapat lepas dari bahaya perangkap ini yang sudah lama terpasang.
Hanya beberapa tahun dalam perjalanan sejarah yang lampau kita menemukan golongan yang sama menentang Sister White walaupun kepada mereka sudah dikatakan : “Allah dan Setan tidak pernah bekerja sama. Kesaksiankesaksian itu juga memberikan petunjuk bahwa ia itu berasal dari Allah atau dari setan. Pohon yang jelek tidak akan menghasilkan buah yang baik.” -- Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 98. Namun demikian mereka menentang : “Kami percaya akan semua khayal itu, tetapi pada waktu Sister White menuliskan semuanya, ia telah menuliskan semuanya dengan kata-katanya sendiri, maka kami akan percaya bagian yang kami kira datang dari Allah, dan kami menolak yang lain-lainnya.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 234.
Walaupun ketidakpercayaan mereka terhadap tulisan-tulisan Sister White masih berjalan sampai sekarang, namun golongan orang banyak ini, sekarang sedang mencoba meruntuhkan pekabaran “Tongkat Gembala” dengan tulisan-tulisan yang mereka pertanyakan dan yang mereka kritik pada waktu nabi mereka masih hidup. Mungkinkah orang-orang yang mengeritik ini akan lebih banyak mengetahui daripada Sister White tentang apa yang ia lihat dan bagaimana ia menuliskannya? Demikianlah yang terjadi sekarang -- mereka menuntut untuk lebih banyak mengetahui tentang pengalaman-pengalaman Houteff dan bagaimana ia menuliskan semua kebenaran dalam “Tongkat Gembala” itu daripada 316 yang diketahuinya sendiri! Jika mereka memang lebih pintar, kenapa Allah tidak memilih mereka sebagai utusan-utusan-Nya untuk mengganti Sister White?
Kami mengetahui bahwa mereka menaruh hormat kepada khayal-khayal Yohanes sebagaimana mereka menaruh hormat kepada khayal Sister White, namun dalam terbitan “Thought on Daniel and the Revelation”, hal. 510, lambang kuda-kuda yang kepalanya merupakan kepala singa (Wahyu 9 : 17) telah diganti dengan kepala kuda Arab biasa untuk membuat lambang itu cocok kepada perang Turki! Dengan cara mereka membuat tafsiran mereka, maka mereka mengubah api belerang (brimstone) menjadi “belerang” (sulfur), dan ekor yang berupa ular dari ayat 19, mereka ubah menjadi ekor kuda biasa! Kemudian mereka mengatakan kepada kita bahwa “api”, “asap”, dan “api belerang” itu keluar dari mulut senjata yang dipegang oleh tentara Turki gantinya keluar dari mulut singa yang dilihat oleh Yohanes. Selain itu, untuk membenarkan tindakan-tindakan mereka, mereka mencoba untuk membuat kita percaya bahwa Yohanes tidak melihat dengan jelas apa yang diperlihatkan Allah kepadanya, yang mana Ia suruh supaya dituliskannya dengan tepat. Adalah tidak mungkin bahwa orang-orang ini tanpa mendapat khayal yang “diilhami”, dapat melihat suasana yang hampir 2000 tahun setelah khayal Yohanes, lebih baik dari yang dilihat oleh Yohanes!
Jika Pewahyu itu salah dalam hal ini, maka bukankah ia dapat juga salah dalam hal-hal yang lain? Dan jika buku Wahyu itu tidak dapat diandalkan tepat seperti yang terbaca, maka bagaimanakah kita dapat yakin pada buku-buku yang lain dari Alkitab? Jika nabi-nabi itu tidak dapat menyatakan kebenaran yang pasti dari apa yang dilihat maka bagaimanakah seseorang pelajar Alkitab dapat belajar tanpa khayal atau “ilham”? Selanjutnya, jika pada masa yang lampau Allah dapat membuat manusia untuk menuliskan “kebenaran dan tidak ada yang lain selain daripada kebenaran”, maka kenapa sekarang Ia tidak dapat membuat hal yang sama? Apakah Ia telah kehilangan kuasa atau apakah Ia kurang tertarik kepada sidang-Nya yang sekarang daripada sidang-Nya yang dahulu? Lebih jauh lagi, jika khayal para nabi pada masa yang lampau tidak menggantikan “pemerintahan kelompok kecil dengan suatu pemerintahan diktator yang mereka miliki”, mengapa pandangan-pandangan yang sama itu hendak dilakukan sekarang? Dan jika yang sedemikian itu adalah hal yang benar, kenapa sekarang hal itu menjadi hal yang salah?
Benar bahwa jika “Tongkat Gembala” itu akan “mendapat pengawasan dari organisasi, maka hal ini akan membiarkan adanya dosa yang tidak dapat diampuni karena Komite General Conference tidak akan mau menyetujui kebenaran jika itu datang dari anggotanya”, tetapi Saudara B sedang melupakan kenyataan bahwa “Tongkat Gembala” itu menuntut “ilham” dan bahwa ungkapan-ungkapan kebenaran Ilahi yang dimilikinya sedang memanggil umat Allah agar mengadakan pembaharuan dengan jalan mematuhi kebenaran itu, padahal Komite General Conference itu sendiri tidak ada memerlukan “ilham”, tidak melakukan pekerjaan mereka dan tidak menunjukkan tafsiran Alkitab mereka -mereka tidak mau menegur dosa yang ada di antara mereka sehingga menuntun kawanan domba Allah untuk mengadakan pembaharuan.
Selain itu, Saudara B secara tidak sadar
11 sebenarnya telah mengakui bahwa Saudara Houteff tidak akan pernah berusaha untuk mencegah pertambahan kebenaran yang sedang mencapai orang banyak tanpa melihat dari siapa ia itu datang, sama seperti yang dialami oleh setiap utusan Allah yang pernah mendapat “ilham.” Selanjutnya, melalui kenyataan bahwa “ilham” Sister White sebagaimana yang diikuti oleh “Tongkat Gembala” itu dengan sempurna, tidak ada mencegah atau melarang orang banyak itu untuk mengetahui kebenaran, maka demikianlah yang dilakukan oleh “Tongkat Gembala” itu sendiri, dan hal itu membuktikan bahwa “Tongkat Gembala” itu tidak ada melarang “ilham” orang lain. Masih lebih jauh lagi, seandainya Sister White telah mengendalikan organisasi dengan 317 semua lembaganya, maka ia itu tidak akan menjadi seperti keadaannya yang sekarang.
Pujian karena kebenaran yang terdapat dalam “Tongkat Gembala” itu benar-benar diberikan oleh Houteff kepada Dia yang memiliki kebenaran itu, dan orang-orang yang ingin agar Saudara Houteff menempatkannya kepada dirinya sendiri, hal ini mereka lakukan bukan karena mereka mengasihi dia atau karena mereka mau meninggikannya di atas mereka sendiri, tetapi adalah karena mereka sedang menyetujui suara yang datang dari bawah yaitu suara yang membenci Allah dan yang membenci ungkapan dari Firman itu, yang sedang mencobai Saudara Houteff untuk meninggikan dirinya sendiri gantinya meninggikan Allah, secara buta mereka menipu diri mereka sendiri dan menuntun orangorang lain jauh dari kebenaran, semua itu mereka lakukan karena mereka tidak suka menyerahkan diri mereka sekarang di bawah pengawasan Kristus sementara Ia “sedang memegang semua pemerintahan di dalam tangan-Nya sendiri.” -- “Testimonies to Ministers”, hal. 300. Kristus secara nubuatan mendengar kata-kata golongan pengerja ini, “Kami tidak mau orang ini memerintah atas kami.” (Lukas 19 : 14). Penjelasan lebih lengkap atas keterangan ini baca Symbolic Code terbitan Oktober tahun 1935, hal. 5.
Hendaklah orang yang tidak mau menyerahkan diri mereka sendiri kepada pengawasan Allah, sekarang bertanya kepada diri mereka sendiri, apakah yang mereka akan lakukan jika mereka hidup pada zaman Musa, sama seperti Tongkat itu, yang mengaku sebagai juru bicara Allah? Bukankah mereka akan bangkit bersama-sama dengan Korah menentang Musa dan Harun seperti yang mereka perbuat terhadap “Tongkat Gembala” serta berkata : “engkau mengambil terlalu banyak untuk kamu, lihatlah semua perhimpunan umat ini adalah suci, dan Tuhan ada di antara mereka : maka kenapa kamu meninggikan dirimu sendiri di atas jemaat Tuhan?” ( Bilangan 16 : 3.)
Jika golongan orang banyak ini sekarang tidak mau menerima tafsiran yang “diilhami”, maka apakah mereka mau menerima pekabaran mengenai Baptisan, pekabarannya Kristus, pekabarannya rasul-rasul, dan pekabarannya Sister White? Tidak, sesungguhnya tidak! Kenyataannya, bahwa sikap mereka terhadap “ilham” itu menunjukkan bahwa bahkan sekarang pun mereka tidak akan mau menerimanya, dan jika mereka tidak mau menyerahkan diri mereka sendiri dipimpin “Ilham” itu maka bagaimanakah mereka dapat mengetahui kebenaran? Karena Alkitab mengatakan :
“Sesungguhnya Tuhan Allah tidak akan melakukan sesuatu apapun, kecuali Ia sudah mengungkapkan rahasia-Nya kepada hambahamba-Nya para nabi.” (Amos 3 : 7). “Melalui seorang nabi Tuhan telah membawa Israel keluar dari tanah Mesir, dan melalui seorang nabi pula mereka pun dipelihara” (Hosea 12 : 13). “Percayalah kepada Tuhan Allahmu, maka engkau akan dikuatkan; dan percayalah juga akan segala nabi-Nya, maka engkau akan sejahtera.” (2
“Maka Ia berkata kepada mereka, Hai orang-orang bodoh, dan yang berhati lamban untuk percaya kepada semua yang telah dikatakan oleh nabi-nabi.” (Lukas 24 : 25) “Dan jika seorang mengurangkan sesuatu perkataan dari kitab nubuatan ini, maka Allah akan menghilangkan bagiannya dari buku kehidupan, dan dari kota suci, dan dari segala perkara yang tertulis dalam kitab ini.” (Wahyu 22 : 19.)
“Maka Aku akan membuat lidahmu menjadi kaku di langit-langit mulutmu, sehingga engkau menjadi bisu, dan engkau tiada lagi menegur mereka : karena mereka adalah rumah pemberontak. Tetapi apabila Aku berbicara kepadamu, maka Aku akan membuka mulutmu, maka hendaklah engkau berbicara kepada mereka, Demikianlah firman Tuhan Allah; Barangsiapa yang mau mendengar, baiklah ia mendengar; dan barangsiapa yang tidak mau mendengar, biarlah ia tidak mendengar; karena mereka adalah suatu rumah Pemberontak.” (Yeheskiel 3 : 26, 27.)
318Lagi pula semua imam-imam kepala, dan juga orang banyak itu, telah melakukan banyak sekali pelanggaran melebihi segala kekejian yang dilakukan oleh orang-orang kafir; lalu mencemari rumah Tuhan yang Ia telah disucikan di Yerusalem. Maka Tuhan Allah nenek moyang mereka mengutus kepada mereka para jurukabar-Nya, yang datang tepat pada waktunya; karena Ia merasa sayang kepada umat-Nya, dan juga kepada tempat kediaman-Nya : tetapi mereka mengejek para utusan Allah, dan menghina firman-Nya serta memandang rendah kepada segala nabi-Nya, hingga murka Tuhan menyala-nyala kepada umat-Nya, sehingga tak terobati lagi.” (2 Tawarik 36 : 14 – 16.) “Barangsiapa mempunyai telinga, hendaklah ia mendengar apa yang dikatakan oleh Roh kepada sidang-sidang.” (Wahyu 3 : 22). Untuk lebih jelas mengenai penjelasan firman-firman ini bacalah traktat kami No. 1. “Selat Dardanella dari Alkitab”, hal. 25, 26, bahasa Inggris.
Jika Allah tidak dapat lagi membawa kita kepada seluruh kebenaran, maka bagaimanakah Ia pernah mempersatukan umat-Nya sehingga mereka semua dengan kepastian dapat membicarakan perkara-perkara yang sama? Bagaimanakah Ia dapat menyelamatkan mereka dari segala kesalahan dan kekeliruan tafsiran Alkitab yang dilipatgandakan oleh Setan? -- Bacalah Traktat kami No. 5, “Amaran Terakhir”, hal. 8 - 15’ bahasa Inggris. Karena musuh-musuh Kebenaran Sekarang, sedang mencoba menaruh cap Ilham ke atas buku, “Thought on Daniel and the Revelation” itu, bahkan berusaha keras untuk mendapatkan restu dari Sister White atas hak dan wewenangnya, namun pada waktu yang sama mereka tidak mau menerima semua kebenaran yang dimuat dalam Pekabaran “Tongkat Gembala” itu karena ia mengaku diilhami, sehingga hal itu membuktikan bahwa contoh dalam setiap sikap mereka adalah didorong oleh keinginan Setan yang terakhir untuk meruntuhkan Kebenaran dan meninggikan kekeliruan.
Karena banyak sekali pendapat-pendapat manusia yang tidak benar, telah membagi gereja ke dalam beberapa bagian dalam segala ukuran, dan membuat dirinya menjadi tempat kediaman “roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh-roh yang najis, dan menjadi sebuah sarang segala burung yang najis dan menjijikkan” (Wahyu 18 : 2) gantinya menjadi sebuah tempat ke-
12 selamatan dan tempat tinggal orang-orang kudus, namun Allah akan membuktikan bahwa Ia tidak bergantung kepada orang-orang berpendidikan, dan orang-orang yang mementingkan diri sendiri.” (“Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 82). Kutipan berikut menunjukkan dengan jelas bahwa hanya “Ilham” (seorang yang dipanggil Allah) yang dapat menyatakan kebenaran dan tidak lain selain daripada kebenaran :
“Alasannya mengapa Ia tidak selalu memilih para cendekiawan dan orang-orang berkedudukan tinggi untuk memimpin dalam pergerakan pembaharuan, adalah karena mereka bergantung kepada keyakinan mereka, teori-teori dan sistem teologi mereka, dan tidak merasa perlu diajar oleh Allah. Hanya mereka yang memiliki hubungan pribadi dengan Sumber Hikmat itu yang akan dapat mengerti atau sanggup menjelaskan Kitab Suci. Orang-orang yang kurang pendidikan dalam sekolah seringkali dipanggil untuk memberitakan kebenaran, bukan karena mereka tidak terpelajar, tetapi adalah karena mereka sangat tidak berkecukupan diri untuk diajar oleh Allah. Mereka belajar dalam sekolah Kristus, dan kerendahan hati serta kepatuhan mereka menjadikan mereka besar. Dalam memberitakan pengetahuan akan kebenaran-Nya, Allah mengaruniakan kepada mereka kehormatan, yang tidak dapat dibandingkan dengan kehormatan duniawi dan kebesaran manusia.” -- “The Great Controversy”, hal. 456.
Seandainya “Tongkat Gembala” itu tidak memberikan penghargaan secara terus terang karena kebenaran yang dikemukakannya, maka musuh-musuhnya akan mengatakan, “Tongkat Gembala itu bukanlah pekabaran yang diilhami maka janganlah kita mendengarkan semua yang diamarkannya.” Sesungguhnya inilah cara yang tepat yang dilakukan oleh orang-orang besar pada 319 zaman Kristus -- pada satu pihak mereka mempersalahkan Yohanes Pembaptis karena ia tidak memakan apapun selain madu liar dan tumbuhan locust, dan pada pihak lain mereka menuduh Kristus karena cara makan-Nya dan menyebut Dia “seorang pelahap dan peminum anggur.” (Matius 11 : 18, 19). Mereka berkata bahwa Ia bukanlah orang yang diutus oleh Allah, bukan orang yang diilhami, dan Ia bukan seperti Musa, sehingga mereka bertanya kepada-Nya : “Dengan kuasa apakah Engkau melakukan segala perkara ini? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu? (Lukas 20 : 2). Dan Roh Nubuat menyatakan :
“Nubuatan harus digenapi. Tuhan berkata : ‘Tengoklah, Aku akan mengutus kepadamu Eliyah nabi itu sebelum datang hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu.’ Seseorang akan datang dalam Roh dan kuasa Eliyah, dan apabila ia muncul, orang-orang akan berkata : ‘Engkau terlalu bersungguh-sungguh, engkau tidak menginterpretasikan kitab suci itu dengan cara yang sepatutnya. Marilah ku beritahukan kepadamu bagaimana mengajarkan pekabaranmu itu.” -- (“Testimonies to Ministers”, hal. 475).
BAGIAN II
“APAKAH PEMBAHARUAN
KESEHATAN ITU?”
Kita tidak dapat disebut “umat yang memelihara hukum”, jika kita tidak melakukan semua pekerjaan kita tepat pada waktunya, karena salah satu dari hukum itu mengatakan, “enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu.” Jika kita membuang sesaat dari waktu yang kita miliki, kecuali memang kita tidak mampu untuk melakukan pekerjaan kita, maka kita tidak layak menyebut diri kita sendiri “orang-orang yang memelihara hukum.” Maka, kita harus bekerja dengan senang hati dan setia selama enam hari penuh setiap minggu. Janganlah kita menunda pekerjaan kita setiap hari namun masih mengaku bahwa kita adalah pemelihara hukum Allah.
Karena pekerjaan yang telah diberikan Allah kepada setiap orang tidaklah terlalu banyak ataupun tidak cukup, maka jika kita bekerja dengan setia untuk melakukan semua pekerjaan kita selama enam hari, tentunya tidak ada waktu bermalas-malas dan tidak ada pekerjaan yang tertunda pada akhir dari minggu itu.
Mereka yang mempunyai banyak sekali waktu tetapi tidak digunakan secukupnya untuk bekerja adalah orang-orang yang secara bodoh atau sengaja menunda pekerjaan mereka, dan mereka yang terlalu banyak mempunyai pekerjaan sehingga tidak mempunyai cukup waktu, adalah orang-orang yang berusaha melakukan perkara-perkara yang tidak penting dalam kehidupan, terlalu malas atau tidak cakap dan tidak menurut aturan.
Jika Allah meninggalkan pekerjaan yang tidak selesai dalam pekerjaan penciptaan-Nya, maka semua perkara yang diciptakan-Nya akan berakhir dalam bencana, dan jika semuanya dilakukan tidak tepat pada waktunya maka seluruh ciptaan akan menderita.
Mereka yang akan diubahkan menjadi seperti Allah (Zakharia 12 : 8) -- sempurna dalam segala pekerjaan mereka. Oleh sebab itu, perbaikilah segala jalanmu, dan hendaklah kamu “sempurna sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna.” (Matius 5 : 48.)
Ketahuilah apa pekerjaanmu, kemudian bangunlah pagi-pagi dan kerjakanlah semuanya dengan setia “pada hari itu juga” dengan gembira. Bekerjalah sehingga sinar matahari tidak hanya akan memberikan kepadamu banyak yang berguna tetapi juga mencegah usaha bunuh diri secara pelan-pelan, karena tanpa gerak badan, tanpa udara segar dan tanpa sinar matahari, engkau tidak dapat menggenapi hari-harimu, dan waktu yang engkau gunakan dalam hidupmu juga tidak akan menyenangkan bagi dirimu sendiri serta membebani orang-orang lain.
“Demikianlah firman Tuhan semesta alam : 320 Kuatkanlah tanganmu, hai orang yang pada hari ini mendengar firman yang diucapkan oleh para nabi, pada hari alas rumah Tuhan semesta alam diletakkan, maka hari itulah kaabah itu boleh dibangun.” (Zakharia 8 : 9.)
“Setiap perbuatan manusia diperiksa kembali di hadapan Allah, dan dicatat apakah itu dilakukan oleh karena kesetiaan atau oleh karena ketidaksetiaan. Di samping setiap nama dalam buku-buku surga, secara menakjubkan dituliskan dengan teliti setiap perkataan yang salah, setiap perbuatan yang mementingkan diri, setiap tugas yang tidak dilaksanakan, dan setiap dosa yang disembunyikan, dengan setiap perbuatan yang licik. Amaran dan teguran Surga yang diabaikan, waktu yang disia-siakan, pengaruh yang digunakan untuk kebaikan atau kejahatan, dengan segala akibatnya, semuanya dituliskan oleh malaikat pencatat.” -- “The Great Controversy”, hal. 482.
Janganlah Berlaku Curang
Agar Engkau Tidak Kekurangan
Karena mesin tubuh manusia terdiri dari enam belas unsur yang berbeda, dan karena semuanya itu digunakan oleh tubuh setiap hari, dan oleh karena unsur-unsur penting ini tidak dapat digantikan dengan cara lain selain dengan makanan yang kita makan setiap hari, maka adalah penting sekali supaya makanan yang kita 13 gunakan dari setiap unsur tersebut jika kita ingin menjaga susunan tubuh kita dalam kondisi yang terbaik.
Hendaklah dipahami oleh semua orang bahwa satu kelalaian untuk menyediakan bagi fungsi tubuh manusia dengan bahan-bahan yang disebut di atas oleh mana semua itu digunakan untuk mengganti jaringan dan otot-otot yang haus, dan untuk menguatkan tulang-tulang, dan lain-lain, satu kesalahan, apakah itu karena kebodohan atau sebaliknya, akan mengganggu kesehatan, dan jika kesalahan itu tidak mengakibatkan kematian yang tiba-tiba maka ia itu akan menimbulkan berbagaibagai penyakit, dukacita, penyesalan, dan akhirnya akan mengantarkan seseorang ke pekuburan.
Mereka yang ingin tetap sehat akan mengingat perkara sederhana yang satu ini; yakni, mereka akan menyediakan bahan makanan yang murni, hampir apapun juga yang alami mungkin sekaliannya itu, yang tidak hanya memiliki berbagai-bagai unsur, bahkan unsur-unsur yang dikandungnya adalah unsur yang dipilih oleh Sang Pencipta secara teliti dan bukan campuran dari bahan kimia yang dapat berubah, karena unsurunsur tersebut ternyata tidak bernilai kepada jaringan tubuh, dan dalam beberapa kasus sekaliannya itu bahkan dapat mengganggu kepada jaringan, karena ketidakadaan satu unsur akan mengubah sifat alamiah dari unsur-unsur yang lain sama seperti halnya penambahan sesuatu yang asin, seperti yang ditunjukkan dalam gambaran berikut :
Jika perpaduan bahan kimia dilakukan dengan cara mencampurkan susu ke dalamnya, jika mungkin unsur besi dalam bentuk organiknya maka unsur besi itu akan mengentalkan susu itu -- merubahnya menjadi keju. Jika kita men-campur zat nitrogen, hidrogen, dan oksigen, maka kita akan memperoleh amonia seluruhnya; dan campuran bahan kimia itu menunjukkan bahwa jika kita memisahkan zat nitrogen dari hidrogen dan oksigen setelah ia [nitrogen] itu dicampur, maka nitrogen itu akan menjadi gas karbodioksida bukan kembali menjadi nitrogen. Sekali lagi ijinkanlah kami untuk menggambarkan kenyataankenyataan di atas.
Marilah kita umpamakan bahwa perut itu adalah seorang tukang masak dan unsur-unsur yang memberi makan kepada tubuh kita digambarkan dengan roti. Untuk membuat roti dibutuhkan terigu, air, minyak, garam dan ragi. Seandainya kita sudah memberikan kepada tukang masak itu semua bahan tersebut kecuali satu, apakah ia itu bukan menjadi penghalang untuk membuat roti? Jika terigu dikurangkan maka sama sekali ia tidak dapat membuat roti; jika air dikurangkan maka ia akan menemui kesulitan untuk membuat roti; dan jika garam yang dikurang- 321 kan, maka roti itu akan terasa tawar; dan jika ragi yang kurang, maka roti itu akan terlalu berat. Sekali lagi, bukankah karena kurangnya salah satu atau lebih dari bahan-bahan itu akan menambah kadar terigu, atau air, garam atau ragi, tergantung atas salah satu dari bahan yang kurang itu? Jika demikian, jenis roti apa yang akan dibuat oleh juru masak untuk makanan kita, jika sebahagian dari bahan-bahan yang penting itu dikurangkan, dan bagaimanakah kita akan menyukainya? Bukankah prinsip yang sama akan mengatur makanan dalam jaringan tubuh manusia sebagaimana ia itu diatur dalam dapur? Cara membuat makanan seperti inilah yang sedang dilakukan setiap hari bagi orang-orang yang menggunakannya namun mereka masih berharap dapat memelihara susunan tubuh mereka dalam kondisi yang terbaik. Pikirkanlah baik-baik dan jadilah orang yang berbahagia!
Tidak perlu seseorang menjadi ahli biokimia atau physiologi supaya dapat mengetahui bagaimana cara hidup. Bahkan orang-orang yang buta huruf tidak akan keliru dalam pengetahuan kesehatan asalkan mereka mematuhi peraturanperaturan berikut :
Janganlah memakan makanan yang dilarang untuk dimakan sebagaimana buah pohon yang ditempatkan oleh Tuhan di tengah-tengah taman itu, karena “haramlah ia itu bagimu.” Pelajarilah buku Imamat pasal Sebelas, buku Ulangan pasal Empat Belas, dan buku Yesaya 66 : 17.
Setelah memperhatikan semua perkara ini, maka berjalanlah selangkah lebih jauh beserta kami jika saudara mau berbuat hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan jika saudara ingin diangkat ke Taman Eden yang akan menjadi rumahmu; artinya, kembalilah kepada makanan yang asli yang disediakan oleh Allah bagi keluarga manusia. Karena sebagaimana kita sekarang sedang berjalan menuju rumah asal kita maka kita harus membiasakan diri kita sendiri untuk memakan makanan kita yang asli. “Maka Allah berfirman, Lihat, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohonpohonan yang buahnya berbiji; inilah yang menjadi makananmu.” (Kejadian 1 : 28.)
Hendaklah makanan yang diiklankan buatan pabrik digantikan dengan makanan dalam keadaannya yang asli -- janganlah mengambil resiko. Bahkan tepung terigu dan makanan jagung yang dijual di pasar, sebahagian besar sudah tercemar atau dipalsukan (demineralized).
Jika saudara mengetahui dalam lingkungan saudara jenis bahan roti yang dibuat oleh tukang roti saudara, yang dibeli dari toko langganan saudara dan yang dibungkus dalam bungkusan yang sangat menarik apalagi pada musim panas, janganlah saudara memakannya. Hanya terdapat sedikit bahan yang asli dalam makanan yang diiklankan. Di samping itu, engkau sedang membayar beberapa kali lipat lebih bahan-bahan makanan tersebut daripada jika engkau mau mempersiapkannya sendiri.
Masalah roti itu sendiri tidak hanya akan menghemat uangmu setiap tahun jika engkau membuatnya sendiri dari tepung yang ada di rumah, tetapi juga akan menambah kesehatan keluargamu, dan meringankan bebanmu dengan mengurangi biaya-biaya rumah tanggamu. Belilah biji-biji gandum murni, biji-biji jagung, dan biji gandum hitam, dan lain-lain, dan olah sendirilah semuanya itu. Engkau dapat membeli sebuah mesin penggiling untuk engkau gunakan sendiri dari harga $ 275 ke atas. Maka di samping menjaga kesehatan, engkau dapat mengurangi biaya hidupmu berlipat ganda daripada yang engkau gunakan sekarang, dan tidak perlu harus bekerja seperti seekor kuda hampir setiap hari untuk hidup, juga engkau tidak akan memboroskan tenaga vitalmu oleh karena urusan kekuatiran setiap hari, tapi gantinya engkau sedang melayani Tuhan dengan melepaskan panji-panji kekuatan musuh dari leher orang-orang lain. Lepaskanlah dirimu dan tinggalkanlah dunia itu sendiri karena kita sedang berjalan pulang menuju rumah kita!
14
Sebagai tambahan kepada makananmu, 322 ingatlah bahwa engkau memerlukan udara segar, sinar matahari, dan gerak badan di luar rumah. Cara yang terbaik dan yang paling menguntungkan untuk memperoleh ketiganya secara serentak adalah dengan jalan membuat sebuah taman di halaman belakang, dan jika tidak ada tempat yang lain maka bekerjalah di dalamnya setiap hari sebentar. Dengan jalan demikian, engkau tidak hanya menambah kesehatanmu dan memiliki sayur-sayur segar di atas mejamu, tetapi juga akan mengurangi pengeluaran uangmu. Akan tetapi, sebelum engkau membuat taman bagimu, dan sebelum engkau mempunyai kesempatan untuk bekerja di dalamnya, janganlah engkau berlaku curang terhadap dirimu sendiri, karena tidak mengadakan jalan cepat setiap hari, dan membuka semua jendela kamar tidurmu setiap malam, dan janganlah tidur dengan menutupi hidungmu.
Ibu-ibu, tidak akan kesusahan apapun yang menuntun kepada kejahatan selain daripada mengangkat beban-beban dari puteri-puterimu, dan tidak memberikan pekerjaan khusus untuk dikerjakan oleh mereka, dan membiarkan mereka memilih pekerjaan mereka sendiri, mungkin pekerjaan menyulam atau pekerjaan ringan yang lain untuk memberi kesibukan kepada mereka. Hendaklah mereka menggerakkan kaki, lengan, dan otot-otot mereka. Apakah ia itu melelahkan mereka, jadi bagaimana? Adakah engkau tidak lelah dengan pekerjaanmu? Kecuali kalau terlalu banyak bekerja, apakah kelelahan itu melukai anak-anakmu lebih daripada ia itu melukai dirimu? Sesungguhnya, tidak. Mereka dapat memperoleh kembali tenaga mereka setelah satu peristirahatan malam yang sangat menyenangkan, dan dipersiapkan untuk memperoleh kekuatan mengerjakan pekerjaan mereka pada hari berikutnya. Adalah dosa untuk membiarkan mereka dibesarkan dalam kemalasan. Dosa dan kehancuran kota Sodom adalah karena kelimpahan makanan serta kemalasan.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 371.
TENTANG PENDIDIKAN
Kue-kue kering zaman sekarang lebih buruk daripada “makanan daging raja”, yang ditolak oleh Daniel, dan tidak cocok dimasukkan ke dalam perut, tidak berfaedah bagi jaringan tubuh, melelahkan alat pencernaan, merusak tubuh, dan memboroskan waktu yang berharga bagi seseorang untuk membuatnya. Lebih jauh lagi, walaupun makanan-makanan roti kering itu dari jenis yang baik, namun ia itu tidak memberi keuntungan karena waktu yang digunakan untuk membuatnya, dan apabila ia itu digunakan sebagai makanan pencuci mulut, maka ia itu akan mengakibatkan terlalu banyak makan; tetapi jika engkau sekali-sekali harus makan kue, maka Saudara Deeter, juru masak Gunung Karmel, memberikan resep makanan sebagai berikut :
1 3/ 4 cangkir tepung gandum murni yang sudah diayak; 3 butir telur; 1 cangkir gula merah atau gula mentah; 1/3 cangkir madu asli; 1/3 cangkir minyak; 1/3 cangkir air; 1/4 sendok teh garam; pilihlah penyedap yang engkau sukai. Jangan pernah gunakan baking powder [bubuk pengembang kue], tepung soda, atau cream of tartar (kalium bitartrat) dalam setiap masakanmu.
Engkau dapat menggunakan cetakan kue setelah terlebih dahulu diolesi dengan minyak sayur dan kemudian ditaburi dengan tepung sebelum memulai mencampur resep itu.
Untuk memperoleh hasil ikutilah semua peraturan dengan teliti. Sediakanlah dua buah mangkuk, masing-masing berukuran satu quart (1 quart = kira-kira 1,5 liter), taruhlah kuning telur dalam salah satu mangkok dan yang putihnya ditaruh dalam mangkok yang satu lagi. Tambahkan minyak, madu, air, gula, vanili dan garam kepada kuning telur dan kocoklah semuanya seperti engkau mau membuat mayonais. Asingkanlah mangkok ini, dan ambillah mangkok yang berisi campuran tadi dan kocoklah dengan baik. Sekarang ambillah mangkok yang berisi campuran kuning telur tadi itu. Tambahkanlah 323 tepung terigu ke dalamnya dan aduklah dengan baik, kemudian tuangkanlah adonan ini ke atas putih telur (bukan menuangkan putih telur ke atas adonan) dan kemudian kocoklah pelan-pelan dengan sebuah sendok kecil. Maka, tanpa kehilangan udara yang ada dalam putih telur ia itu akan bergabung ke dalam adonan itu.
Bakarlah adonan itu di dalam sebuah oven yang panasnya sedang selama 15 menit.
UCAPAN TERIMA KASIH
Dengan senang hati kami mengucapkan terima kasih kepada semua saudara yang bermurah hati mengirimkan pakaian-pakaian, penutup tempat tidur dan bahan-bahan makanan ke Gunung Karmel.
Walaupun kami tidak mengetahui namanama dari Saudari yang baru-baru ini mengirimkan buah-buah kering kepada kami, namun kami ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka karena sumbangan mereka yang banyak dan yang diterima dengan hormat oleh kami semua.
Mereka yang ingin menghendaki supaya kami mencoret nama-nama mereka dari catatan harian surat-surat mereka dapat mengajukan kepada kami melalui surat.
DICARI
Jika para pembaca naskah pendek ini mempunyai buku-buku tulisan Sister White, dan mau memberikannya, tolonglah kirimkan ke kantor ini. Kami akan menggunakannya sebanyak buku yang dapat kami peroleh.
Jika saudara mempunyai mesin hitung dalam keadaan baik dan mau menyumbangkan atau menjualnya dengan harga yang terjangkau, tolonglah beritahukan kepada kami.
SUATU PENJELASAN
Oleh karena banyaknya tugas-tugas percetakan dan karena kurangnya waktu disamping adanya peralihan dari mesin stensil kepada mesin cetak, maka majalah bulan Maret terlambat kami kirimkan, dan oleh karena itu kami sedang membuatnya rangkap dengan menyatukan bulan Maret dengan bulan April. Kami percaya bahwa hal ini tidak akan mengecewakan setiap para pembaca majalah bulanan kita ini.
Saudara segera akan dapatkan buku resep masakan dan segera setelah kami mendapatkannya, kami akan berusaha untuk memulai kursus tertulis Sekolah Memasak -- yang sesuai dengan keterangan-keterangan yang dikutip di atas.
15
SATU PERANAN YANG DAPAT
DILAKUKAN OLEH SEMUA ORANG
Ingatlah bahwa pada pertemuan yang diadakan di Los Angeles pada tahun 1933, sudah disetujui dengan suara bulat bahwa setiap hari Jumat Jam 5 Sore Waktu Setempat, para penganut Kebenaran Masa Kini harus mencari Allah demi kepentingan pekabaran itu, dan yakin bahwa persetujuan bersama seperti itu akan sampai di mezbah Surga, dalam semua kebenaran, “doa yang berhasil dan yang bersungguhsungguh dari orang yang benar sangat banyak faedahnya.”
Kami memohon dengan sungguh-sungguh supaya semua saudara bergabung pada barisan jam doa yang besar ini yang akan mengguncang seluruh dunia. “Bukan oleh kekuatan, dan bukan 324 oleh kekuasaan, melainkan oleh Roh-Ku, demikianlah firman Tuhan semesta alam”, dengan cara itulah pekerjaan kita akan dilaksanakan.
Untuk membantu dalam membiasakan dirimu sendiri memenuhi janji ini, kami menganjurkan supaya selama tiga atau empat hari Jumat berturut-turut, agar dapat engkau bangun pagi-pagi putarlah penunjuk lonceng jam saudara pada Jam 5 Sore Waktu Pasifik; Jam 6 Sore Waktu Mountain; Jam 7 Malam Waktu Central; Jam 8 Malam Waktu Eastern, sesuai dengan daerah masing-masing.
Mulai sekarang dan pada hari-hari Jumat berikutnya, marilah kita bergembira, bersatu dengan kekuatan yang terpadu, serentak memanjatkan doa kita kepada Allah demi kepentingan sidang kita dan demi semua saudara kita.
BAGIAN III
Tuhan telah menyampaikan kepada kita baris demi baris, dan jika kita menolak semua prinsip ini, maka kita bukan sedang menolak para utusan yang mengajarkannya, tetapi adalah menolak Dia Yang telah memberikan kepada kita semua prinsip itu.
“Pembaharuan, pembaharuan yang terus menerus harus dipelihara di hadapan umat itu, dan melalui teladan yang kita tunjukkan tentunya kita membuktikan ajaran kita. Agama yang benar dan hukum-hukum kesehatan berjalan secara serentak. Adalah tidak mungkin bekerja untuk keselamatan laki-laki dan perempuan tanpa menunjukkan perlunya menghindar dari kepuasan dosa, yang membinasakan kesehatan, merendahkan derajat jiwa, dan mencegah kebenaran Ilahi berkesan kepada pikiran.” -- “Testimonies for the
“Karena kita sudah dekat pada akhir zaman, maka kita harus mengetahui lebih banyak dan lebih banyak lagi tentang masalah reformasi kesehatan dan pertarakan orang Kristen, menunjukkannya dalam satu cara yang lebih pasti dan menentukan. Kita harus berusaha keras secara terus menerus mendidik umat itu, bukan hanya melalui perkataan kita saja tetapi juga melalui perbuatan kita. Petunjuk dan perbuatan yang digabungkan akan mempunyai satu pengaruh yang besar.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 6, hal. 112.
KEAHLIAN MEMASAK
“Adalah merupakan satu tugas keagamaan bagi juru-juru masak supaya belajar bagaimana menyediakan makanan sehat dalam berbagaibagai jenis, sehingga makanan itu dapat dimakan dengan menyenangkan. Ibu-ibu harus mengajar anak-anaknya bagaimana memasak. Cabang pendidikan apakah yang dapat dimiliki seseorang wanita muda yang sangat penting seperti pengetahuan memasak? Makan berhubungan dengan kehidupan. Makanan yang sedikit, tidak bergizi, kurangnya pengetahuan memasak, akan merusak darah dengan melemahkan organ-organ tubuh pembuat darah. Adalah hal yang sangat perlu untuk dipikirkan bahwa seni keahlian memasak adalah satu cabang pengetahuan yang penting. Hanya ada sedikit saja tukang masak yang baik. Wanita-wanita muda pertimbangkanlah supaya berhenti untuk mengerjakan tugas kantor yang rendah sifatnya untuk menjadi seorang ahli memasak. Ini bukanlah masalahnya. Mereka tidak memandang masalahnya dari sudut pandang yang benar. Pengetahuan tentang bagaimana menyediakan makanan yang sehat, terutama roti, bukanlah pengetahuan yang tidak berarti.
Wanita-wanita muda harus diberi latihan memasak seutuhnya. Bagaimanapun keadaan hidup mereka, ini adalah pengetahuan yang dapat dipraktekkan. Ia itu adalah satu cabang pendidikan yang memiliki pengaruh langsung atas kehidupan manusia, terutama kepada kehidupan mereka yang paling dikasihi. Banyak dari antara isteri-isteri dan ibu-ibu yang tidak mempunyai 325 pengetahuan yang benar, dan kurang keahlian tentang bagian memasak, menyediakan makanan sehari-hari bagi keluarga dari makanan yang kurang sehat dan yang pasti akan merusak organorgan pencernaan, membentuk mutu darah yang rendah, dan yang seringkali menimbulkan penyakit radang yang akut, dan menyebabkan kematian sebelum waktunya.” -- “Counsels On Health”, hal. 145.
Setiap anggota MAHK yang ingin mendapat kiriman “Symbolic Code” secara tetap
dan cuma-cuma, silahkan isi formulir kosong ini.
Tolong tuliskan nama saya pada daftar pengiriman tetap saudara, untuk majalah bulanan
“Symbolic Code”.
16
326
1
327UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
“Kepada Duabelas Suku Yang Tersebar Di Seluruh Dunia”
Naskah pendek ini dipersembahkan untuk menyampaikan misi, kepada para penganut Kebenaran Sekarang, yaitu pokok-pokok berita yang mendatangkan perbaikan dan kegiatan-kegiatan Pembaharu, dan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai masalah Pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 – 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); terhadap nubuatan-nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yeheskiel, Yeremia, dan lain-lain.; tetapi lebih banyak pada 8 buku pertama dari buku-buku yang telah disebutkan di atas, terhadap perumpamaan-perumpamaan Kristus, contoh-contoh dan simbol-simbol, dan juga terhadap tulisan-tulisan Ellen G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang hanya berkaitan dengan ayat-ayat Alkitab sebagaimana yang telah diungkapkan secara Ilahi dan memiliki kuasa untuk menyampaikannya -- mengandung tanda kebenaran yang positif. Oleh sebab itu, ia itu bagaimanapun akan memberikan suatu jawaban yang benar kepada pertanyaan-pertanyaan, atau selain itu mengaku ketidaktahuannya dengan mengatakan, “saya tidak tahu.”
Tujuan yang terutama dan terpenting, adalah untuk mengungkapkan kenyataan bahwa waktunya telah tiba bagi Tuhan untuk memanifestasikan kuasa-Nya, dan untuk mempersatukan dan memurnikan sidang-Nya di bumi -- memanggilnya untuk bangkit dari tempat tidur debunya, lalu mengenakan kekuatannya dan mempersembahkan pakaian-pakaiannya yang indah, karena “mulai dari sekarang” orang-orang yang najis tidak akan masuk ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia meminta dengan sungguh-sungguh supaya para pekabar dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan” itu, yang berada di bawah pengawasan-Nya, harus dengan seksama menuruti segala persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehat-nasehat yang dibebankan kepada mereka dari waktu ke waktu, janganlah menambahkan sesuatu ke dalamnya atau mengurangkan sesuatu dari pekabaran itu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kekuasaan keilahian, karena sidang akan menjadi terang dunia “indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti suatu bala tentara dengan panji-panjinya.” (Yesaya 62 : 1 – 7; Prophets and Kings, h. 725.)
Lambang yang terdapat pada halaman judul adalah suatu lambang dari Wahyu pasal 12 dan pasal 9, dan Yesaya 7 : 21, yang mana lambang-lambang itu telah dijelaskan di dalam buku-buku terbitan kami.
Penghibur bulanan ini dengan senang hati memanggil semua orang Masehi Advent Hari Ketujuh yang mau membuka pintu mereka dan menyambut kehadirannya. Ia dengan bebas memberikan waktunya untuk melayani mereka yang akan menjadi pewaris keselamatan, dan juga tidak memungut biaya ataupun mengadakan permintaanpermintaan untuk melayani kepentingan dirinya sendiri; ia itu disokong oleh pemberian-pemberian sukarela, tanpa beban dan penghibur bagi semua orang. Doanya selalu agar setiap pembacanya akan menjadi sejahtera dan sehat bahkan jiwa mereka dikenyangkan. (3 Yohanes 2.)
Sampaikanlah pertanyaan-pertanyaan saudara yang jelas dan terang, berikanlah juga keteranganketerangannya; maka sebagai balasannya ia akan memberikan pelayanannya kepada mereka segera setelah ia itu diterima.
Sekarang jika engkau berkeinginan untuk memiliki sahabat berbentuk cetakan ini supaya dikirim secara tetap ke rumahmu, berikut buku-buku cetakan kami yang gratis, kirimkan nama dan alamat saudara ke The Universal Publishing Association Symbolic Code Dept, Pusat Gunung Karmel, Danau Waco, Texas.
V.T. HOUTEFF
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
2
328SALAM DARI IBU ALAM
DI GUNUNG KARMEL
Karena sebagaimana para penganut Kebenaran Masa Kini selalu dengan setia memasang telinga mereka dalam suatu usaha untuk ingin sekali mendengarkan siaran-siaran berita dari bukit “padang rumput hijau” contoh saingan ini, yang mana dulu perhatian nabi Mikha diarahkan (Mikha 7 : 14), maka kami kuatir kalau mereka akan sangat kecewa jika kami tidak memberitahukan apapun tentang kegiatankegiatannya; oleh sebab itu, kami sangat senang menyampaikan salam dari Ibu alam di Gunung Karmel ini.
Kebenaran itu semakin menjadi mengesankan karena sejak dari permulaannya Tuhan telah menyediakan tempat ini untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya. Kami percaya akan hal ini sebab di samping keuntungan besar yang diperoleh dari pusat lokasinya di sebelah Utara dari belahan bumi Bagian Barat, juga keadaan sekitar dan anugerah yang menyenangkan dari lingkungan alamnya yang paling indah. Jauh dari segala keduniawian dan dari kebobrokan pengaruh kehidupan perkotaan, sehingga ia itu memberikan kedamaian bagi jiwa seseorang dan juga keceriaan dalam “berkat pengharapan” yang tampaknya tak dapat diperoleh dari sebidang tanah yang lain.
Hal ini memang benar terutama sejak akhir bulan Maret, karena selama waktu itu Alam sedang menunjukkan kesegarannya yang paling indah dan banyak daun-daun yang berwarnawarni, bagaikan sentuhan terakhir pembubuhan titik-titik dari bunga-bunga yang beraneka ragam, sementara banyak burung-burung sedang menyanyikan “nyanyian rimba sukacita” mereka yang memenuhi telinga dengan suara nyanyian yang paling merdu, menambah paduan suara dari berpuluh-puluh ribu suara Alam yang menaikkan pujian kepada-Nya sebagai Pencipta semesta alam.
Selain itu kami tidak akan lupa untuk berbicara tentang bunga-bunga liar yang indah yang terdapat dimana-mana laksana permadani yang berwarna warni menutupi tanah itu, dan harum semerbaknya membuat udara segar sehingga nyaman untuk dihirup oleh pohon-pohon aras yang tumbuh kokoh di seluruh hutan itu dengan warna hijau yang hidup.
Nada simponi dan warna dan wangiwangian yang mengisi seluruh hutan itu, seolaholah sedang menyelimuti jurang-jurang dan kedua bukit yang tinggi itu.
Dan akhirnya, sementara kami memandang ke dalam kejauhan ke atas tanah yang bagaikan meja itu, maka di seberang horizon angkasa biru yang tidak terbatas luasnya membawa kenangan atas janji : “Mereka akan memandang tanah yang sangat luas.” (Yesaya 33 : 17.)
Kemudian apabila perhatian kita diarahkan tepat ke sebelah timur perumahan (kamp), kita dapat melihat tanah yang landai dari perkebunan kita yang ditumbuhi dengan hasil-hasil bumi untuk dimakan selama bulan-bulan musim panas, dan agak jauh dari situ ada beberapa hektar tanah untuk menanam padi-padian dan lain-lain, yang menyediakan keperluan kita selama musim dingin, sedangkan di sebelah selatan tanah kampus terletak kebun anggur kita yang baru yang dapat memberi banyak harapan untuk mempersiapkan meja makan malam kita dengan jenis buah-buahan yang lezat, oleh mana keduabelas pengintai itu menggambarkan keindahan akan Tanah Perjanjian.
Meskipun di sana terdapat musim kekeringan yang luar biasa namun dari setiap bulan April Tgl. 14, yang dimulai sejak berakhirnya musim gugur ada sekali curahan hujan, sehingga tumbuh-tumbuhan tidak kelihatan begitu rusak, tetapi hingga tanggal ini (13 Mei) kita mempunyai tiga kali curahan hujan yang membuat segala sesuatu tampaknya memberi harapan. Sebab itu, kami memohon kepada semua rekan penganut Kebenaran Masa Kini agar mereka memanjatkan doa kepada Dia Yang “tangan-Nya dapat mencapai tempat-tempat yang dalam di bumi”, serta 329 berkata, “Ya Tuhan, betapa banyak perbuatan tangan-Mu! Dengan hikmat Engkau telah menjadikan semuanya : sehingga bumi penuh dengan ciptaan-Mu. Ada lautan yang luas dan lagi lebar yang menyimpan banyak binatang-binatang besar dan binatang kecil. Di sana kapal-kapal berlayar; di sanalah monster lautan yang engkau jadikan supaya bermain-main di dalamnya. Semuanya berharap kepada-Mu, supaya Engkau memberi makan mereka, masing-masing tepat pada musimnya. Apabila Engkau memberi makan mereka, maka mereka pun berkumpul : Apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka pun kenyang oleh kebaikan. Apabila engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka merasa susah : Apabila Engkau mengambil napas mereka, mereka pun mati, dan kembali menjadi debu. Apabila Engkau memberikan Roh-Mu, mereka pun hidup : dan Engkau memperbaharui per-
Jika Tuhan sudah melihat waktunya yang tepat untuk memberkati kita dengan curahan hujan dan sinar matahari sehingga kita dapat memperoleh gandum yang cukup untuk keperluan kita, dan untuk memberi makan ayam, dan kemudian memberikan telurnya untuk kita jual, dan jika jumlah kambing kita dapat bertambah dari tujuh ekor sampai kira-kira seratus ekor, disamping beberapa ekor domba yang makan rumput di atas bagian tanah yang tidak diolah, maka semuanya itu akan memberikan kepada semua pengerja yang tinggal di sini dengan makanan dan pakaian serta meneruskan pembayaran tanah itu setiap tahun.
NASEHAT
Kepada Mereka, Atas Siapa
Akhir Dunia Ini Akan Datang
Seorang peninjau yang benar-benar sadar menuliskan berita pembaharuan dari ladang pekerjaan yang jauh, dan di sini kami menerbitkan sebahagian dari suratnya yang merupakan amaran kepada mereka yang cenderung akan jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan yang dituliskan di dalamnya, yaitu orang yang mungkin tidak suka untuk ditemukan di antara para tamu tanpa memakai “pakaian pesta” pada waktu Raja itu masuk, dan yang ingin terhindar dari meratap
3 dan menggertakkan gigi “di kegelapan luar.” (Matius 22 : 2 – 13). Surat itu berbunyi demikian :
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi kepada orang-orang yang mengaku percaya pada Kebenaran Masa Kini, yang telah diajar, ditegur, dan yang telah diperingati baik melalui pendidikan maupun melalui teladan yang ditunjukkan, namun masih terus tidak berlaku jujur, dan berjalan pada jalannya yang dulu seolah-olah mereka sama sekali tidak pernah melihat, mendengar, dan mengetahui jalan yang lebih baik.
“Adalah mengherankan untuk melihat dan mendengar muslihat dan tipu daya oleh mana musuh sedang berusaha keras mencemari seluruh rombongan dan menipu jiwa-jiwa dari kehidupan kekal. Sebagian orang menghabiskan waktunya untuk memasak, memakan makanan yang terbuat dari tepung putih -- yaitu pastel, kuekue, dan lain-lain, memakan gula-gula yang merusak kesehatan mereka; meminum kopi dan coklat yang hanya merangsang dan memacu saraf-saraf mereka ke puncak keresahan; memakan keju dan menggunakan cuka, mustard (semacam bumbu), bahan-bahan makanan yang sangat pedas, dan lain-lain. Yang lainnya memakai kaus kaki sutera yang sangat tipis, memakai baju yang lengannya pendek, memakai baju yang terbuka lehernya, dan merias wajah dengan memerahi pipi, memakai bedak, lipstik, dan mencat kuku jari secara tidak wajar. Sedangkan yang lainnya lagi membaca kolom berita lucu dalam surat kabar, mengerjakan teka teki silang, dan mendengarkan acara duniawi pada radio; membaca surat kabar dan menulis surat-surat pada hari Sabat; membuat hari Sabat itu suatu perkara yang terlalu kecil untuk keperluan pembaharuan dan sama sekali tidak belajar; tidak cukup tidur sehingga matanya mengantuk di dalam pertemuan-pertemuan : makan terlalu sering dan terlalu banyak sehingga membuat pikiran menjadi 330 tumpul dan melelahkan tubuh.
Di sini baru sedikit saja yang telah saya sebutkan beberapa kebiasaan dan perbuatanperbuatan, pendapat-pendapat dan teori-teori orang Laodikea yang lama, yang digunakan oleh musuh untuk mencobai para pembaharu, dan oleh semuanya itu ia mengumpan para penganut Kebenaran Masa Kini supaya mereka terjerat ke dalam karung penculikannya.
“Saya juga harus menyebutkan perkara lain yang telah lama saya pikirkan. Sesungguhnya berbagai macam surat menyurat yang sama sekali tanpa mengandung terang rohani telah lama berlangsung di antara serombongan yang sedang bertambah jumlahnya, dari antara penganutpenganut “Tongkat Gembala”, namun tak satupun yang berfaedah dan semuanya sangat menyusahkan. Golongan orang-orang ini dalam kenyataannya, tidak sejalan dengan “Tongkat Gembala” dan juga tidak sejalan dengan organisasi, karena sementara berpura-pura menjadi teman salah satu dari keduanya (Tongkat Gembala dan organisasi gereja), pada waktu yang sama mereka berdiri agak jauh melempari kedua partai itu dengan batu dengan jalan membuat surat-surat yang banyak, dengan demikian mereka secara tidak sadar sedang dipermainkan oleh tangan iblis lalu memberi kekuatan kepadanya oleh menghabiskan waktu mereka, mengganggu pikiran para penganut Kebenaran Masa Kini, dan menghalangi serta memperlambat pekerjaan itu, sedangkan mereka berpura-pura menggunakan waktu mereka untuk membantu.
“Orang-orang lainnya sangat bersemangat untuk masuk ke dalam pekerjaan itu serta mau membantu menyelamatkan sidang, tetapi tidak mau membayar perpuluhan!”
Dengan sungguh-sungguh kami memohon kepada para penganut Kebenaran Masa Kini agar mengawasi diri mereka sendiri dari setiap pengaruh kejahatan dan memperoleh kemenangan atas kebiasaan manusia yang sedang mendorong hati mereka menjual hak kesulungan mereka untuk “semangkok kacang merah” atau sehelai “baju Babilon”, atau untuk kesia-siaan dan ketamakan.
IA AKAN KELIHATAN UNTUK
KESUKAANMU,LALU MEREKA
AKAN MENJADI MALU
Saudara Houteff yang kekasih :
Saya sebagai seorang anggota tetap dari sidang MAHK yang diakui oleh Conference MAHK, bagian terakhir dalam sidang yang tinggal di San Angelo melaporkan : Pada hari Jumat yang lalu ada tiga orang pendeta yang datang ke sini, dan setelah mereka selesai berkotbah untuk menentang “Tongkat Gembala” itu, kemudian mereka mengadakan rapat kerja, dimana dalam rapat itu diminta supaya semua orang yang masih tetap setia kepada sidang MAHK dan mau meninggalkan ajaran-ajaran “Tongkat Gembala” itu berdiri. Lima dari antara kami tetap duduk. Yakni : Sdr. Aclin (diakon gereja), Sis. Aclin (bendahara), Sis. Reeves (pemimpin sekolah sabat), Sis. Ebner (Sekretaris sidang), dan saya (Sdr. Ebner ada di rumah karena sakit). Pendeta-pendeta itu mengatakan “bahwa mereka telah menunjukkan kesabaran terhadap semua orang, kecuali Ny. Noguess dan Ny. Ebner, yang menghabiskan waktunya untuk mengajarkan dan memberitakan “ajaran Tongkat Gembala” itu.
Mereka mengadakan pemungutan suara secara diam-diam, dan hasilnya sembilan orang setuju memecat, dan tiga orang (Saudara dan Sister Aclin, dan Sis. Reeves) menentang. Karena kami tidak ada melanggar hukum Allah maupun hukum manusia, melainkan hanya berdiri dengan benar kepada prinsip, maka semua tata cara pelaksanaan mereka tidak sesuai dengan ajaran Alkitab dan merupakan perbuatan yang tidak senonoh.
Meskipun sekarang tampaknya kami hidup 331 tanpa mempunyai sebuah gereja, namun kami percaya pada janji, bahwa Ia akan menjadi Penuntun dan Sahabat Yang paling akrab dalam setiap waktu yang diperlukan.
Saya lupa mengatakan bahwa mereka telah memecat Sis. Reeves dari jabatannya, karena ia menolak untuk berhenti membaca “Tongkat Gembala” itu bagi dirinya sendiri, demikian juga Saudara dan Sister Aclin sudah berhenti bekerja.
(Tertanda) Ny. W.J. Noguess
San Angelo, Texas
“Beranikah seorang di antara kamu, yang berselisih dengan sesama saudaranya, pergi mencari keadilan kepada orang yang tidak benar, bukankah mereka seharusnya pergi kepada orang-orang kudus? Tetapi hendaklah seorang saudara pergi mencari keadilan kepada saudaranya, sebelum mereka pergi kepada orangorang yang tidak percaya.” (1 Korintus 6 : 1, 6.)
Pada Sabat pagi, tanggal 11 Mei 1936, kami serombongan dari (guru-guru, orang-orang tua, pelajar-pelajar yang mengajarkan “Tongkat Gembala” dari Sekolah Gereja di La Crescenta) 4 semuanya hadir di gereja Hawthorne MAHK untuk berbakti. Sebelum kami sampai di pintu gereja, kami didatangi seorang pendeta yang buru-buru memberitahukan kepada kami bahwa kami tidak diijinkan masuk, dan jika kami tidak mengindahkan perintah mereka, maka mereka terpaksa akan mengambil tindakan dengan memanggil polisi.
Kami menanyakan kepada mereka apa alasan mereka untuk tidak mengijinkan kami masuk, tetapi kami tidak ada mendapat jawaban yang tepat, yaitu, “Majelis telah mengadakan pemungutan suara untuk membiarkan kamu di luar. Kami hanya tidak menghendaki kamu di sini.”
Karena sia-sia untuk mendapat alasannya, dengan tenang kami keluar lewat tangga gereja dan pergi ke lapangan parkir di depan gereja dan belajar Alkitab diam-diam.
Saat itu juga, seorang dari antara pendetapendeta itu segera pergi dengan mobilnya, dan kira-kira sepuluh menit kemudian, sebuah mobil polisi membawa Sister Jourdain dan puterinya, yang baru-baru ini keduanya dipecat dari gereja Hawthorne karena memeluk Kebenaran Masa Kini, dan yang pada minggu sebelumnya sudah diperingati supaya mereka jangan datang lagi ke gereja. Suami saya mendekati anggota-anggota polisi itu lalu menanyakan kepada mereka mengenai penahanan kedua saudari ini, tetapi segera setelah pendeta Cales melihat suami saya mendekati mereka, ia berlari menjumpai anggotaanggota polisi itu dan berbicara kepada mereka untuk menanamkan prasangka ke dalam pikiran mereka dan dengan kata-kata yang halus ia mengatakan kepada polisi itu bahwa tidak ada gunanya berbicara dengan mereka.
Kami memohon supaya diijinkan menemani kedua saudari ini ke kantor polisi, dan setelah mereka berpikir sebentar, maka mereka mengijinkan kami pergi dengan mereka. Tetapi kemudian mereka memutuskan, bahwa atas anjuran Pendeta Cales agar lebih banyak yang dibawa sehingga mereka membawa seluruh rombongan ke kantor polisi Howthorne.
Sementara itu, Sis. Shaffner, seorang anggota lain dari gereja Hawthorne yang barubaru ini dipecat, adalah seorang “yang menjadi korban keadaan” sebagaimana kemudian diakui oleh sersan polisi, karena tepat setelah kami dibawa ke pos, ia menghentikan mobilnya di depan gereja, lalu menurunkan seorang saudari dan kemudian pergi lagi, lalu kemudian Pendeta Cales melihatnya dan menyuruh polisi mengejarnya, dengan maksud supaya ia juga dibawa ke Kantor polisi Hawthorne!
Pada waktu itu, suami saya telah dipanggil ke pos untuk membicarakan perkara itu dengan Sersan itu. Di sini ternyata Tuhan mengubah kekalahan menjadi kemenangan. Gantinya tidak berhak untuk kembali ke gereja, sebaliknya kami 332 diberi jaminan untuk menghadiri perbaktian, dengan ketentuan bahwa jika mereka tidak mengijinkan kami masuk, maka kami dapat memparkir mobil-mobil kami secara sudut menyudut di seberang jalan gereja, dan duduk di dalamnya mempelajari pelajaran Sekolah Sabat kami.
Setelah meninggalkan pos polisi, maka beberapa orang dari antara kami pergi ke gereja Inglewood, yang tidak jauh dari gereja Hawthorne, karena kami mau melihat Saudara Lipsey, yang telah diancam oleh sidang akan dimasukkan ke dalam tahanan, kalau menghadiri Sekolah Sabat di sana, juga karena kami ingin berbakti di beberapa gereja lain jika hal itu mungkin. Setelah kami tiba di sana, kami melihat Saudara Lipsey sedang berdiri di depan gereja, ia tidak diijinkan masuk.
Kami didatangi oleh tiga orang pendeta pada pintu gereja, yang dengan bibir bergetar mengatakan supaya kami jangan masuk ke dalam gereja, dan jika perlu mereka mengatakan akan memanggil polisi untuk memaksa kehendak mereka. Tetapi sekali lagi mereka tidak memberikan alasan kenapa mereka melarang kami untuk berbakti selain menghalangi acara gereja. Segera kami dengar bahwa dua orang polisi sudah ditempatkan pada jarak yang agak jauh, maka saya beserta suami saya pergi menjumpai mereka untuk memprotes perlakuan sidang yang tidak adil sementara salah satu dari pendeta itu cepat-cepat menyalakan api prasangka.
Polisi-polisi itu berkata secara singkat, dan tampaknya mereka bertindak berat sebelah dan tidak panjang pikir terhadap kami, maka setelah berbicara sebentar dengan mereka, maka Sdr. Lipsey, saya dan suami saya dimasukkan ke dalam mobil polisi untuk menghadap Kepala Polisi Inglewood.
Di sini kami kurang beruntung seperti yang kami alami di Hawthorne, karena daripada mendengar keterangan yang diberikan oleh suami saya, sebaliknya kepala Polisi itu menutup telinganya dan tidak mau sama sekali mendengar keterangan, dan kepada kami dikatakan supaya tetap menjauhkan diri dari gereja Inglewood, dan jangan membagi-bagikan buku di sekitar Inglewood, kalau tidak, kami akan dihukum karena didakwa tidak mengindahkan peringatan. Tetapi dengan sukacita kami meneruskan tujuan kami, karena “dianiaya” tetapi tidak ditinggalkan; kami dibuang, tetapi tidak dihancurkan, “sebab kami mengingat kata-kata penghiburan Paulus kepada Timotius, “Aku telah menderita kesusahan, sebagai seorang pelaku kejahatan, bahkan dimasukkan ke dalam tahanan. Tetapi Firman Allah tidak dapat dibelenggu”, maka kami bernyanyi bersama pemazmur : “Sesungguhnya murka manusia akan menjadi puji-pujian bagimu, dan sisa amarahnya pun akan Engkau tahankan.”
“… Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami berlaku sabar; kalau kami difitnah, kami tahan menderita : sebab kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan barang-barang yang kotor sampai kepada
Tetapi terhadap mereka yang mencaci maki, menganiaya dan memfitnah kami, kalimat yang menakutkan ini berkata : “Celakalah kamu yang sekarang ini ketawa, karena kamu akan berkabung dan meratap”, sedangkan kepada “orangorang sabar” ada janji yang mulia : “Berbahagialah kamu yang sekarang ini menangis karena kamu akan bersukacita.”
Ny. M.J. Bingham,
La Crescenta, California
5
DIUSIR TETAPI TIDAK
BERPUTUS ASA!
Saudara-saudara yang kekasih :
Sekarang hati saya lebih berbahagia karena pekabaran “Tongkat Gembala” itu telah mendapat satu tempat yang hangat di dalam hatiku. Saya mengasihi Juruselamat dan merasakan bahwa Ia telah menolong saya dengan 333 memberikan kepada saya kesempatan kedua untuk membuktikan kasih saya kepada-Nya dalam memikul celaan-celaan yang datang dari saudara-saudara saya, yang marah menentang orang-orang yang telah menyampaikan pekabaran pemeteraian itu kepada saya, dan walaupun mereka belum mengetahuinya, namun mereka telah menutup rumah-rumah dan hati mereka untuk menentang Roh Allah dan juga menentang terang yang begitu cemerlang dari dalam Alkitab dan dari Kesaksian-Kesaksian itu.
Dengan memandang ke belakang, saya dapat melihat bahwa beberapa tahun yang lalu saya adalah seorang Laodikea yang 100 persen, buta dan benar-benar merasa puas baik atas pekabaran MAHK yang saya miliki maupun atas kemiskinan pengetahuan saya atas keselamatan saya.
Buku “Testimonies on Sabbath School Work”, halaman 62 – 66 dan buku “Testimonies to Ministers”, halaman 300, juga buku “Testimonies for the Church”, Jilid 5, halaman 211, adalah buku-buku yang merupakan pertahanan iman yang baik sekali disampaikan kepada orang-orang saleh.
Pekabaran itu mengatakan, “Serukanlah kuat-kuat, dan jangan tahan-tahan, perdengarkanlah suaramu bagaikan sebuah sangkakala, dan tunjukkanlah kepada umat-Ku semua pelanggaran mereka, dan isi rumah Yakub dosadosa mereka”, adalah ayat yang sedang membaharui kehidupan saya, dan yang merupakan kenyataan-kenyataan kebenaran untuk memberi keterangan kepada pekabaran itu, dan pada waktu saya membaca semuanya untuk yang pertama sekali maka semuanya itu telah mengejutkan hati saya, dan apa yang telah saya baca sudah cukup untuk memberi keyakinan kepada saya bahwa musuh sedang memakai topeng untuk menyamar sebagai orang-orang MAHK, dan dengan cepat serta dengan sembunyi-sembunyi menyusup ke dalam gereja-gereja kita, dan, berpura-pura menyerukan ke telinga anggota dengan meniru suara Tuhan yang mengatakan, “Bangunlah, bangunlah; pakaikanlah kekuatanmu, Hai Sion; kenakanlah pakaian keindahanmu hai Yerusalem, kota suci; sebab mulai dari sekarang tidak akan ada lagi orang najis dan tak bersunat masuk ke tengah-tengahmu” (Yesaya 52 : 1), dan mereka lebih banyak lagi yang mendengkur. Ini hanya menunjukkan bahwa seni-seni penipuan ular tua itu telah menebarkan awan kegelapan yang tebal ke atas semua orang, dan karena bibit kepuasan dan prasangka yang ditanamkannya telah menemukan tanah yang subur dalam hati banyak orang, maka ia berharap untuk menahan kita supaya tidak mengetahui kebenaran itu selama-lamanya.
Oleh sebab itu, dengan kemurahan Allah, saya akan berusaha sekuat tenaga saya untuk membangunkan saudara dan saudari saya agar mereka dapat melihat “Kebenaran Masa Kini” untuk zaman ini. Tidak ada apapun kecuali kematian yang dapat menghalangi saya untuk menyampaikannya kepada orang-orang lain. Berdoalah untuk mereka dan untuk saya juga, supaya umat Allah dapat kembali kepada “petunjuk jalan yang mula-mula” dan kepada mimbar yang kokoh itu untuk menggenapi katakata berikut : “Kesaksian yang hidup itu telah bangun kembali. Amaran penting yang terakhir telah diserukan kemana-mana, maka ia itu telah menggucang dan membangkitkan amarah semua penduduk bumi yang tidak mau menerima pekabaran itu.” (“Early Writings”, hal. 279.)
Saya merasa begitu lemah dan tidak mampu untuk mengambil sesuatu peranan dalam memberikan pekabaran ini kepada sidang, namun saya telah menyerahkan diriku sendiri dan menyerahkan semuanya kepada Allah, dan memohon kepada-Nya agar Ia membuat saya menjadi berkat kepada umat-Nya, dan supaya semua orang yang berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang terdapat di tengahtengah mereka dapat membantu saya melalui doadoa mereka.
Kami sangat berterima kasih karena Symbolic Code itu. Bagian Pertanyaan dan 334 Jawaban dari isinya telah memberi penjelasan dengan sangat memuaskan kepada hampir semua pokok-pokok pertentangan yang ditimbulkan oleh pihak penentang untuk melawan pekabaran yang ada sekarang.
(Tertanda) T.E. Henderson
Keene, Texas
Saudara yang kekasih :
Sejak waktu terakhir saya menulis surat kepadamu, saudari yang lain dan saya sendiri telah dipecat karena percaya akan pekabaran “Tongkat Gembala” itu. Selama mereka mendapat perpuluhan dari beberapa orang anggota kita, mereka membiarkan kami sendirian, tetapi sejak perpuluhan itu dihentikan maka mereka telah mengadakan rapat khusus untuk memecat kami. Saya sangat menyesali tindakan yang dilakukan oleh para pemimpin itu.
Semakin saya mempelajari pekabaran ini, maka semakin jelas saya dapat melihat bahwa Tuhan akan datang untuk mengambil alih pemerintahan dalam tangan-Nya sendiri dan menggantikan kepemimpinan. Saya memperoleh penghiburan yang banyak dari ayat-ayat berikut :
“Dengarlah firman Tuhan, hai kamu yang gentar kepada firman-Nya, adapun saudarasaudaramu yang membenci kamu, dan yang mengucilkan kamu demi menghormati nama-Ku, dan yang mengatakan, Hendaklah Tuhan dimuliakan; tetapi Ia akan tampak bagi sukacitamu, lalu mereka akan menjadi malu.” (Yesaya 66 : 5.)
“Tetapi sekalipun kamu harus menderita karena kebenaran, namun kamu akan berbahagia. Maka janganlah kamu takut terhadap apa yang mereka takuti, dan janganlah pula hatimu
Saya mengucapkan terima kasih kepada Allah karena saya telah mendengar pekabaran ini tepat pada waktunya untuk membangunkan umat itu dari tidurnya, dan jika mereka setia, maka mereka akan diperhitungkan di antara lima anak dara yang bijaksana itu.
(Tertanda) Ny. A.E. Bettys,
Anacortes, Washington.
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya adalah seorang penganut “Tongkat Gembala” yang setia, dan yang bermaksud untuk tetap berjalan dengannya sampai kepada akhir. Saya begitu berbahagia karena Tuhan telah membuka mata saya untuk melihat terang itu, dan jika Ia mau memperkenankan saya, saya akan menyampaikannya kepada orang-orang lain, supaya mereka juga dapat memeluk kebenaran bagi zaman ini lalu bergembira di dalamnya seperti yang kita alami. Berdoalah untuk saya.
(Tertanda) Ny. Nora Walters
6
Yang Lemah Akan
Menjadi Seperti Daud
Mereka yang merasa takut dan merasa curiga, akan menyatakan diri mereka secara terang- terangan untuk berada di pihak Kristus dan kebenaran-Nya. Yang terlemah dan yang paling ragu-ragu di dalam sidang, akan menjadi seperti Daud -- rela berbuat dan berani.” (Testimonies for the Church, Jilid 5, hal. 81).
Saudara-saudara dan saudari-saudari yang kekasih :
Saya sedang mengajarkan pekabaran “Tongkat Gembala” itu kepada semua anggota gereja yang ada di sini. Di sini ada satu rombongan yang terdiri dari sepuluh orang yang sedang belajar “Tongkat Gembala”, dan kami sedang berdoa supaya seluruh anggota gereja dapat menyambutnya. Kami sedang menantikan para pendeta yang ada di sini pada suatu hari mencoba untuk membuktikan bahwa “Tongkat 335 Gembala” itu salah, tetapi kami mengetahui bahwa kebenaran itu akan tetap berdiri.
Saya telah menjadi seorang penganut pekabaran “Tongkat Gembala” itu selama hampir satu tahun. Saya beserta isteri saya telah hilang kedudukan di Birmingham, Alabama, karena membela pekabaran “Tongkat Gembala” itu, namun kami sangat berterima kasih karena saudara-saudara yang kekasih yang belajar dengan saya di Birmingham masih tetap setia : dan beberapa orang di antara mereka secara nyata telah mengambil pendirian untuk mendukung Kebenaran Masa Kini. Satu-satunya keinginan saya adalah untuk menyampaikan pekabaran itu kepada saudara-saudara kita di dalam sidang sebelum waktunya terlambat …
Dengan sangat ingin saya menunggu-nunggu kedatangan Symbolic Code itu setiap bulan, dan saya selalu membacanya pada kesempatan yang pertama. Tolonglah ingat saya di dalam doa-doa saudara supaya saya berhasil untuk memenangkan banyak jiwa yang berharga kepada Kristus.
(Tertanda) J.R. Vories
Logansport, Indiana
Saudara-saudara yang kekasih :
Pada musim gugur yang lalu dalam penyelidikan mengenai “Gambar Kaabah”, kami terbentur ke dalam apa yang tampaknya menjadi pokok-pokok percekcokan, tetapi karena takut bahwa kami dapat beralih dari terang yang datang dari Tuhan, maka kami mulai berusaha memecahkan ketidakcocokan itu. Setelah tiga bulan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, maka saya tidak dapat untuk membantah satu perkara khusus, dan walaupun saya jumpai banyak sejarah yang hilang namun ada bukti-bukti yang cukup untuk membenarkan iman dan keyakinan seseorang dalam pelajaran itu. Saya menemukan pokok pelajaran yang sangat menarik, dan saya sangat senang karena waktu yang digunakan untuk itu; karena hal itu membuktikan kepada saya bahwa ini adalah suatu pekabaran yang datang dari Allah, yang mendesak kita supaya menyucikan dan bersiap-siap bagi kegenapan Yeheskiel 9. Adalah jelas bahwa tidak ada seorangpun yang akan memperoleh meterai Allah jika ia terus berdosa atau lalai untuk berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang ada di dalam sidang. (Testimonies for the Church,
(Tertanda) R.F.G
Portland, Oregon.
Saudara-saudara dan saudari-saudari yang kekasih :
Saudara akan menerima uang sebanyak $1.00 (satu dollar) yang terlampir untuk membayar buku “Tongkat Gembala” Jilid 2. Kami masih sedang mempelajari pertanyaanpertanyaan ini dan menjadi lebih yakin bahwa ia itu adalah Kebenaran Masa Kini. Kiranya Allah akan memberkati semua saudara.
(Tertanda) Ny. J.W.W.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Saudara J. yang kekasih :
Beberapa bagian dari pertanyaan saudara akan dijawab sebagai berikut :
“Kapankah Ketujuh Meterai Itu
Berakhir?”
“Ketujuh Meterai” itu berakhir dengan kedatangan Kristus yang kedua kali karena dari kenyataan bahwa semuanya itu menggambarkan keadaan semua penduduk bumi dan juga pemeteraian orang-orang suci, sebagaimana saudara dapat perhatikan melalui empat meterai yang pertama, dan walaupun gambar pada halaman 204 dari “Tongkat Gembala” Jilid 2 itu tidak menunjukkan kenyataan bahwa ketujuh 336 meterai itu tidak berakhir pada permulaan seribu tahun, namun ia itu sudah dijelaskan pada halaman 221. Jika meterai-meterai itu harus berakhir pada penutupan masa kasihan, maka ia itu akan menunjukkan akhir dari umat manusia di atas bumi sebelum bela-bela itu dicurahkan dan sebelum Kristus datang untuk menyambut umat- Nya.
Menjelaskan Kejadian
Yang Bertepatan Waktunya
Dari Gambar Itu
Pembubuhan tahun 1585 (perincian gambar, “Tongkat Gembala” Jilid 1, halaman 112), yang berasal dari tanggal kelahiran Yakub (bapa dari duabelas suku), menurut angka lambang dari kelahiran sebuah organisasi gereja yang tentunya melahirkan kedua belas suku itu -- mereka yang 144.000 itu. Karena kebenaran mengenai mereka yang 144.000 itu pertama sekali sudah diungkapkan pada tahun 1930, maka tahun ini adalah sebagai tahun pada masa sidang melahirkan hamba-hamba Allah itu. Pada masa itu, gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sudah berusia 85 tahun, sehingga bilangan tahun-tahun itu cocok dengan bilangan tahun dari panggilan kepada Abraham sampai kepada kelahiran Yakub (85). Oleh sebab itu, dengan mengurangi bilangan tahun panggilan kepada Abraham sampai kepada kelahiran Yakub (yaitu 85), dari tahun dimana kebenaran mengenai 144.000 itu diungkapkan (1930), maka kita akan dibawa kembali kepada tahun kehadiran organisasi gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (1845) sehingga dengan cara demikian membuktikan bahwa gereja atau sidang yang istimewa inilah yang akan melahirkan keduabelas suku rohani itu.
Tahun 1715, telah didapat dari tahun berangkatnya Israel kuno ke negeri Mesir, adalah contoh batas pemisah waktu di antara contoh dan contoh saingan. Contoh waktu (masa) yang pertama adalah dari panggilan kepada Abraham sampai kepada Israel masuk ke negeri Mesir -- 215 tahun -- dan contoh yang kedua adalah dari waktu ketika mereka tiba di Mesir sampai kepada waktu mereka keluar, yang menjadi 215 tahun yang lain. Tidak ada arti contoh saingan dalam pembubuhan tahun 1715 itu, kecuali bahwa ia itu
7 cocok sebagai garis pemisah di antara masa sebelumnya sampai kepada masa berikutnya, sehingga menunjukkan adanya tiga kejadian yang sejajar waktunya sebelum pembubuhan 1715 dan tiga sesudahnya, termasuk dua panel yang terakhir sebagaimana yang telah ditunjukkan pada gambar itu.
Semua orang yang merupakan anggotaanggota sidang sampai kegenapan Yeheskiel Sembilan akan memperoleh meterai dan menjadi salah seorang dari antara mereka yang 144.000 itu atau jika tidak, mereka akan ditinggalkan tanpa meterai lalu jatuh di bawah “senjata-senjata pembantai” dari “kelima orang laki-laki itu.”
Siapakah Yang Akan Jatuh dan
Siapakah Yang Akan Bertahan?
Mereka yang terlalu muda dalam iman tidak dituntut untuk memahami lebih banyak ajaranajaran yang terdapat dalam “Tongkat Gembala” itu selain daripada yang sudah mereka ketahui, tetapi mereka wajib terus belajar dan terus berkeluh kesah karena segala kekejian yang dilakukan di dalam sidang. Tidak ada maaf karena mengabaikan kewajiban ini. Kejahatan yang ada di dalam sidang sangat mudah dikenal maka orang harus berbicara sekalipun ia tidak dapat memahami setiap pokok dari ajaran-ajaran itu.
Tongkat Gembala Jilid yang pertama mengarahkan perhatian kita kepada segala kekejian untuk mana kita “berkeluh kesah” serta membuat kita mampu untuk memperoleh meterai dan luput dari kehancuran itu. Tetapi kita harus mempelajari Jilid yang kedua untuk pertolongan tambahan dan untuk mempersiapkan kita sendiri untuk menyampaikan pekabaran itu kepada dunia sesudah pembersihan di dalam sidang. Mereka yang sekarang tidak mempunyai hak istimewa untuk mempelajarinya tidak bertanggung jawab karena berada dalam kegelapan sehubungan dengan terang yang sedang bercahaya ke atas kita.
337Saya tidak yakin bahwa Allah akan menyelamatkan siapapun karena berada dalam bahaya menolak pekabaran-Nya. Mereka yang sekarang tidak mendengar suara Gembala Yang Baik itu, tidak akan juga mau mendengarkannya pada waktu kebangkitan, tetapi mereka yang meninggal dengan tidak disengaja tanpa mengetahui pekabaran pemeteraian itu akan dihakimi hanya melalui pekabaran sejak tahun 1844. Tetapi mereka yang telah sengaja menolak pekabaran pemeteraian itu, apakah mereka hidup atau sudah mati, kami kira mereka akan dihakimi melalui pekabaran itu.
Tanda Binatang Itu
“Tongkat Gembala” itu telah menjelaskan pokok masalah yang 144.000 itu dalam setiap hal serta membuktikan bahwa setelah penyucian, maka hanya “jumlah mereka itulah yang akan diselamatkan” dan yang ditambahkan kepada sidang, yang sesuai dengan pertanyaan saudara, yakni, “Bagaimanakah orang-orang Masehi Advent akan menyerahkan imannya, dan dengan demikian menerima tanda binatang itu”, hal ini masih pada waktu yang akan datang, dan karena kami melihat perkara ini dari kejauhan melalui mata iman, “yaitu kami melihatnya melalui kaca mata hitam.” Oleh sebab itu, saya hanya dapat memberi saran kepada saudara.
Seluruh dunia akan dipaksa untuk menerima meterai Allah dan juga meterai binantang itu. Pada masa Pekabaran Advent akan ada banyak orang yang akan menyerah untuk sementara waktu kepada tuntutan dari Roh, tetapi siapa yang akan menyerahkan imannya, sebelum menyerah dengan sepenuhnya kepada Allah, akan “menyerahkan iman mereka dan dengan demikian menerima tanda binatang itu.”
Di tempat yang kedua, akan ada orangorang tua MAHK yang bersama-sama dengan anak-anak mereka, yang berada dalam satu rumah tangga Masehi Advent Hari Ketujuh dan yang mempunyai pengertian akan pekabaran itu, bukan anggota-anggota yang sah dari sidang, yang akan berada pada satu pendirian yang disebut orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh.
Keraguan
“Tongkat Gembala” itu telah menjernihkan banyak pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan untuk mana kami tidak dapat memberi satu jawaban sebelum hal itu tiba, dan untuk menambahkan kepadanya, ia itu telah melahirkan terang besar dari Firman Allah atas nubuatannubuatan yang sampai sekarang hanya tampak merupakan misteri-misteri, dan adalah benar bahwa tidak ada dua jilid buku yang lain di dalam dunia ini yang berisikan begitu banyak terang. Tetapi katamu, “Jika setiap pokok atas masalahmasalah ini tidak dipahami, maka ia itu akan menjadi satu sumber keragu-raguan dalam pikiran kita dan barangkali akan kehilangan segala keyakinan yang sekarang kita miliki.” Jika saudara memahami hal-hal yang lainnya, dan hanya pokok-pokok yang sedikit ini yang tidak saudara pahami, maka saudara mungkin mempunyai alasan yang benar untuk keragu-raguan saudara, tetapi karena saudara tidak memahami semuanya, saya harap saudara mau mendengar nasehat berikut yang dikutip dari Roh Nubuat :
“Hanya ada satu jalan yang harus ditempuh oleh mereka yang secara jujur mau dibebaskan dari keragu-raguan. Gantinya meragukan dan mempermasalahkan hal-hal yang kecil dari apa yang mereka tidak mengerti, biarlah mereka memperhatikan terang yang sudah bercahaya ke atas mereka, dan mereka akan menerima terang yang lebih besar. Hendaklah mereka melaksanakan setiap kewajiban yang telah ditunjukkan dengan jelas kepada pengertian mereka, supaya mereka mampu memahami dan melaksanakan segala apa yang saat ini mereka ragukan.” -- “The Great Controversy”, hal. 528.
“Bila Tuhan telah memberikan bukti-bukti yang banyak untuk kebenaran, Ia tidak akan pernah menyingkirkan semua alasan bagi yang tidak percaya. Semua yang mencari cantelan untuk menggantungkan keraguan mereka, akan 338 mendapatkannya. Dan semua yang menolak untuk menerima dan mematuhi firman Tuhan sampai semua keberatan disingkirkan, dan tidak ada lagi kesempatan lebih lama untuk ragu-ragu, tidak akan pernah sampai pada terang.” -- “The Great Controversy”, hal. 527.
Belajarlah dengan sungguh-sungguh untuk mengetahui segala sesuatu, tetapi janganlah ijinkan hal-hal yang tersembunyi untuk menimbulkan keragu-raguan kepada perkara-perkara yang telah dibuat jelas.
Apa Yang Dilakukan
Dengan Perpuluhan?
Mengenai perpuluhan saya berkata seperti yang saudara katakan : “Kami mau supaya perpuluhan kita yang sedikit itu diserahkan kemana ia itu akan menghasilkan yang terbanyak”, tetapi yang terutama dari semuanya dan senantiasa di atas pendapat kami sendiri, kami ingin mematuhi kemana saja Tuhan perintahkan, karena ia itu adalah milik-Nya dan bukan milik kami. Kami “tidak diutus selain kepada domba-domba yang hilang dari rumah Israel”, dan “Tidak patut meng- 8 ambil roti dari anak-anak, lalu melemparkannya kepada anjing.” (Matius 15 : 24, 26). Allah tidak mengutus kami kepada bangsa kafir melainkan kepada sidang, dan telah memerintahkan : “Bawalah semua perpuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan” dimana Kebenaran Masa Kini berada, dan karena pekabaran kita itu adalah untuk “domba-domba yang hilang dari rumah Israel”, maka ia itu akan menjadi makanan di dalam rumah-Nya dimana “pertama sekali anakanak diberi makan.”
Seandainya kita akan mengira bahwa perpuluhan kita itu harus diserahkan kepada perbendaharaan yang ada di Washington, maka bagaimanakah pekabaran itu dapat mencapai orang banyak itu di dalam sidang? Allah tidak berkenan untuk membawa orang-orang kafir yang tidak bertobat itu ke dalam sidang lalu terbunuh dalam pembantaian Yeheskiel Sembilan, tetapi Ia sangat rindu untuk menyelamatkan sidang : juga Ia tidak bekerja “untuk membawa banyak jiwa ke dalam kebenaran, karena anggota-anggota sidang yang tidak pernah bertobat … Bukankah mereka tidak akan berbuat apa-apa bagi pekabaran yang sudah Allah berikan kepada umat-Nya untuk disampaikan?” -- Testimonies for the Church”, Jilid. 6, hal. 371.
Hendaklah hanya orang-orang yang tidak memiliki terang atas pekabaran pemeteraian itu menyokong pekabaran penghakiman terhadap orang-orang mati yang sedang berlalu seperti matahari yang sedang tenggelam, maka kita tidak akan saling kehilangan antara satu dengan yang lain. Lagi pula, keberhasilan apakah yang saudara kira dapat kami harapkan untuk menyampaikan pekabaran pemeteraian itu kepada sidang jika kami membantu orang-orang yang terus menerus bangkit melawan kami seperti ombak-ombak laut? Tidak, Saudara J., jika kami terus membayar perpuluhan kepada mereka, kami bukan hanya melemahkan kekuatan kami melawan musuh, tetapi juga melemahkan kedudukan kami dalam hubungannya dengan pekabaran yang kami emban, karena kemudian mereka akan berkata kepada kami, “Jika saudara mempunyai pekabaran untuk kami, hendaknya saudara-saudara memberikan segala pemberian saudara-saudara untuk memajukan pekabaran saudara dan bukan untuk memajukan pekabaran kami.” Sebab itu, oleh membantu sidang dalam peperangan yang dilakukannya terhadap pekabaran yang kami emban, maka gantinya kami akan menguatkan saudara-saudara kepada apa yang kami percayai, hal itu bukan hanya mengusik mereka jauh-jauh, tetapi juga menguatkan kekuatan musuh dan melemahkan kekuatan kita, karena saudara tidak dapat berperang melawan musuh-musuhmu dengan meminjamkan senjata-senjatamu kepada mereka. Saudara J., patuhilah segala tuntutan Roh Nubuat dengan menunjukkan suatu pendirian yang teguh pada salah satu pihak, sebagaimana yang dijelaskan pada kutipan berikut :
“Sekarang Setan sedang menggunakan segala muslihat dalam masa pemeteraian ini untuk mengekang pikiran umat Allah dari kebenaran 339 masa kini sehingga membuat mereka menjadi bimbang” … “Amarkanlah mereka yang hanya memeluk sebahagian dari kebenaran itu … supaya mereka harus dengan gembira menyambut semua pekabaran yang telah diberikan oleh Allah kepada mereka, atau mereka tidak memiliki bagian dalam perkara itu.” -- “Early
Selama saudara memupuk kebimbangan atas Kebenaran Masa Kini, maka keluhan dan tangisanmu akan menjadi terlalu lemah dan tidak cukup untuk menaruh meterai Allah itu pada dahimu -- untuk diperlihatkan; artinya, akuilah secara terang-terangan bahwa engkau adalah seorang murid Kristus; dan selama mereka menerima perpuluhan dan persembahanmu, mereka tidak akan pernah “menyingkirkan” engkau keluar (Yesaya 66 : 5). Mengingat kenyataan bahwa saudara masih merupakan anggota sidang dan yang memegang jabatan, maka hal itu sendiri mengatakan bahwa saudara belum mengambil pendirian yang teguh pada pihak Tuhan, walaupun Ia telah mengatakan : “Arahkanlah wajahmu menentangnya, sehingga ia akan terkepung, dan tempatkanlah alat-alat untuk mengepungnya.” Tandailah bahwa hanya “ini”, bukan namamu yang tertulis dalam buku-buku sidang atau pemberian-pemberianmu yang masuk ke dalam perbendaharaan mereka, yang “akan menjadi tanda kepada rumah Israel.” (Yeheskiel 4 : 3.)
Masa Pembantaian Orang Banyak
Berkenaan dengan penyelidikan saudara mengenai apakah Rombongan Besar orang banyak itu akan dibawa pada waktu meterai yang keenam dan mengenai apakah pembantaian itu terjadi pada permulaan meterai yang ketujuh, hal itu kami jelaskan sebagai berikut :
Pembantaian itu harus dilaksanakan sebelum rombongan besar orang banyak itu dibawa masuk ke dalam sidang, karena kutipankutipan berikut menunjukkan bahwa sebuah sidang yang murni akan menyampaikan pekabaran Seruan Keras itu :
“Dengan mengenakan pakaian kebenaran Kristus, sidang akan memasuki peperangannya yang terakhir. ‘Indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan menakutkan seperti suatu bala tentara dengan panji-panjinya’, ia akan pergi ke seluruh dunia, mengalahkan dan menaklukkan.” -- “Prophets and Kings, hal. 725.
“Sementara pemeriksaan hukum berlangsung di dalam surga, sementara dosa-dosa semua orang percaya yang bertobat disingkirkan dari bait suci, maka akan ada suatu pekerjaan penyucian khusus, yaitu pekerjaan pembuangan dosa, di antara umat-umat Allah di atas bumi … apabila pekerjaan ini sudah terlaksana, maka para pengikut Kristus sudah siap menyambut kedatangan-Nya.” -- “The Great Controversy”,
“Aku melihat malaikat perkasa lain ditugaskan turun ke bumi, untuk menggabungkan suaranya dengan malaikat yang ketiga, lalu memberikan kekuatan dan kuasa kepada pekabarannya … Terang yang menyertai malaikat ini menerobos kemana-mana sambil ia berseru dengan penuh kuasa, dengan suara yang kuat, ‘Sudah rubuh Babil, sudah rubuh Babil, dan sudah menjadi tempat kediaman iblis-iblis, dan tempat bernaung setiap roh jahat, dan menjadi sangkar setiap burung yang najis dan yang dibenci.”…
“Tampaknya pekabaran ini adalah merupakan tambahan kepada pekabaran malaikat yang ketiga, yang bergabung kepadanya sama seperti seruan tengah malam yang bergabung dengan pekabaran malaikat yang kedua pada tahun 1844. Kemuliaan Allah berada di atas orang-orang kudus yang dengan sabar sedang menunggu, dan dengan tanpa rasa takut mereka menyampaikan amaran hikmat yang terakhir, sambil menyerukan keruntuhan Babilon, lalu memanggil umat Allah supaya keluar dari padanya agar mereka dapat luput dari bencana yang akan dijatuhkan kepadanya.
340“Terang yang dipancarkan ke atas orangorang yang sedang menunggu menerobos 9 kemana-mana, dan mereka yang mempunyai sesuatu terang dalam sidang-sidang, yang belum mendengar dan menolak pekabaran tiga malaikat, akan mematuhi panggilan itu, lalu meninggalkan gereja-gereja yang sudah jatuh. Banyak orang yang sudah bertahun-tahun harus bertanggung jawab atas terang yang bercahaya kepada mereka sejak pekabaran-pekabaran ini disampaikan, dan kepada mereka diberi kesempatan istimewa untuk memilih hidup atau mati.” -- “Early
Dalam pernyataan lain Sister White mengatakan : “Hanya mereka yang telah bertahan dan menang atas pencobaan dalam kekuatan Yang Maha Kuasa akan diijinkan untuk mengambil bagian dalam menyampaikan pekabaran ini apabila ia itu akan berkembang menjadi Seruan Keras.” -- “Review and Herald”,
Pernyataan-pernyataan kutipan di atas membuktikan bahwa pembantaian itu terjadi sebelum pengumpulan buah-buah kedua dan terlaksana pada meterai yang ketujuh, dan Seruan Keras itu mulai dengan pekabaran tambahan dan dengan kuasa yang luar biasa. Akan tetapi, apabila meterai yang ketujuh dimulai, maka kejadian-kejadian dari meterai yang keenam tidak perlu harus berakhir, sebab semua meterai itu berlangsung terus sampai kepada masa kasihan berakhir. (Baca Tongkat Gembala, Jilid 2, hal 221). Wahyu pasal 8 : 1 berbicara mengenai keheningan dalam surga selama jangka waktu setengah jam, hal itu membuktikan terjadinya kegenapan Yeheskiel 9, pada waktu mana “Mikhael akan berdiri.” adalah pada titik waktu ini Kristus memakai jubah pembalasan-Nya lalu membuat terkejut semua orang munafik di dalam Sion. Baca “Testimonies for the Church”, Jilid 5,
Saya tidak pernah mengajarkan dan juga tidak pernah menerbitkan apapun yang memberi arti bahwa akan ada sidang lain di samping ketujuh sidang yang terdapat pada Wahyu, pasal Dua dan pasal Tiga. Ketujuh bagian nubuatan sejarah sidang ini meliputi masa sementara lalang dan gandum sedang tumbuh bersama-sama. Akan tetapi kita mengajarkan, bahwa sidang yang terakhir, yaitu sidang Laodikea, akan disucikan, dan bahwa keadaan yang suci dari sidang yang ketujuh itu sudah dilambangkan oleh kandil yang terdapat dalam Zakharia pasal empat, yang sebenarnya adalah sidang yang kedelapan jika ditinjau sepanjang yang menyangkut dengan kandil itu, dan walaupun dalam satu hal harus menjadi sidang yang kedelapan, namun hal lain masih yang ketujuh karena sidang itu dibuat suci oleh anggota-anggota dari sidang Laodikea -- buahbuah pertama -- sebelum pengumpulan buah-buah kedua, dan lalang-lalang, atau mereka yang gagal memperoleh meterai akan dibinasakan oleh senjata pembantaian sebagaimana yang diperlihatkan kepada Yeheskiel dalam khayal. Demikianlah yang terakhir dari tujuh sidang itu muncul dari keadaan yang tidak diinginkan masuk ke dalam satu sidang yang mulia tanpa disebut satu organisasi gereja yang baru. (Baca “Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 284).
Wahyu 18 : 1 dan “Early Writings”
Halaman 277
Mengenai malaikat Wahyu 18 : 1 dan malaikat Wahyu 7 : 2, yang pertama adalah Seruan Keras malaikat yang dibicarakan dari dalam “Early Writings”, hal. 277 yang mengatakan, “Kemudian aku tampak malaikat perkasa lainnya ditugaskan turun ke bumi, untuk menggabungkan suaranya dengan malaikat yang ketiga, lalu memberikan kuasa dan kekuatan kepada pekabarannya … Pekerjaan malaikat ini datang pada waktu yang tepat untuk bergabung dalam pekerjaan besar yang terakhir dari pekabaran malaikat yang ketiga, sementara ia itu berkembang menjadi Seruan Keras…
“Pekabaran ini tampaknya adalah merupakan tambahan kepada pekabaran malaikat yang ketiga, yang bergabung kepadanya sebagaimana dengan seruan tengah malam 341 bergabung kepada pekabaran malaikat yang kedua pada tahun 1844.” Pekabaran “Tongkat Gembala” itu adalah pekabaran yang dilukiskan oleh kutipan di atas.
Malaikat Wahyu pasal 7, yang secara nubuatan memeteraikan mereka yang 144.000 itu, adalah sama dengan salah satu malaikat dari Yeheskiel pasal Sembilan, yang membubuhi tanda kepada orang-orang yang berkeluh kesah dan menangis karena segala kekejian yang ada di dalam sidang. Roh Nubuat mengatakan : “Malaikat yang paling berkuasa ini (Wahyu 7 : 2) memegang meterai Allah yang hidup itu pada tangannya, atau meterai dari Dia satu-satunya yang dapat memberi hidup, dan yang dapat mengukirkan ke atas dahi-dahi tanda atau meterai, kepada siapa yang diberi jaminan kebakaan, yaitu kehidupan yang kekal. Adalah suara malaikat yang terbesar ini yang mempunyai kuasa untuk memerintahkan keempat malaikat itu mengawasi empat mata angin sampai pekerjaan ini dilaksanakan, dan sampai ia memberikan perintah untuk membiarkannya bertiup … Pemeteraian hamba- hamba Allah ini adalah sama dengan yang diperlihatkan kepada Yeheskiel dalam khayal.” -- “Testimonies to Ministers”, hal. 444, 445.
Saudara J., saudara mengatakan, “Kesungguhan kami, untuk berdoa bagi saudara sebagai jawaban saudara kepada hal ini, sehingga Allah dapat membuat jelas semua pokok masalah ini kepada kita.” Saya tahu, Saudara J., bahwa Allah telah menjawab doa saudara, dan adalah kewajiban saudara untuk menerima jawaban-Nya dan menjalankan peranan yang terakhir dari doadoa saudara; yakni, “Supaya semua kuasa kegelapan tidak akan membuat kita menjadi ragu lagi.”
KERAJAAN YANG MANA,
YEHUDA ATAU ISRAEL?
Pertanyaan :
Adakah kerajaan Yehuda itu dibentuk dari mereka yang 144.000 itu? Jika demikian, apakah kesepuluh suku itu masih membentuk Kerajaan Israel?
Jawab :
Kerajaan Yehuda itu terdiri dari dua suku; yaitu, suku Yehuda dan suku Benjamin, yang menempati bagian selatan dari tanah perjanjian, sedangkan kerajaan Israel, sepuluh suku, memerintah pada bagian sebelah utara negeri itu. Mereka yang 144.000 itu terdiri dari 12.000 yang datang dari 12 suku atau yang datang dari kedua kerajaan itu -- Yehuda dan Israel (Wahyu 7 : 1 – 8.)
Karena sekarang keduanya berada dalam masa pengumpulan dan hanya satu kerajaan
10 untuk kekekalan, (Yesaya pasal 11 dan Hosea 1 : 11) yang dibentuk dari kedua kerajaan yang tercerai berai itu, maka pertanyaan yang sesungguhnya saat ini adalah : Yang manakah salah satu dari kedua suku itu, suku Yehuda atau suku Ephraim yang akan menjadi suku penguasa? Ganti pertanyaan : Adakah kerajaan Yehuda itu dibentuk oleh mereka yang 144.000 dan kerajaan Israel dibentuk oleh sepuluh suku? Sebab yang pertama memerintah kerajaan Yehuda dan yang kemudian memerintah kerajaan Israel.
Pada satu pihak, jika suku Yehuda sekarang menjadi suku penguasa dalam masa pengumpulan, maka “kerajaan Yehuda” akan dipulihkan dan kerajaan Israel atau kerajaan Ephraim akan terbuang selama-lamanya. Dan pada pihak lain, jika suku Ephraim yang menjadi suku penguasa, maka kerajaan Yehuda akan tersisih selama-lamanya.
Gambaran pada nubuatan Yeheskiel, yang terdapat dalam pasal 37, akan menjawab pertanyaan itu dengan sempurna. Nabi Yeheskiel sudah diperintahkan mengambil dua potong kayu, satu potong untuk “Yehuda” dan satu potong untuk “Ephraim”, setelah mana ia disuruh untuk menyatukan kayu Ephraim dengan kayu Yehuda, hal itu jelas menunjukkan bahwa kerajaan Israel, 342 kerajaan sepuluh suku, akan digabungkan ke dalam kerajaan Yehuda dan bukan kerajaan Yehuda yang digabungkan ke dalam kerajaan Israel. Lagi pula, berbicara mengenai masa pengumpulan kedua kerajaan ini, nabi Hosea menuliskan demikian : “Kemudian bani Yehuda dan bani Israel akan berhimpun bersama-sama, dan mereka sendiri akan mengangkat seorang pemimpin bagi mereka, lalu mereka akan keluar dari negeri itu : karena besarlah kelak hari Jizriel
Sekali lagi, setelah dilukiskan melalui ilustrasi bagaimana bani Israel tercerai berai selama suatu periode di antara segala bangsa, dan tanpa mereka memiliki satu kerajaan, maka demikianlah kata nabi itu : “Sesudah itu bani Israel akan kembali, dan mencari Tuhan Allah mereka, dan Daud raja mereka; maka mereka akan takut terhadap Tuhan dan kemurahan-Nya pada harihari terakhir.” (Hosea 3 : 5.)
Daud lahir dari suku Yehuda sehingga hal itu jelas membuat kenyataan bahwa dalam contoh saingannya, semua bani Israel yang akan dihimpun oleh Tuhan akan memulihkan kerajaan Yehuda dan akan meninggalkan kerajaan Israel selama-lamanya.
KEAHLIAN MEMASAK
“Sekolah-sekolah memasak perlu didirikan. Orang banyak perlu diajarkan bagaimana menyediakan makanan sehat. Kepada mereka perlu diperlihatkan agar mengesampingkan makanan yang tidak sehat. Tetapi kami tidak pernah menganjurkan supaya mati kelaparan. Adalah mungkin untuk memiliki suatu makanan yang sehat, yaitu makanan yang bergizi tanpa menggunakan teh, kopi, dan makanan daging. Tugas mengajar kepada orang banyak, bagaimana menyediakan makanan yang sehat dan yang dapat merangsang selera, adalah pekerjaan yang sangat penting.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 112.
“Upaya yang lebih bersungguh-sungguh harus diusahakan untuk mendidik orang banyak supaya mengetahui prinsip-prinsip pembaharuan kesehatan. Sekolah-sekolah memasak harus didirikan, dan pelajaran mengenai seni memasak makanan sehat harus diberikan dari rumah ke rumah. Orangtua maupun orang muda wajib belajar bagaimana memasak secara lebih sederhana. Dimanapun kebenaran itu ditampilkan, maka orang banyak wajib diajar bagaimana menyediakan suatu makanan yang sederhana, tetapi dapat membangkitkan selera. Kepada mereka harus diberitahukan bahwa suatu makanan yang bergizi dapat disediakan tanpa menggunakan makanan-makanan daging.” -- Idem, hal. 161.
“Laki-laki dan perempuan harus mengetahui sendiri filsafat kesehatan. Tampaknya pikiran yang sehat sedang diselubungi kegelapan dalam hubungannya dengan struktur fisiknya sehingga tidak lagi mengetahui bagaimana memeliharanya agar tetap dalam keadaan sehat. Generasi sekarang telah mempercayakan tubuh mereka kepada dokter-dokter, dan mempercayakan jiwa mereka kepada pendeta-pendeta. Bukankah mereka membayar pendeta untuk belajar Alkitab bagi mereka, supaya mereka tidak perlu menjadi susah? Dan bukankah urusannya untuk mengatakan kepada mereka apa yang harus mereka percayai, dan juga untuk membereskan segala pertanyaan yang membingungkan mengenai agama? Jika mereka sakit, mereka memanggil dokter -- mempercayai apa saja yang ia katakan, dan menelan setiap resep obat yang ia berikan; bukankah mereka telah membayarnya dengan royal, dan bukankah urusannya untuk mengetahui segala penyakit tubuh mereka, dan apa yang diusahakan supaya mereka sehat, tanpa menyusahkan mereka dengan perkara itu”? -- Counsels on
Orang yang mengaku umat Allah menemukan diri mereka sendiri dalam keadaan yang cocok seperti yang dilukiskan oleh paragraf di atas! Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui bagaimana memasak, dan juga tidak mengetahui bagaimana hidup dan sejauh mereka buta dalam 343 perkara-perkara yang bersifat sementara ini, mereka jauh lebih buruk dalam perkara-perkara rohani! Mereka tidak mempunyai pedoman sendiri untuk mengatur perekara-perkara hidup mereka, karena mereka telah membuat dokter menjadi pemimpin mereka, sehingga mereka mengalami kerugian, baik harta dunia untuk membiayai kesehatan mareka : sementara mereka menjadikan pendeta sebagai pemimpin kerohanian mereka, mereka pun kehilangan biaya untuk harta surga! Kita gagal untuk menemukan apapun dalam ciptaan Allah oleh mana dilukiskan sebagai suatu keadaan yang tak terkasihan.
“Kita berada dalam satu dunia yang bertentangan dengan kebenaran, atau kesucian tabiat, dan terutama kepada pertumbuhan dalam karunia. Kemana saja kita memandang, kita hanya melihat kecemaran dan kebobrokan, kerusakan dan dosa. Betapa bertentangan semua ini kepada pekerjaan yang harus disempurnakan dalam diri kita sebelum kita menerima kebakaan! Umat pilihan Allah harus berdiri teguh di tengahtengah memuncaknya kebejatan di sekitar mereka pada akhir zaman ini. Tubuh mereka harus dibuat suci dan jiwa mereka harus murni. Jika pekerjaan 11 ini mau dilakukan, maka ia itu harus dilaksanakan dengan segera, dengan bersungguh-sungguh dan dengan pengertian. Roh Allah akan mengawasi dengan sempurna yang mempengaruhi setiap perbuatan.” -- Counsels on Health”, hal. 20.
Kiranya semua umat Allah disertai dengan pengertian dan dengan pertobatan mau tunduk di hadapan Dia Yang dapat mengangkat kita dari keadaan yang hampir menghancurkan ini, dengan membawa kita semua kepada suatu pengertian tentang kebenaran mengenai kesehatan yang harus menjadi alat.
Sebagaimana apabila sebuah batu dilemparkan ke dalam kumpulan air, maka gelombanggelombang berulang-ulang melebar sampai semuanya mencapai tepian yang paling jauh, demikianlah batu, dengan mana Gunung Karmel dipercayakan melemparkannya ke tengah-tengah “banyak air” dengan suatu kekuatan, agar gelombang-gelombang yang sedang melebar dapat mencapai semua tepian dengan segera. Maka dari itu, suatu usaha yang tidak kenal lelah harus dilaksanakan oleh semua orang untuk membantu Gunung Karmel melemparkan batu itu. Karena, melalui usaha yang tidak kenal lelah dari sahabat yang diterbitkan ini kami sedang berusaha mengundang semua pembacanya untuk memiliki suatu peranan dalam melemparkan batu itu tanpa menyita waktu : artinya, dengan mendirikan suatu sekolah dalam setiap rumah, maka sementara memasak dalam setiap rumah hal itu bukan hanya memberikan pengetahuan bagi orang lain melainkan pada waktu yang sama dapat memberi manfaat kepada keluarganya sendiri.
“Kebersihan yang diperlihatkan dengan teliti adalah perkara-perkara yang penting bagi kesehatan tubuh maupun kesehatan mental … Setiap bentuk kekotoran cenderung mengakibatkan penyakit. Kematian menimbulkan banyak kuman-kuman di dalam ruangan-ruangan gelap, di dalam pojok-pojok yang jorok, lembab dan lapuk … Janganlah biarkan kekotoran atau kejorokan berada di dalam rumah.” -- “Ministry of Healing”, hal. 276. Sikat dan bersihkanlah segala ruangan dalam rumahmu, kakus, botol-botol, dan segala pot.
Karena kebersihan berdampingan dengan kesalehan, dan karena pekerjaan memasak menggunakan tangan secara tetap, maka pemeliharaan khusus harus diadakan untuk memeliharanya tetap bersih, khususnya kuku jari-jari -- singkirkanlah segala yang kotor dari padanya sebelum menyediakan makanan.
Karena percaya bahwa kamu telah menanggapi pemberitahuan kami yang dimuat dalam Symbolic Code bulan Maret dan bulan April dengan menyediakan buku catatan, maka kami mempersembahkan resep berikut sebagai pelajaran pertama dalam pekerjaan memasak :
344Tiga Dalam Satu Adonan --
Roti, Sticks, dan Fruit Rolls
Roti merupakan suatu bahan pokok dari kehidupan, demineralisasikan [berhentinya proses mineralisasi atau proses perubahan penyusunan zat organik menjadi zat anorganik] dan membersihkan tepung hanya dibuat bagi suatu bentuk makanan yang rendah gizi dan tidak ada kehidupan. “Adalah lebih banyak agama dalam satu ketul roti daripada yang dipikirkan banyak orang.” Oleh sebab itu, pelajaran yang paling pertama dan paling penting adalah seni dari pembuatan roti.
Bagi mutu dan hemat gilinglah tepungmu sendiri dari biji gandum murni.
Roti
Tempatkan dua quart air hangat ke dalam tempat pencampuran adonanmu. Kemudian tambahkan dua ons ragi Fleischman, lima ons gula mentah, dan tiga ons minyak sayur. Apabila sudah larut, campurkan ke dalam bahan-bahan ini tiga pound tepung gandum murni, dan sisihkanlah sebentar adonan itu. Lalu takar lainnya empat pound, dan masukkanlah itu ke dalam oven untuk dihangatkan. Ketika adonan sudah mengembang kira-kira sepertiga tingginya itu adalah mengembang yang alamiah, tambahkan tepung yang telah dihangatkan itu dengan dua sendok makan garam, uleni dengan baik, dan biarkan ia itu mengembang lagi. Ketika ringan, keluarkan itu ke papan rotimu dan cetak ke dalam suatu bagian satu pound roti. Sisihkan untuk pengembangan yang ketiga kali, setelah itu dibakar dari 45 menit sampai satu jam dalam oven yang panasnya sedang.
Sticks
Ambillah setengah bagian adonan yang sisa dan gulung setipis yang saudara inginkan untuk membuat mie, lalu potong dalam potonganpotongan kira-kira satu inci lebarnya dan kirakira empat atau lima inci panjangnya, dan tempatkan semuanya itu dalam pan yang telah diminyaki dan biarkan sekaliannya itu tetap memanjang selama sepuluh atau lima belas menit, lalu bakar di dalam oven yang panasnya sedang hingga kelihatan coklat muda. Roti tongkat ini adalah murni utuh, dan karena tuntutannya harus dikunyah dengan baik akan membantu organ pencernaan.
Fruit Rolls
Gulunglah bagian yang terakhir dari adonan roti dalam satu cara seperti untuk membuat roti sticks, tetapi jangan terlalu tipis. Oleskan permukaannya dengan minyak hangat dan taburkan merata dengan gula kasar dan kismis. Buah-buahan kering yang lainnya boleh digunakan sebagai gantinya kismis. Mulailah menggulung pada irisan berikutnya seperti engkau ingin membuat kue jelly. Potong menyilang dalam mengirisnya kira-kira satu inci lebar dan tempatkan dalam pan yang telah diolesi minyak, lalu biarkan lima belas menit untuk mengembang, setelah itu bakar kira-kira 20 menit.
Berikanlah usaha dan keterampilanmu yang paling baik dalam pekerjaan apapun yang engkau kerjakan, dan laksanakan semuanya itu secara keagamaan. Maka hanya dengan demikian engkau dapat memperoleh hasil dan tepat guna -- menyalurkan berkat kepada sesama manusia.
PERINGATAN PENTING
Hendaknya semua cek atau wesel dikirimkan ke kantor Persekutuan Penerbitan Umum.
Kepada mereka yang mengirimkan laporan perpuluhan dan persembahan, diminta supaya mencantumkan nama lengkap dan Negara bagiannya dan memberitahukan apakah ia Nyonya, nona, Tuan atau Majikan. Terima kasih.
12
345
1
346UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
“Kepada Duabelas Suku Yang Tersebar Di Seluruh Dunia”
Naskah pendek ini dipersembahkan untuk menyampaikan misi, kepada para penganut Kebenaran Sekarang, yaitu pokok-pokok berita yang mendatangkan perbaikan dan kegiatan-kegiatan Pembaharu, dan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai masalah Pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 – 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); terhadap nubuatan-nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yeheskiel, Yeremia, dan lain-lain.; tetapi lebih banyak pada 8 buku pertama dari buku-buku yang telah disebutkan di atas, terhadap perumpamaan-perumpamaan Kristus, contoh-contoh dan simbol-simbol, dan juga terhadap tulisan-tulisan Ellen G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang hanya berkaitan dengan ayat-ayat Alkitab sebagaimana yang telah diungkapkan secara Ilahi dan memiliki kuasa untuk menyampaikannya -- mengandung tanda kebenaran yang positif. Oleh sebab itu, ia itu bagaimanapun akan memberikan suatu jawaban yang benar kepada pertanyaan-pertanyaan, atau selain itu mengaku ketidaktahuannya dengan mengatakan, “saya tidak tahu.”
Tujuan yang terutama dan terpenting, adalah untuk mengungkapkan kenyataan bahwa waktunya telah tiba bagi Tuhan untuk memanifestasikan kuasa-Nya, dan untuk mempersatukan dan memurnikan sidang-Nya di bumi -- memanggilnya untuk bangkit dari tempat tidur debunya, lalu mengenakan kekuatannya dan mempersembahkan pakaian-pakaiannya yang indah, karena “mulai dari sekarang” orang-orang yang najis tidak akan masuk ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia meminta dengan sungguh-sungguh supaya para pekabar dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan” itu, yang berada di bawah pengawasan-Nya, harus dengan seksama menuruti segala persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehat-nasehat yang dibebankan kepada mereka dari waktu ke waktu, janganlah menambahkan sesuatu ke dalamnya atau mengurangkan sesuatu dari pekabaran itu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kekuasaan keilahian, karena sidang akan menjadi terang dunia “indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti suatu bala tentara dengan panji-panjinya.” (Yesaya 62 : 1 – 7; Prophets and Kings, h. 725.)
Lambang yang terdapat pada halaman judul adalah suatu lambang dari Wahyu pasal 12 dan pasal 9, dan Yesaya 7 : 21, yang mana lambang-lambang itu telah dijelaskan di dalam buku-buku terbitan kami.
Penghibur bulanan ini dengan senang hati memanggil semua orang Masehi Advent Hari Ketujuh yang mau membuka pintu mereka dan menyambut kehadirannya. Ia dengan bebas memberikan waktunya untuk melayani mereka yang akan menjadi pewaris keselamatan, dan juga tidak memungut biaya ataupun mengadakan permintaanpermintaan untuk melayani kepentingan dirinya sendiri; ia itu disokong oleh pemberian-pemberian sukarela, tanpa beban dan penghibur bagi semua orang. Doanya selalu agar setiap pembacanya akan menjadi sejahtera dan sehat bahkan jiwa mereka dikenyangkan. (3 Yohanes 2.)
Sampaikanlah pertanyaan-pertanyaan saudara yang jelas dan terang, berikanlah juga keteranganketerangannya; maka sebagai balasannya ia akan memberikan pelayanannya kepada mereka segera setelah ia itu diterima.
Sekarang jika engkau berkeinginan untuk memiliki sahabat berbentuk cetakan ini supaya dikirim secara tetap ke rumahmu, berikut buku-buku cetakan kami yang gratis, kirimkan nama dan alamat saudara ke The Universal Publishing Association Symbolic Code Dept, Pusat Gunung Karmel, Danau Waco, Texas.
V.T. HOUTEFF
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
2
347GUNUNG KARMEL MENGIRIM
WAKILNYA PADA PERTEMUAN
GENERAL CONFERENCE
Sementara waktu semakin dekat bagi General Conference untuk menyelenggarakan sidang di San Fransisco, maka hal itu semakin jelas bahwa kita harus mengirim wakil-wakil kita ke sana, dan selaras dengan keyakinan ini maka Saudara Houteff, Pendeta Wilson, dan Saudara Deeter telah diminta untuk mewakili Gunung Karmel pada perayaan sedunia yang keempatpuluh tiga dari Israel contoh saingan ini. Ayah dari seorang anak yang belajar di Gunung Karmel, ingin melakukan sesuatu bagi anaknya, ia mengusulkan untuk membiayai perongkosannya jika ada tempat bagi penumpang tambahan, sehingga Saudara Jack Colvin diminta menyertai tiga wakil lainnya untuk pergi menghadiri pertemuan umat Allah yang besar ini.
Kami meninggalkan Waco pada tanggal 14 Mei, lalu bermalam di Texas Barat, dan tiba di Raton, New Mexico menjelang hari Jumat sore, dan setelah mengadakan satu kunjungan singkat yang menyenangkan dengan salah seorang dari penganut-penganut Kebenaran Masa Kini di sana, kami meneruskan perjalanan ke Trinidad, Colorado, dimana kami bertemu dengan Saudara dan Sister Warden, yang sedang dijamu dengan ramah tamah di rumah Saudara dan Sister Miller. Sesungguhnya hari itu adalah hari Sabat yang sangat menggembirakan karena kami dapat bersama-sama dengan anak-anak Tuhan yang kekasih, sehingga keesokan harinya rasanya sangat berat berpisah dengan mereka, tetapi kami sudah berjanji untuk berada di Pueblo pada Minggu malam, dimana satu rombongan yang terdiri dari kira-kira limapuluh jiwa yang lapar berkumpul di rumah Sister Lucy Hill, lalu diberi makan dengan manna yang dikirim dari surga.
Dari Pueblo, kami berangkat menuju Florence, Colorado, dimana di tempat itu kami menghabiskan sedikit waktu bersama dengan para penganut yang setia, dan setelah selesai makan malam di rumah Saudara dan Sister Skeels, kami berangkat menuju Denver, dimana kami tinggal di sana dari sejak hari Senin sampai hari Jumat, mempelajari pekabaran itu dengan serombongan saudara yang baik hati pada setiap sore dan berkunjung serta belajar di rumah saudara-saudara yang lain sepanjang hari itu. Sister Hill adalah yang memegang pimpinan atas rombongan yang ada di Pueblo, dan Saudara Skeels di Florence, dan Dr.W.S. Butterbaugh di Denver. Rasanya Tuhan datang lebih dekat kepada kami pada pertemuan yang kami adakan di Colorado, dan kami percaya bahwa semua orang yang hadir sudah diberkati oleh Kehadiran- Nya Yang Kudus, yang menghasilkan satu ketetapan yang lebih teguh sejak waktu itu oleh kami semua, untuk hidup dan bekerja pada Majikan itu saja.
Berulang-ulang telah ditampilkan bahwa Tuhan sedang memimpin kami sewaktu kami mengadakan perjalanan menuju San Fransisco, salah satu yang menonjol terjadi pada hari Jumat yang kedua di perjalanan kami sewaktu kami buru-buru untuk sampai di Salt Lake City untuk berhari Sabat, secara mendadak kami semua disuruh berhenti oleh Patroli Polisi Jalan Raya, yang mengatakan kepada kami bahwa ia telah menerima perintah untuk menghentikan kami sampai seorang sopir mobil tukang roti datang.
Kami tidak dapat mengerti kenapa kami harus ditahan, terutama pada waktu kami sangat mengharapkan dapat sampai di Salt Lake City dalam waktu yang tepat untuk menghadiri kebaktian Sabat. Ketika sopir itu datang, dan menyampaikan laporannya kepada polisi itu, maka semuanya mengetahui bahwa perintah yang ia buat terhadap kami adalah tidak benar, lalu kami meneruskan perjalanan, tetapi kami telah kehilangan begitu banyak waktu sehingga tidak mungkin lagi kami dapat mencapai tujuan kami untuk menghadiri perbaktian Sabat, maka sebagai gantinya kami berhenti di Evanston, Wyoming.
Tidak sampai kepada hari berikutnya, sementara kami mencari beberapa orang saudara kita Advent di sekitar tempat itu, barulah kami 348 tahu kenapa kami ditahan oleh Polisi, karena Dia Yang memegang nasib semua anak-anak-Nya dalam tangan-Nya telah mengijinkan seorang muda beserta dengan isterinya untuk menunda perjalanan mereka selama empat hari agar mereka dapat bertemu dengan kami di Evanston, dan hari itu adalah hari Sabat yang sangat menyenangkan karena kami dapat menikmati bersama-sama dengan mereka. Ketika matahari sedang terbenam, kami bersama-sama menutup Sabat disertai dengan nyanyian dan doa, pada waktu mana kedua orang muda yang kekasih ini bersaksi bahwa Tuhan telah menahan mereka, dan juga menahan kami, supaya kami dapat bertemu bersama-sama pada hari Kudus-Nya dan dapat bersama-sama mempelajari Alkitab dan Kesaksian itu. Pasangan muda suami isteri ini berjanji akan belajar lebih lanjut tentang pekabaran itu, dan doa kami menyertai mereka sementara mereka berangkat menuju ke ladang penginjilan mereka.
Rombongan kami tiba di San Fransisco tepat pada waktu pembukaan sidang General Conference, dan waktu itu adalah waktu yang sungguh menyenangkan bagi kami untuk bertemu dengan sahabat lama dan rekan-rekan pengerja, terutama untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepada kami yang berhubungan dengan “Tongkat Gembala” itu. Kepada sebahagian orang adalah satu kegembiraan untuk mengetahui bahwa kami adalah orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh yang setia, karena selama ini mereka telah mempercayai laporan-laporan palsu yang datang kepada mereka, tetapi sekarang banyak mereka merasa senang untuk mengetahui bahwa pelajaran kita mengenai terang tambahan pada Pekabaran Malaikat Yang Ketiga hanyalah untuk melipat gandakan cinta kami untuk kebenaran, dan juga bagi semua saudara-saudara kita.
Satu-satunya maksud kami untuk menghadiri sidang General Conference adalah untuk menerima apa yang Allah miliki bagi anak-anak- Nya pada zaman ini, dan sedapat mungkin memberi sedikit sumbangan untuk menerangi pikiran saudara-saudara kita, oleh menjawab beraneka ragam pertanyaan yang timbul sehubungan dengan sikap kami terhadap pekabaran yang diterima oleh kita semua, sebagai orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh; maka dari pendirian ini, kami sangat senang dengan apa yang sanggup Tuhan selesaikan melalui usaha-usaha kita yang tidak berdaya ini.
Kami kira tidaklah pada tempatnya, dalam hubungan ini, jika kami tidak menyinggung roh keramah tamahan Kristen yang ditunjukkan oleh para pegawai General Conference, maka kami ingin supaya mereka tahu bahwa kami sangat menghargai hal ini, dan bahwa mereka selalu disambut dengan baik apabila mereka datang ke rumah kita atau apabila mereka datang kepada setiap pertemuan yang kita adakan, baik di rumahrumah pribadi, maupun dalam aula-aula pertemuan umum. Kunci pintu Gunung Karmel selalu tergantung di luar.
3
USAHA JAHAT UNTUK
MENJEBLOSKAN KAMI
KE DALAM PENJARA
Sementara kami sangat menghargai semua kebaikan hati yang ditunjukkan kepada kami pada pertemuan conference itu, namun kami menyesal karena dalam hal itu kami perlu memperbaiki laporan-laporan surat kabar tertentu dan laporan melalui radio yang disiarkan secara nasional.
Tulisan berikut adalah kutipan dari “Harian San Diego” di San Diego, California, pada hari Rabu pada tanggal 10 Juni 1936 :
“RAMALAN MAUT” BENAR
DIGENAPI DALAM
TERBAKARNYA SAN FRANSISCO
: MUSUH ORANG-ORANG
ADVENT DICARI
“Oleh United Press”
“San Fransisco 10 Juni.
“Ungkapan dari suatu “kematian yang tiba- 349 tiba” yang aneh yang diramalkan terhadap delegasi-delegasi yang diutus ke kongres Masehi Advent Hari Ketujuh sedunia yang terjadi di sini, sekarang polisi-polisi telah dikirim untuk menyelidiki dengan seksama terhadap empat orang yang dicari sehubungan dengan terbakarnya Hotel Dover apartment pada hari Minggu subuh, dalam mana tujuh orang kehilangan nyawa, salah seorang dari antaranya adalah pendeta orang Advent.
“C.A. Purdom, tinggal di Washington DC., seorang sekretaris dari departemen penginjilan gereja itu mengatakan kepada polisi, bahwa ramalan itu telah dibuat oleh pemimpin sekelompok yang memisahkan diri dan yang selama tujuh tahun menentang kuasa yang dimiliki oleh gereja.
“Pemimpin itu, bernama Victor T. Houteff, tinggal di Waco, Texas, telah disebut oleh Purdom sebagai orang yang mengatakan :
“Pada hari Minggu yang kedua dari pertemuan itu, api akan jatuh dari langit dan akan membakar tubuh-tubuh mereka yang menentang saya.”
“Hari terjadinya kebakaran itu adalah pada hari Minggu yang kedua dari pertemuan itu. W.C. Clark, tinggal di Cheynne, Wyoming, mengatakan bahwa ia mempunyai seorang musuh agama yang keras, yang dipimpin oleh Houteff, telah terbakar dan mati.
Utusan-utusan itu mengatakan kepada polisi bahwa sekurang-kurangnya empat orang anggota dari golongan penentang itu sedang tinggal di rumah mobil dekat San Fransisco.
“Polisi masih menahan Raymond Searles, pekerja WPA, yang secara paksa masuk pada waktu bunyi tanda bahaya yang pertama dari lautan api itu, tetapi telah tertangkap ketika polisi mengetahui bahwa ia telah menunjukkan gelagat yang tidak baik kepada orang lain dalam kebakaran baru-baru ini.
“Tanda pengenal dari Clark dan seorang Nyonya, yang bernama Clara Roland, sudah diketahui. Pejabat tinggi dari Perusahan susu Willowbrook, dikenal sebagai seorang korban yang bernama William Furth, umur 45 tahun. Keluarga-keluarga percaya bahwa dua tubuh korban yang lain adalah Jose Carmona, umur 31 tahun, karyawan, dan Fred Siler, umur 49 tahun, tukang cuci karpet.”
TUDUHAN DI ATAS TIDAK
DITERIMA
Saudara Houteff menolak semua tuduhan itu, dan tidak ada seorang pun yang telah memeluk Kebenaran Masa Kini telah mendengar dia mengucapkan ramalan yang sedemikian, dan jika tidak ada seorangpun dari antara penentang yang dapat membuktikan bahwa ia mempunyai suatu sifat yang jahat seperti itu.
Oleh sebab itu, hal itu jelas sama sekali bahwa ia itu adalah pekerjaan yang diatur dengan maksud jahat agar kami menemukan kesusahan dalam memajukan pekabaran pemeteraian itu, tetapi Allah Yang sama yang telah melepaskan Paulus dari tangan-tangan yang paling kejam sepanjang zaman, dan dari tangan orang Yahudi atau tangan orang Roma, telah melepaskan kami dari semua tuduhan itu hanya dalam waktu kurang dari setengah jam.
Laporan palsu yang tertulis di atas membuktikan melalui paragraf berikut bahwa roh jahat yang bekerja pada zaman Rasul Paulus tidak kurang usahanya pada zaman ini.
PAULUS JUGA, DITUDUH
MEMBAKAR KOTA ROMA
“Sejak permulaan penganiayaan di bawah kekuasaan kaisar Nero, dimana-mana orang Kristen adalah sekte terlarang. Sesudah satu waktu, orang-orang Yahudi yang tidak percaya menyusun satu rencana kejam terhadap Paulus dengan menuduhnya sebagai orang yang membakar kota Roma. Untuk suatu saat tidak ada 350 seorang pun yang mengira, bahwa dia bersalah; tetapi mereka tahu bahwa tuduhan seperti itu, telah dibuat dengan tindakan pengecut yang masuk akal, akan memeteraikan ajalnya. Melalui usaha-usaha mereka, sekali lagi Paulus ditangkap, segera dibawa ke dalam penjaranya yang terakhir …. Tuduhan menghasut adalah suatu kekejaman yang paling mengerikan terhadap kota dan bangsa itu, seluruh bangsa itu menghendaki supaya dia dihukum mati … Orang-orang Yahudi menimpakan kepada Paulus tuduhan-tuduhan lama, yakni sebagai penghasut dan bidat, sehingga baik orang-orang Yahudi maupun orang-orang Roma menuduh dia sebagai orang yang menghasut untuk membakar kota Roma.” -- “Acts of the Apostles”, hal. 489, 490, 494.
Para pemimpin orang Yahudi mengira bahwa jika mereka dapat dengan cara apapun untuk melenyapkan Kristus, maka tugas pembaharuan- Nya dan kemajuan terang atas Firman Allah akhirnya akan berakhir, tetapi sesudah mereka menyalibkan Dia, barulah pekerjaan-Nya mengeluarkan buah sehingga beribu-ribu orang telah menerima ajaran Kristus. Demikian juga, sebagaimana tuduhan-tuduhan yang tidak benar, dan tindakan-tindakan kejam yang tidak bersifat Kristus terhadap kami pada masa lampau, semuanya telah berlangsung bagi kemajuan maksud Allah itu akan termasuk juga hal yang satu ini. Kebenaran, kejujuran, ketulusan hati, pada waktunya, selalu menang melawan kesalahan, kekeliruan dan ketidaklayakan.
Sebab itu, sangatlah disesalkan bahwa seorang pendeta yang miskin dan sesat itu mengambil kesempatan dari kesusahan dan kematian salah seorang rekannya pendeta untuk memberikan jalan keluar kepada kebenciannya yang terkurung melawan mereka dengan siapa ia berbeda dalam perkara-perkara agama, terutama bertindak sejauh yang ia dapat lakukan, karena kegilaannya tampaknya membawa dia jelas diluar pertimbangan dan kebenaran dan menempatkan dirinya pada tingkat yang sama dengan Yudas, sebab semua laporannya jelas dimaksudkan karena dia tidak dapat menyangkal kebenaran, untuk menempatkan seorang yang tidak berdosa dalam genggaman-genggaman hukum! Tempat berlindungnya kepada apa yang ia kira adalah bijaksana, telah meninggalkannya.
Hati kita sangat prihatin kepada hilangnya
4 orang-orang yang menderita kerugian dengan terbakarnya Apartment Dover, dan walaupun Saudara Houteff dan kebanyakan orang dari antara kita belum pernah bertemu dan mendengar tentang Pendeta Clark sebelum kematiannya (yang bertentangan dengan laporan Pendeta Purdon), namun kami merasa gembira karena yakin bahwa saudara itu telah berdamai dengan Allah sebelum akhir hayatnya.
Tuduhan-tuduhan jahat dan laporan-laporan palsu itu tidak lain daripada hanya merupakan satu ilustrasi yang jujur tentang bagaimana saudarasaudara kita berusaha untuk melenyapkan pekabaran Tongkat yang mana sekarang, seperti pada masa lampau, dan yang bukan hanya merusak kepercayaan semua orang melawan “Tongkat Gembala” itu, tetapi juga sekali lagi menunjukkan bagaimana perlawanan itu berusaha melakukan cara-cara yang paling hina dan paling licik, bahkan sedang mencoba tanpa sesuatu alasan, untuk melibatkan seseorang kepada hukuman perbuatan jahat agar dapat menuntut nyawa orang itu.
Demikianlah, melalui usaha mereka yang haus darah itu untuk menetapkan satu kejahatan yang menjijikkan ke atas seorang manusia yang tidak berdosa, namun mereka sendiri menjadi tidak layak, karena menjatuhkan hukuman mati sama seperti Haman memutuskan hukuman kepada Mordekhai. Tetapi doa kita adalah : “Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”, dan permintaan kami kepada anggota ialah : “Janganlah percaya kepada sahabat, janganlah menaruh harap kepada penuntun jalan : jagalah mulutmu terhadap perempuan yang berbaring di dalam ribaanmu.”
“Janganlah percaya kepada para 351 bangsawan, dan juga janganlah percaya kepada anak manusia yang dalam dirinya tidak ada keselamatan.” (Mazmur 146 : 3).
Dengan meninggalkan Saudara dan Sister Warden di Oakland, kami memulai perjalanan pulang melalui jalan dari California Selatan, berhenti beberapa hari bersama saudara-saudara di Chouchilla dan Fresno. Kemudian kami meneruskan perjalanan ke La Crescenta dimana pada tahun yang lalu Saudara dan Sister Bingham memimpin sekolah dasar Kebenaran Masa Kini yang pertama, yang disebut “Sekolah Agama Keluarga Tongkat Gembala La Cresenta.”
Setelah tinggal kira-kira dua Minggu di sekitar Los Angeles, berkunjung dan belajar bersama-sama saudara-saudara, dan memberi penyuluhan kepada mereka berkaitan dengan pekerjaan di sana, kemudian kami berangkat ke San Diego, menjemput Saudara dan Sister M.J. Bingham untuk menemani kami ke Gunung Karmel. Dua hari penyuluhan dan memberi pelajaran telah dicurahkan untuk pekerjaan itu di San Diego, dan dua hari lagi telah digunakan di Loma Linda dan kota-kota di sekitarnya, yang seterusnya membawa kami kepada minggu yang baru.
Pada jam empat hari Minggu petang kami dalam perjalanan dari Redlands, maksudnya terus berjalan mengendarai mobil melalui padang pasir sesudah hari menjadi sejuk. Pada malam yang kedua kami singgah di El Paso, Texas, dan tiba di Gunung Karmel untuk sarapan pagi pada pagi hari yang ketiga, yakni pada hari Rabu tanggal 1 Juli tanpa ada tanda-tanda yang kelihatan bahwa Tuhan tidak berkenan kepada kami, maka untuk itu kami memanjatkan syukur. Dan selain itu kami juga mengucapkan terima kasih karena kami melihat semua saudara di sini dalam keadaan semangat yang tinggi dan pekerjaan itu tetap memperoleh kemajuan.
“… Hai umat-Ku, pemimpin-pemimpinmu itu adalah penyesat, sehingga mereka telah mengacaukan jalan yang kamu tempuh.”
SUATU PERMOHONAN YANG
SUNGGUH-SUNGGUH KEPADA
PARA PENGANUT KEBENARAN
MASA KINI
Karena saya melihat bahwa sebahagian orang yang mengaku percaya akan Kebenaran Masa Kini perlu dirawat dengan seksama, maka jiwaku tidak berdaya di hadapan Tuhan demi mereka. Kadang-kadang saya hampir kehilangan kesabaran terhadap mereka. Berdoalah untuk saya supaya imanku tidak lemah. Saya rindu melihat suatu kebangkitan rohani seperti tahun 1844, tetapi permohonan demi permohonan hanya jatuh ke telinga yang sudah tumpul untuk mendengar dan hati yang tertidur. Dengan mulut mereka mengakui kebenaran, namun mereka tetap tidak aktif dan tertidur. Sekalipun demikian tampaknya mereka merasa jujur dan tulus sehingga saya ragu mengarahkan perhatian mereka kepada perkara-perkara yang saya tahu harus saya lakukan. Saya tidak dapat memahami kenapa para pembaharu, yang mempunyai begitu banyak terang seperti yang kita miliki, harus dirawat seperti ini. Hal itu adalah satu rahasia bagi saya kenapa mereka tidak pergi keluar dan bekerja bagi saudara-saudara mereka, dan dengan demikian mereka memperoleh berkat bagi diri mereka sendiri. Saya ingin agar saudara mau menulis serta mencantumkan tema-tema ini di dalam Symbolic Code.
(Tertanda) J.H.Y.
Kami berharap supaya permohonan saudara di atas dan yang rindu melihat persiapan kita untuk perjalanan yang lama ditunggu-tunggu melintasi segala langit yang penuh dengan bintang “menarik seluruh pikiran, seluruh perhatian”, serta akan membangunkan semua pembaca tulisan ini, sehingga apabila “malaikat-malaikat bernyanyi” dan “sangkakala perak” bertiup, tidak akan ada seorangpun dari antara kita tertinggal di belakang sementara kita menumpang pesawat surga 352 menuju “sisi sebelah Utara”!
Karena mengetahui bahwa jika mereka yang 144.000 itu dimeteraikan dan dikaruniai dengan kuasa Pentakosta, Setan akan bekerja dengan sekuat tenaga dan dengan segala kemampuannya untuk menghancurkan “umat pilihan itu juga”, yakni “hamba-hamba Allah”, karena ia tahu bahwa satu sidang yang sedemikian, “yang mengenakan pakaian pembenaran Kristus” dan tanpa tipu dalam mulut mereka selama-lamanya akan mengakhiri kekuasaannya atas dosa, menjatuhkannya ke dalam penderitaan selama seribu tahun dan pada akhirnya membakar tubuhnya menjadi abu sehingga semua mahluk ciptaan selama-lamanya dapat mengetahui akibat daripada dosa dan nasib orang-orang yang tidak benar.
Maka dari itu, sementara perhatian kita diarahkan kepada bahaya-bahaya yang sedang dihadapi umat Allah, dan oleh mana sebahagian dari antara kita telah jatuh, maka sebagai satu amaran dengan mengutip paragraf berikut, dengan harapan supaya semua penganut Kebenaran Masa Kini akan diterangi oleh informasi dan nasehat yang tidak ternilai di dalamnya :
“Janganlah melihat kepada orang lain untuk mengetahui bagaimana mereka mengatur diri mereka sendiri di dalam kaitannya dengan keyakinan akan kebenaran itu, atau janganlah meminta pertolongan kepada mereka. Janganlah bersandar kepada orang-orang yang berkedudukan tinggi dan bertanggung jawab untuk 5 meminta kekuatan, sebab sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berada dalam bahaya karena mengira bahwa satu kedudukan yang bertanggung jawab adalah sebagai bukti khusus kuasa Allah. Gereja-gereja kita lemah karena anggota-anggota telah diajar bersandar dan bergantung kepada sumber-sumber manusia, dan beribu-ribu dollar telah dibelanjakan untuk pengangkutan orang-orang tertentu dari satu tempat ke tempat yang lain, dengan maksud membereskan persoalan-persoalan kecil, padahal Yesus dekat untuk membantu orang-orang yang melarat dan menderita.” -- “Testimonies to Ministers”,
“Dalam masa pemeteraian ini Setan sedang berusaha dengan setiap tipuannya untuk menggelapkan pikiran umat Allah supaya tidak mengetahui kebenaran masa kini, dan untuk membuat mereka menjadi bimbang. Aku melihat sebuah tudung yang Allah hamparkan ke atas umat-Nya untuk melindungi mereka pada masa kesusahan; dan setiap jiwa yang ditentukan pada kebenaran itu, dan yang memiliki hati yang murni, akan dilindungi dengan tudung dari Yang Maha Kuasa …
“Aku melihat bahwa Setan sedang bekerja melalui wakil-wakilnya dengan berbagai-bagai cara. Ia bekerja melalui pendeta-pendeta yang telah menolak kebenaran dan yang telah menyerah pada khayal yang kuat untuk mempercayai suatu dusta yang mana mereka tidak akan diperdulikan …
“Aku melihat bahwa sebahagian umat Allah berlaku bodoh dan tertidur, dan setengah terbangun; mereka tidak menyadari pada zaman mana sekarang kita hidup, dan juga tidak menyadari bahwa Orang yang “memegang sapu” itu telah masuk, dan tidak menyadari bahwa sebahagian orang berada dalam bahaya sedang disapu keluar ….
“Kemudian mataku diarahkan ke bumi, dan aku melihat bahwa ada yang harus disiapkan di antara mereka yang terlambat memeluk pekabaran malaikat yang ketiga. Malaikat itu berkata, ‘Bersiap-siaplah, bersiap-siaplah, bersiap-siaplah. Engkau harus berkorban untuk lebih banyak mati bagi dunia daripada yang belum pernah engkau korbankan.’ Aku melihat bahwa ada pekerjaan besar yang harus dilakukan bagi mereka, dan hanya sedikit waktu untuk melakukannya …
“Aku melihat bahwa mereka yang terlambat menerima kebenaran itu, harus mengetahui apa 353 artinya menderita demi Kristus, bahwa mereka harus menjalani berbagai-bagai pencobaan, bahwa mereka harus digosok dan ditajamkan, dengan maksud supaya mereka dapat disucikan, dan layak menderita untuk memperoleh meterai Allah yang hidup, sehingga lulus menjalani masa kesukaran itu, lalu melihat Raja dalam keindahan- Nya dan diam dalam kehadiran Allah, dalam kesucian bersama malaikat-malaikat suci …
“Dan oleh karena murid-murid itu menyatakan bahwa tidak ada keselamatan di dalam nama lain di bawah langit, yang diberikan kepada manusia, maka demikian juga hambahamba Allah yang setia dan takut, harus memperingatkan mereka yang hanya menerima sebahagian kebenaran-kebenaran yang berkaitan dengan pekabaran malaikat yang ketiga, supaya mereka bergembira menerima semua pekabaran sebagaimana yang Allah telah berikan kepada mereka, atau tidak mempunyai bagian dalam perkara Allah.” -- “Early Writings”, hal. 43, 44,
“Ada orang-orang yang mengajarkan kebenaran itu, tetapi tidak menyempurnakan segala jalan mereka di hadapan Allah, merekalah yang sedang mencoba menyembunyikan kekotoran tabiat mereka, dan yang mendorong untuk berpisah dari Allah. Mereka tidak mempunyai keberanian moral untuk melakukan perkara-perkara yang berguna bagi mereka untuk dilakukan. Mereka tidak melihat perlunya mengadakan pembaharuan, sehingga dengan demikian mereka menolak firman-firman Tuhan, dan membenci dia yang memberi teguran pada pintu gerbang.
“Penolakan untuk tidak mengindahkan semua teguran yang disampaikan oleh Tuhan, memberi setiap keuntungan bagi Setan untuk menjadikan mereka musuh yang paling kejam terhadap orang-orang yang telah mengatakan kebenaran itu kepada mereka. Mereka menjadi pemalsu terhadap orang-orang yang telah menyampaikan kepada mereka pekabaran yang datang dari Tuhan.
“Orang yang menolak firman Tuhan, yang berusaha mengikuti jalan dan kehendaknya sendiri, mencabik-cabik para utusan dan pekabaran yang dikirim Allah untuk maksud menunjukkan kepadanya segala dosanya. Kecenderungankecenderungan yang dimilikinya telah mempengaruhi akhlaknya, dan telah menempatkan dirinya sendiri pada jalan yang salah …
“Hendaklah setiap pendeta yang cenderung mencela, meragukan, dan menentang, jika ada kesempatan untuk melakukan demikian, biarlah sekarang digunakan untuk menegakkan rintangan melawan musuh-musuh yang licik. Daripada berjuang melawan orang-orang yang telah diutus oleh Tuhan untuk melindungi semua sifat ini, biarlah umat Allah berdoa dengan sungguhsungguh dan tidak jemu-jemu untuk memohon kuasa karunia Allah, supaya Penghulu malaikat Tuhan akan menguasai medan. Daripada duduk menghakimi orang-orang yang telah diterima oleh Allah untuk mengerjakan pelayanan-Nya, hendaklah siang dan malam mereka berdoa, supaya Tuhan mengutus lebih banyak lagi pengerja ke kebun anggur-Nya. Pendeta-pendeta, janganlah tidak menghormati Allah dan mendukakan Roh Kudus-Nya, dengan melemparkan celaan ke atas jalan dan perangai orang-orang yang Ia pilih. Ia mengetahui tabiat dari orangorang yang Ia telah pilih. Ia mengetahui bahwa tidak ada satupun selain daripada kesungguhan, keteguhan, ketetapan, dan naluri yang kuat dari orang-orang dapat melihat pekerjaan yang sangat penting ini, dan yang mempunyai keteguhan dan ketetapan dalam kesaksian mereka bahwa mereka akan mendobrak semua rintangan yang dibuat oleh Setan …
“Kamu telah meninggalkan firman Tuhan dan tidak mengindahkannya; maka sekarang Tuhan telah memanggil anak-anak laki-laki pada waktu kamu sedang berdiri di barisan depan peperangan itu, lalu telah memberikan kepada mereka pekabaran dan pekerjaan yang tidak kamu laksanakan. Akankah kamu menjadi batu sandungan kepada mereka? Akankah kamu mencela? Apakah kamu akan berkata, ‘Mereka 354 telah keluar dari tempat mereka?’ Namun, kamu tidak menempati tempat kemana sekarang mereka dipanggil untuk menempatinya.” -- “Testimonies to Ministers”, hal. 408, 412, 413.
“Bukan tanpa suatu perjuangan Setan mengijinkan kerajaan Allah berdiri di atas bumi. Kuasakuasa jahat tiada henti-hentinya berperang melawan wakil-wakil yang ditunjuk untuk menyiar- 6 kan injil, kuasa-kuasa kegelapan ini terutama akan bekerja dengan giat apabila kebenaran itu disampaikan di hadapan orang-orang yang memiliki nama baik dan tulus hati.” -- “Acts of the Apostles”, hal. 167.
UCAPAN SYUKUR
DARI ORANG-ORANG
YANG TELAH DIBANGUNKAN
Orang “yang terbuang dari kampung halaman” dan yang tinggal di negeri yang jauh menemukan sepucuk surat dari rumah akan gembira dan segar seperti air mancur di gurun pasir yang kering. Dalam hal yang demikian, kami yang telah membaca “Code” itu, dan yang telah bekerja dengan sepenuh hati, telah dikuatkan dan merasa senang dengan pekabaran-pekabaran yang dari surga ini.
Dalam bagian negeri ini, dekat Atlanta, Georgia, ada sekitar empat puluh orang percaya yang sudah sangat menantikan terbitan “Symbolic Code” itu dari satu kepada yang berikutnya. Sebahagian orang membacanya dua kali sebelum meletakkannya, sebahagian mencoba resepnya dengan segera, sedangkan yang lainnya merasa senang karena ia itu adalah kelimpahan terang atas Pekabaran Malaikat yang Ketiga, dan karena pengaruhnya sudah mencapai negeri-negeri lain. Saudara E. Woods, isterinya, dan dua orang puterinya mengirimkan salam kepada para penganut Kebenaran Masa Kini yang tinggal di Tranvacore, India, dimana puterinya, Ny. Glenmore Carter dan keluarganya sedang melakukan tugas penginjilan di negeri kafir itu, tetapi ia juga sedang berjuang melawan pekabaran bagi sidang.
Dengan rasa syukur kami memberitahukan bahwa sebahagian orang dalam “rombongan kami yang kecil” ini sudah menjadi semakin kuat setiap hari, dan sebagai hasilnya kami berkunjung ke rumah anggota-anggota gereja MAHK, maka pendeta gereja Atlanta telah mengancam untuk melawan para pengerja “Tongkat Gembala” itu. Dia telah mengatakan kepada anggota-anggota yang kami kunjungi, untuk melarang kami masuk ke dalam rumah-rumah mereka. Aneh, bagaimana sebahagian dari antara kita orang-orang Advent sekarang menjauhi pelajaran Alkitab yang mudah dan jelas (Yesaya 8 : 20) sama seperti beberapa tahun yang lalu dimana anggota-anggota gereja lain menjauhi diskusi tentang agama dengan kita! Sekarang pendeta-pendeta Masehi Advent Hari Ketujuh itu sedang mengatakan, “Janganlah baca Alkitab dengan siapapun, kecuali hanya dengan kami!” Sekarang kami jumpai kesalahan itu datang berkaitan dengan kebenaran, tetapi hanya membuat kebenaran itu bercahaya lebih terang, dan bahwa tiang-tiang organisasi gereja MAHK yang tertanam baik pada ayat-ayat Alkitab, akan sanggup mencabut setiap tekanan, sementara orang-orang yang telah jauh sesat dari landasanlandasan ini, terang-terangan menolak untuk duduk mempelajari Alkitab bersama saudarasaudari!
Sebagai hasil dari semua doa dan pelajaran yang kami selenggarakan, kebenaran ajaib dalam pekabaran “Tongkat Gembala” itu telah begitu mengagumkan karena duduk selama enam jam dalam sekali waktu, adalah hal yang bukan tidak biasa di tengah-tengah kami. Sungguh kami telah mencapai satu waktu apabila Allah menjadikan manusia “lebih berharga daripada emas murni”, pada waktu kami tidak akan pernah berpisah lagi.
Semoga pada waktu yang dekat sekurangkurangnya sebahagian dari kami akan mempunyai kesempatan untuk datang ke Gunung Karmel dan untuk mempelajari pekabaran itu dari sumbernya.
Saudaramu yang ingin menjadi salah
355seorang dari antara mereka yang 144.000 itu,
Nona FANNIE LOU WOODS
Douglasville, Georgia
Padang-Padang Rumput Dan, Virginia
Saudara Houteff Yang Kekasih :
Salam dari gereja MAHK Mayberry, yang telah dikepung dan diserbu oleh mereka yang mau “berdiri dalam mempertahankan kebenaran dan keadilan pada waktu sebahagian besar dari saudara-saudara meninggalkan kami, untuk berjuang dalam peperangan Tuhan ketika para pejuang tinggal sedikit.”
Sesungguhnya kami telah hampir berputus asa untuk menyelesaikan segala sesuatu, untuk memperbaiki diri kami sendiri dan juga untuk memperbaiki dunia di sekitar kami, hingga Tuhan mengirimkan kepada kita suatu “pekabaran yang paling berharga”, memanggil kami kepada suatu pembaharuan dan menunjukkan kepada kami “pintu pengharapan” melalui mana kami dapat keluar dari keadaan kami yang suam, dan sekarang kami jelas melihat bahwa kami tidak dapat menjadi orang benar dan menjadi orang MAHK yang setia sementara kami diberi makan dengan “makanan ternak yang sangat murahan” yang disuguhkan di hadapan kami dalam bentuk peningkatan tujuan dan berbagai acara formalitas sebagai ganti “makanan yang murni yang sepenuhnya telah disaring” dan yang datang dari “utusan-utusan surga”, yang ditentukan Tuhan mengalir secara bebas “melalui pipa keemasan masuk ke dalam mangkuk emas” dan dari sana mengalir “ ke dalam lampu-lampu -- sidangsidang.” (Zakharia 4.)
Bunyi yang nyaring menyerukan suatu reformasi ini, yang dimuat dalam serial buku-buku “Tongkat Gembala” dan traktat-traktat, kita telah temukan tidak lain daripada “pekabaran bagi sidang Laodikea” -- yaitu bagi “umat Allah pada waktu ini.” Pekabaran ini kita terima dengan “begitu hebat dan keras”, “karena Saksi Yang Benar yang berbicara, dan kesaksian-Nya itu pastilah benar.” Oleh karena itu, kerinduan kita yang utama adalah untuk mematuhi panggilan yang tertulis di dalamnya.
Sebagai hasil dari pendirian kami bagi Kebenaran Masa Kini, maka empat dari antara tujuh keluarga dari gereja Mayberry, telah menyambut “kesaksian yang tegas” itu, dan tiga keluarga lainnya telah “bangkit menentangnya” cocok seperti yang digambarkan dalam buku “Early Writings”, hal. 270, tetapi kami sedang berdoa supaya hidup kami dapat menjadi suatu kesaksian yang kuat dalam karunia kebenaran sehingga orang-orang lain akan mau menerimanya dan mau membantu untuk menyampaikan Seruan Keras itu, yang akan “membawa semua saudaramu keluar dari segala bangsa … dan masuk ke dalam rumah Tuhan.” (Yesaya 66 : 20.)
Pada tulisan ini, kami sedang berpesta menikmati makanan “keju dan madu” dari pekabaran yang mulia ini, dan sekali lagi memperbaharui janji kami bahwa kami mau, dengan pertolongan Allah, “memelihara” “lembu muda” dan “kedua domba” itu, karena percaya bahwa dengan berbuat demikian kami akan memiliki susu
7 yang “berlimpah-limpah” sehingga keju itu sendiri bahkan lebih banyak daripada yang dapat kita butuhkan.
Dengan segenap hati kami percaya bahwa Allah telah memimpin dalam mendirikan Pusat Gunung Karmel “di tengah-tengah negeri” itu, dan bahwa dari bukit Ilahi yang ditahbiskan itu akan mengalir “keju dan madu” bagi “anak-anak Yakub yang sisa.”
Oleh karena itu, kami berjanji dengan semua yang kami punya -- isteri-isteri, anak-anak kecil, kawanan-kawanan domba dan kumpulankumpulan -- bagi “pekerjaan penghabisan bagi sidang ini … masa pemeteraian bagi mereka yang 144.000 itu, yaitu mereka yang merupakan “orang-orang yang tertinggal di negeri” itu, dan yang akan memakan “keju dan madu” sementara 356 panggilan terakhir keluar dari Babilon disampaikan. (Wahyu 18 : 4.)
Semoga Tuhan memberkati saudara dengan berlimpah-limpah dalam tanggung jawab saudara yang berat, inilah doa yang dipadukan dari temanteman di gereja Mayberry “yang berdiri dalam terang” itu.
Saudara-saudara yang kekasih :
Pada saat ini saya sedang menulis kepada saudara, untuk menanyakan Symbolic Code itu. Buku itu belum saya terima, baik untuk terbitan bulan Maret ataupun bulan April! Apakah saudara tidak mengirimnya lagi? Oh, saya sungguh mengharapkannya. Saya selalu menantinantikan nomor berikutnya. Saya suka membacanya, karena ia itu adalah merupakan satu pertolongan ajaib bagiku, dan juga buku itu sangat menarik.
Di sini ada dua orang dari antara umat kita yang saya anjurkan untuk membaca “Tongkat Gembala” itu. Pada mulanya mereka secara sengit menentang saya, tetapi setelah mereka membaca buku-buku kita, mereka datang untuk meminta agar saya mau memaafkan mereka. Betapa saya mengucap syukur kepada Tuhan, karena mereka sudah melihat kebenaran itu! Saya meyakinkan mereka bahwa saya tidak mempunyai dendam terhadap mereka, lalu mereka menjawab, “Berdoalah untuk kami.”
Saya merasa diberi semangat, dan saya sedang berdoa supaya lebih banyak umat kita yang tinggal di sini mau datang untuk menyaksikan bagi diri mereka sendiri bahwa inilah pekabaran jam itu yang menyelamatkan sidang.
Apakah saudara mau dengan segera menulis kepada saya untuk memberitahukan mengenai buku Symbolic Code itu? Saya suka membacanya.
(Tertanda) J.A.D., Pennsylvania Saudara-saudara yang kekasih :
Saya telah menerima buku “Symboli Code” itu sampai kepada awal tahun, maka saya dapat mengatakan bahwa saya sangat senang membacanya. Tetapi karena beberapa alasan, saya tidak pernah lagi menerimanya sejak … saya mau itu dilanjutkan … Saya tahu bahwa saudara sudah mengedarkan brosur lain pada awal tahun ini. Jika benar demikian, saya ingin memilikinya juga. Tolonglah beritahukan kepada saya apakah ada sesuatu persyaratan untuk mendapatkan brosur-brosur itu atau tidak, dan jika ada, maka saya akan membayarnya.
(Tertanda) I.A.,
Anaheim, California
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya telah menerima buku Symbolic Code itu hingga pada kira-kira satu bulan yang lalu, tetapi saya kira bahwa saya belum menerima satu nomor dan mungkin dua nomor dari buku itu, maka kami sangat membutuhkannya. Jadi, tolonglah jangan dilewatkan kami.
(Tertanda) V.L.J.
Marysville, California
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya belum menerima Symbolic Code terbitan bulan Maret dan bulan April. Maukah saudara mengirimkannya kepada saya? Kepada saya, buku-buku itu adalah merupakan roti hidup …
Semoga Tuhan yang kekasih memberkati Gunung Karmel dan juga memberkati para pengerjanya.
(Tertanda) JAS. R. FERGUSON
El. Morro, New Mexico 357 Saudara-saudara yang kekasih :
Saya belum menerima Symbolic Code terbitan bulan Maret ataupun terbitan bulan April ini. Saudara tidak berhenti untuk menerbitkannya bukan? Tolonglah beritahukan kepada saya.
Sejak adanya perpecahan dalam gereja yang ada di sini, maka telah ada duabelas sampai duapuluh orang yang mengadakan pertemuan dengan kami setiap hari Jumat sore dan setiap hari Sabat untuk mempelajari terang baru itu.
Berdoalah untuk kami.
(Tertanda) J.R.V., Indiana
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya menyukai pekabaran ini, dan ingin membuang segala sesuatu dari kehidupan saya segala yang tidak benar. Pada waktu pekabaran itu menemukan saya dalam kondisi Laodikea, saya sedang mengeriting rambut saya, memakai bedak, dan lain-lain. Tetapi saya mengucapkan syukur kepada Tuhan karena Ia telah menunjukkan semua kesalahan saya dan karena memberikan kepada saya kerinduan dan kekuatan untuk berpisah dari segala kesombongan yang membebani saya dalam penipuan yang menyedihkan.
Mrs. N.W.
Sheridan, Wyoming
Saudara-saudara yang kekasih :
Seorang saudari, yang sedang mengirim perpuluhan berupa -- uang dollar, belum pernah mendengar pekabaran Advent itu sampai beberapa minggu yang lalu ketika ia datang secara sukarela kepada Nyonya L, dan meminta kepadanya untuk mempelajari Alkitab. Pendetanya mendengar hal ini lalu berusaha untuk merebutnya dari kami, tetapi untuk membuatnya memahami perkara itu, Nyonya L harus memberitahukan kepadanya tentang “Tongkat Gembala” itu sebelum dia bersedia untuk itu. Sekarang dengan jujur ia meminta untuk menjadi seorang penganut Tongkat itu walaupun ia belum pernah menjadi anggota sidang MAHK.
Melihat segala tanda-tanda ini, maka di gereja yang ada di sini hampir saja kami mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan. Tetapi dengan pertolongan Tuhan, kami berharap dapat menahan angin topan itu, dan kami yakin bahwa maksud dari Kebenaran Masa Kini akan berkembang dengan cara ini …
Tolonglah berdoa untuk kami.
(Tertanda) C.A.L., Alabama
8
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya mengucapkan syukur karena kebenaran mengenai pemeteraian malaikat yang akan memeteraikan orang-orang kudus yang hidup itu. Pekabaran ini adalah merupakan satu berkat besar kepada keluarga saya. Suami saya bukanlah seorang Kristen, tetapi semenjak kami telah mempelajari “Tongkat Gembala” itu, suatu perubahan yang mengherankan telah terjadi dalam dirinya dan saya yakin bahwa ia masih akan mempelajarinya. Maka dengan ucapan terima kasih, saya mengirimkan -- perpuluhan, dan -persembahan buah-buah pertama.
Kami menyambut Symbolic Code itu dengan pelajaran dan pokok-pokok beritanya. Saya ingin menyaksikan sesuatu dalam buku ini, perkaraperkara yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, terutama kewajiban-kewajiban dan tangung jawab orang-orang tua -- yaitu imam dalam keluarga; karena begitu banyak dari antara umat kita yang sedang mengikuti kehormatan dunia -- tidak memerintahkan keluarga-keluarga mereka untuk mengikuti Allah, sebagaimana yang dilakukan oleh Abraham.
Kiranya Tuhan memberkati saudara serta 358 memberkati semuanya.
(Tertanda) Ny. E.G.
Saudara Houteff yang kekasih :
Saya senang untuk menyampaikan kesaksian saya yang lemah ini bagi Juruselamat yang kekasih pada jam yang terakhir ini. Ada tiga orang saudari yang berkeinginan untuk terhitung di antara mereka yang 144.000 itu, tetapi saya tidak mau menyebut nama-nama mereka, karena saya merasa yakin saudara akan segera mendengarnya dari mereka.
Setelah pulang ke rumah dari satu kunjungan ke Gunung Karmel, saya menyadari lebih daripada yang pernah saya rasakan bahwa kita telah memiliki hak istimewa melebihi orang-orang yang lain yang belum memiliki kesempatan untuk menempatkan pendirian mereka pada Tanah yang suci itu dan untuk ikut serta menikmati makanan rohani gunung Karmel dan makanan yang bersifat sementara itu. Bagi kami, kunjungan kami ke Gunung Karmel adalah suatu cicipan surga.
Dalam beberapa hari saya kembali dengan sebuah linggis dan sekop ke Gunung Karmel untuk membantu pekerjaan itu dan untuk bergabung dengan saudara-saudara seiman dalam janji mereka yang sungguh-sungguh kepada Bapa Samawi kita untuk kepentingan satu sama lain dan lebih istimewa lagi bagi kepentingan saudara-saudara kita yang kekasih di Masehi Advent Hari Ketujuh yang tidak mengetahui keadaan mereka yang menyedihkan.
“Kiranya surga membentuk satu sama lain untuk bergantung. Seorang guru, atau seorang pelayan atau seorang teman. Mengundang masing-masing kita bagi panggilan untuk bantuan, sampai kelemahan satu orang bertumbuh menjadi kekuatan bagi semua.”
(Tertanda) B.T.P
Houton, Texas
PERTANYAAN DAN JAWABAN
Pertanyaan :
Bukti Alkitab apakah yang saudara miliki untuk menetapkan meterai-meterai dari Wahyu pasal empat sampai kepada pasal tujuh dan bagian pertama dari pasal delapan? Kenapa semuanya itu mencakup seluruh sejarah dunia, sedangkan organisasi gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sudah bertahun-tahun mengajarkan bahwa semuanya itu dimulai sesudah penyaliban?
Jawab :
Orang yang bertanya mempunyai hak penuh untuk meminta bukti Alkitab atas interpretasi kami dari Kitab Suci, tetapi ia juga harus mengingat bahwa kami mempunyai hak yang sama seperti yang ia miliki. Maka, sebelum kami menjawab pertanyaannya, terlebih dahulu kami ingin meminta kepadanya agar ia memberikan kepada kami satu Ayat Suci saja sebagai dasar atas mana ia dapat menetapkan bahwa meterai-meterai itu hanya mencakup zaman Kristen saja. Keadaan kami sama seperti yang diberitahukan orang yang bertanya atas segala doktrin yang diajarkan oleh organisasi, dan dari bukti-bukti atas mana semuanya itu didasarkan, sehingga kami bebas mengatakan bahwa satu-satunya landasan yang paling kuat atas mana organisasi membuat tafsiran adalah berdasarkan pendapat-pendapat yang sombong bahwa kuda putih dan dia yang duduk di atasnya, sedang pergi maju untuk memenangkan dan menaklukkan (Wahyu 6 : 2), itu adalah menggambarkan sidang Kristen yang mula-mula dalam kondisi kerohaniannya yang terbaik. Pendapat ini diperoleh dengan sempurna karena warna kuda itu (putih) tentunya menggambarkan kesucian sidang yang mulamula, dan bahwa perkataan ‘pergi maju untuk memenangkan dan untuk menaklukkan’ berarti, kecepatannya bertumbuh sesudah Pentakosta.
Kami setuju bahwa warna “putih” itu berarti kesucian, dan “memenangkan dan menaklukkan” dapat menggambarkan pertumbuhan gereja, 359 tetapi bukti apakah yang ada jika pendapat yang demikian bertentangan dengan semua kebenaran yang lain? Contohnya, kami mau mengarahkan perhatian pembaca kepada kenyataan bahwa ketika kepada Yohanes ditunjukkan dalam khayal mengenai peristiwa tujuh meterai itu, hal itu terjadi kira-kira enampuluh lima tahun sesudah Pentakosta dan dalam periode di waktu sidang sudah dalam kondisi kerohanian yang menurun. Suara yang ia dengar berbicara kepadanya : “Naiklah kemari, dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini (Wahyu 4 : 1); artinya, peristiwa yang akan ditunjukkan itu akan berlangsung pada masa yang akan datang, -- “sesudah ini”, dari mana ia lihat. Yohanes mengatakan : “Aku dikuasai oleh Roh, dan lihatlah, sebuah tahta diletakkan di surga, dan Seseorang duduk di atasnya. Maka Aku melihat di tangan Dia yang duduk di atas tahta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Dan tidak ada seorang pun yang di surga ataupun yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu, atau yang boleh melihat sebelah dalamnya. Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, … lalu berkatalah salah seorang dari antara tua-tua itu kepadaku : “Janganlah engkau menangis : sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu Akar Daud, telah menang, sehingga ia dapat membuka gulungan kitab itu serta melepaskan ketujuh
Peristiwa yang dinubuatkan oleh Yohanes akan berlangsung pada masa depan dari zamannya Yohanes gantinya peristiwa yang sudah terjadi. Sebab itu, pendapat yang mengatakan 9 bahwa kuda putih dan penunggangnya itu menggambarkan sidang dalam kesuciannya sesudah Pentakosta, hanyalah merupakan satu kesombongan. Selain itu, sudah diajarkan bahwa gulungan kitab dengan tujuh meterai itu adalah buku “Daniel dan Wahyu”, dan bahwa mereka yang menafsirkan meterai-meterai itu adalah orang-orang yang membuka kitab itu, padahal, “seorang malaikat yang gagah perkasa telah mengatakan dengan suara nyaring”, bahwa “tidak ada yang di surga, ataupun yang di bumi, ataupun yang di bawah bumi, yang dapat membuka kitab itu, atau yang dapat melihat ke sebelah dalamnya.” Maka dari itu kami ingin menanyakan kepada orang yang bertanya itu bagaimana mungkin orang-orang yang menafsirkan meteraimeterai itulah yang membuka kitab itu jika mereka bahkan tidak dapat “melihat ke dalamnya”? Lebih jauh, siapapun telah mengetahui bahwa sidang dapat dilambangkan oleh seorang yang duduk di atas seekor kuda! Selanjutnya, mereka yang sedang berjuang menentang pekabaran pemeteraian itu dengan dalih bahwa ia itu bertentangan dengan Roh Nubuat, sama sekali akan melihat diri mereka sendiri telah menutup mata mereka terhadap suara Roh Nubuat itu karena suatu kebodohan, sebab mereka mengaku bahwa kitab dengan tujuh meterai itu adalah kitab “Daniel dan Wahyu” sedangkan Roh Nubuat, dalam keserasian yang sempurna dengan “Tongkat Gembala”, telah mengatakan :
“Demikianlah para pemimpin Yahudi telah menetapkan pilihan mereka. Keputusan yang mereka buat telah tercatat dalam buku yang dilihat oleh Yohanes pada tangan Dia yang duduk di atas tahta itu, yakni buku yang tidak seorangpun dapat membukanya. Dalam segala pembalasannya, keputusan ini akan tampak di hadapan mereka pada hari apabila kitab ini dibuka oleh Singa dari Suku Yehuda itu.” -- Christ Object Lessons, hal. 294.
Kutipan di atas menunjukkan bahwa kitab ini berisikan nama-nama dan catatan dari orangorang yang mengaku umat Allah. Kemudian, bagaimanakah ia itu dapat menjadi kitab “Daniel dan Wahyu”?
Kami tidak akan mengambil waktu lebih lama untuk membantah tafsiran yang mula-mula dari meterai-meterai itu, tetapi secara ringkas kami akan membuktikan alasan kenapa meteraimeterai itu mencakup seluruh sejarah bangsa manusia.
360Salah satu bukti bahwa semua meterai itu mencakup seluruh sejarah dunia terdapat dalam kenyataan bahwa kitab dengan ketujuh meterai itu adalah “kitab kehidupan”, yang memuat catatan-catatan orang-orang yang mengaku umat Allah, dan juga dalam kenyataan bahwa ia itu dibuka pada masa penghakiman. Maka, hal itu membuktikan bahwa dalam tahun 1844, ketika penghakiman dimulai, Kristus telah membuka kitab itu di hadapan rombongan orang banyak yang mengelilingi tahta itu, dan kitab Kehidupan Anak Domba itu (yang tidak seorangpun dapat membukanya selain Anak Domba itu), berisikan catatan-catatan umat Allah dari sejak zaman Adam sampai seterusnya, maka hal ini jelaslah, bahwa ketujuh meterai yang dibuka pada permulaan penghakiman itu, adalah memuat seluruh sejarah bangsa manusia yang dibagi ke dalam tujuh periode, yang memeteraikan buku itu sampai kepada masa penghakiman. Bacalah penjelasan yang kami berikan mengenai meteraimeterai itu dalam buku “Tongkat Gembala”, Jilid
BAPTISAN ULANG
Pertanyaan :
“Jawaban yang saudara berikan dalam keterangan mengenai baptisan, yang terdapat dalam Symbolic Code bulan Juli tahun 1935 hal. 11, tidak dapat saya cocokkan dengan pernyataan-pernyataan berikut :
“’Tuhan memanggil untuk mengadakan suatu pembaharuan. Maka apabila satu jiwa bertobat kembali, hendaklah ia dibaptiskan kembali.’” -- Surat tanggal 19 April 1903.
“’Orang-orang yang belum dibaptiskan sejak tahun 1844 harus dibaptiskan sebelum Yesus datang … Aku melihat bahwa mereka dibaptiskan sebagai suatu pintu gerbang memasuki sidang, akan harus dibaptiskan sebagai suatu pintu ke dalam iman.’ -- Tulisan pertama, 24 Agustus 1850 -- ‘California Missionary’, 10 Februari 1901.”
Jawab :
Jawaban kami dalam Symbolic Code bulan Juli dan ajaran Sister White dalam keterangan di atas adalah dalam kecocokan yang sempurna, tetapi orang yang bertanya telah gagal memahami apa yang kami tuliskan dan juga yang dituliskan oleh Sister White atas pokok masalah itu.
Maka, oleh karena tidak ada kata-kata yang tidak bermanfaat dalam salah satu tulisan itu, tentunya mereka yang ingin mengetahui kebenaran harus memperhatikan setiap perkataan, jika tidak, mereka tidak akan pernah memahami kebenaran dan sebagai akibatnya, mereka akan tertiup seperti angin meniup gelombang laut sampai angin itu berhenti bertiup (masa kasihan berakhir), lalu mereka ditinggalkan tenggelam dalam dosa-dosa mereka sama seperti keadaan gelombang laut itu.
Perhatikanlah apa yang dikatakan oleh Symbolic Code itu : “Karena saudara telah meninggalkan gereja Baptis dan bergabung dengan gereja MAHK, dengan tidak ada alasan lain selain daripada untuk berjalan dalam suatu terang yang lebih jelas dari Firman itu (bukan karena saudara telah murtad atau karena saudara tidak bertobat), maka saudara tidak perlu lagi dibaptis kembali.
Seseorang tidak perlu dibaptiskan kembali pada setiap saat ia menerima terang tambahan, kecuali dalam keadaan “bertobat kembali” dari kemurtadan yang dilakukannya dan sedang dibebaskan dari penipuan Setan. Contohnya, jika saudara telah ditobatkan dalam gereja Baptis, dan jika saudara harus dibaptiskan kembali ketika saudara meninggalkan gereja itu lalu masuk ke dalam gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, maka semua anggota MAHK sekarang harus dibaptiskan kembali; tetapi sampai sekarang, kami tidak ada melakukan hal yang sedemikian.
Dalam keterangan-keterangan di atas Sister White mengatakan, “Aku melihat bahwa orangorang yang telah dibaptiskan sebagai pintu masuk 361 ke dalam gereja, harus dibaptiskan kembali sebagai pintu ke dalam iman”, artinya, mereka yang dibaptiskan sebagai pintu masuk ke dalam gereja Masehi Advent Hari Ketujuh atau ke dalam gereja-gereja lain adalah bukan bertobat kepada Kristus melainkan bertobat kepada gereja. Oleh sebab itu, baptisan yang dimaksudkan harus merupakan pintu masuk ke dalam iman gantinya ke dalam gereja.
Ketika satu pekabaran yang datang dari Tuhan diumumkan kepada gereja, maka orangorang yang lebih baik tinggal di gereja daripada dipecat demi kebenaran karena anggotaanggotanya yang tidak suci, mereka dibaptiskan ke dalam gereja bukan dibaptiskan kepada Kristus. Akan tetapi, adalah mungkin bahwa kita 10 semua harus dibaptiskan kembali sebelum Yesus datang dan sebelum kita menjadi anggota-anggota sidang yang benar -- “memakaikan senjata pembenaran Kristus … ‘Indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat seperti bala tentara dengan panji-panjinya’” (“Prophets and Kings”, hal. 725), dan jika demikian maka kita harus menunggu tugas untuk melakukan hal yang demikian dari Dia yang mengatakan : “Oleh sebab itu, pergilah kamu, jadikanlah semua bangsa menjadi murid-Ku, dan baptiskanlah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus : ajarlah mereka untuk melakukan segala sesuatu yang Ku perintahkan kepadamu, dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Amin.” (Matius 28 : 19, 20.)
APAKAH HUJAN AKHIR ITU
TERJADI SEBELUM ATAU
SESUDAH MASA KASIHAN
BERAKHIR?
Pertanyaan :
“Tolong jelaskan buku “Early Writing”, halaman 15, tentang suara Allah yang mengumumkan hari dan jam kedatangan Yesus itu, pada waktu manakah Ia ‘mencurahkan Roh Kudus ke atas’ orang-orang suci? Apakah ini bukan pada waktu tujuh bela yang terakhir? Jika demikian, maka bagaimanakah ‘hujan akhir’ itu dapat dicurahkan ke atas umat Allah sebelum masa kasihan berakhir?”
Jawab :
Kita memahami bahwa Allah akan mengumumkan hari dan jam kedatangan Kristus pada sesuatu saat dari ketujuh bela yang terakhir, pada waktu mana Ia akan mencurahkan Roh-Nya atas umat-umat kesucian, namun pencurahan Roh- Nya ini bukanlah hujan awal atau hujan akhir dari kebenaran dan kuasa sebagaimana yang telah dinubuatkan di dalam buku Yoel 2 : 23, 28, atau yang terdapat di dalam buku “Early Writings”, hal. 85, melainkan sebaliknya adalah suatu manifestasi khusus dari Roh Allah … bukan untuk menyatakan kepada kita kepenuhan ataupun kemampuan untuk menyampaikan Kebenaran Injil, melainkan untuk memantapkan kepantasan kita untuk melihat Yesus muka dengan muka sebagaimana Ia adanya. Kenyataan-kenyataan ini lebih jauh dibuktikan oleh Yoel 2 : 24, dan Early Writings, hal. 277, 278.
“SIAPAKAH YANG AKAN
DIBUNUH OLEH TUHAN?”
Pertanyaan :
“Siapa yang akan dibunuh oleh Tuhan pada masa penganiayaan? Apakah dari orang kafir, Protestan yang jatuh, atau mereka yang mengaku sebagai orang-orang yang menyucikan Sabat?”
Jawab :
Orang-orang yang terbunuh sebelum permulaan Seruan Keras itu untuk menggenapi Yesaya 66 : 16 adalah orang-orang pemelihara Sabat yang gagal memperoleh meterai Allah pada masa berakhirnya pekerjaan bagi sidang. -- “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 266. (Baca Symbolic Code terbitan bulan September tahun 1935, hal. 7.) Akan tetapi, orang-orang yang 362 terbunuh untuk menggenapi Wahyu 9 : 18 (Baca Traktat “Amaran Terakhir”, yang berjudul “Amaran Terakhir”, halaman 65 – 92), pada masa Seruan Keras itu adalah orang-orang yang berhubungan dekat dengan sidang Allah, dan boleh jadi mereka adalah orang kafir atau yang mengaku orang-orang Kristen yang datang dari berbagai-bagai gereja; yakni, mereka yang secara terang-terangan berjuang melawan sidang dan yang berpura-pura mempercayai ajarannya, tetapi sebenarnya adalah seperti orang-orang yang binasa dalam pergerakan keluaran itu karena dosa-dosa mereka, bekerja menentang sidang untuk melemahkan garis pertahanannya, namun usaha yang demikian inilah yang menyebabkan sidang jatuh tidak berdaya di hadapan musuh-musuhnya.
APAKAH KAABAHNYA ITU?
Pertanyaan :
Pada halaman 6, bagian 4 dari tulisan saudara yang berjudul, “Tantangan terakhir terhadap “Tongkat Gembala”, sebagai jawaban kepada Sdr. Brown, saudara berbicara tentang pelayanan orang banyak itu siang malam kepada Allah di dalam kaabah-Nya. Tolong jelaskan apakah yang dimaksudkan dengan ‘kaabah’-Nya. Apakah itu merupakan sidang-Nya di bumi?”
Jawab :
Sekarang adalah merupakan satu bukti yang nyata bahwa “rombongan besar orang banyak” dari Wahyu 7 : 9, di samping mereka yang 144.000 itu adalah orang-orang kudus yang hidup yang akan diubahkan apabila Yesus datang. Yohanes Pewahyu dalam apa yang telah dituliskannya, membuktikan bahwa mereka melayani Allah di dalam kaabah-Nya sebelum masa kasihan berakhir. (Baca “Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 66; Traktat No. 1, “Dardanella dari Alkitab”). Oleh karena itu, kaabah dalam mana mereka melayani Dia siang dan malam adalah kaabah (sidang) di atas bumi pada masa “Seruan Keras”
sewaktu Tuhan mengatakan : “Dan pada hari itu banyak bangsa akan bergabung kepada Tuhan, dan akan menjadi umat-Ku, lalu Aku akan diam di tengah-tengah mereka.” (Zakharia 2 : 11).
Demikianlah mereka akan melayani Allah siang dan malam, menunjukkan bahwa mereka tidak akan murtad atau berdiri di pihak Tuhan satu hari dan pada pihak Setan berikutnya, tetapi sepenuhnya dan selama-lamanya akan terpisah dari dunia, “siang dan malam” -- artinya, keduanya adalah masa kegembiraan, ketika segala sesuatu tampak seterang matahari, walaupun pada masa pencobaan dan kesukaran dan segala kesengsaraan, ketika segala sesuatu kelihatannya gelap seperti malam. Karena itu, mereka yang melayani Allah di dalam kaabah-Nya di bumi adalah seolah-olah melayani Dia di dalam surga, karena melayani Allah di atas bumi adalah sama dengan melayani Allah di dalam surga atau di tempat mana saja Ia berada.
APAKAH MEREKA
YANG 144.000 ITU KEBAL?
Pertanyaan :
“Adakah mereka yang 144.000 itu kebal terhadap kematian sementara mereka berada dalam pertikaian ‘pada masa kesukaran itu’?
Jawab :
Apa sajapun tidak ada yang dapat mencabut nyawa mereka yang 144.000 itu. “Setan ingin memperoleh kesempatan untuk membinasakan orang-orang suci dari Yang Maha Tinggi; tetapi Yesus memerintahkan kepada malaikat-malaikat- Nya agar menjaga mereka. Allah akan diagungkan dengan mengadakan satu perjanjian dengan mereka yang telah memelihara hukum-Nya
11 dalam pandangan orang-orang kafir yang ada di sekeliling mereka; dan Yesus juga akan dihormati dengan mengubahkan mereka tanpa merasakan kematian, yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang setia sekian lama.” -- “Early Writings”, hal. 283.
363Alkitab mengatakan, “Maut akan lari dari mereka.” (Wahyu 9 : 6). Baca Traktat, “Amaran Terakhir” (Judul “Tujuh Trompet”, hal. 56 – 60)
AKAN BERSATUKAH
GEREJA-GEREJA SEBELUM
PEMBANTAIAN YEHESKIEL
SEMBILAN
Pertanyaan : “Apakah sejumlah gereja akan bersatu sebelum pembantaian Yeheskiel 9, dan sebelum pekabaran Seruan Keras Malaikat Yang Ketiga itu berlangsung?
Jawab : Gereja-gereja dapat bersatu secara tidak sempurna hampir pada setiap saat, tetapi persekutuan gereja dan negara (patung binatang itu) akan terjadi hanya setelah “pemeriksaan hukum” terhadap orang mati sudah rampung, karena ternyata bahwa “amarah bangsa-bangsa” (masa kesusahan, Daniel 12 : 1), “murka Allah (tujuh bela yang terakhir, Wahyu 15 : 1, dan “masa penghakiman terhadap orang mati”, Daniel 8 : 14), adalah peristiwa-peristiwa yang jelas terpisah, yang satu menyusul yang lain.” -- “Early Writings”, hal. 36.
Oleh karena itu, penganiayaan yang dilakukan oleh “patung binatang” itu terhadap sidang, muncul pada masa penghakiman terhadap orang-orang hidup -- pada masa Seruan Keras -- sesudah pemeteraian mereka yang 144.000 itu. (Pelajari Traktat “Selat Dardanella Dari Alkitab”, dan “Tongkat Gembala”, Jilid 2, halaman
MAKANAN SEHAT
POTONGAN-POTONGAN KENARI
Potongan-potongan kenari, adalah bahan lain untuk membuat roti yang merupakan adonan yang tidak beragi, dan renyah, dan jika dikunyah dengan seksama, akan memperkuat gusi dan mencegah penumpukan sisa makanan di sekitar gigi, sekaligus mengurangi pembusukan dan penyakit gigi, dan juga membantu pencernaan.
BAHAN
Ambillah satu setengah pon tepung gandum kasar, dua setengah pon tepung gandum murni, tiga perempat pon minyak sayur, tiga perempat pon gula merah, setengah pon biji kenari, satu sendok makan garam, kira-kira setengah liter air dingin.
CARA MEMBUAT
Taruhlah semua bahan itu kecuali air ke dalam sebuah tempat pengadukan. Remaslah bahan-bahan itu sampai minyak sayur bercampur ke dalam semuanya. Kemudian tambahkanlah air, dan aduklah sekali lagi semuanya dengan baik. Keluarkanlah campuran itu dan letakkan ke atas sebuah papan pembuat roti, dan bentangkan sampai setengah inci tebalnya. Kemudian bagi ke dalam potongan-potongan yang lebarnya setengah inci dan panjangnya tiga inci dan masukkan ke dalam panci kue, lalu bakarlah kira-kira duapuluh menit di dalam oven dengan api sedang.
Resep makanan ini dapat dinikmati oleh satu keluarga yang terdiri dari enam orang. Potonganpotongan kenari dapat bertahan sekurangkurangnya dua minggu di tempat yang kering.
Gunakanlah ini daripada membeli kue-kue yang dibuat dari amonia atau diramu dengan bahan-bahan kimia yang lain yang selalu diiklankan oleh tukang-tukang roti.
ORANG YANG DICARI
UNTUK PEKABARAN JAM
Dapatkah engkau berlaku manis apabila semua orang di sekelilingmu berbuat kesalahan dan menempatkan kesalahan itu kepadamu?
Dapatkah engkau dibenci dan tidak memberi kesempatan untuk membenci?
364Dapatkah engkau menunggu apabila tidak ada seorangpun di atas bumi ini yang mau menunggu?
Dapatkah engkau memiliki iman dalam Allah untuk hari ini pergi bekerja ke dalam kebun anggur-Nya hari ini apabila tempat gandum sudah kosong dan apabila rupiah yang terakhir sudah habis?
Dapatkah engkau menunggu Tuhan dan tidak jemu-jemu menunggu?
Dapatkah engkau mendengar orang mengatakan bahwa engkau adalah seorang yang paling bijak di dunia ini, namun meng-ingat bahwa engkau adalah hanya seorang yang bodoh?
Dapatkah engkau bergaul dengan orang-orang modern namun tetap menjaga sifat baikmu?
Dapatkah engkau mendengar para sahabat mengatakan perkara-perkara yang menyenangkan tentang engkau, namun nampaknya tidak terlalu cerdas dan tidak terlalu bijak dalam berkata-kata?
Dapatkah engkau mempertahankan penghormatan para sahabatmu setelah sekali waktu engkau memperolehnya?
Dapatkah engkau berjalan dengan orang-orang ternama tetapi tidak lupa meng-ingat akan anak kecil yang hina itu, yaitu Yesus dari Betlehem?
Dapatkah engkau hidup dalam generasi yang selalu mencari-cari salah dan membalas dendam ini -- dan tidak berbicara tentang tetanggamu?
Dapatkah engkau sabar apabila saudara-saudaramu memfitnah engkau baik melalui percakapan maupun melalui tulisan?
Dapatkah engkau bila diusir dari gereja yang engkau kasihi lebih banyak daripada hidupmu, dan menutup pintu untuk yang ter-akhir kalinya dengan mengucapkan selamat tinggal dengan senyuman manis dan damai?
Dapatkah hatimu yang dihancurkan oleh atasanmu, namun masih mengasihi dan meng-ucapkan terima kasih karena kebaikannya?
Jika engkau dapat saudaraku, engkaulah orangnya yang dibutuhkan bagi pekabaran Jam itu.
-- Oleh James F. Ferguson
El Morro, New Mexico
PERINGATAN PENTING!
Apabila mau mengirimkan perpuluhan dan persembahan melalui pos, maka untuk menghindari kelambatan penerimaan, tolonglah kirim langsung ke kantor ini gantinya mengirimnya melalui orang.
Semua tulisan yang mau dimuat dalam Symbolic Code harus dikirim melalui pos ke Departemen “Symbolic Code”. Terima kasih.
12
365
1
366“SALAM KEPADA
KEDUABELAS SUKU YANG
SEDANG TERCERAI BERAI” :
“Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya: kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah pengantin laki-laki keluar dari kamarnya, dan pengantin perempuan dari kamar tidurnya. Baiklah para imam, pelayanpelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata : “Sayangilah, ya Tuhan, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa : Di mana Allah mereka?” (Yoel
Nubuatan Yoel yang dikutip di atas, menemui kegenapannya dalam masa dimana jam-jam masa kasihan sedang berakhir dengan cepat, karena Firman mengatakan, “Biarlah pengantin laki-laki keluar dari kamarnya, dan pengantin perempuan dari kamar tidurnya;” Kata, “Biarlah”, berarti mengizinkannya terjadi; dan karena pengantin laki-laki itu adalah Kristus pada saat dimana Ia akan dimahkotai atau menikahi Yerusalem Baru -- yaitu pengantin-Nya -- (Wahyu 21 : 9), ayat ini tidak dapat menemui kegenapannya pada peristiwa lain selain dari apabila peristiwa ini (ke mana segala langit dan bumi melihat), akan terjadi. Oleh sebab itu, Tuhan mendorong kita untuk “meniupkan terompet di Sion” (sidang), dan untuk mempercepat waktu pemahkotaan Dia sebagai Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuan -- waktu dalam mana Ia mengakhiri pekerjaan perantaraanNya, -- “pergi keluar dari ruangan-Nya” -- bilik yang Maha Suci.
Perintah, “ kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anakanak yang menyusu,” menunjukkan suatu pemisahan selengkapnya dari dunia “orang-orang tua dan orang-orang muda, dara-dara dan anakanak kecil, dan perempuan-perempuan “ “yang berkeluh kesah dan berteriak karena segala kekejian yang dilakukan di tengah-tengahnya” (Yeheskiel. 9 : 4, 6) : dan sebagai nubuatan bagi sidang (Sion), perintah ini membuktikan kenyataan bahwa pada saat terompet akan bertiup dalam penggenapan ayat ini, ia itu akan menemukan Sion, sidangNya, tidak suci dan bercampur aduk dengan dunia. Sebab itu, datanglah panggilan untuk penyucian.
Keadaan-keadaan lebih lanjut membuktikan bahwa ayat ini menemui kegenapannya sekarang, karena sidang pada masa ini, melalui kebiasaankebiasannya, telah terjerat dengan kebiasaankebiasaan dunia, tetapi kita berterima kasih kepada Tuhan bahwa bertahun-tahun lalu “Roh Nubuatan” telah meramalkan bahwa “seseorang akan datang dalam roh dan kuasa Elia” (“Testimonies to Ministers,” hal. 475), dan bahwa “Allah akan memiliki orang-orang yang setia kepada tugas. Pada saat yang tepat, Ia mengirim para utusanNya yang setia untuk melakukan suatu pekerjaan yang serupa dengan pekerjaan Elia.” (“Testimonies for the Church,” Jilid 5, hal. 254.)
Nubuatan-nubuatan yang terdahulu sekarang menjadi sejarah, dan alat nubuatan ini yaitu “The Symbolic Code,” terbukti menjadi mulut dari pekabaran Elia, memimpin ratusan orang MAHK dalam pekerjaan membantu pekabaran ini untuk memulihkan lembaga-lembaga agama Kristen yang telah mati dan merosot; karena, seperti tertulis, “Memang Elia akan datang lebih dulu, dan memulihkan segala perkara.” (Matius 17 : 11), dan “dalam akhir zaman, setiap lembaga Ilahi akan dipulihkan. “ -- “Prophets and Kings,” hal.678.
“Oleh karena Sion Aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem Aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. Maka segala orang Kapir akan menyaksikan kebenaranmu, dan segala raja akan kemuliaanmu; maka kamu akan dipanggil dengan 367 sebuah nama yang baru, yang akan ditentukan oleh mulut Tuhan.” (Yesaya 62 : 1, 2).
“Sementara pemeriksaan pehukuman berlangsung di surga, sementara dosa-dosa orang percaya yang menyesali dosa-dosanya dibuang dari tempat kudus, akan ada pekerjaan khusus pemurnian, untuk membuang dosa, di antara umat Tuhan di dunia ini ... Kemudian sidang yang akan diterima oleh Tuhan kita pada kedatangan-Nya akan menjadi ‘suatu sidang yang mulia, tidak bercela, atau berkeriput, atau yang seperti itu.’ Kemudian ia akan terlihat ‘seperti pagi, indah bagai bulan, cerah bagai matahari, dan mengerikan seperti suatu bala tentara dengan panjipanjinya’.” -- “The Great Controversy,” hal. 425. Kemudian dari halnya akan dikatakan : “Dari Sion, puncak keindahan, Allah tampil bersinar.”
Sebab itu, dalam pemulihan “segala perkara” yang telah dijanjikan ini, di bawah pekabaran Elia, adalah suatu hak istimewa bagi setiap orang untuk membantu pemulihan, dalam segala keindahan dan kesempurnaan dari kesederhanaan, pentingnya institusi sekolah nabi-nabi, yang sejak sebelum zaman Kristus, telah merupakan sesuatu yang asing bagi sidang, seperti dibuktikan oleh fakta bahwa sekolah-sekolah denominasi, melalui akreditasi dewan universitas negeri, bergabung bergandengan tangan dengan sekolah dunia, meskipun bertentangan dengan perintah berikut : “Marilah kita memutuskan bahwa kita tidak akan terikat dengan banyak kebijakan pendidikan dari orang-orang yang tidak memperhatikan suara Allah, dan yang tidak akan mendengar hukumhukumNya.” -- “Counsels to Teachers”, hal. 255.
Dengan mengadopsi standar dunia, ‘sidang telah berbalik dari mengikuti Kristus Pemimpinnya’ (“Testimonies for the Church,” Jilid 5, hal. 217), dan telah menjadi ekor bukannya kepala -tidak menghormati Kristus.
“Sekarang Tuhan mau agar para guru dan siswa menyingkirkan setiap pemikiran yang salah. 2 Janganlah mengajarkan apa yang sama dengan standar dunia atau standar sidang, hanya karena itu merupakan kebiasaan. Pelajaran-pelajaran yang diajarkan Kristus harus menjadi standar. Apa yang Tuhan telah katakan mengenai petunjuk yang harus diberikan dalam sekolah-sekolah kita harus betul-betul dipertimbangkan; karena jika tidak ada pendidikan karakter yang sama sekali berbeda dari apa yang telah dilakukan di beberapa sekolah kita, kita tidak perlu membeli tanah dan mendirikan bangunan sekolah.” -- “Testimonies for the Church,” Jilid 6, hal. 142.
“Sekolah-sekolah yang akan kita dirikan dalam tahun-tahun pekabaran ini akan menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang telah kita bentuk.” -- “Counsels to Teachers,”
“Sekolah-sekolah kita harus lebih seperti sekolah-sekolah para nabi.” -- “Testimonies for the Church,” Jiliid 6, hal. 152.
Oleh karena itu, nabi menulis : “Suara Tuhan berseru kepada kota dan orang yang bijaksana akan membicarakan namamu : dengarlah tongkat, dan dia yang telah menentukannya. Berilah makan umat-Mu dengan tongkat-Mu, kawanan ternak warisan-Mu, yang terpencil mendiami hutan, di tengah-tengah Carmel.”
“Ditentukan” untuk berseru dan “memberi makan” (mendidik) “kawanan” Allah, “yang diam ... di tengah-tengah Karmel,” suara dari Tongkat itu akan menyebabkan pemulihan sepenuhnya sekolah-sekolah para nabi, dan “The Symbolic Code” dengan bergembira mengumumkan bahwa suatu permulaan telah mulai didirikan di tengahtengah Pusat Gunung Carmel, suatu institusi seperti yang Elia kuno telah bangkitkan dari pendidikan murtad Israel. (“Prophets and Kings,” hal. 224, 225) -- institusi seperti itulah yang dimaksud dalam Roh Nubuat dalam pernyataan berikut :
“Kita memerlukan sebuah sekolah dimana orang-orang yang baru memasuki pelayanan 368 dapat diajarkan sedikitnya cabang-cabang umum pendidikan, dan dimana mereka juga dapat belajar lebih sempurna kebenaran-kebenaran firman Allah bagi zaman ini. Sekolah ini harus memberikan pelajaran-pelajaran nubuatan. Mereka yang memiliki kemampuan yang diinginkan Allah bagi pekerjaan dalam kebun anggurNya, akan mendapat banyak manfaat dengan hanya beberapa bulan belajar pada sekolah seperti itu.” -- “Testimonies for the Church,” Jilid 3, hal. 160.
Dengan gembira kami mengumumkan bahwa Akademi Gunung Karmel akan dibuka pada tanggal 21 September, namun dengan sangat menyesal kami menyatakan bahwa kami belum siap untuk menerima siswa yang bukan usia elementer dan akademis, dan bahkan kita tidak dapat lagi menampung siswa dengan usia ini karena sudah melebihi kapasitas. Bagaimana pun, dengan doa dan bantuan dari semua penganut Kebenaran Sekarang, kami harap dapat mampu menampung lebih banyak, tidak hanya tingkat yang lebih rendah dan tingkat akademik, tetapi juga orang dewasa.
Pusat Gunung Carmel tidak hanya mendirikan institusi sekolah para nabi, tapi juga menunjangnya, dengan tidak mengenakan biaya, dan untuk kamar serta makan di Akademi Gunung Karmel, setiap anak anda dikenakan hanya $10 per bulan -- lebih sedikit daripada biaya di rumah anda! Sebab itu, kami memerlukan doa anda yang sungguh-sungguh dan dukungan sepenuhnya dalam masa ini manakala Tuhan akan membalut umatNya, dan menyembuhkan luka mereka.
Sekaranglah waktunya dimana kita harus sepenuhnya menyadari janji nubuatan yang telah lama dinantikan ini : “Lihatlah, Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapabapanya supaya jangan Aku datang dan memukul bumi dengan suatu kutuk.” (Maleakhi 4 : 5, 6.)
PERSYARATAN
BAGI GUNUNG KARMEL
Pertanyaan seperti bagaimana syarat untuk datang ke Gunung Carmel mungkin timbul dalam pikiran banyak orang, dan jawaban terbaik bagi pertanyaan ini ditemukan dalam kalimat singkat berikut mengenai panggilan Elisha :
“Jika sekiranya Elisha bertanya pada Elia apa yang diharapkan daripadanya, -- apa nanti pekerjaannya, -- maka jawabnya ialah : Allah yang tahu; Ia akan memberitahukan kepadamu. Kalau engkau menunggu Tuhan, Ia akan menjawab setiap pertanyaanmu. Engkau boleh datang bersamaku kalau engkau yakin bahwa Allah telah memanggilmu. Ketahuilah bahwa Allah berdiri di belakangku, dan suara-Nyalah yang engkau dengar. Kalau engkau dapat mengharapkan segala sesuatu tetapi engkau mau memenangkan kebaikan Allah, datanglah.” -- “Prophets and
Paragraf sebelumnya merupakan pernyataan umum dari keadaan-keadaan dimana seseorang dapat datang ke Gunung Carmel, tetapi untuk lebih spesifik, pertama orang itu harus bertobat sepenuhnya dalam pekabaran Kebenaran Sekarang; kedua dia harus mau mengorbankan segala hal demi pekerjaan ini; ketiga dia harus cocok dalam beberapa hal menjadi suatu penolong yang berguna bagi pekerja Gunung Karmel.
Kami sangat menyesal karena kami belum siap untuk menampung orang sakit, lemah, dan orang jompo, dan karena keterbatasan fasilitas, untuk saat ini kami hanya mengundang orangorang lajang yang mengerti bertukang atau bertani, sehingga dapat membantu “mempersiapkan” jalan bagi umat. (Yesaya 62 : 10.)
3
KABAR TERAKHIR
DARI IBU INDIA
Saudara-saudara kekasih :
Saya sangat terkejut ketika saya menerima 369 “The Symbolic Code” dan traktat nomor satu yang anda kirim kepada saya, karena itu adalah pertama kali saya mendengar “pergerakan reformasi,” ini dan mengenai pertentangan yang dia atasi.
Saya telah membaca dan membaca lagi buku yang anda kirimkan, mempercayai pekabaran yang terkandung di dalamnya, dan saya sangat menyesali kejahatan-kejahatan yang ada dalam gereja-gereja kita. Saya sangat sedih mengetahui bahwa suatu sidang, sementara mengaku menjadi “yang sisa dari benihnya,” dan mengaku memelihara hukum-hukum Allah, malah menjadi suatu kekuatan penganiaya menentang orang-orang yang berjuang menjauhkan diri dari dosa! Tetapi saya tidak terlalu terkejut dengan perlakuan yang tidak Kristiani ini, karena hal itu pernah terjadi di masa lalu, dan itu juga harus terjadi sekarang. Meskipun begitu, hamba-hamba Allah terus melangkah untuk menyelesaikan sesuatu, dan walaupun Setan melalui agen-agennya berulangkali berusaha untuk merintangi pekerjaan Allah, hamba-hamba Allah menang. Kita memiliki banyak contoh mengenai hal ini dalam Alkitab, seperti pada usaha yang sia-sia dari Sanballat dan agen-agennya untuk menghentikan pekerjaan besar Nehemia ketika membangun kembali Yerusalem. Pembawa cangkir Raja berkata kepada musuh-musuh dari pekerjaan- Nya : “Aku melakukan suatu pekerjaan besar dan aku tidak dapat mundur.” Baiklah ini menjadi sikap kita dalam perkara besar Allah.
Selama reformasi, kita menemukan Huss, Jerome, Luther, Zwingle, dan Melanchthon menghadapi perlawanan dan kekejaman yang sangat besar, perlakuan jahat oleh sidang yang mereka kasihi dan miliki. Meskipun demikian, reformasi tetap menang, karena Allah adalah Pemimpin yang tidak kelihatan, melalui alat-alat yang rendah hati ini. Jadi, kita memiliki jaminan yang menghibur, bahwa kita juga akan mencapai kemenangan, jika kita tidak berlari mendahului Tuhan, dan terjun ke dalam kesalahan, seperti yang telah dilakukan banyak orang pada masa lalu.
Masa dimana kita hidup ini memerlukan suatu reformasi yang hebat dan menyeluruh di semua gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Di mana-mana ada jiwa-jiwa yang jujur, di antara orang awam maupun para pendeta, yang walaupun hanya melihat sebagian kekejian yang memerlukan reformasi, akan bergembira menyambut terang jika mereka cukup semangat dan cukup kuat menahan pertentangan itu.
Di India ini, seperti juga di Amerika, ada pekerjaan besar yang harus dilakukan dalam gereja-gereja kita, untuk menyelamatkan mereka dari keadaan Laodikeanya, yang suam, dan puas, dan menyatakan bahwa mereka telah memiliki semua kebenaran dan tidak memerlukan apa-apa lagi.
Saya telah lama menunggu hari yang diberkati ini, Oh, kapankah hari yang mulia itu akan mulai dalam negeri kami yang tercinta ini! Sekarang saya berharap bahwa hari itu tidak lama lagi apabila anggota-anggota gereja kita mau mendengar dengan rendah hati, tanpa prasangka bagi panggilan dari jam itu.
Jika anda yakin bahwa misi anda adalah dari surga, saudara-saudaraku, pergilah dengan semangat yang pantang mundur, memutuskan untuk mengatasi segala halangan, sampai sidang Allah yang sedang tidur itu bangkit dari tidurnya, dan mengambil jalan menuju pekerjaan suci.
Kembali saya mau berterima kasih atas kebaikan anda kepada saya, dalam mengirimkan buku, dan dengan rendah hati saya meminta anda untuk melanjutkan pekerjaan yang baik ini tanpa gagal, dan menolong India. Saya ingin memiliki selengkapnya buku “Tongkat Gembala,” tetapi ketika saya dalam perjalanan ke sekolah, saya menyadari bahwa pada saat ini saya belum bisa menolong anda dengan uang saya. Oleh sebab itu, saya akan sangat menghargai jika anda dapat mengirimkan saya buku-buku “Tongkat Gembala” yang telah terpakai; Saya yakin mereka akan menjadi suatu pertolongan yang bernilai kepada saya dan bagi banyak orang di India, yang tidak 370 dapat membelinya.
Ingatlah saya dalam doa-doa anda.
PUJI-PUJIAN DARI MEREKA YANG MEMPELAJARI LAGU YANG HANYA DAPAT DIPELAJARI OLEH 144.000
Sister ____ yang kekasih :
Pada waktu saya mendapat buku kecil terakhir, saya sangat senang dan tergetar dengan gembira dan saya duduk dan membacanya.
Pagi ini saya pergi ke gereja dan setelah kebaktian, saya memberikan buku kecil itu kepada guru Sekolah Sabat saya. Pada awalnya dia menolak menerimanya, tetapi dengan pertolongan Tuhan saya meyakinkan dia untuk menerimanya.
Oh, saya sangat senang bahwa Tuhan telah menuntun saya ke dalam terang besar ini. Banyak sekali yang harus dipelajari, dan banyak yang harus ditinggalkan, untuk terus bertumbuh dalam karunia dan dalam pengetahuan kebenaran.
Saya mengatakan dalam kata-kata puisi berikut,
“Oh, saya lebih suka
menjadi yang terkecil dari mereka,
Yang menjadi milik Tuhan sendiri.
Daripada mengenakan mahkota raja
Dan duduk di atas tahta.
(Tertanda) E. A., California.
Saudara-saudara kekasih :
Saya sedang mempelajari pekabaran “Tongkat Gembala “, dan terkesan dengan kebenarannya. Brother dan Sister P. S. Alen memberikan pelajaran-pelajaran kepada saya. Saya ingin menjadi murid pekabaran yang lebih dalam, dan akan dengan senang hati menerima majalah bulanan anda, “The Symbolic Code.”
Dari California
4
Saudara dan sahabat yang kekasih dalam Pekabaran :
Menyenangkan sekali bahwa saya dapat menulis beberapa baris ini kepada anda pagi ini, mengirim juga perpuluhan Tuhan yang telah Ia berikan kepada saya bulan lalu, sehingga saya dapat menyebut anda saudara.
Saya telah belajar dengan Saudara____ untuk beberapa waktu, dan telah yakin akan Kebenaran pada waktu ini, dan walaupun saya belum dikeluarkan dari gereja, saya kira suatu saat saya juga akan dikeluarkan dari gereja.
Saudara____ menghadapi sedikit pertentangan dalam usaha untuk menyampaikan pekabaran kepada sidang, tetapi bukannya kecewa, dia tetap berusaha. Puji Tuhan. Saya membantu dia sebisa saya, dan berharap akan lebih giat lagi dalam masa yang akan datang.
Tolong doakan saya sehingga saya dapat berdiri bagi kebenaran pada segala waktu, dan pada akhirnya, dapat menang, dan berdiri dengan seratus empat puluh empat ribu di Gunung Sion. Pujilah nama-Nya, amin.
(Tertanda) P. W., Oregon
Yang kekasih dalam Yesus :
Saya ingin memberitahu anda bahwa saya suka “The Symbolic Code.”
Saya ingin terdaftar sebagai anggota dari Koresponden kelas memasak. Ini adalah yang kami cari selama ini.
(Tertanda) MRS. EVA WILLIAMSON,
Portland, Oregon 371 Saudara-saudara yang kekasih :
Saya bersyukur kepada Allah karena terang mulia yang bersinar dari halaman-halaman “Tongkat Gembala”, dan khususnya saya menikmati “The Symbolic Code” yang di dalamnya terdapat makanan yang kami nanti-nantikan selama ini dalam gereja-gereja kami.
(Tertanda) Mrs. A. R. R.,
Washington
Saudara dan Saudariku yang kekasih dalam pekabaran amaran Allah bagi Sidang :
Istri saya dan saya sangat senang dengan pekabaran pemeteraian ini; dan Iblis tahu itu. Pada suatu Sabat, setelah pertemuan selesai, seorang Pendeta Jerman mendatangi saya, bertanya apakah saya seorang MAHK atau seorang penganut “Tongkat Gembala,” dan saya menjawab, “100 persen bagi Tongkat.” Kemudian dia mulai menjelekkan “Houteff”, dan setelah mendengarkan beberapa menit, saya berkata, Sdr. ____, coba katakan kepada saya berapa banyak kebenaran sekarang yang anda bawakan dari mimbar pagi ini? Anda tahu bahwa khotbah anda tidak ada apa-apanya, hanya bualan dan omong besar saja, hanya seperti yang dikatakan Ny. White bahwa orang-orang yang mengkhotbahkan diri sendiri akan menyerakkan jemaat. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa “sementara orangorang itu menyanjung-nyanjung diri sendiri, menyatakan bahwa mereka berada dalam kondisi kerohanian yang tinggi, sebenarnya “mereka” berada dalam “penipuan yang menyedihkan” -- ”Testimonies for the Church.” Jilid 3, hal. 253.
Kemudian dia berkata, “ia tidak bilang begitu.” Saya menjawab, “Lebih baik anda baca buku Testimonies.” Kemudian dia berkata, “Saya hanya mau tahu itu saja. Anda dan istri anda akan dikeluarkan dari gereja. Anda tidak boleh datang lagi, karena anda adalah duri dalam gereja ini.” Saya bilang, “Ya, saya tahu, saya adalah duri bagi anda, bukan bagi gereja.”
Gembala dari jemaat ini penuh dengan kebencian, sehingga Sabat berikutnya di gereja Fresno, 40 mil dari sini, dia berkata dari mimbar, “Saudara Rompel, istrinya, dan Sister Mayer akan dikeluarkan dari gereja pada Selasa malam berikut.”
Pada hari yang telah ditentukan, dia mengambil suara atas keanggotaan kami, tetapi mayoritas baik pada kami, jadi dia kalah!
Beberapa waktu lalu pendeta yang sama ini ada di rumah saya, dan dia kemudian memeluk saya dan berkata, “Saudara Rompel, saya mengasihi anda.” Tetapi sekarang dia menunjukkan kasihnya dengan tidak mengizinkan saya masuk ke gereja, yang mengingatkan pada kata-kata ini : “Saya mengasihi anda, saya mengasihi anda, dan bahwa anda tahu, tetapi berapa banyak saya mengasihi anda tindakan saya akan menunjukkannya.”
Tindakan-tindakan mereka lebih membuka mata saya, dan menunjukkan bahwa “Tongkat Gembala” sedang berusaha menyelamatkan kita dari “penipuan yang menyedihkan.” Biarlah Allah yang dipuji.
(Tertanda) J.B. Rompel,
Chowchilla, California
Saudara yang kekasih :
Sekitar dua atau tiga tahun lalu, seseorang memberikan nama saya kepada anda, sehingga anda mengirimkan saya beberapa traktat, tetapi saya berprasangka buruk, dan saya melihatnya sebagai ajaran yang aneh. Tetapi ketika saya terus membaca, prasangka saya mulai meninggalkan saya, dan semakin saya belajar, saya melihat lebih banyak terang, dan kegembiraan memancar dalam hati saya mengetahui bahwa Allah sedang menuntun jemaat menjauh dari dunia.
Musim panas yang lalu sewaktu saya berada di Minneapolis, Pendeta Longacre berbicara 372 kepada kami di satu Sabat sore mengenai kebebasan beragama. Setelah kebaktian, saya bertanya kepadanya apakah dia pernah mendengar Sdr. Houteff telah dipukuli pada saat berusaha memasuki salah satu gereja kita. “Ya,” dia berkata, “Saya rasa dia telah ditangani, tetapi dia telah menyebabkan banyak gangguan sehingga mereka harus berurusan dengan dia.”
Pertanyaan datang pada pikiran saya. “Jika Houteff ini mengganggu suatu pertemuan rohani, tidakkah polisi akan memasukkan dia ke dalam penjara? Mengapa, setelah menahan dia, petugas polisi membebaskannya, dan mengembalikannya ke gereja dari mana dia diambil?”
Saya katakan, “Pendeta Longacre, jika kita mengharapkan toleransi dari orang lain, bukankah 5 kita harus bertoleransi kepada orang yang berbeda dengan kita?”...
Saya percaya bahwa pekabaran ini adalah milik Allah, maka saya meminta kepada Tuhan untuk memperkenankan saya untuk sepenuhnya mengerti pekabaran ini, sehingga saya lebih siap untuk menjelaskannya kepada orang lain....
(Tertanda) Gee. W. Saether,
Madison, Wisconsin
Walaupun pertentangan dibuat untuk melawan pekabaran ini, surat-surat di atas menyatakan fakta bahwa kebenaran tidak dapat lagi dibiarkan dalam kegelapan seperti sebuah jarum tidak dapat di simpan dalam karung goni. Dan seperti terang bersinar lebih bercahaya dalam kegelapan, demikian juga kebenaran lebih jelas apabila dikelilingi oleh kesalahan.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
UNDANG-UNDANG HARI MINGGU
(BLUE LAWS) DAN SIDANG
Pertanyaan : “Apakah sidang akan disucikan sebelum pelaksanaan hukum hari Minggu (Sunday law)? Atau apakah Sunday law akan menunjukkan siapa yang setia dan siapa yang tidak setia kepada kebenaran?”
Jawab :
Jika masa kesusahan atau amarah bangsabangsa, yang disebabkan oleh persatuan gereja dan negara (patung binatang), terjadi dalam masa pehukuman orang hidup, seperti yang dijelaskan dalam terbitan-terbitan sebelumnya, maka pelaksanaan “Hukum Hari Minggu (Blue Sunday law)” harus terjadi setelah penyucian sidang. Alkitab mengatakan, “Naga itu ... pergi memerangi yang sisa dari benihnya, yang menuruti hukum Allah, dan memiliki kesaksian Yesus.”
Kalimat, “yang sisa,” dalam contoh ini berarti “mereka yang luput” dari pembantaian. (Yesaya 66 : 16, 19); sehingga, orang-orang yang tertinggal setelah pembantaian terjadi, dan yang akan dikirim “ke segala bangsa” untuk “membawa semua saudaramu kepada Tuhan keluar dari segala bangsa.” (Ayat 20). Karena sekarang sidang sebagai sebuah badan tidak menuruti hukum Allah, (“Testimonies to Ministers,” hal. 373), dan karena naga itu memerangi “yang sisa” (sidang yang tertinggal), yang menuruti hukum, itu adalah bukti bahwa pelaksanaan Sunday law akan terjadi setelah pemeteraian, pada masa dimana sidang menuruti hukum Allah. Lalu, jika Sunday law yang akan menunjukkan siapa yang setia, dan siapa yang tidak setia, maka berarti, sidang akan disucikan oleh Setan bukan oleh Tuhan Yang “akan tiba-tiba datang ke kaabah- Nya” dan “duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak.” (Maleakhi 3 : 1 - 3).
Sementara, tujuan Setan adalah untuk merusak sidang dengan melipatgandakan orangorang yang tidak setia, bukannya menguranginya. Jika Setan yang menyucikan sidang melalui hukum-hukumnya yang tegas, maka berarti, bukan Tuhan dari Maleakhi 3 Yang melakukan “penyucian anak-anak Lewi,” dan juga bukan 373 pekabaran “Early Writings,” hal. 270, yang menyebabkan pengguncangan, sehingga bertentangan dengan semua kebenaran, dan juga berlawanan dengan tujuan Setan sendiri.
PADA HARI YANG MANAKAH
KRISTUS BANGKIT?
Pertanyaan :
“Ketika mempelajari pekabaran pemeteraian, saya menemukan satu poin dari traktat ‘Penuaian’ pada halaman 54 (halaman bahasa Inggris) yang tidak dapat saya mengerti. Anda mengatakan bahwa Kristus bangkit pada hari ke 18 dari bulan pertama, dimana, ‘The Desire of Ages,’ hal. 756, mengatakan bahwa Kristus mati pada hari dimana domba paskah disembelih. Dan berdasarkan Keluaran 12 : 6 dan Imamat 23 : 5, domba paskah disembelih pada hari ke 14 bulan pertama. Oleh sebab itu, jika Kristus mati pada hari ke 14 (Jumat), maka Ia berarti bangkit pada hari ke 16 (Minggu). Manakah yang benar?”
Jawab :
Kristus tidak mati pada saat domba paskah pada hari ke 14 disembelih, karena Ia makan domba Paskah dengan para murid pada hari ke
“Domba paskah” yang disembelih oleh imam pada hari Kristus mati, dan yang ditunjukkan oleh “Desire of Ages,” bukanlah korban pada hari ke 14, dalam minggu Paskah, tetapi domba yang harus disembelih pada hari ke 16. Ingatlah bahwa Paskah dirayakan selama tujuh hari, dan bahwa ada korban harian. (Imamat 23 : 8).
Jika kita menyimpulkan bahwa Kristus mati pada hari ke 14 dari bulan itu, yaitu hari sebelum “perayaan” Paskah, yaitu hari saat domba disembelih, yaitu hari sebelum hari pertama dari minggu Paskah, maka hal itu bertentangan dengan
22 : 8 - 14; Yohanes 13 : 12. Karena bagaimana Kristus dapat makan jamuan Paskah bersama 12 murid pada saat yang sama dengan saat Ia mati dan dikubur dalam kubur-Nya?
Kristus makan Paskah dengan 12 murid pada hari ke 15 bulan pertama (dalam akhir hari ke 14), dan setelah ditangkap, Ia dibawa ke hadapan imam-imam, yang menghabiskan waktu bersama-Nya sepanjang hari ke 15 (Kamis), dari pagi sekali sampai larut malam. Kemudian pagi dini berikutnya, malam setelah tengah malam, itu menjadi hari ke 16, dan sekitar jam 6 waktu kuno (Yohanes 19 : 14), mereka membawa-Nya ke hadapan Pilatus, dan setelah menyelidiki Dia di hadapan pemimpin jahat dan Herodes, Ia dibawa kembali kepada orang Yahudi, yang menyalibkan
6 Dia pada jam 3 (Markus 15 : 25) hari yang sama. Tiga jam kemudian, pada saat tergantung di salib, pada jam 6 hari itu (siang, masa kita), matahari digelapkan (Markus 15 : 33), dan pada jam 9 (Matius 27 : 46), 6 jam setelah dipaku di salib, dan 3 jam setelah matahari digelapkan, Yesus mati (Matius 27 : 50), dan matahari kembali bersinar lagi (Markus 15 : 33, 34), jam 3 petang. masa kita. Sebelum matahari terbenam pada hari yang sama, mereka menguburkan Dia (Lukas 23 : 52, 54), dan setelah beristirahat dalam kubur-Nya selama Sabat, Ia bangkit Minggu pagi dini, hari ke 18 bulan pertama. (Lihat Matius 28 : 1, 2; Yohanes 20 : 1; Markus 16 : 9, dan lihat juga ilustrasi pada Symbolic Code, bulan Desember
KEPADA SIDANG
ATAU KEPADA DUNIA?
Pertanyaan :
Jika kita mengerahkan seluruh usaha kita bagi keselamatan sidang, apa yang akan kita lakukan bagi penginjilan?
Jawab :
Penginjilan kepada orang-orang yang tidak beriman, tidaklah sepenting tugas kita kepada sidang. Memperbesar keanggotaan sidang 374 dengan keadaannya yang jahat sekarang ini, tidak akan menguntungkan bagi kemajuan kerajaan Kristus. Pada masa kedatangan Kristus yang pertama, Yohanes Pembaptis, Kristus sendiri, dan para Rasul, dalam permulaan pekerjaan mereka, melibatkan diri mereka hanya kepada sidang.
Seperti Yahudi kuno yang berpaling dari Kristus, sekarang pun sidang berpaling dari Kristus (5 T hal. 217), dan sebagaimana di masa Kristus, meningkatkan keanggotaan sidang tidak dapat menggandakan keanggotaan dalam kerajaan-Nya, demikian juga sekarang, karena setelah mereka dibawa ke dalam sidang, mereka kembali harus bertobat agar diselamatkan. Di samping ini, memerlukan usaha yang lebih besar untuk menyelamatkan mereka dari “penipuan yang menyedihkan” Laodikea mereka (“Testimonies for the Church,” Jilid 3, hal. 253) dari kekapiran mereka. Resiko kehilangan jiwa mereka akan lebih besar jika mereka dibawa ke dalam sidang pada masa ini daripada jika mereka tetap tinggal dalam kegelapan mereka sekarang. Karena dengan menjadi anggota sidang tanpa pertobatan sungguh-sungguh sebelumnya, mereka percaya bahwa hal itu telah menjamin keselamatan mereka, padahal tidak menjamin, sehingga dengan begitu mereka merasa puas dan merasa “tidak memerlukan apa-apa lagi,” berprasangka dan menentang terang tambahan yang diberikan. Dengan kata lain, jika sidang sendiri tidak diselamatkan (“Testimonies for the Church,” Jilid 3, hal. 253) -- tidak mengikuti Kristus Pemimpinnya (“Testimonies for the Church,” Jilid 5, hal. 217) -- dan “telah menjadi seorang perempuan sundal” (“Testimonies for the Church,” Jilid 8, hal. 250), bagaimana ia dapat menolong yang lain? Oleh sebab itu, keperluan terbesar di dalam sidang, dan di luar sidang, juga dalam memajukan kerajaan Kristus, adalah, “pekerjaan penyucian khusus, yaitu pembuangan dosa dari antara umat Allah” (“Great Controversy,” hal. 425), yang merupakan pekerjaan terakhir sidang, dalam masa pemeteraian 144.000.” (“Testimonies for the Church,” Jilid 3,
Pekerja dan harta yang dicurahkan kepada penginjilan bagi orang kapir sangat banyak, sehingga hanya sedikit yang diberikan kepada pekerjaan reformasi bagi sidang, padahal, penginjilan bagi sidang ini lebih penting daripada penginjilan bagi dunia.
Meskipun begitu, pekabaran yang terkandung dalam “Tongkat Gembala “ tidaklah menghalangi pekerjaan penginjilan kepada orangorang di luar sidang, karena sementara pekabaran pemeteraian, yaitu “pekerjaan terakhir bagi sidang,” dibawa kepada sidang oleh pendukungnya, sidang sendiri sedang bekerja kepada orangorang yang belum pernah mendengar Pekabaran Tiga Malaikat. Jadi, dengan cara ini, baik penginjilan kepada sidang, maupun penginjilan kepada dunia dapat sama-sama berjalan. Apakah kita sebagai penganut Kebenaran Sekarang harus mencurahkan waktu dan uang kita demi kepentingan orang kapir, seperti yang dilakukan sidang, sehingga sidang dan dunia akan terjun ke dalam neraka. Oleh sebab itu, kita harus berusaha untuk menyelamatkan sidang dari kehancuran yang akan terjadi, seperti yang dilakukan Yohanes Pembaptis, Kristus, dan para Rasul, dalam masa mereka.
Lebih lanjut, setelah pekabaran itu dibawa kepada sidang, dan 144.000 hamba-hamba Allah dalam masa Seruan Keras yang akan dipenuhi Roh Suci, seperti para Rasul dalam hari Pentakosta (“Early Writings,” hal. 277, 278), telah dimeteraikan, pada masa dimana kebenaran kita akan mulai bersinar, dan keselamatan kita seperti sebuah lampu yang menyala, dan orang-orang Kapir akan melihat kebenaran kita dan semua raja akan melihat kemuliaan kita (Yesaya 62 : 1, 2), kemudian barulah akan dimulai pekerjaan penginjilan yang sesungguhnya yang telah ditunjukkan kepada nabi Yesaya, dan dijelaskan dalam kata-kata berikut : “Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa kapir kepadamu, dan raja-raja mereka dibawa. Sungguh, bangsa dan kerajaan yang tidak mau mengabdi kepadamu 375 akan binasa; ya, bangsa-bangsa itu akan benarbenar dibinasakan.” (Yesaya 60 : 11, 12.) Sebab itu marilah kita dengan gembira menanggapi nasihat penting berikut :
“Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan 7 diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN; Dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.” Maka engkau akan mengetahui, bahwa Tuhan semesta alam yang mengutus aku kepadamu.” (Zakharia 2 : 10, 11.)
Lebih lanjut, bukan kita, tetapi Kristuslah Yang “sedang memegang kendali dalam tangan- Nya sendiri” (“Testimonies to Ministers,” hal. 300), yang memimpin pekerjaan Allah, jadi bukan tugas kita untuk menentukan pekerjaan mana yang harus dilakukan, dan pekerjaan yang mana yang tidak perlu dilakukan, karena “dalam pekerjaan terakhir ini,” “Tuhan akan bekerja dalam cara yang sangat berbeda dari yang biasanya, dan dalam suatu cara yang akan bertentangan dengan rencana manusia.” -- “Testimonies to Ministers,” hal. 300.
Janganlah kita termasuk dalam kelompok yang “selalu mempertanyakan dan mengkritik segala sesuatu yang muncul dalam pengungkapan kebenaran” (Testimonies for the Church,” Jilid. 5, hal. 690), tetapi yang “membiarkan surga memimpin.” -- ”Testimonies to Ministers,” hal. 475.
Panggilan tertinggi kita dalam Kristus Yesus adalah untuk “Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka.” (Yesaya 58 : 1).
“Berjalanlah, berjalanlah melalui pintu-pintu gerbang, persiapkanlah jalan bagi umat, bukalah, bukalah jalan raya, singkirkanlah batu-batu, tegakkanlah panji-panji untuk bangsa-bangsa!
Sebab inilah yang telah diperdengarkan TUHAN sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion : Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.”
APAKAH PEMBANTAIAN YEHESKIEL
SEMBILAN DAPAT DICEGAH?
Pertanyaan :
“‘Tongkat Gembala’ membuktikan bahwa suatu pembantaian besar akan terjadi di antara umat Allah karena kemunduran mereka. Tetapi apakah tidak mungkin kalau para pemimpin sekarang bermohon bagi umat-Nya dapat keluar dari keadaan Laodikea mereka, seperti ketika Musa bermohon bagi Israel kuno dan ‘Tuhan menyesali malapetaka yang Ia telah rancang atas umat-Nya’? (Keluaran 32 : 14.)”
Jawab :
Musa bukanlah salah satu dari orang-orang yang mundur, para pemimpin Israel yang “degil,” seperti Korah, Dathan, dan Abiram, dan orangorang yang mengikuti mereka. Dalam bahasa kiasan dari Saksi Yang Benar, Musa adalah “panas”; doanya adalah “doa orang yang benar, yang bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Oleh sebab itu, demi Musa, “Tuhan menyesali malapetaka yang Ia telah rancang atas umat-Nya.”
Kasih Ilahi masih berlangsung, untuk batal menghukum kejahatan sangat besar yang menggantung di atas kepala-kepala dari “umatNya,’ seperti di zaman Musa, tetapi doa-doa para pemimpin sidang Laodikea, yang telah “menghianati kepercayaan yang telah diberikan kepada mereka” (5 T, hal. 211), dan yang “suam,” buta, dan sebagainya (Wahyu 3 : 15 - 17; “Kisah Para Rasul,” hal. 586), sama sekali tidak berfaedah, dan kalau mereka tidak bertobat, Saksi yang 376 Benar berkata, Ia “akan meludahkan” mereka dari dalam mulut-Nya. Juga, melalui Roh Nubuat Ia menyatakan bahwa Ia “tidak dapat mempersembahkan doa-doa mereka atau pernyataan kasih mereka kepada Allah. Ia tidak dapat menyokong ajaran-ajaran mereka mengenai firman- Nya atau pekerjaan rohani mereka. Ia tidak dapat mempersembahkan pelaksanaan keagamaan mereka dengan permintaan agar mereka diberikan karunia.” (“Testimonies for the Church,”
Karena para pemimpin telah menghianati kepercayaan yang diberikan kepada mereka, maka diperlukan doa-doa dari orang lain yang meminta umat Allah agar keluar dari keadaan mereka yang menyedihkan, dan Firman Tuhan membesarkan hati kita karena Ia tidak akan melenyapkan umat-Nya karena dosa-dosa orang lain, tetapi hanya membinasakan orang-orang yang (seperti Israel kuno) menolak untuk berkeluh-kesah dan berseru, yang telah diperintahkan Allah kepada setiap penganut Kebenaran Sekarang; Kita harus mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan saudara-saudara kita, sehingga kita juga tidak menghianati kepercayaan yang telah diberikan kepada kita, seperti yang tertulis “Para tua-tua, yaitu mereka yang telah diberikan Allah terang besar, dan yang telah berdiri sebagai pengawal-pengawal dari segala kepentingan kerohanian umat, mereka telah menghianati kepercayaan yang diberikan kepadanya ... Anjing-anjing yang bisu ini, yang tidak mau menyalak, adalah orang-orang yang akan merasakan pembalasan yang adil dari Allah yang murka. Laki-laki, perempuan-perempuan, dan anak-anak kecil, semuanya binasa bersamasama.” -- “Testimonies for the Church,” Jilid 5,
“SION” DAN “YERUSALEM”
Pertanyaan :
“Tolong jelaskan kata-kata ‘Sion’ dan ‘Yerusalem’ dari Yesaya 52 : 1, dan ‘Sion’ dari Wahyu 14 : 1: ‘Bangunlah, bangunlah; kenakanlah kekuatanmu, O Sion : kenakanlah pakaian-pakaian indahmu, O Yerusalem, kota yang kudus : Sebab tidak seorangpun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu.”
“Dan aku melihat : sesungguhnya, anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.”
Jawab :
Penjelasan dari sebutan-sebutan, “Sion” dan Yerusalem”, harus didapat dari kenyataan yang ada mengenai Sion dan Yerusalem kuno -- yaitu Sion dan Yerusalem contoh.
“Sion” dari Yesaya 52 : 1 melambangkan makhluk hidup, karena adalah suatu kebodohan jika orang mengatakan kepada sesuatu bukit, “Bangunlah, bangunlah.” Oleh sebab itu, Sion dalam ayat ini adalah menggambarkan manusia.
Di bukit Sion kuno yang mulia itu, berdiri istana raja, “dan para pemimpin orang banyak itu
8 tinggal di Yerusalem; orang-orang lainnya membuang undi, untuk membawa satu dari antara sepuluh orang untuk tinggal di Yerusalem kota suci itu, dan sembilan bagian orang-orang lainnya untuk tinggal di kota-kota lainnya.” (Nehemia 11 : 1.)
Paragraf di atas membuktikan bahwa di atas Gunung Sion tinggallah raja, dan di Yerusalem tinggallah para pemimpin dan para wakil bangsa. Karena itu, seruan dalam contoh saingan (Yesaya 52 : 1), “Bangunlah, bangunlah; kenakanlah kekuatanmu, O Sion; kenakanlah pakaian-pakaian indahmu, O Yerusalem,” adalah ditujukan kepada 144.000, yaitu kepada orang-orang yang dilihat Yohanes berdiri dengan “Anak Domba” di atas gunung Sion contoh saingan, menunjukkan bahwa seruan ini akan mendapatkan mereka sedang tertidur, dengan tanpa kekuatan maupun pakaian kebenaran Kristus; jadi, seruan ini akan 377 mendapatkan mereka dalam keadaan “malang, dan sengsara, dan miskin, dan buta, dan telanjang,” -- tertidur. Wahyu 3 : 17; Matius 25 : 5, 6. -- “Testimonies for the Church,” Jilid 3, hal. 253.
Yesaya 52 : 1 adalah suatu seruan nubuatan, dan diserukan kepada orang-orang yang akan menempati kedudukan-kedudukan yang bertanggung jawab dalam pekerjaan injil terakhir, dan bagian terakhir dari ayat itu membuktikan bahwa nubuatan ini akan menemukan kegenapannya pada saat apabila Kristus menyucikan sidang- Nya, karena dikatakan : “Dari sekarang tidak akan ada lagi yang masuk ke dalammu yang tidak bersunat dan yang najis,” dan karena yang najis masih berada di dalam sidang, maka katakata, “tidak lagi,” membuktikan bahwa ayat ini tidak digenapi dalam masa lalu, dan kata-kata “dari sekarang”, menunjukkan bahwa sejak saat Sion mengenakan kekuatannya,” dan Yerusalem mengenakan “pakaian-pakaian indahnya”, maka pekerjaan injil akan diselesaikan oleh suatu dinas kependetaan yang suci dan tidak tercemar, yang ternyata juga didukung oleh pernyataan :
“Hanya mereka yang telah berdiri teguh menghadapi cobaan dalam kekuatan Dia yang akan diizinkan untuk mengambil bagian dalam memberitakan pekabaran malaikat ketiga ketika hal itu akan berkembang menjadi seruan keras.” -- “Review and Herald,” 19 November 1908.
Keadaan hamba-hamba Allah dalam masa Seruan Keras, seperti dijelaskan dalam paragrafparagraf sebelumnya, sekali lagi dibawa kepada perhatian kita dalam Wahyu 14 : 1, “Dan aku melihat : sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya. Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.” (Wahyu 14 : 1, 5.)
Peristiwa mulia ini berlangsung sebelum masa kasihan berakhir, karena Kristus dilambangkan sebagai anak domba, bermohon atas nama umat-Nya yang sungguh-sungguh bertobat. Selain itu, sementara 144.000 berdiri di atas gunung Sion, Yohanes “mendengar suara dari langit,” menunjukkan bahwa “Anak Domba”, dan 144.000 sedang berada di bumi, sedang mendengarkan “para pemain harpa yang sedang memainkan harpa mereka”, dan “Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan tahta dan di depan keempat binatang dan tua-tua itu : dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain daripada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi
Karena para tua-tua dan binatang-binatang itu berdiri “di hadapan tahta” di surga, dan pada saat yang sama, “Anak Domba” dan 144.000 berdiri di gunung Sion di bumi, menunjukkan bahwa gunung Sion ini berada di bumi, dan bahwa peristiwa ini akan terjadi sementara pehukuman sedang berlangsung, sebelum masa kasihan berakhir. (Untuk pelajaran selanjutnya mengenai tahta, para tua-tua, dan berdirinya binatangbinatang itu di hadapan tahta sementara “pemeriksaan pehukuman” sedang berlangsung, bacalah “Tongkat Gembala,” Jilid 2, hal. 187 - 200, 214 - 219, halaman bahasa Inggris).
“Gunung Sion” Wahyu 14 : 1 melambangkan suatu lokasi khusus di atas bumi, dan bukanlah suatu umat, seperti “Sion” dari Yesaya 52 : 1, karena Yohanes tidak mengatakan “Sion,” seperti yang dikatakan Yesaya, tetapi malah “gunung Sion.” Wahyu 14 : 1 bukan menggambarkan suatu umat, seperti “Sion” dari Yesaya 52 : 1, karena tidaklah masuk akal kalau “Anak Domba” dan “144.000” berdiri di atas umat. Oleh sebab itu, sementara Yesaya 52 : 1 menunjukkan 144.000 -- para raja dan imam -- maka Wahyu 14 : 1 menunjukkan lokasi dari mana akan keluar hukum, dan Firman Tuhan.” (Yesaya 2 : 3.)
Lebih lanjut, karena 144.000 adalah “hambahamba Allah” (Wahyu 7 : 3), itu membuktikan bahwa seruan Yesaya 52 : 1 menghasilkan dinas kependetaan yang suci 144.000; lagipula, karena mereka terlihat berdiri di atas gunung Sion, “di 378 hadapan tahta,” itu menunjukkan bahwa buahbuah pertama ini (Wahyu 14 : 5) -- kependetaan sulung -- akan membentuk kependetaan masa depan (Maleakhi 3 : 3), dan disamping mereka, akan ada sekelompok orang suci yang lain lagi, yaitu orang-orang yang berada di luar Sion dan Yerusalem, yang akan membentuk “Israel dan Yehuda”.
“Beginilah firman Tuhan Allah : Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsabangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka : dan Aku akan menjadikan mereka satu bangsa di tanah mereka, di atas gunung-gunung Israel, dan satu raja memerintah mereka seluruhnya; mereka tidak lagi menjadi dua bangsa dan tidak lagi terbagi menjadi dua kerajaan. Maka hamba-Ku Daud akan menjadi rajanya, dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan melakukan ketetapan-ketetapan-Ku dengan
Kata-kata, “seekor Anak Domba berdiri di atas gunung Sion”, membuktikan bahwa Kristus telah mengambil kendali dalam tangan-Nya sendiri (“Testimonies to Ministers,” hal. 300) sebelum Seruan Keras dari Pekabaran Malaikat Ketiga, dan bahwa 144.000 itu melayani di bawah pemerintahan-Nya sendiri, membuat sidang menjadi theokrasi yang, “dengan bersenjatakan kebenaran Kristus”, “memasuki pertentangan terakhirnya. ‘Indah bagaikan bulan, cerah 9 bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan suatu bala tentara dengan panji-panjinya’, ia akan maju terus ke seluruh dunia, dengan kemenangan dan untuk memenangkan.” -- “Prophets and Kings,” hal. 725.
Pada saat ini, “akan jadi kelak ... bahwa gunung rumah Tuhan (Gunung Sion) akan diperdirikan pada puncak segala gunung, dan ia itu akan ditinggikan melebihi segala bukit; maka segala bangsa akan mengalir masuk ke dalamnya.
HUBUNGAN PERNIKAHAN
Pertanyaan :
Mengenai 1 Korintus 7 : 2, 7, 29 : “Apa maksud perkataan Paulus, ‘Biarlah mereka yang mempunyai isteri supaya berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri’? (ayat 29) Apakah ia mengajarkan bahwa setiap orang harus menikah (ayat 2), atau bahwa setiap orang harus melajang seperti dirinya (ayat 7), atau bagaimana?”
Jawab :
Seluruh masalah yang terjadi dalam usaha untuk menyesuaikan ayat-ayat yang tampaknya bertentangan ini, bukan terletak pada makna yang sifatnya bertentangan dalam ayat-ayat itu sendiri, tetapi semata-mata terletak dalam tafsiran anggapan yang salah mengenai 1 Korintus 7 : 29 walaupun mungkin sudah lama dipegang.
Untuk memahami dengan tepat ajaran tentang pernikahan dan membujang dari rasul itu, seperti yang dikemukakan pada ayat-ayat yang dipertanyakan itu, dan untuk memperoleh suatu pandangan yang benar terhadap tujuannya, dan terhadap pokok-pokok yang sedang dibicarakannya, maka adalah perlu pertama sekali meninjau pasal itu dalam penempatannya yang lengkap.
1 Korintus 7 : 1 mengungkapkan bahwa ia pada waktu itu menerima sebuah surat, dan jawabannya terhadap surat itu menunjukkan bahwa di antara orang-orang percaya di sidang Korintus, terdapat kekecewaan dan kurang pengertian mengenai hubungan perkawinan. Sebagian orang tidak puas dengan nasib mereka yang membujang; yang lainnya merasa bosan oleh nasib kehidupan perkawinan mereka (ayat 11); sementara yang lain lagi mempertanyakan apakah mereka harus meninggalkan suami atau istri mereka yang tidak beriman.
Karena selalu menjadi masalah terhadap semua orang, dan dalam usahanya yang keras untuk menghindari sedapat mungkin setiap 379 perselisihan di dalam sidang yang muda itu, Paulus dengan bijaksana dan jelas mengemukakan manfaat-manfaat dari keadaan kawin maupun dari keadaan membujang, melalui pengamatannya, maka benang emas filsafatnya : “Saya telah belajar, dalam keadaan apapun, untuk merasa
Dari hal orang-orang yang tidak kawin dan para janda, ia mengatakan : “Adalah baik bagi mereka sekiranya mereka tetap saja seperti saya. Tetapi jika mereka tidak dapat menguasai diri, maka hendaklah mereka kawin : sebab lebih baik kawin daripada hangus karena hawa nafsu.” (Ayat-ayat 8, 9.)
“Dan kepada mereka yang kawin” -- baik terhadap pasangannya yang masing-masingnya percaya pada Kristus, maupun terhadap pasangan yang salah satunya tidak percaya pada Kristus -- ia menulis : “Aku perintahkan, tetapi bukan aku, melainkan Tuhan, janganlah isteri menceraikan suaminya, ... dan janganlah suami menceraikan isterinya. Tetapi kepada yang lainnya aku mengatakan, bukan Tuhan : Jika seseorang saudara mempunyai isteri yang tidak percaya (beriman), tetapi ia (wanita itu) senang tinggal bersamanya, maka janganlah ia menceraikannya. Dan wanita yang mempunyai suami yang tidak percaya (tidak beriman), maka sekiranya ia (suami) senang tinggal bersamanya, maka janganlah ia meninggalkannya.” (Ayat 10 - 13)
Dalam pembicaraan yang singkat ini, kita saksikan bahwa rasul itu tidak menganjurkan hidup membujang, melainkan menyatakan dengan jelas, dalam ayat 2, bahwa “untuk menghindari perzinahan, biarlah setiap laki-laki memiliki isterinya sendiri, dan setiap wanita memiliki suaminya sendiri”; dan mengenai orang-orang yang imannya sama; jika mereka harus berpisah karena suatu alasan, mereka tidak boleh menikah dengan orang lain, melainkan harus berusaha untuk rukun kembali (ayat 11); namun lebih berbahagia lagi : “Adakah engkau terikat pada seorang isteri? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang isteri? Janganlah engkau mencari seorang isteri.” (ayat 27). “Hendaklah setiap lakilaki tetap dalam panggilan yang sama dalam mana ia telah terpanggil” (ayat 20), dan belajarlah untuk merasa puas, sebagaimana “Saya telah belajar, dalam keadaan apapun, untuk merasa puas.”
Karena keadaan kehidupan sekarang ini singkat waktunya, maka ia menganjurkan kepada mereka untuk selama masa itu supaya cinta mereka tidak ditujukan kepada perkara-perkara dunia ini, tetapi kepada kemuliaan Allah -- “apa yang belum pernah terlihat oleh mata, ataupun terdengar oleh telinga, dan yang belum pernah masuk ke dalam hati manusia, perkara-perkara itulah yang telah disediakan Allah bagi mereka yang mencintai-Nya.” (1 Korintus 2 : 9); oleh sebab itu, hendaklah “mereka yang beristeri akan berlaku seolah-olah tidak beristeri; dan mereka yang meratap akan berlaku seolah-olah tidak meratap, dan mereka yang bersukacita akan berlaku seolah-olah mereka tidak bersukacita, dan mereka yang membeli, seolah-olah mereka tidak memiliki : dan mereka yang memanfaatkan dunia ini, seolah-olah mereka tidak menyalahgunakannya, karena mode dunia ini berlalu
Artinya, orang-orang yang kini mempunyai isteri kelak tidak akan lagi ada manfaatnya bagi mereka itu dalam kehidupan yang akan datang, sama seperti halnya mereka tidak beristeri; demikian pula orang-orang yang berbelanja sekarang, pada waktu itu mereka tidak akan lagi memiliki lebih daripada orang-orang yang sama sekali tidak berbelanja apapun di waktu ini; tetapi semua orang -- yang kawin maupun bujang, orang-orang yang meratap dan orang-orang yang bersukacita, orang-orang yang membeli dan orang-orang yang tidak membeli -- kelak pada waktu itu dipersamakan keadaannya, sehingga semua orang akan bersukacita bersama-sama, “karena mode dunia ini berlalu sudah.”
Kepada orang tua ia menulis : “Jadi orang 380 yang kawin dengan gadisnya berbuat baik, tetapi orang yang tidak kawin dengan gadisnya berbuat lebih baik. Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya; hanya dalam Tuhan. Tetapi ia lebih berbahagia jika ia tetap tinggal dalam keadaannya itu, demikianlah penilaian saya : dan juga saya pikir saya memiliki Roh Allah.” (Ayat 38 - 40.) Ia 10menghimbau kepada para suami dan para isteri
yang kedua-duanya beriman, supaya berusaha jika mungkin untuk hidup bersama satu sama lain, dan sekiranya hanya satu yang beriman, maka yang satunya itu harus berusaha mentobatkan anggota keluarga yang tidak beriman itu (ayat 11), tetapi sekiranya pasangan yang tidak beriman itu hendak bercerai, maka “seseorang saudara atau seorang saudari tidak terikat dalam kasuskasus sedemikian ini.” (ayat 15.)
Tidak ada di dalam nasehat perkawinan ini terdapat Paulus memaksakan peraturan dan teladannya sebagai pilihan yang mutlak bagi kehidupan seseorang yang melebihi yang lainnya, ataupun yang menghapuskan hak-hak dan kesempatan-kesempatan perkawinan yang suci yang dijamin oleh janji perkawinan. Maksud Paulus, dalam ayat-ayat ini, dengan indah dijelaskan dan ditunjukkan dalam terang dari katakata bijak dan luhur : “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan : Saya telah belajar, dalam keadaan apapun, untuk merasa puas. Aku tahu baik bagaimana kekurangan, dan aku tahu bagaimana berkelimpahan : setiap tempat dan dalam segala hal aku dilatih baik menjadi kenyang maupun menjadi lapar, baik dalam kelimpahan maupun dalam kekurangan. Aku dapat melakukan segala perkara melalui Kristus yang menguatkan aku.”
APAKAH KITA BOLEH
MENGKONSUMSI SUSU?
Pertanyaan :
“Jika kita tidak mengkonsumsi susu, bagaimana kita dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan kalsium? Apakah bahan pengganti susu, telur, dan ragi?”
Jawab :
Adalah penting sekali bahwa tubuh harus dipenuhi dengan kalsium yang melimpah, karena unsur ini adalah sangat penting dalam pembentukan tulang dan gigi. Gigi seorang ibu sering tiba-tiba rusak karena makanannya kekurangan unsur ini, atau karena cara masak yang terlalu lama. Selama usia pembentukan gigi, makanan harus kaya akan kalsium organik. Kalau tidak maka gigi akan rusak pada tahun-tahun setelahnya. Kalsium organik adalah unsur positif yang lain yang sangat berguna dalam darah untuk menetralisir asam-asam yang berlebihan yang menjadi penyebab kebanyakan penyakit.
Kalsium yang melimpah didapatkan dari sayur-sayuran dan buah-buahan seperti bayam, kol, lettuce, lobak, bawang, asparagus, wortel, strawbery, ara dan buah prem; oleh sebab itu, dari beragam makanan ini, tanpa mengkonsumsi susu atau telur, jika diperlukan, seseorang dapat memperoleh semua kalsium yang diperlukan oleh tubuhnya.
BERITA MENGENAI KESEHATAN
UNTUK BULAN SEPTEMBER
Sebelum kita mempelajari kesehatan ini, kami ingin agar saudara berhenti dulu sebentar di sini, dan membaca Symbolic Code saudara terbitan bulan Maret dan bulan April, pada halaman 13, dan mempelajari kembali pokok pelajaran di bawah judul “Janganlah Berlaku Curang Agar Engkau Tidak Kekurangan.”
Ingatlah bahwa Tuhan mengatakan, “Makanan yang dimasak dengan cara yang tidak sehat dapat merusak darah dan melemahkan organ-organ pembentuk darah. Hal itu merusak jaringan, dan menimbulkan penyakit, disertai dengan sifat cepat marah dan cepat tersinggung. 381 Sudah ribuan dan puluhan ribu orang yang menjadi korban karena cara masak yang buruk. Di atas banyak kuburan mungkin tertulis : ‘Meninggal karena cara masak yang buruk;’ ‘Meninggal karena penyalahgunaan perut.’” -- “Ministry of Healing,” hal. 302.
Karena anda telah belajar mengenai unsurunsur makanan dalam beberapa majalah Symbolic Code sebelumnya, maka kita tidak perlu mengulang bagaimana caranya menjaga unsur-unsur itu karena masak terlalu lama.
BIT
Potong bagian atas sekitar dua inci, juga buang akar dan bagian yang rusak, tapi jangan kupas. Cuci bersih dan iris dengan memegang bagian atasnya. Sesaat sebelum dihidangkan, masukkan irisan bit yang telah dicuci bersih ke dalam panci yang telah diisi sedikit air. Letakkan di atas api kecil, masak sekitar 8 sampai 10 menit, dan sering aduk agar jangan hangus.
Jangan berikan garam sampai telah selesai, dan setelah masak, tambahkan sedikit krim jika diinginkan, mempertahankan vitamin-vitamin dan yodium dengan yang sesuai hukum alam.
Gunakanlah cara memasak ini bagi semua sayur-sayuran lain.
Apabila anda mengembangkan suatu selera terhadap makanan yang segar, anda akan membenci makanan yang terlalu lama dimasak, yang telah hilang semua kebaikannya.
Masaklah irisan kol dalam empat atau lima menit saja, untuk mempertahankan semua unsur dalam rasa alami.
Jika sayur-sayuran anda kering atau layu, rendamlah dalam air dingin sebelum dimasak, untuk menyegarkannya kembali. Gunakan air sesedikit mungkin untuk memasak, dan gunakan hanya api kecil. Buatlah eksperimen atau uji coba masak anda sendiri, dan anda akan segera belajar bagaimana menghidangkan makanan vegetarian yang lezat, dan bervitamin.
ROTI WORTEL
Persiapkan wortel secukupnya untuk seperempat panci setelah dipotong-dipotong. Kocok ringan dua telur, kemudian tambahkan satu cangkir susu dan seperempat sendok garam. Tuangkan susu ke atas wortel, dan campur dengan baik, masukkan ke dalam cetakan roti yang telah dibaluri minyak, dan panggang. Potong sesuai yang diinginkan, dan hidangkan dengan saus krim.
Dua contoh di atas dapat digunakan juga dengan bermacam-macam sayuran lain.
11
382“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
12
383
1
384BERIKANLAH AKU TEMPAT
AGAR AKU DAPAT TINGGAL
Kami senang untuk memberitahukan bahwa sekarang kawasan Gunung Karmel sudah hampir dua kali lipat luasnya dengan pembelian sebidang tanah yang lain yang berdampingan dengan tanah yang telah kita miliki seluas 189 hektar, sehingga tanah itu menjadi seluas 375 hektar; dan kami yakin bahwa semua penganut Kebenaran Sekarang akan sangat bersukacita untuk mengetahui bahwa pertambahan tanah ini akan memberi kemungkinan, bagi mereka yang ingin hidup mandiri dari peraturan yang mengatur Gunung Karmel, untuk membangun tempat tinggal mereka sendiri di tanah yang menghadap ke jalan, yang dapat melihat keindahan Danau Waco dari ketinggian kira-kira 200 kaki, selain memberikan suatu jaringan jalan yang lebih baik, air danau yang jernih -- dan sekitar dua setengah mil dari jalan raya depan.
Yang menggerakkan kami untuk membeli tanah ini adalah kenyataan bahwa kita tidak mungkin dapat membagi salah satu areal tua untuk memberikan tempat kepada mereka yang ingin membangun secara mandiri dan tinggal dekat gunung Karmel. Lagi pula, tanpa tanah tambahan ini, maka biaya pembangunan jalan akan menjadi kendala, karena jalan itu membutuhkan jembatan di atas beberapa jurang; dan kemudian juga, karena sebagian dari tanah ini adalah untuk dijual, maka seseorang akhirnya akan membelinya, yang mungkin dapat menjadi ancaman kepada Gunung Karmel. Maka dari itu, kami merasa bahwa Tuhan telah memberkati kita dengan luar biasa dengan memungkinkan kita untuk memperoleh tanah itu untuk memenuhi beberapa kebutuhan.
Sebab itu, kami memohon kepada semua teman dalam Kebenaran Pada Waktunya untuk menggabungkan doa-doa mereka dengan doa kami, dan memuji Dia Yang tidak hanya membuat ini menjadi mungkin, tetapi Yang juga meramalkan segala kebutuhan kita dan yang menyebabkan ayat firman ini dituliskan :
“Angkatlah matamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua berhimpun datang kepadamu. Demi Aku yang hidup, demikian firman Tuhan, sesungguhnya kamu akan memakai mereka semua sebagai perhiasan, dan mengikatkan mereka kepadamu seperti yang dilakukan oleh seorang pengantin perempuan. Karena tempat-tempatmu yang tandus dan sunyi sepi, dan negerimu yang hancur, sungguh sekarang terlalu sempit untuk sekian banyak penduduknya, dan mereka yang menelan engkau akan dihalau jauh. Anak-anak yang akan kamu miliki, setelah kamu kehilangan yang lainnya, akan kembali mengatakan pada telingamu, ‘Tempat itu terlalu sempit bagiku : Berilah Aku tempat agar aku dapat tinggal.” (Yesaya 49 : 18 – 20)
Untuk pembayaran awal atas sebidang tanah yang terakhir itu, kita telah meminjam uang, dan kita berdoa agar Tuhan memberkati si pemberi pinjaman itu, dan berdoa agar Ia memungkinkan kita untuk membayar sisanya dengan segera, membersihkan tanah itu dari semua rintangan, dan memberikan kepada kita kemampuan untuk menampung semua umat kita dan menolong mereka dalam berbagai kebutuhan yang mendesak.
SALAM HANGAT
DARI GUNUNG KARMEL
Adalah merupakan berita yang menggembirakan kepada semua penganut Kebenaran Pada Waktunya untuk mengetahui, bahwa walaupun banjir yang baru ini terjadi di Waco adalah banjir yang terburuk dalam sejarah tempat itu, namun tidak ada korban, kecuali hanya satu keluarga dari penganut Kebenaran Pada Waktunya yang kehilangan sebagian harta benda mereka.
Ketinggian Gunung Karmel, ada sekitar dua sampai tiga ratus kaki di atas permukaan banjir, sehingga tidak mungkin terancam bahaya banjir Brazos, maka kita memuji Allah karena Ia telah membawa kita ke tempat yang aman dan indah di Texas ini.
385Hujan lebat tiba-tiba membuat udara menjadi dingin, tetapi dengan sinar matahari yang cerah, udara kembali menjadi hangat dan sekarang kami bersukacita menikmati cuaca yang menyenangkan, sementara beraneka ragam bunga terpelihara oleh turunnya hujan, serta dikelilingi daundaun hijau yang belum diwarnai dengan warna emas musim gugur, yang sedang menghamparkan daun-daunnya yang penuh warna, yang mirip dengan rangkaian bunga yang indah dari musim semi.
“Terpujilah Tuhan, Yang setiap hari memberi segala kebaikan, sesungguhnya Allah itu adalah keselamatan kita. Sela.” (Mazmur 68 : 19).
“Dari suara gemuruh yang serius dari guntur kencang dan gemuruh ombak laut yang tidak pernah berhenti, sampai kepada berbagai nyanyian yang menggembirakan yang membuat hutan itu penuh dengan suara yang merdu, yakni suara berpuluh ribu makhluk alam yang berbicara memuji Dia. Di darat dan di laut dan di langit, dengan corak warnanya yang mengagumkan, bervariasi dalam perbedaan yang cantik atau berpadu dalam keserasian, kita dapat memandang kemuliaan-Nya. Bukit-bukit yang megah menyatakan kuasa-Nya. Pohon-pohon yang melambaikan daun-daunnya yang hijau dalam sinar matahari, dan berbagai bunga dalam keindahannya, menyatakan kebesaran Penciptanya. Rumput-rumput hijau yang menutupi coklatnya tanah, menyatakan pemeliharaan Allah terhadap ciptaan-ciptaan-Nya yang paling kecil. Gua-gua laut dan jurang-jurang mengungkapkan harta- Nya. Ia yang menaruh banyak mutiara dalam laut dan permata di antara batu-batu, adalah Pencinta keindahan. Matahari yang bersinar di langit adalah merupakan gambaran dari Dia yang merupakan hidup dan terang bagi segala yang Ia ciptakan. Semua terang dan keindahan yang menghiasi bumi dan menerangi langit, berbicara tentang Allah.
Maka, apakah kita yang menikmati segala pemberian itu, akan melupakan Si Pemberi? Biarlah semuanya itu menuntun kita untuk merenungkan kebaikan dan kasih-Nya. Hendaknya semua yang indah dalam rumah duniawi kita ini mengingatkan kita kepada sungai jernih dan padang-padang hijau, pohon-pohon yang melambai-lambai dan sumber-sumber air hidup, kota yang bercahaya dan para penyanyi yang berjubah putih, di rumah surgawi kita, -- dunia yang indah yang tidak dapat dilukiskan oleh seorang seniman dan tidak dapat diuraikan oleh lidah yang fana. ‘Yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia : itu semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” 1 Korintus 2 : 9. -- “Counsels to Teachers”, hal. 54, 55.
2
PERBAIKILAH DUA
KEJAHATAN HEBAT INI
Kami sangat menyesal, sebab kami perlu membuat suatu kritik secara terbuka mengenai beberapa guru pekabaran Tongkat Gembala yang dilaporkan telah jatuh ke dalam kejahatan yang menyedihkan, karena terlalu bersemangat mendesak orang-orang yang mereka tobatkan untuk menjalankan kewajiban mereka membayar perpuluhan, yang akibatnya dapat mengalihkan pikiran umat itu dari tujuan utama pekabaran kita. Perbuatan itu menuntun mereka kepada sifat formalisme dan sifat Farisi, lalu membiarkan umat itu tertidur dalam dosa-dosa mereka, karena mengira bahwa pembayaran perpuluhan dengan setia akan menjamin keselamatan mereka tanpa ada perubahan tabiat dan perbuatan.
“Dalam pekerjaan terakhir bagi sidang, yakni dalam masa pemeteraian mereka yang 144.000” itu, pekerjaan kita sebagai pendetapendeta dari injil Yesus Kristus,, terutama dalam masa yang paling genting ini, bukanlah untuk mengumpulkan uang bagi Allah, melainkan untuk menuntun orang buta datang kepada-Nya dengan cara mengajarkan pekabaran Kebenaran Pada Waktunya, sehingga dengan demikian dapat mempersiapkan suatu umat untuk menemui Tuhan mereka, Yang akan segera muncul dengan kuasa dan kemuliaan yang besar, “mengguncang langit 386 dan bumi”, dan “merubuhkan tahta kerajaan.”
Sebab itu, jika kita setia melakukan tanggung jawab kita, mengerahkan segala kekuatan yang ada pada kita untuk membawa jiwa-jiwa kepada pengetahuan kebenaran yang menyelamatkan, maka kita tidak perlu khawatir apakah Allah akan menjadi miskin atau apakah kita akan menjadi kelaparan, karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada, dan jika kita terlebih dahulu mencari kerajaan Allah dan kebenaran- Nya, maka semua perkara ini akan ditambahkan kepada kita. (Matius 6 : 33)
Orang-orang yang sudah bertobat, yang mata rohaninya mengerti bobot kemuliaan yang kekal, menyadari bahwa kemuliaan itu ada dalam jangkauan mereka. Kita tidak perlu mendesak untuk memberikan apa yang merupakan milik Allah, baik dalam bentuk perpuluhan maupun dalam bentuk persembahan -- hal yang tidak perlu didesak sama sekali, karena mereka tidak akan membiarkan pergerakan Allah terhalang jika mereka dapat membantunya.
“Symbolic Code” juga telah menerima kecaman serius lain terhadap beberapa orang yang mengajarkan kebenaran sekarang, karena mereka terbiasa menangkis dalam menghadapi pertanyaan yang ditanyakan selama berlangsungnya pelajaran. Tampaknya mereka mengira bahwa orang yang bertanya itu sedang memancing pertentangan, padahal ia hanya ingin lebih mengerti kebenaran.
Ini adalah suatu kesalahan yang sangat besar, dan suatu kejahatan yang menyebabkan kegagalan dan mengusir jiwa-jiwa. Hal itu tidak tepat baik di manapun atau kapanpun, dan tidak akan membuat hasil yang membahagiakan, terutama apabila si penanya hanya mencari pertentangan.
Pelajarilah metode Kristus, dan selalu mengekang diri -- berusahalah untuk memiliki roh yang tenang, dapat menguasai diri, dan terkontrol, siap sedia “memberikan jawaban kepada orang yang menanyakan kamu tentang pengharapan yang ada padamu, dengan lemah lembut dan
PERTANYAAN DAN JAWABAN
DI PIHAK MANAKAH KAMU BERADA?
Pertanyaan :
“Untuk apakah Gunung Karmel berdiri, dan sikap apakah yang diambil oleh “Tongkat Gembala” itu terhadap semua tulisan Ny. Ellen White dan juga terhadap orang-orang Advent?
Jawab :
Untuk menjawab pertanyaan di atas, pertama sekali kita akan berbicara mengenai organisasi MAHK, lalu mengenai tulisan Ny. White, baru kemudian mengenai “Tongkat Gembala”, dan terakhir mengenai Gunung Karmel.
Keanggotaan dari organisasi gereja MAHK, sebagaimana dengan organisasi gereja lain, terdiri atas dua golongan umat; yakni, kaum Fundamental dan kaum Modern, tetapi berbeda dengan golongan-golongan dari organisasi lain yang secara terbuka menyatakan diri mereka sebagai kaum Modern, kaum yang tidak ortodoks di antara orang-orang MAHK, bukanlah modern dalam nama, tetapi hanya dalam perbuatan saja; artinya, walaupun mereka mengaku percaya pokok-pokok ajaran Masehi Advent Hari Ketujuh, namun diam-diam sidang telah dipermodern baik secara rohani maupun moral, yang tentunya membuat lebih sulit bagi kami sebagai kaum fundamentalis untuk menjelaskan kedudukan kami, tanpa disalahpahami. Oleh sebab itu, kami menemukan bahwa jenis penipuan ini sukar dipahami, sama sukarnya seperti mengenali seorang Yahudi yang telah kehilangan garis keturunan selama berabad-abad.
387Berkaitan dengan pertanyaan yang dihadapkan kepada kita, salah satu pokok ajaran dari sidang adalah tulisan-tulisan Nyonya E.G. White, yang dikenal sidang sebagai “Roh Nubuat.”
Kaum Fundamental sangat serasi dengan semua pokok-pokok ajaran dari sidang MAHK. Golongan itu menerima Ny. E.G. White sebagai seorang nabiah; dan percaya bahwa apa yang dituliskannya untuk diterbitkan adalah diilhami sama seperti semua nubuatan Alkitab. Kaum Fundamental berpegang bahwa “tidak ada nubuatan Alkitab yang merupakan tafsiran pribadi”, yang sekarangpun tidak dapat dipahami tanpa penerangan Ilahi seperti pada zaman Daniel, ketika malaikat itu berbicara kepadanya : “Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang tertulis dalam kitab kebenaran : Tidak ada seorangpun yang berdiri di pihakku dalam semua perkara ini, kecuali Mikhael Pemimpinmu itu.”
Kenyataannya, tidak akan ada sidang Masehi Advent Hari Ketujuh jika tidak ada tulisan-tulisan Ny. E.G. White. Ia meninggalkan tulisan-tulisannya sebagai peringatan hidupnya yang penuh dengan peristiwa, dalam berjilid-jilid buku yang barangkali lebih banyak daripada setiap orang yang pernah hidup di atas dunia ini.
Sebagai juru bicara Allah bagi sidang, semua nasehat Sister White adalah sangat berharga dan 3sangat diperlukan. Para pelopor pergerakan Advent yang mula-mula berpendapat bahwa setiap usaha untuk kemajuan pergerakan Allah baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang bertentangan dengan pertimbangannya Nyonya White, adalah berbahaya. Dan karena organisasi ini didirikan “di atas batu yang kokoh ini,” maka pokok-pokok ajaran utamanya telah bekerja secara mengagumkan dalam tugas penginjilan modern.
Dengan tujuan mempertahankan pokokpokok ajaran utama yang kokoh ini, untuk membuat organisasi MAHK menjadi pergerakan penginjilan yang terbesar sepanjang zaman, maka Tuhan telah “menetapkan” berjilid-jilid buku “Tongkat Gembala” itu, dan kaum fundamental yang akan memulihkan, sehingga apabila secara nubuatan, “turunlah hujan, dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah,” ia tetap kokoh berdiri. (Matius 7 : 25). Memandang kepada zaman sekarang ini, nabi Mikha menuliskan, “Dengarlah olehmu akan tongkat itu, dan Dia yang telah menetapkannya.” (Mikha 6 : 9).
“Tongkat Gembala” itu menyerukan suatu reformasi, yang berhubungan dengan “penyucian bagi sidang”, yang murni berdasarkan atas Firman Allah sebagaimana yang dituliskan dalam Alkitab dalam Yeheskiel pasal Sembilan dan dalam Wahyu pasal Tujuh, dan dalam “Testimonies for
yang disebut oleh Sister White, “Pekerjaan terakhir bagi sidang.” (Jilid 3, hal. 266) dan yang ia katakan “sedang dipercepat.”
Secara harafiah, beratus-ratus orang Masehi Advent Hari Ketujuh dari seluruh bagian Negara Amerika Serikat dan beberapa orang dari luar negeri, tidak hanya menangapi panggilan yang sangat serius ini, tetapi juga sedang memberikan sebanyak mungkin waktu mereka untuk menyampaikan pekabaran ini kepada sidang, sebagai suatu seruan persiapan untuk pekerjaan terbesar yang pernah disaksikan di atas bumi.
Pusat Gunung Karmel yang sekarang sedang dibangun tidak bertujuan untuk mendirikan suatu organisasi baru, melainkan untuk mendirikan suatu pusat latihan bagi para pengerja yang akan menyampaikan pekabaran kepada sidang; untuk mendidik orang-orang muda, untuk mengurus orang-orang miskin dan anak-anak yatim piatu; dan untuk merawat orang-orang sakit; sehingga dengan demikian dapat mengumpulkan semua orang saleh masuk ke dalam
Seperti para perintis Advent, para reformator “jalan yang tua itu” percaya bahwa adalah berbahaya berjalan bertentangan dengan 388 setiap terang yang Tuhan kirim kepada umat-Nya. Dan karena “Tongkat Gembala” itu telah mengundang perhatian kita kepada perlunya “reformasi di antara umat Allah,” maka janganlah kita menghianati kepercayaan kita, dan hanya duduk diam saja, membiarkan sidang yang kita kasihi berada dalam debu, membiarkan saudarasaudara kita tersesat, dan membiarkan dunia di sekeliling kita binasa karena “kurangnya pengetahuan.”
Di antara kita, tidak ada rasa permusuhan, kebencian, atau dendam terhadap saudarasaudara kita kaum modern MAHK, dan di antara kaum Fundamental tidak ada perbedaan ras, bahasa, kasta, atau warna kulit, sebab kami percaya apa yang dikatakan rasul Paulus, bahwa kita semua adalah anak-anak Adam, “benih Abraham”, yang diadopsi ke dalam keluarga Allah melalui Tuhan Yesus Kristus.
Walaupun kami sadar bahwa belum pernah ada usaha seperti itu untuk memenangkan jiwa, namun kami yakin sepenuhnya kepada Pemimpin kami, Yang tidak pernah kalah dalam peperangan, sehingga kami berani menjalankan tugas kami, dengan percaya bahwa Ia dapat memimpin kita kepada kemenangan, bahkan sampai ke dalam Kanaan Surga, yang berlimpah “susu dan madu.”
SERUAN KERAS
Pertanyaan :
“Sister White menulis dalam tahun 1892 bahwa Seruan Keras Pekabaran Malaikat yang Ketiga sudah dimulai; sedangkan orang-orang lain menyatakan masih di masa yang akan datang. Tolong jelaskan.
Jawab :
Orang-orang yang mengira bahwa Seruan Keras Malaikat Ketiga yang dimulai dalam tahun 1892, terus berlangsung sejak saat itu, membuktikan bahwa mereka berada dalam kegelapan yang pekat, “malang, sengsara, miskin, buta, dan telanjang”, sebab mereka tidak dapat mengatakan perbedaan antara terang besar yang menerangi bumi, dan kegelapan yang mendahuluinya, yang seharusnya dapat diketahui bahkan oleh seorang Kristen yang setengah tidur.
Terang yang menerangi bumi, tentu saja adalah merupakan terang rohani -- yakni Firman Allah. Kita juga telah mengetahui bahwa sidang akan menyebarkan terang besar ini sampai ke segala ujung bumi, satu-satunya cara Allah untuk mengungkapkan kebenaran kepada orang-orang berdosa, sehingga orang Kapir dapat menyaksikan kebenaran dari sidang, dan segala raja melihat kemuliaannya. (Yesaya 62 : 2). Oleh sebab itu, sejak tahun 1844 sampai kepada berakhirnya masa kasihan sidang dibagi ke dalam dua bagian -- sebelum Seruan Keras, dan dalam masa Seruan Keras -- dimana yang kedua lebih unggul secara rohani dibandingkan dengan yang pertama. Sebenarnya tidak ada persamaan di antara keduanya. Maka, orang-orang yang tidak dapat mengatakan di tingkat mana sidang sekarang berada, mereka pasti berada dalam kegelapan.
Keterangan berikut membuktikan bahwa walaupun Seruan Keras itu sudah dimulai dalam tahun 1892, namun ia itu telah didiamkan kembali sewaktu sidang menolak pekabaran tahun 1888. Sebab itu, bukannya menjadi terang bagi dunia, sidang sendiri malah telah masuk ke dalam kegelapan.
Keterangan berikut memberikan gambaran yang jelas mengenai sidang dalam masa Seruan Keras, dan juga selama masa sebelum Seruan Keras, sehingga tidak ada yang keliru. Roh Nubuat mengatakan :
“Dalam perwujudan dari kuasa yang menerangi bumi dengan kemuliaannya itu, mereka hanya akan melihat sesuatu yang dalam
4 kebutaannya mereka kira berbahaya, yaitu sesuatu yang akan membangkitkan ketakutan mereka sehingga mereka akan bangkit menentangnya. Karena Tuhan tidak bekerja sesuai 389 dengan harapan dan cita-cita mereka, maka mereka akan menentang pekerjaan itu. Mereka berkata, mengapa kita tidak mengenal Roh Allah, sedangkan kita sudah bertahun-tahun dalam pekerjaan itu?” -- “Bible Training School”, 1907. (Diterbitkan lagi dalam Review and Herald , pada tanggal 7 November 1918). Paragraf ini menempatkan Seruan Keras itu ke masa setelah tahun 1918.
“Pencurahan besar Roh Allah, yang menerangi seluruh bumi dengan kemuliaan-Nya, tidak akan turun sampai kita memiliki satu umat yang mengetahui kebenaran, yang mengetahui melalui pengalaman, apa artinya menjadi pengerja-pengerja bersama dengan Allah. Apabila kita mengabdi dengan sepenuh hati bagi pelayanan Kristus, maka Allah akan mencurahkan Roh-Nya dengan tanpa batas; tetapi ini tidak akan terjadi pada saat sebagian besar dari sidang bukanlah pekerja-pekerja bersama Allah.” (“Review dan Herald”, 21 Juli, 1896).
“Kasih Kristus, kasih dari saudara-saudara kita, akan memberi kesaksian kepada dunia bahwa kita berada bersama-sama dengan Yesus dan mengetahui tentang Dia. Kemudian pekabaran dari malaikat yang ketiga itu akan berkembang menjadi suatu Seruan Keras, dan seluruh bumi akan diterangi oleh kemuliaan Tuhan.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 6,
Keterangan-keterangan di atas bukan hanya jelas menunjukkan bahwa Pekabaran Malaikat yang Ketiga itu masih akan datang, tetapi juga menunjukkan bahwa sebelum ia itu dimulai, akan ada suatu pembaharuan di antara umat Allah, dan pada waktu itu, sidang akan “berpakaikan dalam persenjataan lengkap kebenaran Kristus, sidang akan memasuki perjuangannya yang terakhir. ‘Indah bagaikan bulan, cerah seperti matahari, dan hebat bagaikan bala tentara dengan panji-panjinya”, sidang akan pergi ke seluruh dunia dengan kemenangan dan untuk memenangkan.” -- “Prophets and Kings”, hal. 725. Padahal, pada masa sekarang ini, sidang sudah dicemari dengan dosanya, dan tertidur, sebagaimana yang digambarkan dalam pekabaran kepada malaikat sidang Laodikea dari Wahyu 3 : 14 - 18, dan selanjutnya dalam paragraf berikut yang dikutip dari Roh Nubuat :
“Betapa besarnya kesesatan yang dapat menimpa pikiran manusia daripada suatu keyakinan, bahwa mereka adalah benar, padahal mereka sekaliannya adalah salah! Pekabaran dari Saksi Yang Setia itu menemukan umat Allah dalam suatu kesesatan yang menyedihkan, namun mereka jujur dalam kesesatan itu. Mereka tidak mengetahui, bahwa mereka adalah menyedihkan dalam pemandangan Allah. Sementara mereka yang ditegur ini menyombongkan dirinya, bahwa mereka sedang berada di dalam kondisi kerohanian yang tinggi, maka Pekabaran dari Saksi Yang Setia itu memecahkan ketenangan mereka dengan tuduhan yang mengejutkan dari hal kondisi kerohanian mereka yang sebenarnya, yaitu buta rohani, melarat, dan sengsara. Kesaksian yang sedemikian tajam dan keras ini, tidak mungkin salah, karena Saksi Yang Setia itu sendiri yang berbicara, maka kesaksian-Nya pasti benar.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 253.
Lagi pula, pada waktu pernyataan ini dibuat dalam tahun 1892, bahwa “Inilah permulaan dari Seruan Keras”, dan satu tahun kemudian, pada tahun 1893, Roh Nubuat menggambarkan dengan bahasa yang sangat jelas mengenai keadaan sidang. Mari kita baca :
“Siapakah yang dapat dengan jujur mengatakan : ”Emas kami telah teruji di dalam api, pakaian kami adalah tidak bercacat oleh dunia?” Aku tampak Pembimbing kita (Kristus) menunjuk kepada pakaian-pakaian dari mereka yang disebut orang-orang benar itu. Ditelanjangi- Nya mereka itu, dibukakan-Nya kekotoran mereka itu di bawah. Kemudian firman-Nya kepadaku : ‘tidakkah kau melihat bagaimana mereka itu secara berpura-pura menutup-nutupi kekotoran dan kebusukan tabiat mereka?’ Bagaimanakah negeri yang setia itu telah menjadi suatu sundal?” Rumah BapaKu telah dijadikan 390 sebuah rumah dagang, yaitu suatu tempat darimana kehadiran Ilahi dan kemuliaan telah lenyap! Karena sebab inilah terdapat kelemahan, dan kurangnya kekuatan.’
Jika sidang yang kini sedang diracuni dengan kemurtadannya sendiri itu tidak bertobat dan berbalik, maka ia akan kelak memetik hasil perbuatannya sendiri, sampai kelak ia akan benci akan dirinya sendiri.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 8, hal. 250.
Dengan semua pernyataan yang jelas ini, adalah sangat tidak masuk akal untuk menyimpulkan bahwa sekarang sidang berada dalam masa Seruan Keras. Jika kita membuat suatu pernyataan yang tidak masuk akal seperti yang dibuat oleh sebahagian pendeta kita, maka tidak ada orang yang percaya pada Roh Nubuat yang akan berurusan dengan kami, tetapi apabila para pendeta dalam sidang menyatakan pemikiran yang berlebihan seperti itu, anggota cepat sekali menerimanya, karena mereka “ingin memperoleh ungkapan yang demikian.”
DUNIA DAN AGAMA
Pertanyaan :
“Bagaimana saudara menghadapi beberapa kritik yang mengatakan bahwa ‘kepausan’ itu adalah penguasa dunia bukan penguasa gereja, sebagaimana yang dinyatakan oleh “Tongkat Gembala” itu?
Jawab :
Orang-orang yang menegaskan bahwa kepala yang terluka pada binatang yang menyerupai macan tutul dari Wahyu 13 : 1 – 10 adalah melambangkan kepausan, juga akan setuju bahwa “tanduk kecil” yang memiliki “mata manusia, dan mulut yang membicarakan perkaraperkara besar” (Daniel 7 : 8), adalah juga kepausan. Sebab itu, lebih baik kita menyelidiki pokok masalah itu dari akarnya dulu baru ke atas.
Dalam khayal Daniel, Kepausan digambarkan oleh suatu lambang yang terdiri dari dua anggota yang berbeda -- satu tanduk dan satu kepala -- yang satu dari manusia, dan yang satu lagi dari binatang. Oleh sebab itu, kepausan menurut lambang itu, terdiri dari dua unsur yang berbeda, yang bercampur menjadi satu kesatuan -- tanduk kepala. Dan karena kepausan menggunakan baik kuasa sipil maupun kuasa agama,
5 maka hal itu menunjukkan bahwa sisi dunianya digambarkan oleh bagian tanduk, sebab sepuluh tanduk dari binatang itu sebagaimana yang dijelaskan oleh Daniel, melambangkan “sepuluh raja” (Daniel 7 : 24), membuktikan bahwa bagian kepala itu adalah menggambarkan tahap rohani dari kepausan.
Sesudah memperoleh kunci penafsirannya, maka kita tiba kepada pertanyaan, “Adakah kepala yang terluka membawa maut itu (kepausan) bagian rohani atau dunia”? Kunci penafsiran tadi membuktikan bahwa kepala yang terluka membawa maut itu (kepausan) adalah bagian rohani, karena pada binatang ini, kepausan tidak digambarkan oleh tanduk atau tandukkepala, tetapi hanya oleh kepala saja, yang tentu saja menimbulkan
Pertanyaan :
“Jika dalam khayal Daniel Kepausan digambarkan sebagai suatu kombinasi kekuasaan dunia dan kekuasaan rohani, mengapa khayal Yohanes menunjukkan hanya kuasa rohani saja?”
Jawab :
Nubuatan Daniel tertuju kepada munculnya kepausan, yang didukung oleh kekuasaan sipil dan agama yang digunakan untuk membinasakan orang-orang suci dari Yang Maha Tinggi, sementara, nubuatan Yohanes mengungkapkan kejatuhannya. Kenyataan ini ditunjukkan tidak hanya oleh luka, tetapi juga oleh lambang itu sendiri, dimana kepausan dilambangkan hanya oleh kepala, bukan oleh tanduk-kepala; dengan 391 kata lain, hilangnya tanduk membuktikan bahwa pada akhir periode 1260 tahun, kekuasaan dunianya terlepas dari kepausan -- membiarkan dia tinggal rohaninya saja, sampai pada hari ini. Jadi, fakta-fakta terdahulu membuktikan bahwa kepala yang terluka dari binatang yang seperti macan tutul itu tidak melambangkan kekuasaan dunia, tetapi melambangkan hanya kekuasaan rohani saja -- keadaan kepausan sampai sekarang -- dan jika satu kepala melambangkan satu badan agama, maka enam kepala yang lain harus juga melambangkan badan agama, karena jika tidak, maka tidak ada aturan kunci oleh mana buku Wahyu itu diintepretasikan.
AJARAN “SEHARI-HARI”, ATAU
KORBAN “SEHARI-HARI”?
Pertanyaan :
“Bagaimana saudara mencocokkan buku ‘Early Writing’, hal. 75 dengan buku “Tongat Gembala”, Jilid 2, hal. 130 - 134 (halaman bahasa Inggris), dimana buku yang pertama menyatakan bahwa, ‘Apabila ada persatuan, sebelum tahun 1844, maka hampir semua orang telah bersatu pada pandangan yang tepat mengenai ‘yang sehari-hari’ itu; tetapi dalam kekacauan semenjak tahun 1844 itu, pandangan-pandangan lain telah dipeluk,’ sementara, buku yang kedua itu mengemukakan suatu pandangan yang bahkan sama sekali tidak dikenal di waktu itu? Bukankah ‘korban sehari-hari’ dari Daniel 8 : 12 itu berarti ‘mezbah korban milik Jehovah’?”
Jawab :
Berhubung perkataan “pandangan yang benar” sudah diterima sebagai “arti yang benar”, maka mengapa organisasi sejak tahun 1844 tidak mengajarkannya, mengingat pandangan yang telah dianut oleh organisasi sejak 1844 bukanlah pandangan yang tepat yang dianut sebelum tahun 1844?
Sebelum tahun 1844, mereka mungkin bersatu dalam “pandangan” bahwa “yang seharihari” itu “bukanlah suatu pertanyaan ujian”, atau bahwa itu bukan hal yang penting, atau bahwa “artinya yang benar” tidak dipahami, atau bahwa “dalam keadaan sekarang ini, berdiam adalah yang terbaik”. Kenyataannya, banyak pandangan yang mereka sepakati, tetapi tidak ada yang mengandung arti “yang sehari-hari” itu.”
Sebelum kita mengupas Tongkat tentang interpretasinya mengenai “yang sehari-hari”, hendaklah kita sangat berhati-hati dalam meninjau kesaksian sejarah atau Roh Nubuat, bahwa pandangan tentang “yang sehari-hari” itu, atas mana hampir semuanya sepakat sewaktu adanya persatuan sebelum tahun 1844, ia menunjuk kepada mezbah kekapiran, atau mezbah lainnya. Kemudian barulah kita mulai memikirkan interpretasi “Tongkat Gembala” mengenai “yang sehari-hari” itu, karena jika pandangan bahwa “yang sehari-hari” itu adalah “mezbah korban kekapiran”, dan Roh Nubuat mengatakan bahwa pandangan itu merupakan “pandangan yang benar,” maka apabila seseorang mengajar bahwa pandangan yang benar mengenai “yang seharihari itu adalah mezbah korban milik Jehovah”, maka harusnya orang itu menuntut Roh Nubuat, bukan menuntut Tongkat Gembala, karena Roh Nubuatlah yang menyebutkan bahwa perkataan “korban”, adalah ditambahkan oleh akal manusia, dan bukan bagian dari ayat itu, karena tanpa kata “korban” maka ayat itu sendiri tidak dapat dikaitkan dengan setiap tindakan pengorbanan.
Lagi pula, kritik-kritik terhadap “Tongkat Gembala” itu, pada satu pihak bertujuan untuk memukul Tongkat itu dengan pengertianpengertian bahwa interpretasi Tongkat bertentangan dengan Roh Nubuat, sedangkan di pihak lain, kritik itu memberikan pukulan besar kepada Roh Nubuat dengan memaksakan perkataan “korban” menjadi bagian dari ayat itu, karena tanpa perkataan itu, maka interpretasi mereka mengenai “yang sehari-hari” itu, akan hancur dan terserak ditiup angin. 392 DITURUNKAN TETAPI BELUM DIUSIR
Pertanyaan :
“Tolong jelaskan pernyataan berikut yang diambil dari “Tongkat Gembala”, Jilid 1, hal. 153, bahasa Inggris; ‘Sekarang kepada umat-Nya Ia memberikan satu tahun untuk berbuat baik.”
Jawab :
Pernyataan terdahulu berarti bahwa Allah memberi batas waktu satu tahun kepada para pemimpin organisasi MAHK untuk menerima pekabaran pemeteraian itu, dan untuk menyampaikannya kepada sidang melalui perantaraan organisasi yang lama; dan jika mereka masih terus menolak pekabaran itu, maka setelah batas periode kemurahan ini berakhir, Ia akan meludahkan mereka keluar dari mulut-Nya -- menolak mereka sebagai hamba-hamba-Nya, dan sekarang, karena batas waktu kemurahan ini sudah berakhir, maka walaupun mereka sudah diturunkan, namun jika mereka mau menerima pekabaran itu dan mau menyampaikannya kepada anggota, mereka harus merendahkan diri mereka sendiri dengan bekerja dalam cara yang ditetapkan-Nya, yakni di bawah para utusan yang 6 dipilih-Nya sendiri. (“Testimonies to Minister”, hal. 106; “Gospel Workers”, hal. 304).
MEREKA SENDIRI TIDAK MASUK,
ORANG LAIN DIHALANGI
Pertanyaan :
“Apakah Yesaya 63 : 3 itu diterapkan pada kedatangan Kristus yang pertama, atau kepada kedatangan-Nya yang kedua kali? ‘Aku sendirilah yang melakukan pengirikan; dan dari antara umat itu tidak ada yang menyertai Aku; karena Aku akan mengirik mereka dalam murka- Ku, dan memijak-mijak mereka dalam kehangatan amarah-Ku; sehingga darah mereka terkena pakaian-Ku, dan menodai jubah-Ku.”
Jawab :
Bagian yang pertama dari ayat itu diterapkan kepada kedatangan Kristus yang pertama, dan bagian terakhir diterapkan kepada masa penyucian sidang. Akan tetapi nubuatan itu dibuat dengan tujuan mengungkapkan keadaan-keadaan apabila penyucian itu terjadi. Jadi secara nubuatan Kristus mengundang perhatian kita kembali kepada kegenapan nubuatan tentang penderitaan-Nya ketika Ia di atas salib, menekankan bahwa tidak seorangpun yang menyertai Dia, oleh sebab itu, orang-orang yang menyebabkan penderitaan-Nya itu tidak mempunyai hak untuk menguasai atau memerintah atas orang-orang yang telah dibebaskan oleh kematian-Nya; dan jika mereka terus menahan umat-Nya dalam perbudakan dan dalam kegelapan tentang kebenaran, maka Ia akan memijak-mijak mereka dalam murka-Nya, dan mengirik mereka dalam kehangatan amarah-Nya, sehingga darah mereka akan terpercik pada pakaian-Nya dan menodai jubah-Nya, dan dengan demikianlah Ia membebaskan semua umat-Nya.
APAKAH DASAR
PENGHITUNGAN PERPULUHAN?
Pertanyaan :
Tolong jelaskan, “Haruslah kamu benarbenar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasil benihmu, yang dihasilkan oleh ladangmu tahun demi tahun.” (Ulangan 14 : 22).
Jawab :
Marilah kita pikirkan contoh berikut ini : Jika seseorang menanam kentang pada ladang yang luasnya satu hektar tanpa mengeluarkan biaya apapun, misalnya untuk memberi upah pekerja, biaya pengairan, sewa tanah, dan lain-lain., maka ia akan mendapatkan hasil limapuluh gantang, maka seluruh penghasilan itu akan menjadi dasar dari perpuluhannya, sehingga perpuluhannya berjumlah lima gantang; tetapi jika ada biaya-biaya 393 yang dikeluarkan untuk mendapatkan penghasilan itu, maka biaya pengeluaran itu harus dikurangkan dari penghasilan kotor, sebelum menghitung perpuluhan. Sebagai contoh, jika biaya pengeluaran itu sebesar lima dollar, dan jika satu gantang kentang harganya satu dollar, maka penghasilan kotornya adalah limapuluh dollar, kemudian kurangi biaya yang lima dollar atau yang lima gantang itu, maka penghasilan bersihnya adalah empatpuluh lima gantang atau empatpuluh lima dollar yang menjadi dasar penghitungan perpuluhan.
Tetapi jika seseorang bekerja untuk orang lain bukan untuk usahanya sendiri, dan jika ada biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan upahnya itu, seperti ongkos transport pergi dan pulang dari tempat bekerja, maka biaya itu dapat dikurangi dari upahnya itu, sebelum diambil untuk perpuluhan.
Sebagai contoh, jika seseorang menerima upah seratus dollar perbulan, dan jika ia harus mengeluarkan biaya transport sepuluh sen satu hari, yang berarti dua dollar dan enampuluh sen sebulan, maka biaya transport itu harus dikurangi sebelum diambil untuk perpuluhan, sehingga tinggal sembilanpuluh tujuh dollar dan empat puluh sen, yang menjadi dasar perpuluhan.
Jika penghasilan seseorang datang dari penyewaan, maka biaya apapun yang dikeluarkan untuk perawatan harta itu dalam satu bulan, harus dikurangkan dari besarnya penghasilan sebelum diambil untuk perpuluhan.
KAPANKAH MEREKA AKAN PERGI
KE DALAM LUBANG-LUBANG
DAN KE GUA-GUA?
Pertanyaan :
“Apakah ayat-ayat firman yang terdapat dalam Yesaya 2 : 19 – 21; Yesaya 28 : 21; Yesaya 66 : 15, 16 menemukan kegenapannya pada waktu yang sama?”
Jawab :
Kami harus menjelaskan Yesaya 2 : 19 – 21 dengan menggunakan Wahyu 16 : 15 - 17, karena apabila satu nubuatan tidak menjelaskan dirinya sendiri, maka Wahyu harus memancarkan terang ke atasnya, dan juga karena akibat dari kedua ayat firman itu adalah sama. Sebab itu, kami akan mengutip kedua ayat dari Yesaya dan Wahyu :
“Maka mereka akan masuk ke dalam guagua di gunung batu, dan ke dalam gua-gua bumi, karena takut kepada Tuhan dan kepada kemuliaan kebesaran-Nya, pada waktu Ia bangkit mengguncang bumi dengan hebatnya. Pada hari itu manusia akan melemparkan berhala peraknya, dan berhala emasnya, kepada tikus dan kelelawar; mereka lari ke celah-celah gunung batu dan ke puncak-puncak bukit batu, karena mereka takut kepada Tuhan dan kebesaran kemuliaan-Nya, pada waktu Ia bangkit untuk mengguncang bumi dengan hebatnya.” (Yesaya 2 : 19 – 21).
“Dan malaikat yang ketujuh menuangkan cawannya ke angkasa; maka suara besar keluar dari bait suci surga, yakni dari tahta itu, yang mengatakan : Sudah terlaksana. Dan ada suarasuara, dan guntur-guntur, dan kilat-kilat; dan ada gempa bumi yang dahsyat yang belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi, gempa bumi yang sangat hebat dan sangat dahsyat. Lalu kota yang besar itu terbelah menjadi tiga bagian, dan hancurlah kota-kota bangsa; maka teringatlah Allah akan kota Babil yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murkanya. Dan setiap pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gununggunung. Dan hujan batu es yang sangat besar jatuh dari langit menimpa manusia, setiap batu es beratnya sekitar seratus pon; dan manusia menghujat Allah karena bela hujan batu es itu, karena bela itu sangat dahsyat.” (Wahyu 16 : 17 – 21).
Nubuatan Yesaya 2 : 19 – 21 harus digenapi pada sesuatu waktu sebelum kedatangan Kristus di awan-awan, dalam gambaran peristiwa di bawah bela ketujuh (Wahyu 16 : 17 – 21), yang 394 jatuh sebelum “kedatangan Kristus yang kedua kali”, ada tertulis bahwa “setiap pulau lenyap, dan gunung-gunung tidak ditemukan lagi.” Maka dari 7 itu, jika kita menempatkan kegenapan nubuatan Yesaya itu setelah tujuh bela yang terakhir, maka kita akan membuat Pewahyu itu bertentangan dengan Yesaya, karena jika gunung-gunung itu lenyap tepat sebelum kedatangan Kristus, maka bagaimanakah orang-orang jahat dapat menyembunyikan diri di dalamnya? Oleh sebab itu, jika pengertian kita atas Wahyu 16 : 17 – 21 benar, maka Yesaya 2 : 19 – 21 harus digenapi sebelum tujuh bela yang terakhir.
Mengenai Yesaya 28 : 21 dapat kita baca : “Karena Tuhan akan bangkit seperti di gunung Perazim, Ia akan mengamuk seperti di lembah Gibeon, untuk melaksanakan pekerjaan-Nya, yakni pekerjaan-Nya yang aneh itu; dan untuk melakukan tindakan-Nya, yakni tindakan-Nya yang aneh itu.”
Pokok permasalahan dari Yesaya pasal 28 adalah sidang dalam kemurtadannya, dan dalam ayat keduapuluh satu nabi itu mengarahkan perhatian kita, kepada panggilan kepada sidang untuk mengadakan pembaharuan, dan kepada kebinasaan dari mereka yang terus melakukan kekejian; dan ayat itu juga menunjuk kembali kepada contoh pada zaman Daud, pada waktu Tuhan “memukul hancur” musuh-musuh Daud di Baal Perazim (2 Samuel 5 : 20), sehingga orang-orang kepada siapa panggilan itu datang dapat bangkit, bertobat, dan diselamatkan. Oleh karena itu, sementara orang-orang jahat dalam sidang akan dibinasakan pada akhir dari “pekerjaan penghabisan bagi sidang” (3 T hal. 266), yakni pada penyucian sidang (5 T, hal. 80), maka Yesaya 28 : 1 itu harus menemukan kegenapannya pada waktu apabila orang-orang berdosa di Sion akan disingkirkan dari antara orangorang benar. (Yesaya 33 : 14; Matius 13 : 49).
“Sebab sesungguhnya, Tuhan akan datang dengan api, dan dengan kereta-keretaNya yang bagaikan suatu angin puting beliung, untuk melampiaskan murka-Nya dengan kepanasan, dan hardik-Nya dengan nyala api. Sebab Tuhan akan menghukum segala yang hidup dengan api dan dengan pedang-Nya, dan orang-orang yang mati terbunuh oleh Tuhan akan banyak jumlahnya.” (Yesaya 66 : 15, 16).
Ayat hanya menemukan kegenapannya pada waktu terjadinya penyucian sidang, sebab semua orang yang luput dari pembunuhan Tuhan itu akan diutus kepada segala bangsa untuk memberitakan kebesaran Allah dan kemuliaan-Nya, dan untuk membawa semua saudara mereka (orang-orang yang akan diselamatkan) ke dalam rumah Tuhan
Maka, oleh karena bukan orang Kapir yang dibunuh pada ayat enambelas, dan karena mereka yang luput akan diutus Tuhan untuk berkhotbah kepada orang-orang Kapir, itu menunjukkan bahwa pembantaian itu hanya terjadi di dalam sidang, yakni di antara orang-orang yang sudah mengenal Allah, dan yang dapat memberitakan kebesaran dan kemuliaan-Nya; dan karena mereka yang luput dari pembantaian itu akan membawa saudara-saudara mereka ke dalam rumah Tuhan, maka jelaslah bahwa pembantaian itu akan terjadi sebelum berakhirnya masa kasihan, yaitu pada penyucian sidang.
Demikianlah kita saksikan bahwa nubuatannubuatan Yesaya 28 : 21 dan Yesaya 66 : 15, 16 berlangsung pada waktu yang sama, dan Yesaya 2 : 19 – 21 terjadi sesudah penyucian sidang dan sebelum tujuh bela yang terakhir dituangkan -yaitu pada saat apabila Allah akan menunjukkan kuasa-Nya dan melakukan pehukuman-Nya -yaitu pada waktu penduduk bumi akan “mempelajari kebenaran.” (Yesaya 26 : 9)
APA YANG TERJADI
DI GUNUNG KARMEL?
Pertanyaan :
“Setelah hampir satu setengah tahun persiapan, kenapa Gunung Karmel belum siap 395 menerima orang-orang yang ingin pergi ke sana untuk memperoleh pendidikan selama beberapa bulan?”
Jawab :
Karena sangat sedikit orang yang memahami besarnya tugas di sini, maka pertanyaan yang sama juga ada dalam pikiran banyak orang.
Tuhan yang empunya tuaian itu berkata, “tuaian itu sangat besar, tetapi para pekerja hanya sedikit.” Suatu pekerjaan besar harus dilakukan, tetapi hanya sedikit pekerja yang mengerjakannya -- seperti itulah yang terjadi di Gunung Karmel. Situasi yang sudah tidak memadai ini, dipersulit lagi dengan kenyataan para pengerja yang tidak cakap dan masih terkekang dengan warisan Laodikea -- sengsara, miskin, buta, dan telanjang -- dengan semua keadaan ini akan dapat dipahami kenapa Gunung Karmel masih belum siap menerima orang-orang yang ingin turut serta dalam banyak manfaat yang ia janjikan.
Akan tetapi, penyebab terbesar dari ketidaksiapan ini bukanlah tanpa alasan. Belum pernah ada suatu masa dimana pekerjaan Allah sangat memerlukan bantuan seperti di masa sekarang; pekerjaan di Gunung Karmel tertinggal karena kekurangan peralatan dan para pengerja. Dan keberhasilan tuntutan yang sedemikian besar dari umat Allah terhadap lembaga sumber injil, adalah bergantung atas usaha-usaha pengorbanan mereka sendiri. Sementara, sejak zaman rasul-rasul belum pernah ada sebuah lembaga Kristen yang menegakkan prinsipprinsip yang dijalankan oleh Pusat Gunung Karmel.
Sekarang, sewaktu ada kebutuhan yang sangat besar akan segala macam bantuan dan para penolong di Gunung Karmel dan di seluruh ladang tuaian, dan juga kebutuhan untuk memberi makan dan mengurus mereka; untuk menerbitkan dan mengedarkan buku gratis, untuk membayar dan membangun hampir tiga ratus hektar tanah yang masih ditumbuhi kayu; untuk mendirikan bangunan-bangungan, jalan-jalan, pengairan, listrik dan pemanas tanaman; dan untuk mengurus sekolah, tanpa biaya perkuliahan, kecuali sedikit biaya untuk makanan, kamar, cuci seterika pakaian, dan lain-lain, yang hanya berjumlah sepuluh dollar perbulan, biaya yang sangat kecil. Namun pada saat ini kita diharapkan untuk melaksanakan seluruh program sekaligus!
“MULIAKANLAH TUHAN
DENGAN HARTAMU”
Pertanyaan :
“Tolong jelaskan tentang persembahan dan perpuluhan.”
8
Jawab :
Salomo mengingatkan : “Muliakanlah Allah dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.” (Amsal 3 : 9).
“Janganlah menunda mempersembahkan hasil pertama dari hasil gandummu dan hasil anggurmu; Yang sulung dari anak-anakmu lelaki haruslah engkau berikan kepada-Ku.” (Keluaran
“Inilah hak imam dari umat, dari orangorang yang mempersembahkan korban, baik lembu maupun domba; … juga buah pertama dari gandummu, anggurmu, minyakmu, dan yang pertama dari bulu dombamu harus kamu berikan kepada-Nya.” (Ulangan 18 : 3, 4).
“Maka haruslah engkau membawa hasil pertama dari hasil bumi yang telah kau kumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh Tuhan Allahmu, dan haruslah engkau menaruhnya dalam bakul, kemudian pergi ke tempat yang akan dipilih Tuhan, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.” (Ulangan 26 : 2).
“Sebagaimana yang tertulis dalam undangundang; … untuk membawa buah yang pertama 396 dari tanah kita, dan buah-buah pertama dari segala pohon, tahun demi tahun, ke dalam rumah
Akan tetapi janganlah kita menarik kesimpulan yang salah dari ayat-ayat ini, bahwa semua hasil yang pertama dituntut oleh Tuhan. Allah hanya menghendaki yang pertama dari buah-buah pertama, sebagaimana yang dibuktikan oleh kenyataan gandum timangan, yang dipersembahkan kepada Tuhan sebelum seseorang menuai buah-buah pertama ladangnya (Imamat 23 : 10); artinya, di samping perpuluhan itu, kita juga harus memberikan persembahan, dan janganlah menahan bagian Allah, tetapi bayarlah sekaligus, sebelum kita pantas untuk memperoleh penghasilan yang bertambah-tambah.
“Pendeta-pendeta sidang, laksanakanlah kewajibanmu. Bekerjalah dari rumah ke rumah, agar kawanan domba Allah tidak lalai dalam perkara penting ini, yang berhubungan dengan berkat atau kutuk … setiap orang yang membawakan pekabaran kebenaran kepada sidang, harus melaksanakan kewajibannya dengan memberi amaran, mendidik dan menegur. Kelalaian menjalankan kewajiban yang merupakan perampokan terhadap Allah, berarti kutukan atas penunggak.” -- “Testimonies to Ministers”, hal.
“Hendaklah sidang menunjuk pendetapendeta dan tua-tua yang berbakti kepada Tuhan Yesus, dan biarlah orang-orang ini memperhatikan agar para pegawai yang dipilih adalah orang yang tepat untuk melakukan tugas pengumpulan perpuluhan. Jika para pendeta melihat bahwa mereka tidak cocok bagi tugas mereka, jika mereka gagal menyatakan kepada sidang untuk mengembalikan kepada Allah apa yang menjadi milik-Nya, sehingga para pegawai di bawah mereka juga tidak setia memberikan perpuluhan mereka, maka mereka berada dalam bahaya. Mereka sedang mengabaikan satu perkara yang berhubungan dengan berkat atau kutuk kepada sidang. Mereka harus dibebastugaskan dari tanggung jawab mereka, dan orang-orang lainnya harus dicoba dan diuji. Para utusan Tuhan harus memperhatikan bahwa persyaratan-persyaratan- Nya dilaksanakan dengan tepat oleh anggotaanggota sidang.” -- Supplement to “Review and Herald”, 1 December 1886.
“Para pendeta mempunyai satu tanggung jawab serius yang anehnya diabaikan … Sangat dibutuhkan petunjuk mengenai kewajiban dan tugas kepada Allah, khususnya mengenai pembayaran perpuluhan dengan jujur.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 250.
Sesuai dengan perintah di atas, maka kita sebagai pendeta-pendeta Injil, dan sebagai para pembaharu, yang harus “membangun reruntuhan, ... memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak generasi, dan … yang disebut, yang memperbaiki tembok, yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni.” (Yesaya 58 : 12), adalah orang-orang yang wajib (khususnya kepada mereka yang tidak mempunyai tulisan-tulisan Sister White) memperhatikan petunjuk-petunjuk berikut yang dikutip dari buku “Testimonies for the Church.”
“Dahulukan tuntutan Allah. Kita tidak melakukan kehendak-Nya jika kita memberikan kepada-Nya apa yang sisa dari penghasilan kita setelah semua kebutuhan kita terpenuhi. Sebelum menggunakan penghasilan, kita harus menyisihkan terlebih dahulu milik Allah, dan memberikan kepada-Nya. Zaman dulu, suatu persembahan syukur terus menerus dibakar di atas mezbah, menunjukkan kewajiban manusia yang tidak habis-habisnya kepada Allah. Jika kita makmur dalam usaha duniawi kita, itu adalah karena Allah memberkati kita. Sebagian dari penghasilan ini harus diberikan kepada orang miskin, dan sebagian besar digunakan bagi pekerjaan Allah. Apabila yang menjadi milik Allah diberikan kepada-Nya, maka yang sisa akan disucikan dan diberkati bagi keperluan kita. Tetapi jika seseorang merampok Allah dengan menahan apa yang Ia tuntut, maka kutuk akan menimpa seluruh penghasilan kita itu.” Testimonies for the Church
397“Rasul Paulus menetapkan satu peraturan mengenai pemberian kepada pekerjaan Allah, dan memberitahukan akibatnya kepada kita dan kepada Allah. ‘Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan setengah hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.’ ‘Ini kukatakan kepadamu, Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.’ ‘Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa ber- kecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.’ (… sekarang ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu), kamu akan diperkaya dalam segala macam kelimpahan, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.” -- “Testimonies for the Church” Jilid 5,
“Perpuluhan itu khusus diberikan bagi penggunaan orang-orang Lewi, yakni suku yang telah diasingkan untuk melayani dalam bait suci. Tetapi ini bukan berarti membatasi sokongan untuk tujuan agama. Tabernakel, setelah kaabah, telah dibangun sepenuhnya oleh persembahan sukarela; dan untuk biaya perbaikan, serta biayabiaya lainnya, Musa memerintahkan supaya seberapa sering orang banyak itu dihitung, masing- 9 masing harus memberikan dengan setengah syikal perak untuk ‘pelayanan tabernakel’ itu. Pada zaman Nehemia pemberian ini diberikan secara tahunan. Dari waktu ke waktu, persembahan karena dosa dan persembahan syukur dibawa kepada Allah. Semua ini telah dipersembahkan dalam jumlah yang besar pada pestapesta tahunan. Dan bagian terbanyak adalah bagi orang miskin.” -- “Patriarchs and Prophets”, hal. 526.
“Sumbangan yang diminta dari bangsa Ibrani untuk agama dan amal berjumlah seperempat dari penghasilan mereka. Suatu pajak yang sedemikian besar atas sumber penghasilan umat itu mungkin dikira dapat membuat mereka menjadi jatuh miskin, tetapi sebaliknya, penurutan dengan setia kepada peraturan itu merupakan salah satu syarat kemakmuran mereka. Atas kepatuhan mereka, Allah membuat janji ini kepada mereka : “Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu…. Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.” -- “Patriarchs and Prophets” hal. 527.
“Ia telah memberikan umat-Nya suatu perencanaan untuk meningkatkan jumlah yang cukup untuk membuat perusahaan mereka bisa mandiri. Rencana Allah dalam sistem membayar perpuluhan adalah indah dalam kesederhanaan dan keseimbangan. Semua orang dapat menjalankannya dalam iman dan keberanian, karena ia itu berasal dari Ilahi. Di dalamnya berpadu kesederhanaan dan kegunaan, dan tidak mensyaratkan pengetahuan yang dalam untuk memahami dan melaksanakannya. Semua orang dapat merasa bahwa mereka mampu membawakan pekabaran keselamatan yang berharga itu. Setiap laki-laki, perempuan, dan orang muda dapat menjadi seorang bendahara bagi Tuhan, dan dapat menjadi seorang agen untuk memenuhi kebutuhan atas perbendaharaan itu. Rasul itu mengatakan, ‘Hendaklah kamu masing-masing menyisihkannya, karena Allah telah memberkatinya.”
“Tujuan-tujuan besar dapat diselesaikan oleh sistem ini. Jika semua orang mau menerimanya, maka masing-masing orang akan dibuat menjadi seorang bendahara Allah yang berhati-hati dan setia; dan tidak akan ada kekurangan harta yang diperlukan untuk menyerukan pekabaran besar yang terakhir untuk mengamarkan dunia. Perbendaharaan akan penuh jika semua orang melaksanakan sistem ini, dan para dermawan tidak akan menjadi miskin. Melalui setiap investasi yang dibuat, mereka akan lebih menyatu kepada pekerjaan kebenaran sekarang. Mereka me- 398 nyimpan untuk diri mereka sendiri satu persediaan yang baik terhadap masa yang akan datang, sehingga mereka dapat menanti kehidupan kekal.” -- Testimonies for the Church Jilid 3, hal.
“Sidang lalai memelihara perencanaan kebajikan yang teratur (Systematic Benevolence) ini, sehingga mengakibatkan melaratnya perbendaharaan dan kemurtadan sidang.” -- Testimonies for the Church Jilid 3, hal. 409.
“Kapan saja umat Allah, dalam setiap periode sejarah dunia, bergembira dan sangat ingin untuk menyampaikan perencanaan-Nya dalam kebajikan yang teratur (Systematic Benevolence) dan dalam pemberian dan persembahan, berarti mereka telah menyadari ketetapan janji itu, bahwa kemakmuran akan menyertai segala pekerjaan mereka tergantung seberapa patuh mereka pada segala persyaratan- Nya. Apabila mereka mengakui tuntutan Allah, dan memenuhi segala persyaratan-Nya, memuliakan Dia dengan harta mereka, maka lumbung mereka akan diisi dengan penuh. Tetapi apabila mereka merampok Allah dalam perpuluhan dan persembahan, mereka harus menyadari bahwa mereka bukan hanya merampok Allah tetapi juga merampok diri mereka sendiri; karena Ia akan membatasi berkat-berkat-Nya kepada mereka, sebesar mereka membatasi persembahan-persembahan mereka kepada- Nya.” -- Testimonies for the Church Jilid 3, hal. 395.
“Kamu melihat bahwa kebajikan yang teratur (Systematic Benevolence) tidak bermanfaat; kamu lupa kepada kenyataan bahwa ia itu berasal dari Allah, yang kebijaksanaan-Nya tidak pernah salah. Ia telah menobatkan perencanaan ini untuk mengatasi kebingungan, untuk memperbaiki ketamakan, kekikiran, mementingkan diri sendiri, dan penyembahan berhala. Sistem ini akan membuat beban menjadi ringan. Keselamatan manusia harganya sangat mahal, bahkan hidup Tuhan yang mulia telah diserahkan untuk mengangkat manusia dari kehinaan, dan meninggikannya menjadi pewaris dunia. Allah telah mentahbiskan sehingga manusia dapat menolong sesamanya dalam pekerjaan besar penebusan.” -- Testimonies Jilid 1, hal. 545.
“Akan ada kegagalan dalam memenuhi peraturan kerasulan itu, kalau semua orang tidak mau melakukan kebajikan yang teratur (Systematic Benevolence) itu. Orang-orang yang melayani dalam firman dan ajaran akan menjadi orang-orang yang pemilih.” -- Testimonies Jilid
“Dengan mengikuti peraturan rasul dan menyimpan sejumlah kecil setiap minggu, maka orang-orang miskin dapat meningkatkan perbendaharaan, dan pemberian-pemberian mereka diterima sepenuhnya oleh Allah, karena mereka telah menyerahkan persembahan yang sama besar, dan bahkan lebih besar dari saudarasaudara mereka yang lebih kaya. Perencanaan kebajikan yang teratur (Systematic Benevolence) akan terbukti menjadi suatu perlindungan bagi setiap keluarga melawan godaan-godaan untuk membelanjakan uang bagi perkara-perkara yang tidak berguna; dan khususnya ia akan terbukti menjadi berkat kepada orang-orang kaya dengan melindungi mereka dari pemanjaan dalam pemborosan.” -- Testimonies Jilid 3, hal. 412
“Harus ada suatu kebangunan di antara kita sebagai umat atas perkara ini. Tetapi hanya sedikit orang yang merasa terganggu nuraninya, jika mereka mengabaikan kewajiban mereka dalam berderma. Hanya sedikit orang yang merasakan penyesalan jiwa karena setiap hari mereka merampok Allah … ada banyak orang yang mengabaikan sumpah dan janji yang belum dibayar, dan betapa sedikit orang yang susah pikirannya karena hal itu; betapa sedikit orang yang merasa bersalah karena melanggar kewajiban ini. Kita harus memiliki keyakinan yang baru dan lebih mendalam pada pokok masalah ini. Hati nurani harus dibangkitkan, dan masalah itu harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh; karena pada hari terakhir Allah akan membuat perhitungan, dan tuntutan-Nya harus dilunasi.” 399 -- Testimonies Jilid 4, hal. 468
“Dari semua penghasilan kita, yang pertama harus kita lakukan adalah memberi derma kepada Allah. Dalam sistem derma yang diperintahkan kepada orang Yahudi, mereka diminta untuk membawa kepada Tuhan hasil pertama dari 10 semua yang diberikan-Nya, baik dalam pertambahan kawanan domba atau ternak mereka, atau dalam pertambahan hasil ladang mereka, hasil buah-buahan, atau hasil kebun anggur, atau mereka akan menebus dengan harga yang sama. Betapa berbedanya pengaturan mengenai masalah ini pada zaman kita! Kalaupun diperhatikan, persyaratan dan tuntutan Tuhan dibiarkan menjadi yang terakhir…Mayoritas orang yang mengaku Kristen sangat enggan memberikan harta. Banyak dari mereka yang tidak memberikan seperduapuluh dari penghasilan mereka kepada Allah, dan banyak yang memberikan kurang dari jumlah itu; sementara ada segolongan besar orang yang merampok Allah dalam perpuluhan sedikit, golongan lainnya hanya memberikan perpuluhan saja. Jika seluruh perpuluhan dari umat mengalir ke dalam perbendaharaan Tuhan sebagaimana seharusnya, maka berkatakan akan diterima, sehingga pemberian dan persembahan untuk tujuan yang suci akan digandakan menjadi sepuluh kali lipat, sehingga dengan demikian hubungan antara Allah dengan manusia tetap terbuka.” -- Testimonies Jilid 4,
“Tidak ada maaf dalam kelalaian memenuhi kewajiban kepada Tuhan, kecuali karena tidak mampu bayar. Kelalaian dalam perkara ini menunjukkan bahwa kamu berada dalam keadaan buta dan tertipu, dan tidak layak menyandang nama Kristen … Hendaklah setiap orang meninjau kembali kehidupannya yang lampau dan memperhatikan apakah ada yang belum dibayar, atau apakah ada janji derma yang telah terabaikan, dan kemudian berusahalah sekuat tenaga untuk membayar ‘sepenuhnya’, karena kita akan harus berhadapan dengan suatu pengadilan, dimana hanya ketulusan hati dan kejujuran yang akan tahan dalam ujian itu.” -- Testimonies Jilid
“Sekarang ini Allah meminta, pemberianpemberian yang lebih besar (bukan lebih sedikit), daripada yang pernah Ia minta dari setiap periode lain dari sejarah dunia. Prinsip itu telah ditetapkan oleh Kristus agar pemberian dan persembahan seimbang dengan terang dan berkat-berkat yang telah dinikmati. Ia telah mengatakan, ‘Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut.” -- Testimonies Jilid 3, hal. 392
“Persembahan penyesalan dosa, persembahan pendamaian, dan persembahan syukur, juga diminta sebagai tambahan atas perpuluhan dari penghasilan … Di sini satu janji diberikan, bahwa jika perpuluhan-perpuluhan itu dibawa ke rumah perbendaharaan Tuhan, maka berkat dari Allah akan dicurahkan ke atas orang-orang yang menurut … Tidak kurang dari sepertiga dari penghasilan mereka diberikan untuk tujuan suci dan tujuan agama.” -- Testimonies Jilid 3, hal. 394, 395
“Apabila kita berbicara mengenai perpuluhan menurut ukuran sumbangan yang diberikan oleh orang Yahudi untuk tujuan agama, kita tidak dapat betul-betul memahaminya. Tuhan menempatkan tuntutan-Nya sebagai yang terutama, dan dalam hampir setiap benda mereka diingatkan kepada Si Pemberi melalui permintaan untuk mengembalikan kepada-Nya. Mereka diminta untuk membayar tebusan bagi anak sulung mereka, bagi anak sulung domba mereka, dan bagi pengumpulan yang pertama dari hasil penuaian mereka. Mereka diminta untuk membiarkan bagian sudut dari ladang tuaian mereka bagi orang miskin … Kemudian ada persembahan korban, persembahan karena pelanggaran, persembahan penyesalan dosa, dan pengampunan (pengurangan) seluruh hutang setiap tahun yang ketujuh. Ada juga beberapa biaya untuk keramahtamahan dan pemberianpemberian kepada orang miskin, dan ada pajak yang dibebankan atas harta milik mereka.” -- Testimonies Jilid 4, hal. 467
400“Hanya sedikit orang yang memikirkan tuntutan Allah yang mengikat atas mereka, yaitu agar memenuhi segala kebutuhan bagi pekerjaan- Nya dahulu, dan baru memenuhi keinginankeinginan mereka. Hanya sedikit orang yang mau menanamkan harta dalam pekerjaan Allah yang sebanding dengan kekayaan mereka.” -- Testimonies Jilid 3, hal. 398
“Tuhan akan menarik berkat-Nya dimana kepentingan diri sendiri dimanjakan dalam setiap bentuk perbuatan; tetapi Ia akan membuat umat- Nya agar memiliki yang baik di seluruh dunia, jika mereka mau menggunakannya untuk mengangkat umat manusia. Pengalaman di masa rasul akan datang kepada kita apabila kita mau menerima prinsip kebajikan Allah dengan sepenuh hati -- setuju dalam segala hal untuk mematuhi pimpinan dari Roh Kudus-Nya.” -- Testimonies Jilid 3, hal. 146
“Terang yang berlimpah sedang bercahaya dari firman Allah, dan harus ada suatu kesadaran supaya jangan menyia-nyiakan kesempatan. Apabila semua orang setia dalam mengembalikan kepada Allah apa yang menjadi milik-Nya baik berupa perpuluhan maupun persembahan, maka jalan akan terbuka bagi dunia untuk mendengar pekabaran bagi zaman ini. Jika hati umat Allah dipenuhi kasih kepada Kristus; jika setiap anggota sidang sepenuhnya dikaruniai dengan Roh pengorbanan diri; jika semua orang menunjukkan kesungguhan yang menyeluruh, maka tidak akan ada kekurangan dana baik untuk pekerjaan injil di dalam maupun di luar negeri. Sumber-sumber penghasilan kita akan dilipatgandakan; ribuan pintu faedah akan terbuka, dan kita akan dipersilahkan masuk. Sekiranya maksud Allah telah dijalankan oleh umat-Nya untuk menyampaikan pekabaran rahmat kepada dunia, maka Kristus tidak lama lagi akan datang ke bumi, dan orang-orang kudus akan disambut masuk ke dalam kota Allah.” -- Testimonies Jilid 6, hal. 450
“Segala hal sudah siap, tetapi kelihatannya sidang terikat di tanah. Apabila mereka mau bangkit, memanjatkan doa-doa serta meletakkan harta dan tenaga dan sumber penghasilan mereka di kaki Yesus, maka pekerjaan dari kebenaran akan berhasil. Malaikat merasa heran karena orang-orang Kristen berbuat terlalu sedikit padahal Yesus telah memberikan teladan kepada mereka, yang bahkan tidak menahankan Diri- Nya dari kematian -- kematian yang memalukan.” -- Testimonies Jilid 4, hal. 475
“Sekaranglah waktunya bagi kita untuk memperhatikan pengajaran dari firman Allah. Semua perintah-Nya telah diberikan untuk kebaikan kita, untuk mengubah jiwa dari dosa kepada kebenaran. Setiap orang yang bertobat kepada kebenaran harus diajar mengenai tuntutan Tuhan dalam hal perpuluhan dan persembahan …. Orang-orang yang benar-benar bertobat dipanggil untuk melakukan suatu pekerjaan yang membutuhkan uang dan pengabdian. Kewajiban yang mengikat kita untuk menempatkan nama kita pada daftar nama sidang membuat kita bertanggung jawab untuk bekerja bagi Allah dengan segala kemampuan kita. Ia menghendaki pelayanan yang tidak terbagi, Ia menginginkan pengabdian yang sepenuh hati, sepenuh jiwa, pikiran, dan kekuatan ... Hal ini adalah benar baik
11 dalam perkara yang sementara maupun dalam perkara rohani. Tuhan tidak datang ke dunia ini dengan emas dan perak untuk memajukan pekerjaan-Nya. Ia memberi manusia sumber penghasilan, supaya melalui pemberian dan persembahan mereka, mereka dapat memajukan pekerjaan-Nya. Tujuan tertinggi dalam penggunaan pemberian Allah adalah untuk mendukung para pekerja dalam ladang penuaian besar itu. Dan jika laki-laki, maupun perempuan, mau menjadi saluran berkat bagi jiwa lain, maka Tuhan akan menjaga saluran itu tetap berisi. Mengembalikan kepada Allah apa yang menjadi milik- Nya tidak membuat manusia menjadi miskin; melainkan menahan yang menjadi milik Allah itulah yang membuat melarat.” -- Testimonies Jilid
“Beberapa orang telah merasa tidak puas, 401 lalu berkata, ‘Saya tidak mau lagi membayar perpuluhan; karena saya tidak percaya pada cara pengelolaan pekerjaan itu.’ Tetapi apakah saudara mau merampok Allah karena saudara mengira bahwa pengelolaan pekerjaan itu tidak benar? Ajukanlah keluhan saudara dengan jelas dan terus terang, dalam roh yang benar, kepada orang-orang yang tepat. Kirimkanlah surat permohonan anda mengenai hal-hal yang harus diatur dan dibereskan; tetapi janganlah menahan perpuluhan itu dari pekerjaan Allah, yang menunjukkan ketidaksetiaan, karena orang-orang lain sedang berbuat yang tidak benar.” -- Testimonies Jilid 9, hal. 249
“Tahun-tahun terakhir masa kasihan sedang segera berakhir. Hari Tuhan yang besar itu pun sudah dekat. Sekarang kita harus melakukan setiap usaha untuk membangunkan umat. Hendaklah firman Tuhan melalui nabi Maleakhi disampaikan kepada setiap jiwa.” -- Testimonies Jilid 6, hal. 446
“Doa yang terus menerus dan sungguhsungguh tidak akan pernah diterima oleh Allah untuk mengganti perpuluhan kita. Doa tidak akan membayar hutang-hutang kita kepada Allah.” -- “Messages to Young People”, hal. 248.
MENAHAN EMPAT MATA ANGIN
Pertanyaan :
“Apakah yang dimaksud oleh perkataan malaikat-malaikat menahan empat mata angin?”
Jawab :
Tindakan empat malaikat menahan empat mata angin menunjukkan bahwa pekerjaan mereka adalah untuk menahan beberapa peristiwa penting yang dilambangkan oleh empat mata angin yang sedang bertiup. (Pokok masalah ini akan dibicarakan sepenuhnya dalam sebuah traktat yang akan datang).
SIAPAKAH SUAMIKU?
Pertanyaan :
“Jika seseorang telah bercerai atas alasan yang terdapat dalam Alkitab, dan telah menikah untuk kedua kalinya, dan suaminya yang pertama masih hidup, apakah orang tersebut boleh terus hidup bersama suaminya yang kedua? Adakah ayat Alkitab yang mengijinkan seseorang untuk menikah lagi meskipun orang tersebut telah meninggalkan suami pertamanya karena alasan zinah?
Jawab :
Untuk menjawab pertanyaan kedua, Matius 19 : 9 menyatakan secara tidak langsung, tanpa memandang kepada pertanyaan mengenai apakah suami yang pertama masih hidup atau tidak, bahwa adalah diijinkan untuk menikah kedua kalinya jika bercerai karena alasan perzinahan. Maka dengan jawaban kepada pertanyaan yang kedua, itu juga menjawab pertanyaan yang pertama, sebab adalah tidak mungkin Alkitab mengijinkan untuk menikahi suami kedua, untuk lalu meninggalkannya karena suami pertama masih hidup.
ORANG-ORANG KUDUS
MENGAMBIL PEMERINTAHANNYA
Pertanyaan :
“Apakah arti dari perkataan, orang-orang kudus ‘akan mengambil alih pemerintahannya, untuk membinasakan dan menghancurkannya sampai kepada ajalnya’? (Daniel 7 : 26).”
Jawab :
Kekuasaan yang pemerintahannya akan diambil oleh orang-orang kudus, dilihat oleh Yohanes Pewahyu sebagai kepala yang terluka pada binatang yang seperti macan tutul dalam Wahyu Tigabelas. Oleh sebab itu, binatang yang 402 tak tergambarkan dari khayal Daniel, adalah merupakan binatang seperti macan tutul dari khayal Yohanes, yang hanya berbeda pada masa keberadaannya, dan karena lambang binatang yang tak tergambarkan dari khayal Daniel itu hanya membawa kita sampai kepada tahun 1798 TM, -- yaitu sampai kepada akhir dari periode dimana ia akan menganiaya orang-orang saleh -- maka untuk mengetahui yang terjadi setelah 1798 TM, yaitu periode dimana orang-orang suci akan “mengambil pemerintahannya” sesudah lukanya yang mematikan itu sembuh, maka kita harus mencari terang pada masalah ini dengan mempelajari khayal Yohanes gantinya mempelajari khayal Daniel.
Karena kekuasaan binatang itu telah dihancurkan pada tahun 1798, dan karena orangorang kudus akan mengambil kekuasaannya, yang sampai sekarang belum dilakukan, maka hal itu membuktikan bahwa pemerintahan yang disebut pada Daniel 7 : 26 bukanlah pemerintahan (kekuasaan) yang ada selama periode 1260 tahun, melainkan pemerintahan dalam masa apabila binatang bertanduk dua dari Wahyu 13 : 11 - 18 melaksanakan kekuasaannya dan membuat suatu keserupaan -- “patung” -- “binatang itu”. Oleh sebab itu, pemerintahan yang akan diambil oleh orang-orang kudus adalah pemerintahan dari “patung binatang” itu, yang disebutkan nabi Hagai sebagai berikut :
“Dan Aku akan menggulingkan segala tahta kerajaan, dan Aku akan membinasakan segala kekuatan kerajaan bangsa Kapir.” (Hagai 2 : 22).
Demikianlah orang-orang kudus akan “mengambil pemerintahannya, serta membinasakan dan menghancurkannya sampai kepada ajal. Dan kerajaan dan pemerintahan, serta kebesaran semua kerajaan di bawah langit, akan diberikan kepada umat kesucian dari Yang Maha Tinggi, Yang kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal, dan segala pemerintahannya akan melayani serta mematuhi Dia.” (Daniel 7 : 26, 27).
SEPATAH KATA
YANG BERFAEDAH UNTUK
SYMBOLIC CODE
BEBERAPA ORANG LEBIH SUKA
MENJADI ANGGOTA GEREJA
DARIPADA MENJADI ANGGOTA
KERAJAAN ITU
“Saya telah menerima “Symbolic Code” itu, dan dengan sungguh-sungguh telah mempelajari isinya, dan saya puas karena telah membuktikannya sebagai kebenaran sekarang. Saya telah me-
12 minjamkan beberapa buku kepada banyak saudara MAHK, tetapi sama seperti orang-orang Yahudi pada zaman Kristus, mereka tidak berani berbicara tentang kebenaran itu agar mereka tidak dikeluarkan dari Gereja (Sinagog).”
(Tertanda) ……
Cuba
“Saya menyukainya”
(Tertanda) V
New Jersey
INGIN YANG LEBIH BANYAK
“Saya sangat menikmati isi dari Code, dan saya berharap saya diberikan setiap minggu.”
(Tertanda) P
South Carolina
KATA-KATA TIDAK DAPAT
MENGUNGKAPKANNYA
“Saya tidak dapat mengungkapkan rasa syukur saya karena Kebenaran Sekarang yang terkandung dalam dua jilid buku Tongkat Gembala dan traktat-traktat itu, dan juga yang terdapat dalam Symbolic Code, yang memberikan kepada kami berita-berita yang menggembirakan dari 403 orang-orang lain.
(Tertanda) L
New Jersey
SABAR SERTA PERCAYA
“Saya sangat berterima kasih karena pekabaran itu telah menemukan saya, dan saya percaya sepenuhnya akan pekabaran itu. Saya sedang menunggu dengan sabar kiriman Symbolic Code berikutnya. Ia menguatkan iman saya dalam Tuhan. Berdoalah untuk saya.
(Tertanda) M.A
Indiana
TAK ADA BANDINGANNYA
“Saya membaca dan membaca kembali buku “Symbolic Code” itu. Tidak ada majalah lain yang sangat saya nanti-nantikan.”
(Tertanda) Tn. H.
Georgia
BERAKIBAT SERUAN KERAS
“Saya sangat senang membaca Symbolic Code itu, dan saya pikir ia menjadi ilham bagi umat untuk menyadarkan mereka akan kewajiban mereka, dan saya sangat berharap agar saya dapat mengirimkan sedikit uang kepada saudara dengan segera … Terima kasih banyak kepada Symbolic Code, dan dengan tuntunan Allah, saya melihat satu jalan yang terang di depan.”
(Tertanda) D
California
REKAN SEPEMBAHARUAN
“Saya sangat menyukai persahabatannya, maka anda tidak salah dengan mengirimkan Symbolic Code itu kepada saya.
“Saya adalah seorang yang sangat percaya kepada Tongkat Gembala itu, dan berharap agar banyak dari umat akan bergabung dengan kelompok yang benar itu dan bereformasi, karena waktunya benar-benar singkat.”
(Tertanda) E
California
BERITA-BERITA DARI LADANG
SAKIT,
TAPI SEKARANG SUDAH SEMBUH
Saudara-saudara yang kekasih :
Kami semua terus menerus merasa gembira dalam pekabaran “Tongkat Gembala”. Saya pikir tidak ada berkat yang lebih besar dari yang telah saya dapatkan dari pekabaran ini, dan saya bersyukur kepada Tuhan atas apa yang telah dilakukan pekabaran ini kepada saya baik secara rohani maupun secara badani.
Walaupun saya belum sepenuhnya sembuh, namun sekarang kesehatan saya sudah lebih baik daripada sejak saya menerima pekabaran Masehi Advent Hari Ketujuh, dan saya memuji Tuhan karena pekabaran dan karena kesetiaan hambahamba-Nya yang membawa pekabaran itu selagi saya terbaring sakit, sebab saya tahu bahwa melalui pekabaran itulah Tuhan membangunkan saya dari tempat tidur selagi saya sakit.
Meskipun saya masih harus banyak belajar dan mengatasi banyak hal, namun sekarang saya mempunyai iman bahwa saya akan dipersiapkan untuk membantu menyampaikan Seruan Keras itu.
(Tertanda) Ny. D.D. Presley
Escondido, California
404SETIAP FIRMAN ITU
INDAH DAN KEKAL
Saudara-saudara yang kekasih :
Kami telah menerima traktat yang menakjubkan itu yang berjudul, “Mengapa Binasa?” dan juga “Code” yang terakhir, dan dengan gembira kami telah membaca berulang-ulang setiap perkataan yang dimuat dalam kedua buku itu. Sekarang kami yakin bahwa pekabaran dalam “Tongkat Gembala” itu segera akan berkembang ke dalam Seruan Keras Malaikat Yang Ketiga …
Kami ingat akan Gunung Karmel dan juga semua penganutnya di mana saja berada setiap kali kami berdoa kepada Bapa kita yang di surga.
(Tertanda) TN. & NY. BUTTERFIELD
McGlynn, Oregon
DIUSIR TETAPI TIDAK TERIKAT
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya sedang mempelajari dengan sungguhsungguh pekabaran “Tongkat Gembala” itu, dan yakin bahwa ia itu adalah Kebenaran Sekarang untuk zaman kita.
Karena bersikeras untuk tetap menyelidiki ajaran-ajaran Tongkat Gembala itu berdasarkan hak yang diberikan oleh Allah, maka saya telah kehilangan keanggotaan.
Ketua Conference Uni Pacific Utara mengatakan kepada saya, bahwa kalau saya tidak membayar perpuluhan ke kantor conference, maka ia akan mencoret nama saya. Maka saya mengatakan kepadanya, “Apakah maksud saudara saya harus membeli keanggotaan itu dengan perpuluhan saya?” Ia tampak terkejut lalu menjawab, “Tentu bukan begitu, tetapi di mana hatimu berada, maka ke situlah saudara menempatkan harta saudara …
Setelah menjadi anggota Masehi Advent Hari Ketujuh selama 35 tahun, saya tak dapat menyatakan dengan kata-kata mengenai apa yang saya rasakan selama beberapa hari, tetapi segera firman yang menghiburkan itu datang kepada saya, “Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh, Tuhan mengenal siapa kepunyaan- Nya,” jadi Ia tahu bahwa saya milik-Nya, dan bahwa saya bersukacita menderita celaan demi Dia.
(Tertanda) Ny. W.S. Sewell
Washington
13
PUJILAH DIA YANG MENCURAHKAN
SEGALA BERKAT
Saudara dan saudari yang tinggal di Pusat Gunung Karmel :
Saya akan menulis sedikit surat untuk mengatakan kepada anda betapa kami sangat menghargai kiriman traktat yang kami terima baru-baru ini, dan kami menganggap bahwa semuanya itu sangat hebat dan mengandung kebenaran bagi zaman ini.
Sekarang kami sudah memiliki tujuh traktat, dan telah membacanya beberapa kali. Kami percaya kepada pekabaran itu, dan bersyukur kepada Bapa di surga karena kebaikan-Nya dan yang telah lama menderita bersama kita semua.
(Tertanda) Tn. Ny. J.F. Anderson
Mentrose, Colorado
PERMOHONAN BAGI DOMBA-DOMBA
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya ingin memuji Tuhan karena perkembangan dari “Symbolic Code” itu. Saya gembira akan kehadirannya pada setiap bulan, dan berharap agar saudara terus mengirimkannya kepada saya. Saya berdoa agar ia itu dapat 405 menjadi alat-alat penolong untuk memenangkan anak-anak saya kepada kebenaran.
(Tertanda) Ny. P.N. Green
Valleyford
MEMPERBAIKI
LAPORAN YANG SALAH
Mengenai suatu laporan yang disebarkan secara luas oleh bapa segala pendusta bahwa Sister H.W. Kennedy telah meninggalkan pekabaran Kebenaran Pada Waktunya, dan telah pergi ke dunia, maka ia, yang tadinya tinggal di La Crescenta, California, tetapi sekarang sudah tinggal di Augusta, Georgia, memberikan jawaban dengan pernyataan berikut : “Karena kami baru pindah dan masih repot mengurus segala sesuatu, maka saya hanya mau mengatakan, bersama murid-murid yang ditanya oleh Yesus apakah mereka juga akan meninggalkan Dia, ‘Tuhan, ke manakah kami akan pergi’?”
“Adalah menyakitkan saya untuk mengatakan bahwa di antara anggota-anggota sidang ada lidah-lidah yang sukar dikendalikan. Ada lidahlidah yang tidak benar, yang hidup dari kejahatan. Ada lidah-lidah yang licik, yang berbisik-bisik. Ada lidah yang suka membuka rahasia orang lain, ada yang kurang ajar, ada yang suka mencampuri urusan orang lain, ada yang gemar menyelidik. Di antara orang-orang yang gemar bergunjing itu, sebagian digerakkan oleh perasaan ingin tahu, yang lainnya digerakkan oleh rasa iri, dan kebanyakan digerakkan oleh kebencian terhadap orang-orang melalui siapa Allah berbicara untuk menegur mereka. Semua unsur yang penuh pertentangan ini sedang terjadi. Sebagian orang menyembunyikan perasaan hati mereka yang sesungguhnya, sedangkan yang lainnya sangat bersemangat untuk menyiarkan segala yang mereka ketahui, bahkan mencurigai orang-orang lain.”
“Saya melihat bahwa roh dari sumpah palsu itu, yang akan mengubah kebenaran menjadi kepalsuan, mengubah yang baik menjadi jahat, mengubah yang tidak salah menjadi salah, sedang berlangsung sekarang ini. Setan bersukaria atas keadaan umat Allah. Banyak orang sedang menyia-nyiakan jiwa mereka namun bersemangat mencari kesempatan untuk mengkritik dan menyalahkan orang lain. Semua orang memiliki cacat karakter, maka tidaklah sukar untuk menemukan sesuatu kesalahan. Para hakim yang mengangkat dirinya sendiri ini mengatakan ’Sekarang kami telah memiliki bukti. Kami akan mengaitkan pada mereka suatu tuduhan dari mana mereka tidak dapat membersihkan sendiri.’ Mereka menunggu satu kesempatan yang pas, dan kemudian mengeluarkan berkas pergunjingan mereka, dan menerbitkan berita-berita mereka …”
“Apakah tidak ada hukum kebaikan yang harus diperhatikan? Apakah orang-orang Kristen mempunyai hak dari Allah untuk saling mengkritik dan saling menyalahkan? Adakah terhormat, atau jujur, apabila seseorang mendapatkan rahasia yang dipercayakan kepadanya atas dasar persahabatan, lalu kemudian menyampaikan rahasia itu kepada orang lainnya sehingga menyakiti hati orang tersebut? Apakah tindakan mengumpulkan setiap kabar angin, lalu menggali segala sesuatu yang akan menimbulkan kecurigaan atas tabiat orang lain, dan kemudian menggunakannya untuk menyakiti hatinya, merupakan kebaikan Kristiani? Setan bersukaria apabila ia dapat mencemarkan nama atau menyakiti hati seorang pengikut Kristus. Ia adalah ‘penuduh saudara.’ Apakah orang-orang Kristen mau membantu dia dalam pekerjaannya itu? … Orang-orang Kristen yang sejati tidak suka membuka kesalahan dan kekurangan orang lain. Mereka akan berpaling dari kejelekan serta cacat, untuk mengarahkan pikiran pada hal-hal yang menarik dan indah. Bagi orang Kristen, setiap perbuatan mencari salah dan juga sifat menyalahkan orang, adalah menyakitkan.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 94 – 96.
Kabar-kabar angin seringkali merusak persatuan di antara saudara-saudara. Ada beberapa orang yang selalu berjaga-jaga dengan 406 hati serta telinga yang terbuka untuk menangkap perbuatan-perbuatan memalukan. Mereka mengumpulkan kejadian-kejadian kecil yang sepele, yang diulangi dan dibesar-besarkan sehingga membuat seseorang sebagai pelanggar karena suatu perkataan. Tampaknya semboyan mereka ialah, “Laporkanlah, maka kami akan melaporkannya.” Para pembawa berita ini sedang melakukan pekerjaan Setan dengan kesetiaan yang mengejutkan, hanya sedikit yang mengetahui bahwa perbuatan mereka itu sangat menghina Allah. … Pintu pikiran perlu ditutup terhadap perkataan, “Mereka bilang,” atau “Saya telah dengar.” Mengapa kita tidak pergi kepada saudara itu, mengatakan dengan terus terang dan penuh kasih, menyampaikan kepada mereka segala hal yang telah kita dengar mengenai tabiat dan pengaruh mereka yang merusak, lalu berdoa bersama mereka dan bagi mereka; bukannya malah membiarkan iri hati atau sangka jahat masuk ke dalam hati kita. Meskipun kita tidak dapat menjalin persahabatan dengan musuhmusuh Kristus, namun kita harus mengusahakan roh kelemahlembutan dan kasih yang menjadi tabiat Tuhan kita, -- kasih yang tidak berpikir jahat, dan yang tidak mudah terhasut …
“Marilah kita dengan rajin mengusahakan prinsip-prinsip injil Kristus yang murni, -- Agama bukanlah hasil dari sifat meninggikan diri, tetapi merupakan hasil kasih, kelemahlembutan dan kerendahan hati. Maka kita akan mengasihi saudara-saudara kita, dan menghargai mereka lebih baik daripada diri kita sendiri. Kita tidak perlu memikirkan skandal dan kabar-kabar angin. Tetapi “semua yang benar, semua yang jujur, semua yang adil, semua yang murni, semua yang 14 bagus, semua kabar baik; jika ada suatu kebajikan, dan jika ada yang patut dipuji”, maka kita perlu “memikirkan semuanya itu.” -- “Testimonies to Ministers”, hal. 504, 505.
SARAN KESEHATAN
BULAN OKTOBER
Pelanggaran terhadap hukum-hukum kesehatan telah membawa penyakit dan gangguan ke atas umat Allah dalam setiap bentuknya, yang menghalangi mereka dari pekerjaan baik harian mereka bagi Tuan itu. Kristus adalah “Anak Domba yang tidak bercacat cela dan tanpa noda’. Struktur tubuhnya tidak rusak oleh cacat; Tubuh- Nya kuat dan sehat. Dan sepanjang hidup-Nya, Ia hidup sesuai dengan hukum-hukum alam. Jasmani-Nya sama baiknya dengan rohani-Nya, sehingga membuat Ia menjadi satu contoh dari apa yang telah dirancang oleh Allah bagi umat manusia melalui penurutan kepada hukumhukum-Nya.” -- “Desire of Ages”, hal. 50
“Jika mulut anda terasa tidak enak, dan lidah anda terasa berlapis, disertai gejala-gejala sakit kepala atau rasa lelah pada pagi hari, maka hal itu mengingatkan anda bahwa anda terlalu banyak makan malam, mungkin kebanyakan jenis makanan, terlalu banyak memakan zat tepung yang bisa larut (zat tepung yang dimasak) atau terlalu banyak memakan gula komersial, yang membebani hati karena langsung menyerapnya melalui fermentasi. Makanan yang membusuk dalam usus besar menimbulkan gejala-gejala yang sama. Gas-gas akibat fermentasi makanan menyebabkan mabuk dan inilah yang menyebabkan sembelit. Dan jaringan itu tentu akan dipenuhi bau busuk yang dapat sampai ke mulut. Kentang dan salad yang tidak dimasak tidak dapat berfermentasi. Mereka akan meninggalkan perut, memulai gerakan peristaltik usus dan akan membawa racun-racun usus. Mereka menyembuhkan sembelit dan memulihkan alkali darah. Makanlah salad sayur saja untuk satu atau dua hari, maka gejala-gejala penyakit di atas akan dapat berkurang …
“Serat sayur-sayuran, selulosa dari gandum hitam dan banyak biji ara meningkatkan gerakan peristaltik usus.” -- “Unfired Foods and Truphotheraphy”, oleh Geo. Draws, hal. 202, 203.
Tambahkanlah resep masakan di bawah ini kepada bahan-bahan makanan yang disebutkan di atas dan segeralah perbaiki kebiasaankebiasaan jelek ini.
407VITA LAX BAR
½ pon Ara tanah ½ mangkok madu 2 ons gula alami ½ pon kulit padi 1 sendok teh garam 2 sendok makan minyak ¼ pon tepung gandum 1 ons agar 3 mangkok air
Larutkanlah agar dalam air panas dan perlahan-lahan tuangkan pada ara tanah sampai tercampur dengan baik, kemudian campurkan semua bahan, aduk dengan baik, dan masukkan ke dalam baki panggang yang telah dilumuri dengan minyak atau panci kue sedalam ½ inci. Potong-potong selebar ½ inci, dan panjang 3 inci. Panggang sekitar 15 menit. Gunakan dengan makanan apabila ada hidangan buah.
TIMBALES KENARI
(Pengganti daging yang baik)
1qt. (1quart = 0,9463 liter) roti gandum garing 2 cangkir kaldu sayur 2 cangkir susu dan 4 butir telur 1 sendok teh garam 1 cangkir kenari cincang
Masukkan telur, susu, garam, kaldu dan kenari, ke dalam mangkuk; aduk-aduk sampai tercampur. Tuangkan ke atas roti dan aduk sampai tercampur rata (jangan hancurkan rotinya), dan panggang dalam cetakan yang diminyaki, atau piring panggang sampai matang. Balikkan dan hidangkan dengan saus.
ROTI BAYAM
1 qt. bayam dari pabrik makanan atau bayam cincang halus.
1 pt. (1 pint = 0,568 liter) tomat 2 telur 1 sendok makan gula alami 2 sendok makan minyak dan sejumput garam 1 pt. keju lembut (cottage cheese)
1 sendok teh vegex 1 sendok makan bawang iris
Masukkan bayam, keju lembut, tomat, garam, dan gula ke dalam mangkuk campur. Kemudian masukkan minyak ke dalam wajan penggoreng kecil, dan pada waktu minyak mulai panas masukkan bawang. Ketika bawang mulai berwarna coklat tambahkan vegex, dan ketika vegex lumer tambahkan bahan lainnya. Sekarang aduk ringan telur dan campur semua bahan. Letakkan kertas minyak dalam pemanggang roti dan isi dengan adonan. Panggang sampai matang. Iris dan hidangkan dengan saus.
Hidangan ini kaya dalam vitamin, protein, dan unsur mineral lain.
Gunakan bit Swiss Chard atau sayur hijau lain dalam cara yang sama.
DICARI
PERLENGKAPAN SEKOLAH
Akademi Gunung Karmel berjalan sepenuhnya sekarang, dan sangat membutuhkan Alkitab, buku-buku tulisan Sister White, terutama buku-buku yang berkaitan dengan pendidikan, buku-buku pelajaran, kamus, ensiklopedi, dan segala jenis perlengkapan sekolah.
Semua pembaca tulisan ini, yang mempunyai salah satu buku yang disebut di atas dan mau menjualnya dengan harga sangat murah atau mau menyumbangkannya, dapat ikut serta mendirikan kembali sekolah para nabi, dengan mengirimkan buku-buku tersebut. Kami sangat menghargai bantuan yang diberikan dan para siswa akan sangat berterima kasih.
15
408“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
16
409
1
410KEBUTUHAN BESAR
GUNUNG KARMEL
Walaupun keadaan air dan perumahan di Gunung Karmel belum memadai, namun para penghuninya terus bertambah, sehingga kedua masalah yang mengganggu ini sudah menjadi keprihatinan yang sangat mendesak, yang kami rasa perlu diberitahukan kepada semua penganut Kebenaran Sekarang, dan meminta agar mereka berdoa khusus untuk itu. Maka, demi kepentingan semua pihak, kami memberitahukan apa yang sedang kami lakukan untuk mengatasi keadaan yang tidak diinginkan itu.
Kami sudah hampir menyelesaikan pembangunan sepuluh kamar yang lain, yang akan mengurangi kepadatan perumahan untuk sementara waktu, dan walaupun kita memiliki sebuah sumur bor yang hanya beberapa langkah dari dapur, namun karena berbagai alasan yang sulit diatasi maka air masih tetap menjadi masalah, akibatnya kami masih harus mengangkut air dari jarak sejauh kira-kira enam mil.
Untuk mengatasi masalah air itu, kita sudah menggali lebih dari dua ratus kaki menuju permukaan air, tetapi oleh karena kekurangan peralatan, maka untuk sementara waktu kita terpaksa menghentikan pengeboran.
Mungkin kita harus melakukan pengeboran sedalam 1000 sampai 1500 kaki untuk memenuhi segala kebutuhan Gunung Karmel, itulah sebabnya kami sedang bekerja keras untuk membangun sebuah bendungan kecil di ujung salah satu jurang yang letaknya kira-kira setengah mil dari perkemahan, dan jika berhasil maka bendungan itu akan menyediakan air yang cukup untuk tujuan irigasi dan segala keperluan air bagi perumahan, kecuali air minum, karena air itu tidak cocok digunakan buat air minum tanpa terlebih dahulu memberikan obat. Oleh karena itu, walaupun bendungan itu terbukti berhasil, namun kami masih harus mengebor sumur atau membangun sebuah pabrik penyaringan air yang berfungsi untuk menjernihkan air itu.
Mesin-mesin pengebor itu akan menelan biaya sebesar dua dollar untuk sedalam satu kaki termasuk penutupnya. Satu pompa yang baik dan satu tangki penyimpanan air dapat diperoleh dengan harga $1000, dan walaupun kita dapat mengerjakan sendiri pemasangan pipa ledeng itu, namun kita masih harus membeli bahanbahannya. Akan tetapi, untuk sementara waktu kami akan sangat senang jika kami mendapatkan air dan memompanya dengan tangan sampai kami nanti dapat memasang sebuah pompa yang kuat dan sebuah tangki penyimpanan.
Karena bendungan itu jauhnya kira-kira setengah mil, maka harus ada pipa untuk mengalirkan air itu ke perumahan, yang akan menelan biaya kira-kira enam ratus dollar untuk pipa, di luar biaya pembangunan bendungan itu, yang tidak sebesar biaya pengeboran sumur, karena bendungan itu kita kerjakan sendiri, dengan bahanbahan yang sudah ada; namun demikian pembangunan ini tetap memerlukan uang sekitar $200.
Sejumlah kecil uang telah diterima untuk biaya sumur itu, tetapi uang itu tidak cukup untuk membayar ongkos pengeboran yang dalamnya lebih daripada seratus kaki; namun demikian, kami semua tidak patah semangat, sebab kami ingat akan pengalaman bani Israel itu; sehingga kami berjaga-jaga agar tidak bersungut-sungut, karena Ia Yang telah memimpin kita sejauh ini di “padang belantara”, dan telah menyediakan segala keperluan kita, sanggup membawa kita ke Tanah Perjanjian itu.
Kami sungguh-sungguh memohon kepada semua Penganut Kebenaran Sekarang agar lebih tekun berdoa supaya kita terus percaya kepada Dia, dan supaya tidak ada seorangpun baik yang berada di Gunung Karmel maupun yang berada di “ladang penuaian” akan berdiri dengan tenang dengan hanya membiarkan orang-orang lain mengeluarkan seluruh tenaga mereka (sementara berharap untuk mendapatkan bagian dari semua manfaatnya), tetapi supaya kita semua sebagai 411 satu kesatuan, bahu membahu untuk membangun “perkemahan”, lalu mengepung kota itu; dan sebagaimana rubuhnya tembok-tembok Yerikho, maka demikian pula tembok-tembok prasangka, kefanatikan, dan sikap masa bodoh akan tumbang, “Ia akan mengeluarkan batu utama dengan sorak-sorai, Bagus, bagus sekali batu itu.” (Zakharia 4 : 7).
POKOK PEKAN DOA
19 - 26 Desember
“Hati-Hatilah Agar
Engkau Tidak Jatuh”
“Tetapi engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Kufirmankan kepadamu; Janganlah memberontak seperti kaum pemberontak itu; bukalah mulutmu dan makanlah apa yang Ku berikan kepadamu.” (Yeheskiel 2 : 8).
Dengan kemurahan serta kesabaran yang tidak terbatas, Allah telah menderita selama 90 tahun karena pemberontakan Israel masa kini terhadap Kesaksian Roh-Nya. Karena penolakan mereka yang terus menerus untuk mengindahkan amaran, nasihat, dan teguran, akhirnya memaksa Dia dalam murka Ilahi, untuk mencela mereka dengan kecaman yang menakutkan yaitu menjadi kaum pemberontak.”
Namun, demi orang-orang pilihan itu, yakni mereka yang tidak menyembah sujud kepada Baal, maka Ia kembali dengan kemurahan karena melihat bahaya besar kejatuhan mereka ke dalam lubang yang tidak memungkinkan untuk melepaskan diri, kecuali mereka betul-betul memperhatikan gema-gema amaran yang berkumandang : “Tetapi engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Aku firmankan kepadamu, Janganlah memberontak seperti kaum pemberontak itu”, dan pada waktu yang sama memberi jalan kelepasan kepada mereka dari penyakit pemberontakan mereka yang mematikan, yang dilengkapi dengan kemurahan Ilahi untuk menambah pengharapan, dan didukung dengan firman-firman yang menghidupkan : “Bukalah mulutmu, dan makanlah apa yang Kuberikan kepadamu”, dan “Berilah makan umat-Mu dengan tongkat-Mu.” (Yeheskiel 2 : 8; Mikha 7 : 14).
2
Dan sekarang, karena sudah berjalan selama tujuh tahun sejak Allah memerintahkan melalui “Tongkat” agar kita memakan “keju dan madu” yang berlimpah, yang merupakan kebenaran (makanan rohani) yang lebih besar daripada penyatuan seluruh kebenaran yang pernah dimiliki oleh sidang sampai saat ini, maka pertanyaan bagi setiap penganut Kebenaran Sekarang adalah : “Apakah saya menolak yang jahat lalu memilih yang baik? Apakah saya sendiri sedang berjalan dalam terang yang mulia itu? Atau apakah ‘saya memberontak seperti kaum pemberontak’ itu?”
Siapakah yang dalam takut akan kebenaran, dapat berdiri di hadapan Hakim Besar -- Yang Perkasa dari Israel? Bukankah Ia telah mengatakan, “Dengarlah apa yang Aku katakan kepadamu”, “Dengarlah olehmu akan tongkat itu, dan Ia yang telah menetapkannya.” Apakah yang akan anda lakukan apabila diminta, “Berikanlah pertanggungjawaban pelayananmu?” Saudara dan Saudari, dalih apakah yang akan anda berikan atas terbuangnya waktu dan kesempatan yang disia-siakan; atas tanggung jawab yang dilalaikan, dan kewajiban yang dielakkan; dalih apakah yang dapat anda berikan atas segala kebiasaan dan perbuatan dosa yang tidak ditinggalkan, atas reformasi yang diabaikan, dan karena terlibat dalam pembicaraan jahat?
“Di sini … ada satu pokok pelajaran yang perlu dipertimbangkan dengan doa dan direnungkan dengan sungguh-sungguh. Periksalah dengan teliti hatimu sendiri dalam terang kekekalan. Jangan ada yang disembunyikan dari pemeriksaanmu. Selidikilah, oh! selidikilah hidupmu, dan tegurlah dirimu sendiri, hakimilah dirimu sendiri, dan kemudian oleh iman meminta darah Kristus yang menyucikan itu untuk menyingkirkan noda dari tabiat Kristenmu. Janganlah menyanjung dirimu sendiri ataupun memaafkan 412 dirimu sendiri. Uruslah jiwamu sendiri dengan sungguh-sungguh. Dan kemudian, setelah engkau melihat dirimu adalah seorang yang berdosa, maka jatuhkanlah dirimu dengan hati yang hancur pada kaki salib.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 81.
“Pertama sekali ‘perhatikanlah’ dirimu sendiri, dan kemudian terimalah pengajaran. Janganlah biarkan hatimu dikeraskan oleh dosa. Periksalah dengan teliti sikap dan kebiasaanmu. Bandingkanlah dengan firman Allah, dan kemudian jauhkanlah dirimu dari segala kehidupan, kebiasaan dan kegemaran yang salah.” -- “Gospel Workers”, hal. 105.
“Tanyakanlah dirimu setiap hari, Adakah aku memiliki hati yang jujur ataukah memiliki hati yang palsu? Mintalah kepada Tuhan untuk menyelamatkan dirimu dari segala penipuan dalam masalah ini. Hal ini melibatkan kepentingan kekalmu. Sementara begitu banyak orang mengejar kehormatan, dan tamak mencari keuntungan, apakah anda, saudaraku yang kekasih, benar-benar ingin mencari jaminan kasih Allah, dan berseru, Siapakah yang akan menunjukkan kepadaku bagaimana aku yakin akan panggilan dan pilihanku?” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 97.
“Berusahalah untuk mengetahui yang terburuk dari dirimu. Pastikanlah apakah anda memiliki warisan yang mulia. Uruslah jiwamu sendiri dengan sungguh-sungguh.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 163.
“Dengan berpuasa dan berdoa yang sungguh, dengan penyelidikan hati yang mendalam, dengan tegas memeriksa diri, telanjangilah jiwamu; jangan biarkan satupun perbuatanmu yang terlewat dari pemeriksaan ini. Kemudian, dengan mati terhadap diri sendiri, dan hidupmu yang tersembunyi dengan Kristus dalam Allah, ajukanlah segala permohonanmu dengan rendah hati …”
“Oh, betapa pentingnya agar kesetiaan dalam perkara-perkara kecil memberi ciri kepada hidup kita, agar ketulusan hati yang benar menjadi dasar dari segala perbuatan kita, dan supaya kita mau mencamkan dalam pikiran bahwa malaikatmalaikat Allah sedang memperhatikan setiap perbuatan kita!” -- “Testimonies for the Church”,
Saudara, saudari, bagaimana dengan jiwamu? Berhentilah sebentar dan periksalah dirimu sendiri apakah engkau setia atau tidak dalam menghidupkan segala apa yang dikatakan oleh Tongkat itu melalui “Symbolic Code” maupun terbitan-terbitan lain dari Kebenaran Sekarang? Apakah jawabanmu? Dapatkah anda untuk selamanya menyingkirkan makananmakanan yang merusak kesehatan seperti daging, keju, asinan, permen, dan kue kering yang mewah? Dan tidak lagi merupakan seorang penentang alam dalam menyiksa perut dengan makan di antara waktu makan, menelan makanan dengan cepat, makan berlebihan, mencampur buah dan sayur, dan mengabaikan kombinasi makanan yang salah?
Apakah kamu sedang menghina Allah dengan meminta berkat-Nya di meja yang di atasnya terdapat bahan yang memperbudak dan merugikan, seperti botol penggerus lada, kaleng mustard, kotak-kotak bumbu, dan botol cuka? Dan adakah kamu masih kecanduan kepada minuman keras, tembakau, kopi, teh, serbuk coklat (cocoa), coklat (chocolate), atau minuman soda?
Saudara-saudara, Apakah anda telah membuang perhiasan yang sia-sia dan tak berguna, seperti pin, dasi yang terlalu mencolok; kaus kaki yang diturunkan atau digulung ke bawah; kemeja sutera yang mahal? Saudarisaudari, apakah anda sedang mematuhi atau sedang mengabaikan perintah Rasul-Rasul itu untuk mengenakan penutup kepala (head covering) sewaktu berdoa dan selama kebaktian? Apakah anda telah menaikkan leher baju, memanjangkan lengan baju, dan menurunkan rok pakaianmu? Apakah anda telah membuang perhiasan yang bergemerincing, kerudung- 413 kerudung berlebihan, rantai-rantai, gelang, mempertontonkan jam tangan, selendang-selendang, bando (bonnet), ikat kepala, cincin, berganti-ganti pakaian, peniti-peniti, sepatu yang bertumit tinggi, stoking sutera yang tipis, pewarna kuku (kutex), pemerah pipi, lipstik, maskara, dan parfum, dan lain-lain; yang membuat penampilan yang aneh seperti badut bukannya keindahan alami seekor burung merak!
Para bapa, apakah anda masih seperti dulu -- tidak memperhatikan anak-anakmu, atau memerintah mereka dengan sembrono? Apakah anda setia melakukan kewajiban sebagai seorang suami dan bapa serta kepala keluarga? Apakah anda masih melakukan perbuatan-perbuatan keji Laodikea lainnya yang tidak terhitung?
Para ibu, apakah anda masih suka memuaskan keinginan anak-anakmu, memanjakan dan memenuhi tuntutan mereka; gagal untuk mengekang dan mendisiplin selera mereka, kebiasaan, perbuatan, perkataan, dan pemikiran mereka; lalai dalam memperbaiki pelanggaran dan kesalahan mereka; dan dihadapan anakanakmu anda memaafkan serta membela mereka terhadap orang-orang lain; atau apakah anda tidak sabar dan berteriak kepada mereka, menampar dan menyentak mereka sampai pada akhirnya anda menyadari sudah terlambat untuk mem- 3 perbaikinya.
Berkenaan dengan semua itu, apakah perintah-perintah khusus yang dimuat dalam Symbolic Code dari bulan ke bulan, mengenai penyikatan gigi; perawatan sikat gigi, tentang rambut yang tidak disisir rapih dan kuku yang kotor; tidak perlu tidur berdua di satu tempat tidur; dan tentang kaki yang tidak memakai kaus kaki; serta rambut yang dipotong pendek?
Biarlah setiap orang betul-betul mempertimbangkan sendiri kata-katanya dan perbuatan serta gerakan-gerakannya, agar ia tidak terus menyalahgunakan waktunya dan akal budinya untuk bersendau-gurau, lelucon, tingkah laku yang sembrono, untuk pembicaraan yang bodoh dan sia-sia, dan untuk pembicaraan yang kotor.
Selanjutnya, tanyakanlah dirimu sendiri apakah engkau orang yang memikirkan diri sendiri dengan mencari kesenangan sendiri dan hanya memperhatikan kebutuhan diri anda sendiri saja, sementara pergerakan dari kebenaran itu menjadi kekurangan orang dan sarana?
Apakah pikiranmu, tenagamu, hartamu, hanya khusus untuk mendapatkan rumah, mobil, radio, perabotan rumah, perhiasan, dan berbagai barang mewah lainnya, sementara anda membiarkan “pekerjaan terakhir bagi sidang” menjadi lumpuh?
Apakah anda salah seorang yang mencintai kesenangan yang melayani pangeran dunia ini dengan cara menghambur-hamburkan uang Allah untuk menonton pertunjukan gambar, tari-tarian, bowling, pesta hiburan, piknik, majalah tak bermutu, teka teki silang, dan menyusun gambar, buku komik, dan lain-lain?
Adakah salah satu dari hiburan di luar rumah berikut ini mempersalahkan anda sebagai seorang yang mencintai kesenangan lebih daripada seorang yang mencintai Allah? -- memancing, berburu, golf, sepatu luncur, tenis, bola kasti, dan bola basket?
Apakah saudara dan saudari, terdapat di antara orang-orang yang memiliki roh ketidakpuasan, yang tidak memahami kewajiban dan sedang duduk di rumah menyia-nyiakan waktu dan kekuatan mereka dengan menulis surat keluhan tanpa arah dengan maksud mengganggu orang-orang yang menanggung beban pekerjaan itu?
Apakah anda menjalankan atau tidak menjalankan reformasi pakaian, reformasi kesehatan, reformasi Sabat, atau suatu reformasi lainnya?
Apakah anda salah seorang dari mereka yang menghalangi jalan, menolak yang banyak 414 ataupun yang sedikit; mengatakan pernyataan yang melukai perasaan; atau memberi jalan bagi suatu kekerasan, yakni watak yang tidak suci?
Atau apakah anda salah seorang dari antara sedikit orang yang berhati mulia yang tidak mau menyakiti siapapun dan yang setia, serta dengan rajin mengikuti Tuhan dengan menyumbangkan pelayanan yang menyenangkan dan tidak mementingkan diri?
Pertanyaan serius yang menakutkan! Bagaimana mereka menilai dirimu, saudara, saudari? -- Apakah anda orang yang setia, orang yang mau mengorbankan diri, sahabat Allah yang setia, atau seorang pemberontak terhadap Firman-Nya?
“Dalam kehidupan yang setengah hati dan bercabang, anda akan menemukan keraguan dan kegelapan. Anda tidak dapat menikmati penghiburan dari agama, dan juga tidak dapat menikmati kedamaian yang diberikan oleh dunia. Janganlah duduk di atas kursi malas Setan dengan hanya melakukan sedikit, tetapi bangkitlah, dan angkatlah panji-panji yang merupakan hak istimewa anda untuk dicapai. Adalah satu berkat istimewa untuk menyerahkan segalanya bagi Kristus. Jangan melihat kehidupan orang lain, jangan meniru mereka dengan maksud untuk mengungguli mereka. Anda hanya memiliki seseorang yang benar, yakni Teladan yang tidak pernah salah. Jalan yang aman adalah dengan hanya mengikut Yesus saja. Putuskanlah bahwa jika orang lain bertindak atas dasar prinsip kemalasan rohani, anda akan meninggalkan mereka, dan berjalan maju menuju ketinggian tabiat Kristiani. Bentuklah satu tabiat bagi surga. Janganlah tidur di tempat tugas anda. Berlakulah setia dan benar terhadap jiwamu sendiri.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 241.
“Uruslah jiwamu sendiri dengan sungguhsungguh. Selidikilah dengan teliti. Betapa sedikit orang yang setelah menguji diri sendiri, dapat memandang ke surga serta berkata “Saya bukan salah satu dari orang yang dijelaskan itu! Saya bukan orang yang lebih mencintai kesenangan daripada mencintai Allah.” Betapa sedikit orang yang dapat mengatakan, “Saya telah mati terhadap dunia; kehidupan yang aku hidupkan sekarang, adalah melalui iman kepada Anak Allah! Hidupku tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah, dan kelak apabila Dia tampak dalam kehidupanku tampak, maka aku juga akan tampak bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid
Bagaimana saya dapat menanggung pemikiran bahwa kebanyakan orang muda pada zaman ini tidak akan cukup bekal bagi kehidupan kekal? Oh, suara alat musik sudah berakhir, dan tidak ada lagi, sementara begitu banyak waktu yang terbuang untuk menyenangkan kegemaran mereka sendiri. Oh, seandainya mereka mau menghilangkan waktu untuk berdandan dan pembicaraan yang sia-sia, serta mengabaikan doa mereka yang sungguh-sungguh dan penuh penderitaan kepada Allah tentang pengalaman yang terjadi. Sangat diperlukan untuk mengadakan pemeriksaan yang sungguh-sungguh atas diri sendiri dalam terang Firman Allah; hendaklah masing-masing orang menyelidiki, ‘Apakah saya dapat dipercaya, atau apakah hati saya busuk? Apakah saya diperbaharui dalam Kristus, atau apakah hati saya masih berisi nafsu duniawi walau di luarnya berpakaian baru?’ Kekanglah dirimu sendiri sampai ke pengadilan yang besar itu, dan dalam terang firman Allah periksalah apakah ada sesuatu rahasia dosa yang anda simpan dalam hati, atau suatu berhala yang tidak anda buang. Berdoa, ya, berdoalah, seperti belum pernah berdoa sebelumnya, agar anda tidak diperdaya oleh tipu muslihat Setan, berdoalah agar anda tidak lalai, tidak sembrono, tidak cenderung kepada yang sia-sia, berdoalah supaya anda dapat melakukan kewajiban agama demi ketenangan hati nurani anda sendiri.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 144.
Janganlah seorangpun mengira bahwa karena ia bukan orang muda, jerat dan perangkap yang digambarkan dalam kutipan kesaksian di 415 atas adalah tidak ditujukan kepadanya mengingat hal itu ditujukan kepada orang muda. Dengarlah firman yang diucapkan oleh nabi Yesaya : “Tetapi inilah bangsa yang dirampok dan dijarahi; mereka semua terjebak dalam lubang-lubang perangkapnya, dan terkurung di dalam rumahrumah penjara.” (Yesaya 42 : 22).
BERITA-BERITA
SUKACITA YANG SUCI
DUA ORANG DIPECAT DAN EMPAT
ORANG LAGI MENYUSUL
Saudari yang kekasih --------- :
Saya telah menerima buku-buku itu dengan baik, dan saya betul-betul berterima kasih karena buku-buku itu cepat datang. Kelompok kecil yang 4 ada di sini sedang menghadapi ujian, namun semua saudara yang telah mempelajari Tongkat Gembala itu tetap berdiri teguh.
Pada tanggal 9 Agustus, ketua konference datang ke sini dan telah memecat dua orang saudara, dan memberikan 30 hari masa percobaan kepada empat orang lagi.
Ada berapa lagi kelompok Tongkat Gembala di Indiana? Dapatkah anda memberitahu saya di mana alamat mereka, dan nama-nama pemimpinnya? Terimakasih.
YANG PUTIH DIKATAKAN HITAM --
YANG HITAM DIKATAKAN PUTIH
Salah seorang saudara kita di sini tidak pernah percaya Roh Nubuat sampai saat ia membaca Tongkat Gembala. Mereka telah mempertahankan dia di dalam sidang selama sepuluh tahun, walaupun mereka tahu bahwa ia tidak mempercayai Kesaksian itu, tetapi kemudian mereka memecatnya segera setelah ia menerima Roh Nubuat itu.
Tolong doakan kelompok yang ada di sini karena beberapa orang baru sedang menjalani ujian hebat.
Saudara pengerjamu,
(Tertanda) J.R. VORIES
BERLAKUNYA WAKTU
DAN KEBENARAN
Saudara Houteff dan saudara-saudara lainnya :
Mungkin anda masih ingat bahwa ketika saya menulis surat kepada anda, di saat saya sedang berusaha keras untuk mengetahui apakah pekabaran anda itu benar atau salah, saya mengirim kira-kira duapuluh lima pertanyaan. Setelah beberapa lama, anda akhirnya menjawab tiga pertanyaan pertama, yang memberikan penjelasan melalui jawaban bagi pertanyaanpertanyaan itu sehingga saya dapat menjawab sendiri pertanyaan lainnya, tetapi dengan membaca “Symbolic Code” lebih banyak pertanyaan-pertanyaan saya lainnya menjadi terjawab ...
Tahun lalu, saya bersama-sama dengan saudara dan saudari Lewis E. Tabor mereka memiliki buku “Tongkat Gembala”; dan saya membaca buku-buku itu. Saya ingat isi buku itu, dan saya setuju dengan kebanyakan isinya, dan saya tidak menolak yang lainnya karena saya belum mengetahui sepenuhnya. Saya perhatikan, bahwa anda benar-benar berpegang pada tulisantulisan Sister White, lebih daripada yang dilakukan oleh organisasi pada umumnya..
Mengacu pada jawaban anda, yang dimuat dalam Symbolic Code yang terakhir, mengenai “buku” dengan “tujuh meterai” dalam Wahyu pasal Lima dengan judul “tujuh meterai”, saya tidak pernah percaya bahwa buku ini menerangkan buku Daniel, dan saya tidak mengetahuinya sampai saya membaca “Symbolic Code” itu. Sekarang saya percaya bahwa anda benar, karena Roh Nubuat itu sesuai dengan 416 pernyataan-pernyataan anda. Masih ada hal-hal lain dimana pendapat organisasi bertentangan dengan Roh Nubuat, tetapi saya tidak akan menggunakan waktu dan kesempatan untuk menuliskan semua itu di sini.
Sekarang saya yakin bahwa saudarasaudara dari General Conference dan dari divisi conference lokal, belum pernah mengadakan satu pemeriksaan yang jujur dengan saudara, atau membuktikan apakah tulisan-tulisan saudara itu tidak benar atau menyesatkan. Saya percaya bahwa waktunya akan datang apabila mereka akan menerima semuanya sebagai ajaran yang benar. Anda tahu bahwa setiap pekabaran kebenaran telah ditolak pada permulaannya, tetapi akhirnya diterima. Setiap hari saya berdoa untuk anda dan rekan-rekan anda.
Saya tidak dapat memahami bagaimana seorang Pendeta Advent dapat membuat pernyataan yang menentang anda pada pertemuan General Conference di San Fransisco, yang mengkaitkan nama anda dengan terbakarnya Apartment Dover. Saya harap Pendeta ini akan datang kepada anda dan meminta maaf, tetapi saya khawatir dia tidak akan pernah melakukannya. Hanya seorang Kristen yang benar yang mau mengakui perbuatan salah semacam ini, dan seandainya dia orang yang jujur, maka ia tidak akan pernah menuduh anda, tetapi saya berharap dia akan menyadari kesalahannya dan mengakuinya.
(Tertanda) EMIL A. POLZIN
Albany, Georgia
MAKANAN-MAKANAN BABILON,
DAN ADAT KEBIASAAN BANGSA KAPIR
DILEMPARKAN KEPADA TIKUS DAN
KELELAWAR
Pekabaran ini bertumbuh semakin lebih baik setiap hari di dalam hati saya. Pekabaran itu datang kepada saya ketika rambut saya pendek, dan masih memakan daging sapi, ayam, ikan dan permen coklat, dan mengenakan baju berlengan pendek, dan tidak terlalu bersemangat dalam pekerjaan Tuhan. Tetapi saya menyadari bahwa ada sesuatu yang kurang dalam diri saya dan juga dalam sidang, maka saya terus berdoa agar Allah mengirimkan lebih banyak terang kepada kami agar kami dapat dibangunkan dan diselamatkan sebelum terlambat. Allah mendengar doa-doa saya dan membuka jalan bagi saya untuk mendengar terang tambahan ini (Early Writings hal. 277) yang sedang menerangi bumi dengan kemuliaannya. Dan saya bersyukur kepada Allah atas pekabaran ini, dan saya sedang berusaha keras untuk memenuhi persyaratannya agar saya dapat menjadi salah seorang dari antara mereka yang 144.000 itu. Tolong doakan saya.
(Tertanda) G.C., Ohio
SALAH SEORANG
DARI BANYAK ORANG BEREA DAN
PELAYAN YANG SETIA
Saudara-saudara yang kekasih :
Saya tidak meminta nasihat dari saudara pemimpin kita, dan karena saya menurut kepada “Testimonies to Ministers,” hal.106, paragraf terakhir, maka saya mempelajari sendiri pekabaran ini, dan saya tidak mengerti mengapa para pemimpin kita itu tidak dapat melihat terang Alkitab yang sangat menakjubkan ini.
Dengan penuh minat saya membaca traktat tentang Yeheskiel Sembilan, “Berita-Berita Terakhir Bagi Ibu”, “Amaran Terakhir”, “Penuaian”, “Paradoks Amaran”, dan juga “Tongkat Gembala” Jilid 1, dan karena saya telah yakin pada kebenaran yang terkandung dalam pekabaran itu, maka saya mengirimkan perpuluhan saya ke Gunung Karmel untuk membantu memajukan Kebenaran Sekarang ini.
Saya berdoa semoga Tuhan menolong kita agar setia sampai akhir.
(Tertanda) L.S
417“TEGURLAH ORANG BIJAKSANA,
MAKA IA AKAN MENGASIHI ANDA”
Selama beberapa waktu kami telah mempelajari pekabaran itu, dan percaya bahwa itu adalah satu pekabaran kebenaran, tetapi saya khawatir kalau banyak orang yang percaya dan mengajarkannya melakukan hal yang sama 5 seperti banyak orang yang percaya pekabaran tahun 1844, yakni begitu menonjolkan diri sehingga ketika pelajaran selesai, yang dapat diingat oleh orang adalah bagaimana orang itu bertingkah laku.
Saya sangat sedih ketika saya melihat roh ini telah ditunjukkan oleh beberapa orang yang hebat dalam mengajar, dan yang mengetahui pekabaran itu secara teori. Hal itu telah menyebabkan hilangnya kuasa pekabaran itu dengan mereka menunjukkan diri mereka bukannya menunjukkan Kristus.
Sekarang saya baru mulai merasakan dorongan untuk memberitahukan orang-orang lain apa yang telah Allah kirimkan dengan murah hati kepada saya, dan saya berdoa agar Allah mau menolong saya supaya saya dapat menjauhkan penonjolan diri.
Pemikiran saya untuk menyatakan hal berikut mungkin salah, bahwa kadang saya merasa bahwa lebih baik membiarkan seseorang untuk mengadakan penyelidikan dengan tenang daripada memaksakannya kepada mereka dengan ancaman Yeheskiel Sembilan.
(Tertanda) ------, Georgia.
“Ada beberapa guru Kebenaran Sekarang yang sulit berbicara tanpa mempermainkan sesuatu pada tangan mereka, atau menggerakgerakkan tangannya ke segala jurusan, yang menyebabkan para pendengarnya menahan napas mereka sebab khawatir tangan mereka dapat terbang ke udara, lalu jatuh menimpa seseorang.”
“Siapa yang menegur orang akan kemudian lebih disayang daripada orang yang menjilat.”
DI SINI AKU, UTUSLAH AKU
Saudara-saudara yang kekasih :
“Saya adalah seorang penganut “Tongkat Gembala” yang teguh, dan saya berharap dapat berjalan dengannya sampai akhir. Saya sangat gembira karena Tuhan telah membuka mata saya untuk melihat terang Kebenaran Sekarang yang sangat hebat ini, dan jika Ia mengijinkan, saya akan menyampaikannya kepada orang-orang lain, supaya mereka juga dapat menganut kebenaran yang memeteraikan itu, dan bersukacita di dalamnya seperti yang saya alami. Saya telah membaca beberapa traktat anda dan juga Tongkat Gembala jilid satu dan dua, dan saya senang membaca Symbolic Code. Ini betul-betul merupakan ‘terang yang mengagumkan’.”
(Tertanda) E.J.A., Florida
PERTANYAAN DAN JAWABAN
KAPANKAH LALANG ITU DIADILI?
Pertanyaan No. 1 :
“Jika pemeriksaan hukum bagi orang hidup dimulai sesudah Yeheskiel Sembilan, tolong jelaskan kepada saya kapankah ‘lalang’ dalam sidang MAHK akan dihakimi, sebab mereka masih hidup pada waktu pekabaran pemeteraian itu datang.”
Jawab :
Kami tidak mempunyai terang khusus atas pertanyaan ini selain daripada bahwa pehukuman orang hidup dimulai setelah pembantaian Yeheskiel Sembilan, dan jika “lalang” itu harus dihakimi dalam periode orang mati, maka mereka harus dihakimi, yakni nama-nama mereka dicoret, 418 setelah pembantaian dan sesaat sebelum dimulainya pehukuman orang hidup yang benar.
KAPANKAH WAKTUNYA
MENULIS DAN KAPAN TIDAK?
Pertanyaan No. 2 :
Apakah boleh menulis surat penginjilan dan menandatangani buku penginjilan pada hari Sabat?
Jawab :
Meskipun benar bahwa orang Kristen terlalu sering menapis seekor nyamuk dan menelan seekor unta, sehingga kehilangan pandangan pada kenyataan, seperti yang dilakukan orang Farisi, yang membenarkan untuk berbuat baik pada hari Sabat, tetapi ada beberapa jenis pekerjaan --seperti berjualan, atau mengambil pesanan buku penginjilan pada hari Sabat -- yang tidak diijinkan walaupun dikerjakan untuk pekerjaan Tuhan. (Baca “Testimonies for the Church”, Jilid 1, hal. 471, Jilid 8, hal. 250).
Walaupun menulis surat penginjilan merupakan satu pekerjaan baik, yang tampaknya lebih baik daripada menjual buku rohani pada hari Sabat, namun hal itu dapat mengalihkan tujuan Sabat dari satu hari perhentian kepada satu hari kerja, dan bahwa pada hari Sabat Allah beristirahat daripada segala pekerjaan-Nya. (Kejadian 2 : 2). Maka dari itu, orang-orang Kristen yang terlibat dalam pekerjaan Tuhan, harus juga berhenti bekerja pada hari Sabat.
Untuk membantu dalam masalah ini, harus ada satu peraturan umum bagi kita, bahwa apapun yang dapat dikerjakan pada hari selain Sabat, adalah dosa kalau dikerjakan pada hari Kudus Allah.
Bangunan kaabah dan hewan korban adalah sangat penting dalam pelayanan kepada Allah dan dalam membawakan Injil pada saat itu, sama pentingnya seperti dalam penjualan buku rohani dan menulis surat penginjilan pada masa sekarang ini, namun Allah melarang bani Israel bekerja pada hari Sabat, walaupun mereka membangun kaabah untuk pelayanan-Nya, dan Yesus dengan tali-tali halus mengusir dari kaabah orang-orang yang berjual beli, meskipun hewan-hewan yang diperjualbelikan akan digunakan bagi pelayanan yang suci kepada Allah. (Yohanes 2 : 15).
Roh Nubuat mengatakan : “Petunjukpetunjuk telah diberikan untuk membangun dengan cepat tabernakel itu bagi pelayanan kepada Allah; dan sekarang umat itu dapat menyimpulkan, bahwa karena tujuannya adalah kemuliaan Allah, dan juga karena mereka sangat membutuhkan tempat berbakti, maka mereka berpikir bahwa mereka akan dibenarkan untuk mengerjakan bangunan itu pada hari Sabat. Untuk melindungi mereka dari kekeliruan ini, maka amaran telah diberikan : “Siapapun yang melakukan sesuatu pekerjaan pada hari itu, orang itu akan ditumpas dari tengah-tengah bangsanya.” “Walaupun pekerjaan khusus bagi Allah itu suci dan mendesak namun tidak boleh membuat mereka melanggar kesucian hari perhentian- Nya.” (Patriarchs and Prophets, hal.313, 314,
Kebanyakan orang yang mengira bahwa mereka boleh menulis surat missionari pada hari Sabat, sedang memperlihatkan melalui perbuatan mereka itu, bahwa mereka bekerja sangat sedikit (kalaupun ada) bagi Allah selama enam hari kerja, dan bahwa mereka tidak mau memberikan Dia
6 di luar dari waktu itu walau hanya untuk menulis sebuah surat. Oleh sebab itu, kenyataannya, suratsurat yang mereka tulis itu bukanlah surat-surat missionari yang terbit dari hati yang didorong oleh kasih, melainkan terbit dari keinginan mementingkan diri sendiri, surat-surat biasa yang dibungkus dengan jubah agama untuk menenangkan hati, dan untuk memberi maaf karena dosa menggunakan jam-jam hari Sabat, yang merupakan suatu usaha menipu Allah! Setanlah yang mengilhami perbuatan-perbuatan yang sedemikian, untuk membuat suatu dosa menjadi dosa yang 419 sangat hebat, dan untuk memastikan kebinasaan kekal orang berdosa.
ORANG MISKIN
Pertanyaan No. 3 :
“Siapakah yang layak disebut orang miskin?
Jawab :
Yang layak disebut orang miskin adalah orang-orang yang kekurangan dalam kebutuhan hidup, dan yang dengan jujur berusaha untuk berjalan dalam semua terang yang mereka miliki.
“Di sini saya mau mengundang perhatian khusus pada pokok pelajaran mengenai hal ini yang telah diberikan dalam halaman 57. Inilah inti sarinya : ‘Tujuan kata-kata Kristus yang terdapat dalam Lukas 12 : 33, belum dipahami. Saya melihat bahwa tujuan berjualan bukan diberikan kepada orang yang mampu bekerja dan sanggup menghidupi diri mereka sendiri, melainkan adalah untuk menyebarkan kebenaran. Menyokong dan memanjakan kemalasan orangorang yang sanggup bekerja adalah berdosa. Sebagian orang ada yang rajin menghadiri semua pertemuan, tetapi bukan untuk memuliakan Allah, melainkan untuk memperoleh ‘roti dan ikan’. Orang-orang seperti itu lebih baik tinggal di rumah mengerjakan pekerjaan yang berguna dengan tangan mereka sendiri, untuk mencukupi segala keperluan keluarganya, dan agar memiliki sesuatu untuk menyokong perkara yang mulia.” -- “Early Writings”, hal. 95.
SEHARI KHUSUS
BAGI PARA AHLI SAJA
Pertanyaan No. 4 :
“Dapatkah saudara menjelaskan bagaimana sikap saudara mengenai uang pensiun yang sedang ditawarkan kepada umum? Apakah saudara pikir bahwa kita boleh memperhatikannya? Apakah ini dapat menjadi satu jalan untuk menyatukan diri kita dengan dunia?
Jawab :
Kita dinasihatkan agar perkara Allah “memenuhi seluruh pikiran, seluruh perhatian.” Early Writings, p. 118. Maka, oleh karena kami tidak dapat menyediakan cukup waktu untuk mempelajari masalah-masalah politik dan ekonomi, maka kami tidak dapat memberikan pertimbangan atau pendapat atas hal itu, karena ketidaktahuan dan kurangnya pertimbangan kami mengenai masalah itu, sehingga dapat menimbulkan kesulitan dan kerugian kepada beberapa orang, dan dapat menuntun orang lain kepada pemborosan. “Lihat”, kata Tuhan, “Inilah kesalahan Sodom adikmu itu, yakni, kesombongan, makanan yang berlimpah, dan bermalas-malas.” (Yeheskiel 16 : 49).
Oleh sebab itu, kita dan juga dunia, akan jauh lebih baik untuk membiarkan saja orang-orang yang seluruh hati dan pikirannya tertuju kepada perkara-perkara kehidupan yang sementara, dan yang dapat memberikan waktunya untuk mempelajari masalah pro dan kontra, untuk berpartisipasi dalam masalah-masalah seperti itu, dan mereka juga membiarkan kami untuk mencurahkan seluruh waktu kami untuk mempelajari kebutuhan rohani dunia, yang kekal dan jauh lebih penting daripada segala perkara kehidupan yang sementara, yang akan segera binasa dan dilupakan. Jadi, dengan adanya para ahli dalam kedua bidang itu maka keluarga manusia akan menjadi lebih baik dalam memenuhi kebutuhannya baik kebutuhan rohani maupun materi, tanpa melakukan tindakan yang melanggar hukum yang mungkin dapat menuntun kepada kesalahan dan kekecewaan besar, atau kepada kebinasaan kekal.
“Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir meminta pertolongan, yang mengandalkan kudakuda, yang percaya kepada banyaknya kereta, juga kepada para penunggang kuda, karena 420 kekuatan mereka; tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari Tuhan. Akan tetapi Dia yang bijaksana itu akan mendatangkan malapetaka, dan tidak menarik kembali firman-Nya; melainkan akan bangkit melawan kaum penjahat, dan melawan bantuan orang-orang yang melakukan ketidakadilan. Sebab orang-orang Mesir itu adalah manusia bukan Allah; dan kuda-kuda mereka pun adalah daging bukan roh. Apabila Tuhan mengacungkan tangan-Nya, maka tergelincirlah yang membantu dan jatuhlah yang dibantu, dan mereka binasa bersama-sama.” (Yesaya 31 : 1 – 3). “Orang benar akan bersukacita di dalam Tuhan, dan akan percaya dalam Dia; dan semua yang tulus hatinya akan bermegah.” (Mazmur 64 : 10). “Meskipun Ia membunuh aku, namun aku akan tetap percaya kepada-Nya.” (Ayub 13 : 15). “Apakah jawab yang diberikan kepada utusanutusan bangsa itu? Bahwa Tuhan telah mendirikan Sion, supaya umat-Nya yang miskin dapat berlindung di dalamnya.” (Yesaya 14 : 32).
KAABAH SURGA ATAU
PEMERINTAHAN-PEMERINTAHAN
DUNIAWI?
Pertanyaan No. 5 :
Apakah perkataan ‘pembersihan’ yang disebut dalam Daniel 8 : 14 menunjuk kepada penghakiman? Tampaknya seluruh pasal itu adalah mengenai pemerintahan-pemerintahan duniawi? Bukankah tanduk kecil dari Daniel 7 : 8, 25 merupakan seorang raja duniawi? Jika kaabah di dunia itu yang dicemari, lalu mengapa kaabah surga yang harus disucikan? Tolong jelaskan kepada kami bagaimana kaabah itu dicemari?
Jawab :
Kesukaran itu bukan terletak pada penyajian ajaran “Pemeriksaan Pehukuman”, atau pada ketegasan Alkitab mengenai hal itu, melainkan karena umat Allah yang sekarang “menyedihkan, dan sengsara, dan miskin, dan buta, dan telanjang” rohani, seperti orang Yahudi pada kedatangan Kristus yang pertama; dan barangkali lebih daripada itu. Dan karena umat-Nya sekarang, sama halnya dengan orang Yahudi dahulu, tidak mengakui kebodohan mereka, maka mereka menggenapi tulisan nubuatan, “Padahal engkau … tidak tahu.” (Wahyu 3 : 17).
Sebab itu, “betapa besar penipuan yang menimpa pikiran umat manusia karena yakin
7 bahwa mereka benar, padahal mereka salah semuanya!” Oleh karena itu, orang-orang Kristen semacam ini adalah orang yang paling sukar diurus, dan yang paling tidak bisa diyakinkan. Tetapi jika mereka mau mendengar suara dari Saksi Yang Benar itu : “Maka Aku menasehatkan engkau, supaya engkau membeli daripada-Ku emas yang telah dimurnikan dengan api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan, dan minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat” (Wahyu 3 : 18), menjadi seperti bayi, dan maka mereka akan menjadi seperti bayi, dan dapat diajar, kemudian luapan terang besar dari Firman Allah yang belum pernah mereka alami, akan menguduskan mereka. Pengalaman ini akan membangunkan mereka seolah-olah bangun dari mimpi, dan akan memberi kesanggupan kepada mereka untuk menerima kuasa Roh, dan mengenakan “pakaian kebenaran Kristus yang indah”, sebagaimana yang ditulis oleh nabi, Ia mendesak kita supaya menerimanya (Yesaya 52 : 1). Akan tetapi, tidak seorangpun yang berprasangka dan yang yakin pada diri sendiri dapat datang kepada pengetahuan kebenaran.
Ruang ini tidak mencukupi untuk membahas dengan mendetail pokok masalah yang berkaitan dengan pertanyaan di atas, maka kami hanya akan mengarahkan perhatian secara ringkas kepada kenyataan bahwa walaupun kaabah surga dan kaabah yang ada di atas bumi, dalam pengertian yang paling benar dari perkataan itu, menunjuk kepada dua tempat yang berbeda, 421 namun demikian yang satu perlu meliputi yang lain. Karena keduanya berkaitan dengan dosa dunia dan orang-orang berdosa, dan karena surga tidak mungkin ditimpa oleh kutuk ini, maka kaabah itu diperlukan bagi kita orang-orang berdosa. Oleh sebab itu, mencemari kaabah bumi akan juga mencemari kaabah surga. Contohnya, jika beberapa anggota sidang di atas bumi menjadi murtad, setelah pernah bertobat, seperti yang dilakukan Akhan, (Yosua 7 : 24 – 26), nabi Bileam (Bilangan 24), raja Saul (1 Samuel 13), Judas (Matius 26), Annanias dan Saphira (Kisah 5), dan lain-lain; yang nama-namanya sudah pernah dituliskan dalam kitab kehidupan, tetapi tidak layak bagi hidup kekal, maka mereka akan mencemari kaabah bumi melalui perbuatan-perbuatan mereka, dan mencemari kaabah surga dengan nama-nama mereka, sebab rumah yang mulamula [kaabah di bumi] menampung perbuatanperbuatan orang banyak itu dan rumah yang kemudian [kaabah surga] menampung catatancatatan mereka.
Selain itu, Wahyu 5 : 8, 9 membuktikan bahwa semua orang yang ditebus dari bumi dilambangkan dengan binatang dan tua-tua yang berada di dalam kaabah surga, karena mereka “menyanyikan satu nyanyian baru”, yang mengatakan, Engkau layak menerima gulungan kitab itu, … karena Engkau ... telah menebus kami bagi Allah dengan darah-Mu, dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.” Oleh sebab itu, apabila kaabah bumi dicemari, maka kaabah surga perlu juga dibersihkan. Sebagai contoh, jika kita membersihkan kaabah bumi, maka kita harus mengeluarkan orang-orang yang mencemarinya, sementara pada waktu yang sama penghuni surga harus membersihkan kaabah surga dengan mencoret nama-nama orang jahat yang ada dalam sidang di atas bumi. Maka, sebutan yang cocok diberikan kepada pekerjaan semacam itu adalah, “pemeriksaan pehukuman.”
Akan tetapi, karena Alkitab jelas mengajarkan bahwa pekerjaan khusus ini hanya terjadi satu kali selama masa kasihan (Ibrani 9 : 26), maka orang-orang yang telah mati akan menjadi yang pertama lewat dalam pemeriksaan di hadapan Allah, yakni Hakim besar itu (Daniel 7 : 9, 10), setelah mana perkara-perkara (catatancatatan) orang-orang hidup akan diperiksa; dan karena kepada kita sudah dikatakan bahwa ada dua golongan umat di dalam sidang -- “lalang” dan “gandum” (Matius 13 : 30) -- adalah jelas bahwa selama pemeriksaan hukum terhadap orang-orang mati, hanya kaabah surga yang terpengaruh, sebab “orang mati tidak mengetahui apa-apa”. (Pengkhotbah 9 : 5), dan terbaring tidak sadar dalam kubur mereka, tidak ada pengaruh kepada sidang yang hidup di bumi. Akan tetapi, apabila pemeriksaan hukum terhadap orang hidup dimulai, maka tentu saja, kaabah di bumi maupun kaabah yang di surga akan dibersihkan, sebagaimana yang ditunjukkan melalui nubuatan Maleakhi :
“Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku dan Tuhan yang kamu cari itu, tiba-tiba akan masuk ke dalam kaabah-Nya, bahkan utusan perjanjian yang kamu senangi itu : lihat, Ia akan datang, demikianlah firman Tuhan semesta alam. Tetapi siapakah yang dapat menghadapi hari kedatangan-Nya itu? Dan siapakah yang dapat tahan berdiri apabila Ia kelihatan? Sebab Ia adalah seperti api tukang pemurni logam, dan seperti sabun tukang cuci; Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak : maka Ia akan menguduskan bani Lewi, dan memurnikan mereka seperti emas dan perak, supaya mereka dapat mempersembahkan kepada Tuhan suatu persembahan dalam kebenaran.” (Maleakhi
Dipijak-pijaknya bait suci di bawah kaki sama seperti “dihempaskannya kebenaran ke atas bumi”. (Dan. 8 : 12). Demikianlah keduanya, “baik orang banyak maupun kebenaran” dihempaskan selama periode kuasa pemerintahan tanduk kecil Daniel 7 : 25; artinya, selama 1260 tahun tanduk kecil itu menganiaya orang-orang kudus milik Yang Maha Tinggi, membuang kebenaran kaabah, menggantikan keimamatan Kristus dengan keimamatan kapir, dan memasukkan 422 suatu hari perayaan kapir menggantikan Sabat Allah, dan merencanakan untuk mengubah “waktu dan hukum”; dan ia mencemari kaabah bumi maupun kaabah surga dengan membanjiri sidang Allah dengan orang-orang kapir yang tidak bertobat dan dengan kebiasaan mereka.
Untuk mempelajari pokok masalah ini lebih lanjut, bacalah buku “Tongkat Gembala”, Jilid 2, hal. 130, 131; dan Traktat No. 3, “Penuaian”, hal. 14, 15 (halaman bahasa Inggris).
SELAMAT ATAU HILANG?
Pertanyaan No. 6 :
“Apakah anak-anak bayi dan orang-orang kapir yang mati tanpa sempat mendengar tentang Kristus dan menerima Dia sebagai Juruselamat mereka, dapat diselamatkan? Jika memang mereka dapat diselamatkan dalam kebodohan mereka itu, mengapa mengutus para missionaris kepada mereka?
8
Jawab :
Jika manusia dapat diselamatkan dalam kebodohan mereka, maka dunia akan dibiarkan dalam keadaan yang lebih baik tanpa injil Kristus, karena ia itu bukan lagi menjadi injil keselamatan, melainkan injil kehancuran bagi semua orang yang dapat diselamatkan tanpa injil itu, tetapi menolaknya. Roh Nubuat mengatakan :
“Orang-orang benar yang masih hidup diubahkan ‘dalam seketika, yakni dalam sekejap mata’. Pada waktu suara Allah terdengar mereka akan dimuliakan, maka pada waktu itu mereka dibuat memiliki kebakaan, dan bersama-sama orang suci yang bangkit, mereka diangkat untuk bertemu dengan Tuhan di angkasa. Malaikatmalaikat mengumpulkan orang-orang pilihan itu dari empat mata angin, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain. Anak-anak kecil dibawa oleh malaikat-malaikat suci ke pelukan ibu mereka. Sahabat-sahabat yang sudah lama dipisahkan oleh maut dipersatukan, dan tidak pernah lagi berpisah, dan dengan nyanyiannyanyian kegembiraan naik bersama-sama menuju kota Allah.” -- “The Great Controversy”,
“Demikianlah wanita-wanita yang beriman itu diberi pahala. Kristus, Pemberi hidup itu, mengembalikan anak-anak ke pangkuan ibu-ibu mereka. Dengan cara yang sama orang-orang setia akan diberi pahala, pada waktu kedatangan- Nya, maut telah hilang sengatnya, dan kuburkubur melepaskan tawanannya. Kemudian Ia akan mengembalikan anak-anak kepada hamba-hamba-Nya, yang telah dipisahkan dari mereka oleh maut. ‘Demikianlah Firman Tuhan : Suara ratap, dan tangisan yang menyedihkan terdengar di Rama, Rahel menangisi anakanaknya dan tidak mau dihiburkan karena mereka sudah tak ada. Demikianlah firman Tuhan : Berhentilah menangis dan jangan mencucurkan air mata : karena engkau akan dihiburkan, … dan mereka akan kembali dari negeri musuh. Dan pada akhirnya ada pengharapan, demikianlah firman Tuhan, karena anak-anakmu akan kembali lagi ke gendonganmu sendiri’.” -- “Prophets and Kings”, hal. 239.
“Bunuhlah semua orang tua maupun orang muda, anak-anak dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan : tetapi janganlah mendekati siapapun yang memiliki tanda itu; dan mulailah dari tempat kesucian-Ku maka mereka membunuh tua-tua yang berada di depan rumah itu.” (Yeheskiel 9 : 6). Dalam ayat-ayat Firman ini dapat kita saksikan bahwa sementara “tuatua” itu dibunuh, maka anak-anak mereka juga tidak dapat diselamatkan.
“Maka Yosua beserta seluruh Israel, mengambil Akhan bin Zerah, jubah dan perak, dan batangan emas itu, mengambil anak- anaknya laki-laki dan perempuan, lembunya, keledainya, dan kambing dombanya, kemah- nya dan segala kepunyaannya, lalu semuanya itu dibawa ke lembah Akhor. Berkatalah Yosua, Mengapakah engkau mendatangkan celaka atas 423 kami? Oleh sebab itu, pada hari ini juga Tuhan akan membinasakan engkau juga. Lalu seluruh Israel melempari dia dengan batu, dan membakar mereka dengan api, setelah mereka dilempari dengan batu.” (Yosua 7 : 24, 25.)
“Aku melihat bahwa para majikan harus memberi pertanggung jawab atas jiwa hambahamba mereka yang dibiarkan dalam kebodohan; maka dosa-dosa hambanya itu akan ditimpakan kepada majikan itu. Allah tidak dapat membawa ke surga budak-budak yang telah dibiarkan di dalam kebodohan, dan kehinaan dan yang tidak mengetahui apapun tentang Allah dan Alkitab, yang tidak takut kepada apapun, kecuali kepada cambuk tuannya yang bertabiat lebih rendah daripada orang biadab. Allah akan melakukan hal yang terbaik baginya sebagai seorang Allah yang berbelas kasihan. Ia akan membiarkan ia seolah- olah ia tidak pernah ada; sedangkan majikannya itu harus menderita tujuh bela yang terakhir, dan kemudian bangkit dalam kebangkitan yang kedua kalinya serta menderita dalam kematian yang kedua yang sangat mengerikan itu. Barulah keadilan dari Allah terpenuhi.” -- Early Writings”,
Keterangan-keterangan di atas menjelaskan bahwa anak-anak kecil dari orang-orang yang benar akan diselamatkan, dan bahwa anak-anak dari orang-orang jahat akan hilang. Oleh sebab itu, tidak ada seorangpun yang tidak mempunyai kesempatan untuk diselamatkan akan menderita hukuman. Oleh sebab itu penginjil-penginjil harus diutus kepada semua “bangsa, suku, bahasa, kaum, dan umat”, untuk memberitahukan rencana keselamatan itu, sehingga masing-masing orang akan diberi kesempatan yang sama untuk memperoleh keselamatan.
APAKAH PENGUMPULAN DARI
SEGALA BANGSA ITU TERMASUK
BANGSA KULIT BERWARNA?
Pertanyaan No. 7 :
“Apakah yang dimaksud ayat ini : ‘Ethiopia akan segera merentangkan tangannya.’ Apakah itu berarti bahwa bangsa kulit berwarna akan kembali kepada Allah?
Jawab :
Karena tidak ada umat yang diselamatkan sebagai satu bangsa, maka kutipan ayat di atas bersama kutipan-kutipan lain, jelas menunjukkan bahwa akan ada pengumpulan besar yang bukan hanya datang dari Ethiopia, tetapi dari segala bangsa sehingga membenarkan pernyataan, “Ethiopia akan … merentangkan tangannya.” Itulah suatu pengumpulan dari segala bangsa dan segala ras yang akan membentuk “rombongan besar” itu -- “Raja-raja akan datang dari Mesir”, dikatakan ayat yang sama (Mazmur 68 : 31). “Dan banyak bangsa akan datang, dan mengatakan, Datanglah, dan marilah kita naik ke gunung Tuhan itu, yaitu ke rumah Allah Yakub; dan Ia akan mengajarkan kepada kita segala jalan- Nya, dan kita akan berjalan dalam lorong-lorong- Nya: karena hukum akan terbit dari Sion, dan firman Tuhan dari Yerusalem.” (Yesaya 2 : 3).
Mengenai sidang pada masa Seruan Keras itu, nabi Yesaya menulis : “Maka bangsa-bangsa Kapir akan menyaksikan kebenaranmu, dan rajaraja akan menyaksikan kemuliaanmu, dan engkau akan dipanggil dengan nama yang baru, yang akan diucapkan oleh mulut Tuhan sendiri.” (Yesaya 62 : 2). Dengan memandang ke depan kepada pengumpulan besar ini, nabi itu bertanya : “Siapakah mereka ini yang melayang-layang seperti awan, dan seperti burung-burung merpati terbang ke pintu kandangnya?” Kemudian Tuhan menjawab : “Sesungguhnya pulau-pulau itu akan menunggu Aku, dan kapal-kapal Tarsis akan pertama sekali membawa anak-anakmu laki-laki dari jauh, perak dan emasnya dibawa serta, untuk nama Tuhan Allahmu, Yang Maha Kudus dari Israel, sebab Ia telah memuliakan engkau. Maka keturunan orang-orang asing akan membangun pagar tembokmu, dan raja-raja mereka akan melayani engkau; sebab dalam murka-Ku, Aku
9 sudah memalu engkau, tetapi dalam kemurahan- Ku, Aku telah mengasihani engkau. Oleh sebab 424 itu, pintu-pintu gerbangmu akan terus terbuka; semuanya tidak akan tertutup baik siang maupun malam, supaya orang-orang dapat membawa masuk kepadamu segala bala tentara bangsa Kapir, dan supaya raja-raja mereka dapat dibawa serta. Karena bangsa dan kerajaan yang tidak mau melayani engkau akan binasa; bahkan bangsa-bangsa itu akan ditumpas. Kemuliaan Libanon akan datang kepadamu, yakni, pohon sanobar, pohon berangan dan pohon cemara, untuk memperindah kaabah kesucian-Ku; dan Aku akan membuat tempat kaki-Ku berpijak menjadi mulia. Juga semua keturunan orangorang yang telah menyusahkan engkau akan datang menunduk kepadamu; dan semua orang yang menghina kamu akan menyembah sujud pada telapak kakimu; lalu mereka akan menyebut engkau, kota Tuhan, Sion milik Yang Maha Kudus dari Israel.” (Yesaya 60 : 8 – 14). “Karena besarlah kelak hari Jizriel itu.” (Hosea 1 : 11).
MULA-MULA DI ATAS BUMI,
KEMUDIAN DI SURGA
Pertanyaan No. 8 :
“Tampaknya Tongkat Gembala mengajarkan bahwa rombongan besar dari Wahyu 7 : 9 adalah orang-orang suci yang hidup dalam masa meterai keenam, sebelum masa kasihan berakhir, oleh sebab itu, mereka bukanlah orang-orang yang dibangkitkan dari kematian. Tetapi Sister White jelas mengajarkan dalam buku ‘Prophets and Kings’, hal. 720, 721, bahwa peristiwa ini akan terjadi di atas bumi yang telah diperbaharui. Apakah ia salah?”
Jawab :
Dalam buku “Prophets and Kings”, Sister White bukan bermaksud untuk menjelaskan siapa rombongan besar itu, atau bagaimana mereka terbentuk, melainkan untuk membawa lebih dekat kepada kita, kemuliaan kerajaan di bumi yang telah diperbaharui itu.
Masalahnya bukan terletak pada buku “Prophets and Kings” itu, tetapi pada orang-orang yang membaca hanya permukaannya saja, bukan siswa-siswa Alkitab. Sementara si penanya membaca, jika ia mau berhenti dan berpikir sebentar mengenai masalah itu, maka dalam banyak hal ia akan mampu menjawab sendiri pertanyaanpertanyannya. Hendaklah dia bertanya kepada dirinya sendiri, “Bagaimana rombongan besar itu dapat berada di atas bumi yang diperbaharui jika mereka tidak berada di atas bumi sebelum ia itu dibaharui?” Maka, ia akan menyadari bahwa pernyataan dalam buku “Prophets and Kings” itu bahkan tidak menyatakan bahwa rombongan besar itu tidak mungkin merupakan orang-orang suci dari generasi terakhir, tidak lebih daripada yang dinyatakan dalam Testimonies Jilid Sembilan, hal. 268, karena rombongan orang suci yang sama itu juga yang dikatakan akan menjadi orang suci dari generasi terakhir yang hidup di atas bumi yang terkutuk, maka mereka tidak mungkin menjadi orang-orang tebusan dalam bumi yang telah diperbaharui.
BAGAIMANAKAH
TENTANG SUSU DAN TELUR?
Pertanyaan No. 10 :
“Apakah kita akan terus mengkonsumsi susu, telur, dan keju?”
Jawab :
“Kita memiliki kesaksian yang tegas terhadap penggunaan tembakau, minuman keras beralkohol, tembakau sedotan, teh, kopi, daging, keju, bumbu-bumbu, kue-kue mewah, pastel, banyak garam, dan segala bahan menarik yang digunakan sebagai bahan makanan.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 21.
“Masanya akan datang apabila kita harus membuang beberapa bahan makanan yang kita gunakan sekarang, seperti susu, krim, dan telur; tetapi kita tidak perlu bingung oleh larangan- 425 larangan yang ekstrim dan yang belum waktunya. Tunggulah sampai keadaan menuntut hal itu, dan sampai Tuhan mempersiapkan jalan untuk itu …
Kepada saya telah diperintahkan untuk menyampaikan kepada mereka, agar mereka memakan makanan yang sangat bergizi. Saya tidak dapat mengatakan kepada mereka : ‘Anda tidak boleh memakan telur, atau susu, atau lemak mentega (cream). Janganlah menggunakan keju dalam makanan.’ Injil harus disampaikan kepada orang miskin, tetapi waktunya belum tiba untuk menganjurkan makanan yang terlalu ketat.” -- “Testimonies for the Church”, hal. 162, 163.
Pertanyaan No. 11 :
“Bukankah keadaan-keadaan sekarang menuntut kita untuk menyingkirkan susu dan telur dari makanan kita?
Jawab :
Kami akan berusaha menjawab pertanyaan di atas dengan menanyakan pertanyaanpertanyaan berikut. Apakah ada wabah penyakit yang tidak biasa di antara lembu dan unggas di daerah tempat tinggal anda? Apakah anda mengetahui bahwa seseorang telah mengidap penyakit karena memakan susu dan telur? Jika benar demikian, maka waktunya telah tiba bagi anda untuk menggantikan bahan-bahan makanan kini dengan bahan-bahan pengganti.
Sejauh ini, kita belum tahu apakah waktunya benar-benar telah tiba untuk menyingkirkan dari makanan kita, hasil-hasil peternakan ayam dan susu, tetapi kita harus menemukan pengganti untuk makanan-makanan itu, sehingga apabila kita harus meninggalkan makanan-makanan itu dan Allah membuka jalan, maka kita akan dapat melakukannya tanpa menemui kesulitan.
“Hendaklah reformasi makanan itu berkembang maju. Hendaklah umat itu diajarkan bagaimana caranya menyediakan makanan tanpa menggunakan susu atau keju. Katakanlah kepada mereka bahwa masanya akan segera datang apabila telur, susu, lemak susu, atau keju tidak aman lagi digunakan, sebab penyakit di dalam hewan sedang meningkat sebanding dengan meningkatnya kejahatan di antara manusia. Masanya sudah dekat apabila karena kejahatan manusia yang telah jatuh, sehingga seluruh ciptaan binatang merintih karena berbagai penyakit yang mengutuk bumi kita.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 7, hal. 135
PERINGATAN-PERINGATAN PENTING
Dalam mengirim cek, pos wesel biasa, dan pos wesel cepat, dan lain-lain., tolonglah dikirimkan semuanya atas nama The Universal Publishing Association.
Mereka yag bekerja dengan waktu penuh (fulltime) dalam mengajarkan pekabaran pemeteraian itu, harap mengirimkan laporan bulanan ke kantor ini.
10
JIKA NUH TIDAK MEMELIHARA SAPI, SIAPAKAH YANG AKAN MEMELIHARA?
Pertanyaan No. 12 :
“Apakah anggota MAHK diijinkan untuk memelihara sapi dan ayam?”
Jawab :
Jika waktunya belum tiba untuk menyingkirkan susu dan telur dari makanan kita, maka jika mungkin, adalah lebih baik untuk memperoleh bahan-bahan makanan ini dari sapi dan ayam kita sendiri.
Mereka yang mengira bahwa anggota MAHK tidak boleh memelihara sapi dan ayam, sekalipun mereka dapat bersikeras bahwa Roh Nubuat mendukung pendapat mereka, adalah bersikap ekstrim, yang hanya berdasarkan dugaan. 426 Kita tidak boleh terpikat oleh pancaran bunga api manusia, melainkan harus dituntun oleh terang Firman itu.
Sejak waktu reformasi itu datang sampai sekarang, lembaga-lembaga organisasi maupun perorangan, telah memelihara sapi dan unggas. Sekiranya Roh Nubuat telah melarang untuk memelihara binatang-binatang ini, maka umat jelas akan diperintahkan supaya jangan berbuat demikian. Maka, oleh karena tidak ada catatan seperti itu yang kami tahu, tentunya mereka yang mengemukakan sikap ekstrim seperti itu sedang berusaha membuat Roh Nubuat itu untuk menganjurkan sesuatu yang tidak ia anjurkan.
Tetaplah berdiri “di tengah jalan”, dan jangan biarkan orang-orang yang ekstrim menarik anda ke tepi jalan melalui suatu suara atau maksud tersembunyi. Tunjukkanlah kepada mereka bahwa dua tambah dua tidak selalu menjadi empat, sebab dua dollar ditambah dua quarter (perempat) tidak akan pernah menjadi empat dollar.
Belajarlah untuk menghormati tulisan orang lain dengan tidak menambah ataupun mengurangi hasil karya mereka yang diterbitkan.
KESEHATAN UNTUK
BULAN NOVEMBER
“Jika orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh melakukan apa yang mereka yakini dan yang mereka percayai, jika mereka adalah para pembaharu kesehatan yang tulus, maka mereka akan menjadi tontonan kepada dunia, kepada malaikat, dan kepada manusia. Dan mereka akan menunjukkan semangat yang lebih besar bagi keselamatan orang-orang yang belum mengetahui kebenaran.
“Reformasi yang lebih besar akan terlihat di antara umat yang mengaku sedang menunggu kedatangan Kristus yang segera. Reformasi kesehatan akan terlaksana di antara umat, yaitu satu pekerjaan yang belum pernah dilakukan. Ada orang-orang yang seharusnya disadarkan supaya dapat melihat bahaya makan daging, yakni orang yang masih makan daging hewan, sehingga membahayakan kesehatan fisik dan pikiran. Banyak orang yang baru setengah bertobat makan daging, pergi meninggalkan umat Allah, tidak lagi berjalan bersama mereka.” -- “Counsels on Health”, hal. 575.
Akan lebih baik bagi kita apabila mengurangi makanan yang dimasak lalu memakan lebih banyak buah-buahan dalam keadaannya yang alami. Hendaklah kita mengajarkan orang banyak supaya memakan banyak buah-buah segar, seperti anggur, apel, buah persik, pear, buah berry, dan segala jenis buah lain yang dapat diperoleh.” -- “Counsels on Health”, hal. 477.
Hendaklah umat membuang segala resep makanan yang kurang sehat. Hendaklah mereka belajar bagaimana hidup sehat, dan mengajarkan orang lain apa yang telah mereka pelajari. Biarlah mereka menanamkan pelajaran ini sebagaimana menanamkan peraturan Alkitab. Hendaklah mereka mengajar orang banyak untuk memelihara kesehatan dan meningkatkan kekuatan dengan mengurangi makanan yang dimasak yang telah memenuhi dunia dengan cacat-cacat yang kronis. Melalui petunjuk dan teladan jelaskanlah bahwa makanan yang Allah telah berikan kepada Adam sebelum berdosa adalah makanan yang terbaik bagi orang yang ingin mendapatkan kembali keadaan yang tidak berdosa itu.” -- “Counsels
Orang-orang yang memahami hukum kesehatan dan yang diatur oleh prinsip, akan menghindari sikap yang keterlaluan, baik itu dalam hal kegemaran maupun dalam hal larangan-larangan. Makanan mereka dipilih, bukan semata-mata untuk memuaskan selera, melainkan untuk membangun tubuh yang sehat. Mereka berusaha untuk menjaga setiap kekuatan dalam keadaan yang terbaik untuk memberi pelayanan yang terbaik kepada Allah dan kepada manusia. Selera mereka dikendalikan oleh akal 427 dan hati nurani, dan mereka memperoleh kesehatan tubuh dan pikiran. Sementara mereka tidak memaksakan pandangan mereka untuk menyerang orang lain, teladan mereka adalah merupakan kesaksian yang sesuai dengan prinsipprinsip kebenaran. Orang-orang ini mempunyai pengaruh yang luas bagi kebaikan.” -- “Ministry of Healing”, hal. 319.
Apabila kamu meninggalkan makanan yang mengandung banyak protein, maka kamu harus menggantinya dengan kacang-kacangan, seperti kacang yang digongseng atau dikupas, almond yang dikupas, walnut (sejenis kenari), pecan (sejenis kemiri), dan lain-lain. Karena kebanyakan orang tidak mengunyah makanan mereka dengan baik, maka biji kacang harus diserpih atau dicampur ke dalam mentega untuk menghindari terbuangnya gizi makanan, dan menghindari salah cerna.
Resep di bawah ini mengandung kacangkacangan yang akan memberi protein dan unsur lain yang dibutuhkan oleh mesin tubuh manusia.
SALAD KOMBINASI
Ambillah 3 batang seledri, 1 tomat sedang, 2 bawang hijau, ½ head lettuce. Seledri dan bawang diiris secara menyilang. Tomat yang dikuliti lebih lezat, tetapi sebelum mengupas kulitnya anda dapat memasukkan tomat itu ke dalam air mendidih sekitar satu menit, atau mengikis kulit tomat itu dengan tepi pisau, dari bawah sampai ke tangkainya. Cara yang kemudian itu adalah lebih baik untuk menjaga rasa yang alami. Potonglah tomat dalam bentuk kubus dan irislah selada.
Larutkan sekitar satu ons selai kacang ke dalam ½ sari lemon, dan tambahkan air hangat secukupnya, jika perlu tambahkanlah setengah sendok teh madu dan garam secukupnya untuk memperoleh kegunaan yang sesuai.
11
428“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya, Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department, Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
12
429
1
430TEKAD GUNUNG KARMEL
YANG BARU
Karena kami sendiri mempunyai satu kesempatan yang bermanfaat untuk datang ke Texas bersama seorang teman lama dan tetangga, maka isteri saya dan saya sendiri, setelah berkunjung dan belajar dengan beberapa orang saudara sepanjang perjalanan dari kawasan sebelah timur, merasa berbahagia berada di Pusat Gunung Karmel tepat pada waktu banyak orangorang Kristen sedang membuat kebulatan hati, yang mereka harapkan akan memberikan rangsangan untuk mencapai cita-cita yang lebih tinggi dalam kehidupan rohani. Kebulatankebulatan hati ini adalah merupakan satu pembaharuan mengenai tabiat, dan mereka yang melakukannya bertekad untuk mengubah kebiasaankebiasaan yang buruk menjadi suatu kebiasaan yang baik.
Pusat Gunung Karmel didirikan bertujuan untuk menyusun petunjuk dan pedoman yang cepat mengenai reformasi diantara umat Allah, dan tidak berkeinginan “untuk ketinggalan dari setiap pemberian yang baik”,maka kami yang tinggal di sana juga berjanji kepada Allah bahwa melalui pertolongan-Nya kami akan berusaha untuk mencapai satu ukuran yang lebih tinggi tahun ini, lebih daripada yang pernah kami lakukan pada tahun yang lampau.
Sebahagian orang mungkin berkata, “saya tidak percaya dengan dibuatnya sumpah, janjijanji, atau kebulatan hati” itu, sekalipun membantah hal itu tidak baik tetapi dengan mempelajari Alkitab dan tulisan-tulisan Roh Nubuat dengan sungguh-sungguh akan mengungkapkan kenyataan bahwa sifat-sifat yang baik sejak dari zaman Alkitab sudah terpelihara sebelum mereka mencapai satu tujuan -- maksud atau kebulatan hati -- dan kemudian mempersoalkan setiap kepentingan hidup orang lain kepada masalah ini. Salah satu yang menonjol dari antara orang yang berketetapan hati yang ditemukan dalam Alkitab adalah Daniel, yaitu orang yang bertekad dalam hati untuk tidak mau mencemari dirinya dengan makanan daging yang dimakan raja, dan juga tidak mau meminum anggur minumannya, sehingga ia mampu menghadapi ujian dilemparkan ke kandang singa, darimana malaikat Tuhan melepaskannya.
Dengan cara yang sama, ketika ketiga teman Daniel dihadapkan kepada ujian iman mereka; mereka telah menunjukkan kepada raja akan keteguhan hati mereka untuk menghidupkan satu kehidupan yang menang, menjelaskan dengan tegas serta berkata, “ketahuilah olehmu, Hai raja, bahwa kami tidak mau melayani dewadewamu, dan juga tidak mau menyembah patung emas yang engkau telah dirikan itu.” Maka sebagai hasil dari kebulatan hati mereka, “Anak Allah Sendiri” turun ke dalam dapur api yang dipanaskan “tujuh kali lebih panas daripada biasanya”, lalu melepaskan ketiga orang muda yang tengah menghadapi maut, namun telah menunjukkan kebulatan hati mereka.
Dalam Perjanjian Baru, kita menemukan Rasul Paulus, yakni seorang yang selalu ingin untuk mencapai ukuran kehidupan yang lebih baik. Dengan meninjau kembali kehidupannya sebelum ia menjadi orang Kristen, atau melihat kepada pekerjaannya yang mula-mula, maka semuanya itu tidak menyenangkan kepada dirinya sendiri ataupun kepada Tuan Pengerja itu. Namun sekarang setelah ia menjadi orang Kristen, ia menyatakan dengan sungguh-sungguh, “Saya memutuskan untuk tidak mengetahui apapun di antara kamu, selain Yesus Kristus yang menyelamatkan, dan Dia yang tersalib itu.” Karena beban pekerjaan itu semakin berat ditanggungkan kepada serdadu salib yang berpengalaman ini, dan karena ia menyadari bahwa masih ada standar hidup yang lebih tinggi yang harus ia capai, dan karena ia tidak ingin berlaku sombong, maka dengan rendah hati ia mengakui : “Saya tidak menganggap diriku memiliki kepintaran”, setelah mana ia berbicara dari dalam hati dan dengan hikmat yang kudus yang lahir dari kesungguh-sungguhan, sambil berketetapan hati dengan mengatakan, “perkara inilah yang aku lakukan, yakni, melupakan segala perkara yang 431 ada di belakangku, dan berusaha untuk mencapai segala perkara yang ada di depanku, aku mengarahkan pandanganku kepada panggilan yang mulia dari Allah dalam Yesus Kristus.” Maka dengan mematuhi nasehatnya yang ditujukan kepada saudara-saudara, yang dengan jelas menunjukkan bahwa siapapun “yang berkeinginan” untuk mengadakan ketetapan hati harus “berjalan melalui peraturan yang sama”; menjadi “pengikut-pengikut bersama” Paulus dalam maksud untuk membuat masa depan yang lebih baik daripada masa yang silam.
Adalah merupakan hak istimewa bagi kami untuk berbicara kepada para pengerja yang ada di Gunung Karmel pada hari Sabat petang yang baru ini, pada waktu mana Tuhan telah mengarahkan pikiran kami kepada beberapa bahaya yang selalu ada di antara rombongan di sini mengenai susunan pegawai, dan tampaknya Roh Suci telah menguasai seluruh jemaat, menuntun mereka ke dalam satu pembaharuan penyucian, dan yang sesungguhnya memimpin setiap orang yang hadir untuk bertanggung jawab kepada panggilan Roh, dengan menunjukkan satu kesaksian yang meyakinkan bahwa pada mingguminggu yang akan datang harus menjadi satu minggu yang lebih baik daripada minggu-minggu yang lain dalam pengalaman Kekristenan mereka. Pertemuan ini telah membuat satu kesan yang dalam kepada kami, sehingga kami merasa terdorong untuk masuk ke dalam satu perjanjian yang hikmat dengan Tuhan untuk berbuat lebih baik pada Tahun Baru yang akan.
Pada kumpulan doa pertengahan minggu, semua saudara yang hadir telah sepakat untuk memutuskan agar setiap Sabat yang mereka lalui akan merupakan langkah maju dalam kehidupan Kekristenan mereka, lalu memberi semangat kepada semua saudara kita dengan satu kebulatan hati untuk menetapkan maksud kita, di bawah pengawasan Allah untuk tahun depan, dan berjalan terus kepada tujuan yang sama. Maka dari itu, semua telah setuju bahwa hal itu telah menjadi Kebulatan Tekad Baru Gunung Karmel.
“Agar kita, para penghuni Pusat Gunung Karmel, dengan khidmat kepada Allah Bapa kita yang kekasih, dan berjanji satu sama lain, bahwa melalui pertolongan Allah, kita akan menjadikan tahun 1937 menjadi tahun yang lebih baik daripada tahun-tahun yang silam, dengan “sedikit berbicara dan lebih banyak berdoa”, dan dengan mempelajari lebih banyak “kebaikan”, kesopansantunan, kelembutan hati, dan kasih sayang terhadap satu sama lain”, dan apabila berbicara mengenai saudara-saudara kita, maka kita harus mengutip kata-kata Paulus yang luhur sebagai semboyan bagi kita : “Akhirnya, saudara-saudara, apapun perkara yang benar, apapun perkara yang jujur, apapun perkara yang adil, apapun perkara yang murni, apapun perkara yang berkenaan dengan kasih, dan segala pemberitaan yang baik; jika di dalamnya terdapat kebajikan, dan jika di dalamnya terdapat pujian, maka pikirkanlah semuanya itu.”
Untuk membuat kebulatan tekad di atas, marilah kita sepenuhnya perhatikan tentang apa yang hamba Tuhan tuliskan pada hari ulang tahun
2 kelahiran anaknya, yang mengarahkan perhatiannya kepada kenyataan bahwa kebulatan hati yang dibuat dan dilaksanakan dalam kekuatannya sendiri semuanya akan berakhir dengan kegagalan. Selanjutnya surat itu memberi nasehat : “Kebulatan-kebulatan tekadmu mungkin baik dan tulus, tetapi semuanya itu akan terbukti gagal terkecuali engkau menjadikan Allah sebagai kekuatanmu, dan berjalan maju dengan satu ketetapan tujuan yang teguh.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 2, hal. 262.
Selanjutnya kami percaya, bahwa kami sedang mengikuti teladan yang baik daripada para perintis yang mula-mula dari pekabaran ini, yang ditandai oleh janji pertarakan, yang mana ditunjukkan oleh tekad mereka untuk berhenti dari segala minuman yang memabukkan, dan yang dinyatakan dalam kata-kata berikut :
“Dengan sungguh-sungguh di sini saya berjanji, dengan pertolongan Allah, untuk berhenti menggunakan minuman-minuman yang me- 432 mabukkan seperti minuman keras (termasuk anggur, minuman keras dari sari buah apel, dan lain-lain), dan untuk tidak menjual segala kepunyaan saya bagi tujuan yang sama.” -- “Ministry of Healing”, hal. 170.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Allah karena bertahun-tahun yang lalu Ia telah membawa kami masuk ke dalam sidang Masehi Advent Hari Ketujuh, dan azas-azas Kristen yang indah dari PERTARAKAN KRISTEN DAN KESEHATAN YANG SESUAI DENGAN ALKITAB telah membawa kami kepada satu tingkat kehidupan yang lebih tinggi, sehingga sekarang tidak ada seorangpun di gunung Karmel yang tidak memenuhi janji, yang diikrarkan oleh bapa-bapa pemimpin kita hampir 100 tahun yang lampau.
Karena kita telah sampai kepada masa pengumpulan buah-buah pertama (mereka yang 144.000), yang di dalam mulut mereka “tidak terdapat tipu”, dan yang akan dimeteraikan dari isi rumah Yakub, yakni bapa kita, yang “telah berjanji, dan melaksanakannya, sebagaimana yang dikatakannya, “Dari segala yang akan Engkau berikan kepadaku, sesungguhnya aku akan memberikan sepersepuluh kepada-Mu, maka keinginan seperti yang dilakukannya, wajib kita laksanakan dan memenuhi segala janji kita kepada-Nya, dari mana “mengalir segala berkat.”
Adalah merupakan maksud yang tulus dari hati kita untuk bergabung dengan para penghuni Pusat Gunung Karmel dalam Kebulatan Tekad Baru Gunung Karmel, dan kami berdoa agar Tuhan memberkati semua orang yang bergabung dalam tujuan yang mulia ini dan tetap benar melaksanakan janji mereka hingga akhir, supaya kita dapat mengatakan bersama Tuan Pengerja itu, “Aku telah memuliakan nama-Mu di atas bumi : Aku telah menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepadaku.”
E.T.W
SALAM DARI KAWASAN
SEBELAH TIMUR
Kami yang berada di kawasan sebelah timur dan yang sedang berdiri dalam kemajuan terang Kebenaran Masa Kini, sedang berada dalam keadaan semangat yang tinggi, dan keyakinan kami kepada Allah dan juga dalam kemenangan yang pasti dari Pekabaran Malaikat Yang Ketiga belum pernah lebih teguh daripada yang kami alami sekarang. Hati dan jiwa kami berada bersama saudara-saudara kita yang tinggal di Gunung Karmel -- “yang terletak di tengah-tengah negeri” itu -- satu-satunya keinginan kami adalah untuk menyaksikan semua kesempatan untuk Guru itu, yang kami yakin dapat dilaksanakan lebih baik dengan mempelajari lebih sempurna akan maksud dari pernyataan ajaib yang terdapat pada halaman 189 dari buku “Testimonies for the Church”, Jilid 9, yang dituliskan sebagai berikut : “Jika kita mau merendahkan hati kita di hadapan Allah, menjadi baik, dan memiliki sopan santun dan kelembutan hati dan kasih sayang, maka akan ada seratus orang yang bertobat kepada kebenaran dimana sekarang hanya ada satu orang.”
Sementara mengunjungi umat kita dari waktu ke waktu, maka hati kami merasa terhibur melihat wajah-wajah baru di antara orang-orang yang telah ditarik oleh Roh Kudus untuk menyelidiki pekabaran yang terdapat dalam “Tongkat Gembala” itu, dan biasanya mereka bersaksi sebagai berikut : “Betapa aku berbahagia, karena akhirnya. Allah telah mengunjungi umat-Nya dalam kemurahan melalui pekabaran kepada orang-orang Laodikea, dan walaupun pekabaran itu merupakan satu ‘teguran yang menggetarkan’, namun ia itu telah membawa kepada kita penghiburan yang baik sebab sesungguhnya ia adalah merupakan satu ‘pintu pengharapan’ kepada kita ‘anggota-anggota Laodikea yang suam.’
Sementara jiwa kami menangis melihat umat kita yang kekasih dalam cengkeramancengkeraman setan, namun sekarang juga mereka bangkit kembali ketika kami mengingatkan bahwa Tuhan telah memilih dari antara kami, 433 seratus empat puluh empat ribu orang sebagai satu umat yang tidak didapati tipu dalam mulut mereka, dan yang akan berdiri tanpa satupun cela di hadapan Dia, yang menjadi “buah-buah pertama” dari mereka yang akan “mengenakan pakaian kebenaran Kristus”, dan yang akan diijinkan untuk pergi “ke seluruh dunia” bagi penuaian terakhir itu. Ada petunjuk bahwa akan banyak orang dari sebelah timur yang akan mendengarkan panggilan Allah untuk membantu “membangunkan suku-suku Yakub”, dan diberikan hak istimewa untuk menjadi “terang kepada bangsa-bangsa yang bukan Yahudi”, dan akhirnya membawa “keselamatan-Nya ke seluruh bumi.”
Pekabaran kebenaran masa kini yang mulia ini, juga sedang bekerja di antara bangsa kulit berwarna di sebelah timur, dan semuanya telah diijinkan untuk bekerja bagi mereka, sebab apa yang dirancang Allah maka ia itu akan jadi. Demikianlah satu pembaharuan yang sungguhsungguh telah dimulai pada anak-anak Tuhan yang kekasih ini, yang menunjukkan sesuatu yang berharga -- yakni, sementara segala perkara benar-benar “tersembunyi bagi orang-orang pintar dan bijaksana”, tetapi “telah diungkapkan kepada bayi-bayi.”
Kecocokan yang kita capai mengungkapkan bahwa “Pergerakan Pembaharuan Besar Di Antara Umat Allah”, telah menemukan jalannya ke dalam banyak negara di luar Amerika Serikat, dan satu kesungguhan telah ditunjukkan oleh umat kita sementara mereka menyelidiki semua kebenaran yang terdapat dalam buku-buku dan traktat-traktat “Tongkat Gembala” itu. Dengan demikian kami diberi keyakinan untuk percaya bahwa kami segera akan melihat kegenapan dari pernyataan yang mengatakan, “Dalam pekerjaan besar yang terakhir, hanya sedikit orang-orang besar yang akan bergabung.” Saya sangat berbahagia karena ia itu tidak mengatakan, “tidak ada orang-orang besar yang akan bergabung.” Oleh sebab itu, marilah kita “mengucapkan terima kasih kepada Allah dan meneguhkan hati”, karena pergerakan-pergerakan yang terakhir, akan menjadi pergerakan-pergerakan yang cepat.”
Untuk mengakhiri pokok pikiran ini, kami ingin menyampaikan penghargaan kami, karena berkat yang banyak dari Bapa di Surga, dan memberi keyakinan kepada orang-orang yang
3 tinggal di Gunung Karmel bahwa kami sedang menggabungkan diri dengan mereka dalam doa yang sungguh-sungguh hingga akhir, agar ia itu dapat menjadi tempat berlindung dan beristirahat bagi orang-orang yang sudah lanjut usia dan bagi orang-orang yang lemah di antara kita, dan menjadi satu pusat latihan bagi orang muda, dan menjadi pertunjukan kepada seluruh alam semesta bahwa Allah mempunyai sebuah pekabaran yang akan menghimpun orang-orang kaya bersama-sama dengan orang-orang miskin, orang-orang merdeka dan hamba dari setiap bangsa, bahasa, warna kulit, ras, di bumi yang sudah tua, berdosa, dan terkutuk ini.
Dari saudaramu yang “mengikuti Anak Domba itu kemana pun Ia pergi :
(Tertanda) E.T. WILSON
PRASANGKA BERUBAH
MENJADI SUKACITA
Saudara yang kekasih ----- :
Kira-kira dua tahun yang lalu, dengan murah hati saudara telah mengirimkan kepada saya beberapa traktat. Pada mulanya, saya sangat curiga, tetapi setelah saya berdoa dan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, maka saya melihat terang itu, dan kemudian segera saya memperoleh “Tongkat Gembala”, Jilid Satu dan Jilid Dua, dengan hasil bahwa sekarang istri saya dan saya sedang menikmati pekabaran yang diberkati ini, yang telah mengangkat kami keluar dari kondisi suam-suam kuku lalu menentukan tujuan-tujuan kami.
Saya pikir bahwa setiap anggota MAHK akan ingin sekali untuk mendengar dan untuk 434 memahami lebih baik semua nubuatan itu, tetapi saya melihat bahwa mereka sangat curiga, dan tidak memiliki kemauan untuk menerima terang itu sebagaimana halnya dengan orang-orang Yahudi pada zaman Kristus -- tepat seperti yang digambarkan dalam Yesaya 6 : 6 – 10.
Sewaktu berusaha menyelenggarakan pelajaran-pelajaran Alkitab di beberapa rumah, kami benar-benar melihat bahwa usaha kami pada permulaannya dihambat oleh pertentangan. Kebanyakan dari anggota-anggota gereja tampaknya menduga bahwa pekabaran pemeteraian itu tidak akan memperoleh tempat berpijak di tempat ini, namun kebencian dan perayaan-perayaan mereka yang tidak suci itu untuk menentang usaha kami menolong mereka, hanyalah membuktikan kepada kami bahwa kami benar. Sama sekali kami tidak berkecil hati sebaliknya kami semakin dikuatkan, sebab Roh Nubuat sudah mengatakan :
“Di antara orang banyak yang mengaku pengikut-pengikut Kristus, terdapat kesombongan yang sama, tata cara kebiasaan, sifat mementingkan diri, roh penindasan yang sama, yang dihidupkan begitu luas di dalam hati orang Yahudi. Pada masa yang akan datang, orang-orang yang mengaku menjadi wakil-wakil Kristus akan mengikuti jalan yang sama seperti yang ditempuh oleh imam-imam dan para pemimpin dalam perlakuan mereka yang kasar terhadap Kristus dan rasul-rasul. Dalam krisis besar itu, semuanya akan segera tampak, hamba-hamba Allah yang setia akan menghadapi kekerasan hati yang sama, kekejaman yang sama, dan kebencian hati yang sama.” -- “The Act of the Apostles”, hal. 431.
Terutama sekali kami ingin mendengar kabar dari saudara-saudara seiman yang tinggal di Washington dan dari Oregon. “Tetapi janganlah lupa berbuat baik dan memberikan pertolongan.”
(Tertanda)
T. DAN NY. EARL BUTTERFIELD SETELAH DIBANGUNKAN, MAKA
HARUS MENEBUS WAKTUNYA
Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan karena pekabaran ajaib ini telah membangunkan saya dari kelesuan dan tidur rohani yang mengerikan. Saya pikir saya tidak dapat menyia-nyiakan waktu sesaatpun; saya harus berbuat sesuatu untuk mengamarkan saudara-saudara dan saudari-saudariku yang berada dalam penipuan yang sama seperti yang pernah saya alami, yang berada dalam suatu kesesatan yang menyedihkan.
Saya mengharapkan sekali kesungguhsungguhan doa saudara untuk suami, anak-anak dan saya sendiri agar saya dapat menjadi satu bejana yang suci yang digunakan Tuhan. Semoga Tuhan memberi berkat yang limpah kepada saudara semua yang tinggal di Pusat Gunung Karmel dan tetap hidup setia dan benar, itulah doa saya.
DULU SAYA BUTA, TETAPI
SEKARANG SAYA MELIHAT
Saya sangat berterima kasih karena pekabaran pemeteraian yang ajaib dan menggemparkan ini. Hati saya begitu tergugah bahkan saya sampai bermimpi tentang itu. Dulu “Saya buta, tetapi sekarang saya melihat” keadaan kerohanian saya yang mengerikan. Sekiranya nama saya telah lewat dalam pemeriksaan hukum sebelum pekabaran ini saya terima, maka saya akan hilang. Saya gagal membayangkan keadaan yang mengerikan dari sidang kami, dan betapa kami kelaparan akan kebenaran-kebenaran Alkitab yang murni!
Selain itu, kami terdorong untuk menyokong para misionari, dan menyampaikan pekabaran itu kepada tetangga dan teman-teman, tetapi, betapa malang teladan yang kami buat di hadapan mereka! Pengaruh yang kami tunjukkan kepada orang-orang yang baru bertobat menjadi pengaruh yang menuju kebinasaan gantinya menuju kerajaan itu.
435Perkumpulan Dorkas mempunyai kesalahan atas uang sebanyak $20, yang dipungut dari hasil penyelenggaraan “pesta makan malam yang terdiri dari buncis dan roti jagung”, “Pesta makan siang”, pastel, kue-kue, dan lain-lain, untuk mendapatkan uang bagi penyelamatan jiwa-jiwa. Walaupun Roh Nubuat -- “The Testimonies for the Church”, Jilid 9, hal. 91; “Patriarchs and Prophets”, hal. 529; “The Great Controversy”, hal. 387; “The Acts of the Apostles”, hal. 338; “Christ’s Object Lessons”, hal. 54 -- mencela perbuatan sedemikian, namun orang-orang yang tidak menyelenggarakannya atau tidak mau bekerja sama dengan mereka dianggap sebagai orang-orang yang memiliki kerohanian yang sangat rendah! Padahal, “peminum-peminum, perokok, berdansa, orang-orang yang menonton bioskop, pemakan daging, semuanya tidak ditegur; dan mereka yang menegur dosa disebut ‘penuduhpenuduh saudara!”
Saya mempunyai satu tanggung jawab dari gereja kami yang kecil ini, maka dengan sungguhsungguh saya memohon agar saudara berdoa untuk itu, untuk saya sendiri, untuk anak-anak saya, yang dengan menyesal saya mengatakan, bahwa sekolah gereja itu sudah merupakan sekolah-sekolah orang kafir.
(Tertanda) W.E., Ohio
HERAN MELIHAT LALANG
DI ANTARA GANDUM, TETAPI
TIDAK MENGECILKAN HATI
Saudara dan Saudari Yang Kekasih dalam Kebenaran Masa Kini :
Salam sejahtera!
Setelah hampir dua tahun mempelajari Kebenaran Masa Kini, maka saya semakin berbahagia dalam pekabaran “jam sebelas” ini. 4
Ini telah ada, dan merupakan satu ladang yang sangat sukar dikerjakan. Silih berganti ada keragu-raguan, keluhan, dan kecaman. Di sini kami menyaksikan perkara-perkara yang menakutkan. Orang banyak yang menyebut diri mereka orang-orang Kristen, berdiri dan memanggil nama-nama kami, serta dengan berani berdiri di atas mimbar untuk berdoa memohon berkat Allah bagi mereka. Oh, Jawab apakah yang akan diberikan oleh umat kita ini kepada Allah!
Orang-orang lain datang mengunjungi pertemuan kami hanya untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada kaitannya dengan pokok pelajaran, sehingga benar-benar mengganggu dan mengalihkan tujuan pertemuan, sedangkan sebaliknya, kami tidak diijinkan untuk berbicara atau mengatakan apapun kepada siapapun di gereja. Tetapi kami tidak berkecil hati, karena kami tahu bahwa domba-domba Allah akan mengenal suara-Nya, apabila Ia memanggil mereka.
Dengan sabar saya menunggu kedatangan Symbolic Code itu setiap bulan, sebab itu adalah merupakan sebuah surat yang panjang dari rumah. Terima kasih banyak atas resep yang bagus itu. Kami telah mempraktekkannya dan kami sangat menyukainya.
NY. JEANETTE VEENSTRA
MINTA LEBIH BANYAK
Saya sedang menulis sebuah kartu pos untuk memberitahukan kepada saudara betapa senang hati saya membaca Symbolic Code itu. Saya hanya mengharapkan supaya ia itu diterbitkan sesering mungkin, karena di dalamnya terdapat keterangan yang sangat berharga. Saya mengucapkan terima kasih juga untuk traktat-traktat itu, sebab saya tahu bahwa setiap perkara yang ada di dalamnya adalah merupakan kebenaran yang harus kita miliki.
Ny. R.
436MENYEDIAKAN MAKANAN “DI
HADAPAN MUSUH-MUSUH-KU”
Di sini saya lampirkan perpuluhan saya, saya berharap akan dapat memberikan persembahan yang banyak untuk membantu kemajuan Kebenaran Masa Kini.
Saya merasa menyesal untuk memberitahukan, bahwa saya belum menerima “Symbolic Code”, terbitan berikutnya. Saya begitu senang membacanya, sebab saya ingin sekali melihat kemajuan yang sedang dicapai pekabaran itu, dan ingin melihat kesejahteraan semua saudara dan saudariku yang tinggal di Gunung Karmel.
Saya membaca kembali “Symbolic Code”, yang saudara kirimkan beberapa waktu yang lalu. Ketika saya pulang dari gereja, jiwa saya terasa lapar, tetapi setelah diberi makan oleh “Symbolic Code” dan kedua Jilid dari Tongkat Gembala itu, maka saya merasa berbahagia karena saya tahu bahwa Tuhan adalah Gembalaku, sehingga aku tidak akan kekurangan. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau : Ia menuntun aku ke tepi air yang tenang : Ia menyegarkan jiwaku : Ia menuntun aku ke jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sungguh, walaupun aku berjalan melalui lembah bayang-bayang maut, aku tak merasa takut : karena Engkau beserta aku. Tongkat dan gada-Mu menghiburkan aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawan-lawanku : Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; dan piala minumanku penuh berlimpah. Sesungguhnya kebaikan dan kemurahan akan menyertai aku sepanjang hidupku : dan aku akan diam di rumah Tuhan sepanjang masa.” (Mazmur 23.)
(Tertanda)
NY. W. POTTS
Springfield, Ohio
SIBUK MENGUMPULKAN
BERKAS-BERKAS
Saya masih bersukacita untuk menikmati Kebenaran Masa Kini, dan walaupun pertentangan sangat hebat, namun demikian saya masih tetap belajar dengan sejumlah orang yang berminat. Berdoalah untuk saya, agar saya dapat mengatasi, terutama pertentangan dalam keluarga saya sendiri, yakni kesukaran-kesukaran yang menimpa saya.
L.R.H.
PERTANYAAN DAN JAWABAN
AKAL SEHAT LAWAN
BUKAN AKAL SEHAT
Pertanyaan No. 132 :
“Dalam pelajaran mengenai ‘Contoh Air Bah’ (Tongkat Gembala, Jilid 2, hal. 250, bahasa Inggris), kenapa saudara tidak mengalikan 164 hari itu dengan sesuatu bilangan lain? Tampaknya hal itu masuk akal, bahwa saudara harus mengalikannya, jika saudara mengalikan yang lainlain.”
Jawab :
Masuk akal tanpa pengetahuan tetap saja membuktikan tidak masuk akal, gantinya masuk akal. Dalam kasus yang sekarang, kita harus memahami kenapa dalam tiga bagian yang pertama, lamanya waktu itu dalam contoh saingan, didapati dengan menggunakan suatu perkalian, sebelum kita dapat memahami kenapa waktu dari dua bagian yang terakhir tetap sama secara harafiah sebagaimana yang terdapat dalam contoh.
Bagian dari tujuh hari, menggambarkan waktu dari sejak hari Nuh memasuki bahtera itu sampai pada permulaan air bah itu mulai, yang berarti dikalikan dengan angka bilangan tujuh untuk menunjukkan bahwa masa kasihan 437 sepenuhnya telah berakhir : sedangkan bagian nomor dua, menggambarkan turunnya hujan selama empat puluh hari, dikalikan dengan sepuluh untuk membuktikan bahwa kebinasaan orang jahat selama masa kasihan berakhir sudah rampung.
Demikianlah dalam barisan nomor tiga, seratus hari ditambah sepuluh hari dari air itu tetap tenang tanpa bergerak, dikalikan dengan angka bilangan sepuluh untuk menunjukkan bahwa millenium, kebangkitan orang jahat, dan kebinasaan mereka yang terakhir adalah mencakup semuanya. Oleh karena telah terbukti, bahwa masa kasihan telah berakhir, dan bahwa kebinasaan orang jahat sudah terlaksana, sebelum dan sesudah millenium, maka ia itu tidak hanya tidak akan masuk akal untuk mengalikan seterusnya dalam usaha menemukan kelengkapan atau keseluruhan dari peristiwa yang digambarkan oleh bagian yang terakhir, tetapi juga merupakan suatu kesia-siaan, yakni kelanjutan perhitungan yang tidak berarti, dan demikianlah satu pertimbangan atas kebijaksanaan dari Dia yang merancang contoh itu.
5
TUNGGULAH
SAMPAI TERANG ITU DATANG
Pertanyaan No. 133 :
Telah nyata bahwa kelima malaikat yang terdapat dalam Wahyu pasal 14 adalah jelas menggambarkan lima pekabaran sebelum masa kasihan berakhir, tetapi kenapa dalam buku ‘A Word to the Little Flock’, hal. 11 mengatakan bahwa dua malaikat yang terakhir itu adalah merupakan pekabaran doa-doa?”
Jawab :
Kami tidak mengetahui mengapa pemikiran doa itu dikemukakan, kecuali pernyataan berikut : “Kami tidak akan ragu, karena apabila sudah tiba waktu kegenapannya maka hal itu akan dipahami lebih baik”, maka pernyataan ini menunjukkan bahwa hal itu belum dipahami kecuali sudah ada terang ke atas masalah itu.
CARANYA ROH NUBUAT
MENGUNGKAPKAN KEBENARAN
Pertanyaan No. 134 :
“Mengapa kita harus mempelajari “Tongkat Gembala”, dan tulisan-tulisan Nyonya White? Bukankah sudah cukup dengan mempelajari Alkitab? Dan bukankah Yohanes telah mengatakan, ‘Tetapi Penghibur itu, yaitu Roh kudus, Yang diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan kepada kamu segala sesuatu’? (Yohanes 14 : 26.)
Jawab :
Tidak perlu seseorang mempelajari tulisantulisan lain, kecuali mereka perlu memahami Alkitab lebih baik, sebab Firman Allah adalah hidup mereka yang sesungguhnya. Akan tetapi, oleh sebab Alkitab itu tidak dapat ditafsirkan oleh manusia secara pribadi (2 Petrus 1 : 20, 21), kecuali hanya melalui Ilham, maka terbukti bahwa tidak ada seorang pun dari kepintarannya sendiri dapat menemukan setiap kebenaran Alkitab yang termeterai atau yang tersembunyi, dan tidak dapat dielakkan bahwa untuk mempelajari Alkitab itu, perlu melalui pertolongan uraian-uraian yang diilhami, sebagaimana dengan orang-orang percaya dari gereja Kristen yang mula-mula mempelajari tulisan rasul-rasul agar supaya dapat memahami Alkitab pada zaman mereka.
Tambahan pula, Yohanes 14 : 26 itu bukan mengatakan, bahwa kita sendiri tidak dapat menemukan kebenaran-kebenaran Alkitab yang tersembunyi, tetapi sebaliknya ia mengatakan, bahwa kita harus menunggu Roh Kebenaran untuk datang mengajar kita, yang disebut Ilham. Lagi pula, jika anggota MAHK itu dapat mempelajari Alkitab oleh mereka sendiri, tanpa pertolongan orang-orang lain, maka mengapa orang-orang lain yang juga mempunyai Alkitab, 438 tidak dapat berbuat hal yang sama? Dan jika mereka dapat berbuat demikian, maka untuk apa dinas kependetaan itu, untuk apa diperlukan penginji-penginjil, dan penerbitan? Apakah Allah khusus telah mengasihi kita sebab kita menyebut diri kita sendiri orang-orang MAHK? Perlu kita ketahui, bahwa adalah tulisan-tulisan Sister White yang mendirikan organisasi gereja MAHK, yakni kebenaran-kebenaran yang kita akui, dan yang tidak diakui oleh organisasi gereja lain dan yang tidak berdiri melalui tulisan-tulisannya
DAPATKAH SATU HARI
MEMPUNYAI DUA WAKTU PAGI?
Pertanyaan No. 135 :
“Tolong jelaskan pertanyaan-pertanyaan berikut :
“Segera setelah hari siang, Sanhedrin kembali berkumpul, dan membawa Yesus sekali lagi ke ruang pengadilan.’ -- “Desire of Ages”,
“Maka, dengan segera Gubernur Roma dibangunkan dari tempat tidur, lalu segera menjalankan tugasnya secepat mungkin … karena menganggap peristiwa itu sangat mendesak, maka ia ingin melihat orang yang macam apakah yang ia harus periksa, sehingga ia dibangunkan dari tempat pembaringannya pagi-pagi benar satu jam lebih awal.” -- Idem, hal. 723.
“Dapatkah kita artikan bahwa peristiwanya yang dikutip di atas, adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada pagi hari yang sama?
Jawab :
Peristiwa-peristiwa yang dikutip di atas tidak mungkin terjadi pada pagi hari yang sama, sebab kutipan yang mula-mula mengatakan : “Segera setelah hari siang, Sanhedrin kembali berkumpul”, dan kutipan yang kemudian menjelaskan bahwa ia itu adalah “satu jam lebih awal pagi- pagi benar”. Oleh sebab itu, pemeriksaan di hadapan Sanhedrin adalah pagi-pagi hari sebelum tiba hari ketika “satu jam lebih awal pagi-pagi benar” Yesus dibawa ke hadapan Pilatus; sehingga dengan demikian membuktikan bahwa masing-masing peristiwa terjadi pada hari yang berbeda. Dan, oleh sebab Yesus dibawa “kedua kalinya” ke ruang pengadilan Sanhedrin pada hari Kamis pagi “segera setelah hari siang”, maka hal itu membuktikan bahwa ia telah diperiksa di hadapan Pilatus pada hari Jumat pagi.
KAPANKAH “DOMBA-DOMBA” ITU
DITEMPATKAN DI SEBELAH KANAN
DAN “KAMBING-KAMBING” ITU DI
SEBELAH KIRI?
Pertanyaan No. 136 :
“Apakah Matius 25 : 31 – 34 dan pembantaian Yeheskiel pasal Sembilan itu berlangsung pada waktu yang sama, atau apakah ayat-ayat firman yang pertama terjadi pada waktu kedatangan Kristus yang kedua kali?
Jawab :
Perumpamaan yang diceritakan dalam ayatayat yang disebutkan di atas tentunya harus menemukan kegenapannya dalam periode apabila Allah “memegang pemerintahan dalam tangan- Nya sendiri”, yakni pada waktu Ia menunjukkan keagungan-Nya di tengah-tengah segala bangsa, lalu memisahkan umat-Nya dari antara orangorang jahat; sebab pada waktu itu Ia akan mengumpulkan segala bangsa di hadapan-Nya, dan memisahkan “yang satu dari yang lain”, seperti memisahkan “domba dari kambing”, menempatkan yang satu pada sebelah kanan-Nya dan menempatkan yang lainnya pada sebelah kirinya. Sebab itu, kedua ayat firman di atas bersama Wahyu 18 : 4 yang mengatakan, “Keluarlah daripadanya hai umat-Ku”, harus berlangsung pada waktu yang sama -- yaitu dari sejak “Pekerjaan penghabisan bagi sidang”, dan selama pekerjaan penghabisan bagi dunia sampai kepada 439 kedatangan Kristus yang kedua kali, artinya, pemisahan antara domba-domba dan kambingkambing itu terjadi sebelum masa kasihan berakhir, sedangkan penghukuman terhadap golongan yang dilambangkan sebagai “kambingkambing” dari antara buah-buah yang kedua, akan terjadi setelah berakhirnya masa kasihan, dan mencapai puncaknya pada waktu kedatangan Kristus yang kedua kali secara kelihatan. Demikianlah Matius 25 : 31 – 46 itu akan berlangsung dalam periode dari sejak kegenapan Yeheskiel Sembilan sampai kepada kedatangan Kristus yang kedua kali.
PEMISAHAN YANG KEDUA
Pertanyaan No. 137 :
“Jika pekabaran Yeheskiel Sembilan itu 6 berarti ‘pemisahan’, mengapa kadang-kadang Sis. White menempatkan pemisahan itu pada masa Tanda dari Binatang itu?”
Jawab :
Ternyata orang yang bertanya belum benarbenar mempelajari pokok masalah ini. “Tongkat Gembala” itu menjelaskan bahwa ada dua pemisahan -- satu “untuk buah-buah pertama” - - 144.000 -- dan yang satu lagi untuk buah-buah kedua -- rombongan besar. Pemisahan yang pertama terjadi dalam organisasi gereja MAHK, dengan membuang keluar orang jahat dari antara orang baik (Matius 13 : 48); pemisahan yang kemudian terjadi di dalam dunia, yang dilaksanakan dengan cara memanggil umat Allah keluar dari antara orang-orang jahat. (Wahyu 18 : 4.)
Mereka yang berpendapat bahwa hanya satu pemisahan, dan hanya ada buah-buah pertama, tidak akan pernah dapat mencocokkan setiap pernyataan Alkitab dan Roh Nubuat, sebab sementara pendapat mereka cocok dengan sempurna dalam sesuatu hal, tetapi tak dapat cocok dengan hal yang lain. Namun pendirian orang-orang yang mengetahui kebenaran, dan sikap semua orang yang membicarakan hal yang sama, akan cocok dengan setiap pernyataan yang diilhami atas pokok masalah itu.
Dengan sendirinya, “pemisahan”, yang kadang-kadang ditempatkan oleh Sis. White pada masa tanda dari binatang itu, adalah pemisahan yang memisahkan buah-buah kedua atau rombongan besar Wahyu 7 : 9, sedangkan pemisahan yang dibicarakan sebelum masa tanda dari binatang itu, sebagaimana yang terdapat dalam “Early Writings”, hal. 270, dilaksanakan melalui pekabaran Saksi Yang Benar itu kepada sidang gantinya dilaksanakan melalui pemaksaan tanda binatang itu yang terdapat dalam buku yang sama halaman 277, akan terjadi pada permulaan Pekabaran Seruan Keras Malaikat Yang Ketiga, itulah pemisahan buah-buah pertama, yakni mereka yang 144.000 itu -- “pekerjaan penghabisan bagi sidang.” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 3, hal. 266.
Demikianlah harus ada dua buah-buah, dan juga ada dua pemisahan.
ROMBONGAN BESAR ITU --
DARI SEGALA ZAMAN
ATAU DARI GENERASI INI?
Pertanyaan No. 138 :
Majalah “Review and Herald”, terbitan 2 Juli 1936, hal. 7, 8, di bawah judul, ‘Buah-buah Pertama Penuaian’, mengatakan : ‘Rombongan Besar yang tertawan ini, yang bangkit pada kebangkitan Kristus, adalah menggambarkan ‘rombongan besar yang tak seorangpun dapat menghitungnya, yang datang dari segala bangsa, dan suku, dan kaum, dan bahasa’ (Wahyu 7 : 9), dari hal mereka kita baca : ‘Dia (Kristus) mempersembahkan ikatan berkas timangan kepada Allah, -- yakni mereka yang bangkit dengan dia sebagai wakil-wakil dari rombongan besar yang keluar dari kubur-kubur pada kedatangan-Nya yang kedua kali.’ -- ‘The Desire of Ages’, hal. 440 834.
“Tolong cocokkan pernyataan ini dengan pernyataan “Tongkat Gembala”, Jilid 1, hal. 47, bahasa Inggris yang mengatakan : ‘Musa yang berdiri di atas gunung transfigurasi adalah saksi bagi kemenangan Kristus atas dosa dan maut. Ia melambangkan orang-orang yang keluar dari kubur-kubur pada kebangkitan orang-orang benar.’ (Desire of Ages, hal. 421). Musa melambangkan kebangkitan yang pertama, atau kebangkitan umum dari Wahyu 20 : 6.
“Bagaimanakah kita dapat mengatakan bahwa ‘rombongan besar’ Wahyu 7 : 9 itu, muncul dari orang-orang yang mengalami kesusahan besar itu jika mereka adalah orang-orang yang keluar dari kebangkitan pertama?”
Jawab :
Tidak masuk akal dan juga tidak mungkin Alkitab mengatakan bahwa “rombongan besar”, dari Wahyu 7 : 9, adalah rombongan orang-orang yang dibangkitkan. Pernyataan majalah Review and Herald atas pokok masalah ini, membuatnya memikul satu tanggung jawab yang tidak dapat disokong oleh sesuatu wewenang apapun untuk membenarkannya sendiri. Selain itu, adalah karena pemutarbalikan kebenaran yang tidak mengindahkan moral terhadap “The Desire of Ages”, sehingga ia itu mengatakan bahwa Wahyu 7 : 9 menunjuk kepada orang-orang yang bangkit. Sekiranya rombongan besar itu ada dalam pikiran penulis, tentu pernyataan itu akan dijelaskan dengan tanda-tanda kutipan disertai dengan keterangan. Lebih jauh lagi, oleh karena rombongan ini tidak pernah dinyatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang akan dibangkitkan dari segala zaman, maka hal itu membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang suci yang hidup yang akan betemu dengan Tuhan di angkasa. (1Tesalonika 4 : 17). Selanjutnya, karena rombongan ini “keluar dari kesusahan yang besar” (Wahyu 7 : 14), dan karena mereka tidak mungkin dapat dikatakan orang-orang yang dibangkitkan, maka hal itu adalah tidak sesuai dengan Alkitab dan tidak masuk akal untuk menyimpulkan bahwa mereka adalah orang-orang saleh yang bangkit. Oleh sebab itu, mereka adalah rombongan yang terpisah yang, sebagai satu badan, harus melewati pengalaman yang sama -- yaitu kesusahan besar.
“Tongkat Gembala” dan juga “The Desire of Ages”, hal. 421 tidak mengatakan bahwa orang-orang yang bangkit dalam kebangkitan Kristus bukan melambangkan orang-orang yang bangkit pada kedatangan Tuhan; dan juga Tongkat Gembala halaman 47 tidak mengatakan bahwa Musa melambangkan kebangkitan istimewa, melainkan ia melambangkan rombongan besar yang dibangkitkan dengan pemandangan kemuliaan kerajaan itu, sebagaimana ia berada di atas gunung transfigurasi. Maka, sementara rombongan besar yang bangkit bersama Kristus melambangkan kebangkitan rombongan besar pada saat kedatangan-Nya, Musa melambangkan kemuliaan rombongan yang sama dalam kerajaan mereka yang kekal.
APAKAH PEMBANTAIAN ITU
PEMBANTAIAN JASMANI ATAU
ROHANI?
Pertanyaan No. 139 :
Tolong jelaskan ‘Testimonies for the Church’, Jilid 5, hal. 80, 81 dan tolong buktikan bahwa pembantaian itu adalah pembantaian secara nyata.”
Jawab :
Pertanyaan ini sudah dijelaskan beberapa waktu yang lalu, melalui berbagai segi dalam bukubuku, traktat-traktat, dan melalui “Symbolic Code” yang terdapat dalam serial “Tongkat Gembala”, dan walaupun pokok masalah ini mudah dipahami semudah bahwa kerajaan yang kekal itu tidak berdiri pada kedatangan Kristus yang pertama, namun tepat sebagaimana orangorang Yahudi pada waktu itu tidak dapat me- 441 mahami bagaimana kerajaan itu dapat didirikan jika Kristus kemudian memperlihatkan diri-Nya sebagai raja, maka demikianlah umat yang 7 sekarang tak dapat mengerti bagaimana pembantaian Yehezkiel Sembilan itu merupakan pembantaian secara fisik. Ternyata bangsa Yahudi secara keliru telah setuju bahwa kerajaan itu akan berdiri pada waktu kedatangan Mesias yang pertama, sebagaimana sekarang sidang MAHK berpendapat bahwa pembantaian itu adalah pembantaian rohani gantinya pembantaian fisik, hal ini membuktikan, bahwa sebagaimana pada zaman Kristus, sekarang pendapat-pendapat populer dari manusia, tetapi tanpa kekuatan, akan selalu merupakan pendapat-pendapat yang salah.
Barangkali pikiran orang-orang yang begitu lamban untuk mempercayai segala yang dituliskan oleh nabi-nabi akan dapat dijelaskan dengan meminta kepada mereka untuk menerangkan, dimanakah Ilham ada mengajarkan tentang adanya pembantaian rohani, dan apakah ada alasan untuk itu? Kemudian biarlah mereka menerangkan juga, jika hal itu memang pembantaian rohani, kenapa “orang-orang bangsawan” itu dituduh dan dipersalahkan karena meragukan tanda “penampilan kuasa Allah seperti zaman dulu?” -- “Testimonies for the Church”, Jilid 5, hal. 211. Kapankah Allah menunjukkan kuasa- Nya pada zaman dahulu dalam suatu pembantaian rohani? Tolong tuliskan jawaban saudara dan kirimkan ke Departmen Symbolic Code, Pusat Gunung Karmel, Waco, Texas.
MENYEDIHKAN KEPADA SESEORANG, TETAPI MENGGEMBIRAKAN KEPADA
ORANG LAIN
Pertanyaan No. 140 :
“Tolong berikan terang atas kesaksian berikut : ‘Wahai, kiranya umat itu dapat mengetahui waktu pehukuman mereka! … Masa pertimbangan pehukuman yang membinasakan dari Allah adalah masa kemurahan bagi orangorang yang belum mempunyai kesempatan untuk belajar mengenai apa itu kebenaran. Dengan lemah lembut Tuhan menuntun mereka. Hati-Nya yang pemurah tersentuh, tangan-Nya terentang untuk menyelamatkan, sedangkan pintu tetap tertutup kepada orang-orang yang tidak mau masuk.’ -- “Testimonies for the Church”, Jilid 9,
Jawab :
Kesaksian di atas menunjukkan bahwa Allah akan melakukan “hukuman yang membinasakan” sebelum masa kasihan berakhir, sebab pada waktu itu Ia masih bermurah hati kepada mereka yang “belum mempunyai kesempatan belajar untuk mengetahui kebenaran … Tangan- Nya masih terentang untuk menyelamatkan.” Lagi pula, ia itu membuktikan bahwa pada waktu yang sama, “pintu-pintu” (masa kasihan), telah tertutup “kepada orang-orang yang tak mau masuk.”
MENGAPA MEREKA “MENANGIS”,
JIKA TAK SEORANG PUN
YANG MENDENGARKAN?
Pertanyaan No. 141 :
“Buku ‘A Word to the Little Flock’, hal. 12, menempatkan ‘seruan siang dan malam’ dari orang-orang suci itu setelah masa kasihan berakhir, yang digambarkan oleh seruan malaikat kepada Yesus dalam Wahyu 14 : 14, 15, yang berarti orang yang suci itu berseru siang dan malam dalam satu masa ketika mereka berada ‘dalam pandangan Allah tanpa seorang perantara’. Berbicara tentang masa ini, buku ‘Early Writings’, hal. 280, 281 mengatakan, ‘Air mata yang terakhir untuk orang-orang berdosa sudah dicucurkan, dan doa penderitaan yang terakhir sudah dipersembahkan.’
“Tampaknya ada perbedaan antara buku ‘A Word to the Little Flock’ dengan buku ‘Early Writings’, karena penjelasan yang satu menjelaskan bahwa sesudah masa kasihan berakhir, 442 ‘orang-orang suci akan berseru siang dan malam kepada Yesus’, dan penjelasan yang lainnya mengatakan bahwa ‘dalam masa yang mengerikan itu … orang-orang suci senang hidup dalam pandangan Allah yang kudus tanpa seorang pun perantara, yang berarti mereka tidak dapat lagi berseru kepada Kristus -- tidak dapat lagi mempersembahkan doa apapun untuk memohon kelepasan. Tolong jelaskan pokok masalah ini.
Jawab :
Kami tidak bermaksud untuk membuat agar Kristus bukan lagi Kristus sesudah masa kasihan berakhir, melainkan bahwa benar-benar kita tidak dapat lagi berseru kepada-Nya untuk memohon agar dosa kita maupun dosa orang lain dihapuskan. Dengan perkataan lain, seruan sebelum masa kasihan berakhir adalah untuk orang-orang berdosa, sedangkan seruan sesudah masa kasihan bukan.
APAKAH GUNUNG KARMEL
MEMPUNYAI TEMPAT BUAT KAMI?
Pertanyaan No. 142 :
“Saya telah mendengar bahwa tidak ada tempat buat kami orang-orang kulit berwarna di Pusat Gunung Karmel, meskipun kami percaya terhadap semua ajaran ‘Tongkat Gembala’ itu. Dan saya juga ada mendengar bahwa Sister White mengatakan, orang-orang kulit berwarna dengan orang kulit putih tidak boleh berbakti dalam gedung yang sama.’
Jawab :
Mereka yang telah membuat pernyataan di atas tentunya lebih banyak mengetahui daripada kami yang tinggal di Gunung Karmel, bahwa kami tidak ada mengeluarkan pernyataan seperti itu. Ada hampir empat ratus hektar tanah di atas bukit ini, dan kami yakin bahwa kami akan dapat melayani semua umat Allah tanpa memandang warna kulit ataupun bangsa.
Tentu saja, adalah lebih baik dalam kota-kota dan perkumpulan bagi kedua bangsa agar berbakti secara terpisah, sebab masing-masing mempunyai kelebihan sendiri yang tidak selalu begitu cocok apabila keduanya disatukan. Selain itu, karena ada prasangka dan pembatasan bangsa yang sangat disesalkan, terutama di kawasan sebelah Selatan, maka kedua bangsa itu tidak dapat bekerja sama dengan berhasil untuk menobatkan bangsa, keluarga, dan sahabat-sahabat mereka sendiri. Hal ini tentunya adalah kenyataan yang diakui oleh kedua bangsa itu, dan yang tidak memerlukan penjelasan yang lebih lanjut. Akan tetapi, hal ini bukan berarti bahwa saudarasaudara kulit berwarna dan kulit putih tidak boleh berkumpul bersama-sama, terutama jika perkumpulan itu untuk orang-orang percaya saja, yakni kesempatan yang tidak dapat ditolak oleh siapapun demi kepentingan yang akan datang untuk mempelajari pekabaran itu dan bertobat kepada Kristus, sebab tidak ada perbedaan bangsa di antara umat Allah yang sepenuhnya bertobat.
DAPATKAH RUMAH SAYA MENJADI
RUMAH PERBENDAHARAAN
Pertanyaan No. 143 :
“Dapatkah kami menyimpan perpuluhan dan persembahan kami untuk meneruskan pekerjaan itu di dalam masyarakat kami?
Jawab :
Perintah Tuhan mengenai harta-Nya adalah : “Bawalah segala perpuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di dalam rumah-Ku, dan ujilah Aku sekarang, demikianlah firman Tuhan semesta
8 alam, apakah Aku tidak akan membukakan bagimu tingkap-tingkap langit, dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan sehingga tidak ada tempat yang cukup untuk menampungnya.” (Maleakhi 3 : 10.)
443Di manapun juga, tidak ada ayat-ayat Firman yang mengijinkan siapapun untuk menggunakan uang Tuhan sesuai dengan kebijaksanaannya sendiri, kecuali untuk beberapa alasan tidak mungkin untuk mengirimkannya ke “rumah Perbendaharaan” Allah. Tambahan pula, jika seseorang diijinkan melakukan perbuatan seperti itu, maka orang-orang lain juga harus diijinkan melakukan perbuatan yang sama, yang jika dilakukan, maka hal ini tidak hanya menghabiskan harta milik Rumah Perbendaharaan Tuhan, tetapi juga mengakibatkan pemborosan, kebingungan, kekacauan, dan kesia-siaan, dengan disertai akibat bahwa pekerjaan Tuhan akan menjadi seolah-olah tidak mempunyai pemimpin sama sekali -- suatu perampasan terhadap pekerjaan Tuhan pada masa yang lampau tidak pernah hidup lebih lama, dan juga perampasan yang dilakukan sekarang tidak akan pernah seterusnya berlebihan.
Perintah itu berbunyi demikian, “Bawalah segala perpuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan.” (Maleakhi 3 : 10); tetapi bukan mengatakan untuk membawa segala persembahan, dengan demikian hal itu menunjukkan bahwa walaupun kita membawa persembahanpersembahan kita ke dalam rumah perbendaharaan-Nya, namun Ia juga mengharapkan agar kita melakukan pekerjaan pribadi dengan harta kita. Tetapi hal ini bukan dimaksudkan untuk mengijinkan kita melalaikan kebutuhan rumah perbendaharaan-Nya.
“Malaikat-malaikat mencatat dengan setia setiap pekerjaan yang dilakukan manusia, dan sebagaimana pemeriksaan hukum dilakukan pada rumah Allah, maka hukuman masing-masingnya telah tercatat dengan namanya, dan malaikatmalaikat diperintahkan untuk tidak menyayangkan hamba-hamba yang tidak setia, tetapi akan membunuh mereka pada masa pembantaian itu … Dan mahkota yang mungkin telah mereka pakai, akan ditaruh ke atas kepala hamba-hamba yang setia …” -- “Testimonies for the Church”,
ADAKAH KEWAJIBAN SAYA
UNTUK MENGATUR
PERBENDAHARAAN TUHAN?
Pertanyaan No. 144 :
“Haruskah kami membayar perpuluhan kami ke gereja jika kami tahu bahwa ia itu tidak digunakan dengan benar?
Jawab :
Pokok yang paling penting perlu kita ketahui adalah, bahwa perpuluhan kita itu adalah milik rumah perbendaharaan Allah, dan untuk mengetahui bahwa ia itu harus dibayar dengan setia ke sana, dan bukan untuk mengawasi penggunaannya. Dimanapun dalam Alkitab tidak ada kita jumpai bahwa Tuhan ada memberikan kewajiban kepada kita untuk menjadi pengawaspengawas perpuluhan-Nya. Selanjutnya perpuluhan itu adalah uang-Nya sendiri, maka siapakah kita ini dapat mengajar Dia untuk apa Ia akan menggunakannya?
Perbendaharaan Tuhan itu harus di bawah pengawasan Allah, dan jika Ia sendiri tidak mengurus pengelolaannya, maka bagaimanapun kita tidak mungkin membetulkan kesalahan walaupun kita bersungguh-sungguh mencobanya, dan sekurang-kurangnya dapat membantu Dia dengan menahan apa yang menjadi milik-Nya. Jika kita menjaga dengan sebaiknya bagian pekerjaan Tuhan yang dipercayakan kepada kita, maka kita harus melakukan segala apa yang dapat kita lakukan. Satu-satunya yang perlu kita ketahui, di mana rumah perbendaharaan-Nya, lalu kemudian menyetorkan uang-Nya itu dengan setia ke sana, dan jika ia itu adalah “rumah perbendaharaan”-Nya, maka tanpa ragu-ragu Ia akan mengurus milik-Nya sendiri, tetapi jika Ia tidak mengurus rumah perbendaharaan yang saudara kira adalah milik-Nya, maka pandangan saudara terhadap rumah perbendaharaan-Nya adalah tidak benar, atau Ia telah memindahkannya ke tempat lain. “Carilah maka engkau akan mendapatkannya.”
444Lebih jauh lagi, kita dapat menjumpai satu jawaban yang tidak salah, dan barangkali adalah merupakan semua terang yang kita butuhkan atas pertanyaan ini, dengan melihat ke belakang kepada perekonomian bangsa Yahudi, pada waktu Tanah Perjanjian itu dibagi di antara kedua belas suku Israel. Di bawah petunjuk Allah, suku Lewi tidak ada mendapat warisan dari negeri itu sebagaimana dengan kesebelas suku lain; artinya, bahwa yang akan menjadi milik imam-imam, sudah diberikan kepada umat biasa (orang awam), dan sebaliknya, umat itu akan membayarkan sepersepuluh dari penghasilan mereka kepada suku Lewi. Oleh sebab itu, yang diterima oleh bani Lewi dari saudara mereka benar-benar adalah milik mereka sendiri, sebab Allah telah memberikannya kepada mereka sebagai suatu warisan. Maka dari itu, sebagaimana suku Lewi tidak mempunyai hak untuk mengatur sebelas suku itu mengenai apa yang harus mereka lakukan terhadap penghasilan mereka yang telah dipertambahkan setelah ia itu dipotong perpuluhan, terkecuali hanya untuk memerintahkan kepada mereka dalam segala kebenaran, sehingga kesebelas suku itu tidak memiliki hak untuk mengatur suku Lewi akan apa yang harus dilakukan terhadap perpuluhan itu, dan juga tidak ada kita jumpai dalam sejarah suci bahwa mereka ada perselisihan tentang perpuluhan atau penghasilan, atau kewajiban yang diberikan oleh Tuhan kepada seseorang untuk mengatur orang lain, tetapi masing-masing berusaha menyenangkan hati Tuhan, dan bertanggung jawab sendiri kepada Tuhan dan bertanggung jawab atas apa yang Ia telah berikan kepada mereka. Maka demikianlah yang harus berlaku sekarang.
DARI MANAKAH
PERPULUHAN ITU DIAMBIL?
Pertanyaan No. 145 :
“Tolong berikan keterangan kepada kami sehubungan dengan pembayaran perpuluhan itu. Apakah saya membayar perpuluhan itu dari penghasilan kotor atau penghasilan bersih?
Jawab :
Untuk menambah kepada apa yang sudah dituliskan dalam buku-buku kita yang tersedia (Traktat No. 4, “Berita-Berita Terakhir Bagi Ibu”, hal. 80 – 84; “The Symbolic Code”, Jilid 1, No.
dalam bahasa Inggris), mengenai perpuluhan, maka mungkin dapat menolong untuk mengatakan bahwa kewajiban kita dalam masalah ini, kita bukan membayar perpuluhan dari penghasilan kotor, melainkan dari penghasilan bersih, yakni penghasilan yang tinggal setelah dikurangi dengan semua biaya yang hanya berkaitan dengan usaha atau apapun pekerjaan yang menopang hidup seseorang.
Selain perihal di atas, kecuali ada kasus tertentu seperti orang-orang yang masih bergantung kepada orang lain dan yang masih dibawah umur, sebuah perpuluhan harus dikenakan kepada orang yang tidak memiliki alasan seperti ini, dan perincian yang sistematis harus dilakukan. Demikianlah seseorang akan lebih dapat melatih diri secara sistematis dalam penerapan kebajikan.
KELUHAN-KELUHAN
Nomor Satu
Telah dilaporkan bahwa beberapa orang guru Kebenaran Masa Kini, ketika ditanya
9 dengan pertanyaan-pertanyaan yang aneh yang tidak berkaitan dengan pelajaran (biasanya oleh orang-orang yang menentang pekabaran itu), telah meninggalkan pokok pelajaran mereka dan mulai menjawab pertanyaan yang aneh-aneh itu, yang mengalihkan tujuan pertemuan, sehingga membuat kecewa orang-orang yang mendengar.
JANGAN MENYIMPANG
Guru-guru Kebenaran Masa Kini, ingatlah bahwa musuh akan tetap mencobai engkau melakukan segala apa yang dapat mereka lakukan 445 untuk menggulingkan engkau serta membuat pekerjaanmu sia-sia. Sebab itu, janganlah biarkan musuh untuk mengalihkan pikiranmu dari satu pokok pelajaran kepada pokok pelajaran yang lain, karena penyimpangan tujuan pretemuan seperti itu akan tidak memberi faedah kepada para pendengar. Oleh karena itu, cegahlah semua pertanyaan seperti itu dengan mengatakan kepada orang yang bertanya bahwa pertanyaannya itu tidak ada kaitannya dengan pokok pelajaran dan bahwa ia itu dapat dijawab sesudah selesai pertemuan.
Nomor Dua
Keluhan lain sehubungan dengan guru-guru Kebenaran Masa Kini, telah dilaporkan ke kantor ini. Waktu ini, keluhan itu adalah sehubungan dengan penggunaan keterangan-keterangan mereka yang begitu banyak untuk membuktikan pokok kebenaran yang tidak perlu diperpanjang dan yang membingungkan kepada para pendengar mereka.
TERLALU BANYAK BUKTI, NAMUN
TIDAK ADA MEMBUKTIKAN APAPUN
Terlalu banyak keterangan, tidak akan menambah lebih banyak bukti atau pemikiran atas satu pokok pelajaran daripada keterangan yang sudah disampaikan tidak akan pernah digunakan, karena perbuatan seperti itu hanya membuang-buang waktu, menjemukan bagi orang banyak itu dan membunuh minat terhadap pokok pelajaran itu.
Buatlah pelajaran-pelajaran itu sesingkat dan sejelas mungkin, dan janganlah menggunakan tulisan-tulisan yang tidak diilhami sebagai dasar bukti atas pokok-pokok pelajaran yang engkau berikan; dan setelah sekali engkau telah membuktikan pokok-pokok pelajaran yang engkau berikan, janganlah memperpanjang pertemuan itu dengan mengadakan ulangan-ulangan yang tidak berguna dan sia-sia, dan kata-kata yang tidak penting yang dapat membuat hasilnya akan berlawanan dari hal yang diinginkan.
Nomor Tiga
PERBUATAN YANG TIDAK BIJAKSANA
MENYEBABKAN KERUGIAN BESAR
Keluhan-keluhan yang baru saja terjadi adalah sebagai berikut :
“Seseorang bertanya kepada Saudara ----karena suatu laporan dari Waco sehubungan dengan caranya menggunakan perpuluhan, dan ia mengira hal itu bahwa orang yang bertanya sedang meragukan kejujurannya, tetapi sebenarnya ia tidak bermaksud demikian. Kemudian sewaktu pelajaran yang diberikan setiap sore, ia menghabiskan waktunya untuk mencela rombongan orang-orang percaya karena meragukan ketulusan hatinya. Untuk membenarkan pandangan-pandangannya, maka ia membacakan keterangan-keterangan tertentu dan mengeluarkan beberapa perkataan. Kami yang benar-benar belum kuat dalam pekabaran pemeteraian itu, tentu saja merasa bingung dan kecewa, tetapi ada dua orang asing dalam pertemuan itu, dan setelah mereka mendengar masalah itu, mereka pun kecewa dan sebagai hasilnya mereka tidak pernah lagi datang menghadiri pertemuan. Janganlah terlalu memperhatikan kepentinganmu, tetapi perhatikanlah kepentingan orang lain.
PERINGATAN PENTING
JANGANLAH MEMBUAT KESALAHAN
Saudara-saudara pembayar perpuluhan, janganlah menggunakan amplop perpuluhan dan amplop persembahan milik gereja, untuk mengirimkan perpuluhan dan persembahan ke Gunung Karmel.
446SUPAYA PEKERJAAN DIKETAHUI
ORANG BANYAK
“Hendaklah mereka yang memiliki … suatu pengalaman kerja bagi Tuhan, menuliskannya agar dapat dimasukkan ke dalam naskah kita, untuk memberi semangat kepada orang-orang lain. Hendaklah para pengerja menceritakan kegembiraan dan berkat yang telah ia peroleh dalam tugas kependetaan sebagai seorang penginjilan. Laporan-laporan ini akan dapat tempat dalam majalah-majalah kita; karena pengaruhnya jauh lebih menjangkau. Sekaliannya itu akan menjadi harum seharum wangi-wangian untuk sidang, suatu perasaan yang nikmat bagi kehidupan. Demikianlah akan terlihat bahwa Allah bekerja bersama mereka yang mau bekerja sama dengan Dia.” -- “Testimonies for the Church”,
TUNJUKKANLAH PENGAKUANMU
TERLEBIH DAHULU
“Tetapi apabila dilihatnya banyak orang Farisi dan Saduki datang untuk dibaptiskan, berkatalah ia kepada mereka : “Hai keturunan ular, siapakah yang telah mengamarkan kamu untuk melarikan diri dari murka Allah yang akan datang? Keluarkanlah olehmu buah-buah yang sesuai dengan pertobatan : dan janganlah kamu sangka dalam hatimu, serta mengatakan : Abraham adalah bapa kami; sebab aku berkata kepadamu, bahwa Allah berkuasa menjadikan anak-anak Abraham daripada batu-batu ini.”
Tidak seorangpun boleh tinggal di Gunung Karmel, yang tidak terus menerus mempelajari pekabaran … “Tongkat Gembala” itu; yang tidak sepenuhnya yakin atas setiap pokok ajarannya; dan yang tidak mau mentaati peraturan-peraturan dan prinsip-prinsip Ilahi yang mengatur para penghuni di atas gunung “padang rumput hijau” ini, kecuali kedatangan mereka hanya untuk berkunjung.
“Meskipun mereka sendiri tersembunyi di puncak Karmel, namun Aku akan mencari dan membawa mereka keluar dari sana, dan walaupun mereka tersembunyi dari pandangan- Ku dalam tubir laut sekalipun, namun Aku akan memerintahkan ular, supaya ular itu menggigit mereka.” (Amos 9 : 3.)
Mereka yang bukan pengunjung, harus terlebih dahulu berhubungan dengan Kantor Penerangan Gunung Karmel.
SUPAYA KAMU SEJAHTERA
DAN MENJADI SEHAT
Jangan Bersikap Keras
Salah satu daripada bahaya yang paling sering dan yang perlu kita hindari, dalam mana banyak orang kehilangan jalan adalah karena memiliki pendirian yang keterlaluan. Ada banyak orang yang tidak dapat bertahan “pada pertengahan jalan”. Mereka membiarkan Setan menuntun mereka ke ujung jalan Kristen, dan oleh sebab jalan yang mereka lalui hanya sedikit perbedaan, maka ia membiarkan mereka untuk memilih sisi jalan yang paling cocok untuk mereka : sebab itu, sebahagian orang berjalan ke dalam jurusan jalan yang keterlaluan dalam petunjuk yang benar sedangkan orang-orang lain berjalan dalam jalan yang salah.
Beberapa guru pekabaran pemeteraian itu sedang mengambil suatu sikap yang keterlaluan atas reformasi kesehatan, reformasi pakaian, perkawinan, dan lain-lain, maka oleh sebab itu, kami memohon agar semua penganut Kebenaran Masa Kini dapat menahan diri dari semua ajaran yang lebih atau yang kurang daripada yang sudah diterbitkan dalam Symbolic Code, dalam bukubuku, dan dalam traktat-traktat. Pekabaranpekabaran itu sudah jelas bagi mereka sendiri, dan kamu tidak perlu memperbesar setiap pokok pelajaran, tetapi sebaliknya memastikan bahwa kamu sendiri, harus berjalan hanya sejauh terang Kebenaran Masa Kini yang memimpin engkau, 447 untuk mana terang dan kemajuan dalam jalan Kristen yang engkau lalui sendiri, dan orangorang yang engkau ajar dapat dipertanggungjawabkan. Demikianlah melalui peraturan dan teladan itu, engkau dapat menghindari semua perangkap, apakah perangkap itu dalam reformasi kesehatan, reformasi pakaian, ataupun ajaran-ajaran lain, dan menyelamatkan dirimu sendiri dari rasa malu karena kamu telah mengeluarkan nyala cahaya kamu sendiri, yang hanya membakar, melukai, dan menyesatkan gantinya memberi terang dan kehangatan. Roh Nubuat mengatakan :
“Ia yang diilhami dengan roh yang telah menggerakkan Daniel, yang tidak berpikiran picik dan congkak, tetapi teguh untuk membuat keputusan berdiri di pihak kebenaran. Di dalam semua perhubungannya, apakah di lingkungan sahabat-sahabat atau orang-orang lain, dia tidak menyimpang dari prinsip, sedangkan pada waktu yang sama ia tidak ketinggalan untuk menunjukkan sikap yang mulia, yakni sifat kesabaran orang Kristen. Apabila mereka yang menganjurkan reformasi kesehatan menunjukkan sikap yang keterlaluan, orang banyak itu tidak dipersalahkan jika mereka membencinya. Terlalu sering kepercayaan agama kita berakibat jelek, dan dalam banyak hal orang-orang yang menyaksikan pameran yang sedemikian, tidak pernah dapat dituntun untuk berpikir bahwa ada sesuatu yang baik dalam pembaharuan itu. Sikap-sikap yang keterlaluan itu lebih banyak menyakiti dari pada mereka tidak melakukannya selama hidup. Mereka bergabung dalam suatu pekerjaan yang terus dilakukan Setan untuk senang.” -- “Counsels on Health”, hal. 153, 154.
“Tidak semua orang yang mengaku percaya bahwa reformasi kesehatan benar-benar merupakan pembaharu-pembaharu. Bagi banyak orang pembaharuan itu semata-mata dilakukan untuk membuang makanan tertentu yang tidak sehat. Mereka tidak memahami dengan jelas prinsip-prinsip kesehatan, dan meja-meja makan mereka, masih penuh dengan makanan-makanan yang menyenangkan selera mereka, jauh daripada sifat seorang Kristen yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan.
“Golongan lain, dalam keinginan mereka untuk menunjukkan suatu teladan yang benar, berjalan bertentangan dengan sikap mereka yang melakukan sikap keras. Sebahagian orang tak sanggup untuk memperoleh makanan yang sangat diperlukan, dan gantinya menggunakan barang-barang yang dapat membantu kekurangan, mereka memilih makanan yang kurang menyokong kepada kesehatan. Makanan mereka tidak memberikan unsur-unsur yang diperlukan untuk pembuatan darah. Kesehatan mereka terganggu, kegunaannya merusak, dan teladan mereka bertentangan dalam pembaharuan makanan.
Orang-orang lain beranggapan bahwa karena kesehatan menghendaki suatu makanan yang sederhana, maka ia itu tidak perlu sedikitpun memperhatikan dalam hal pemilihan dan pengolahan makanan yang sehat. Sebahagian orang membatasi diri mereka sendiri dengan makanan yang kurang lengkap, yang tidak cukup untuk menyokong keperluan jaringan tubuh, lalu akibatnya mereka menderita.
“Mereka yang hanya memiliki sebahagian pengertian tentang prinsip-prinsip pembaharuan adalah orang yang paling sering memiliki pikiran yang kaku, bukan hanya dalam menunjukkan pandangan-pandangan mereka sendiri, tetapi juga dalam memaksakan pandangan mereka kepada keluarga dan tetangga mereka. Akibat dari pembaharuan mereka yang salah, sebagaimana yang terlihat dalam kesehatan mereka yang rusak, dan usaha-usaha untuk memaksakan pandangan mereka kepada orang lain, menyampaikan gagasan yang keliru atas pembaharuan makanan, dan akan menuntun mereka untuk menolaknya sama sekali.
“Mereka yang mengerti undang-undang kesehatan dan yang diatur oleh prinsip, akan menghindari sikap-sikap yang keterlaluan, baik dalam memperturutkan kehendak maupun dalam 448 pembatasan. Makanan mereka dipilih, bukan hanya untuk memuaskan selera, melainkan untuk membina tubuh yang sehat. Mereka akan berusaha untuk memberikan setiap kemampuan dalam kondisi yang terbaik untuk melayani Allah dan untuk melayani manusia. Selera mereka akan dikendalikan oleh prinsip dan keyakinan, sehingga mereka diberi upah dengan kesehatan tubuh dan pikiran. Karena mereka tidak memaksakan pandangan-pandangan mereka kepada orang lain, maka teladan yang mereka tunjukkan adalah merupakan satu kesaksian yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang benar. Orang-orang ini mempunyai pengaruh yang luas untuk kebaikan.
“Ada reformasi susunan makanan yang berdasarkan pikiran yang sehat mengenai pembaharuan makanan. Pokok pelajaran ini harus dipelajari lebih banyak dan lebih dalam, dan jangan seorangpun mencela orang-orang lain karena mereka tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kesemuanya sendiri …
Apabila mau mengirimkan uang, adalah jauh lebih aman jika semuanya itu dikirimkan melalui cek atau pos wesel daripada mengirimkannya dengan mata uang.
11
449“KEPADA DUABELAS SUKU YANG TERCERAI BERAI”
UNTUK KEPENTINGAN SIDANG MAHK
Majalah kecil ini ditujukan untuk membawakan artikel-artikel baru dan kegiatan-kegiatan reformasi
kepada para penganut Kebenaran Sekarang; untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan
pekabaran pemeteraian 144.000 (Wahyu 7 : 1 - 8) dan rombongan besar (Wahyu 7 : 9); dalam nubuatan Yesaya,
Zakharia, Zefanya, Mikha, Hosea, Yoel, Daniel, Wahyu, Yehezkiel, Yeremia, dan sebagainya., tetapi terutama pada
kedelapan buku pertama yang disebutkan di atas; dalam perumpamaan-perumpamaan Kristus, dalam contoh
dan lambang, dan juga dalam tulisan-tulisan Ny. E.G. White.
Bagaimanapun, pengunjung bulanan ini berjanji untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Alkitab
hanya yang telah diungkapkan Ilahi dan yang telah dinyatakan -- membawakan tanda kebenaran yang positif. Oleh
karena itu, ia akan memberikan suatu jawaban yang benar bagi pertanyaan-pertanyaan anda atau mengakui
ketidaktahuannya dengan mengatakan “Saya tidak tahu.”
Tujuan utamanya adalah untuk menyatakan fakta bahwa saatnya telah tiba bagi Tuhan untuk melaksanakan
kekuasaan-Nya, dan menyucikan sidang Allah -- memanggil sidang untuk bangun dari tempat tidur debunya dan
mengenakan kekuatannya dan pakaian-pakaian keindahan, karena “mulai dari sekarang” yang najis tidak akan
datang ke dalamnya. (Yesaya 52 : 1.)
Oleh sebab itu, ia sangat mengharapkan bahwa para utusan dari “hari Tuhan yang besar dan mengerikan
itu,” di bawah pengawasan-Nya, harus betul-betul menuruti semua persyaratan, petunjuk-petunjuk dan
nasehatnya, yang ia berikan kepada mereka dari waktu ke waktu. Ia tidak akan menyetujui orang-orang yang
mengabaikan kuasa Ilahi ini -- sidang akan menjadi terang bagi seluruh dunia -- indah bagaikan bulan, -- cerah
bagaikan matahari, dan mengerikan bagaikan balatentara dengan panji-panji. Yesaya 62 : 1 - 7; Prophets and
Kings, hal. 725.
Lambang-lambang pada halaman judul adalah suatu reproduksi dari Wahyu, pasal dua belas dan pasal
sembilan, dan Yesaya 7 : 21, yaitu lambang-lambang yang dijelaskan dalam buku-buku kami.
Dengan gembira hiburan bulanan ini memanggil semua orang M.A.H.K yang membuka pintu mereka dan
mempersilahkan dia masuk. Ia memberikan banyak waktunya untuk melayani orang-orang yang mau menjadi
ahli waris- ahli waris keselamatan dan bukan mengumpulkan uang atau mengenakan biaya bagi pelayanannya
yang tidak mementingkan diri itu. Ia hidup atas pemberian-pemberian sukarela dan persembahan-persembahan
sukarela -- ia tidak membebani siapapun dan menghibur semua orang. Doanya yang terus menerus adalah agar
semua pembacanya makmur dan sehat dan agar jiwa mereka sejahtera. (3 Yohanes 2).
Buatlah pertanyaan-pertanyaanmu dengan sederhana dan jelas, berikanlah referensi-referensi, dan semua
pertanyaan itu akan segera dijawab begitu tiba giliran mereka.
Jika anda ingin sahabat yang tercetak ini datang secara teratur ke rumah anda, juga buku-buku gratis
lainnya, kirimkanlah nama dan alamat anda ke The Universal Publishing Association, Symbolic Code Department,
Mount Carmel Center, Lake Waco, Texas.
THE UNIVERSAL PUBLISHING ASSOCIATION
Mt. Carmel Center Lake Waco, Texas
DITERBITKAN DI AMERIKA SERIKAT
12